[ Kyuhyun-Yoo Hyeon Story ] Promise You : First :

promise-you-choi-soo-joon-storyline

PROMISE YOU

Super Junior Kyuhyun | Kim Yoo Hyeon (OC/You) | Super Junior Donghae | Lee Youra (OC)

Author : @MinhoNoona (Choi Soo Joon)

Length : Chaptered

Genre : Romance,Angst,Life.

Rate : PG 17+ STRAIGHT

Summary :

This is all about happiness.

Poster : http://cafeposterart.wordpress.com/

Another “Kyuhyun-Yoo Hyeon Story”:

1. Me,You and The Wedding

2. Bittersweet (Sequel Me,You and The Wedding)

Previous Story : ( Prologue )

KYUHYUN

Seoul,2013…

Setelah berdiskusi panjang lebar dengan Appa,akhirnya aku diizinkan untuk pulang ke Seoul. Aku menghabiskan malam tahun baru bersama kawan-kawanku semasa kuliah dulu,kini mereka semua sudah sukses.

Aku menaruh buket bunga fressia diatas nisan tersebut dan menuangkan soju diatas cawan,aku memejamkan mata dan berdoa dengan khidmat. Ya,Eommaku memang sudah lama meninggal dunia. Tepat saat aku lulus SMA,dia meninggal karena kanker rahim yang sudah lama diidapnya.

Sejak Eomma masih hidup,hubunganku dengan Appa memang tidak terlalu harmonis. Dari kecil Appa selalu memaksakan kehendaknya padaku dan tidak memberiku pilihan,paling tidak saat Eomma masih ada aku bisa mencurahkan semua keluh kesahku. Eomma akan berusaha membujuk Appa walau ia tahu kemungkinannya sangat kecil untuk merubah keputusan Appa.

Tapi sekarang??? Aku harus menghadapinya sendirian,termasuk ketika aku disuruh Appa untuk memimpin perusahaan di Jepang. Aku memang anak tunggal,aku tidak pernah tahu rasanya memiliki seorang kakak ataupun adik. Cairan bening mengalir dari pelupuk mataku,perasaanku kini sudah meluap-luap.

“Eomma,apa Eomma bahagia di surga sana? Hhmm…kuharap begitu. Maaf Eomma,aku belum bisa merelakan kepergian Eomma,apa Eomma tahu kalau sekarang disini aku kesepian. Aku ingin kebahagiaan,entah sekecil apapun bentuknya. Eomma,kuharap Eomma ikut berdoa agar aku dapat kembali tersenyum seperti dulu,”aku mencium nisan itu dengan lembut.

Aku menyeka air mataku dan bergegas meninggalkan area pemakaman itu,semburat jingga terlukis jelas di langit kota Seoul,sepertinya cuaca sekarang bagus untuk berjalan-jalan.

Aku memutuskan untuk berhenti di sebuah taman,sudah lama aku tidak berkunjung ke public place seperti ini,aku melihat banyak orang disana. Mulai dari anak kecil,remaja hingga lansia. Mereka semua tampak menikmati suasana sore yang cerah ini,mataku berhenti pada mobil ice cream yang ada di salah satu sudut taman.

“Chocolate choco chips ice cream satu,”ujarku.

Saat sedang menunggu ice creamku datang,suara seorang gadis kecil mengusikku.

“Eomma,kau dimana?” desisnya pelan,gadis kecil itu tampak kebingungan.

Matanya menyapu keadaan sekitar tapi sepertinya ia tidak menemukannya,matanya mulai basah. Aku berjongkok dihadapannya.

“Kau mencari Eommamu?” tanyaku.

Ahjusshi siapa?” ia beringsut mundur,tatapan matanya berubah waspada.

Aku tersenyum kecil dan kembali mendekatinya.

“Jangan takut,aku tidak akan berniat jahat padamu,adik kecil. Apa kau kehilangan jejak Eommamu?” tanyaku sekali lagi.

Ia mengangguk.

“Iya,tadi Eomma masih bersamaku tapi saat aku berbalik untuk meminta uang padanya,ia sudah hilang,”jelasnya.

“Ya sudah,ice creammu biar aku yang bayar. Setelah itu kita bisa mencari Eommamu,”

Aku memberi lembaran uang 5000 won pada si penjual,setelah transaksi selesai aku kembali pada gadis kecil itu.

“Siapa namamu?”

Jeoneun Kim Youra imnida. Ahjusshi siapa?” tanyanya polos.

Cho Kyuhyun imnida,kau jangan memanggilku Ahjusshi,aku ini masih muda. Kau bisa memanggilku Oppa. Ya,Kyuhyun Oppa,”jelasku.

Youra mengangguk mengerti. Aku membimbingnya untuk mencari Ibunya tersebut,sudah hampir 10 menit kami berputar tapi sosok yang dicari Youra belum juga ditemukan.

Youra-ya,kalau sampai Eommamu tidak ketemu biar Oppa saja yang mengantarmu kerumah. Arraseo?”

Ne,Arraseo,”sahutnya.

Saat aku dan Youra hampir menyerah,suara seseorang menghentikan langkah kami berdua.

