PayBack (Prolog)

Ini bukan ff ditjao, melainkan ff titipan dari salah seorang teman. Harap memberikan apresiasi berupa komentar setelah membaca ya, terima kasih sebelumnya.

images

Title/Judul               : PayBack (Prolog)

Author                        : redwinebluesky

Genre                          : romance, marriage life

Rating                         : 17+

Length                        : Chapter

Cast                             :  Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Seo Bora

PS                             : Part 1 nya bakal aku publish kalau White Confession udah kelar. sabar ya 

-0-

Mereka bilang cinta itu berawal dari mata dan turun ke hati. Maka jangan heran jika berakhir dengan air mata dan sakit hati

-0- 

Pertengahan februari. Awal musim panas melepaskan jubbah pekatnya dan merentangkan tangan menawarkan pelukan pada musim gugur. Kyuhyun, nampak menimbang langkah di depan pilar bangunan yang kokoknya mengalahkan imajinasi hampa yang selama ini bertebaran di ‘andai’nya. Pria yang ketampanannya sedang bersembunyi di balik peluh yang tercetak jelas dalam kekontrasan biru tebal kemeja dengan lengan yang tergulung sepertiganya itu mendesis gusar.

Sekarang sudah 17 februari. Artinya perjanjiannya dengan ‘dia’ telah kadaluarnya sejak 5 hari lalu. Bukankah harusnya ia tak perlu segeram ini? Bukankah ia sendiri yang dengan lantangnya menolak tawaran yang ‘dia’ suguhkan sebagai tebusan atas jasa ‘gila’ yang mengganggu tidurnya sejak udara pertama februari menembus dadanya? 

Lalu kekhawatiran lain mencuri nalarnya. Bagaimana jika kedatangannya disini sia-sia belaka? Bagaimana jika dia telah menemukan penganti Kyuhyun dan hanya akan menyambut kedatangan Kyuhyun dengan senyum sinis memojokkan yang kaya akan sentuhan mengejek didalamnya.

“ah, tidak ! tidak” Kyuhyun menggelengkan kepalanya cepat. Memutuskan untuk menjatuhkan langkah panjangnya semakin dalam. Walaupun kemungkinan suksesnya hanya 0,1% Kyuhyun tetap harus mencobanya bukan? Peduli setan dengan harga diri yang dulu selalu menjadi mahkota berkilau terbaiknya. Ia bukanlah tuan muda Cho yang dulu. Jelas dengan stelan kemeja murah dan sepatu pantopel terkoyak yang ia beli dengan harga nyaris gratis di emperan sudut jalan juksin sudah cukup menunjukkan betapa lemahnya starta sosialnya saat ini.

Lalu apa yang salah dengan kecongkakan yang telah ia emban sejak lahir itu? sial kau Cho Kyuhyun. Tak ada lagi yang bisa kau andalkan sekarang. Tak ada brengsek!

Dengan muka tebal seperti lapisan baja yang tertimbun di dasar aspal bersemen Kyuhyun akhirnya melangkahkan tubuh tegapnya memasuki gedung mewah itu. Tak seperti orang kampung lainnya yang akan mendesisi wah ketika disuguhi pemandangan interior ala mediterania gedung itu, Kyuhyun malah mendecik sebal.

Bisakah mata-mata itu berhenti menatapnya eneh? Hey! Ia bukan makhluk dari planet lain. Lihatlah! Ia masih punya seluruh organ tubuh lengkap yang cukup bisa membuatnya menyerupai manusia.

“brengsek,” Kyuhyun semakin menundukkan  wajah dan memperdalam posisi topinya. Untuk kesekian kalinya dalam sehari ini Kyuhyun mengumpat. Tatapan para pegawai di perusahaan ini seolah mengulitinya hidup hidup. Tak ada larangan kepada bukan pegawai untuk masuk kedalam wilayah yang pantulan lantainya bahkan mengalahkan kebeningan kaca tua yang menjadi satu-satunya tempat dimana Kyuhyun biasa merapikan dandanannya dalam gubuk coklat yang hamper seluruh kayu penopangnya nyaris ambruk dimakan rayap bukan?

Hey! Kyuhyun adalah salahsatu orang yang berkepentingan serius dengan perusahaan ini. Lebih tepatnya berkepentingan terhadap masalah pribadi Chairman disini. Taukah kalian nasib perusahan ini secara tak langsung terikat benang merah dengan keberadaannya?

