[EXO Fangirls Series] 3rd. D.O—Dream Boy!

Author : MinHyuniee.

Main Cast   : EXO-K D.O as Do Kyungsoo and YOU

Genre          : Full Gaje -_- *LOL, OOC, Typos, Fluff and Friendship

Rate              : G

Disclaim      : D.O punya saya. Don’t copas/reblog/remake my story!  Jika ada kesamaan alur cerita dsb itu adalah sebuah ketidaksengajaan! Ide cerita ini murni dari otak saya! Protes? hub: lurah setempat/gak

Summary    : Do Kyungsoo! Kau membuatku semakin tergila-gila padamu!—YOU’s

 DON’T BE A SILENT READERS! RCL PLEASE!

MINHYUNIEE PRESENT

“ DREAM BOY ”

Kindhearted Boy | Weird Boy

 dream boy

Well, kalian bisa menganggapku aneh atau apapun itu karena ceritaku kali ini tidak sama dengan cerita fangirl lainya. Kalian mungkin akan menertawaiku atau menatapku aneh jika kalian membaca ceritaku ini, tapi satu hal yang perlu kalian ketahui, aku memang seorang fangirl dan yeah, aku sangat mengidolakan seorang pria imut bernama Do Kyungsoo. Dia adalah pria yang sangat menganggumkan!

***

Hei! Apa itu EXO? Siapa itu D.O? dan kenapa kau selalu berteriak histeris saat melihat mereka?

Huft. Cukup sudah aku mendengar pertanyaan-pertanyaan gila itu dari beberapa teman perempuanku yang bukan seorang fangirl EXO. Oke oke, aku bisa saja menjawab semua pertanyaan itu, tapi lihatlah respon mereka, mereka hanya menjawab ‘oh’ atau mungkin menggeleng-gelengkan kepala mereka sambil mendecak heran; dan itu membuatku enggan untuk menjawab pertanyaan mereka lagi.

Tapi kali ini aku merasa sangat jengkel dengan tingkah teman-teman lelakiku. Jelas saja! Mereka dengan terang-terangan mengatakan bahwa boyband-boyband seperti itu terlihat seperti banci tepat di-ha-da-pan-ku!! Padahal mereka sudah jelas tahu kalau aku ini sangat mengidolakan salah satu boyband bernama EXO, tapi entah karena mereka sengaja atau tidak sengaja mereka mengatakan itu padaku. Aish, mereka membuatku gerah.

Walaupun mereka berkata seperti itu, aku tetap tidak akan beralih dari idolaku. Aku sudah terlalu kebal mendengar semua cacian makian mengenai idolaku. Yeah, D.O atau Do Kyungsoo. Ialah ultimate bias ku dalam sebuah boyband bernama EXO yang membuatku selalu tahan mendengar semua cacian itu. Walaupun bukan aku yang dicaci tetap saja aku merasa tersinggung. Siapa yang tidak akan tersinggung jika mendengar idolanya dicaci dan dimaki? Yah, itu kecuali kalau kalian tidak mengidolakan seseorang.

Oke, kembali ke manusia imut bernama Do Kyungsoo. Kalian ingin tahu apa alasanku mengidolakanya? Suaranya! Wajahnya! Matanya!—lihat saja matanya ketika ia sedang kaget— semua yang ada pada dirinya terlihat begitu mempesona bagiku. Hanya bagiku, oke? Mungkin bagi kalian berbeda karena setiap orang mempunyai pemikiran yang berbeda-beda. Jadi jangan menganggapku berlebihan atau apalah itu karena itu semua hanya tanggapanku saja.

Well, Intinya aku sangat menyukai pria manis bernama panggung D.O itu. Dia membuatku tak bisa berhenti memutar lagu-lagu EXO saat hari pertama mereka debut. Oke, aku akui aku memang sudah terbius dengan suara indah nya itu tapi tidak dengan temanku, dia selalu saja mengagung-agung kan nama seorang Park Chanyeol. Beginilah jadinya jika aku berteman dengan sesama fangirl EXO. Sekarang lihatlah, ia malah asyik dengan imajinasi nya bersama Chanyeol dibandingkan mengobrol denganku. Huft, menyebalkan.

