My Juliette ! (Sequel Lucifer) : Chapter 5

My Juliette !

Main Cast :

-Choi Haneul (OCs)

-SHINee Jonghyun as Kim Jonghyun

-Super Junior Yesung as Kim Jongwoon

Other Cast :

-F(x) Krystal as Krystal Jung

-Super Junior Kyuhyun as Cho Kyuhyun

Genre : Romance,Fantasy,Marriage Life.

Rate : NC 17

Length : Series Fic

Summary : Please,give me another chance !

Disclaimer : Plot & OC is my mine,but another cast belong to GOD.

Chapter sebelumnya :

https://ffindo.wordpress.com/2012/08/14/lucifer-chapter-1/

https://ffindo.wordpress.com/2012/08/15/lucifer-chapter-2/

https://ffindo.wordpress.com/2012/08/16/lucifer-chapter-3/

https://ffindo.wordpress.com/2012/08/26/lucifer-chapter-4/

https://ffindo.wordpress.com/2012/08/27/lucifer-chapter-5-end/

https://ffindo.wordpress.com/2012/09/17/my-juliette-sequel-lucifer-chapter-1/

https://ffindo.wordpress.com/2012/09/22/my-juliette-sequel-lucifer-chapter-2/

https://ffindo.wordpress.com/2012/09/23/my-juliette-sequel-lucifer-chapter-3/

https://ffindo.wordpress.com/2012/09/25/my-juliette-sequel-lucifer-chapter-4/

-Haneul’s POV-

Dua Minggu Kemudian…

Setengah bulan berlalu sejak peristiwa itu,aku kembali tinggal bersama Jonghyun. Kini yang mewakili Seoul Architecture untuk bekerja sama dengan perusahaan Krystal adalah Taemin. Sementara suamiku itu mengurus proyek lain.

Ya,aku memang tinggal serumah dengan Jonghyun. Tapi aku merasa ada aura berbeda disana,ada kehampaan sehingga aku tidak bisa menutupinya lagi. Trauma gugurnya kandunganku belum sembuh benar,kepercayaanku pada Jonghyun belum 100 % kembali.

Seperti malam ini,aku sedang makan malam bersama Jonghyun. Hidangan dihadapanku dan Jonghyun terlihat begitu lezat,tadi sore Eomma membawakannya untukku. Namun lezatnya makanan ini tak kunjung mencairkan keadaanku dan Jonghyun. Suasana tampak dingin dan kaku.

“Haneul-a,”panggil Jonghyun.

“Nde..,”aku tetap fokus pada makananku.

Ya !! Choi Haneul,lihat aku !!! Jonghyun setengah membentak. Bahkan ia memanggil nama lengkapku,Choi Haneul.

Aku mengangkat wajahku dan menatapnya,puppy eyes Jonghyun berkilat-kilat. Amarah sepertinya sudah siap meledak kapan saja termasuk saat ini. Ia menarikku dari kursi meja makan dan mendudukanku dengan kasar di sofa ruang TV.

“Kau kenapa sih? Tak bisakah kau berhenti bersikap dingin padaku? Aku tahu aku salah tapi bukan berarti kau memperlakukanku seperti ini kan? Aku lelah !!! aku berharap sepulang kerja aku bisa melihat senyum dan sikap hangatmu,bukan seperti ini. Kau kira aku tidak akan marah? Hah? Jawab Choi Haneul,”gigi Jonghyun beradu,emosi masih mengelegak di dadanya.

Aku diam,secara logika aku memang seharusnya berhenti memperlakukannya seperti ini. Ini tidak adil baginya tapi perasaanku? Rasanya masih sakit sekali !!!

“Kau mau aku menjadi Jongwoon kedua untukmu hah? Kau mau aku seperti itu? Bentaknya.

Aku masih diam,tentu saja tidak. Aku bahkan sudah berdoa banyak-banyak soal itu,berharap Jonghyun tidak sekasar Jongwoon Oppa dulu. Tapi kini aku sendirilah yang membuatnya menjadi ‘Lucifer’.

