ALIVE? [Chapter 2]

ALIVE2

 

Author: @nykrs seominhea (was @naaadiiineee and leeminhea)

Title: So, I’m an angel or ghost or somethin else but not a human, again

Main Cast : Park Chanyeol (EXO), Choi Jun Hee (a.k.a Juniel), Byun Baekhyun (EXO)

Support Cast: Kim Hyejin (OC), Sohee (WG), Kim MinSeok (A.K.A XIUMIN EXO), dan lainnya

Genre: Romance, Friendship, Fantasy(?)

Rated : G

Disclaimer: Semua cast milik Tuhan YME kecuali karakter OC.

Synopsis: Meninggal….. tapi apa? Salah. Aku……… ini bukan surga, herusnya aku disurga atau di neraka. Bukan, malah melayang tidak jelas,.. dan sekarang??? Apa?! Aku masuk ke tubuh seorang yeoja?

part 1: https://ffindo.wordpress.com/2012/07/29/alive-chapter-1/

“KYAAAA!! SIAPA ITU?!” Teriaknya histeris menutup telinga, dia bisa mendengarku?

Jadi? Kalau dia sedang tidak sadarkan diri, tubuh dan mulutnya bisa aku gunakan, jika dia bangun seperti ini aku hanya bisa berbicara di pikiran dia selebihnya tetap dikendalikan olehnya sendiri?

WHAT CAN THIS HAPPEN.

[Chapter 2]

ALIVE?

“te…tenanglah dulu”  kata chanyeol berusaha menenangkan junhee yang ketakutan akan suara chanyeol yang tiba tiba ada sedangkan jelas jelas di kamarnya hanya ada dia.

“kau dimana?… kau siapa??! Bagaimana aku mau bisa tenang?!” seru junhee makin ketakutan sambil melihat sekeliling kamarnya dan mengambil bantal kecil berenda pink pastel dari sofa yang ada di kamarnya mengambil ancang ancang jika-saja-makhluk-aneh-muncul.

“Aku didalam tubuhmu nona, mianhae aku mengerti keadaanmu kau kaget kan, tapi coba tenanglah aku ceritakan mengapa ini bisa terjadi”

“hah………… arrasso .. ayo ceritakan dan cepat ya, ini sudah jamku harus mandi”

————————————–

“Aku masih tidak mengerti” jawab junhee setelah mendengar cerita chanyeol.

“Yah yang kutahu itu saja, lagipula setelah aku merasakan sakit dikepala itu aku bangun bangun sudah ditubuhmu”

“hmm…seperti  drama 49days saja” junhee seperti memikirkan sesuatu.

“tapi kau tragis juga ya…pacarmu direbut sahabat sendiri dan kau meninggal karena menyelamatkan sahabatmu itu? sabar ya.. eh tapi apakau sudah meninggal?” lanjut junhee.

“tentu aku akan melakukan apapun untuk sahabtku walaupun dia…. sudah melakukan hal jahat, mollayo mungkin sudah mungkin belum”

“kau baik, ah sudah jam segini saatnya mandi” kata junheee setelah melihat jam besar rillakuma yang ada di dinding kamarnya lalu beranjak dari bibir tempat tidur yang tadi ia duduki.

“oke” jawab chanyeol.

Saat itu juga chanyeol menyadari sesuatu.

‘Glekh,aku kan ada didalam junhee kalau junhee mandi…’

Kata Chanyeol dalam hati.

“Junhee –ah” kata chanyeol.

“ne?” jawab junhee sambil tetap berjalan ke kamar mandi.

“apa………. tak apa? Aku didalam tubuhmu dan kau mandi…?” kata chanyeol hati hati.

“mw….mwoya?! oh iya! Aku baru sadar!! Kau bisa keluar tidak dari tubuhku??” kata junhee panik.

“mianhaeyo, aku dari tadi mencoba keluar tidak bisa….” jawab chanyeol, jujur.

