Together (ItaSaku Fict)

 

 

Author : KimsKimi (@tikkixoxo_96)

Genre : Mild Romance,Fluff

Rate : G

Length : Drabble

Cast :

  • Haruno Sakura
  • Uchiha Itachi

 

Cre Pic : By delia88 at DeviantArt

 

Dis: Actually I must study for UN, but ItaSaku always on my mind.. akh !! I love them XD

 

 

Rintik hujan semakin deras. Aku sama sekali tidak bisa bergerak untuk pulang. Terpaksa aku disini, sendiri. Disaat yang lain sudah pulang, aku masih tetap menegakkan kakiku, memandangi hujan dari dalam kelas ku. Aku iri dengan teman-temanku, mereka beruntung punya seseorang yang mau mengantar mereka pulang. Tidak sepertiku, jadi menyesal menolak ajakan Hinata-chan tadi. Coba saja aku mau ikut bersama dia dan Naruto-kun, tapi ya.. mungkin ini nasib ku. Aku juga tidak bisa bilang apa-apa lagi. Andai saja dia ada disini, mungkin aku sudah minta dijemput olehnya.

Sekarang ini hanya ada beberapa murid, masih bertahan disekolah ini. Tapi aku yakin, tak lama lagi mereka pasti akan pergi. Lagipula siap yang tahan berada disekolah ini sampai sore ? Lebih baik basah kuyup daripada harus menunggu hujan reda, dengan begitu kalau pun mereka sakit, mereka bisa menjadikan hari ini penyebab tidak datangnya mereka. Dan aku ? Yah.. aku rasa pulang dengan baju kering itu lebih baik, aku sendiri juga tak terlalu suka sakit, jadi sebisa mungkin aku menghindari hal itu.

Menunggu memang hal paling membosankan yang pernah ada. Aku sedikit melirik jam tanganku, hampir jam empat sore, dan hujan masih sama derasnya dengan tadi siang. Mataku mulai mengantuk, mungkin tidak ada salahnya juga kalau aku tidur sebentar, sambil berharap saat terbangun nanti hujannya reda.

 

 

 

________

 

Sayup-sayup asing terdengar olehku, membuatku terpaksa membuka mata. Suasana gelap menyelimuti seluruh ruangan kelas, aku sedikit takut. Kuberanikan diri untuk segera pergi dari kelas, dan benar saja koridor tempatku berjalan sekarang gelap bagai koridor hantu. Langkah kaki ku semakin kupercepat, aku ingin cepat-cepat meninggalkan sekolah ini, aku takut. Meskipun aku terpaksa mengingkari larangan ku sendiri, karena hujan juga belum mau mengasihaniku. Lama-lama aku mulai berlari, seperti dikejar sesosok makhluk astral, aku merasa ketakutan sekali.

(BRUK)

“Aah !! Jangan dekati aku ! Pergi jauh sana ! hush ! hush !”

Aku jatuh terduduk, kedua telapak tanganku menutupi wajah ketakutan ini. Aku takut dengan sosok yang baru ku tabrak barusan. Siapapun tolong aku !!

“Sakura-chan, Sakura-chan ! Kau tidak apa-apa ?”

Eung..

Telinga ku tidak asing dengan suara ini, sangat akrab dengan ku. Suara seseorang yang telah lama pergi meninggalkan ku, dengan sebuah hubungan jarak jauh. Ragu-ragu aku menarik telapak tanganku, memastikan bahwa aku tidak salah dengar. Tatapan sendu, serta senyum ramahnya, refleks aku memeluk dirinya. Mengeluarkan air mata yang selama ini, aku sendiri sudah berjanji tidak akan mengeluarkannya lagi. Tapi aku tak kuasa menahan tangisku. Aku memeluk erat dia, tidak mau dia pergi dariku lagi. Itachi-sananata wa no yoroshiku.

“Sakura-chan, tidak perlu takut lagi, aku disini untuk menjemputmu.”

“Itachi-san, kenapa tidak memberitahu ku akan pulang ?”

Ku pandangi mata teduh milik Itachi-san, rindu sekali bisa menatapnya seperti ini lagi. Dia tersenyum hangat, lalu kembali mendekap ku dalam pelukannya. Kami berpelukan cukup lama, melepas rasa rindu pada diri masing-masing. Hubungan jarak jauh memang tidak nyaman sama sekali, perantara kami selama ini saja hanya melalui telepon dan surat. Tidak pernah bisa melihat wajahnya, tapi bisa mendengar suaranya.

