Because of You, Zhang Yixing!

Ini bukan ff ditjao, melainkan ff titipan dari salah seorang teman. Harap memberikan apresiasi berupa komentar setelah membaca ya, terima kasih sebelumnya.

poster-because-of-you-zhang-yixing

Title : Because of You, Zhang Yixing!

Author : Kim Sooki

Leght : Oneshoot

Rating : PG –  15

Genre : Romance, Comedy, Sad

Main Cast :

Zhang Yixing – Choi Sulli

Other Cast :

Krystal Jung – Son Naeun

A/N : Hai aku datang bawa ff Lay dan Sulli. Selamat membaca ^^. Kritik dan saran sangat membantuku. Khamsanida.

AUTHOR POV

 

“Zhang Yixing!”

Sulli melempar segala barang yang ada disampingnya, membuat Lay berlari kesana-kemari menghindari amarah istrinya yang membuncah.

“Waeyo, Sulli-a?”

“Jangan menghindar, pabo! Kemari kau!” Sulli berlari pelan mendekati Lay. Membuat Lay segera berlari kecil menghindari istrinya, dan semakin membuat Sulli marah.

“Waeyo? Kenapa kau begitu marah, Sulli-a?” Lay mencoba sabar. Suli melipat tangannya di dada dengan marah.

“Aku ingin Gado-gado !”

Lay menatap Sulli dengan melotot, “Mwo? Gado-gado? Aku bahkan tidak mengetahui makanan aneh itu.”

“Pabo. Itu makanan Indonesia. Cepat beli.” Mohon Sulli.

“Andwe!” tolak Lay.

“Lay-ah ! Aku sangat lapar, kau ingin bayimu menjadi sepertimu, huh? Yang kurus dan tidak punya akal sama sekali?!”

“Ya! Kau mengejekku huh? Tapi aku tampan tidak jelek sepertimu.”

Sulli menatapnya kesal, “Zhang Yixing! Aku sangat lapar. Jebal.”

“Aku akan membelikannya jika kau mengakui aku tampan dan pintar. Dan terakhir kau tidak memarahiku selalu.”

“Andwe! Lay sangat jelek, bodoh tidak punya akal.” Ejek Sulli. Lay menjauh dan memasuki kamar, menunjukkan bentuk protesnya pada Sulli.

“Lay-a..” Sulli mendekati kamarnya dan Lay. Ia mengetuk pintu kamarnya dengan keras. “Lay-a, jebal aku ingin Gado-gado.”

“Andwe.” Teriak Lay dari dalam.

“Kau ingin bayimu selalu ngiler hah? Karena keinginan ibunya tidak dituruti?” omel Sulli.

“Lakukan dulu apa yang kusuruh. Atau aku tidak akan membelikanmu.”

“Arghh..”

“Ne,ne. Lay sangat tampan pintar dan ayah yang baik.” Ucap Sulli pelan.

“Lebih keras.”

“Bisakah kau tidak menyuruhku selalu marah-marah seperti ini?!”

Cklek.

Lay keluar dan menatap Sulli dengan malas, “Aigoo istriku yang satu ini sangat manja dan jahat sekali. Bahkan suaminya dimarahi selalu.”

“Lay !”

“Arasso. Aku akan membelikanmu gado-gado. Jika kau marah lagi aku akan mencari istri baru.”

Sulli menginjak kaki Lay dengan marah, “Zhang Yixing!”

“Baiklah, aku akan mencari istri baru.”  Ucap Lay dingin. Lay keluar dari rumah dengan sebuah kunci mobil ditangannya.

Ucapan Lay membuat Sulli terdiam, “Lay-ah?”

Sayangnya Lay tidak mendengar ucapan Sulli. Sulli menganggap Lay hanya bercanda , jadi ia berjalan dan menunggu Lay di kamarnya dengan perut yang keroncongan.

LAY POV

 

“Aishh Jinjja.” Lay mengusap kepalanya pelan. Ia tidak tahu dimana ia harus mnecari makanan yang bernama Gado-gado itu. Ia sangat bodoh karena ia tidak menanyakan alamat penjual Gado-gado pada Sulli.

Tapi, biarlah ia sedang protes dengan Sulli. Ia akan memutari Seoul untuk mencari makanan yang diminta istrinya dan bahkan calon bayinya.

Ia tidak bisa membayangkan kelakuan anaknya nanti jika ibunya saja seperti itu.

Astaga.

