The Secret of Marriage Love [Part 3]

Untitled-1 copy

Author: richannyda

Cast: Choi Ji Hyun (OC)

Park Chanyeol  (EXO K)

Lee Taemin (SHINee)

Kim Yejin (trainee SM)

Other cast: Choi Family (Siwon, Sooyoung, Minho, Sulli)

Park Family (Kim Taeyeon, Park Jungsoo, Ji Yeon, Thunder)

Chan Yeol’s Friend (Suho, Baekhyun, D.O, Kai, Sehun)

Previous part :part 1 Part 2

.

.

.

Part 3

Appa terlihat tidak tenang di kursinya, Eomma dan Ji Yeon terlihat kaget karena tidak menyangka jika Yejin akan seberani itu. Sementara Ji Hyun dan Choi Siwon terlihat tidak nyaman dengan keadaan seperti ini.

Melihatnya seperti ini, entah mengapa aku jadi merasa tidak enak pada Ji Hyun.

Appa tiba-tiba berdiri dari kursinya, “Yejin, sebaiknya kau pulang saja!”

Yejin langsung berlari meninggalkan ruang makan menuju ke arah pintu gerbang.

Aku langsung berdiri dari kursi ku, “Yejin, tunggu!” teriakku.

“Chan Yeol, duduk lah!” Appa berkata dengan keras padaku.

“…. Tapi Appa”

“Appa bilang duduk”

Aku menghela napas, “maafkan aku Appa” lalu berlari mengejar Yejin.

“Chan Yeol kau” Appa bermaksud akan mengejar ku namun tangan Ji Hyun menahannya.

“Tidak apa-apa, Tuan Park” lalu tersenyum, “biarkan saja”

…..

…..

Dengan susah payah akhirnya aku bisa meraih tangan Yejin lalu menariknya ke dalam pelukanku, “Maafkan aku”

Yejin masih sesenggukan di dalam pelukanku, “Aku… apa aku tidak pantas untukmu, Chan Yeol Oppa?”

Aku memegang pipinya dan menghapus air matanya, “kau lah yang terbaik untukku. Aku terpaksa melakukannya” lalu memeluknya kembali, “sampai kapanpun Ji Hyun tidak akan pernah bisa menggantikan posisimu di hatiku”

“Tidak bisakah kau mempertahankan ku di depan keluargamu? Jika kau menikah dengannya, cepat atau lambat kau akan mencintainya juga” suaranya masih sesenggukan, “Aku takut kehilanganmu”

Aku mengelus rambut dan punggungnya, “pernikahan kami hanya akan menjadi status, tanpa akan ada rasa sedikitpun. Aku berjanji”

…..

…..

Ji Hyun POV

Tuan Park Jungsoo menyuruhku untuk menyusul Chan Yeol ke arah pintu gerbang, tapi begitu sampai disini aku malah disuguhi adegan semacam ini.

Aku benar-benar tidak menyangka jika kejadiannya akan menjadi serumit ini. Ternyata Chan Yeol sudah memiliki seseorang dan kini aku akan berada di tengah-tengah mereka berdua.

Tidak adil rasanya jika aku yang memiliki Chan Yeol padahal sebenarnya aku tidak mencintainya sama sekali, tapi jika aku gagal menikah dengannya bagaimana dengan keluargaku? Bagaimana dengan Sulli?

“Ji Hyun”

Aku menoleh, lalu membungkukan sedikit badanku, “Tuan Park”

“Maafkan Chan Yeol, ne?” ucapnya seperti tidak enak padaku.

Aku tersenyum, “Gwencana, aku bisa mengerti apa yang Chan Yeol-ssi rasakan. Tidak mudah memang jika tiba-tiba mengetahui bahwa kita akan hidup dengan orang yang bahkan baru kita kenal”

Tuan Park tersenyum, “mungkin seharusnya Thunder yang menikah denganmu. Andai saja ia ada di sini”

“Bagiku Thunder-ssi atau Chan Yeol-ssi sama saja, aku akan berusaha menjadi isteri yang baik”

“kita kembali ke ruang makan saja. Chan Yeol sudah kembali ke ruang makan dan Siwon sudah menunggumu”

Aku mengangguk dan mengikuti Tuan Park Jungsoo.

…..

…..

Setelah pulang dari kediaman keluarga Park, Siwon Oppa jadi pendiam selama di perjalanan. Aku ingin mengajaknya bicara tapi aku ragu. Entah apa yang sedang ia pikirkan, apa mungkin dia merasa tidak enak padaku karena melihat penolakan dari Chan Yeol tadi??

