Johayo Do Kyungsoo Chapter 4

johayo2Title : Johayo Do Kyung Soo

Author : Sicafiramin

Cast : Kim Jongin (EXO), Do Kyung Soo (EXO), Krystal (f(x)), other

Genre : Friendship, Romance, Humor

Rating : General nyerempet Mature

Warning : Bahasa gak baku, banyak kata-kata ga di sensor, frontal, YAOI!! Di ingetin lagi ya yang ga suka silakan jangan di baca, jangan protes biasnya aku nistakan(?), OOC

 

 Jongin segera mengunci mulut Kyungsoo dengan mulutnya. Dan ciuman panas itu pun terjadi, Kyungsoo hanya bisa menutup matanya sementara tangannya di genggam erat oleh Jongin.

Kyungsoo mendorong dada Jongin pelan, ia kesulitan bernapas dan Jongin sudah termakan oleh nafsu. Jongin mendorong Kyungsoo hingga tertidur di ranjangnya, mengusap leher Kyungsoo dan menggigit bibir Kyungsoo kasar. Kyungsoo berteriak dan Jongin segera melepasnya

“Mi.. mianhae..”

“Jonghin..hhh.. k-kau.. kenapa. Hhh” Kyungsoo berusaha mengambil napas sebanyak banyaknya, dadanya naik turun dan mulutnya terbuka. Jongin menunduk, mampus kau Kim Jongin, sesuatu dibalik celanamu sudah bangun

“Aku harus pulang Kyungsoo-ya maaf soal kejadian tadi…maaf jika menyakitimu”

“Yang tadi itu… apa? Kau pernah melakukan itu padaku di rental PS waktu itu, dan yang tadi…”

“…..”

“Aku mau lagi..” pinta Kyungsoo polos

Jongin terdiam, mata Kyungsoo memelas dan hening untuk sepersekian detik. Tiba-tiba handpone Jongin bergetar, dilihatnya Joonmyun sudah memanggil.

“K-kyungsoo..aku.. aku pulang dulu ne Joonmyun hyung sudah menelfon. jaga kesehatan arra…” Jongin mencium kening Kyungsoo lalu berlari dengan kencang, ia bahkan berteriak saat memberi salam pada ibunya Kyungsoo.

Jongin melihat Joonmyun sudah berdiri di samping motor vespa nya di depan gerbang rumah Kyungsoo.

“Lama sekali” keluh Joonmyun

“Hehe mian hyung, hmm cepat pulang hyung aku harus menyelesaikan ‘sesuatu’ hehe” Jongin tertawa kecil, tas nya menutupi bagian ‘itunya’ bisa di jadiin bulan-bulanan hyung nya kalau sampai tahu Jongin melakukan sesuatu hingga membangunkan adik kecil Jongin. Joonmyun menekuk alisnya melihat tingkah aneh adiknya, tapi ia tidak ambil pusing dan segera membawa Jongin pulang kerumah.

Di perjalanan Jongin meringis menahan sakit di bagian ‘milik’nya yang terhimpit jok motor. Hal yang paling merepotkan bagi laki-laki apabila harus terangsang di saat yang tidak tepat. Dan sesampainya di rumah, Jongin segera mengurung diri dikamarnya, masuk toilet dan melakukan ‘ritual’ untuk menenangkan miliknya. Kyungsoo harus bertanggung jawab untuk ini.

“Baekhyun tidak sekolah. Ia sakit” teriak Jongdae si ketua kelas, ia berjalan ke bangku guru untuk menyimpan surat keterangan sakit milik Baekhyun lalu menulisnya di absensi.

Jongin terdiam, ia tahu kejadian yang menimpa Baekhyun kemarin menyebabkan bocah sipit itu tidak masuk. Ia melirik ke bangku kosong di sampingnya, ia merasa bersalah tidak menjenguk sahabatnya yang sedang sakit. Tapi mau bagaimana lagi, Kyungsoo juga sedang sakit kemarin dan Kyungsoo benar-benar membutuhkan Jongin.

Kyungsoo berjalan menuju bangku kosong di samping Jongin lalu duduk di samping pemuda tan itu. Jongin hanya tersenyum melihat Kyungsoo baik-baik saja.

