[ Kyuhyun-Yoo Hyeon Story ] Promise You : Fourth-B :

promise-you-choi-soo-joon-storyline-3

PROMISE YOU

Super Junior Kyuhyun | Kim Yoo Hyeon (You) | Super Junior Donghae | Ahn Jiyoung (OC) | Lee Youra (OC)

Author : @MinhoNoona (Choi Soo Joon)

Length : Chaptered

Genre : Romance,Angst,Life.

Rate : PG 15

Summary :

This is all about happiness.

Poster : http://cafeposterart.wordpress.com/

Previous Story :

( Prologue | First | Second | Third )  ( Fourth-A | Fourth-B Preview | A Study Of Memory )

Annyeong !!! Apa ada yang menunggu kelanjutan FF ini? Ahahaa,setelah hiatus seminggu i’m comeback !!! 😀 Semoga pada suka yaa sama kelanjutannya. SILENT READERS AND PLAGIATOR GO AWAY !!!

YOO HYEON

Kosong. Itulah keadaan sketch book dihadapanku sekarang. Dua hari berlalu sejak kunjunganku ke kantor Donghae,belum ada ide sama sekali untuk mendesain ruangan kerja dan ruang meeting. Ah,apa karena ini ruangan yang akan ditempati Donghae??? Aish,kenapa harus senaif itu??? Mau taruh dimana keprofesionalanku? Dan sekarang adalah akhir pekan alias weekend,harusnya aku memanjakan diri atau menghabiskan waktu bersama Youra tapi aku malah berkutat di kamar dengan proyek ini.

Eomma..,” Youra menarik-narik ujung bajuku.

Aku menoleh. Benar saja putriku itu tengah menatapku dengan pandangan merajuk.

“Ada apa sayang?” tanyaku lembut.

“Eomma,jalan-jalan yuk. Aku bosan di rumah,” ujarnya.

“Eh? Jalan-jalan?”

“Iya,Eomma. Aku ingin menghabiskan waktu dengan Eomma,”

Hhmm..sepertinya tidak ada salahnya aku berjalan-jalan dengan Youra,siapa tahu itu akan merefresh otakku dan memberikan ide baru untukku. Akhirnya aku mengangguk.

“Asyik !!! Eomma,bagaimana supaya lebih ramai kita ajak Kyuhyun Appa saja?”

“MWO??? Appa???” aku terpekik.

Sejak kapan Youra memanggil Kyuhyun dengan sebutan Appa? Sudah sebegitu dekatnyakah mereka?

“Sejak kapan kau memanggilnya dengan sebutan Appa,Youra-ya?”

“Sejak pertemuan orangtua itu. Tenang saja Eomma,lagipula Kyuhyun Appa juga menyetujuinya kok aku memanggilnya seperti itu,”

“Ya,sudah. Kau bersiap-siap saja dulu,tapi kalau Kyuhyun Appa tidak bisa kita berdua saja yang pergi. Arra?”

“Okay !!!” Youra mengacungkan jempolnya.

Aku meraih ponselku dan menghubungi Kyuhyun.

KYUHYUN

Yeoboseyo,” sahutku.

“Kyuhyun-ssi..,”

“Ya,ada apa Yoo Hyeon-ssi?”

“Apa kau sedang ada waktu luang?”

“Tentu. Memangnya kenapa?”

“Hhmm…Youra,dia berkeinginan untuk mengajakmu berjalan-jalan dengannya dan aku,”

“Eh?”

“Kalau kau keberatan juga tidak apa-apa,Kyuhyun-ssi,”

Aku tertawa kecil. Perempuan ini benar-benar perasa.

“Tentu saja aku mau,daripada bosan di rumah terus. Lebih baik keluar kan? Ya sudah,satu jam lagi aku jemput Yoo Hyeon-ssi,”

“Tidak usah. Kita bertemu saja langsung,”

“Ah,tidak. Lebih baik aku menjemput kalian berdua,”

“Terimakasih banyak,Kyuhyun-ssi,”

Klik. Sambungan telepon terputus. Kenapa moodku bisa berubah sedrastis ini? Apa karena Youra? atau mungkin karena Yoo Hyeon? Ya Tuhan,ada apa dengan perasaanku???

13.00 KST,Taman Kota…

Suasana taman cukup ramai,banyak orang yang melakukan aktivitas disana. Ada sekumpulan anak muda yang tengah mengobrol,lansia juga keluarga-keluarga kecil yang tengah menghabiskan waktu bersama.

“Appa,aku ingin itu,” jari kecil Youra menunjuk salah satu kedai.

“Kau ingin kembang gula,Youra-ya?” tanyaku.

“Ya,Appa belikan untukku ya?” pintanya.

“Tentu saja,” aku mencubit pipinya gemas.

Aku membimbingnya menuju kedai tersebut dan membeli 3 kembang gula,setelah membayar aku memberikan salah satunya pada Youra.

“Terimakasih banyak,Appa,”

“Makannya jangan belepotan ya,” peringatku.

Saat kembali ternyata Yoo Hyeon sudah duduk di salah satu bangku taman,aku memberikannya kembang gula.

“Ini untukmu,” ujarku.

Perempuan itu tersenyum dan membukanya,ia mulai menikmatinya. Youra duduk diantara aku dan Yoo Hyeon. Perasaan hangat menjalariku,hei bukankah kita terlihat seperti keluarga kecil???

“Kenapa kau mengizinkannya memanggilmu Appa?” tanya Yoo Hyeon.

“Eh? Apa kau keberatan?” tanyaku.

“Aku hanya heran saja dan kaget. Apa kau benar-benar peduli terhadap putriku?”

“Tentu saja,memangnya kenapa?”

