Black Rose – Between The Betrayal of Love and Unity Team

Title                  : Black Rose | Between The Betrayal of Love and Unity Team

Author              : Yeonnia

Rating               : PG15

Length              : –

Genre               : Mistery, Dark, Horror little bit Romance

Main Cast        :

  • Park Ji Yeon
  • Son Na Eun
  • Jung Eunji
  • Cha Baro
  • Lee Jeongmin
  • Lee Chunji

 

Summary          : “You’re the Answer!”

Previous Part : Prolog | This Hasn’t Yet Begin | Team | Between The Betrayal of Love and Unity Team

— Black Rose —

Aku masih tidak yakin dengan apa yang telah dijelaskan oleh Yoo seonsaengnim. Sungguh dia benar-benar tidak bakat dalam berakting. Kini aku duduk di kantin sekolah bersama Eunji, Naeun? Dia sedang mengambil sesuatu di kamar. Hampir berbusa mulutku berbicara panjang lebar dengan rencana penyelidikan ini, namun respon yang kudapatkan dari Eunji itu? Nihil!. Dia terus memperhatikan ke arah sudut ruangan, yang kutahu di sana tempat para namja sunbae yang sangat tampan dan popular.

 

“Jung Eunji! kau ini kenapa sih???!!!”

 

“Aku? Aku tidak kenapa-kenapa, hey Jiyeon! Kau lihat namja di sebelah sana?” mataku mengikuti arah yang dimaksud oleh Eunji. Yah tempat sunbae popular itu berkumpul.

 

“Kenapa dengan dia? Kau menyukainya?” tanyaku penuh selidik.

 

“Bukan menyukainya lagi, aku bahkan sudah mencintainya! Dia kekasihku!” mataku hanya terbuka lebar, mendengar kalimat yang baru saja Eunji keluarkan. Oke seharusnya memang aku tidak perlu kaget, Eunji ini sangat cantik dan sangat wajar bila kekasihnya juga tampan.

 

“Jinjjayo??? Chukaeeeee” teriakku girang sambil membaur memeluk erat sahabat baruku ini.

 

Chukae? Sedang apa mereka berdua? Sepertinya bahagia sekali. Dasar aku adi ketinggalan pembicaraan deh. Ku langkahkan kakiku, menuju meja bernomor 4. Tempat Jiyeon dan Eunji eonni mengobrol di sana.

 

“Chukae? Untuk apa? Sepertinya aku ketingalan banyak!” tanyaku sedikit kesal sambil mengambil tempat duduk di antara mereka berdua.

 

“Tidak kok, kau tahu Eunji sudah punya kekasih loh!” What??! Eunji eonni? Punya kekasih?

 

“Jinjjayooooo??? Aaaaaaaaaa aku sangat senang!!!” reflek aku berteriak sekeras mengukin hingga setiap orang yang memenuhi ruangan ini menoleh ke arah kami. Oops sepertinya aku berlebihan.

 

“Tidak perlu berteriak seperti itu juga, aku saja biasa”

 

“Baiklah aku akan biasa” seraya menjulurkan lidahku ke arah mereka berdua.

 

* * *

 

Aku hanya dapat tersenyum manis ke arahnya. Menggenggam erat secarik kertas yang aku dapat. Beberapa goresan angka terukir di sana, sempat berpikir bahwa ini hanyalah sebuah mimpi dan khayalanku saja, namun sungguh aku benar-benar menggenggam kertas tersebut dengan erat. Meskipun kutahu bahwa telapak tanganku ini sangat basah.

 

Apakah aku berdosa bila aku memang benar-benar mengiyakan hal ini? Mungkin ini akan hanya terjadi sesaat, jika memang aku menanggung dosa, aku rela dan ikhlas.

 

Aku terpaku pada buku bacaan di hadapanku, hingga sesaat aku merasa aura kamar ini mulai berubah menjadi dingin dan kering. Jiyeon eonni sedang keluar membeli makan sementara Eunji eonni sedang sibuk mandi. Rambut-rambut halus di tubuhku seketika mulai berdiri. Sesuatu bertamu ke kamar ini? Tenanglah Naeun tenang.

 

Yoo seonsaengnim kemarin, benar kata Jiyeon eonni. Seonsaengnim sepertinya berkata bohong pada kami. Jelas-jelas dia bahkan mendekatkan hidungnya ke tanah.

 

“Dia misterius! Aku bahkan jadi penasaran!”