“Kyung yang kemarin—”

“Baekhyun sakit ya? Apa gara-gara jatuh kemarin?” Tanya Kyungsoo memotong kata-kata Jongin yang ingin membahas masalah kemarin. Jujur saja Jongin merasa canggung sekarang, ia sudah mencium Kyungsoo tiba-tiba dua kali dan ia ingin lebih(?) Diam beberapa detik…

“Iya, sepertinya begitu. Aku belum menghubunginya semenjak kemarin” Jawab Jongin

“Ayo kita jenguk” ajak Kyungsoo dan Jongin mengangguk setuju. “Ajak Sehun juga. Jangan lupa bawa martabak”

Jongin mengangguk lalu merogoh handphonenya untuk mengirim sms pada Sehun. Diam beberapa saat

“Kenapa martabak?” Tanya Jongin

“Wae? Martabak enak kan? Masa tidak membawa apa-apa untuk Baekhyun” kata Kyungsoo sambil tersenyum kecil, Jongin hanya mengangguk meng-iyakan. Setahunya di rumah Baekhyun itu banyak makanan, membuat ia betah kalau bermain kesana.

Kelas Sehun sudah ada guru di jam pertama dan Sehun benci guru matematika di depannya yang selalu curhat tentang hidupnya, bukannya mengajar mengajarkan mean modus median seperti yang seharusnya. Tiba-tiba handphone-nya bergetar, dengan pelan ia membuka pesan dari Jongin

‘Sepulang sekolah kosongkan jadwal. Kita jenguk Baekhyun. Ia sedang sakit’

Sehun tidak membalas pesan Jongin, hemat pulsa pikirnya.Walaupun ia jomblo tetap saja pulsa itu penting, untuk paket internetan. Paket midnight agar bisa mendownload anime hentai di situs favoritnya. Berbicara soal hentai, ia jadi teringat Jongin yang jarang nonton bareng Sehun lagi. Ya, semenjak ia pacaran dengan Kyungsoo dan Sehun merasa terabaikan. Bahkan Baekhyun sudah punya pacar, jadi diantara mereka bertiga hanya dirinya yang masih sexy free and jomblo. Padahal pas mereka baru naik ke tingkat dua, mereka janji mau threesome dan Baekhyun yang jadi bottomnya. Iajadi ingat ekspresi ngeri Baekhyun, padahal Sehun dan Jongin hanya bercanda waktu itu.

Sehun penasaran, Jongin sudah punya Kyungsoo dan Baekhyun pacaran dengan Yifan, tapi Jongin dan Baekhyun belum menunjukan aksi pacaran mereka dan Sehun kepo kepengen tahu gaya pacaran kedua sahabatnya itu. Tiba-tiba ide konyol terlintas di benaknya.

“Ital~” Sehun menepuk pundak gadis di depan bangkunya tersebut. Krystal tidak menyahut, ia masih sibuk mengecat kukunya padahal sedang dalam pelajaran.

“Tal.. ital.” bisik Sehun sambil modus mencolek-colek punggung gadis itu, Krystal tidak bergerak dan tetap sibuk dengan kegiatannya. Kesal, Sehun pun menarik tali beha-nya Krystal hingga terdengar bunyi

‘plop’

“Ya!” bentak Krystal seraya menoleh ke belakang. Sehun hanya cekikikan melihat ekspresi murka gadis di depannya ini.

“Thhhhtt. Tal, pulang sekolah kita jenguk Baekhyun. Ajak Chanyeol thunbae juga”

Sehun bisa melihat ekspresi heran Krystal

“Baekhyun belum sembuh?” Tanya gadis itu, dan Sehun mengangguk

“Arra arra. Dan jangan melakukan hal seperti tadi. Brabe kalau talinya putus” celoteh Krystal lalu berbalik meneruskan aktifitasnya. Sehun hanya menyeringai dan menarik tali bra nya keras hingga putus

“OH SEHUN!”

. . .

Jongin dan Sehun saling memandang di parkiran. Setahu Jongin, ia hanya mengajak Sehun. Kenapa Krystal,Chanyeol, Yifan dan Luhan ikut? Krystal sih tidak masalah, tapi tiga serangkai ini?

“Kau yang mengajak mereka?” bisik Jongin sesekali melirik ketiga Sunbae-nya itu. Sehun Cuma nyengir-nyengir memperlihat giginya yang di pagari behel warna-warni.

“Thudahlah, mempel elat hubungan thunbae dan hoobae” kata Sehun meyakinkan, dan Jongin hanya menghela napasnya pelan. Krystal melirik Sehun sinis, sejak kejadian pagi tadi ia harus meminjam peniti temannya untuk mengaitkan tali bra nya yang putus karena ulah Sehun.