“Aku takut dengan kepedulian seseorang,Kyuhyun-ssi. Aku takut pada akhirnya kepedulian itu hanyalah palsu atau sementara saja,aku tidak ingin Youra terluka. Cukup aku saja yang merasakannya,”

Aku terdiam. Ya,aku tahu. Dia pasti masih trauma dengan masa lalunya. Tapi aku benar-benar tulus memperhatikan Youra,entahlah dia seperti putriku sendiri. Dan kalau boleh berharap aku ingin menjadi…

“Sepertinya Appa dan Eomma mengobrol serius ya,” celotehnya.

Aku tertawa kecil.

“Ah,tidak kok. Kembang gulamu sudah habis?”

“Tentu saja,ini enak sekali Appa. Hhmm…aku ingin bermain perosotan,” jari mungilnya menunjuk kearah lain.

“Baiklah,Ayo,” aku menggendongnya.

“Ayoooo..Eomma juga harus ikut,” ujarnya.

Yoo Hyeon tertawa melihat tingkah putrinya.

“Appa,apa ini tidak terlalu tinggi?” tanya Youra saat berada di puncak.

“Tidak. Kau tidak usah takut sayang,dibawah ada Eomma yang siap menangkapmu,”

“Youra-ya,ayo meluncur. Ada Eomma disini !!!” teriak Yoo Hyeon.

Gadis kecil itu tersenyum.

“Appa,dorong aku,” ujarnya.

Wuushhh !!! Aku mendorongnya.

“Waaaaa…,” gadis itu berteriak kencang,saat sampai dibawah Yoo Hyeon langsung memeluknya dan menggendong putrinya itu.

“Wah,anak Eomma memang pemberani,” puji Yoo Hyeon.

“Iya dong,Eomma,”

Setelah itu kami bertiga bermain ayunan,jungkat-jungkit dan labirin. Derai tawa Youra terdengar begitu lepas di hari itu. Dua jam berlalu,kini Youra sudah tertidur dalam gendonganku.

“Terimakasih banyak untuk hari ini,Kyuhyun-ssi,” ujar Yoo Hyeon.

“Sama-sama,aku juga senang bisa menghabiskan waktu dengan kalian berdua,” aku tersenyum.

Saat kami berjalan menuju area parkir,seorang namja menghentikan langkah kami.

“Yoo Hyeon-ah,” panggilnya.

Aku dan Yoo Hyeon menoleh serempak,saat wajah itu terlihat air muka Yoo Hyeon tampak berubah. Mungkinkah dia???

“Ternyata dia tumbuh dengan baik,dia juga cantik,” tatapan namja itu beralih pada Youra yang ada dalam dekapanku.

“Kebetulan sekali kita bertemu disini,Donghae-ssi,” nada suara Yoo Hyeon terdengar aneh.

YOO HYEON

“Ternyata dia tumbuh dengan baik,dia juga cantik,” tanggap Donghae,tatapan matanya begitu menyiratkan sebuah kerinduan.

“Kebetulan sekali kita bertemu disini,Donghae-ssi,” ujarku kaku.

“Bolehkah aku menghabiskan waktu sebentar dengannya?” tanyanya.

“Ha?”

“Aku sangat merindukannya,Hyeon-ah. Aku ingin menikmati kebersamaan dengan dia,”

Aku menatap Kyuhyun yang berdiri disampingku,namja itu tampak bingung untuk bereaksi tapi betapa terkejutnya aku kala di detik berikutnya tangan Kyuhyun sudah mengenggam erat tanganku. Hangat.

“Dia..,” pandangan Donghae berangsur pada Kyuhyun.

“Dia kekasihku,Cho Kyuhyun. Kyuhyun-ah,dia mantan suamiku,Lee Donghae,” ujarku spontan.

Tatapan mata Kyuhyun terlihat panik namun tak lama ia bisa menguasai diri. Ia tersenyum. Dan entah salah lihat atau tidak,kulihat api cemburu di mata Donghae. Aish,jadi pria dihadapanku ini masih mencintaiku???

DONGHAE

Apa dia bilang??? Kekasih? Tidak salah? Sungguh,aku tidak pernah menyangka bahwa hari ini aku bertemu dengan putriku tapi disisi lain aku juga menerima kenyataan bahwa perempuan yang paling kusayangi sudah memiliki orang lain dalam hidupnya. Menyakitkan bukan? Aku pulang dengan perasaan campur aduk.

“Kau darimana saja sayang? Bukankah tadi kau bilang hanya ke dealer saja untuk service mobil?” tanya Jiyoung.

“Berisik sekali kau,sudahlah minggir sana,” aku mengenyahkannya dengan kasar.

“Cish,apa kau bertemu dengannya? Lalu apa kau juga bertemu dengan anakmu? Dia baik-baik saja bukan? Lihatlah,mantan istri dan anakmu benar-benar bahagia hidup tanpamu !!! Lalu kau??? Kenapa kau harus seperti ini terus,huh?” nada suara Jiyoung meninggi.

Aku berbalik menatapnya dan menunjuknya.

“Sayangnya mereka berdualah sumber kebahagiaanku. Bukan kau,Ahn Jiyoung,” balasku sengit.

Aku bergegas meninggalkannya dan membanting pintu dengan kasar.

“Jadi ini yang kau mau??? Baiklah,akan kubuat mereka tidak bahagia,Lee Donghae !!!” jeritnya.

__________________________________________________________________________

Akankah Kyuhyun-Yoo Hyeon semakin dekat??? Lalu berhasilkah Donghae mendekati Youra sebagai Ayah kandungnya? Apa yang akan dilakukan Jiyoung pada Yoo Hyeon & Youra? Comment readers sangat berharga,gomawo ^^

Advertisements

89 responses to “[ Kyuhyun-Yoo Hyeon Story ] Promise You : Fourth-B :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s