 

“Kau penasaran apa?” suara Eunji eonni yang baru saja keluar dari kamar mandi berhasil membuatku terperanjat. Mengalihkan pandanganku ke arahnya yang sedang sibuk mengeringkan rambut panjangnya dengan handuk coklat kesayangannya itu.

 

“Tentang Yoo seonsaengnim, aku berpikiran sama dengan Jiyeon eonni. Bagaimana jika besok kita selidiki masalah ini… tentang kejadian 2 tahun lalu, aku pikir itu belum selesai sampai sekarang” aku terus memutar otakku. Mencoba meyakinkan Eunji eonni untuk ikut bersamaku dan Jiyeon eonni, karena dia ini salah satu orang yang sulit percaya akan hal seperti itu.

 

“Kenapa aku harus bertemu dengan orang-orang dengan tingkat khayal yanbg tinggi seperti kalian? Terserah kalian sajalah, aku ikut saja” ucapnya seraya berlalu menuju ranjangnya.

 

“Baik! Kita tinggal pikirkan saja bagaimana caranya, pasti Jiyeon eonni mengerti sangat dengan hal seperti ini” seruku dengan lengkungan lebar di wajahku.

 

Jiyeon eonni kemana, bilangnya mau mencari makanan tapi sampai sekarang tidak juga kembali. Sudahlah dia akan kembali kesini. Aku menutup mulutku dengan kedua tangan. Mengantuk sudah, kelopak mataku sudah tidak dapat berdiri tegak, punggungku pun sudah lumayan pegal. Daripada menunggu Jiyeon eonni yang belum pasti lebih baik aku berbaring dan menutup kedua mataku. Besok masih ada kelas pagi, dan aku tidak boleh telat.

 

Gerbang utama baru saja ditutup beberapa menit yang lalu. Namun paman itu masih saja berdiri di sana dengan pandangan menghadap gedung Gidae yang amat megah ini. Aku semakin penasaran dengan orang tersenior di sini itu. Sesuai dengan julukannya, dia pasti mengenal dan mengetahui betul tentang apa yang pernah terjadi di sini. Seseorang yang harusnya ditanya tentang masalah selama ini itu adalah dia, bukan kepala sekolah!

 

Otakku terus saja berputar, memikirkan bagaimana caranya menanyakan tentang seluk beluk Gidae yang sebenarnya kepada paman itu. Langkahku sontak terhenti tepat di depan lorong tempat loker-loker berdiri dan juga sekaligus tempat saksi mati kejadian 2 tahun lalu yang sangat terkenal itu. Lagi-lagi aura dan udara di lorong tempat aku berpijak saat ini berubah. Rambut-rambut halus di kulitku kini mulai berdiri tegak. Aku merinding.

 

Aku melihatnya! Aku melihatnya di sana. Satu-satunya barang bukti yang selama ini di cari-cari. Terbaring diam di lantai dengan keramik yang sama sepertiku. Apa yang akan terjadi setelah ini? Apakah aku yang selanjutnya? Sudah siapkah aku dengan ini? Tuhan tolong aku!

 

Refleks kakiku melangkah cepat menuju ruangan yang merupakan kamarku di Gidae. Hal yang selalu aku lakukan adalah, selalu ingat membawa kunci cadangan kemana pun aku pergi. Aku tidak ingin menyusahkan Eunji atau Naeun hanya dengan hal sepele seperti ini. Nafasku menjadi sesak. Keringat dingin mulai membasahi wajahku. Dadaku terasa sesak, aku benar-benar takut jika hari ini adalah hari terakhirku di dunia ini. Karena menurut cerita bahwa sang Gadis meninggal setelah melihat sebuah mawar hitam di loker miliknya dan aku menakuti hal itu.

 

Mataku terpaku pada cermin di hadapanku. Seperti sebuah surat yang ditujukan untukku, Eunji dan Naeun. Tapi? “You’re The Answer!”.

 

“You’re the answer? Apa maksudnya? Kami jawabannya? Aku tidak mengerti!”

 

Naeun menatapku lekat penuh tanya. Sepertinya dia menyadari betul perubahan sikapku. Atau memang dia terbangun mendengar teriakkanku tadi malam?

 

“Eonni, kau kenapa tadi malam?” tanyanya kemudian. Mengambil oksigen panjang, mencoba untuk menenangkan perasaanku saat ini. Menoleh ke arah Naeun yang masih dengan tatapan yang sama terhadapku.