“Beb, kenapa mukanya kusut gitu?” Tanya Chanyeol, Krystal hanya menghela napas berat lalu memandang Sehun sinis

“Sudahlah laki-laki tidak perlu tahu. Kita naik apa ke rumah Baekhyun?” Krystal mengalihkan pembicaraan. Nampak Jongin sedikit berfikir, ia biasanya naik sepeda boncengan sama Baekhyun kalau pulang. Sehun biasa naik bus jadi tidak bawa kendaraan. Chanyeol juga hanya menggerutu karena motornya di bengkel, dan Luhan itu anak kost-an yang kost-annya itu deket sama sekolah, makanya suka di jadikan markas oleh geng beruang.

“Well, sekarang bagaimana?” Tanya Luhan, jujur ia tidak kenal dekat dengan Baekhyun, tapi ikut diseret paksa oleh Yifan dan Chanyeol. Jika begini terpaksa Yifan turun tangan, mobil mewahnya harus ia relakan dinaiki bocah-bocah itu.

“Naik mobilku saja” sahut Yifah

“Semuanya ayo masuk ke mobil Yifan” teriak Chanyeol, Yifan sudah membuka pintu mobilnya dan mereka semua masuk walau harus dempet-dempetan. Oke ini kesempatan dalam dempetan. Batin Jongin, Chanyeol dan Sehun. Jongin bisa dempetan dengan Kyungsoo, Chanyeol dengan Krystal dan Sehun dengan Luhan. Yifan merasa jadi supir karena semua memlih berdempetan duduk di belakang.

“Jangan lupa beli martabak” teriak kyungsoo tiba-tiba saat mobil baru saja melaju

“Untuk apa?” Tanya Yifan heran

“Untuk Baekhyun” jawab Kyungsoo

“Kenapa harus martabak?” Tanya Chanyeol ikut heran

“Waktu aku sakit appa membelikanku martabak” jawab Kyungsoo polos. Jongin menatap Sehun, belum ada yang tahu kepolosan Kyungsoo selain Jongin dan Sehun.

“Ga..gak gitu juga Kyung-ah” Chanyeol, Krystal dan Luhan mendesah pelan.

“Baiklah ayo kita beli, kebetulan aku juga lapar” tipal Yifan sambil memajukan mesin mobilnya. Jongin mendelik memandang Kyungsoo yang tersenyum manis karena Yifan menuruti permintaan Kyungsoo. Well, cinta memang keterlaluan bahkan hal kecilpun bisa membuat cemburu seperti ini.

“Geser dong panas” keluh Luhan meninju lengan Sehun. Mereka duduk di jok belakang. Sehun tidak menggubris, ia malah menutup matanya seraya mengibas-ngibaskan tangannya. “Tau gini aku duduk di depan bareng Yifan” Luhan menggerutu

“Thunbae thepelti pelempuan thaja. Hahaha ngomong-ngomong makathih ya thunbae udah mau ikut. Kalau thunbae ikut, aku tidak jadi kambing conge kalena meleka pathti thibuk dengan pacal mathing-mathing” Sehun cekikikan, masih menutup matanya sambil menyandarkan kepalanya ke belakang.

Luhan ingin tertawa melihat Sehun yang menggemaskan, bicaranya yang cadel, kulitnya yang putih seperti bule, dan model rambut acak-acak oh jangan lupa behel warna warninya.

“EKHEM! Udah kalian jadian aja. Cocok” Chanyeol dan yang lainnya hanya menahan tawa melihat (calon) pasangan baru. Jongin dan Krystal mengangguk, sementara Yifan tidak mendengarkan obrolan di belakang. Jadi supir dadakan memang berat.

Mendengar kata-kata Chanyeol membuat pipi Luhan memerah, oh si manly jadi terlihat seperti seorang gadis sekarang. Sehun membuka matanya lalu tersenyum melihat ekspresi Luhan yang tidak menolak atau marah-marah seperti biasa. Langkah awal yang baik. Batin Sehun

. . .

Baekhyun sendirian di rumahnya karena ayah dan ibunya bekerja, dan adik laki-lakinya pergi sekolah. Ia masih tidak bisa berjalan, bahkan ke toilet pun harus memakai kruk untuk menopang tubuhnya. Ia mengganti-ganti channel tv, ia bosan dengan acara tv kalau tidak joged-joged an ya hipnotis-hipnotis-an. Bahkan acara gossip selebriti yang itu-itu lagi

“Kalian kawin cere emang aku peduli?” cibir Baekhyun, lalu Baekhyun terdiam saat salah satu iklan muncul

‘Jus apa yang pahit? Jus a friend’

.