Sungguh aku tidak apa-apa. Aku baik-baik saja, aku tidak merasa sedang melakukan pengorbanan saat ini.

“Siwon Oppa” aku memanggil namanya ketika mobil kami berhenti di lampu merah.

Siwon Oppa meneteskan air matanya, sepertinya sejak tadi sudah ia tahan, “maafkan aku, Ji Hyun”

“Oppa jangan menangis” aku menundukan wajahku, “aku saja baik-baik saja, tapi mengapa malah Oppa yang menangis” aku mencoba untuk tertawa.

Siwon Oppa mengangkat daguku, membuatku menatap wajahnya, “kita batalkan saja pernikahanmu, ne?”

Aku tersenyum lalu menjawab, “Tidak pantas rasanya jika kita membatalkan pernikahan terlebih sudah banyak yang dilakukan keluarga Park untuk keluarga kita. Jika memang harus batal, aku lebih suka jika keluarga Park saja yang membatalkan pernikahan ini”

“tapi aku tidak rela kau diperlakukan seperti tadi, Ji Hyun-ah” Siwon Oppa berteriak frustrasi, “Nyonya Park dan putrinya seperti tidak suka padamu. Apalagi Chan Yeol yang menolakmu seperti itu”

“Chan Yeol-ssi bukannya menolakku, hanya saja mungkin dia butuh waktu untuk menerima ini semua” aku mencoba bersikap seolah aku tegar di depannya meski sebenarnya saat ini aku begitu rapuh, “Aku saja bisa melupakan Taemin, suatu saat nanti Chan Yeol pasti bisa melupakan Yejin”

“aku tahu kau masih mencintai Taemin” Siwon Oppa melanjutkan, “Sulli sudah ada di Amerika. Kejarlah kebahagiaanmu bersama Taemin, masalah finansial keluarga kita biar aku saja yang pikirkan”

“aku tidak bisa seperti ini. Kita bisa mendapatkan uang dengan cepat hanya dengan menikahkan ku dengan Chan Yeol. Aku hanya perlu berkorban sedikit” aku menatap Siwon Oppa, “sementara Oppa sudah melakukan semuanya untukku selama tujuh belas tahun”

Pembicaraan kami terhenti ketika dering ponselku terdengar. Aku membuka ponselku. Taemin menelepon, membuatku sedikit bingung. Ku kira setelah kejadian malam itu dia tidak akan pernah menghubungiku lagi.

“Yeoboseo?” ucapku dengan ragu.

“Ji Hyun… jangan menikah dengannya”

Aku tersentak, namun tetap menjaga suaraku agar terdengar tenang, “Taemin, apa maksudmu?”

“tadi aku bertemu dengan Minho Hyung dan Sulli di bandara dan mereka sudah mengatakan semuanya padaku” Taemin terdengar menarik napas, “Aku juga sudah mengatakan pada Sulli bahwa aku tidak bisa mencintainya. Karena itu, Ji Hyun lebih baik kau lari bersama ku”

Aku menoleh melihat ke arah Siwon Oppa, “Aku.. Maafkan aku, Taemin. Aku tidak bisa”

Ponsel langsung aku matikan secara sepihak. Jika aku bersama Taemin mungkin aku akan bahagia, keluargaku juga akan bahagia karena tidak terbebani oleh pengorbanan ku, Chan Yeol dan Yejin juga bisa bersama tapi bagaimanapun keluargaku membutuhkan finansial yang besar saat ini.

“Ji Hyun ada apa?”

Aku menoleh menatap Siwon Oppa yang mulai melajukan mobil melewati lampu stopan, “tidak apa-apa, Oppa! Tidak ada masalah”

….

….

Chan Yeol POV

Suasana kini menegang. Appa mengumpulkan kami semua di ruang keluarga sudah dipastikan ia akan membicarakan masalah tadi.