Tiba-tiba matanya menatap sebuah restaurant bertuliskan, “Indonesian Food” . Ia masih ingat Sulli bilang Gado-gado adalah makanan khas Indonesia.

Ia segera menghentikkan mobilnya dan berjalan mendekati rumah makan itu.

“Lay !” panggil seseorang. Lay memalingkan wajahnya dan saat itu pandangannya bertemu dengan seseorang, Krystal Jung. Masa lalunya.

“Krystal? Apa yang kau lakukan disini? Bukankah kau berada di Amerika dengan Kris?” tanya Lay. Krystal berlari kecil mendekatinya.

“Eum..kau bicara apa tadi?” ucap Krystal dengan membenahkan anak rambutnya yg bertterbangan sehingga terlihat cantik.

Lay menatapnya kagum, “Lay??” ucap Krystal sekali lagi.

“Ani. Maksudku, err—bukankah kau bersama Kris di Amerika?” balas Lay dengan salah tingkah akibat kelakuannya.

“Yeah. Tapi aku kesini berniat berjalan-jalan dan suatu hal. Waeyo? Apa tidak boleh?” Krystal menatapnya dengan curiga.

Lay hanya menggelengkan kepala, “Ani.”

“Apa yang kau lakukan disini?”

“Aku berniat membeli Gado-gado untuk seseorang. Bagaimana jika kita makan bersama?” tawar Lay. Krystal tampak berfikir, lalu mengangguk setuju.

Mereka berjalan beriringan dengan langkah santai menuju restaurant Indonesian Food itu. Dibalik mereka, tanpa mereka sadari, Son Naeun. Teman Sulli memotret mereka.

SULLI POV

“Kriukk.kriukk~”

Suara perutnya semakin lama semakin keras. Ia benar-benar lapar sekali. Ia menatap ponselnya, ia sudah 3 kali mengirim pesan kepada Lay.

Entahlah, mungkin suaminya yang bodoh itu tidak mengecek ponselnya.

Beep.

Tiba-tiba sebuah pesan masuk, Sulli mengambil ponselnya dan segera mengeceknya. Dari Naeun sebuah pesan multimedia.

‘Apa ini?’ Pikir Sulli

Sulli segera menekan tombol agar segera mendownloadnya.

Tiba-tiba sebuah gambar muncul yang membuat hatinya serasa diremas-remas dengan kejam. Hatinya terasa pedih melihat gambar yang berada dihadapnnya.

Lay dan Krystal Jung. Gadis masa lalu Lay. Gadis yang selalu dipikiran Lay, gadis yang selalu dikagumi oleh Lay.

Walaupun mereka sudah menikah, Sulli tahu Lay terlihat masih mengharapkan Krystal datang kembali kepadanya.

Sulli segera menyimpan foto itu di dalam galerinya, dan menutup wajahnya yang putih dengan bantal.

Ia menangis sekencang-kencangnya, ia cemburu melihat hal itu.

Sangat cemburu.

Jika laki-laki itu disini sekarang, ia akan melemparnya dengan sebuah vas bunga, melemparnya dengan panci. Entahlah, pokoknya benda keras.

Moodnya untuk makan gado-gado hilang sudah. Ia ingin tidur dan mengunci diri.

LAY POV

“Oh, jadi kau sudah menikah?” Krystal bertanya dengan mengaduk-aduk lemon teanya yang panas. Lay hanya mengangguk sebagai jawabannya.

“Apa istrimu baik hati?”

Lay tertawa, “Tidak sama sekali. Dia sangat pemarah, kau tahu.”

“Benarkah?  Apa hidupmu baik-baik saja dengannya? Tidak ada KDRT?” Krystal bertanya dengan tertawa.

“Kau bercanda? Kau pikir dia sampai melakukan itu?”

Krystal mengangkat bahunya pelan, “Mungkin saja.”

“Siapa  nama istrimu tadi?” sambungnya.

“Choi Sulli. Maksutku Zhang Sulli.” Jawab Lay

“Bukankah dia hoobae kita yang terkenal karena dia tomboy, dan ditakuti semua pria disekolah kita itu?”

Lay menghela nafas, “Ya, memang dia.”

“Astaga, kau hebat jika bisa menaklukannya.” Gurau Krystal. Lay hanya tersenyum kecil menanggapi gurauan Krystal.

“Lay.”

“Apa?”

“Kau terlihat masih mencintaiku, benar bukan?”

Lay menatapnya dalam..

SULLI POV

“Arghh…” erangnya.

Ia mulai mengerjapkan matanya pelan-pelan, membuat matanya terbiasa akan cahaya malam hari yang diterangi bulan.

