Noona Syndrome [3/?]

noonasyndrome

 

Title       : Noona Syndrome

Cast       : Lee Donghae, Jessica Jung

Other    : Kris, Sandara Park

 

-///-

 

11.00 AM , Clastro Dining, Seoul

Seorang wanita duduk di sebuah meja untuk empat orang sendirian. Dia tengah menunggu ketiga orang lainnya untuk datang dan duduk bersama dengan dirinya. Wanita itu adlah Sandara Park. Dia kemarin telah meminta Donghae untuk datang dan makan siang bersama dirinya, tapi bukankah saat kalian makan untuk dua orang maka hanya ada dua kursi?

-flashback-

“Jiyoung, apakah kau yakin rencana ini akan berhasil?” tanya Sandara sedikit khawatir dengan apa yang direncanakan oleh Jiyoung.

“Aku yakin 100 persen Dara! Jessica pasti datang besok.” Ujar Jiyoung meyakinkan Sandara.

“Tapi, bagaimana kalau Jessica menemukan kalau sebenarnya dia tidak akan siang hanya dengan dirimu seorang?” tanya Sandara lagi.

“Sudahlah, kau tidak perlu memusingkan hal tersebut! Yang penting, kita lihat apa reaksi dari Donghae saat melihat Jessica ada disana dan apa reaksi Jessica saat melihat Donghae dan dirimu.” Ujar Jiyoung dengan mantap.

“Baiklah, kuharap rencana besok akan berhasil dan aku bisa yakin dengan perasaan Donghae padaku. Kuharap Donghae sudah benar-benar melupakan Jessica.” Ujar Sandara.

-end of flashback-

Sementara itu, Jessica sedang bersiap-siap didalam kamarnya. Dia tidak mengetahui sama sekali tentang rencana yang dibuat oleh Jiyoung dan Sandara. Awalnya dia binggung saat mendapat telefon dari Jiyoung karena memang sudah sangat lama sejak terakhir kalinya mereka berhubungan. Mereka berhenti berhubungan bukan karena mereka memiliki masalah satu sama lainnya tapi mereka berhenti berhubungan karena mereka sama-sama memiliki jadwal yang sibuk dan pada saat-saat seperti inilah –saat dimana jadwal mereka tidak padat-  mereka akan bertemu hanya untuk sekedar minum kopi bersama maupun makan siang seperti yang akan dilakukan oleh Jessica dan Jiyoung saat ini.

“Onnie, kau mau kemana?” ujar Seohyun yang tiba-tiba masuk kedalam kamar Jessica.

“Aku akan keluar untuk makan siang dengan Jiyoung, kau sedang tidak ada jadwal?” tanya Jessica.

“Aku akan pergi ke kampus nanti, tumben sekali kau pergi makan siang dengan Jiyoung oppa.” Ujar Seohyun yang sedikit kaget karena Jessica akan makan siang dengan Jiyoung.

“Entahlah hyunnie, mungking ini karena sudah sangat lama kami tidak menghabiskan waktu bersama.” Ujar Jessica.

“Baiklah kalau begitu, semoga kau memiliki waktu yang menyenangkan!” ujar Seohyun lalu berjalan keluar dari kamar Jessica.

Setelah Jessica selesai mempersiapkan diri, dia menelfon Jiyoung untuk memberitahu kalau dia sudah selesai. Jiyoung memang telah berjanji untuk menjemputnya di dorm dan Jessica sama sekali tidak bisa menolaknya karena entah kenapa Jessica tidak pernah bisa menolak apa yang dikatakan oleh Jiyoung.

“Jiyoung-ah, aku sudah siap. Eodi?”

“Aku sudah ada di parkiran, kau turun saja ya.” Ujar Jiyoung.

“Oke.”

Setelah menutup saluran telefon tersebut, Jessica segera berpamitan dengan member lainnya lalu turun menuju basement. Begitu dia sampai di basement, Jiyoung sudah menunggunya dengan senyuman yang menghiasi wajahnya.