Youra-ya !!!” pekiknya.

Youra berbalik dan lalu tersenyum lebar,gadis itu melepas genggaman tanganku dan melompat dalam dekapan seorang perempuan.

“Eomma !!!”

Air muka yeoja itu begitu lega. Mataku terpaku padanya sesaat,dia cantik dan sepertinya usianya tak jauh dariku.

“Maaf,tadi Eomma meninggalkanmu. Eomma ada perlu dan lupa memberitahumu. Ah,Eomma lega sekarang,”cerocosnya.

“Tak apa-apa Eomma,untung tadi ada Oppa baik hati yang membantuku,”

“Oppa?” alis yeoja itu mengerenyit.

Pandangan Youra beralih padaku,gadis kecil itu tersenyum lebar.

“Kyuhyun Oppa,kenalkan ini Eommaku,Kim Yoo Hyeon,”

Kami berdua berjabat tangan,yeoja itu tersenyum kecil.

“Terimakasih banyak,Kyuhyun-ssi. Maaf sudah merepotkanmu,”

“Ah,tidak apa-apa. Nah,Youra sekarang kau sudah bertemu Eommamu,”aku berjongkok dan menepuk halus pundak Youra.

Lagi-lagi Youra tersenyum padaku. Aku beranjak meninggalkannya dan saat aku melihat sekali lagi,gadis kecil itu tengah melambaikan tangannya kearahku.

YOO HYEON

“Sepertinya dia orang yang menyenangkan,Eomma,”tanggap Youra saat dalam perjalanan pulang.

Nuguya?” tanyaku sambil tetap fokus pada jalanan.

“Kyuhyun Oppa,”sahutnya ringan.

Aku menelan ludah,sejak kelahirannya Youra memang tidak pernah memiliki sosok laki-laki yang dipanggilnya Appa,ia memang belum menuntut dan menanyakan keberadaan ayahnya tapi kurasa sekarang dia mulai membutuhkannya. Apa mungkin dia menemukannya di dalam diri namja muda tadi? Ah,bukankah mereka baru bertemu tadi? Apakah secepat itu?

“Tidak biasanya kau cepat menyukai orang baru,Sayang,”tanggapku.

“Kurasa Oppa itu berbeda Eomma,”

***

22.oo KST…

“Kau belum tidur,sayang?” Eomma menepuk pundakku halus.

Aku melepaskan kacamataku dan mengalihkan pandanganku pada Eomma.

“Pekerjaanku masih banyak Eomma,aku harus segera menyelesaikannya sebelum meeting besar besok,”tanggapku.

“Kau jangan terlalu memforsir dirimu seperti ini,nanti kalau kau sampai sakit,kasihan Youra,”

Aku menghembuskan nafas panjang.

“Eomma…,”

“Ne?”

“Sepertinya Youra mulai membutuhkan sosok Ayah,”

“Kenapa kau tiba-tiba berbicara seperti itu sayang? Apa tadi sesuatu terjadi pada kalian berdua?”

“Ya,tadi Youra sempat kehilanganku di taman Eomma. Tidak disangka saat kembali dia diantarkan oleh seorang namja,padahal mereka baru bertemu tadi tapi Youra terlihat begitu menyukainya. Eomma tahu kan? sejak dulu Youra tidak mudah menyukai orang baru apalagi seorang laki-laki,”

“Tapi Youra belum menyinggung dimana keberadaan Appanya kan?”

“Memang,tapi kurasa sebentar lagi dia akan mulai menanyakannya Eomma dan aku bingung harus menjelaskannya seperti apa,”

Eomma membelai rambut panjangku dengan sayang,wanita itu tersenyum kecil.

“Kalau begitu pertemukan dia dengan ayahnya,”

Aku menelan ludah.

“Eomma tahu bagaimana buruknya hubungan kalian berdua dan betapa kau membencinya,tapi jangan tularkan hal yang sama pada Youra. Bagaimanapun dia berhak tahu siapa ayahnya dan Eomma yakin Donghae akan menyayangi Youra dengan sepenuh hati,”

Mendengar kembali nama itu rasa-rasanya hatiku kembali sakit,Donghae belum pernah sama sekali menemui Youra. Jangankan itu untuk menghubunginya via telepon pun tidak,sebenarnya kemana pria itu? Apa dia lupa masih memiliki tanggung jawab?

“Sudahlah,sebaiknya kau cepat tidur dan beristirahat. Besok pasti kegiatanmu banyak sekali,”

YOURA

Dua Hari Kemudian,Seoul Kindergaten & Pre-School…

Bel berbunyi cukup lama,saatnya istirahat. Aku mengeluarkan bekal yang dibuatkan halmeonni untukku,beberapa temanku Eun Na,Rae Mi dan Chaeri berkumpul di mejaku. Kami mulai membuka bekal masing-masing.

“Liburan musim panas nanti kalian akan pergi kemana? Aku bersama Eomma & Appaku akan berlibur ke Jepang,”ujar Eun Na lalu memasukkan sesendok nasi ke mulutnya.

“Ke Jepang? Whuaaa…menyenangkan sekali. Aku hanya akan berlibur ke rumah nenek saja di Busan karena Appa begitu sibuk,jadi hanya aku dan Eomma yang akan berlibur,”tanggap Chaeri.

