A Thousand Paper Cranes | Chapter 1

jdkajdkaj

Title: A Thousand Paper Cranes

Author: Vanana

Genre: Romance, Drama

Length: Chaptered

Main Casts: Oh Sehun, Ahn Hayeon (OC/You), Kim Jongin

Note: untuk yang kedua kalinya, aku bikin ff yang latarnya di rumah sakit ^o^ semoga suka yaaa :—) maaf belum ada poster yang bener hehe. no plagiarizing please.

Sudah hampir sebulan aku, Ahn Hayeon, tinggal di rumah sakit ini. Leukemia kronik yang aku derita membuatku harus tinggal di rumah sakit untuk perawatan. Jangan khawatir, penyakit ini tidak seburuk yang kaukira. Yang membuatku membenci keadaanku saat ini bukanlah karena penyakit yang kuderita. Melainkan, karena aku harus tinggal di rumah sakit dalam jangka waktu yang sangat lama. Dan itu berarti, aku tidak bisa menjalani rutinitasku secara normal.

Di rumah sakit ini, aku tinggal sendirian di kamar nomor 207. Jika kau melihatku, kau tidak akan menyangka bahwa aku adalah seorang pasien. Karena aku terlihat begitu normal. Aku tidak memakai jubah pasien, dan aku terlihat sehat. Aku bisa berjalan, aku bisa melakukan semua hal sendiri. Walaupun terkadang aku tiba-tiba terjatuh saat sedang berdiri. Aku tidak mengetahui mengapa dokter memisahkanku dari alam luar.

Orang tuaku tidak terlalu sering menjengukku. Mereka bilang, aku sudah besar dan bisa merawat diriku sendiri. Secara psikologi, itu benar. Tetapi, apakah aku bisa merawat diri sendiri disaat aku berkondisi seperti ini?

Untung saja teman-temanku sangat sering datang kesini. Mereka bergantian mengajariku tentang pelajaran di sekolah. Mereka juga menghiburku, dan menceritakan tentang kejadian-kejadian yang mereka alami. Dan yang membuatku semakin senang adalah Kai, temanku yang aku sukai secara diam-diam.

Kegiatanku di rumah sakit hanyalah makan, mandi, menonton TV, bermain game, menyibukkan diri dengan handphone, membaca koran dan novel, tidur, berkeliling rumah sakit, dan melakukan hal-hal yang terlalu biasa lainnya. Aku sangat ingin berjalan-jalan bersama teman-temanku, tetapi apakah aku bisa?

Aku sering bercerita kepada dokterku, Park Kahi, bahwa aku ingin sekali pulang. Tetapi ia bilang bahwa aku masih harus tinggal lebih lama lagi disini. Ketika aku bertanya kapan aku bisa pulang, Kahi berkata bahwa ia tidak bisa memberitahuku, karena itu terlalu lama untuk dijelaskan.

Apakah kau akan tahan untuk berada di rumah sakit dalam jangka waktu yang sangat lama?

Hari itu, aku sedang berjalan-jalan berkeliling rumah sakit. Seperti biasa, aku melewati kamar nomor 206 yang berada di seberang kamarku. Aku tahu bahwa ada orang didalam sana. Tetapi, lampu kamar itu tidak pernah menyala. Itu selalu membuatku penasaran.

Karena terlalu penasaran, aku berniat untuk masuk ke dalam kamar itu. Aku mengetuk pintunya berkali-kali, tetapi tidak ada jawaban. Aku pikir, tidak ada orang didalam sana. Jadi, aku langsung saja membuka pintunya dan masuk ke kamar itu.

Ketika aku membukanya, aku melihat seorang anak laki-laki tertidur disana. Ada banyak alat yang terhubung ke tubuhnya. Jujur saja, alat-alat itu sangat mengganggu.  Tidakkah ia merasa terganggu dengan keberadaan mesin-mesin tersebut?

Aku mencoba membangunkannya dengan menggoyang-goyangkan tubuhnya secara lembut. Tetapi, ia tidak kunjung bangun.

Aku perhatikan wajah anak itu. Dia tidak tersenyum ataupun menangis. Dengan memperhatikannya seperti itu, aku merasa bahwa dia menyembunyikan sesuatu, yaitu rasa sakit yang mendalam. Ia tertidur dengan damai disana, aku tidak ingin membangunkannya. Tetapi aku sangat ingin melihat matanya terbuka. Pasti matanya sangat indah.

Aku ingin berbicara dengannya, tetapi ia tidak mau bangun walaupun aku sudah mencoba untuk membangunkannya. Mungkin ia sangat mengantuk.

“Aku akan kembali beberapa saat lagi. Kuharap, kau sudah bangun saat aku datang!” Kataku sambil tersenyum pada anak itu, lalu berjalan kembali ke kamarku.

Sejak saat itulah aku tidak bisa berhenti memikirkan anak di kamar 206 tersebut.

31 responses to “A Thousand Paper Cranes | Chapter 1

  1. Pingback: A Thousand Paper Cranes | Chapter 7 | FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s