Jonghyun menciumku dengan gusar,terdengar hembusan nafasnya yang memburu. Tidak ada lagi kecupan hangat dan lembut untukku,kini aku merasakan amarah dan dendam didalamnya.

“Jangan salahkan aku,kaulah yang membuatku seperti ini !!! ia membantingkan vas bunga dan ia mengambil salah satu pecahan vas bunga tersebut.

Air mataku meleleh,tangisku deras sedari tadi. Aku tak melawan karena memang semua ini salahku. Jonghyun menggoreskan pecahan vas itu di pipiku,kini darah segar mengalir.

“Arrrgghh..,”jeritku.

“Sakit sayang? Itulah perasaanku belakangan ini padamu !!! kini aku melihat jelas evilsmirk di wajah Jonghyun.

Ia kembali menggoreskan luka di pipiku yang satu lagi,jeritku semakin keras. Sosok Jonghyun seolah lenyap kini jiwanya dirasuki ‘Lucifer’.

“Arrghh…appo,appo. Kumohon hentikan,”kini tangisku sudah bercampur dengan darah segar yang mengalir di pipiku.

“Hentikan? Kau kan sudah bilang,kau adalah milikku. Ya kan? Jadi aku berhak memperlakukanmu seperti yang aku mau. Arra?

Sesuatu yang hangat dan lembut kembali menyentuh bibirku,Jonghyun melumat bibir mungilku masih  penuh dengan amarah. Ia membuang pecahan vas bunga tersebut,membiarkan tubuhku merosot dengan lemas di sofa.

“Sekarang pikirkan itu baik-baik,Choi Haneul,”ia meninggalkanku sendirian di sofa.

Jonghyun pergi dan dia menghilang entah kemana.

-Jongwoon’s POV-

Aku tengah asyik menonton film kesukaanku,tiba tiba angin berhembus kencang dan keadaan sekitarku menjadi putih. Tak lama Kyuhyun datang.

“Ada sesuatu yang buruk terjadi pada Haneul,”ujar Kyuhyun.

“MWO? Apa yang terjadi padanya Kyuhyun-ah? Tanyaku khawatir.

Tangan halus Kyuhyun menutup mataku dan tak lama aku bisa melihat apa yang terjadi,Haneul terduduk di sofanya. Ia memegang kedua pipinya yang banjir darah,ia menangis tersedu-sedu.

“Apa yang terjadi padanya Kyuhyun-ah? Cepat ceritakan,”desakku.

Kyuhyun menghembuskan nafas panjang,ia menepuk pundakku pelan.

“Jonghyun menyiksa Haneul,persis seperti apa yang kau lakukan padanya dulu,”

“Mwo? Aishh..Kim Jonghyun..,”ucapanku disela Kyuhyun.

“Ini bukan salah Jonghyun sepenuhnya,tapi salah bidadari kecilmu juga. Dia sudah mendiamkan Jonghyun lebih dari dua minggu ini,Jonghyun terusik dan ia merasa tidak adil. Ia lepas kendali dan tak sengaja menyiksa bidadari kecilmu itu,”

Suasana hening,ingin rasanya aku menghajar Jonghyun detik ini juga.

“Temui Haneul sekarang juga tapi jangan tunjukkan amarahmu. Yang dia perlukan sekarang adalah sosok yang bisa menenangkannya,jaga dia sampai Jonghyun kembali. Kalau kau menghajar Jonghyun itu sama saja kau menyakiti Haneul,bagaimanapun Jonghyun adalah suaminya. Orang yang paling disayanginya,”jelas Kyuhyun.

Aku menghela nafas berat dan akhirnya aku mengangguk. Menuruti semua nasihat Kyuhyun.

1 Jam Kemudian…

Akhirnya aku sampai di rumah mungil itu,aku segera melangkahkan kaki masuk dengan terburu saat membuka pintu aku langsung masuk dan mendapati Haneul masih menangis dengan lukanya yang agak mengering.

“Haneul-a..,”aku memanggilnya pelan.

“Oppa !!! ia menghambur kearahku,tangisnya kembali meledak.