“Aku ingin membuat sesuatu untuk ulang tahun D.O besok.” ucapku seraya berdiri dari tempat dudukku. Temanku menoleh lalu tersenyum simpul padaku. “Ide bagus. Aku juga akan mencoba membuat sesuatu untuknya.”

Aku menghela nafas pelan lalu membalas, “Terserahmu sajalah. Aku pulang duluan.”

“Hati-hati dijalan!” serunya padaku. Aku mengangguk kecil kemudian berjalan pergi meninggalkan ruang kelasku.

Hari yang melelahkan memang tapi setidaknya hari ini teman-teman lelakiku sudah mulai bosan mengolok-olok idolaku. Caraku untuk tidak perduli dengan olokan mereka, ampuh bukan? Haha kalian harus menerapkan caraku ini jika kalian menemukan orang-orang seperti teman-teman lelakiku itu. Mereka benar-benar menyebalkan.

Kakiku kuayunkan sembarangan ke segala arah. Bosan sekali. Hidupku terlalu monoton. Bangun-mandi-makan-sekolah-pulang-mandi-makan-nonton-fangirlingan-tidur-bangun-mandi-makan-sekolah-pulang-dan begitu seterusnya; entah kenapa aku sangat hapal kegiatanku akhir-akhir ini. Bagaimana? Monoton bukan? Haah, ya begitulah kegiatanku.

Andaikan saja mimpiku tadi pagi menjadi kenyataan pasti akan menyenangkan. Apa perlu kuceritakan mimpiku tadi pagi? Haha baiklah akan kuceritakan. Beginilah ceritanya…

FLASHBACK ON

Aku menatap langit-langit rumahku dengan perasaan bosan. Entah karena pikiranku melayang-layang atau memang aku sedang sakit, badanku terasa lebih ringan sekarang. Aku mengganti posisi tidurku dengan posisi duduk di sofa ruang tamuku lalu aku melihat ke sekitar rumahku. Kenapa sepi sekali? Dimana orang-orang?, begitu batinku.

“Hei!”

Kepalaku menoleh dan aku menemukan seorang pria yang sangat familiar di mataku. Tentu saja sangat familiar! Dia D.O! Dia ultimate biasku! Astaga, apa yang ia lakukan di rumahku?

Sejenak aku menatapnya tak percaya.

D.O ada di rumahku. D.O sedang duduk di sampingku. D.O tersenyum padaku. D.O D.O D.O … err… cukup! Kenapa otakku menjadi error begini?

“Ini untukmu.” D.O tampak memberikan sebuket bunga mawar merah segar untukku. Aku sempat terpaku namun beberapa detik kemudian aku pun tersenyum lalu menerima bunga itu darinya. Sekarang bukan saatnya untuk diam, aku harus memanfaatkan kesempatan ini, begitulah isi pikiranku.

Dia terlihat menyamankan posisi duduknya di sofaku kemudian kembali menatapku. Aku yang malu ditatapi seperti itu olehnya langsung menundukkan kepalaku. Aku terdiam begitu juga dengan D.O.

Hening.

“Kau tahu? Akhir-akhir ini Chanyeol senang sekali memakan roti isi. Aku jadi selalu sibuk menyiapkan roti isi setiap pagi untuknya.” Ia terkekeh pelan, lalu kembali melanjutkan perkataanya, “Sehun juga jadi lebih menyukai sayuran. Apa ia tak tahu kalau harga sayuran semakin mahal? Haha”

Keningku mengerut bingung. Hei, bukankah itu makanan favoritku? Tapi kenapa Chanyeol dan Sehun jadi menyukai makanan favoritku? Ini aneh… hmm, yasudahlah, kurasa aku hanya sedang berkhayal.

Suasana kembali hening tapi itu sebelum D.O mengenggam kedua tanganku lalu berkata, “Aku menyukaimu.”

Mataku membelalak kaget setelah mendengar ucapanya itu. Tunggu dulu… Apa ini benar-benar seorang Do Kyungsoo? Hei! Yang kutahu idolaku ini agak malu untuk mengungkapkan perasaanya pada seorang wanita, tapi apa ini? Ia secara terang-terangan mengatakan kalau ia menyukaiku!! Well, sebenarnya aku juga kurang yakin apa ia sedang bergurau atau bagaimana. Sebaiknya aku lihat respon selanjutnya, batinku berusaha tenang.

