Where is my prince? 03

Author : Enny_xie

Title : Where is my prince?

Cast : Choi Yoohyun, Luhan, Bae Suzy, Byun Baekhyun, Park Haemin, Lee Kwansoo, Kai, Chanyeol, Han Seungra

Lenght : [Series] 2,319 words

Rating : [PG-17] + STRAIGHT

A.N : GAK SUKA , JANGAN BACA – KLO UDAH BACA , JANGAN LUPA UNTUK RCL [Read,Like & Comen]

| Prolog | Previous

^^

-^^

Luhan terlihat tidak tenang ketika berada didalam gua ini, sudah sedaritadi ia berjalan mondar-mandir disekitar gua. Yoohyun sampai pusing dibuatnya

“uhuk-uhuk.. apakah- aku bisa menanyakan satu hal padamu?” tanya Luhan, ia akhirnya bisa duduk dengan tenang juga

Yoohyun menganggukkan kepalanya ‘sure’

“darimana kamu mengetahuinya kalau ada sebuah gua disini, apakah kamu- ani! Apakah Suzy yg mengatakannya padamu?” ucap namja ini, Yoohyun mengeleng ‘tidak’

“seharusnya akulah yg mengatakan hal ini kepada Suzy- itu baru benar”
“aku pernah tersesat diperbukitan ini dan- tanpa sengaja aku menemukannya” jelas Yoohyun lebih lanjut

“kamu juga- pernah tersesat?? kapan itu?? dimana??” tanya namja ini kelihatan begitu antusias, Yoohyun sampai curiga dibuatnya

Awalnya Yoohyun ingin menjawab xx-xx-xx, yaitu tanggal dimana mereka bermalam bersama disini. tapi akhirnya yeoja ini memilih untuk mengubah jawabannya. Ia tidak ingin menyebutkan hal ini lagi, tidak baik rasanya mengucapkan hal tsb didepan namja yg sudah memiliki pacar. Jadi- biarkanlah hal itu berlalu begitu saja

“mian.. aku sudah melupakannya” jawab yeoja ini, Luhan terlihat menghela nafas panjang. Sepertinya terdapat rasa kecewa dalam helaan tsb

Kini hujan telah berhenti, Yoohyun-pun hendak kembali keperkemahan. Tapi Luhan menahannya

“bagaimanapun sudah malam bukan?? bukankah lebih baik bila kita menunggu sampai pagi saja?” usul namja ini, tapi Yoohyun tidak menyetujuinya

“bila kamu ingin disini, maka tinggallah. Aku yg akan balik duluan..” ucap yeoja ini, Luhan-pun terpaksa mengikutinya juga

“kenapa juga kamu begitu memaksa untuk pulang..” kesal namja ini juga

“karna- aku takut kedinginan” jawab yeoja ini yg secara tidak langsung menembak tepat kehatinya Luhan
‘kenapa- ia begitu mirip dengan-‘
‘aniya! Tidak mungkin..’ ucapnya dalam hati

Untunglah Yoohyun membawa senter yg bisa ia gunakan untuk menerangi jalan, tapi karna senter tsb tidak begitu besar- jadinya sulit untuk menerangi jalan 2 orang. Ditambah- Luhan selalu jalan berjauhan dengannya (Yoohyun)

“apakah kamu tidak bisa mendekat sedikit kearahku, bagaimana caranya aku menerangi jalanmu?” kesal yeoja ini juga, Luhan nampak terdiam ditempat

“mian” ucapnya, melihat wajahnya itu membuat Yoohyun jadi merasa bersalah
“aku- tidak suka bersentuhan dengan seseorang, karnanya..” jelasnya, tapi sebenarnya Yoohyun sudah tau kok! ia hanya lupa

Luhan-pun terpaksa mendekat kearah Yoohyun, walaupun tidak dekat banget- tapi setidaknya lebih dekat dari yg tadi. Yoohyun jadi merasa bersalah kepadanya karna terlihat seperti sedang memaksanya gitu…

,,,

TOK TOK TOK Kai memasuki kamarnya Luhan, dimana namja ini baru saja pulang dari perbukitan

“kemana saja kamu? apakah HP mu tidak aktif? Suzy mencarimu dari tadi. Katanya ia tidak bisa menghubungi dari tadi pagi” seru cowok tampan yg sebelumnya terkenal dingin ini

“oh~ ah- iya, HP ku mati. Tadinya tidak ada signal, jadinya aku matikan. karna itu mungkin ia tidak bisa menghubungiku. Aku akan menghubunginya sekarang, terima kasih Kai” ucap Luhan yg baru sadar dari lamunannya itu, ntah apa yg ia lamunkan tadi

Luhan-pun menelepon Suzy

“waeyo? Kata Kai kamu mencariku?”

