BaekYoung Story :: Baekhyun is Miyoung’s Genie

Bae

BaekYoung Story :: Chocolate Pink

Author : Sasphire

Main cast : Byun Baek Hyun EXO, Han Mi Young (OC), Kim Jong In EXO

Ratting : Teen, General

Genre : Romance, School Life

Length : Chaptered

Previous :

[Part 1]  [Part 2] [Part 3] [Part 4] [Part 5] [Part 6] [Part 7] [Part 8 + 9]

Contact : FB | Twitter | Wallpaper Gallery

Baekhyun PoV

Betapa senangnya aku hari ini, ketika melihat Miyoung duduk di sudut ruang perpustakaan sambil membaca novel misteri. Ya ya…. Dia tulis dengan jelas di halaman depan diary birunya—yang kutukar dengan diary coklat yang baru—bahwa dia suka sekali novel mistery.

Aku berjalan santai menghampirinya.

“Miyoung….” Bisikku nakal.

“Hm….”

Cuma begitu?!

Sabar Baekhyun…. Dingin-dingin begitu, dia pacarmu.

Honey….”

Baru kali ini dia mengalihkan perhatiannya dari novel itu padaku. Ia menatapku cukup lama. Pandangan mata terkejut yang ada di matanya. Kukira begitu. Akupun berniat menggodanya dengan membalas tatapan matanya dengan tersenyum manis padanya, lalu menyangga kepalaku dengan tangan kiriku ke meja.

“Terkejut, Honey?”

Sejenak kemudian, ia tersadar dari lamunannya, lalu bergegas memperhatikan sekelilingnya dengan was-was. Sangat khawatir. Aku hanya tersenyum santai. Bisik-bisik siswa yang ada di perpustakaan tak kudengarkan. Biarkan saja mereka membicarakan hal yang tidak-tidak tentang kami, terutama tentang Miyoung. Mereka akan tahu akibatnya nanti.

Dan kemudian, Miyoung menatapku dengan sedikit terbatuk. Aku yang sedari tadi tersenyum, kini memasang wajah cemas, “Kau baik-baik saja?”

Miyoung tak mengacuhkan ucapanku dengan menepuk pelan dadanya, lalu kembali menatapku sambil menunjuk anak-anak di sekitarnya yang dengan serunya membicarakan kami.

“Mereka hanya sekumpulan orang bodoh, tenang saja.”

Ia mengernyit sambil mengangkat alis sebelahnya, seolah berkata, ‘bodoh?’

“Iya. Bodoh….” Ucapku penuh percaya diri, “Kalau tidak bodoh, mana mungkin mereka berbisik tapi apa yang mereka bisikkan terdengar oleh kita yang berjarak jauh dengan mereka?”

Ia hanya tertawa kecil. Dan sekali lagi, ia batuk.

“Hei, pertanyaanku tadi belum kau jawab…”

Dia hanya menggerakkan kepalanya sambil menggerakkan telapak tangan kirinya yang mengisyaratkan, ‘aku tak apa’.

“Yakin kau tak apa?”

Ia hanya mengangguk, lalu melanjutkan kegiatannya semula, membaca novel.

Read More

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s