“kelakuan kalian bertiga benar-benar memalukan” Appa berbicara dengan penuh penekanan, “aku merasa tidak enak pada Siwon dan Ji Hyun”

“menurutku biar saja, Yeobo. Supaya Ji Hyun tahu kalau kami tidak menghendaki kehadirannya disini” kata eomma, “Aku, Ji Yeon dan Chan Yeol tidak menyukainya”

“Mungkin kalian tidak tahu tapi Ji Hyun itu benar-benar seperti malaikat” Appa menghela napas, “aku pikir gadis sepertinya akan memberikan kebahagiaan untuk kita semua tapi aku tidak mengira kalian bisa bersikap seperti itu padanya”

Aku bangkit dari tempat dudukku lalu berlutut di depan Appa, “Aku akan melakukan apapun untukmu tapi jangan memintaku untuk menikahinya. Aku mohon”

Appa mangut-mangut mendengarnya, “baiklah, aku kira hanya Thunder yang bisa mengerti keinginanku. Taeyeon, lebih baik kita bercerai saja” Appa mengatakannya nyaris tanpa beban, “aku tidak bisa hidup dengan kalian. Aku akan tinggal di Jepang bersama Thunder dan Ji Hyun setelah mereka menikah”

“Yeobo-ah” eomma memanggil Appa ketika Appa meninggalkan ruang keluarga.

Ji Yeon berdecak kesal, “aku tidak menyangka semuanya akan serumit ini” lalu menatapku sinis, “seharusnya Oppa menikah saja dengan Ji Hyun”

“Tapi aku tidak mencintainya” aku berbicara agak keras, “mungkin lebih baik keadaannya seperti ini”

Eomma tiba-tiba menangis, “apa kau mau ibumu berpisah dengan ayahmu? Dari dulu kau memang tidak bisa diandalkan. Sesekali bersikap dewasalah, setidaknya kau harus bisa seperti Thunder”

“sudah Eomma, bersabarlah” Ji Yeon memeluk eomma.

Sejujurnya aku sudah lelah karena selalu dibanding-bandingkan dengan Thunder. Ku kira setelah Thunder pergi ke Jepang aku akan bahagia tapi ternyata dia tetap membayang-bayangiku meski sudah tidak ada di sini.

“Baiklah, aku akan menikah” ucapku setelah lama terdiam. “aku akan bicara pada Appa supaya Appa tidak jadi menceraikan Eomma”

“….. Oppa serius?”

“Ya”

….

….

Ji Hyun POV

Aku baru saja mematikan lampu kamarku dan mencoba untuk tidur tapi tiba-tiba ponselku kembali berbunyi, “Ada apa lagi, Taemin?” ucapku dengan kesal.

Suara di sebrang sana tidak terdengar “…. Apa benar ini Choi Ji Hyun?”

Aku memperhatikan layar ponselku. Astaga ini bukan nomor ponsel Taemin. Memalukan sekali, “Ya benar. Ini Ji Hyun, maaf anda siapa?”

“syukurlah tadinya ku kira aku salah nomor. Aku Thunder Park, kakaknya Chan Yeol”

“Oh, ada apa menghubungiku, Thunder-ssi?”

Suara di sebrang terdengar tertawa, “jangan formal begitu. Panggil saja Oppa!” Thunder diam sejenak, “Appa sepertinya tidak ingin kehilanganmu. Baru saja beliau menghubungiku dan menyuruhku untuk menikahimu”

Aku kaget mendengarnya. setelah gagal dengan Chan Yeol, sekarang Tuan Park meminta anak sulungnya untuk menikahiku, “menikah… dengan mu?”

“sebenarnya seharusnya aku yang menikahimu tapi karena aku menetap di Tokyo, Appa menyuruh Chan Yeol yang menikah denganmu. Appa merasa sangat menyesal dengan sikap Chan Yeol. Karena itu, menikahlah denganku!”

Aku tertawa kecil, “melihatku saja tidak pernah, bagaimana mungkin kau mau menikah denganku?”

Thunder ikut tertawa di sana, “Aku yakin kau pasti penuh pemikiran ketika memilih perjodohan ini kan? Jika kau bisa, kenapa aku tidak? Aku yakin, pilihan Appa pasti yang terbaik untuk anaknya”

Aku nyaris menangis mendengarnya, Thunder menurutku dia adalah suami idamanku.

“Ji Hyun-ah, aku tidak bisa menjanjikan banyak hal tapi aku menjadi suami terbaik untukmu. Kita akan ke Jepang dan hanya akan hidup berdua saja disana, tanpa keluargamu ataupun keluargaku”

Aku menghela napas, “Aku mau, Thunder-ssi” ucapku, “terima kasih sudah mau menerimaku menjadi bagian hidupmu”

Pembicaraan sambungan telepon kami terhenti ketika seseorang mengetuk pintu kamarku. Aku mematikan ponsel lalu membukakan pintu. Ternyata Sooyoung unnie.

“Ada apa?”