“bohong! Pasti bisa! Di film karutun bahkan film real-person juga aku lihat setan bisa keluar dari tubuh manusia yang dirasukinya! Atau jangan jangan kau ingin melihatku…”

“STOP! Heh! Jangan geer ya! Walaupun kau cantik aku tidak ada niat untuk mengintip sedikitpun!!”

“bohong!!!”

“Junhee kau bicara dengan siapa??? Sudah mandi??” teriak eomma junhee dari depan pintu.

“ani..anio eomma! Ini baru aku mau mandi!”

“belum mandi juga?? Kau ini bagaimana cepat! Dan siapkan keperluan untuk audisi nanti juga!” kali ini suara eommanya terdengar lebih keras.

“n..ne omma”jawab junhee kali ini suaranya mengecil, dan raut wajahnya berubah.

“audisi..? dan kenapa dengan wajahmu?” tanya chanyeol hati hati.

“Sment… audisi SM, sebenarnya aku tidak ingin adi artis, eh, sudahlah kenapa juga aku memberitahukannya padamu? Baik ayo mandi, dan kamu siapapun namamu, tutup matamu”

“Chanyeol, huh iya arrasso”

‘chanyeol? Seperti nama…………… namja populer disekolahku? Ah sudahlah yang penting sekarang mandi’

Chanyeol POV

‘DEMI LUHAN WALAUPUN AKU SUDAH MENUTUP MATAKU MENGAPA TETAP SAJA AKU BISA MELIHAT SEGALANYA’

“junhee ya!”

“apa? Tutup matamu!” jawabnya sambil membilas rambut panjangnya.

Kalian tahu maksudku kan? Ya, aku sudah menutup mataku tetap saja semuanya terlihat.

“maaf junhee, aku sudah berusaha menutup mataku tetap saja  aku bisa melihat apa yang kau lihat”

“mwo?????!!! Jadi kau lihat semuanya dari tadi!!??”

“walaupun sebenarnya aku tidak ingin bilang iya tapi aku tidak bisa bohong mianhae junhee”

“Oh my………………………………………………. yang benar saja”

“mianhae aku tidak tahu caranya coba kau tutup matamu”

Lalu dengan sigap junhee menutup matanya, benar saja dugaanku, aku pun tak bisa lihat apa apa

“bagus junhee teruslah seperti ini”        

“yang benar saja, sesungguhnya kau merepotkanku” keluh junhee lalu maybe sekarang sedang membilas seluruh badannya entah, tak terlihat apa apa.

“hm aku juga tidak tahu dan siapa juga yang memilih masuk tubuhmu” jawabku yang memang tidak tahu apa apa.

—————————————————————————————————————

Kau.. bersekolah di NamSan Highschool?” jawabku ketika junhee sudah membuka matanya dan memakai seragam sekolahnya.

“Ya, wae?” jawabnya sambil tetap melihat ke cermin dan merapikan rambutnya.

“Aku juga bersekolah disitu” jawabku.

“Jadi kau benar… chanyeol namja populer sahabat Byun Baekhyun itu?” kaget junhee membulatkan matanya.

“ya aku sahabat baekhyun, tapi aku tidak pernah melihatmu” kataku dan sangat sekali ingin aku tambahkan ‘melihat yeoja semanis dirimu di sekolahku’ crazy, mana mungkin aku berkata itu padanya yang ada jangan jangan nanti tubuhnya menjadi panas karena terkena effect maluku, ya kami kan satu tubuh.

“hahahahaha, tentu, baiklah “ jawabnya tertawa agak di paksakan dan memasukkan…. kacamata bulat berframe hitam dan dua karet ikat rambut ke tas sekolahnya. Untuk apa? Maksudku, dia ,manis, tapi mengapa harus memakai frame bulat seperti itu? Terkesan nerdy menurutku, dan sepertinya aku pernah melihat… kacamata itu..

“sudah ayo pergi” katanya dan membuka pintu kamarnya, sedikit berlari ia langsung duduk di kursi meja makan.

