Coffee Kiss~

coffee kiss

 

Author           : Voldamin

Title                  : Coffee Kiss

Cast                  : Kim Jong In (EXO-K)

A Girl (Original Character)

Genre              : Alternative Universe, Fluff, Lil’ bit Comedy

Rating             : PG 13

Length            : Flash (546 words Microsoft Word)

Disclaimer      : It’s just a story. Another my absurd-abstract story. I’m an amateur writer, so, don’t ever peevish on me because of it. Just vomit if you want.

Jong In terus mencuri-curi pandang ke arah yeoja yang duduk di sampingnya. Yeoja yang sibuk mengamati gelas Hot Americano yang ada di tangannya; sesekali meneguk isinya dan tak lama kemudian kembali mengamati gambar siluet wanita berwarna hijau yang sedang melengkunkan kakinya ke atas hingga tampak seperti sayap— logo Starbucks. Sejenak Jong In berpikir kalau yeoja itu mungkin saja sedang gugup karena sedang duduk berdua di dalam sebuah mobil dengan sexy-dancing-machine EXO-K, boy-band rookie yang sedang naik daun tidak hanya di Korea, tetapi hampir seluruh pelosok dunia mengetahuinya. Jong In tersenyum-senyum sendiri memikirkan kemungkinan itu, siapa yang tidak tahan dengan pesona seorang Kim Jong In, huh? Hanya wanita lesbian buta saja yang tak silau akan kharismanya. Jong In terus saja berkelana dengan barisan kenarsisan dalam otaknya sampai terdengar…

“Kenapa sih Starbucks mengganti logonya lagi? Kenapa mereka menghilangkan lingkaran hitamnya? Ini terlihat monoton. Howard Schultz memang aneh.”

Jong In terkesiap, imajinasinya yang tadi mengira bahwa yeoja yang ada di sampingnya itu sedang terpesona padanya ternyata salah besar. Jong In tidak mengerti.

“Kau tahu, Jong In ssi? Logo Starbucks sudah beberapa kali direvisi. Walaupun menurutku versi sebelum yang ini,” yeoja itu menunjukkan logo yang ada pada gelas di tangannya dengan ekspresi serius, “lebih menarik. Lebih terlihat elegan. Huh. Tapi walaupun begitu, rasa kopinya masih tetap sama. Aku memuja Starbucks lebih dari apapun di dunia!”

Mendengarnya membuat Jong In menghentikan laju mobilnya secara mendadak membuat dirinya maupun yeoja yang duduk di kursi penumpang sebelahnya hampir terantuk dashboard. Serius, Jong In ingin segera mengubur dirinya. Menenggelamkan dirinya di antara busa jok mobil yang sedang mereka duduki. Ini memalukan. Yeoja yang baru saja menjadi anae-nya itu lebih memilih memuja kopi daripada dirinya? Lebih memilih kopi daripada namja paling tampan, seksi, dan berbakat?

Demi Neptunus dan kerajaan bawah lautnya. Demi Spongebob dan spatula kesayangannya. Demi Doraemon dan kantung ajaibnya. Dirinya, Kim Jong In, namja paling populer dan diidam-idamkan para Ibu untuk dijadikan menantu, sunggguh-sangat-terlalu-tidak mengerti dengan jalan pikiran istrinya. Dan ia lebih tidak mengerti dengan dirinya karena secara refleks mengatakan…

“Tidak boleh!” Jong In membentak. Memandang tajam ke arah yeoja yang sibuk memegangi gelas grande yang hampir tertumpah isinya karena ulahnya.

“Kenapa berhenti mendadak sih, Jong In ssi?! Kau hampir saja membuatku kehilangan baby-ku!” Yeoja itu cemberut ke arah Jong In, “dan, apanya yang ‘tidak boleh’, Jong In ssi?”

Hey! Apa tadi katanya? ‘baby-KU’? BABY-KU? Gelas yang bahkan tidak jelas gender, letak wajah dan kakinya abstrak, dan tentu saja tidak bernyawa dia sebut ‘BABY’?! Gah,  yang benar saja!

“Mulai sekarang kau harus lebih memujaku daripada Starbucks atau apalah itu yang berhubungan dengan kopi! Aku ini nampyeon-mu!” Jong In mendelik tajam. “berjanji padaku! Kalau tidak, maka… bersiaplah karena “pertahananmu” akan jebol se-ka-rang. Di-tem-pat-i-ni!”

Yeoja itu mengerjap bingung, mulutnya megap-megap. “Aaa…aaaap…APPPPAAA??!! KAU MAU MATI JONG IN SSPPFFFFTTT”

“Nah, bagaimana? It was sweeter than a cup of coffee, right? Sweeter than a syugah (sugar).” Jong In kembali menjalankan mobilnya dengan wajah polos tanpa dosa. Mengabaikan wajah pinky-marshmallow istrinya yang terlihat lucu dan mengundangnya untuk melakukan lebih.

“HUWAAAAA!!!! GIMME CARAMEL MACCHIATOOOO!! YOU JERK, KIM JONG IN!! HIKSSS!! YOU’VE RUINED MY DREAM TO GET A FIRST KISS FROM A BARISTA!! HIKKSS”

MWOOOOORAGOOO??!!”

Dan mereka berakhir dengan kepala terantuk di kemudi dan dashboard, lagi, menyisahkan segala umpatan mengaduh kesakitan dan jidat yang benjol merah keunguan.

Sungguh. Aku tak mengerti. Uwoo-uwoooo.

~~~

BE A GOOD READER BY GIVING YOUR LIKE / COMMENT AFTER READ. CRITIZM AND OPINION  ARE ALLOWED

53 responses to “Coffee Kiss~

  1. menurut aku sih ceritanya kurang heheyehehhehehe KURANG PANJAAAAANGGG!!!!!!:'(((((

    lanjutin kalau perlu bikin berchapter chapter heheheheh~!!!!<333

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s