“Sudah malam?” tanyanya.

Sulli bangkit dan berjalan keluar dari kamarnya, ia melangkahkan kakinya menuju ruang makan. Tiba-tiba perutnya berbunyi yang membuatnya ia ingat, ia belum makan sama sekali.

“Sudah bangun?” ucap seseorang, Lay. Menatapnya dengan santai.

Sulli menatapnya dengan dingin, “Menurutmu?”

“Aku sudah membelikan Gado-gado yang kau pesankan.”

Sulli menarik kursi meja makannya, “Gomawo.”

Lay mendekatinya, “Apa kau lelah? Kulihat kau tertidur sangat pulas sekali.”

“Ya, sangat lelah menunggu orang yang membelikanku makan. Dia terlihat sibuk dengan seseorang tadi.” Sindir Sulli

Lay menatapnya bingung, “Apa maksudmu?”

“Tanya saja pada cermin,”

“…..maka kau akan tahu.” Sulli bangkit meninggalkan Lay.

“Sulli-a, kau belum menghabiskannya.”

“Melihat makanan itu saja sudah muak, apalagi melihat orang yang membelikannya.” Sewotnya pedas.

Lay menatapnya tidak percaya, “Apa maksudmu?!”

“Aku ingin pulang ke eomma.”

“Sulli-a !”

BRAK..

Sulli menutup kamarnya dengan keras dan menguncinya rapat, ia benar-benar tidak kuat bertemu dengan Lay sekarang. Ia muak sekali, apalagi saat ia akan makan Gado-gado tiba-tiba bayangan Lay dan Krystal terngiang-ngiang di kepalanya.

“Sulli-a? Ada apa denganmu?” Lay mengetuk pelan pintu kamarnya dan berusaha membukanya.

“Sulli-a?”

“Jangan menggangguku bodoh!” omelnya.

“Mwo?! Kenapa kau marah-marah?”

“Terserahku, ini urusanku. Kau tidak tahu apa-apa.” Sewotnya

“Aku ini suamimu Sulli-a. Aku harus tahu apa-apa!” ucap Lay tidak kalah sewot. Sulli bangkit dan menghadap pintu kamarnya, “Pabo ! Kau bahkan tidak mengerti perasaanku ! Kau bersamanya meninggalkanku yang kelaparan. Zhang Yixing bodoh!”

“Apa maksudmu?!”

“PIKIRLAH SENDIRI.” Sulli menghempaskan badannya di kasur mewahnya dan menutup telinganya dengan headseat.

Dan memulai tidurnya.

LAY POV

Lay mengacak-acak rambutnya dengan kesal, ada apa dengan istrinya?

Apa ia melakukan kesalahan?

Kesalahan apa yang membuat istrinya begitu marah padanya?

Ia berusaha mengingat-ingat kata-kata Sulli, ““Tanya saja pada cermin, maka kau akan tahu.” . Lay berjalan menuju cermin yang berada dekat dengan ruang tamu rumahnya.

Ia melihat dirinya sendiri dihadapan cermin itu, “Apa yang salah denganku?” tanyaya.

Tiba-tiba suatu bayangan melintas di pikirannya.

“Aku tahu kenapa ia marah denganku.”

“Choi Sulli kau sedang cemburu rupanya.” Ucapnya dengan tersenyum misterius.

SULLI POV

Sulli mengemasi semua barang-barangnya, ia segera menutup rapat kopernya yang berisi pakaian santai, pakaian dalamnya untuk selama 3 hari dirumah eommanya.

Ia hanya ingin bersantai, dan menghilangkan amarahnya terhadap Lay.

Sulli menarik kopernya dan membuka pintu kamarnya, ia mengangkatnya menuju lantai bawah. Tiba-tiba Lay mencegahnya.

“Kau mau kemana Sulli-a?”

Sulli menatapnya dingin, “Tentu saja kerumah eomma, kau pikir?”

“Aku tahu dimana kesalahanku.” Ungkap Lay. Seketika Sulli menatapnya dengan tidak percaya, lalu gadis itu mencoba pura-pura tidak terkejut.

“Benarkah? Baguslah.”

“Kau akan tetap pergi?” tanya Lay memastikan . Sulli hanya mengangguk sebagai persetujuannya. Lay menariknya dan mendudukkannya di kursi ruang tamu mereka.

“Apa maksudmu?” Sulli menatapnya marah.