“Junhee mengapa lama sekali ayo makan cepat atau kau terlambat sekolah”

“Habiskan ya”

Tiba tiba terdengar suara yang sepertinya eomma dan appa junhee, lalu mereka duduk di depan junhee betapa kagetnya aku

Artis terkenal Sohee WG dan Kim Minseok a.k.a Xiumin EXO sekarang ada didepanku!!!!!!!

“Junhee hari in kau harus ikut Sment audition ya” kata sohee berbicara ke junhee sambil mengambil roti beserta selainya, menurutku nada bicaranya agk menyebalkan.

“tapi eomma-“

“tapi apa? Kau sudah ketingalan audisi Ygent, JYPent eomma tidak mau menunggu lagi mengingat kau sudah kelas 3 SMA, apa kau tidak tahu? Semakin umurmu bertambah kamu tidak akan diterima karena masa trainee adalah masa penting, yah kecuali kalau kau memang berbakat masa trainee tidak masalah, jaman sekarang sudah banyak rookie group yang berumur muda persaingan semakin ketat”

w.o.w sohee itu ternyata.. galak. Tapi tetap saja kelihatan cantik, jadi.. sohee ingin sekali junhee menjadi artis….

“tapi… aku tidak ingin jadi artis, eomma”

“kau ini!” kata sohee tiba tiba berdiri, yakh sampai aku yang ditubuh junhee ini pun ikut kaget.

“sohee!” teriak xiumin menggenggam tangan kiri sohee dan menyuruhnya duduk kembali.

“ Sudahlah, aku kan sudah bilang, biarkanlah junhee memilih sendiri cita citanya, kalau dia memang tidak mau mengikuti jejak kita” lanjut xiumin.

“minseok, aku hanya ingin anak ku anak kita satu satunya menadi artis, apa itu salah?”

“tidak salah, tapi kalau memang junhee itu pemalu salah kita juga mengapa tidak bisa menghilangkan rasa malu jika tampil didepan umumnya junhee tidak kita hilangkan sedari kecil dan lagi fisik junhee itu sedikit lemah sohee!”

“bila kita menjaganya dan sering sering membawany akedokter, kata dokter fisik junhee perlahan bisa bangkit seperti biasa minseok! pokoknya aku inginnya junhee manjadi artis, sama seperti kita! Tak ada alasan lain!!!”

“sohee!! mengapa kau ini keras kepa-“

“eomma appa aku pergi dulu ya annyeonghaseyo” kata junhee tiba tiba berdiri dan langsung berlari ke arah pintu.

Haha. Aku dari tadi melihat sohee dan xiumin bertengkar hanya memperlihatkan mulut ‘O’ well, di tv mereka kelihatan tidak pernah ada masalah apa apa ya seperti bertengkar seperti tadi……..

“Junhee! Jangan lupa ya! Audisi SM!” ku dengar teriakkan eomma junhee dari dalam rumah.

“junhee mengapa kau tidak menjawab?” tanyaku, tapi junhee tidak menjawab apa apa, langsung masuk ke mobil mercy hitam.

—————————————————————–

Junhee POV

“Tapi sungguh benar benar aku kaget lo ternyata kau anak sohee wg dan minseok exo” kata chanyeol.

“hahaha iya” jawabku seadanya.

“sohee sangat cantik”

“ya” jawabku singkat lagi, aku sedang badmood.

Kenapa eomma tidak membiarkanku memilih cita citaku sendiri? Kenapa mesti harus artis? Mengapa eomma sama sekali tidak bisa mengerti aku yang malu jika didepan umum? Kenapa?

“nona, sudah sampai”

“ah iya”

Yak, aku lupa mengepang dan memakai kacamata baiklah.

“ahjussi tunggu sebentar ya”

“kau mau apa?”  tanya chanyeol seiring aku mengambil kacamataku dan ikat rambutku.

“memakainya”

“tapi buat apa? Kau kan tidak memiliki min di matamu?”

Aku tidak menjawabnya…. yah kau akan tahu  nanti chanyeol, jelas kau tidak pernah melihatku disekolah, karena setiap disekolah aku seperti ini.

“kau……….?!”

