[EXO Fangirls Series] 6th. Kris—Shining Boy!

Author : MinHyuniee.

Main Cast   : EXO-M Kris as Kris Wu and YOU.

Genre          : Full gaje -_- *LOL, crack/humor gagal(?), ooc, fluff and typos.

Rate              : G.

Disclaim      : I only own the plot but I wish I could own Kris #taboked.

Summary    : Kris! Kau adalah mahluk jangkung paling bersinar yang pernah kutemui!—YOU’s

NO PLAGIARISM/REMAKE/REPOST/REBLOG! NO BASH/FLAME! NO SILENT READERS!

MINHYUNIEE PRESENT
“ SHINING BOY ”

Kindhearted Boy | Weird Boy | Dream Boy | Sweet Boy| Naughty Boy

sb

Well, aku tak pernah menyangka kalau aku mendapat kesempatan untuk mendengar suara beratnya dan juga melihat wajah tampannya dari dekat. Apakah ini sebuah keberuntungan? Haha. Mungkin saja jawabannya iya. Kris! Kau adalah mahluk jangkung paling bersinar yang pernah kutemui!

***

Aku meneguk ludahku dengan susah payah. Manik mataku terpaku menatap banner besar yang kini terpajang di hadapanku. Kutatapi satu persatu sosok yang terpajang di banner itu, dan hanya sesosok pria berambut brown choco sajalah yang mampu membuat nafasku tercekat.

“GANGNAM!!”

Kontan kepalaku menoleh ke arah sumber suara yang tadi meneriakan sesuatu dengan lantangnya.

Hiiy! Kawanan stalker itu lagi!!

Segera saja kakiku melangkah cepat menghindari sergapan sekumpulan wanita penguntit itu. Menghela nafas lega, aku mendudukan diriku di belakang pohon kapuk yang letaknya tak terlalu jauh dari tempatku berdiri tadi. Mataku menatap sekitar dengan waspada karena kalau tidak, aku akan ‘terinjak-injak’ oleh kawanan penguntit itu. Menurutku, mereka benar-benar menyeramkan.

Well, kalau mereka memang benar-benar menyukai idola mereka, tidak seharusnya mereka melakukan hal seseram itu. Menguntit, mengirim bunga kematian atau bahkan mengirimi surat berisikan darah mereka kepada sang idola. Bukankah itu hal yang sangat menyeramkan? Bayangkan saja jika kehidupan pribadi kalian terusik dengan sekumpulan orang yang bahkan tidak kalian kenal. Hiiy. Bisakah mereka sadar lebih cepat? Kurasa tidak.

Hm, daripada mengurusi orang-orang aneh itu, lebih baik aku segera pergi ke gangnam sekarang.

Ku-stop sebuah taksi lalu menaikinya sambil terus berharap agar dewi fortuna memberkatiku nanti.

***

“KYAAA!!”

Aku menatap datar sebuah lautan manusia yang ada di depanku. Fansigning akan dimulai pukul 3 siang nanti, tapi… mengapa tempat ini sudah penuh pada pukul 10 pagi? Aku… benci kenyataan ini.

Kuambil ponselku lalu mengetik beberapa pesan untuk teman-temanku. Mereka pasti sudah ada di dalam sana.

“ITU MEREKA!!!”

Suara teriakan seseorang membuat semua orang yang ada disana langsung mengalihkan perhatian mereka pada sebuah van yang baru saja berhenti di tempat itu. Setelah beberapa menit hening, pintu van itu pun terbuka dan menampakkan salah satu pria ber-dimple yang sangat manis. Sontak saja semua orang yang disana berteriak histeris.

Satu persatu sekumpulan pria berjumlah 12 orang itu turun dari van hitam yang terparkir tidak jauh dari tempatku berdiri saat ini. Aku menatap mereka dari kejauhan dengan mata yang melebar. Ini baru pertama kalinya aku melihat mereka secara langsung! Tapi tetap saja ini menyedihkan… aku bahkan tidak bisa mendekati mereka karena banyaknya orang yang memadati tempat ini. Hiks.

‘bugh!’

“Hei!” aku berteriak kesal ketika seorang perempuan menubrukku dari belakang. Mataku melotot seketika saat perempuan yang menubrukku tadi malah mendorongku ke dalam lautan manusia yang tadi bahkan sempat kumaki-maki karena sangat agresif.

