B1APINK – When Had To Yield

Title                  : When Had To Yield

Author              : Yeonnia

Type                : Oneshoot

Main Cast        : B1A4 Baro and APink Naeun

Support Cast    : Find by yourself

1st Meeting

            “Hai sedang apa?” aku hanya menghampirinya dengan senyuman ramah. Duduk disampingnya dengan sedikit menerka-nerka apa yang sedang dia lakukan. Dia menoleh ke arahku. “Kau bertanya kepadaku?”.

 

Aku terpaku mendengar jawabannya, tidak aku pikir itu sebuah pertanyaan. Yah pertanyaan. “Tentu saja aku bertanya denganmu, apa kau lihat orang lain selain kita disini?”. Jujur, aku kesal padanya! “Kau bertanya bukan? Apa kau tidak lihat, buku ini ada di atas pangkuanku? Mataku terus terpaku olehnya”

 

“Berkencan atau membaca? Oke maaf hehehe” aku tertawa garing di depannya, sungguh aku sedang tidak membuat lelucon, kalau pun tadi sebuah lelucon aku pun tak akan tertawa sedikit pun. Lihat lihat! Dia sehati denganku. Dasar.

 

Lagi-lagi aku memperhatikannya. “Sunwoo-ssi kau ingat malam prom kemarin? Ketika Chorong eonni harus mencium Junghwan sunbae?”. Sepertinya dia tertarik dengan topik pembicaraanku!. “Ya aku ingat, kenapa? Ah iya bukankah itu ide gila mu?”. Kenapa dia berkata seperti itu? Menyindir atau apa? “Ya! Kenapa kau malah bilang aku ini gila?!” bagai di siram air mendidih, kini kepalaku sudah memanas. “Aku tidak bilang kau gila, aku bilang ide mu yang gila” serunya santai.

 

Apa seperti inikah sifat aslinya?

My Destination All This Time

            Sudah hampir 2 bulan aku selalu seperti ini, menghabiskan waktu dengannya. Ya Cha Sunwoo, namja itu. Ternyata dia tidak seburuk apa yang aku pikirkan selama ini. Dia baik, dewasa, dan pengertian. Tidak salah jika Chorong eonni menyukainya. Eh? Apa yang aku katakan??

 

“Naeun!” panggilnya. “Iya oppa? Ada apa?” aku menghampirinya, duduk di hadapannya. Menumpu daguku sambil memperhatikan apa yang sedang dia lakukan. “Aku ingin bertanya, kenapa kau selalu berbicara tentang Chorong padaku?” tanyanya kemudian. Benar saja, aku baru menyadari bahwa setiap kali mengobrol dengannya topik pembicaraan kami hanya Chorong eonni. Alasannya yah hanya karena misiku yang ingin menyatukan meeka berdua. Kasihan Chorong eonni, sudah lama dia mencintai Baro oppa.

 

“Sebenarnya hanya ada satu hal, kau tahu oppa? Sudah lama Chorong eonni menyukaimu dan dia hanya meminta bantuanku untuk mendekatkannya denganmu” gumamku panjang lebar. Ketika aku menoleh ke arahnya, Baro oppa hanya memandangiku dengan tatapan kosong. Sepertinya dia sedang berpikir. “Kenapa kau mau melakukan itu?”. Aku menatapnya dalam “Oppa, itu namanya seorang teman. Aku akan melakukan apapun untuk temanku” seruku.

 

Baro oppa, mengusapkan telapak tangannya di puncak kepalaku. Memandangi mataku lekat. Hangat. Tatapannya benar-benar hangat! Satu hal yang sangat aku sukai darinya. “Setiap kali melihat kalian mengobrol, sepertinya aku akan berhasil kekeke” aku terkekeh melihat wajahnya yang kini berubah memerah. “Kau ini bicara apa”. Tawaku terlepas begitu saja! Wajahnya benar-benar lucu! “Lihat-lihat! Wajahmu memerah oppa kekeke”.