“Hai Jiyoung!” ujar Jessica sembari melambaikan tangannya dengan bersemangat.

“Sica-ah, long time no see.” Ujar Jiyoung pada Jessica.

-///-

Donghae melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam restoran tempat Sandara dan dirinya akan makan siang bersama. Pada saat Donghae menemukan meja tempat Sandara duduk, dia langsung saja berjalan kearah sana dan duduk dibangku yang berada diseberang Sandara.

“Kau sudah lama menunggu?” tanya Donghae pada Sandara yang sudah terlebih dahulu berada disana daripada dirinya.

“Tidak begitu lama, aku hanya baru menunggu sekitar kurang lebih 15 menit.” Ujar Sandara sembari tersenyum.

“Haruskah kita memesan makanan sekarang?” ujar Donghae sembari mengambil buku menu yang ada dihadapannya. Pada saat Donghae ingin membukanya, Sandara menahan tangannya dan menatap mata Donghae dengan tatapan lembutnya.

“Nanti dulu, kita tidak boleh memesan makanan sebelum tamu lainnya datang.” Ujar Sandara.

“Tamu lain?” tanya Donghae binggung hingga pada akhirnya dia melihat sosok Jiyoung dan Jessica yang memasuki restoran tanpa mengetahui tentang keberadaan Donghae dan Sandara.

“Maksudmu mereka?” tanya Donghae sembari menunjuk kearah Jiyoung dan Jessica.

“Iya.. Apakah ada masalah?” tanya Sandara dengan tenang.

Pada saat yang sama dengan itu, Jiyoung dan Jessica sampai di meja tersebut dan Jessica langsung saja kaget begitu melihat kalau ternyata disana ada Donghae dan Sandara.

“A..Apa maksud semua ini Jiyoung-ah?” tanya Jessica yang masih tidak percaya dengan apa yang dilihat olehnya sekarang.

“Ada apa Jess?”

“Bukankah kita akan makan siang berdua? Lalu kenapa ada Sandara eonnie dan Donghae?” tanya Jessica.

“Sebaiknya kau duduk dulu disebelah kekasihmu itu dan kita menikmati makan siang disini.” Ujar Jiyoung sembari menggiring Jessica untuk duduk disebelah Donghae. Sedangkan Donghae masih bertanya-tanya dalam hatinya, kenapa Sandara melakukan semua ini padahal dia pikir kalau hari ini dia dan Sandara hanya akan menikmati makan siang mereka berdua.

“Baiklah, apa yang harus kita pesan sekarang?” tanya Sandara sembari membuka buku menu yang ada dihadapannya.

“Jessica, kau ingin pesan apa?” tanya Jiyoung pada Jessica yang masih saja berusaha untuk mencerna apa yang terjadi disekelilingnya.

“Terserah saja, aku tidak begitu familiar dengan makanan yang ada di restoran ini. Pilihkan saja menu yang menurutmu enak Jiyoung-ah.” Ujar Jessica pada Jiyoung.

“Kalau kau Donghae? Kau ingin pesan apa?” tanya Sandara.

“Aku akan pesan Mushroom Spagetti saja.” Ujar Donghae lalu meletakkan buku menunya.

“Aku permisi ke toilet sebentar.” Ujar Jessica pada ketiga orang lainnya lalu beranjak pergi kearah toilet. Donghae yang melihat kepergian Jessica langsung saja ijin ke toilet lalu mengikuti Jessica. Begitu mereka sampai didepan toilet, Donghae menarik tangan Jessica dengan kasar.

“Sebenarnya apa maumu? Kenapa kau muncul saat aku akan makan siang bersama Sandara?” tanya Donghae dengan geram.

“Justru harusnya aku yang bertanya seperti itu! Kenapa kau muncul disana bersama Sandara? Hari ini aku akan makan siang dengan Jiyoung.” Ujar Jessica lalu berusaha melepaskan cengkraman tangan Donghae tapi hal itu sia-sia karena tenaga Donghae lebih besar dari dirinya.

