Vampire and Aliens (Chapter 1)

VampireAndAliensCover

Title                       : Vampire and Aliens Chapter 1

Author                  : puwakantiiw

Genre                   : Fantasy, AU, etc. [find by reading;)]

Rating                   : Teenager

Length                  : Chaptered

Cast                       :

  • SNSD’s Tiffany
  • SNSD’s Seohyun
  • SNSD’s Taeyeon
  • SNSD’s Sooyoung
  • SNSD’s Yuri
  • SNSD’s Yoona
  • SNSD’s Sunny
  • SNSD’s Jessica
  • SNSD’s Hyoyeon
  • EXO’s Suho
  • EXO’s Kris
  • EXO’s Xiumin
  • EXO’s Luhan
  • EXO’s D.O
  • EXO’s Baekhyun
  • EXO’s Chen
  • EXO’s Chanyeol
  • EXO’s Lay
  • EXO’s Tao
  • EXO’s Kai
  • EXO’s Sehun

Disclaimer           : Ini FF EXO Fantasy pertama saya, semoga readers suka^^ *THIS IS MADE FROM MY OWN IDEA, DO NOT COPY OR CLAIM* and don’t be a silent reader;)

Previous Part: Teaser

Next Chapter : Chapter 2 , Chapter 3 , Chapter 4 , Chapter 5

 ***

Separated Vampires

Seorang vampire berwajah cantik tengah berdiri di balkoni rumahnya—lebih tepatnya—rumah para vampire. Angin sejuk menerpa wajahnya. Hari ini moodnya sedang tidak baik. Entah kenapa ada sesuatu yang mengganjal di hatinya.

 

Hari semakin gelap, hari ini seharusnya ia menemui  Verald—Manusia yang menciptakan sembilan vampire dengan kekuatan yang menakjubkan, sembilan vampire itu terkenal dengan julukan VampireShidae. Tetapi karena suasana hatinya yang sedang kelabu, ia memutuskan untuk menemui Verald setelah matahari terbenam.

 

Tanpa sepengetahuan vampire yang lain, ia berangkat ke Verald dengan seorang diri. Entah kenapa ia selalu bahagia saat menemui verald. Mungkin karena ia adalah penciptanya. “Verald! Aku ingin memberitahumu tentang yang terjadi kemarin—“ ucapannya terhenti begitu melihat Verald tergeletak lemas di lantai. Darahnya bercucuran dimana-mana.

 

Tiffany segera berlari kearah Verald. Ia memegang lengan Verald, mengecek denyut nadinya. Tidak terjadi denyutan. Verald…..mati.

 

“Tiffany!?” terdengar suara yang sangat familiar ditelinganya. Tidak salah lagi, itu suara Kim Taeyeon. Dibelakangnya ada enam orang vampire yang melihat Tiffany dengan tatapan membunuh. Hanya seorang vampire yang tidak melihatnya seperti itu. Mereka mengira Tiffany yang membunuh Verald.

 

Sooyoung maju kearah Tiffany. Ia menarik kerah baju Tiffany, ia mengangkat tubuh Tiffany dengan gampang. Sooyoung merupakan vampire terkuat di VampireShidae. “Kau. Membunuh. Verald.” Ucapnya sambil menatap Tiffany tajam. Tiffany balas menatap Sooyoung, beberapa detik kemudian Tiffany dapat menyentuh bumi kembali.

 

“Unnie…aku tidak percaya…kau…membunuh verald….” ucap Yoona terbata-bata seraya berlari kearah Verald, ia berusaha menyembuhkan penciptanya dengan kekuatannya. Tapi Verald sudah mati, ia tidak bisa menghidupkan orang mati. Kata Verald, itu terlarang.

 

“Tiffany Hwang! Jadi ini alasanmu pergi menemui verald tanpa sepengetahuan kami? Ternyata kau membunuh Verald. Tsk, tsk. Aku tak menyangka kau mengkhianati kami” Taeyeon menyindir.

 

Perkataan Taeyeon barusan membuat vampire yang lain tak dapat menahan emosi yang sudah siap meledak sedari tadi. Ya, kecuali satu vampire. Tiffany menelan ludah. Ia tidak bisa melawan mereka semua sendirian. Mereka mempunyai kekuatan yang hebat dan berbeda-beda.

