Because You’re the Prettiest [EPILOG]

Because You're the Prettiest (Ending)

Title : Because You’re the Prettiest

Author : Lathifah Sinarwulan a.k.a Summer Cho (@chosm96)

Main Casts : Jung Eunji A-Pink, Min Jinhong Apeace, Lee Sunghwan a.k.a Sandeul B1A4, Yoo Dongho Apeace, Kim Namjoo A-Pink

Other Casts : Kim Jinwoo Apeace, Jung Younguk Apeace, and others Apeace’s members

Genre : school live, friendship, little bit romantic, little bit comedy, AU

Rating : PG13~

Length : Series

Disclaimer : all casts except Jung Younguk isn’t mine, but the plot and Younguk is mine, kkk~ 😀

Previous : TEASER|PART 1|PART 2|PART 3|SPECIAL EDITION|PART 4|PART 5|PART 6|PART 7|PART 8|PART 9|

NIH JANJINYA EPILOG!!

MAAF KALO GAJE, WKWK

 “Bagaimana kalau kau satu-satunya murid perempuan dikelas yang berisi 21 orang laki-laki?”

# # # # #

“PROM NIGHT HANSUNG HIGH SCHOOL”

Jinwoo menggandeng seorang gadis yang memakai dress berwarna merah mendekati Seunghyuk. “Hai, Seunghyuk!”

“Ya.., siapa yang kau bawa ini?” goda Seunghyuk sambil menyikut lengan Jinwoo. Pria itu malah menghela nafas.

“Jinwoo-ya, aku ambil minuman dulu ya.” Ujar gadis itu lalu beranjak pergi.

“Ya, kau tidak akan percaya, dia teman nunaku.”

Seunghyuk yang sedang meminum sampanye, langsung menyemburkannya tepat ke samping Jinwoo. “Mwo!? Berarti dia lebih tua setahun denganmu?”

“Yup. Tapi lumayan kan, dia cantik. Dan dia juga terlihat antusias dengan prom ini, makanya aku ajak saja.” Gadis yang bernama Im Jinah itu kembali dengan dua gelas sampanye ditangannya. Iapun memberikan salah satunya pada Jinwoo.

“Ah, nuna, perkenalkan ini teman sekelasku, Song Seunghyuk.”

“Suatu kehormatan bisa berkenalan denganmu, Jinah-ssi.” Seunghyuk dan Jinah berjabat tangan cukup lama, karena Seunghyuk tidak mau melepas tangan gadis itu. Jinwoo langsung menepis tangan Seunghyuk kesal.

“Mana pasanganmu?” tanya Jinwoo mengalihkan pembicaraan.

“Haha, jangan tanya pasanganku.” Jawab Seunghyuk dengan muka masam. Tidak lama kemudian seorang gadis yang terlihat manis dengan dress pink berlari menghampiri Seunghyuk.

“Oppaa, oppa kemana saja? Kenapa Seungah ditinggal?” seru gadis itu sembari merangkul tangan Seunghyuk. Jinwoo nampak kaget.

“K–kenapa kau membawa dongsaengmu?”

“Aaaa, Jinwoo oppa! Seungah kangen sekali dengan Jinwoo oppa!” kini Jinwoo yang pucat pasi. Sudah lama ia menghindari anak ini. Jinah yang menyaksikan terlihat tidak terima.

“Ya! Menyingkir dari pasanganku.”

“Eonni, nugu?”

“Pasangan Jinwoo di prom ini.”

“Mwo?! Andwae!” dan terjadilah rebutan Jinwoo ditengah prom itu.

Seunghyuk menghela nafas dan menoleh kearah pintu masuk. Younguk baru saja masuk seraya menggandeng seorang gadis yang memakai dress putih. “Seunghyuk! Jinwoo!” serunya sambil melambai. Iapun menarik gadis yang dibawanya mendekat ke tempat Seunghyuk dan Jinwoo. “Ya, ada uri Seungah disini?”

“Ah, Younguk oppa, annyeong! Siapa eonni ini? Yeojachingu oppa ya?”

“Ne, perkenalkan ini Cho Sunghee, yeojachingu oppa. Dia setahun diatasmu, Seungie.”