 

“AWWW, YA!” ku usap pipi kananku yang baru saja menjadi sasaran cubitannya, dasar Baro a Pincher!

Stuck in the Trap Owned Chains

            Kenapa malam-malam seperti ini Baro oppa mengajak aku bertemu yah? Aneh sekali dia, apa dia sudah punya jawaban untuk Chorong eonni? Jika begitu aku benar-benar tidak sabar!

 

Sambil menunggu Baro oppa datang, aku coba untuk menghibur suasana dengan menghentak-hentakan kakiku ke kursi taman. “Naeun?”. Ku rasakan sebuah sentuhan pada pundakku, dibarengi dengan suara yang sangat aku kenali itu. Mendongak ke belakang, mencoba untuk membenarkan perkiraanku. “Oppa! Ada apa?” aku menariknya duduk di sampingku.

 

“Naeun” diusapnya puncak kepalaku. Kenapa sepertinya ada sesuatu yang berbeda dari dia? “Ada apa oppa?” kutatap matanya lekat. “Seseorang yang selama ini aku cintai hanyalah kamu Naeun!”. “Oppa, mianhae. Aku tidak bisa, jangan seperti ini aku hanya menganggapmu sebagai oppa ku saja”.

 

“Aku sungguh-sungguh akan ini, aku tahu kau memang ingin sekali aku bersama Chorong. Namun apa daya? Yang selalu bersama denganku itu kau Naeun bukan Chorong”. Cup. Entah apa yang ada dalam pikiranku, spontan ku daratkan sebuah kecupan di bibirnya. Tanpa membalas ciumanku, kami terpaku selama beberapa menit. Hingga aku menyadari dengan apa yang sedang aku lakukan. Ku jauhkan wajahku darinya. Tidak berani melihat ke arahnya, karena kutahu dia masih belum tersadar akan hal itu.

 

Oppa, aku sudah mengantuk. Ayo kita pulang” ajakku ketika dia sudah tersadar dari lamunannya. “Kau mengantuk? Mau tertidur sebentar di punggungku?” aku mengangguk lemah, sungguh aku benar-benar sudah tidak kuat lagi.

 

Beginilah kami sekarang. Semua pandangan teralihkan pada kami. Mereka semua salah paham, jika berpikir kami adalah sepasang kekasih, atau mungkin sepasang suami-istri. Karena situasiku yang tengah mengenakan piyama. “Bolehkah seperti ini? Apakah aku berat?” tanyaku padanya. Ku akui kami sedang dalam waktu yang sangat canggung. “Tentu saja boleh. Tidak, tidak sama sekali”.

Finally Happened

            Malam itu, mungkin merupakan malam yang tak akan pernah aku lupakan. Namun aku yakin Baro oppa, sudah melupakannya. Lebih baik seperti itu. Daripada harus menahan malu. “Oppa, menurutmu. Aku harus menunggu seseorang untuk menyatakan perasaannya padaku atau menyatakannya langsung padanya?”. “Menunggunya”. Teringat begitu saja kata-kata Baro oppa kemarin. Jadi aku harus menunggunya. Baiklah.

 

“Hey Naeunnie” aku tersenyum, mendapati Gongchan oppa kini berada dihadapanku. “Eh Channie oppa, darimana?” tanyaku, mulai penasaran dengan tumpukan buku di tangannya. “Perpustakaan, aku dapat tugas kelompok” hanyalah anggukan yang aku tampilkan sebagai jawabannya. “Btw Naeun, aku melihat tulisanmu di mading. Kau benar-benar ingin pindah sekolah?” sudah kuduga. “Eum, sudah ku pikirkan semuanya”.

 

“Jangan tinggalkan kami” eh? Bingung dengan apa yang harus aku lakukan, jadi aku diamkan saja Channie oppa berlutut di depanku seperti ini. Ku lihat di sekitarku, kami sudah menjadi pusat perhatian. “Oppa. Jangan begini, ayo bangun”. “Jadilah kekasihku, aku berjanji tidak akan pernah menyakitimu!” di kecupnya punggung tanganku. Ku tatapi lekat mata milik namja tinggi ini. “Berikan aku waktu berpikir oppa”. Channie oppa hanya mengangguk dengan senyuman khasnya.