Aku membelai rambut panjangnya dengan sayang,kasihan bidadari kecilku ini entah sudah berapa kali masalah bertubi-tubi menghampirinya.

“Aku berdoa pada Tuhan agar Jonghyun tidak seperti kau yang dulu tapi sekarang nyatanya aku sendirilah yang membuatnya hilang kendali,”suara Haneul terdengar parau.

“Sudahlah,jangan terus menyalahkanmu. Permasalahan akan selalu ada tapi tergantung bagaimana kita menyikapinya,”aku berusaha menenangkan Haneul.

Aku merasakan air matanya merembes ke bajuku,ini ketiga kalinya aku melihat Haneul menangis sehebat ini. Pertama saat orangtuanya meninggal,kedua saat ia shock dengan sikapku dahulu dan sekarang? Ia menangis karena Jonghyun.

Aku mendudukkan Haneul di sofa,aku membawakan kotak P3K dan mengobati lukanya.

“Arrghh..Oppa,sakit,”Haneul mengigit bibir bawahnya.

“Sebaiknya kau istirahat yang cukup,soal Jonghyun biar itu jadi urusanku,”

Tak lama Haneul sudah terbaring lelap di kasurnya,ia tidur dengan cepat. Matanya sembap karena lelah menangis. Aku mengusap puncak kepalanya pelan. Aku meraih ponselku.

“Cepat pulang Kim Jonghyun,dia membutuhkanmu,”ujarku saat telepon tersambung.

Malam ini aku memutuskan untuk menginap di rumah Haneul,aku harus menjaganya sampai Jonghyun pulang.

-Jonghyun’s POV-

Dua Hari Kemudian…

Pikiranku sekarang jauh lebih tenang,sebenarnya aku tak tega meninggalkan Haneul sendirian di rumah tapi saat itu aku takut emosiku yang masih meledak ledak membuatku semakin menyakiti Haneul.

Saat aku masuk sosok Jongwoon tengah menikmati kopi,ia tampak menyesapnya dengan tenang sambil menonton TV.

“Hyung..,”panggilku pelan.

Jongwoon menoleh kearahku,ia tersenyum kecil.

“Akhirnya kau pulang juga Jonghyun-ah,Haneul masih sakit. Dia demam tapi tenang saja aku sudah membawanya ke dokter. Dia hanya perlu bedrest beberapa hari kedepan,”jelas Jongwoon.

Aku duduk disampingnya.

“Maaf,Jongwoon Hyung. Aku tidak bisa menepati janjiku,aku sudah menyakiti bidadari kecilmu,”

“Ini bukan sepenuhnya salahmu,sudahlah tidak usah bahas ini lagi. Temui Haneul sana,dia sangat membutuhkanmu. Aku pulang dulu,”Jongwoon beranjak dan tak lama terdengar deru mesin mobilnya menjauhi rumahku.

Aku masuk ke kamar,disana Haneul masih tertidur lelap sepertinya ia baru selesai minum obat. Aku berbaring disampingnya,luka di pipinya masih berbayang. Aku memegang keningnya,benar ia memang demam. Aku mendekat dan menaruh kepalanya dalam dekapanku. Haneul mengerang merasa tidurnya agak terganggu,aku mengusap kepalanya pelan.

“Ssshh…kau harus banyak istirahat sayang,”aku mencium puncak kepalanya.

________________________________________________________________

Akankah hubungan Haneul-Jonghyun kembali harmonis? lalu sadarkah Krystal akan kehadiran Jongwoon disisinya? Komen readers sangat berharga ^^ Gomawo

12 responses to “My Juliette ! (Sequel Lucifer) : Chapter 5

  1. Aishh! Nggak kerasa udah tbc hahahahhaa. Wahh! Jjong kok jadi gituu? Jangan sampe berlanjut dahh~ aku tunggu next chapt 🙂

  2. astaga, ga nyangka jjong smpe ngelukain haneul..jgn smpe jjong jd jongwoon kedua sebelum tobat >___<
    argghh, gara2 krystal nih *koq tiba2 jd kesel?* #plak
    dtunggu next chapterny ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s