Sooyoung unnie tersenyum, “Sepertinya kau senang sekali? Di luar ada Chan Yeol, dia ingin menemuimu”

“malam-malam begini?”

“Ya, cepat temui dia!”

Aku mengangguk lalu berjalan menuju ruang keluarga. Di sana sudah ada Siwon Oppa dan Chan Yeol. Ekspresi wajah Chan Yeol masih tetap datar seperti biasa.

Siwon Oppa tersenyum ketika melihatku datang, “Nah itu dia Ji Hyun. Kalian bicaralah berdua. Aku tinggal sebentar”

Aku tersenyum ketika Siwon Oppa melewatiku lalu aku menghampiri Chan Yeol dan duduk di depannya, “Ada apa?” tanyaku langsung.

“Apa Thunder Hyung sudah menghubungimu?” dia malah bertanya balik.

Aku mengganggukan kepala sebagai jawaban.

Chan Yeol menghela napas, “bisa kau menikah denganku saja?”

“maksudmu?”

“tadi aku mengatakan pada ayah bahwa aku tidak bisa menikahimu. Lalu ayah mengatakan akan menikahkanmu dengan kakakku, bagiku itu tidak masalah tapi…”

“Tapi apa?”

Pandangan Chan Yeol menerawang, “ayah begitu malu dengan kelakuan kami padamu karena itu dia ingin berpisah dengan kami dan tinggal bersamamu dan Hyung. Aku kira ayah akan merubah keputusannya jika kau mau menikah denganku”

Chan Yeol melanjutkan, “jika harus memilih antara aku dan kakakku, aku yakin kau akan lebih memilih kakakku. Tapi aku mohon ini demi ibuku. Bukankah aku atau kakakku sama saja untukmu? Kau hanya perlu menikah dengan salah satu putra ayahku”

Aku tahu semua yang dikatakan Chan Yeol seolah mengisyaratkan bahwa aku hanya mengincar harta mereka. Apa Chan Yeol tidak bisa berpikir positif tentang diriku? Tentu saja jika harus memilih, aku akan lebih memilih Thunder tapi aku tidak bisa membiarkan keluarga mereka pecah hanya karena diriku.

Apa mungkin aku harus berkorban –lagi?

“Apa yang harus aku lakukan?” tanyaku akhirnya sambil menahan air mataku.

Chan Yeol tersenyum, “Besok bicaralah pada ayah. Aku akan menemanimu dan akan membicarakan pernikahan kita. Aku yakin ayah tidak akan jadi menceraikan ibu”

“Baiklah” hatiku tiba-tiba terasa berat, “Akan aku lakukan”

Aku mengantar Chan Yeol sampai masuk ke dalam mobilnya. Sedikit kaget karena tiba-tiba ia mengecup keningku lalu berbisik, “aku menciummu karena kakak-kakakmu melihat kita dari balkon. Mulai sekarang kau harus membiasakan diri dengan semua kepura-puraan”

Aku mengangguk, “hati-hati di jalan”

Setelah mobilnya menghilang dari pandanganku, aku mulai mengetik sesuatu di ponselku.

Thunder-ssi, maafkan aku!

Setelah aku pikirkan, aku lebih baik bersama Chan Yeol

Aku masuk kembali ke dalam rumah lalu berjalan menuju kamarku, tapi tiba-tiba ponselku bergetar, mengisyaratkan sebuah pesan masuk.

From: Thunder

Sepertinya aku tahu mengapa kau memilih Chan Yeol. Terima kasih karena telah menjaga keutuhan keluargaku. Dari awal aku sudah yakin kalau ayah memang memilih yang terbaik. Aku akan segera kembali ke Seoul.

….

….

Tuan Park Jungsoo tersenyum bingung melihat kedatanganku dan Chan Yeol yang tiba-tiba menemuinya di kantor.

Chan Yeol dan aku duduk di depan Tuan Park. Aku sesekali mengetukan jariku, sedikit gugup. Chan Yeol meraih telapak tanganku lalu menggenggamnya. “Aku dan Ji Hyun akan menikah”

Tuan Park tidak terlihat kaget, “aku sudah dengar dari Thunder”

“jadi Appa tidak jadi berpisah dengan Umma kan?”

“ya” pandangan Tuan Park menunduk, “Kau boleh keluar, Chan Yeol. Aku ingin bicara pada Ji Hyun”

Chan Yeol mengangguk lalu berdiri dari kursinya, “Baiklah. Chagiya, aku tunggu di luar”

Tuan Park mulai bicara setelah Chan Yeol keluar ruangan, “Aku tidak habis pikir bagaimana mungkin ada orang sepertimu”

“maksud, Tuan?”