 

Karena kesal, mereka semua—kecuali satu vampire—menyerang Tiffany. Taeyeon bernyanyi dengan merdu, tapi kemerduan itu lah yang melumpuhkan syaraf pendengarnya. Tiffany tidak dapat menggunakan perisainya karena Sunny telah mematikan kekuatannya, tapi efek ini hanya sebentar. Kemudian Yuri membuat penglihatan Tiffany menjadi gelap, ia tidak bisa mengendalikan pikiran mereka karena ia tidak bisa melihat objek yang akan ia kendalikan pikirannya.

 

Dan serangan yang lain menyusul. Jessica ingin menyerang tapi ia tidak punya kekuatan spesial. Ia merupakan vampire yang paling aman karena tidak ada kekuatan yang bisa menyerangnya, jika ia diserang oleh seseorang, justru orang itulah yang akan merasakan sakitnya. Ia juga bisa melihat Seohyun, saat Seohyun merubah dirinya menjadi tak terlihat.

 

Tak tahan melihat hal ini, vampire yang selalu diam itu membuat dirinya menjadi tembus pandang. Ia berlari kearah Tiffany kemudian mengambil Tiffany dan membawanya pergi jauh dari serangan para vampire.

 

“Guys, kalian harus berhenti.” Suara Jessica membuat semua vampire yang sedang menyerang Tiffany berhenti. “Kenapa? Kau ingin membelanya, Jessica Jung!?” tanya Yuri sedikit sewot. Jessica tersenyum santai. “Jika aku menjadi kalian, aku tidak akan menghabiskan kekuatanku untuk  melawan seseorang yang telah dibawa pergi oleh seseorang yang bisa menjadikan dirinya tembus pandang.”

 

Mereka kemudian mendekat ketempat dimana Tiffany diserang barusan. Benar saja, tidak ada Tiffany disana. Dan tidak ada Seohyun di tempat ini.

 

“Kenapa kau tidak memberitahu kami!?”

 

Jessica tertawa kemudian menyilangkan tangannya. “Aku pikir kalian sedang tidak ingin di ganggu. Hahahaha”

 

Taeyeon menahan Sooyoung yang ingin melawannya, karena jika Sooyoung melawan, justru malah Sooyoung yang akan merasakan sakitnya.

 

***

 

“Unnie-ya, kau selamat.”

 

Tiffany membuka matanya. Dilihatnya sosok Seohyun yang sedang tersenyum manis. “Dimana aku? Apakah aku sudah mati karena diserang oleh kawananku sendiri??”

 

Seohyun terkekeh. “Kau tidak mati, unnie. Apa kau lupa bahwa kau mempunyai sifat imortal? Kau tidak akan mati jika kau tidak menginginkannya.”  Mendengar perkataan Seohyun, Tiffany tersenyum. Rasa sakit ditubuhnya sudah mulai berkurang.

 

“Unnie, kau jangan pernah kembali kepada mereka. Sekarang mereka sudah dipengaruhi oleh iblis jahat yang membunuh Verald.” Seohyun melanjutkan.

 

Tiffany menatap Seohyun. Ia ingin mengendalikan Seohyun untuk mengatakan apa yang sebenarnya terjadi tetapi Seohyun sudah mengetahuinya. “Unnie tidak perlu mengendalikanku untuk mengatakan yang sebenarnya, karena aku baru saja ingin mengatakannya.” Ia tersenyum, lalu melanjutkan. “Taeyeon unnie diberi sesuatu oleh iblis yang kumaksud tadi. Iblis itu ingin mengendalikan VampireShidae, tapi ia tidak berhasil mengendalikan semuanya, karena aku secara tidak sengaja mengintip waktu itu. Untung saja kau datang lebih cepat ke rumah Verald, jika tidak, kau dan aku juga akan menjadi suruhan iblis itu.”

 

“Tae…taeyeon..yang membunuh Verald!?” tanya Tiffany tidak percaya.

 

Seohyun mengangguk. “Tapi jangan salahkan dia sepenuhnya, unnie. Kau ingat, kan, dia sedang dikendalikan? Unnie, sekarang kau harus pergi sejauh-jauhnya. Unnie juga harus menyamar seperti manusia.”

 

“Lalu…kau akan pergi kemana, Joohyun-a?” tanya Tiffany.

 

“Itu tidak penting unnie. Yang penting aku akan pergi kesuatu tempat yang tersembunyi dan tidak ada yang dapat menemukanku disana. Dan unnie jangan mencoba untuk  mencariku, arraseo?”

 

Tiffany mengangguk. “Baiklah, Joohyun-ah. Jika itu memang yang terbaik untukku, kau dan VampireShidae.”

 

Setelah itu, Seohyun mengucapkan selamat tinggal dan menghilang. Entah ia pergi kemana, tetapi sesuai yang dikatakannya, Tiffany tidak boleh mengejarnya. Ia harus menyelamatkan diri. 