“Wah, mereka terlihat serasi ya oppa, coba saja Seungah dan Jinwoo oppa bisa seperti itu.” Seru Seungah sembari menggelayut manja dilengan Jinwoo. Pria itu hanya menghela nafas pasrah.

“Lihat, lihat! Itu Dongho!” seru Seunghyuk heboh. Semuanya pun menoleh. Dongho berjalan menghampiri mereka dengan, Tia Hwang!

“Bagaimana bisa gadis itu kembali?” tanya Younguk lirih dengan pandangan tidak suka. Sunghee langsung mempererat rangkulannya dilengan Younguk.

“Annyeong, yeorobeun!” seru Dongho riang. Tia pun tersenyum pada semua. “Tidak perlu khawatir, hatinya sudah kukunci, jadi dia tidak akan mengganggu kalian lagi, hahaha!” candanya membuat semua tertawa.

“Bagaimana bisa Tia kembali kesini?” tanya Jinwoo penasaran. Dongho mengedipkan sebelah matanya kearah Tia.

“Aku menyusulnya ke Perth. Dan, aku juga berencana kuliah disana. Kalian sendiri akan kuliah dimana?”

“Aku tidak berencana kuliah, kedai ramyun abeoji cukup mapan untuk diteruskan olehku.” Jawab Seunghyuk santai.

“Aku akan kuliah di universitas yang sama dengan nuna, dan Jinah nuna.” Jawab Jinwoo sembari melirik Jinah yang tersenyum disampingnya.

“Yo, yeorobeun!” mereka sama-sama menoleh. Seorang pria yang nampak gagah dengan tuxedo hitam menggandeng seorang gadis yang memakai dress krem yang sangat pas ditubuhnya.

“Wah, maskot kelas sudah datang rupanya!” seru Seunghyuk girang.

“Ini dia calon King and Queen prom malam ini.” Goda Dongho sembari nyengir.

# # # # #

Sandeul turun dari mobilnya lalu mengunci pintu dengan tombol kunci otomatis. Ia menatap gedung tempat prom dilaksanakan lalu mendesah. Ya, dia tidak menggandeng seorang gadis pun.

Semenjak kembalinya Eunji bersama Jinhong, hubungannya dengan Namjoo tidak kunjung membaik. Namjoo menjauh dan iapun menjauh. Sampai hari kelulusan kemarin, mereka pun tidak saling sapa.

Ia berjalan menuju gedung dengan santai. Dipintu masuk ia melihat seorang gadis yang membelakanginya sedang memegangi perutnya. Panitia pun nampak menghampirinya. “Gwaenchana?”

Sandeul yang penasaran pun menghampirinya. Alangkah terkejutnya ia ketika menyadari gadis itu adalah Namjoo. “Ya, neon gwaenchana?” tanyanya sembari memegang lengan gadis itu. Namjoo terkejut. Wajahnya pucat. Walaupun sudah ditutupi make up se-perfect mungkin.

“Ah, gwaenchana…”

“Kau terlihat pucat. Kajja.” Sandeul menggandeng tangan gadis itu dan membawanya masuk. Ia mempersilakan Namjoo duduk disalah satu sofa yang disediakan di aula. “Mana yang sakit?”

Namjoo menggeleng pelan. Sandeul menghela nafas lalu mengambil segelas air putih yang disediakan. “Minum dulu.” Namjoo menurut dan meminumnya. “Sudah makan?” Namjoo menggeleng lemah. Sandeul pun bangkit lagi mengambil berbagai hidangan kecil yang disediakan. Iapun memberikannya pada Namjoo.

“Gomawo.” Namjoo pun memakannya. Sandeul duduk disampingnya dan memerhatikan sekeliling. Begitu ramai. Dalam hitungan menit, makanan yang diberikan Sandeul sudah habis.

“Ya, kau kelaparan?”

“Aku diet, hehe. Demi prom ini, aku diet mati-matian. Habis, seminggu yang lalu dress ini tidak muat.” Gerutu Namjoo sembari menggigiti garpu.

“Kenapa bisa gemuk, huh? Kau kan bukan orang yang doyan makan.”