Jadi berheti menatap Kyuhyun seolah ia adalah satu-satunya crayon putih usang yang masuk di deretan spidol unmarker mewah merah terang. Tidak ada yang salah dengannya kecuali pakaian lusuh, dandanan berantakan, rambut panjang yang tak tertata, cambang yang memenuhi hampir separuh wajah, sepatu hitam yang terkelupas dihampir seluruh permukaannya dan .. astaga baiklah ! Kyuhyun benar-benar berantakan dan ia pantas menerima tatapan itu.

“selamat siang tuan. Ada yang bisa kami bantu?” Resepsionis dengan kostum kuning cerah itu menyapa Kyuhyun hangat. Sayangnya mata Kyuhyun masih belum buta terhadap reaksi berjengit ringan yang gadis cantik berambut coklat itu persembahkan ketika Kyuhyun akhirnya mengakhiri langkah tepat di hadapannya.

“aku ingin bertemu dengan Seo Bora. Apakah dia ada di tempat?” jawab Kyuhyun dengan tatapan mata elangnya yang mengintimidasi. Suaranya yang dingin namun tegas cukup berhasil membuat kuduk gadis dihadapannya meremang, menahan kagum dalam decak yang menggantung.

Sial. Pesonanya belum padam juga ternyata.

“ah, ye. Maaf. Apakah anda tuan Marcus??” Tanya sang resepsionis dengan standar kesantunan yang pas setelah beberapa detik menelisik penampilan Kyuhyun dari atas hinggga kebawah.

Kyuhyun terpaku sesaat “ah, ya. Saya Marcus Cho”. Balasnya canggung. Resepsionis itu jelas terlalu kentara bila sedang mengamati penampilannya secara terang terangan namun Kyuhyun justru tak bisa melakukan hal lain selain diam sementara bibirnya sudah gatal ingin mengeluarkan sumpah serapah tajam tentang bagaimana ia ingin mencopot kedua bola mata sang resepsionis agar berhenti menatapnya dengan tatapan ‘ambigu’ itu.

“atasan saya sudah menunggu anda tuan. Anda bisa langsung menemui beliau” Kyuhyun masih menanti dengan sabar

“silahkan naik kelantai 20. Ruangan CEO kami berada dilantai itu.”

“―satu-satunya ruangan disana Tuan Cho “ jelas gadis itu mantap sebelum membungkuk hormat mengakhiri penjelasannya. Tak lupa Senyum simpul terukir dari lipstic mystic pink yang membalut garis flat bibir penuhnya. Kyuhyun menjauh dari meja resepsionis dengan perasaan aneh.

Bagaimana bisa resepsionis biasa sepertinya memiliki tingkat ketajaman intuisi yang handal dalam mengidentifikasikan nama seseorang hanya melalui percakapan yang bahkan belum genap 5 menit berjalan??

Tanpa menunggu lebih lama lagi Kyuhyun berlalu menuju lift terdekat. Memasukkan dirinya disana dan menekan angka 20 sebelum lift itu akhirnya tertutup, menelan penampakan dirinya dengan dia sebagai satu-satunya pion pengisi disana.

-o-

Kyuhyun duduk tegap diatas Sofa bergaya Eropa Klasik yang menjadi salahsatu furniture mewah diantara belasan furniture sekelas bangsawan eropa lainnya. Di hadapannya kini tengah duduk seorang gadis cantik dengan garis tubuh tegas nan ramping bak model dunia. Rambut red mahogany itu ia biarkan tergerai hingga nyaris menyentuh pinggang dengan aksen blow ringan di tiap ujung helaiannya.

Mata coklat tua itu terlihat sebening angsa ketika bersanding dengan kulit coklat meronanya. Bibirnya yang penuh terasa pas mengisi lingkaran wajah yang terlihat mempesona dengan garis hati. Posisi hidungnya yang tegas damun tak tegap terasa menjadi bumbu terbaik yang menyeimbangi kecantikan bak dewi kayangan kepunyaannya.

“kau datang juga rupanya” sang gadis mempesona itu menyapa. Suaranya masih sejernih yang Kyuhyun terakhir kali dengar. Berbeda dengan Kyuhyun yang gugup terpaku ditepat, gadis itu malah bersikap santai dan menyandarkan seluruh tubuh bagian belakangnya pada bantalan sofa.