“Kalian berdua masih beruntung,aku akan tetap di Seoul karena Eomma dan Appaku begitu sibuk,”air muka Rae Mi berubah sedih.

“Sabar Rae Mi-ya,aku akan membelikan oleh-oleh lucu dari Jepang untukmu nanti,”Eun Na menepuk halus pundak Rae Mi.

Rae Mi tersenyum lebar.

“Jinjja? Ah,terimakasih banyak,Eun Na-ya,”

Aku memilih tidak berkomentar,Eomma tidak membicarakan apapun soal liburan musim panas nanti.

“Youra-ya,kalau kau akan pergi kemana?” tanya Chaeri.

“Eh? Liburan? sepertinya aku tetap di Seoul,Eommaku juga sedang sibuk,”tanggapku.

“Kenapa tidak minta pada Appamu?” tanya Eun Na.

Uhuk !!! aku tersedak. Appa??? Ya,sepertinya aku tidak pernah memiliki seseorang yang dipanggil Appa. Setiap hari sejak bayi aku selalu melewati hari dengan Eomma,Halmeonni juga Haraboji. Tidak pernah ada sosok Appa di rumah.

“Iya,perasaan sejak aku mengenalmu aku tidak pernah melihatmu diantar Appa ke sekolah,”ujar Rae Mi jujur.

Memang itu tidak pernah terjadi,batinku. 

“Kau pasti memiliki Appa? Iya kan,Youra-ya?” Chaeri menyodokku.

Aku tersenyum tipis,sekarang aku bingung harus menanggapi apa.

13.00 KST…

Aku sedang menunggu haraboji menjemputku,sudah sejak 15 menit lalu ia bilang bahwa ia sudah berada di dalam perjalanan. Tapi ia tidak kunjung datang juga. Aku menghentakkan kaki kesal,langit Seoul memancarkan sinar matahari dengan penuh semangat. Teman-temanku sudah pulang sedari tadi. Tiba-tiba sebuah mobil sedan hitam berhenti dihadapanku,hhmm…ini bukan haraboji. Aku hafal betul plat nomer mobilnya. Seorang laki-laki turun dari mobil tersebut,ia tersenyum ketika berbalik menatapku. Ternyata dia Kyuhyun Oppa. 

“Kau sedang menunggu siapa,Youra-ya?” ia berjongkok dihadapanku.

“Menunggu kakek,katanya dia sedang dalam perjalanan menjemputku tapi ternyata sampai sekarang belum datang juga,”aku merengut.

Kyuhyun Oppa mencubit pipiku gemas,ia tertawa kecil.

“Bagaimana kalau sambil menunggu kakekmu,Oppa menemanimu?”

“Hmm…Oppa sedang tidak sibuk?” tanyaku.

Kyuhyun Oppa menggeleng. Ia menyuruhku masuk ke dalam mobilnya. Saat baru saja duduk ia memberikan sesuatu untukku. Cokelat.

“Kau pasti suka cokelat kan? Ini untukmu,”

Jinjja? Ah,kamsahamnida,”aku tersenyum lebar.

Aku menikmati cokelat tersebut,tiba-tiba obrolanku dengan ketiga temanku tadi melintas di otakku.

“Oppa..,”

“Ya?”

“Apa aku boleh bertanya sesuatu?”

“Tentu saja,”

“Hhmm..apa Oppa memiliki Ayah?” tanyaku.

Air muka Kyuhyun Oppa sesaat berubah,ia terdiam.

“Kenapa kau bertanya seperti itu?” tanyanya.

“Hhmm…tadi aku dan ketiga temanku membahas liburan musim panas. Salah seorang temanku memberi saran agar aku membujuk Appa untuk berlibur,saat itu aku baru sadar kalau selama ini aku tidak memiliki sosok Appa. Satu-satunya laki-laki yang kukenal adalah haraboji,bukan Appa,”

“Kau pasti memiliki Ayah,Youra-ya,”Kyuhyun Oppa membelai lembut rambutku.

“Kalau memang Appaku masih ada,dia sekarang berada dimana?”

TTIINNN !!! Belum sempat Kyuhyun Oppa menjawab pertanyaanku,haraboji sudah datang. Dia memberi isyarat padaku agar cepat-cepat menghampirinya.

“Terimakasih banyak atas cokelatnya,Oppa. Semoga kita bisa bertemu lagi,”aku tersenyum lebar dan bergegas keluar dari mobilnya.

____________________________________________________________

Akankah Youra menjadi jalan Kyuhyun mengenal Yoo Hyeon? Mungkinkah Youra menemukan sosok Ayah dalam diri Kyuhyun? Lalu bagaimana dengan Donghae? Sampai kapan ia akan terus menghilang dari kehidupan Youra? Comment readers sangat berharga. Gomawo ^^

Advertisements

146 responses to “[ Kyuhyun-Yoo Hyeon Story ] Promise You : First :

  1. haii thor,, huaa q baru menemukan ff yg q sukaaaaaaaaa,, huaa q readers baru thor,, siipp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s