 

“Masihkah kau tidak percaya padaku? Tentang kejadian 2 tahun lalu, itu akan terjadi kembali” Naeun masih tampak bingung namun semenit kemudian tatapannya berubah.

 

“Aku percaya, aku pernah merasakan hal itu”

 

“Kita harus menyelidiki Yoon seonsaengnim dan juga bertanya pada ahjussi yang selalu membuka dan menutup gerbang utama, setahuku dialah yang paling senior disini”

 

“Kau gila? Dia tidak akan berbicara banyak pada siswa baru seperti kita ini”

 

“Eunji eonni, darimana saja kau?”

 

Benar juga katanya, dia terlalu tertutup dan tidak banyak omong seperti penjaga sekolah di sekolah lamaku itu. Lalu bagaimana bertanya dengannya.

 

“Jangan banyak berpikir, kau tahu bukan pacarku adalah senior kita”

 

“Kau benar!”

 

Aku dan Naeun berdiri bersandar di lantai tempat kelas-kelas para senior berkumpul. Sedikit gugup dan takut, jikalau pacarnya Eunji tidak mau membantu kami karena takut. Hey dia namja bukan? Kenapa harus takut. Dimana otakmu pergi Jiyeon??

 

Aku tidak percaya ini aku harus satu team dengannya. Kenapa dia selalu membuatku makin merasa bersalah. Sesungguhnya, jika aku tidak datang malam itu, aku tidak akan memiliki perasaan ini. Tuhan maafkan aku. Biarkanlah kebahagian ini akan menjadi tangisan akhirnya atau mungkin hingga menimbulkan perang. Maafkan aku, aku benar-benar minta maaf.

 

– To Be Continue –

Annyeong aku balik 🙂

bagaimana part 3-nya? mian yah penulisannya kalau buat bingung. Itu cara penulisan yang baru aku pelajari, memang agak rumit sih. Aku udah ga pakai POV lagi, alasannya karena ingin buat kalian sang reader ini makin penasaran wkwkwk #ditimpuk xD oh iya to the point aja yah, well FF ini akan aku stop publish di FFindo, karena peraturan yang baru tersebut. Gapapa kan? tapi bagi kalian yang masih ingin baca Black Rose dengan author terkyeopta(?) bername stage Yeonnia ini #halah bisa kunjungi Blog Pribadi aku atau ga ParkJiYeon FanFiction, aku akan post FF ini di sana 😉

Oke bagi yang udah baca, jangan lupa selalu dan selalu Comment yah gomawo 😀 #hugonebyone 😉

10 responses to “Black Rose – Between The Betrayal of Love and Unity Team

  1. Astaga thor ini lama banget-bangetan nggak dilanjutin wkwk.
    Pas liat judulnya otak langsung ter-flashback sama part-part sebelumnya,
    dan aku untungnya masih ingat :3
    berapa bulan sudah? haha 😀
    kukira udah ga dilanjutin huhu T.T
    tidak tahukah dirimu ada seorang readers menunggumu thor? :’) wkwk

    anyway, padahal kalo pake POV gitu malah lebih jelas loh~ ciyus-enelan-miapa -_-v
    tetap berkesan misterius kok,
    next chapter pake POV gitu ya. Kalo gaada pov jadi malah jadi susah dapet feelnya hehe 😉
    LANJUT LANJUT!
    Prince Squirrel berambut mirip es krim pink-ungu-abu2 ku itu belum muncul di part ini wkwk 🙂
    HWAITING~^^

    • wkwkwk maaf maaf 😀
      ya ampun jadi terharu *o*/\
      mi buyung dayaaaaa enaknya nyambung terus *iklan* .___.v
      hohoho oke deh kkk~ 😉

      APAAA?? *tampang ekstrim(?)*
      itu prince yang bajunya mirip peterpan itu always milikku -_-” kamu mah ngaku-ngaku terus deh ></
      btw gomawo, maaf udah nungguin nih FF dari jaman bahela ga muncul2 juga xD gomawo gomaw udah inget + nungguin 😀

  2. gila.ffnya kren bgt nia !!!!
    serasa nnton film horror~~~ two thumbs buat krya” mu (y)(y)

    keep writing saeng ^^

  3. Siapa namjachingu nya eunji? Apa hbungn nyama jiyeon?
    Mkin pnsaran…
    Pdhal bru mlai bca, tpi ga publish lgi f ffindo…
    Aku akn cba mmpir d blog pribdi chingu feh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s