 

 

 

 

_____

 

 

 

Tangan kami saling mengenggam satu sama lain, benar-benar hangat.

“Untung saja Sakura-chan belum pulang, aku tidak tahu bagaimana jadinya jika Sakura-chan tidak ada di sekolah lagi tadi,”

“Hihi.. sama. Tapi kenapa lama sekali menjemputnya, aku hampir mati bosan karena menunggu Itachi-san,”

Itachi-san mengeratkan tangan kami berdua, sambil memegang payung. Kepalaku sedikit bersandar di dada bidang Itachi-san. “Jangan pergi lagi, aku tidak rela kalau harus kembali melepas mu pergi, Itachi-san.”

Perjalanan kami terhenti di tengah jalan pulang, dia berbalik kepadaku, mencium dahiku, membuat wajahku bersemu merah. Aku ingin balik mencium dahi Itachi-san, sayangnya tinggiku tidak mencukupi, mencoba sedikit berjinjit menggunakan sepatu kets ini. Seakan tahu maksud ku, Itachi-san merendahkan badannya sedikit, tapi aku mencium di area yang salah. Bibirnya. Meskipun sebentar, aku janji tidak akan melupakan hal ini. Ciuman ditengah hujan ini, adalah sesuatu terindah yang pernah aku dapat dalam hidupku. Apalagi, aku dan Itachi-san baru bertemu setelah tiga tahun lamanya berpisah. Dia tertawa kecil melihat ekspresi wajahku, pipiku terasa memanas atau sudah merah bagai tomat saja. Kembali Itachi-san mendekati ku, memberi sebuah pelukan hangat di tengah hujan deras ini, sampai payung kami terlepas begitu saja.

Disela-sela pelukannya aku bisa mendengar apa yang dia katakan, “Kau beruntung, Sakura-chan. Aku akan jadi milikmu disini, selamanya. Tenang saja, aku janji tidak akan meninggalkan mu lagi. Perasaan kita sama, dan kali ini untuk seterusnya, kita akan selalu bersama.”

 

 

 

Hujan deras, sebagai saksi janji kami . Yang akan selalu bersama, dan tidak akan pernah meninggalkan satu sama lain.

-The End-

Advertisements

9 responses to “Together (ItaSaku Fict)

  1. wooaaah keren ffnya
    aku baru tahu kalau disini ada fict anime
    biasanya aku baca fict anime di fanfiction.net
    chingu req. yang sasusaku donk
    aku s-saver soalnya#gakadayangnanya#slap
    keep writing chingu

    • Thx..

      SasuSaku ya.. hm.. sebenernya susah sih, soalnya aku kurang suka ama SasuSaku, maksudnya aku juga lebih condong NaruHina atau SasuNaru #eh..

      tapi kalo ada feel bakal dibuat kok SasuSaku nya..

  2. Oke, ini bagus. Dan uh-oh, romantis.
    Mau cium di kening, tapi di bibir. Terus pelukan. Ujan-ujanan pula!
    Mesra sih, mesra, tapi nggak ujan-ujanan juga dong! Kan bisa sakit. Oke, aku mulai OOT.
    Heh, tapi bagus loh, saya suka. Apalagi ini fanfic naruto. Jarang ada disini. Keep writing, ok? 🙂

  3. Oke, ini bagus. Dan uh-oh, romantis.
    Mau cium di kening, tapi di bibir. Terus pelukan. Ujan-ujanan pula!
    Mesra sih, mesra, tapi nggak ujan-ujanan juga dong! Kan bisa sakit. Oke, aku mulai OOT.
    Heh, tapi bagus loh, saya suka. Apalagi ini fanfic naruto. Jarang ada disini. Keep writing, ok? 🙂 eh! Kapan-kapan bikin SasuSaku ya.. SasuNaru juga boleh #eh

    • haha.. I can’t keep writing in this blog again dear.. sudah di blacklist saya, kalo mau ya ke blog pribadi aja .. hehe.. waduh.. narusasu.. hm itu godaan terbesar dalam hidupku xD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s