“Eghem. Baiklah, aku menyukaimu. Sangat menyukaimu. Maukah kau menjadi milikku?” mata bulatnya itu berkilat-kilat senang menatapku sehingga membuatku tak bisa mengalihkan tatapanku dari matanya.

Oh my… apa yang harus kulakukan?

Aku masih terdiam. Jantungku masih berusaha berdetak senormal mungkin, sedangkan D.O terlihat masih menunggu jawabanku. Sepertinya tidak ada salahnya jika aku menerima pernyataan cinta idolaku ini, bukankah ini adalah keberuntunganku? Kuharap iya. Jadi sekarang aku tinggal mengatakan iya lalu tersenyum manis untuknya; atau mungkin senyum manisku akan berubah menjadi senyum menyeramkan saking canggungnya dengan idolaku ini.

“Iya. Aku mau.” Ucapku pelan. Aku menatap mata D.O yang semakin berkilat senang mendengar jawabanku.

“Terimakasih. Saranghaeyo.” balas D.O sambil merentangkan tanganya seakan-akan ingin memelukku. Aku pun ikut merentangkan tanganku dan…

GUBRAK

“Ugh!” aku meringis kesakitan ketika bokongku sukses mendarat di lantai kamarku. Setelah beberapa menit bibirku menggerutu sambil mengusap bokongku, aku kini tersadar, ternyata tadi hanya mimpi. Pantas saja tadi aku merasa aneh dengan kata-kata D.O. Perutku sepertinya belum diisi dari tadi pagi dan aku sedang menginginkan makanan yang tadi disebutkan oleh D.O. Aish, sayang sekali, tadi hanya mimpi, coba saja tadi kenyataan. Huft, sial sekali aku hari ini.

FLASHBACK OFF

Aish, kejadian tadi pagi tidak akan pernah kulupakan. Itu benar-benar kejadian dimana aku yang lapar lalu ketiduran kemudian memimpikan D.O menyukaiku lalu mengkhayalkan Chanyeol dan Sehun juga menyukai makanan favoritku dan bla bla bla; aku malas menyebutkanya satu-satu. Assh, Ini pasti efek aku yang terlalu senang saat mendengar EXO akan comeback. Sungguh kejadian yang sial.

“Kyaaa!”

Aku terpaku sebentar. Sepertinya tadi ada yang berteriak. Hmm.. mungkin hanya perasaanku saja.

BRUK

“Akh!”

Seseorang menubrukku dari belakang. Aku meringis kesakitan saat menyadari bokongku telah sukses mendarat dengan keras untuk kedua kalinya hari ini. Aku menatap kesal seorang pria yang tadi menubrukku, sedangkan pria itu tampak terburu-buru bangun lalu menarik tanganku membawaku bersembunyi di belakang sebuah pohon besar. Kontan aku membelalakan mataku kaget. Apa yang pria ini lakukan?

“Sst. Diamlah.” Pria itu meletakkan telunjuknya di bibirku, membuatku menyadari siapa pria ini sebenarnya. Apakah ini mimpi?

PLAK

Pria itu membelalakan matanya kaget saat aku menampar pipi kananku dengan keras. Aku yang sadar kalau ternyata ini bukan mimpi pun akhirnya tersenyum manis padanya. Matanya yang melebar itu perlahan-lahan mulai kembali seperti semula lalu digantikan dengan helaan nafas panjang darinya; mungkin ia tahu alasan kenapa aku menampar pipiku. Melihat itu, aku hanya sekedar terkekeh pelan sambil menggaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal. Hei! Tentu saja aku berlaku seperti itu! Dia itu D.O!!! Do Kyungsoo! D.O D.O D.O … engg…

BRAK BRUK BRAK

Dengan cepat D.O menutup mulutku lalu menarikku kebawah membuatku kini berjongkok berdampingan denganya. Walaupun aku sempat kaget namun kagetku langsung menghilang ketika melihat sekumpulan perempuan berlarian melewati pohon besar yang ada di sampingku. Aku terhenyak. Ternyata ini yang membuat D.O bersembunyi disini. Dia sedang dikejar oleh banyak orang!

