Lightsaver

L | fhayfransiska | Fantasy, Friendship | PG-17

Byun Baek Hyun, Park Chan Yeol, Choi Soo Young

L for Lightsaver

Tentu saja. Hal yang ajaib selalu mampu membuat orang senang, bisik Baek Hyun dalam hati.”

________

            Iris matanya yang bak obsidian memantulkan cahaya-cahaya yang berpendar di hadapannya, bergerak-gerak. Jemari lentik milik pria itu menari indah, memunculkan percik-percik kilau cahaya dari setiap ujung jarinya. Telunjuk kirinya menari lentur, berbarengan dengan kelingking kanannya yang turut bergerak. Butir cahaya yang muncul dari setiap ujung jemarinya terbang ke sana ke mari, mirip kunang-kunang penghias malam. Bedanya, yang ini putih. Bedanya, ini cahaya milik Baek Hyun, bukan kunang-kunang.

Seharusnya, senyum bisa tergores minimal singkat saja di wajahnya, tapi sayangnya tidak. Sedari tadi, pria yang tengah berbaring di atas rerumputan liar itu hanya termenung, canggung dengan dirinya sendiri. Merasa kaku dan malas untuk sekedar tersenyum atau mengagumi hasil karyanya sendiri yang kini berputar di sekelilingnya itu, cahaya-cahaya nan indah itu.

Ia selalu berpikir, andai saja …

“Waoww!”

Suara berat menyapa telinganya, membuat rutinitasnya berhenti dan ia memilih untuk menolehkan kepalanya sedikit ke sumber suara. Cukup penasaran dengan sosok pemuda jangkung dengan mulut menganga lebar yang berjalan lambat ke arahnya. Sebab menatap pemandangan indah di depannya—butir-butir cahaya yang berterbangan di angkasa itu— pemuda jangkung itu lantas berteriak senang.

Tentu saja. Hal yang ajaib selalu mampu membuat orang senang, bisik Baek Hyun dalam hati.

“Park Chan Yeol!”

Ada suara lain yang menembus gendang telinga Baek Hyun. Pemuda mungil itu memposisikan tubuhnya duduk, sedikit mengusap baju bagian punggungnya yang kotor terkena noda tanah. Kemudian melihat ke arah seseorang yang baru saja datang, seorang gadis. Sama jangkungnya dengan pemuda sebelumnya. Dengan bantuan cahaya bulan yang temaram serta ratusan butir cahaya yang mengelilinginya, Baek Hyun bisa melihat sosok gadis itu dengan jelas. Bagaimana wajahnya bergurit khawatir, serta napasnya yang memburu hebat karena baru saja berlari-lari mengejar si pemuda jangkung bernama Park Chan Yeol.

“Soo Young noona!”

Namanya Soo Young, nama yang cantik, catat Baek Hyun dalam hati.

“Sudah aku bilang jangan pergi ke mana-mana kan?” Gadis berambut pekat itu mengomel, dan entah kenapa suaranya terdengar jernih di telinga Baek Hyun. “Kau tahu betapa susahnya aku mengurusimu, Chan Yeol ah? Sudah cukup kau berulah di rumah, jadi jangan pergi keluar malam-malam seperti ini lagi, nee?”

Nada yang dilontarkan Soo Young terdengar sedikit membentak, namun pemuda jangkung di depannya hanya meringis lebar. Terlihat sama sekali tidak merasa bersalah. Chan Yeol hanya mengangguk pelan beberapa kali kemudian mengarahkan jari telunjuknya yang kurus ke arah Baek Hyun, ke arah di mana butir-butir cahaya milik Baek Hyun berkumpul.

“Lihat, Noona! Ada kunang-kunang di sana! Indah sekali!”

Baek Hyun sedikit tersentak kala itu, sebab tatapan Soo Young kini tepat mengarah padanya. Alis si gadis sendiri mengernyit, mungkin mencoba mencerna apa yang ditunjukkan Chan Yeol nun jauh di sana. Baek Hyun tidak tahu kenapa ia sampai harus menahan napas menunggu jawaban Soo Young, seolah dengan bernapas apa yang akan diucapkan gadis itu kemudian tidak akan  ia dengar.

“Maaf, Chan Yeol ah. Tapi aku tidak melihat apa-apa di sana.”

Baek Hyun menghela napas keras. Benar-benar tipikal. Percuma rasanya ia berharap tadi.

“Tapi aku melihatnya!” Kening Chan Yeol berkerut, tetap memaksa. “Ada seseorang yang berdiri di sana, yang menarikan jemarinya di udara dan memunculkan kunang-kunang itu.”

Seutas senyum perlahan terbingkai di wajah Soo Young, seolah apa yang dikatakan Chan Yeol adalah hal yang paling lumrah di dunia. “Kau terlalu banyak menonton film, Chan Yeol sayang. Ayo, sekarang kita pulang saja! Noona akan membacakan dongeng untukmu sebelum tidur, bagaimana? Atau mungkin kau ingin Noona membuatkan sesuatu malam ini?”

Tidak perlu waktu lama bagi Chan Yeol untuk kembali tersenyum lebar, menganggukan kepalanya berkali-kali seraya terpekik senang. Dalam sekejap, masalah kunang-kunang telah raib dari otaknya. Selayaknya anak polos, ia menarik lengan Soo Young agar semakin menjauh dari tempat itu, melompat-lompat bahagia dengan kaki panjangnya. Ia ingin segera sampai di rumah, tidur di ranjang Mickey Mousenya yang hangat berbalut selimut bergambar Spiderman, ataupun makan ice cream buatan Soo Young Noona malam-malam, tidak peduli dengan giginya yang bisa berlubang karena senantiasa Soo Young Noona akan membantunya menyikat gigi.

Lama-lama kedua sosok itu semakin kabur dari pandangan Baek Hyun, meninggalkan dirinya sendiri. Lagi.

Baek Hyun kembali merebahkan punggungnya di atas rerumputan berbantalkan kedua lengannya yang menekuk, memandang langit malam yang hitam kelam, tidak ada bintang satu pun. Dan ia memulainya lagi, aktivitasnya yang membosankan sama seperti sebelum-sebelumnya. Menarikan jarinya pelan dan cahaya-cahaya itu muncul lagi, semakin banyak. Terlalu banyak hingga ia sendiri tak sanggup membuka mata saking terangnya, ia takut buta mendadak nantinya.

Ia mengeluh. Cahaya akan selalu ada bersamanya, sebab ia seorang lightsaver.

Tapi kalau boleh memilih, ia jelas lebih senang berada di kegelapan asalkan bersama teman. Itu jauh lebih baik daripada berdiam sendiri di dunia penuh cahaya selayaknya kini.

Terlihat menyedihkan sekalipun kau bersinar terang.

Kasihan.

 

__FIN__

Review please😀

Suka cerita horror ? Baca INI yaaaa (starring : Chanyeol, Minseok)

 

15 responses to “Lightsaver

  1. Jadi ceritanya Baekhyun bukan manusia??
    disini umur mereka brp sih? aku ngebayangin Chanyeol yg umur sekarang tp rada ganjil juga sama kelakuannya kaya bocah, entah dia yg emank ‘beda’ atau disini Chanyeol masih bocah?

  2. Yaahhh,, ksihan Baekhyun nya sndrian!! >_<
    Kirain prtma kali Baek ituu manusia super!! Trnyata dia seorng Lightsaver!!

    Chanyeol dsni msh bocah yaa?? Abisnya klakuannya kyk bocah bgt!! hahaha..

    Nicee storyyy!! ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s