“a~ aniya~ aku hanya penasaran kenapa kamu tidak balik keperkemahan, ternyata- kamu sudah pulang kerumah. Hehe” jawab Suzy penuh alasan

“iya. Diperbukitan sering hujan, jadi lebih baik aku pulang. Kamu pasti- sangat mengkhawatirkanku bukan? takut aku tersesat seperti malam itu lagi. hehe miane, membuatmu khawatir” ucap namja ini, Suzy hanya ‘oh~ em.. ye’
“ohya Suzy a~ apakah- kamu masih ingat dengan gua tempat kita berteduh dulu? Aneh! Bagaimanapun kucari tetap tidak ketemu, malah Yoohyun yg membawaku kesana” ucap namja ini

“Yoo-Yoohyun? Kenapa dengan Yoohyun??” kejut yeoja ini juga

“aku tidak sengaja bertemu dengan gadis itu diperbukitan. Dan yg paling buat aku penasaran adalah- kenapa ia bisa mengetahui letak gua yg kita tempati dulu? Yeoja ini bahkan mengatakan kalau dialah yg memberitahumu mengenai letak gua tsb. jinja e yo??” tanya namja ini, Suzy terdiam sangat lama sekali

“Luhan a~ apakah aku bisa memintamu untuk tidak mengungkit soal gua itu lagi, aku-“ Suzy terdiam, Luhan mengira klo Suzy malu mengingat masalah yg terjadi digua tsb dan karna itu ia tidak ingin mengungkitnya lagi

“baiklah~ mian. Klo gitu-“ ketika Luhan hendak pergi mandi, Suzy tiba-tiba menahannya dari telepon
“waeyo?” tanya namja ini juga

“apakah- kamu beneran menyukaiku? Walaupun aku bukan yeoja itu, kamu juga akan menyukaiku? Iya kan??” ucap yeoja ini, Luhan jadi heran

“kenapa menanyakan sesuatu yg tidak mungkin terjadi. Tenanglah~ aku- Luhan beneran menyukai kamu- Bae Suzy” ucap namja ini, barulah Suzy bisa tenang dan nampak tersenyum dengan indahnya

^^

Seorang namja mengedor pintu seorang yeoja, yeoja yg masih kelihatan capek ini terpaksa bangun dan membukakan pintu. Ketika pintu tsb terbuka, mata namja dan yeoja ini-pun bertemu. Yeoja tsb nampak terkejut melihat namja ini dan langsung menutup pintu tsb dengan kuat, namja yg diluar terlihat keheranan. Tak seberapa lama setelah itu, pintu kamar ini-pun terbuka kembali. Yeoja tsb muncul dengan tampilan yg lebih bersih (berarti yg tadi itu terlihat sangat jorok), namja yg berada diluar ini tersenyum melihatnya. Namja tsb mengelapkan jarinya kebibir yeoja ini, yeoja yg baru bangun tidur ini nampak kebinggungan

“mwo-mwo-mwo?? apakah ada sesuatu dibibirku?” seru yeoja ini

Namja tsb kembali tersenyum “odol gigimu menempel disana” jujurnya, yeoja tsb langsung pingsan ditempat (haha)

“kenapa- kamu bisa berada disini?” heran yeoja ini juga

“Baekhyun yg mengajakku kemari, katanya- ingin membantumu pindah keasrama” jujurnya sekali lagi, Kai bukanlah type yg suka berbohong
‘bantu mindahin barang sih bole~ tapi- KENAPA SEPAGI INI??!’ teriak Yoohyun dalam hati (sekarang ini pukul 9 pagi, uda termasuk siang mbok!)

“ani~ maksudku- kenapa kamu bisa berdiri didepan kamarku?” jelas yeoja ini atas pertanyaannya yg tadi, Kai-pun ‘oh~’ bulat

“Baekhyun menyuruhku membangunkanmu” jujurnya lagi, Yoohyun hanya bisa mengelengkan kepalanya melihat namja ini
‘jujur sekaleeeee..’