Setelah sekumpulan perempuan itu pergi, D.O pun perlahan mulai melepaskan bekapanya padaku dengan mata yang masih fokus menatap sekumpulan perempuan itu. Aku menatap wajah D.O dengan tatapan khawatir. Kenapa ia bisa dikejar-kejar seperti itu? Dan juga kenapa ia keluar dari dormnya?

“Maafkan aku. Kau tidak apa-apa?” D.O memandangku dari atas kebawah untuk memastikan kalau aku tidak apa-apa. Aku tersenyum simpul melihat kekhawatiran idolaku ini, seharusnya aku yang menanyakan itu padanya. “Aku tidak apa-apa, Kyungsoo-ssi. Apa kau baik-baik saja?” D.O tersenyum kecil. “Aku baik-baik saja.”

“Kenapa kau bisa dikejar-kejar seperti itu, Kyungsoo-ssi?” D.O melirikku sebentar, kemudian ia pun menyamankan posisi duduknya dengan bersender di pohon di sampingku. “Tadi aku ingin membeli es krim tapi aku tidak tahu kalau akan begini kejadianya. Ponselku juga tertinggal di toko es krim tadi. Haah, melelahkan.” Jelasnya panjang lebar. Aku mengangguk mengerti.

“Kau tahu namaku?”

Aku tertegun lalu mengangguk sambil tersenyum manis. Tentu aja aku mengetahuinya!

“Aku mengidolakanmu, Kyungsoo-ssi!” jawabku berapi-api sedangkan D.O hanya terkekeh pelan mendengar jawabanku. Aku pun ikut terkekeh melihatnya. Kalau dilihat-lihat, ternyata D.O tampan sekali saat tertawa! Huffh, Sabar..sabar.. jangan ber-fangirlingan dulu.

Aku terpaku ketika D.O nampak merogoh saku celananya. Setelah ia mendapatkan benda yang ia cari, Ia pun tersenyum manis kepadaku. “Ini untukmu.” Tampak sebuah gantungan kunci perak yang berisikan dua huruf ‘D.O’ digenggam olehnya. Mataku langsung membulat sempurna melihat huruf itu.

“Ti-tidak. Itu pasti milikmu.” Aku menundukkan kepalaku. Itu pasti gantungan kunci khusus miliknya. Tak mungkin jika aku mengambilnya.

D.O menggeleng pelan lalu menarik tanganku dan meletakkan gantungan kunci itu di telapak tanganku. “Jangan menolak. Itu sebagai ucapan permintaan maafku karena sudah menabrakmu tadi dan juga kau sudah menolongku. Kalau saja aku tidak menabrakmu, mungkin aku masih berlarian di jalan itu. Haha”

Aku tersenyum mendengar ocehanya. Setidaknya kali ini, semua yang ada di hadapanku bukan mimpi lagi. Aku menatap wajah D.O lekat-lekat. Sudah lama aku ingin menatap wajah ini langsung di hadapanku. Akhirnya keinginanku dari dulu sudah terkabul! Mungkinkah ini arti mimpiku tadi pagi?

Rintik-rintik hujan mulai turun. Aku menengadahkan kepalaku merasakan beberapa tetes air hujan membasahi wajahku. Manik mataku memandang langit yang berwarna kelambu. Sepertinya akan hujan deras.

“Kita harus segera pulang. Sebentar lagi akan hujan deras.” D.O beranjak dari rumput yang tadi sempat ia duduki begitu juga dengan diriku. Sejenak kami bertatap-tatapan, entah kenapa aku tak bisa lepas menatap mata itu. Hei! Dia sangat mempesona, dan kalian harus tahu itu.

Dia tampak tersenyum simpul lalu melepaskan topi yang dipakainya dan memakaikanya ke kepalaku. Sebelum aku sempat menolak, D.O sudah terlebih dahulu berkata, “Jangan menolak.” Aku hanya bisa mengangguk kecil mendengar ucapanya yang mutlak itu. Kemudian aku teringat akan sesuatu. Sepertinya di tasku ada jaket yang tebal, mungkin itu bisa membantu penyamaran D.O.