.

JLEB

.

.

Tiba-tiba ia teringat Jongin. Cinta dalam hati memang sangat menyakitkan.

‘Mungkin ini memang jalan takdirku..

Mengagumi tanpa dicintai..

Tak mengapa bagiku, asal kaupun bahagia..dalam hidupku..

Telah lama kupendam perasaan itu..

Menunggu dirimu, menyambut diriku. Tak mengapa bagiku, mencintaimu pun adalah bahagia untukku.

Ku ingin kau tahu diriku disini menanti dirimu, meski ku tunggu hingga ke ujung waktuku dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya ~’

“Baru~Ku sadari! Cintaku bertepuk sebe~laaahhh tangaaannn”

Baekhyun terlonjak kaget saat adiknya tiba-tiba pulang dan bernyanyi lagu seperti itu.

“Ya berisik. Masuk rumah bukannya beri salam” keluh Baekhyun pada adiknya yang masih kelas 2 SMP itu. Adiknya hanya memandang Baekhyun sekilas sambil melepas sepatunya

“Tutupan botolmu..tutupan oplosanmu~” adiknya malah lanjut nyanyi dan pergi ke kamarnya dan tidak menghiraukan kata-kata hyungnya

“Ya!” bentak Baekhyun kesal “Aisshh menyebalkan”

. . .

“Jongin aku mengantuk” gumam Kyungsoo pelan. Jongin menoleh melihat Kyungsoo yang sudah sangat mengantuk “Kau tidak membiarkanku tidur semalam” lanjut Kyungsoo

“Ap—”

“Jongin..ka..kau” Krystal membulatkan matanya, begitu juga yang lainnya.

“Kyungie kau bicara apa? Ja..jangan bicara aneh-aneh” Jongin berusaha membekap mulut Kyungsoo. Lagi dan lagi, Orang-orang berfikiran ambigu dengan kata-kata Kyungsoo.

“My body hurts because we kept going until morning” Kyungsoo tiba-tiba melanjutkan dalam bahasa inggris. Kyungsoo memang lancar bahasa inggris, dan mereka mengerti kata-kata Kyungsoo.

“WHAT?”

“Tidak-tidak he..he’s talking about a game!” teriak Jongin, ia melirik Kyungsoo sebentar lagi bocah itu akan tertidur. “We were playing a game until morning! Shit Kyungsoo-ah wake up! Please wake up! If you don’t. I’ll die!”

“Jongin-ah..”Sehun menatap Jongin dengan tatapan horror

“A-ada apa?”

“I’ve been meaning to ask you something for a while now..are you two.. making love?”

“Tidakk! TIDAK!”

“Ya Kim Jongin!”

“Tidak!”

“JONGIN! KITA SUDAH SAMPAI” teriak Krystal, semua yang ada di mobil hanya memandang Jongin heran. Jongin sadar ia baru saja bermimpi dan ia bersyukur karena hanya mimpi.

“Kau tertidur? Rumah Baekhyun kan tidak terlalu jauh” kata Yifan

“Maaf hyung, aku benar-benar mengantuk” Jongin mengucek matanya dan turun dari mobil. Well, mereka semua sudah ada di depan rumah Baekhyun.

Sehun dan Yifan memimpin di depan, yang lainnya mengikuti dari belakang.

“Aku tidak menyangka akan sedekat ini dengan geng beruang” gumam Jongin pelan, Chanyeol dan Luhan melirik kearah Jongin dan Jongin balas menatap mereka. “hai” sapa Jongin sambil nyengir. Luhan dan Chanyeol balas tersenyum aneh.

‘Ting tong’

Yifan memencet bell rumah Baekhyun, tapi belum ada yang menyahut dari dalam

“Kalian sudah memberitahu Baek kita akan kemari?” Tanya Yifan

“Belum, sengaja biar kejutan hyung hehhe” jawab Jongin cengengesan

“Baekhyun~ main yuk” teriak Sehun, dan Jongin mengetuk pintu depan rumah Baekhyun.

Tiba-tiba seorang anak membuka pintu dengan wajah jutek memandang mereka. Byun Taehyun.

“Baekhyun hyung sedang sakit dan tidak mau di ganggu” ketus bocah itu, Jongin dan Sehun tahu siapa dia. Adik laki-laki Baekhyun yang super jutek, galak, dan tampan. Beda dengan Baekhyun yang manis, sopan, ramah dan cantik.