“Kuperingatkan kau sekali lagi, jangan ganggu aku dan Sandara. Jangan membuat aku membencimu Sica.” Ujar Donghae lalu melepaskan cengkraman tangannya dengan kasar dan meninggalkan Jessica yang masih terdian didepan toilet.

-///-

Sedari tadi Kris merasa sangat resah dan tidak bisa diam. Entah kenapa, terlalu banyak hal yang ada di dalam pikirannya sekarang ini. Perasaannya sangat tidak baik pada saat ini dan entah kenapa sedari tadi dia tidak bisa berhenti khawatir dengan Jessica. Dia merasa ada sesuatu hal yang terjadi pada Jessica nantinya. Tadi pagi, Kris memang melihat Jessica dijemput oleh Jiyoung dan entah kenapa Kris merasa ada sesuatu yang aneh.

“Hyung, kau tidak mau makan siang?” tanya Chen sembari membuka pintu kamar Kris perlahan.

“Tidak, aku akan keluar sebentar.” Ujar Kris lalu bangun dari posisi tidurnya dan berjalan keluar dari kamarnya.

“Kau tidak makan siang bersama kami?” tanay Xiumin pada Kris pada saat dia melihat Kris sedang memakai sepatunya.

“Tidak hyung, aku ada urusan sebentar.” Ujar Kris.

“Bailah hati-hati.” Ujar Xiumin pada Kris.

Kris berjalan kearah lift lalu memencet tombol naik. Dia akan pergi ke dorm SNSD dan menanyakan kemana Jessica pergi. Dia mengeluarkan ponselnya dan mendial nomor Jessica tapi Jessica tidak mengangkatnya. Begitu pintu lift terbuka, Kris langsung saja masuk kedalamnya dan memencet tombol angka 10 tempat dimana dorm SNSD berada. Dia menunggu tidak terlalu lama untuk sampai di lantai 10, begitu dia sampai disana dia langsung saja berjalan menuju dorm SNSD. Dia memencet bel dorm SNSD berkali-kali hingga akhirnya pintu dorm SNSD terbuka.

“Kris? Ada apa?” tanya Seohyun yang membuka pintu tersebut.

“Aku ingin tanya apakah kau tau kemana Sica noona pergi?” tanya Kris to the point.

“Tadi Sica eonni pergi makan siang bersama Jiyoung oppa tapi aku kurang tau pasti dimana. Tadi sih aku dengar nama restorannya Clastro atau apalah itu.” Ujar Seohyun pada Kris.

“Clastro Dining?” tanya Kris.

“Mungkin benar.” Ujar Seohyun.

“Baiklah, terima kasih. Aku permisi dulu.” Ujar Kris lalu langsung saja pergi meninggalkan dorm SNSD setelah membungkukkan badannya pada Seohyun.

-///-

Jessica kembali ke tempat duduknya disamping Donghae mantan kekasihnya itu. Dan dia menatap tajam kearah Jiyoung dan dari tatapannya itu Jiyoung dapat mengetahui artinya.

“Pada awalnya tadinya hanya aku hanya akan makan berdua dengan Sica namun pada saat aku tahu kalau Donghae dan Sandara juga akan makan siang bersama jadi aku mengajak mereka untuk bergabung. Lagian tidak baik kan apabila sepasang kekasih tidak menghabiskan waktu makan siang mereka berdua?” ujar Jiyoung yang berpura-pura tidak tau kalau sebenarnya Jessica dan Donghae sudah putus.

“Sebenarnya aku dan Donghae sudah tidak memiliki hubungan apa-apa.” Ujar Jessica tegas.

“Iya kami sdah tidak memiliki hubungan apa-apa.” Ujar Donghae dingin.

“Kukira kalian berdua sepasang kekasih yang tak terpisahkan.” Ujar Jiyoung yang diiringi oleh tawa renyahnya.