Aku memekik kesakitan saat kakiku diinjak atau bahkan badanku dihimpit oleh orang-orang yang ada di sekitarku. Dan pada akhirnya, aku hanya bisa pasrah saja jika nanti aku pulang dengan keadaan lebam disana-sini. Itu hal yang wajar bagi setiap orang yang menghadiri acara fansigning. Ditambah lagi, acara ini adalah acara fansigning untuk sebuah grup boyband yang sedang naik daun saat ini. Yup! Siapa lagi kalau bukan EXO? Haah, mereka benar-benar mempesona!

“Kris!!!”

Refleks, aku membuka kedua kelopak mataku yang tadinya terpejam karena saking sakitnya injakan dan himpitan yang kurasakan. Iris mataku memandang lekat sosok pria jangkung berambut brown choco yang baru saja turun dari van. Orang-orang di sekitarku semakin berteriak histeris ketika seorang pria manis berambut pink terlihat juga baru turun dari van. Oh Tidak. Xi Luhan. Kau membuat telingaku hampir tuli karena teriakan para penggemarmu ini.

‘bugh!’

‘brugh!’

Aku meringis kesakitan dengan mata yang terpejam kuat ketika badanku didorong hingga terjatuh di di tanah. Cepat-cepat, aku menutup wajahku memakai kedua telapak tanganku agar wajahku tidak tertendang maupun terinjak-injak oleh orang lain nantinya. Namun, setelah beberapa saat aku menunggu, bukanlah sebuah tendangan yang kudapatkan, melainkan sebuah suara lelaki yang terdengar manis lah yang kudapatkan sekarang.

“Apa kau baik-baik saja?”

Kontan aku membuka kedua kelopak mataku kemudian melepaskan tutupan wajahku dari tanganku. Dan betapa terkejutnya aku setelah mendapati seorang pria yang kuidolakan kini sedang berjongkok di depanku.

Ya Tuhan! Kris!

Mataku melebar sempurna ketika pria jangkung bernama Kris yang ada di depanku ini mengulas sebuah senyum manis. Entah mendapat keberanian darimana, tiba-tiba aku bisa berdiri dan membungkuk kepadanya. Kudengar suara teriakan histeris semakin menjadi dari arah belakangku. Sementara itu, Kris terlihat kembali menegakkan badannya lalu tersenyum lagi kepadaku.

“Berhati-hatilah. Jangan sampai kau terjatuh lagi.” Ucapnya santai dan setelahnya, ia pun berjalan menuju tempat anggota EXO yang lainnya. Aku masih terdiam tak percaya kalau Kris telah berbicara padaku tadi. Tak kuperdulikan suara teriakan kesal dari arah belakangku dan lebih memilih untuk memandang lekat anggota EXO yang saat ini berada lumayan dekat denganku.

Agasshi, tolong menghindar.” Suara seorang bodyguard menyadarkanku. Sontak aku berlari pergi dari tempat itu.

Dalam hati aku merasa senang karena bisa mendengar suaranya dan juga melihat wajahnya dari dekat. Hei! Aku bukan penggemar fanatik Kris, tapi mengapa aku bisa sesenang ini ya? Aneh sekali.

Aku mengacak rambutku frustasi sambil terus berlari menjauh dari tempat fansigning.

Kris! Kau adalah mahluk jangkung paling bersinar yang pernah kutemui!

 

END

Halo. Aku datang lagi membawa ff EFS versi Kris! *tebar bunga* Terimakasih banyak bagi para readers yang mau membaca ff abal ini sampai versi yang terakhir!^^ Maaf kalau hasilnya absurd bin hancur begini (T.T) *bow*. Makasih juga buat yang udah comment+baca EFS versi sebelumnya. Oh ya, ada yang nyadar gak kalau judulnya aku ganti semua? Hehe, itu soalnya setelah aku teliti lagi, ternyata jenis ff yang kubuat itu bukan jenis drabble, makanya aku ganti jadi ‘EXO Fangirls Series’ aja biar jenisnya gak salah nantinya 😀

Btw, aku udah nyiapin sequel EFS versi D.O dan ntar bakalan aku post kalau banyak yang berminat. Mungkin sequelnya bakal aku protect karena saking banyaknya siders disini. Nah, makanya, jangan lupa comment ya! 😉 Aku tunggu! See ya~

YOUR COMMENT IS OUR OXYGEN—Author’s qoute

31 responses to “[EXO Fangirls Series] 6th. Kris—Shining Boy!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s