“Tumben, dia sedang apa memangnya?” Tanya Sehun

“Tidur siang” jawab Taehyun

“Byun Taehyun, hyung mu itu tidak bisa tidur siang dalam keadaan sakit atau sekarat sekalipun” Jongin terkekeh melihat ekspresi Taehyun, mirip Baekhyun kalau tersipu seperti ini

“Ah hyung bisa menebaknya. Baiklah masuk saja dia ada di kamar, aku mau main. Bye Jongin hyung, Sehun hyung. Dan kalian semua teman Baekhyun hyung jaga hyungku sampai ibu pulang ne” kata Taehyun

“Ok” kata Sehun

Tiba-tiba Taehyun terdiam memandang Kyungsoo dari atas hingga bawah, Krystal hanya tersenyum melihat Taehyun yang memandangnya. Jongin dan yang lainnya sudah masuk kedalam.

“Noona.. te-temannya Baekhyun hyung” Tanya Taehyun gelagapan

“Ne namaku Jung Krystal..eumm Taehyun? Hehe aku masuk dulu, jangan pulang larut ya” kata Krystal lalu berjalan masuk mengikuti yang lainnya. Taehyun masih belum berkedip memandang punggung sexy Krystal berjalan masuk kedalam rumahnya.

“Aishh manis sekali dia” gumam Taehyun pelan

Baekhyun sibuk dengan handphone-nya, menunggu seseorang mengiriminya pesan, atau menelfon nya mungkin. Tapi tidak ada satupun kecuali sms dari operator. ‘Gratis RBT untuk kamu yang blablabla’ Baekhyun mempoutkan bibirnya lalu menutup matanya.

‘tok tok tok’

“Taehyun-ah jangan ganggu bisa?” teriak Baekhyun kesal

“BUKA WOY INI JONGIN”

Baekhyun membulatkan matanya, Jongin?

“A-ah ternyata kau, hmm b-buka saja tidak ku kunci” teriak Baekhyun lagi dan Jongin segera membuka pintu kamar Baekhyun.

“Haii” sapa Jongin dan yang lainnya. Baekhyun terkejut ternyata Jongin tidak datang sendirian, melainkan bersama teman-temannya yang lain.

“Ka-kalian” kaget Baekhyun

“Bagaimana keadaanmu?” Tanya Jongin

“Untung Jinki hyung mengurutku kemarin hehe, sudah mendingan kok” jawab Baekhyun “Masuklah” Baekhyun menyuruh mereka masuk kedalam kamarnya yang rapi dan dominan berwarna hitam putih.

“Sudah makan? Kami membelikan martabak untukmu” kata Yifan

“Wah terimakasih, kebetulan aku belum makan”

“Memangnya kakimu kenapa?” Tanya Luhan tiba-tiba

“Keseleo pas tes di lapangan kemarin” jawab Baekhyun

“Sudah tidak sakit lagi kan?” Kini Krystal yang bertanya, Baekhyun menggeleng “Syukurlah, tapi pasti kalau berjalan sangat sakit”

“Hmm iya, tidak apa-apa daripada kemarin sakit sekali sampai tidak bisa tidur. Duh, maaf ya dirumahku tidak ada pembantu, jika mau minum ambil saja di dapur” kata Baekhyun

“Sudahlah kami kemari kan bukan untuk merepotkanmu haha. Syukurlah kau baik-baik saja” Jongin mengacak rambut Baekhyun pelan, pemuda itu hanya tersenyum canggung. Ada Yifan dan Kyungsoo disini.

“Boleh aku melihat-lihat rumahmu? Rumahmu rapi ya” Kata Krystal

“Tentu” dan Krystal pun keluar kamar untuk melihat-lihat rumah Baekhyun

“Hmm kamar mandi sebelah mana ya? Aku mau pipis” kata Kyungsoo masih dengan wajah polosnya. Jongin, Baekhyun dan Sehun melotot. Mereka tahu Kyungsoo tidak bisa memakai celana sendiri, kalau begini—

“Disana, aku juga mau pipis” Jongin menarik lengan Kyungsoo

“Aku juga mau pipis” kata Luhan, tiba-tiba Jongin menghalangi langkah Luhan membuat pemuda bermata rusa itu keheranan

“Jongin awas”

“Ti-tidak. Giliran. Aku dan Kyungsoo dulu yang ke toilet. K-kau tunggu disini saja sunbae” kata Jongin terbata-bata, membuat Luhan semakin heran

“Jongin aku mau pipis, Kyungsoo ayo” tegas Luhan sambil menarik lengan Kyungsoo

“Tidak, sunbae tahan dulu atau gunakan toilet yang lain”

“Kau kenapa sih?”