“Donghae lebih memilih cinta pertamanya.” Ujar Sandara dengan bangga.

“Jadi kau cinta pertama dari Donghae? Hahaha.. Aku tidak menyangka Donghae bisa menyukaimu.” Ujar Jiyoung masih dengan tawanya. Jessica dan Donghae sama-sama merasa tidak nyaman dengan keadaan yang seolah-olah memojokkan mereka berdua. Jessica pun meneguk habis air yang ada digelasnya.

“Sica.. Apakah kau sakit hati begitu mengetahui kalau Donghae menyukai Dara?” tanya Jiyoung pada Jessica. Jessica terdiam tidak dapat menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Jiyoung.

“Kenapa tidak menjawab? Pasti kau sangat sakit hati dan sedih sampai-sampai kau meminta siapa itu yang merupakan member EXO itu untuk pura-pura menjadi kekasihmu?” sindir Sandara.

“Aku… Aku tidak…” belum selesai Jessica melanjutkan kata-katanya Sandara sudah memotongnya.

“Tidak apa? Tidak sakit hati? Sepertinya itu bohong. Kau tidak pandai untuk berbohong Jessica.” Ujar Sandara.

“Lagipula apakah itu tidak terlalu kekanak-kanakan untuk menggunakan seorang junior yang masih polos untuk menjadi kekasih pura-puramu? Kau kira kau bisa membuat Donghae cemburu dan kembali padamu karena hal itu? Donghae sudah menetapkan pilihannya Sica-ya.” Ujar Sandara lagi.

“Aku tidak menggunakan Kris sebagai kekasih pura-puraku!” ujar Jessica kesal dengan ata-kata Sandara barusan.

“Aku tidak yakin dengan hal itu, Donghae bilang kau itu kekanak-kanakan dan akan melakukan apa saja untuk mendapatkan hal yang kau mau termasuk dengan cara sekotor apapun.” Ujar Sandara yang membuat Jessica menoleh kearah Donghae dan menatap Donghae tidak percaya karena Donghae selama ini memandang dirinya seperti itu. Mata Jessica berair dan Jessica berusaha sekuat tenaga untuk tidak menangis. Dia benci mereka semua, dia benci Donghae karena mengatakan hal seperti itu pada Sandara, dia benci Jiyoung karena Jiyoung mengajaknya untuk makan siang dan dia sangat membenci Sandara karena dia menuduhnya yang tidak-tidak.

“Aku tidak pernah…” belum selesai Jessica berkata-kata tiba-tiba Kris datang dan menarik Jessica untuk berdiri.

“Apa kau memiliki masalah dengan kekasihku? Aku bukan kekasih pura-pura Sica noona dan Sica noona tidak pernah memintaku untuk menjadi kekasih pura-puranya. Asal kau tau saja Donghae hyung, aku cukup menghormatimu untuk tidak merebut Jessica noona pada saat kalian masih berpacaran dan sekarang aku minta kalian bertiga jangan pernah berhubungan dengan kekasihku lagi.” Ujar Kris lalu menarik Jessica pergi dari meja tersebut.

“Tunggu! Kau bisa saja mengarang-ngarang kata-katamu. Aku tidak percaya!” ujar Sandara yang masih saja tidak peraya.

“Kalau kau memang butuh bukti, aku akan memberikannya.” Ujar Kris lalu menarik Jessica mendekat kearahnya dan dia langsung memegang tengkuk Jessica dan melumat bibir Jessica hingga membuat Jessica membulatkan matanya karena kaget tapi dia tidak bisa melepaskan bibirnya dari bibir Kris karena Kris menahan tubuhnya untuk menjauh.

tobecontinue

 

 

24 responses to “Noona Syndrome [3/?]

  1. Asiiikkk… udah terima aja jess, seiring waktu pasti ada rasa ke kris.
    Gimana perasaan donghae pas lihat sica d cium ama kris?
    Sandara jahat, pengen tonjok mukanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s