[OneShoot] In the End of My DAY

Tittle : In the End of My DAY

Main Cats :

Cho Kyuhyun (Super Junior), Choi Siwon (Super Junior), Jung Hana (OC)

Genre : Romance, Family

Rating : T

Length: Oneshoot

Author : rahmassaseol (@rahmassaseol)

                                                         ~In the End of My DAY~                 

Author POV

            Siang itu suasana kelas dua belas di Chungdam High School sangat ramai, para siswa asik dengan kegiatan mereka masing-masing. Ada yang mengobrol, bermain laptop, dan semua kegiatan yang bisa melepaskan penat mereka di hari terakhir ujian akhir sekolah. Kyuhyun, salah seorang siswa laki-laki di kelas itu terlihat berjalan menghampiri salah satu bangku teman sekelasnya yang sedang serius membaca novel.

“Hana-ya!” sahut Kyuhyun sambil menepuk bahu kiri Hana. Gadis itu pun menoleh ke arah Kyuhyun dan menatapnya sebal.

“Yak! Cho Kyuhyun! Tidak bisakah kau tenang sehari saja!” protes Hana sebal.

“Aish! Kau ini kenapa pemarah sekali, Apa kau sedang datang bulan hari ini,” jawab Kyuhyun sambil terkekeh jahil yang disambut dengan death glare Hana.

“Aku cuma mau mengingatkanmu, nanti malam jam tujuh jangan lupa temui aku di taman dekat rumahmu ok?” lanjut Kyuhyun dengan mata berbinar.

“Ne, aku ingat, kau pikir aku sudah pikun apa?”

“Ok kalau begitu nanti malam aku tunggu ya?” jawab Kyuhyun yang kemudian melenggang pergi ke luar kelas meninggalkan Hana yang masih setia dengan tatapan kesalnya itu.

Tak lama kemudian ponsel Hana berdering, gadis jelita itu pun dengan cepat meraih ponsel yang ia letakkan di atas mejanya dan menekan tombol bewarna hijau untuk menerimanya.

“Yoboseo?” ucap Hana.

“Yoboseo? Hana-ya? Ini aku Siwon oppa.” terdengar suara seorang laki-laki dari ponsel Hana.

“Oh Siwon oppa, wae?” jawab Hana.

“Hana-ya, malam ini kau ada acara tidak? Aku ingin mengajakmu makan pizza untuk merayakan hari terakhir kau mengerjakan ujian sekolah.”

“Mmmmm, sepertinya aku tidak bisa oppa, aku sudah ada janji dengan Kyuhyun nanti malam,” jawab Hana menyesal yang terpaksa menolak ajakan Siwon.

“Kyuhyun? Kira-kira lama tidak?”

“Mollayo oppa.”

“Mmmmm, begini saja Hana-ya  kalau tidak lama kamu telpon saja oppa nanti oppa akan menjemput ke rumahmu, bagaimana?” ucap Siwon memberi penawaran.

“Keure, nanti aku akan meneleponmu oppa,” jawab Hana semangat dengan mata bersinar. Terbayang jelas di benaknya yang nanti akan menikmati pizza yang menjadi makanan favoritnya itu.

“Ok, oppa tunggu yah,” jawab Siwon yang menjadi akhir dari perbincangan mereka.

***********************

            Kyuhyun, seorang laki-laki tampan berambut ikal itu terlihat berjalan dengan riang sambil bersenandung kecil. Di tangan kanannya ia memegang sebuah kantong kardus kecil berisi sebuah kotak beludru bewarna merah hati. Hari ini begitu spesial baginya, hari di mana ia akan mengungkapkan perasaanya kepada gadis yang sangat ia sukai.

Sudah sangat lama ia memendam perasaan sukanya, perasaan suka yang ia pendam kepada sahabat kecil yang selalu bersama-sama dengannya sejak lima belas tahun lalu. Jung Hana, gadis yang sangat ia sukai itu, gadis yang selalu ada untuknya, dan gadis yang menjadi cinta pertamanya.

Orangtua Hana adalah sahabat akrab almahrum orantuanya sehingga ia sudah mengenal Hana sejak mereka masih sama-sama balita. Hana selalu saja bisa membuatnya kembali tertawa lagi ketika ia sedang bersedih, ketika ia begitu bersedih karena orangtuanya telah kembali pulang ke sisi Tuhan Yang Maha Esa karena kecelakaan lalu lintas sebelas tahun yang lalu. Sejak kematian ayah dan ibunya orangtua Hana lah yang merawatnya dan kakak laki-lakinya seperti anak mereka sendiri. Kakak laki-lakinya yang berjarak enam tahun darinya itu kini telah bekerja di sebuah perusahaan konstruksi terbesar di Korea sebagai arsitek dengan gaji yang lumayan tinggi sehingga mereka sudah sangat mampu mencukupi kebutuhan hidup mereka sehari-hari.