“jadi- dimana Baekhyun sekarang?” tanyanya lagi, Kai menunjuk kearah seorang namja yg sedang galau dihantuin oleh kedua saudara tirinya Yoohyun ini
Yoohyun kembali mengelengkan kepalanya ‘aku sudah bisa menebaknya kalau hal ini bakal terjadi, kasihan Baekhyun~’

Agar Baekhyun bisa cepat terlepas dari gangguan kedua saudara tirinya Yoohyun itu, Yoohyun-pun terpaksa mempercepat langkahnya untuk memindahkan semua keperluannya diasrama- kedalam mobil. Saat semua barangnya telah dipindahin, barulah Baekhyun diizinkan keluar dari rumah ini- itupun masih diikuti oleh kedua dayangnya (Haemin dan Kwansoo)

“kenapa kamu baru bangun sesiang ini? apakah kamu tau jam 07 pagi aku telah kesini?” kesal namja ini juga, selama 2 jam dihantuin terus

Yoohyun jadi merasa bersalah “mian.. itu karna- aku semalam keperbukitan, jadinya- masih capek. Miane~” ucapnya

“sudahlah~” seru Baekhyun juga, namja ini melepaskan gengaman kedua saudara tiri Yoohyun ini dan masuk kedalam mobil

“apakah semalam- kamu keperbukitan? Luhan juga! Apakah kamu bertemu dengannya?” tanya namja ini juga (Kai)

Setelah dipikirkan cukup lama, akhirnya Yoohyun menjawab “tidak”

“Bohong!” seru seseorang dari belakang, yeoja tsb adalah Suzy

Datang-datang, yeoja ini sudah menampari mukanya Yoohyun PLAK/

“kamu- apa yg kamu lakukan?” ini pertama kalinya Haemin dan Kwansoo terlihat mengkhawatirkan Yoohyun

“aneh! Bukankah kalian seharusnya senang ada yg menamparnya untuk kalian. Jangan bertingkah munafik didepan Baekhyun!” kesal Suzy juga

“kamu-“ Yoohyun menahan kedua saudara tirinya ini untuk memukuli Suzy, toh mereka juga tidak bisa menang

Haemin dan Kwansoo memang suka mengerjai Yoohyun, tapi mereka tidak suka bila hal tsb dilakukan oleh orang lain dan bukannya diri mereka sendiri

“apa maksudmu aku bohong! Apakah kamu-“

“Luhan telah memberitahuku, klo kalian-“ Suzy menghentikan ucapannya
“ini peringatan pertamaku untukmu Yoohyun, jauhilah Luhan dan jangan pernah mendekatinya lagi. Arraso?? Luhan kini telah memilihku, jadi aku harap- kamu dapat memutuskan rasa cintamu itu. klo gitu-“ Suzy-pun pergi, sebenarnya yeoja ini juga tidak ingin berkata sekasar itu- tapi ia terpaksa. Ia tidak ingin kehilangan Luhan

Kai mendekati Yoohyun dan mengecek pipinya yg barusan ditampar itu, setelah merasa kalau tamparannya Suzy tidak begitu kuat- barulah Kai dan yg lainnya bisa tenang. Didalam mobil- dimana Kai dan Yoohyun sedang duduk didepan dan Baekhyun yg tertidur ditempat duduk bagian tengah, sepertinya namja ini kelelahan menghadapi kedua saudara tirinya Yoohyun

“apakah- kamu ingin minum sesuatu?” tanya Kai tiba-tiba menghancurkan keheningan mereka, Yoohyun mengeleng ‘tidak’
“aku- penasaran akan suatu hal” ucap namja ini kemudian
Yoohyun menatapnya dengan ‘apa itu?’
“apakah kamu- masih menyukai Luhan?” Yoohyun terdiam, dan sejujurnya Baekhyun yg sedang tidur itu juga dapat mendengarnya. namja tsb membuka kedua matanya dan ikut menebak dengan Kai sebenarnya apa yg ada dihatinya Yoohyun

,,,

Yoohyun terburu-buru mengangkat semua barang-barangnya dan masuk kedalam kamar asramanya, yeoja ini nampak kebelet ingin p*p*s. setelah memasukkan semua barang-barangnya, yeoja ini-pun langsung menuju kekamar mandi yg ada dikamar tsb dan ketika pintu tsb terbuka- jeritan itu-pun terdengar nyaring ditelinganya

