The Brokenhearted Peterpan

url

Cover copas dari tumblr^^

Author : @syadzadhanti 

Genre : Romance, angst | Rating : PG-13

Length : Ficlet

Main casts : Xi Lu Han as Peter Pan, Park Eun Hee (OC) as Wendy

“Tidak semua cerita dongeng berakhir dengan indah. Dongeng hanya berakhir dengan sebagaimana mestinya.”

***

The Brokenhearted Peter Pan

Luhan mengintip dari sebuah celah kecil. Ia melongokkan kepalanya sedikit, melihat-lihat ke dalam ruangan itu. Kamar tidur Eun Hee. Sebenarnya Luhan ragu, apakah ruangan itu masih kamar tidur Eun Hee atau tidak.

Setidaknya, dua belas tahun yang lalu, ruangan itu adalah kamar tidur Park Eun Hee. Masih terekam jelas dalam ingatan Luhan saat ia menghampiri Eun Hee di kamar tidurnya, memberinya serbuk peri, lalu mereka terbang bersama untuk yang pertama kali. Luhan juga masih mengingat betapa bahagianya Eun Hee saat sedang terbang. Itulah saat pertama Eun Hee mengatakan kalau ia percaya, peri dan keajaiban itu nyata.

Flashback.

Eun Hee menutup kedua matanya rapat-rapat. “Tidak berani! Aku takut ketinggian, Luhan,” omelnya. Luhan kelihatan tidak menggubris perkataannya sama sekali, ia masih sibuk menebarkan serbuk peri yang berwarna perak di seluruh tubuh Eun Hee.

“Nah, selesai!” seru Luhan. “Tidak ada yang perlu kau takutkan. Kau tidak akan jatuh. Lihat aku!”

Kemudian Luhan menghentakkan kakinya sekali dan tubuhnya mulai melayang. Kakinya tidak lagi menatap tanah. Luhan sibuk berputar-putar, menirukan gerakan pemain balet yang lucu. Eun Hee tertawa riang. Sebenarnya ia ingin mencoba terbang, tapi ia benar-benar takut akan ketinggian.

Luhan mengecurutkan bibirnya saat menyadari Eun Hee tidak juga mencoba terbang. “Begini saja, aku akan memegangi tanganmu selama kau terbang. Jadi kau merasa aman dan tidak perlu takut jatuh, bagaimana?” tawar Luhan. Matanya mengerling. Sontak Eun Hee mengangguk. Akhirnya gadis kecil itu memberanikan dirinya untuk menghentakkan kakinya dan voila! Sekarang tubuhnya juga ikut melayang bersama Luhan.

Luhan menarik tangan Eun Hee, mereka terbang keluar dari kamar Eun Hee. Mereka terbang semakin tinggi dan melihat bintang-bintang yang cantik tergantung di langit. “Luhan.. Ini ajaib,” desis Eun Hee pelan. Luhan memandangi Eun Hee sambil tersenyum. “Sekarang kau percaya, kan? Peri itu tidak hanya ada di buku dongengmu saja. Peri itu nyata dan kau baru saja membuktikannya,” ucap Luhan.

Eun Hee mengangguk semangat. “Kau benar, Luhan. Peri itu nyata.. Dan keajaiban itu juga nyata.”

Flashback end.

Mata hazelnut Luhan masih sibuk menelusuri ruangan itu. Kelihatannya ruangan itu masih berfungsi sebagai kamar tidur.. Tapi banyak hal yang sudah berubah. Dinding yang dulu berwarna cokelat, sekarang menjadi berwarna merah muda. Lemari tua milik Eun Hee yang dulu terletak di sudut kamar juga sudah tidak ada –digantikan oleh sebuah lemari putih yang cantik. Luhan gelisah. Jangan-jangan, pemilik kamar tidur ini bukan lagi gadis kecilnya, Eun Hee. Akhirnya Luhan memberanikan diri untuk melongok lebih dalam, namun tiba-tiba seseorang membuka pintu kamar itu. Luhan cepat-cepat menarik dirinya lagi.