 

* * *

 

Pikiranku penuh dengan pernyataan Channie oppa tadi. Ditambah lagi dengan kata-kata Baro oppa. Aish aku benar-benar gila sekarang!. Eh? Baro oppa Chorong eonni?

 

“Baro-yya kenapa kau menciumku?”

“Jadilah milikku!”

 

Baro oppa, Chorong eonni. Akhirnya kalian. Aku harus senang sekali dengan hal ini! Tapi? Eh? Kenapa dengan aku? Kenapa jadi seperti ini, kenapa rasanya mataku sangat berat?. “Naeun”.

 

Aku mencoba tersenyum kearahnya. Mencoba memberikannya senyuman terbaikku, pertanda aku sangat bahagia dengan yang terjadi padanya. “Oppa! Eonni! Chukaeyo! Aku benar-benar senang keke! Akhirnya misiku untuk menyatukan kalian berhasil, selamat selamat hehehe. Adakah acara makan-makan untuk ini? Hehehe”. Ku lihat pipinya Chorong eonni bersemu merah, aku tahu dia sangat bahagia. Ditambah lagi, kini sebuah tangan menggenggam tangannya.

 

“Kita lihat nanti saja yah Naeun, btw terima kasih untuk selama ini!” aku tersenyum mendengar pernyataan Chorong eonni. “Kami duluan duluan yah, bye Naeun” seru Chorong eonni. “Selamat bersenang-senang kekeke~”. Kenapa dia mengatakan hal itu?

 

“Kau dan Channie, selamat”

 

End

I’m back with B1APINK series with BaNa Version :D

Bagaimana? Gantung yah? huehehe mianhae~

ini sebenernya masih ada lanjutannya namun sengaja aku stop sampai sini, jadi nanti akan ada lanjutannya ;)

Well, ini itu sebenarnya kisah nyata dari aku ToT cuma ada yang sengaja aku fiksi-kan yah, seperti yang adegan kissing di taman itu sebenernya engga terjadi >< terus, pas Gongchan nembak Naeun itu sebenernya ceritanya ga langsung begitu, masih panjang lagi terus aku juga ga beneran pindah sekolah hehehe xDv Oke deh kayanya aku malah curhat gini kkk~

Di tunggu lanjutannya yah :)

Kunjungi juga yah Page Fact and Match B1APINK sementara belum di update hehehe :Dgomawo ;)

14 responses to “B1APINK – When Had To Yield

  1. uuuu ada si Squirrel Prince jadi main cast ξ\(ˇ▽ˇ)/ξ♥
    *langsung tertarik baca*

    oh yaa, alurnya agak kecepatan thor,
    tapi overall bagus, dan…..
    gantung Щ(ºДºщ)
    lanjut~~~~

    • memang begitu ceritanya mereka, emang kasian ToT xD
      series? @@ aku ga kuat #nyarikamera
      btw, gomawo yah 😉 ditunggu aja next-nya 😉

  2. duh gantung sangat nih thor ._.
    berharap BaNa lah yg jadi couple.. bkn BoRong (?)
    Chorong eonni cuma untuk Jinyoung oppa! JinRong poreper *kibarin bendera JinRong*
    dan Chanie cuma untuk Bomi eonni >< kkkk~
    sequelnya sangat ditunggu 😀
    B1APINK!! XDD

    • emang .__.V #mintadisate
      iyaaa aku juga berharap BaNa! 😀
      BoRong? hah? .__. wkwkwk #ngakak xD

      YEEES! Hidup Leader Couple!! 😀
      wkwk~
      iya dong *Q*

      sippo~ di tunggu yah 😉
      huaaaa B1APINK xD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s