Kyuhyun masih saja setia dengan senyum di bibirnya seraya bersenandung kecil, langkahnya yang ringan itu berjalan membawanya menuju taman yang akan menjadi saksi bisu pernyataan cintanya kepada Hana. Berkali-kali ia melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya dan berharap waktu akan berjalan dua kali lebih cepat.

“TIINNN TIIINNN.” Terdengar suara klakson mobil yang membuat Kyuhyun sontak memalingkan wajanhnya ke arah mobil bewarna silver itu. Dan betapa terkejutnya Kyuhyun saat ia mendapati kakak laki-lakinya lah yang mengemudikan mobil tersebut.

“Siwon hyung?” ucap Kyuhyun dengan mata membulat.

“Annyeong uri Kyuhyunie kau mau ke mana? Ayo biar aku yang mengantarmu,” jawab Siwon sambil tersenyum manis kepada adik laki-lakinya itu seraya mengisyaratkan kepada Kyuhyun untuk cepat masuk ke dalam mobilnya. Kyuhyun pun hanya bisa menuruti perintah kakaknya sambil menatap kagum pada mobil mewah yang masih mengkilap itu.

“Hyung kau beli mobil baru ya?” tanya Kyuhyun yang tidak bisa menyembunyikan rasa penasarannya.

“Ne, bagaimana menurutmu? Bagus kan?” jawab Siwon bangga sambil mengemudi.

“Wah ini sih kelewat bagus hyung! Keren banget!” ujar Kyuhyun mengiyakan seraya mengacungkan kedua jempolnya. Siwon pun tersenyum senang.

Sejenak mereka pun terdiam, sibuk dengan kegiatannya masing-masing, Siwon sang kakak masih setia dengan kemudinya sementara sang adik Kyuhyun terlihat sibuk mengamati setiap lekuk mobil yang baru dibeli kakaknya itu dengan kagum. Sekilas ada perasaan bangga di hati Kyuhyun kepada kakaknya, kakak yang begitu disayanginya.

“Kyuhyunie kata Hana malam ini kalian ada janji bertemu ya?” tanya Siwon memecah keheningan. Sekilas ditatapnya Kyuhyun yang masih saja asyik mengamati mobilnya dengan penuh kekaguman.

“Iya, aku mengajaknya bertemu di taman nanti malam,” jawab Kyuhyun santai.

“Jangan terlalu lama ya Kyuhyun-ah….”

“Lho memangnya ada apa hyung?” tanya Kyuhyun heran seraya mengernyitkan keningnya.

“Sebenarnya malam ini aku ingin mengajak Hana makan pizza kesukaannya,” jawab Siwon. Sebuah senyuman tipis kini pun terulas di wajah rupawannya.

“Hah? Bukankah bisa diganti hari yang lain hyung,” balas Kyuhyun berkelit.

“Andweyo Kyuhyunie, hari ini adalah hari spesialku,” ucap Siwon keras kepala.

“Memangnya apa yang spesial hari ini hyung?” tanya Kyuhyun lagi yang dibuat penasaran oleh jawaban kakaknya barusan.

“Sebenarnya hari ini aku akan mengutarakan perasaanku pada Hana ,” jawab Siwon malu-malu. Semburat merah pun seketika menghiasi pipinya.

DEG!

Kyuhyun sejenak membeku. Kini dadanya terasa sakit bagai di hujam beribu-ribu batu panas dari neraka yang sanggup membakarnya hidup-hidup. ‘Kenapa kami bisa menyukai seorang gadis yang sama?’ batin Kyuhyun.