“Kau memilih Chan Yeol karena tidak ingin aku bercerai dengan Taeyeon kan? Kau harus tahu konsekuensi pilihanmu ini. Tidak akan mudah untukmu mendapatkan hati dari Taeyeon, Jiyeon dan Chan Yeol. Apa kau siap?”

Aku menundukan kepalaku, “Aku sudah tahu, tapi biarlah seperti ini. Aku tidak mau membuat keluarga Park jadi susah karena ku”

“tapi aku tidak bisa membiarkanmu hidup menderita bersama kami. Kau lebih baik bersama Thunder”

Aku tersenyum, “aku akan baik-baik saja. Mohon Tuan merestuiku dan Chan Yeol-ssi”

….

….

1 week later

“You are so….. amazing” Sooyoung unnie tak henti-hentinya memujiku ketika aku baru saja selesai didandani.”aku yakin Chan Yeol akan terkagum-kagum melihatmu”

Aku tersenyum, “unnie, sudah memberi tahu Sulli dan Minho Oppa tentang pernikahanku?”

“Sudah, ayo cepat kita tidak boleh membuat calon suamimu menunggu lama”

Aku mengangguk lalu mengikuti langkah Sooyoung unni menuju mobil Siwon Oppa. Siwon Oppa membukakan pintu mobil untukku, “Kau sangat cantik”

Aku tersenyum lalu masuk ke dalam mobil, “Terima kasih”

Siwon Oppa melajukan mobil dengan kecepatan tinggi sehingga tidak membutuhkan banyak waktu kami sudah sampai di depan gereja.

Pria yang aku ketahui sebagai kepala pelayan di kediaman keluarga Park membukakan pintu mobil lalu tersenyum padaku, “selamat datang sebagai anggota baru keluarga Park, Nyonya muda”

“Terima kasih” ucapku.

Siwon Oppa mengulurkan tangannya padaku dan aku langsung mengamit tangannya menuju pintu gereja. Lagu pernikahan mengalun mengiringi langkah kami.

Disana Chan Yeol sudah menungguku dan tersenyum ketika melihatku menghampirinya. Siwon Oppa memberikan tanganku padanya, “Aku percayakan adikku padamu. Jaga dia seumur hidupmu”

“Akan aku lakukan” ucapnya lalu mengamit lenganku menuju altar. Ingin rasanya aku lari, tapi jika itu aku lakukan bagaimana dengan keluargaku? Ini bukan drama korea, Ji Hyun!

“Park Chan Yeol, apa kau bersedia menerima Choi Ji Hyun sebagai isterimu? Menjaga dan melindunginya sampai maut memisahkan kalian?”

“Saya bersedia” Chan Yeol mengatakannya dengan mantap.

Pastur itu beralih padaku, “Choi Ji Hyun, bersediakah kau menerima Park Chan Yeol sebagai suamimu? Menghormati dan mematuhinya sampai maut memisahkan?”

“Saya bersedia”

“Sekarang kalian telah sah sebagai pasangan suami isteri. Park Chan Yeol, kau bisa mencium isterimu”

Chan Yeol menundukan sedikit wajahnya lalu mencium keningku. Chan Yeol mengeluarkan kotak kecil dari saku celananya. Dua buah cincin dan kami saling bertukar cincin.

Chan Yeol tersenyum padaku lalu mengamit tanganku kembali untuk keluar dari gereja. Kurasakan banyak blits kamera mengarah padaku. Tentu saja karena Park Corporation adalah perusahaan yang besar.

Kehidupan baruku akan di mulai sejak saat ini bersama orang-orang yang mungkin tidak mengharapkan kehadiranku sama sekali, tapi aku berjanji akan selalu melakukan segala hal selama aku bisa melakukannya.

.

.

.

TBC

Banyak komen = cepet update.

Buat reader yang mau update-an ff ini bisa follow @anida_srirraa

105 responses to “The Secret of Marriage Love [Part 3]

  1. Jihyun benar2 berhati malaikat begitu ringan melakukan pengorbanan….
    Hwaa kenapa jihyun tidak bersama Thuder saja aku rasa jihyun akan lebih bahagia jika menikah dengan Thunder….
    Tapii mau bagaimana lagii Jihyun dan chanyeol udah Jodoh
    #JodohkanDitanganAuthor:)
    hehehe…
    SERuuuu….
    Makin kesini makin seru…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s