Lay berjongkok dihadapnnya, “Dengarkan aku dulu. Ada seseorang yang akan menjelaskan seseuatu. Kuberi kau waktu untuk bertanya dengannya.”

“Andwe!” bentaknya.

“Waeyo? Kau takut kau salah?”

“Aniyo.” Gengsinya.

Lay menghela nafas, “Krystal-ah, masuklah. Aku menunggu di luar.” Lay bangkit dan meninggalkan Sulli.

“Jangan pergi. Duduk saja.” Dingin Lay dan berlalu pergi.

Tiba-tiba Krsytal masuk dengan tersenyum cerah diwajahnya, membuat Sulli seakan ingin menjambaknya.

“Apa kabar, Sulli-ah?”

“Kau sendiri tahu sekarang.”

“Kenapa kau begitu dingin denganku?”

“Karena aku tidak suka berbicara denganmu, unnie.” Ucapnya berusaha agar tidak amrah.

“Waeyo? Karena aku masa lalu suamimu? Kau takut aku mengganggu hubunganmu?” gurau Krystal dengan nada dinginnya.

“Tentu saja. Aku tidak suka seseorang mengganggu hubunganku dengan suamiku.” Omelnya. Krsytal tertawa renyah.

“Bhuaha, kau cemburu denganku ya? Makanya kau mendiamkan Lay? Lalu untuk apa koper itu?” tunjuk Krsytal.

Sulli menariknya kebelakang, “Bukan urusanmu, unnie.”

“Jujur saja. Aku malas panjang lebar.” Desaknya

“Aku tidak cemburu unnie. Kau berlebihan.”

“Benarkah, bukankah kau marah karena kemarin aku jalan bersama dengan suamimu?”

“APA MAUMU HUH?!” Sulli meluapkan amarahnya, tiba-tiba saja bayangan Lay dan Krystal bersama membuatnya marah.

Krystal menatapnya santai, “Mauku? Aku ingin suamimu.”

“Mwo?! Apa maksudmu? Apa kau tidak laku? Sehingga kau mengambil suami orang lain, huh?! Apa kau kurang kerjaan?!”

“Menurutmu? Bukankah Lay masih mencintaiku?”

“….” Sulli mengepalkan tangannya erat.

“Bukankah itu benar Sulli-ah? Kau menikah karena perjodohan, bukan?”

“….”

“Lay mungkin juga tidak mengharapkan anak didalam kandunganmu itu.”

“Kau bohong, Lay sangat mengharapkannya!”

“Aku kemarin mendengar dia bercerita seperti itu.”

“……” Sulli mengepalkan tangannya semakin erat. Tiba-tiba air matanya jatuh perlahan, ia segera mengusapnya dengan kasar. Ia tidak mau terlihat lemah.

“Ne. Aku tau dia mencintaimu unnie. Aku tahu, kau senang sekarang? Kau ingin mengambilnya dariku dan dari anak ini?” tunjuk Sulli pada perutnya yang membesar.

“Haha. Sulli-ah, kau tau. Aku lebih senang jika kau emndenagrkan penjelasanku dulu.”

“….”

FLASHBACK

“Siapa  nama istrimu tadi?” sambungnya.

“Choi Sulli. Maksutku Zhang Sulli.” Jawab Lay

“Bukankah dia hoobae kita yang terkenal karena dia tomboy, dan ditakuti semua pria disekolah kita itu?”

Lay menghela nafas, “Ya, memang dia.”

“Astaga, kau hebat jika bisa menaklukannya.” Gurau Krystal. Lay hanya tersenyum kecil menanggapi gurauan Krystal.

“Lay.”

“Apa?”

“Kau terlihat masih mencintaiku, benar bukan?”

Lay menatapnya dalam, lalu tertawa. “Aniyo, itu dulu. Aku mencintai gadis lain, Choi Sulli. Ya, istriku yang menyebalkan dan gampang marah. Walaupun ia seperti itu, ia terlihat sekali sangat menyayangiku.”

“Benarkah?” tanya Krsytal

“Ya, setelah aku tau kau berpacaran dengan Kris. Dia selalu mendukungku tetapi ia melakukan itu lewat surat yang ia kirim setiap hari dan ia masukkan kedalam lokerku. Dia selalu memberiku semangat, ia tidak mau memberitahu identitasnya. Sampai akhirnya aku mengetahui siapa dia. Aku benar-benar,…”

“jatuh cinta padanya pada pandangan pertama. Lalu aku mencari tahu kebiasaannya, sampai akhrinya orang tuaku mengenalkanku pada orang tua Sulli. Mereka berniat menjodohkanku. Aku langsung menyetujuinya. Tapi, aku minta mereka merahasiakan identitasku kepada Sulli.”