“jadi kau menerimanya tuan muda Cho??” sambung gadis itu lagi. Menyilangkan kedua kaki jenjangnya dihadapan Kyuhyun sementara hal itu akan semakin mengeskpose hamper seluruh tungkai indah itu jika saja rok mini yang gadis itu gunakan tak menghalanginya.

“mengapa harus aku??” Kyuhyun menatap gadis itu dengan mata penuh Tanya, tak peduli bahwa gadis dihadapannya kini merasa tertekan dengan tatapan elang itu atau tidak. Mengabaikan fakta bahwa baru saja gadis itu kembali memanggilnya dengan nama depan yang beberapa tahun lalu melekat erat dengannya.

Tuan Muda Cho.

Gadis itu tersenyum datar sebelum memilih untuk melangkah kearah kulkas mini yang berada disudut ruangannya. Mengambil dua kaleng kopi dingin instan lalu menyodorkan salahsatunya kearah Kyuhyun.

“aku juga awalnya bingung, kenapa harus kau” gadis itu memulai tegukannya. “namun latar belakang ‘sempurna’mu akhirnya membuatku sadar bahwa kau adalah jalan keluar terbaik yang bisa aku terima” sambungnya lagi sambil memperbaiki letak kemeja kerjanya yang sedikit salah .

“mengapa harus aku??” desak Kyuhyun tak puas.

“karna kau cerdas dan tampan yang tak beruntung. Setidaknya jika itu benihmu maka suamikuku tak akan merasa malu untuk mengakui anak itu sebagai pewarisnya” balas sang gadis acuh.

“kalian gila” desis Kyuhyun tak bernada sementara gadis itu malah tertawa sumbang.

Andai Kyuhyun tau betapa kegilaan ini juga menyiksanya. Andai Kyuhyun tau sudah berapa malam ia lewati dengan kesan hampa di hatinya. Andai Kyuhyun tau betapa ranjangnya kini menjadi dingin dan membekukan karna keinginan brengsek yang turut menggadaikan hati dan harga dirinya. Andai Kyuhyun tau betapa banyak air mata yang ia guyurkan untuk keinginan bodoh yang menjadi satu-satunya cara untuk melindungi suami yang sangat dicintainya maka mungkin Kyuhyun tak akan berakhir disini.

Sekarang.

 

Bersamanya.

“jadi kau setuju?” Tembak gadis itu cepat.

“dengan syarat..”

“apa??”

“biaya rumah sakit ibuku, pengacara untuk ayahku, pendidikan terbaik untuk keponakanku dan ―perusahaan keluarga Cho” tak ada lagi keraguan yang membayangi disana. Kyuhyun sudah berada di tahap ini dan ia tak akan mundur sekarang. ia akan terus melangkah kedepan meskipun harus menaggalkan seluruh urat malunya di belakang. Demi keluarganya ia akan melakukan apapun.

“deal..”.

Apapun itu.

-0-

“tapi nona. Bagaimana aku bisa memastikan bahwa yang datang itu benar-benar Marcus Cho yang anda maksud??”

“kau bisa langsung mengenalinya, bisa ku pastikan itu Sora`ssi”

“caranya nona?”

“jika ada seorang pria yang muncul dengan tatapan setajam elang, dengan suara sedingin salju, dan dengan garis wajah aristocrat yang membuat kakimu bergetar Manahan kagum, maka dialah Marcus Cho yang aku maksud”

-o-

Kkeut

Hai.. tengs buat dita yang udah bersedia bantuin publish FFku. Semoga suka, kritik dan saran aku nantikan.

9 responses to “PayBack (Prolog)

  1. Biar ku tebak,,, jadi Bora itu sudah menikah,, dan suami Choi Siwon ?
    Tp krna siwon oppa gk bs memberikan keturunan,,, trjadilah perjanjian itu,,

    Ahh ini bikin penasaran saja,,,
    Ditunggu part 1nya yaa chiingu,, jngn lma2 hee

  2. Ihhhhhh ,, penasaran sama ceritannya ,, ini tuh tntang apaaa sihhh ,, apa kyu disewa supaya bisa ngasih keturunan buat bora pdhal dia udah nikah ,,, dtunggu lanjutannya thor ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s