“AAAAGGGGGKKKHHHHHHH!!!!!” teriak gadis yg ada didalam kamar mandi tsb dan juga Yoohyun yg ada diluar kamar mandi

Setelah kondisi agak tenang dan Yoohyun juga telah mengeluarkan sesuatu yg perlu ia keluarkan. Kedua orang ini-pun duduk berseberangan dalam keadaan unfamiliar

“mian.. aku tidak tau klo- (ada orang didalam)” ucap Yoohyun

“gwencana. aku yg salah, aku lupa mengunci pintunya” jelas yeoja yg sekamar dengan Yoohyun ini
“klo boleh tau- namamu” tanya yeoja ini kemudian

“ah~ aku Yoohyun, Choi Yoohyun. Ka-mu?”

“panggil saja aku Seungra” jawabnya simple
“berarti.. mulai saat ini kamu adalah teman sekamarku” ucapnya kemudian, Yoohyun-pun mengangguk ‘ne..’
‘apakah- ia tidak suka?’ pikir Yoohyun juga

Yoohyun sedang membongkar barang-barangnya, sedangkan Seungra sedang rebahan dikasur sambil mendengarkan music. Awalnya yeoja ini sama sekali tidak ingin mendekati Yoohyun sampai ia menemukan sesuatu didalam kotak barangnya itu, buku dongeng yg juga pernah ia miliki

“apakah- kamu juga sering bermimpi menjadi Cinderella?” tanya yeoja ini tiba-tiba, setelah melihat buku yg dipegangi oleh Seungra- Yoohyun-pun mengangguk ‘ya’
“no-du” seru yeoja ini kemudian
“sebenarnya ketika kecil dulu aku juga pernah memiliki buku seperti ini, tapi- setelah besar aku membuangnya” ceritanya
Yoohyun menatapnya dengan heran ‘kenapa harus dibuang?’
“karna aku merasa isi didalam cerita ini sangat tidak masuk diakal dan cukup kekanakan. Tidak mungkin ada seorang pangeran seperfect itu yg akan datang dengan sendirinya kesisi kita bukan?? tapi sebaliknya- seharusnya sang Cinderella lah yg berusaha mengejar pangerannya sendiri. Menurutmu bagaimana? Yg kukatakan itu lebih bener bukan??” seru yeoja ini, tidak ada yg bisa Yoohyun katakan selain mengangguk ‘ya’
‘ternyata selama ini aku telah memilih sikap yg kekanakan’ sedih Yoohyun

Setelah mengembalikan buku Yoohyun, Seungra-pun kembali rebahan dikasurnya

“apakah kamu mengenal Chanyeol?” tanya yeoja ini kemudian

“Chanyeol.. namja playboy itu??” ucap Yoohyun tanpa sadar kalau hal tsb akan menyakiti Seungra

Seungra tiba-tiba menatapnya tajam, Yoohyun tidak tau kesalahan apa yg telah ia perbuat. Setelah menyadari kalau Yoohyun hanya menjawab dengan polosnya, Seungra-pun berusaha menenangkan perasaannya itu

“aku tau klo dia playboy, tapi- aku tetap menyukainya. Aku hanya tidak suka seseorang mengatakannya seperti itu” jelas yeoja ini, Yoohyun sekarang mengerti kesalahan apa yg telah ia perbuat

“mian” ucap yeoja ini juga

“gwencana” balas Seungra singkat
“aku yakin aku dapat merubahnya menjadi pangeran yg aku kehendaki” sambung yeoja ini kemudian, Yoohyun-pun mengangguk ‘ya’ mendukungnya

Seungra nampak tersenyum dengan manisnya, baru kali ini ada yg ingin mendukungnya. Biasanya semua orang akan mengangapnya bodoh

“em… klo boleh tau- siapa namja yg kamu sukai? Apakah ia juga bersekolah disini?” tanya Seungra tiba-tiba, Yoohyun terdiam
Melihat kebisuannya itu, Seungra-pun tidak ingin memaksanya lagi “tidak apa-apa bila kamu tidak ingin mengatakannya, aku hanya sedikit penasaran. hehe” sambungnya kemudian, Yoohyun menyimpulkan sebuah senyum paksanya dengan maksud ‘mian..’

“itu- apakah aku boleh menanyakan 1 hal padamu?” ucap Yoohyun tiba-tiba, ketika Seungra baru saja hendak mematikan lampu disamping kasurnya

“em, mwo?”