“Aku tidak menyangka. Kau benar-benar mencintainya?”

“Tentu saja. Aku bahkan mengharapkan anak pertamaku. Sebentar lagi ia akan melahirkan.”

Krystal tersenyum, “Chukkae Lay-ah!”

Lay tersenyum, “Krys, kurasa aku harus kembali. Istriku pasti sangat lapar. Mian. Senang bertemu denganmu.”

Krystal mengangguk, “Tentu saja aku juga.”

FLASHBACK END

“Sekarang kau percaya padanya?” tanya Krystal. Sulli menatapnya tidak percaya, “Dia mengatakan seperti itu? Kau tidak bercanda bukan, un?”

Krystal menggeleng, “Tidak. Kau tahu, Lay sangat membanggakanmu…

“—aku minta maaf telah mengerjaimu.”

“Unnie.”

“HAPPY ANNIVERSARY FOR LAY AND SULLI!” teriak Krystal yang langsung memeluk Sulli. Sulli menatapnya tidak percaya, “Unnie, kau menyebalkan.”

“Kau tidak marah lagi denganku dan Lay bukan.”

“Tapi kalian menyebalkan.” Gerutu Sulli.

“Sebenarnya aku mau memberimu ini, ini adalah tujuan utamaku ke Korea.” Krystal menyodorkan sebuah undangan pernikahan yang bertuliskan ‘KRIS & KRYSTAL WEDDING’ .

Sulli menatapnya tidak percaya, “CHUKKAE UNNIE!”

Krystal tersenyum, “Kau harus minta maaf pada suamimu Sulli-ah.”

Sulli mengangguk dan berjalan keluar mencari Lay.

Tiba-tiba matanya menangkap bayangan Lay, ia mendekatinya. Dan benar saja, Lay disana berdiri dan menghirup udara disekitarnya. Ia terlihat tampan, sama seperti dulu sejak SHS.

“Lay-ah,” panggil Sulli pelan.

“Hm?” Lay menjawab tanpa menatapnya.

“Aku minta maaf karena telah menuduhmu. Aku salah, karena kemarin kupikir kau akan kembali kepada Krystal unnie. Aku takut semua perjuanganku sejak SHS akan sia-sia. Aku takut kau akan bersamanya, aku hanya ingin kau bersamaku.”

“Benarkah?”

“Ne.”

“Lalu, apa yang ahrus kau ucapkan padaku? Titah Lay.

Saranghae Zhang Yixing.” Ucap Sulli dengan menunduk, ia sangat malu mengungkapkannya secara langsung.

Lay membalikkan badannya dan memeluk Sulli erat, “Nado sarangahe, Choi Sulli.” Bisiknya dengan pelan.

“Berjanjilah padaku kau tidak akan marah-marah lagi, dan tidak akan meninggalkanku.” Ucap Lay dengan mengajukan kelingkingnya.

Sulli mengangguk mantab, “Yakso. Aku akan menjadi Sulli yang baik untukmu.” Sulli menyematkan kelingkingnya kepada kelingkingnya pada Lay.

Mereka saling menatap satu sama lain dan tersenyum. Seakan memberi isyarat, ‘Aku benar-benar akan seperti itu, percayalah.’

Hai-hai alhamdullilah selesai^^ bagaimana? Kalian suka? RCL please. Kritik dan saran kalian sangat membantu. Dan buat unnie dita, terima kasih karen mau memposting ini ^^ . Khamsanida!!

Advertisements

33 responses to “Because of You, Zhang Yixing!

  1. Wkkwkw, lucu lucu.. Lay sama sulli, baru liat pairing ini..
    Tapi krystalnya nyebelin, ngasih surprise kok ya bikin salah paham -_- bikin gemes aja-_-
    Nice ff thor.. Keep writing ya^^

    Nb: aku penasaran sulli nepatin janji apa ngga wkwkw.. XD

  2. Ini cerita daebak banget. Hampi aja aku mau nangis, tapi gak jadi aku malah ketawa sendiri bacanya.. 😉
    Baru tau ada pairing Lay – Sulli di ff. Keep writing pairing ini ya! Fighting

  3. Pengen jambak ital sumpah. Bikin surprise kok ngeselin amat. Sulli si anak tomboy,di jodohin ama cwo yg di kejar2 dia dari awal. Pikitiwwww. . Haha. . Ngakak deh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s