 

 

 

 

****

Mission

Sementara jauh dari Bumi, di sebuah planet bernama EXO Planet, planet yang tidak bisa dilihat oleh manusia biasa. Disana hidup dua belas alien spesial. Mereka diciptakan oleh seorang professor, tetapi mereka memanggil beliau dengan sebutan EXOTIC. Sedangkan alien lain yang hidup di Planet EXO di panggil EXOnoids.

Para alien itu sedang sibuk berlatih, mengasah kemampuan mereka. Salah satu alien bernama Kris kini sedang berada di puncak gedung Exorcist, gedung yang paling tinggi dan paling penting di Planet EXO. Kris kemudian menjatuhkan dirinya, tetapi ia tidak jatuh ketanah, melainkan melayang-layang di udara layaknya burung. Ia melatih gaya-gaya terbang yang baru. Dan juga menciptakan gaya baru.

Beep..beep. Suara itu membuat Kris berhenti berlatih. Ia segera menuju suatu tempat. Begitu juga alien yang lain. Mereka menghentikan kegiatan mereka dan segera menuju Exotic. Mereka penasaran tentang misi yang akan diberikan.

Dengan kekuatan teleportasinya, Kai dengan mudahnya mencapai suatu ruangan dimana biasanya kedua belas alien itu mendapatkan pengarahan dan diberikan misi. Sudah satu tahun lebih mereka tidak menerima misi, dan sekarang Exotic memberinya misi, misi yang sangat sulit.

Kai selalu menjadi alien pertama yang datang jika ada panggilan. Tentu saja, dengan kekuatan teleportasinya itu, ia bisa pergi kemana saja hanya dengan hitungan detik. Tetapi betapa terkejutnya Kai ketika ia masuk kedalam ruangan, ia melihat Tao tengah duduk manis di sofa sambil tersenyum. “Cheater.” Desis Kai yang kemudian duduk di sofa sambil melihat pemandangan planet EXO. Tao tentu saja menggunakan kekuatan Time Controlnya untuk memberhentikan waktu sehingga ia bisa menjadi alien pertama yang datang ke ruangan.

Ketika sedang menikmati pemandangan planet EXO. Terdengar suara ketukan. Bukan ketukan pintu, melainkan ketukan jendela. Kai sudah tahu siapa yang mengetuknya. Ia membukakan jendela. Dan terlihatlah Kris sedang melayang-layang diudara. Kai mencibir, “Dasar tukang pamer.”

Setelah Kris masuk ke ruangan, terdengar lagi suara ketukan jendela. Biasanya, yang datang dari jendela hanya Kris, karena ia adalah satu-satunya alien yang bisa terbang. Terlihat Luhan dan Sehun yang sedang duduk di suatu karpet. Ternyata Luhan menggunakan kekuatan telekinesisnya untuk mengangkat karpet, dan Sehun membantu dengan kekuatan anginnya untuk mengarahkan arah karpet. Setelah jendela dibuka, mereka masuk kedalam ruangan.

Tak berapa lama, Alien yang lain memasuki ruangan dengan cara yang normal. Setelah semua alien berkumpul, Exotic muncul dari suatu ruangan yang masih terletak di ruangan ini. “Lebih cepat dari biasanya” komentar Exotic kemudian berjalan mendekati mahluk-mahluk ciptaannya.

“Jangan banyak basa-basi, Exotic. Cepat beritahu kami tentang misinya! Sudah lama kami tidak menerima misi darimu!” kata Xiumin antusias. Alien yang lain tertawa melihat Xiumin yang begitu semangat, bahkan Exotic pun ikut tertawa. “Sabar, Xiumin. Misi kali ini merupakan misi yang susah. Tidak mudah bagi kalian untuk menyelesaikannya, kalian butuh latihan yang berbeda.” Kata Exotic sambil mengeluarkan beberapa kertas dari laci mejanya.

Kemudian ia memberikan kertas kosong itu kepada masing-masing alien. Entah apa yang Exotic lakukan, tetapi kertas kosong itu menjadi sebuah gambar. Gambar sembilan wanita cantik yang sedang berpose layaknya model. *Apakah misi kali ini adalah untuk…jatuh cinta? Tapi wanita ini hanya ada sembilan, jadi…tidak mungkin.* pikir sang leader, Suho.

“Siapa mereka, Exotic?” tanya Sehun, alien yang paling muda. Alien yang lain juga memiliki pertanyaan yang sama dengan Sehun. “Musuh kalian” jawab Exotic.