“Selamat malam, yeobo. Tidur yang nyenyak, ya. Eomma sayang padamu,” kata seorang wanita yang sedang menggandeng putri kecilnya. Wanita itu kemudian membaringkan tubuh putrinya di kasur, mengecup keningnya, kemudian mematikan lampu dan keluar. Kamar tidur itu menjadi gelap dan Luhan tidak bisa melihat apa-apa lagi.

Luhan menarik nafasnya dalam, kemudian menghembuskannya lambat-lambat. Inilah kenyataan yang harus dihadapinya. Luhan ingin lari, namun tidak bisa. Terlambat. Yang bisa ia lakukan saat ini hanyalah menghadapi kenyataan bahwa wanita tadi adalah Eun Hee.

Eun Hee bukan lagi gadis kecilnya. Memang sudah seharusnya seperti itu, Eun Hee tumbuh menjadi seorang wanita dewasa. Mendapatkan banyak pengalaman baru dalam hidupnya dan pelan-pelan akan melupakan masa kecilnya. Melupakan Luhan. Eun Hee juga memiliki keluarga. Memiliki pasangan hidup untuk selamanya dan juga anak hasil kasih sayang mereka. Eun Hee memiliki kehidupan yang bahagia, meskipun tidak ada Luhan di dalamnya.

Luhan tersenyum miris. Ia ingat tentang apa yang pernah dikatakannya kepada Eun Hee dua belas tahun yang lalu.

Suatu hari nanti, kau akan menjadi dewasa. Kau akan bangun di suatu pagi dan tidak mendapati kehadiranku lagi, saat itulah aku sudah benar-benar pergi. Aku tidak bisa menemanimu selamanya, aku tidak akan bisa mengimbangimu. Aku akan tetap seperti ini, menjadi peter pan yang selamanya seperti ini. Bila suatu hari nanti kau menemukan seseorang yang bisa membuatmu jatuh cinta lebih dalam daripada ini, berbahagialah.

Inilah saatnya ia kembali ke neverland. Luhan pelan-pelan melompat kecil dan meninggalkan kamar tidur yang dulunya milik Eun Hee –namun sekarang kamar itu sudah ditempati putri kecil Eun Hee. Lompatan Luhan menimbulkan bunyi gemerincing seperti lonceng, membuat Eun Hee –yang belum jauh dari kamar putrinya, segera berbalik. Eun Hee kembali memasuki kamar putrinya dan mendapati serbuk-serbuk perak berterbangan di jendela kamar itu.

Eun Hee mendekati jendela dan menggapai serbuk-serbuk perak itu dengan jemarinya. “Luhan?” lirihnya pelan. Eun Hee sudah berusaha untuk menahannya, namun air matanya tetap saja menetes. Ia tidak akan pernah melupakan Luhan, seperti apa yang dikatakannya dua belas tahun yang lalu.

Suatu hari nanti aku memang akan tumbuh dewasa. Aku akan terbangun di suatu pagi dimana aku tidak mendapatimu lagi. Saat itulah kau sudah benar-benar pergi. Tapi aku tidak akan melupakanmu. Bagiku kau tidak akan pernah benar-benar pergi, Luhan. Karena kau akan selalu ada disini, di dalam hatiku.

 

END

 

Author’s note : Hello readers, fanfic ini ceritanya tentang gimana kalo Peter Pan beneran ada di real life dan gimana kisah cintanya yang realistis sama Wendy. Aku pilih Luhan soalnya pasti dia cocok banget jadi Peter Pan yang mungil dengan topi hijaunya :3 coba deh kalian bayangin. Thanks for reading, ditunggu commentnya yaa 😀

Advertisements

73 responses to “The Brokenhearted Peterpan

  1. mian eonni sya telat bca n comment 😦
    kyaaa keren bgt ff nya!!! feel nya dpt bgt klu sambil dengerin lgunya exo-peterpan!! 🙂
    simple, tp unik dan menarik!! meskipun ceritanya ringkas dan agak sedih ._. tp tetep aja ff nya keren eonn 🙂 seengganya ga terlalu sedih gt eonn ._.
    d tunggu ff2 eonnie yg lainnya!

    Hwaiting! 🙂

    • iyaa gapapa. tapi kalo recommended song dari aku baby don’t cry, karena ga tau kenapa dengerin lagu itu hawanya pengen nangis T^T

      makasih yaa udah baca dan udah komen juga 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s