Dipenggangnya erat-erat kantong kardus kecil yang berisi kotak beludru bewarna merah hati itu. Ia begitu ingin berteriak sekeras-kerasnya sekarang, berteriak tepat di depan wajah kakaknya bahwa ia juga menyukai Hana, seorang gadis cantik bermata indah yang selalu hadir dalam setiap mimpinya. Tapi ia tak sanggup melakukannya, ia begitu menyanyangi kakak laki-lakinya itu, apa jadinya jika kakaknya tahu bahwa ia juga menyukai Hana. Jika kakaknya itu tahu, ia pasti akan sedih dan lebih memilih mengalah kepada adik semata wayangnya itu dan Kyuhyun tidak mau itu terjadi. Di dunia ini hanya ada dua orang yang sangat disayanginya, yang pertama adalah kakak laki-lakinya dan yang kedua adalah Hana, gadis yang sangat disukainya. Dan jika ia diminta untuk memilih diantara keduanya, ia akan memilih kakaknya walaupun ia sendiri yang akan terluka.

“Hana? Ya hyung apa kau serius menyukai Hana? Ingat hyung Hana itu adalah gadis yang belum dewasa? Tingkah lakunya pun terkadang masih seperti anak SD,” ucap Kyuhyun yang berusaha bersikap sebiasa mungkin. Ia tak ingin kakaknya menyadari ada sesuatu yang aneh dalam dirinya.

“Sudahlah hyung, jangan bermain-main dengan perasaannya,” lanjut Kyuhyun.

“Iya tentu saja aku serius Kyuhyun-ah, mana mungkin aku akan mempermainkan perasaan Hana. Kau tahu di mataku sekarang Hana bukanlah seorang gadis kecil lagi, di mataku sekarang ia telah berubah menjadi seorang wanita yang sudah siap untuk memulai debut kisah cintanya,” jawab Siwon dengan penuh penekanan.

Kyuhyun terdiam, terhanyut dalam pikiranya. Haruskah dia memberi tahu kakaknya tentang perasaannya kepada Hana? Atau haruskah ia mengalah dan memilih untuk melupakan perasaannya?

Kini Kyuhyun memandang lurus, mengamati jalanan yang ada di hadapannya, pikirannya jauh menerawang, berpikir keras untuk memutuskan apa yang harus ia lakukan sekarang. Tapi pada akhirnya ia menyerah, ia tidak bisa memutuskan apapun, apapun yang menyangkut perasaannya saat ini.

“Oh ya Kyuhyun-ah kau mau turun di mana?” tanya Siwon yang seketika membuyarkan lamunan Kyuhyun. Kyuhyun pun sontak menoleh ke arah kakak laki-lakinya itu.

“Emmm, aku turun di sini saja hyung,” jawab Kyuhyun tergagap.

“Hah? Di sini?” ucap Siwon yang kemudian mulai meminggirkan mobilnya ke tepi trotoar. Dan begitu mobil terhenti Kyuhyun dengan cepat membuka pintu mobil dan melangkahkan kakinya ke luar.

“Ya Kyunie, benar kau mau turun di sini?” tanya Siwon sekali lagi.

“Ne hyung, tiba-tiba saja aku teringat ada barangku yang tertinggal di sekolah. Aku harus cepat-cepat kembali ke sekolah dan mengambilnya,” jawab Kyuhyun bohong yang kemudian segera berlari kencang meninggalkan kakaknya sebelum sempat kakak laki-lakinya itu berkata lagi.

************************************

Malam terlihat kelabu. Sang rembulan yang biasanya bersinar dengan indah kini bersembunyi di balik awan hitam. Hawa dingin yang menusuk tulang membuat semua orang enggan untuk keluar rumah dan memilih tetap berada di depan perapian yang akan memberi mereka kehangatan. Berbeda dengan laki-laki berambut ikal yang kini terlihat berjalan dengan gontai, tangan kanannya masih saja membawa sebuah kantong kardus kecil berisi kotak beludru bewarna merah hati yang rencananya akan ia hadiahkan kepada gadis yang disukainya. Langkah kakinya itu membawanya berjalan menuju taman yang akan menjadi saksi bisu peryataan cintanya. Namun ia mengurungkan niatnya, ia telah memutuskan untuk mengalah kepada kakak laki-lakinya.

Setibanya di taman ia membelokkan langkahnya menuju sebuah pohon cemara besar dan menyembunyikan sosoknya di balik pohon tersebut. Ia tak berani menemui pujaan hatinya yang kini tengah duduk di sebuah bangku yang terletak di sisi kanan taman itu. Gadis jelita bernama lengkap Jung Hana itu terlihat gusar menanti kedatangannya, berkali-kali ia melihat jam bewarna ungu yang melingkar di pergelangan tangannya. Namun Kyuhyun tetap bersembunyi di balik pohon cemara itu sambil terus memandang ke arah Hana, mengamati setiap tindak tanduk gadis cantik itu.