Sebagian dari mereka tertawa, sebagian dari mereka ada yang terdiam karena tidak mengerti. “Hahaha, tidak mungkin! Kami melawan sembilan wanita itu? Bukankah kau bilang kita tidak boleh menyakiti wanita dan anak-anak? Tapi kali ini kau menyuruh kami untuk melawan mereka?” tanya Kai. Beberapa alien mengangguk setuju dengan perkataannya.

Sang Exotic tersenyum. “Ya, memang. Tapi mereka berbahaya, haruskah kita menyelamatkan mereka? Meskipun mereka akan menyerang seluruh jagat raya?”

“Berbahaya? Aku tidak dapat melihat sesuatu yang berbahaya dari sembilan gadis ini. Mereka semua cantik—“ Kai belum selesai berbicara tetapi Exotic sudah memotongnya. “Nah, itulah yang membuat mereka semua berbahaya. Kau berfikir bahwa mereka hanya manusia biasa, tidak memiliki kekuatan selain kekuatan untuk memikat hati pria, benar kan?”

EXO mengangguk. Sang Exotic kembali tersenyum. “Tapi jangan pernah meremehkan mereka. Mereka adalah ciptaan saudaraku, Lee Sooman. Penciptanya lebih pintar daripada diriku.”

“Lalu? Tapi hasil ciptaan saudaramu itu belum tentu lebih hebat dari kami” kata Kris memotong.

“Tidak, mereka yang lebih hebat. Masing-masing dari mereka memiliki dua kekuatan. Yang pertama adalah perisai, dan yang kedua adalah kekuatan yang berbeda-beda. Sedangkan, kalian, ciptaanku, hanya memiliki satu kekuatan.” Exotic kembali menjelaskan.

“Perisai? Kekuatan macam apa itu?” tanya Lay.

“Perisai merupakan kekuatan yang sangat luar biasa, mereka tidak akan terpengaruh dengan kekuatan yang kalian miliki.” Jawab Exotic.

EXO menatap sang pencipta dengan pandangan tidak percaya. “Lalu…, jika saudaramu lebih pintar darimu, lalu kenapa ia membuat mahluk yang membahayakan jagat raya?” tanya Baekhyun ingin tahu.

“Itulah yang menjadi permasalahan. Aku memiliki dua saudara. Yang menciptakan sembilan wanita itu atau Lee Sooman adalah saudaraku yang paling tua, dan aku yang paling muda. Dan yang satu lagi, saudaraku yang lebih tua dari ku, tapi tidak lebih tua dari Sooman hyung. Kami bertiga bereksperimen untuk membuat mahluk yang berbeda-beda. Sooman Hyung membuat sembilan gadis itu, aku membuat kalian sedangkan saudaraku yang itu gagal dalam bereksperimen. Ia ingin membalaskan dendam pada kami berdua.” Jelas Exotic panjang lebar.

“Lalu kemana saudaramu yang bernama Sooman itu?” tanya Luhan.

“Dia dibunuh oleh ciptaannya sendiri.” Jawab Exotic.

Ekspresi Luhan berubah menjadi lebih lembut. “Maaf, Exotic. Aku tidak bermaksud.. tapi, bagaimana bisa ciptaannya membunuh penciptanya sendiri?!”

“Tidak apa-apa, Luhan. Itu karena saudaraku yang satu lagi mempengaruhinya.” Jawab Exotic.

“Lalu…misi kita adalah?”

“Misi kalian adalah menemukan mereka dan mencegah mereka untuk menghancurkan jagat raya.”

“Tapi.. yang ada dibelakang semua ini, kan, saudaramu, Exotic.”

“Soal dia..aku yang akan mengurusnya. Kalian akan mendapatkan pelatihan bagaimana untuk menjadi manusia sebelum kalian diberangkatkan ke Bumi. Dan ingat, kalian tidak boleh menggunakan kekuatan kalian didepan para manusia.”

To be continued..

 

Hohoho ini dia part satunya~ Semoga reader suka sama ceritanya, ya! kkk. Jangan lupa put your comment! Kritik, saran, masukan atau apa aja akan author terima dengan lapang dada(?)

Oke see you at chapter 2!! *terbang sama Kris*

100 responses to “Vampire and Aliens (Chapter 1)

  1. Pingback: Vampire and Aliens (Chapter 9) | FFindo·

  2. eonni daebakkk !!!
    alurnya kreatif bangeett aahh seerruuu deh kayanyaaa …
    verald ituu sooman ?
    seohyun baik deh bantuin fany 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s