“padahal kamu tau klo Chanyeol itu playboy, tapi kamu tetap ingin mengejarnya. Lalu- bagaimana bila namja tsb telah memiliki pacar dan pacarnya itu adalah teman baikmu sendiri?” tanya yeoja ini, Seungra nampak berpikir

Setelah berpikir cukup lama, akhirnya ia-pun tersenyum “aku hanya bisa mengatakan, lakukanlah apa yg menurutmu tidak akan membuatmu menyesal nantinya. Hehe Fighting!!”
“klo gitu- aku tidur dulu ya, night” Seungra-pun mematikan lampunya
Didalam kamar dengan penerangan remang-remang ini, Yoohyun nampak berpikir panjang ‘apakah- aku boleh mengejarnya?’
‘apakah- aku bisa?’ yeoja ini tidak yakin pada kemampuan dirinya sendiri

Setelah dipikir selama semalaman, akhirnya Yoohyun-pun mengambil sebuah keputusan

’tidak selamanya Cinderella itu harus menunggu kedatangan seorang pangeran dengan membawa sepatu kacanya, tapi kini saatnya ia yg membawa cintanya yg tulus itu dan pergi mencari pangerannya’

‘walaupun nantinya yg kudapatkan adalah penolakan lagi, tapi- setidaknya aku telah berjuang demi diriku sendiri. I will never give up!’ bahkan Suzy yg awalnya telah tau klo Yoohyun menyukai Luhan saja bisa mengkhianatinya, lalu kenapa Yoohyun tidak boleh melakukannya? YOI??

^^

Luhan kembali datang menjemput Suzy kesekolah pagi ini. tidak tau apa yg sedang dipikirkan Suzy semalam, yeoja ini telat bangun- alhasil Luhan terpaksa harus menunggu diruang tamu. Ketika sedang menikmati secangkir teh disuguhkan oleh pembantu Suzy, namja ini-pun tidak sengaja menemukan sebuah mantel yg ditutupi oleh bantal pada sofa tsb. Luhan-pun mengambilnya dan memperhatikannya cukup dalam, namja ini dapat memastikan kalau mantel tsb adalah mantel yg Suzy gunakan ketika berada didalam goa tsb. warna, model dan ukuran, semuanya sama. Luhan-pun membuka kerah mantel tsb dan menemukan sebuah nama disana, tapi anehnya adalah- nama yg tertempel disana bukanlah Bae Suzy- melainkan..

“apa yg sedang kamu lakukan?” tanya Suzy ketika ia baru saja turun dari kamarnya dan melihat kalau Luhan sedang menyentuh mantelnya

Yeoja tsb nampak terkejut menatap kearahnya, begitu juga dengan Luhan yg nampak gugup menghadapinya

“a-a-ani~ aku hanya penasaran kenapa mantelmu berada disini, hehe” tawa namja ini berusaha mencairkan suasana mereka yg kaku

Suzy-pun mengambil mantel tsb dari tangan Luhan dan hendak kebelakang menaruhnya ketempat cucian. yeoja ini baru sadar kalau malam ketika Yoohyun menghilang itu, ia sangat cemas dan akhirnya lupa kalau mantelnya Yoohyun ini telah ia lempar kesembarangan tempat

“apakah- mantel itu milikmu?” tanya Luhan tiba-tiba, sebelum Suzy pergi dari hadapannya

Suzy tidak berani menoleh kearahnya “ten-tu” jawab yeoja ini gugup

“aneh! Kenapa kamu membeli dua mantel dengan ukuran, warna dan model yg sama? Apalagi- kenapa dibelakang kerah tsb terdapat nama yg berbeda? Disana tertulis Cho Yoohyun, apakah mungkin…” ucap namja ini, Suzy berkeringat dingin
Yeoja tsb nampak mengigiti bibirnya sendiri ‘apa yg harus aku katakan??’

TBC

34 responses to “Where is my prince? 03

  1. kkkk on masa aku masih pengen si yoohyunnya kejam gitu-_-sedikiiiitttt aja kkkkkkkk. bedewei makin seru nihhhhh cieeee kkkk

  2. menurut gw sih Yoo ngga usah ngejar Luhan bukti’a temen2 f’a pada naruh ati ama dy Luhan buang k’laut aja ama Suzy hehehehehheheee 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s