*******************************

Malam yang semakin larut membuat Hana jengah menunggu kedatangan Kyuhyun, sudah satu jam ia menunggu teman kecilnya itu namun sampai sekarang ia juga belum memperlihatkan batang hidungnya.

Beberapa saat kemudian Hana terlihat sedang berbicara dengan seseorang di telepon, Kyuhyun yang melihat pemandangan itu segera mengetahui siapa orang yang sedang berbicara dengan gadis pujaanya itu. ‘Yah, itu pasti Siwon hyung,’ gumam Kyuhyun lirih. Dan benar apa yang dipikirkan Kyuhyun barusan, tidak lama setelah Hana menutup teleponnya sebuah mobil berwarna silver datang menghampiri Hana, dan sosok yang amat di kenalnya keluar dari mobil silver tersebut yang kemudian membawa Hana masuk ke dalam mobilnya.

Sepersekian detik setelah mobil itu pergi Kyuhyun pun keluar dari persembunyiannya dan hanya bisa diam termangu menatap mobil yang sudah melaju jauh di depannya, membawa bidadarinya ikut pergi bersama sosok itu.

“Inilah akhir di hari spesialku, good luck hyung,” ucap Kyuhyun lirih dalam sunyi.

**********************************

Kyuhyun POV

            Cinta pertama tidak bijaksana. Jika kau tidak memperhitungkannya semua akan berakhir dengan kegagalan. Tapi mengapa semua menjadi begitu dramatis. Cerita yang tidak bijaksana, bercampur dengan emosi dan kehangatan hati, semua itu tidak dapat kembali. Itulah mengapa cinta pertama menjadi cerita paling dramatis dalam hidupku. Tidak apa-apa meskipun berakhir dengan kegagalan. Daripada akhir yang bahagia, akhir yang sedih akan lebih lama dikenang. Jadi tidak masalah untuk meninggalkan sebuah akhir sedih dari cinta pertama yang gagal dan menjadi salah satu bagian kecil dalam hidupku.

            Seseorang menunggu agar bisa memimpikan sebuah cinta dan seseorang yang menunggu akan menyadari bahwa cinta akan datang sekali lagi.

~END~

Annyeong chingu2 ^^ author balik lagi nih dengan ff geje hehhehe 😀

Hhahahha gimana nih chingu ff-nya? Mian kalau banyak yang nggak suka sama ceritanya yang udah pasaran banget T^T abis author lagi iseng-iseng pas lagi bikin ni ff *plak

Eh iya sebenernya ni ff terinspirasi dari drama Replay 1997 ^^ ada yang udah nonton kah? Tpi di sini aku buat beda endingnya heheh 😀

Ok deh jangan lupa like n komennya yahhh XDD

Advertisements

20 responses to “[OneShoot] In the End of My DAY

    • heheh gomaweo chingu ^^
      tpi mian banget yah chingu untuk sequel author gk bisa janji *plak heheh 😀
      Eh iya chingu baca juga’ ff baby i need love yahh *sekalian promosi *plak 😛

  1. Belum nonton , jd ga tau critax. .
    sebenarnya ceritanya seru, tp aq ga suka kalau kyuhyun menjdi pihak yg tersakiti! hehehe , maksa. .
    alurnya terlalu cepat 🙂 konfliknya juga kurang (: over all, daebak !

    • ~kkkkk iya chingu emang cuman mentok smpe sini idenya hehehhe 😀 sbenernya aku juga gk begitu suka sad ending chingu tpi mungkin mang belum rejekinya bang Kyu (?) *plak
      Gomaweo chingu udh baca n komen ^^

    • Hheheh iya chingu skali2 auhtor pengen buat yang sad ending *plak
      untuk sequel author gk bisa janji chingu hheh mian yahh ^^
      Eh chingu baca ff baby i need love juga dong yg main Kyu juga’ loh heheh *sekalian promosi hheh 😀

  2. aish… kenapa siwon yang dapet?? #manyun
    menurutku sih, udah bagus memang.. tapi..tapi….. kenapa sad buat Kyu???

  3. wah pantes dari awal ak baca kyk udh mirip” film reply 1997..

    itu alurnya kecepetan thor..
    trus ak gk trima siwon yg dpt.. °^° *peace

  4. Waaahhh…
    bagus thor :’)
    Good Job (y)
    buat lagi ya 😉

    siwon oppa sama hana aja..
    biar aku sama kyuhyun oppa 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s