Segera tanganku mengambil jaket yang ada di dalam tasku lalu aku pun menyodorkan jaket itu padanya. D.O menatap jaket yang kusodorkan kepadanya dengan tatapan yang tak bisa kuartikan. Perlahan sebuah senyum kembali terulas di bibirnya, membuat wajahku sedikit merona melihatnya.

“Terimakasih.” Ucapnya seraya mengambil jaket itu dari genggamanku dan memakainya. Jaket itu terlihat pas di badanya. Aku tersenyum melihat D.O memakai jaketku. Aku tak pernah menyangka kalau jaket itu akan dipakai oleh idolaku. “Jaketmu hangat.” Ujarnya lembut.

Aku mengangguk pelan. “Syukurlah. Terimakasih juga untuk topi dan gantungan kunci ini. Jika aku menemuimu lagi, aku akan mengembalikan kedua barang ini.” Balasku kemudian. Kepala D.O menggeleng tak setuju, “Tidak perlu. Kau bisa mengambil kedua barang itu. ‘Kan sudah kubilang, anggap saja itu sebagai tanda terimakasihku.”

“Kalau begitu kau juga tak perlu mengembalikan jaket itu. Anggap saja sebagai tanda aku sangat mengidolakanmu.”

D.O terkekeh pelan. “Baiklah. Hmm..”

CHU

Mataku sukses membulat menyadari apa yang D.O lakukan padaku. “Anggap saja itu sebagai tanda terimakasihku karena kau sudah mengidolakanku! Sampai jumpa!” serunya sebelum berlari pergi dari hadapanku. Aku menatap kepergianya dengan tangan yang mengusap pipi kananku yang kini sudah merona hebat. Apa kalian tahu? Dia mencium pipiku! Astaga, kenapa idolaku yang satu ini sering sekali membuaku sport jantung?

Perlahan kakiku berlari pergi dari tempat itu. Aku tersenyum kecil mengingat kejadian tadi.

Do Kyungsoo! Kau membuatku semakin tergila-gila padamu!

END

Akhirnya selesai juga! *karungin D.O* #dirajam(?) Otte? Otte? Kalian puaskah dengan versi yang ini? Menurutku ini adalah drable terpanjang yang pernah aku buat -_- mungkin ini bisa dibilang oneshot *lol #dipelototincriticers #senyamsenyumgaje(?). Setelah banyak vote yang masuk *sekitar 30-an* akhirnya Kyungsoo lah yang menang! *tiup terompet*(?) Huwaah maaafin aku kalau versi yang ini paling lama dipost, paling gak masuk akal ceritanya dan gak diedit pula (T.T) habisnya aku bingung mau bikin karakter fans nya D.O ini kayak apa dan aku juga males ngedit *eh. Hasilnya gini deh -.- gaje ya? Maaf banget deh kalau gitu. Aku masih labil dalam dunia per-ff-an soalnya.

Btw, thanks banget buat saran-saran yang udah kalian kasi di versi sebelumnya *peluk satu-satu*(?). Saran dan komentar kalian bener-bener bikin banyak perubahan dalam setiap ff ku nantinya ^^ oh ya, aku juga minta vote kalian lagi untuk versi selanjutnya. Tolong banget ya di vote, soalnya aku pingin lihat semangat kalian buat versi selanjutnya(?) Ini dia kandidatnya(?):

–          Kris

–          Chanyeol/Kai

Inget RCL [Read-Comment-Like] ya 🙂 jangan jadi silent readers terus-terusan, gak bagus juga buat kesehatan batin author #plak #apaansih. Haha sip! Jangan salahin aku kalau nanti aku update nya lama -_-v aku udah kelas 9 soalnya. Oke deh, Author MinHyuniee pamit dulu! Sampai bertemu di ff ku yang lainya! Annyeong~

YOUR COMMENT IS OUR OXYGEN—Author’s Quote

Advertisements

83 responses to “[EXO Fangirls Series] 3rd. D.O—Dream Boy!

  1. Pingback: [EXO Fangirls Series] 6th. Kris—Shining Boy! | FFindo·

  2. Kyaaaa authior aku gereget bacanyaaa x3. Pas awal2 nya itu kyk ny kehidupan aku bgt /? Wkwk soalnya aku jg pny temen yg ngefans sm chanyeol dan temen laki2 aku suka ngeledekin ya begitulah…… Kepp writing!^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s