“Ahjussi  kamshahamnida”

“nde nona”

Akupun turun dari mobil dan berjalan kesekolah.

“junhee!! Jawab aku apakah kau benar Choi Junhee??? Kau mengganti margamu di sekolah?”

Chanyeol, tetap saja berisik -_-

“nde chanyeol, apakah kau pernah melihatku disekolah? Kurasa tidak kan”

“pernah, sering, aku melihatmu selalu berjalan sendiri menunduk menutupi wajahmu”

“jinjja??” aku kaget, baru pertama kalinya ada namja yang mengetahui keberadaanku, karena semua namja di sekelilingku hanya suka memperolok olok diriku.

“tentu, omo kenapa jantungmu berdetak seperti ini??”

Ah, kenapa aku jadi deg deg an??? Ani ani!! Apakah chanyeol bisa merasakaan jantungku juga?

“an…anio chanyeol!! “ kataku dengan cepat dan berlari hingga sampai ke gerbang sekolah.

Hingga sampai.

“chanyeol”

“nde?”

“apa kau bisa melihat apa yang kulihat?”

“ah.. mengapa ada fotoku di gerbang dengan dipenuhi bunga??”

“chanyeol.. kau sudah… kau sudah…”

“ah sudahlah, kalau memang aku benar benar sudah mati.. sudah takdir yang diatas..”

“tapi.. tapi..”

Entah, sedih rasanya, tiba tiba sekelibat perasaan sedih datang padaku, ingin rasanya menangis, bagaimana tidak? Didepanku sekarang ada peti mati hitam datang dan memasuki gerbang sekolah. Dan yang didalamnya tentu Park Chanyeol, mengapa? Bahkan aku tidak pernah merasakan apa apa jika berhubungan dengan chanyeol?

“hiks.. hiks… Chanyeol ah!!” tiba tiba seorang namja berlari melewatiku, seiring aku berjalan ke dalam sekolah, kulihat namja itu memegang peti itu juga, karena menganggu proses berjalanannya peti ke aula, mungkin, orang orang yang menagkan peti mati itu berusaha menenangkan namja itu.

“hiks… hiks… ukh” aku mtiba tiba menangis, hatiku, sakit, ada apa ini??”

“chnayeol!! Apa kau menangis??” tanyaku pada chanyeol.

“Ani.. aniya..huks” jawabnya dengan penuh suara serakkan.

“jadi… ini perasaanmu? Jelas kau menangis chanyeol.. ukh.. aku bisa merasakannya, jadi soul kita benar benar menjadi satu…?”

“mungkin iya, haha aku tidak menangis, hanya sedih melihat baekhyun itu.. itu baekhyun kan?”

“yang tadi berlari itu baekhyun? Dan kau bohong ini jelas perasaan sedih, kau menangis” jangan berbohong chanyeol, kalau kau tidak menangis aku tak mungkin menangis… mungkin sekrang mukaku sudah memerah karena menangis.

Benar saja, di aula peti itu dimasukkan aku pun masuk, di sana…

“Eomma!!! Appa!!! Noona!!” teriak chanyeol di dalam diriku dengan serakkan suaranya, tambah sakit hatiku rasanya.

“Baekhyun…” rintih chanyeol lagi melihat baekhyun dengan muka sangat merah dan berlari ketoilet, mungkin untuk menenagkan dirinya.

“khh chanyeol…” rintihku memegang dadaku, sakit sekali, aku berusaha berada didekat keluarga chanyeol, setidaknnya aku tahu itu eomma chanyeol pasti ahjussi dan yeoja cantik itu adalah appa dan noona nya chanyeol..

Terbesit kata dokter, jangan terlalu stress, fisikku bisa turun kembali…. dan sekrang kepalaku mulai pusing… perlahan sedikit lagi aku berada di dekat kerluarga chanyeolm agar chanyeol bisa melihat keluarganya..

“Chanyeol.. chanyeol.. argh..” rasanya tubuhku makin lemas.

“junhee ada apa??? Maaf apakah perasaanku sebegitu kuatnya??”