“Aku stres menjelang ujian, jadi aku nyemil terus. Dan naik beberapa kilo.”

“Stres karena ujian?”

“Anni.”

“Lalu?” tanya Sandeul sembari menatap Namjoo lekat. Gadis itu menunduk.

“Bogoshippeo, Sandeul-a…”

Sandeul bungkam. Tidak dapat ia pungkiri, iapun merindukan gadis disampingnya ini. Hatinya bergetar ketika melihat setetes airmata mengalir ke pipi Namjoo. Dengan segera ia menghapusnya, lalu memeluk gadis itu.

“S–Sandeul-a…”

“Saranghaeyo, Namjoo-ya…”

# # # # #

Musik klasik mulai dimainkan di aula tersebut. Jinhong pun bangkit dan berlutut didepan Eunji. “Mau berdansa denganku?”

“Mmm, memangnya kau bisa berdansa?” Eunji terkekeh membuat Jinhong muram.

“Aku sudah belajar dansa mati-matian pada Hyunsung. Jangan kecewakan aku…”

“Baiklah.” Eunji pun menerima uluran tangan Jinhong. Pria itu membawanya ke tengah-tengah aula yang dijadikan lantai dansa. Jinhong menaruh kedua tangan Eunji dikedua bahunya. Lalu ia melingkarkan tangannya ke pinggang gadis itu.

Mereka pun mulai berdansa dengan hening. Saling tatap, tersenyum satu sama lain. “Tidak terasa, sudah tahun terakhir…”

“Hmm, berarti sudah satu tahun hubungan kita kan?” Eunji mengangguk menanggapi pertanyaan Jinhong. “Tidak terasa.”

“Jadi, bagaimana keputusanmu?”

“Keputusan apa?” tanya Jinhong sembari mengerutkan kening.

“Mau mengambil beasiswamu atau tidak.”

“Kau sendiri?”

“Jinhong-a, cita-citaku adalah menjadi salah satu desainer ternama di Paris. Aku tidak bisa menyia-nyiakan kesempatan itu kan?”

“Tapi, kita akan terpisah jauh.”

“Kalau kita jodoh, bukankah itu tidak masalah?” tanya Eunji membuat Jinhong tersenyum.

“Baiklah aku akan mengambil beasiswaku. Nanti libur musim panas kau mengunjungiku ke New York, di musim dingin aku mengunjungimu di Paris.”

“Waah, sepertinya musim dingin di Paris sangat menyenangkan!” seru Eunji antusias. Jinhong tertawa dan mempererat rangkulannya.

“Kau jangan nakal ya di Paris nanti.” Goda Jinhong sembari memencet hidung Eunji. Gadis itu mengerucutkan bibirnya.

“Aaa, appo!” Jinhong terkekeh membuat Eunji pun ikut tertawa kecil. “Tenang saja, aku sudah punya yang lebih tampan daripada namja-namja di Paris itu.”

“Jinjja, nugu?” goda Jinhong.

“Mmm, Min Jinhong, nae namjachingu.” Eunji maju dan mengecup bibir pria itu. Jinhong terbelalak. Namun tidak lama kemudian ia malah maju dan melumat bibir gadis dihadapannya.

# THE END #

HAHAHAHA, GAJE KAN EPILOGNYA? WKWK

HABIS MAU GIMANA LAGI U,U

Makasih banyak buat yang udah dukung ff ini, yg udah setia baca dan komen ^^

14 responses to “Because You’re the Prettiest [EPILOG]

  1. Hepi ending! Horee! Aku kira Namjoo bakal terlantar #plak
    Maaf banget ya authornya, aku baru ninggalin jejak disini T_T sungguh-sungguh tidak bermaksud, aku baru baca dari awal soalnya hehe peace xD
    Over all ffnya keren! Semangat buat ff lainnya ya thor! 😀

  2. aku kira baru sampai part 8. liat part 9 udah bahagia gak karuan eon. gomawo eon, endingnya bagus TT keep writing ne 😉

  3. aigooo, aku pikir Namjoo eon jadi pemeran utama T.T

    tapi gpp dah thor, aku suka. lain kali jadiin Namjoo eon ama Sandeul pemeran utamanya ne #modus :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s