“gwenchana..”

Brugh

Chanyeol POV

“Junhee!!!

Eotteokkae?? Junhee, pingsan?? Mainhae junhee!

“gwenchanayo???”

“choi junhee, anda baik baik saja??”

Terdengar suara suara disekelilingku (dan junhee). Tiba tiba aku merasakan seprti bisa menggerakan sesuatu.

“ahh anda sudah bangun, tidak apa apa???”

Mendengar suara lega seosangnim dan orang orang disekitarku, aku sadar, aku sudah mengambil alih tubuh junhee.

“gwenchana” jawabku berusaha berdiri, agak pusing, ah.. baru sadar.. tadi sohee bilang junhee memiliki fisik yang lemah.. apakah seperti ini?

Gawat, aku sudah berada di dalam tubuh junhee mengapa tidak menjaganya dengan baik? Mianhae junhee, sekarang aku memakai tubuhmu ya mianhae.

“hiks hiks… appa harusnya kita kabulkan permintaannya menjadi artis secepatnya, bila chanyeol sekrang sudah tiada appa!! Bahkan kita belum memberi kebahagiaan untuk chanyeol! Kita terus menuntut apa yang kita inginkan!!!! Hiks hiks…”

Terdengar suara serak tangisan eommaku.

Tetes demi tetes keluar dari mata junhee.. aku mendekati keluargaku..

“eomma.. kalau seperti ini, benar katamu kita harus mengabulkan permintaannya saat itu.. hiks.. “

“sudahlah eomma appa… yeolli akan sedih disana bila kalian terus terusan berpikir seperti itu.. biarkan dia pergi… sudah takdir Tuhan YME..”

“ny park, itu benar… jangan sedih lagi aku mengerti perasaanmu..” tiba tiba datang eomma dan appa baekhyun.. berserta hyungnya baekhyun tunangan noonaku.

Noona, bahkan dia masih memanggilku dengan yeolli..

Kulihat eommaku berjalan mendekati peti matiku..

“Chanyeol.. mianhae.. mianhae eomma tidak bisa membahagiakanmu nak.. maafkan eomma hiks hiks hiks” tangis eomma makin menjadi jadi sambil memegang peti matiku.

“chanyeol… mianhae…nak…”

.

.

.

.

“Eomma..chanyeol bahagia, chanyeol tidak sedih, chanyeol baik baik saja disini, jangan sedih lagi, chanyeol sayang appa eomma noona dan semuanya, uljimmayo eomma, saranghae.. mianhae chanyeol tidak bisa menjadi anak yang baik dimata appa dan eomma, maafkan segala kesahalan chanyeol eomma”

Tak sadar aku mengatakan itu semua dan memeluk.. memeluk MEMELUK EOMMA???

Fatal.

Ini ditubuh junhee.

Babo yeol!

“Kau… siapa?” tanya eommaku dengan muka penuh keheranan seiring aku melepaskan pelukanku ke eommaku.

Kulihat appa noona dan keluarga baekhyun pun menatapku heran karena pasti mendenga rkata kataku juga karena berada di dekatku dan eomma..

“ak….aku..”

Bingung aku diam seperti patung. Duh babo yeolli!! Ck!

~~TBC~~

HUAHHH AKHIRNYA LANJUTANNYA DIPUBLISHH maaf ya lama bangeeeetttt sma kelas 1 sibuk banget ya ternyata -_- /nangis/ maaf bagi yang menunggu ( ga ada thor)

Gimana ceritanya?? Maaf kalau kurang banyak dan tidak bagus!

Disini tokoh baekhyun belum kelaur banget ya~ tunggu aja di chapter 3 all! nn

;A; atuhor lumutan nih nunggguin exo comeback gimana dengan klian??

yah at least listen to what kris said to us “Wait for our comeback, don’t leave us” 

PLS COMMENT~ I REALLY APPRECIATE IT!! ❤

THANK YOU

-seominhea-

19 responses to “ALIVE? [Chapter 2]

  1. Pingback: ALIVE? [CHAPTER 3] | FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s