Jongin melirik Sehun yang diam saja, tahu kode dari Jongin bocah bernama Sehun itu segera menarik Luhan keluar

“Yayaya! Oh Sehun”

“Bial aku antal ke toilet di bawah” Sehun menarik Luhan, sementara Luhan nurut aja antara malu-malu tapi mau.

“Isshh kalian aneh sekali”

Baekhyun hanya tersenyum kaku saat Jongin dan Kyungsoo keluar. Menyisakan dirinya bersama dua tower ini. Yifan memegang tangan Baekhyun sementara Chanyeol hanya diam memperhatikan

Baekhyun masih berterimakasih karena mereka mau menjenguknya, bahkan memberi Baekhyun martabak. Tau saja kalau dia sedang ngidam martabak. Bahkan Yifan benar-benar perhatian padanya sekarang ia beanar-benar merasa punya pacar.

“Sini aku suapi martabak” Kata Yifan, Baekhyun menggeleng

“Yang sakit kan kakiku, bukan tangan” tolak Baekhyun halus

“Eii tidak apa-apa. Ayo buka mulutmu aaaa” terpaksa Baekhyun pun membuka mulutnya pelan namun potongan martabak itu masuk ke mulut Yifan

“Yaaa” Baekhyun memukul bahu Yifan dan Yifan hanya tertawa. Sialan sekali bule kanada ini. Batin Baekhyun. “Pacar macam apa kau ini?” keluh Baekhyun

“Aku lapar sayang”

“Huh” Baekhyun memajukan bibirnya kesal

“Jelek” ejek Yifan seraya mencubit pipi Baekhyun

“Kalau aku jelek kenapa mau menjadi pacarku? He?” Tanya Baekhyun, Yifan tertawa menampilkan gigi betonnya

“Yah itulah namanya cinta, tidak memandang fisik”

“Jadi aku jelek begitu?” mata Baekhyun ber-air agak jleb dengar kata-kata Yifan

“Eh, engga. Duh Baekhyun” Yifan mengusap kepala Baekhyun pelan

Chanyeol ingin muntah melihat adegan Baekhyun Yifan dihadapannya. Ia yakin kalau mereka saling cintai walau saling menghina. Chanyeol keluar menghampiri Krystal, well hanya mereka yang straight disini. Iajuga tidak yakin Luhan straight, melihat ada bibit-bibit uke pada diri Luhan kalau bersama Sehun.

“Beb, lagi ngapain?” Tanya Chanyeol

“Liat-liat photo keluarganya Baekhyun. Adiknya Baekhyun tampan ya, aku bisa jadi pedo kalau melihatnya tersenyum manis begitu” Krystal menunjuk photo keluarga di samping kamar Baekhyun. Chanyeol mengangguk tapi pandangannya lebih pada photo Baekhyun

“Baekhyun waktu kecil manis ya. Sekarang juga manis sih, sayang aku straight bukan gay” Chanyeol mengeluh sementara Krystal memandang Chanyeol heran

“Hey, kau menyukai Baekhyun?” Tanya Krystal. Chanyeol terdiam lalu menggeleng

“Tidak, kau ini ada-ada saja hahaha”

“Huh bohong, aku tahu kau menyimpan perhatian pada Baekhyun” Krystal menatap mata Chanyeol penuh arti, sementara yang di tatap hanya gelagapan memalingkan mukanya “Tuhkan!”

“Apa sih? Jangan cemburuan gitu lah”

“Wajar lah aku cemburu aku kan pacarmu, dugaanku benar kan?” Krystal menunduk

“Kau juga perhatian pada Jongin. Kau pikir aku tidak cemburu hmm?” Tanya balik Chanyeol. Krystal menekuk alisnya

“Maksudmu apa oppa? Kenapa bawa-bawa Jongin?”

“Ck~ aku tahu kok tal. Kamu masih menunggu Jongin kan? Yahh waktu aku menyatakan perasaan padamu dan kau jawab iya itu semua tidak tulus kan?”

“Jangan mulai lagi please..” Krystal terlihat tidak suka dengan pembicaraan mereka kali ini.

“Hufh baiklah, dari awal aku yakin kalau hubungan kita ini hanya sebuah ‘keterpaksaan’ aku tidak tahu lagi harus bagaimana sekarang. Jujur tal, kau menyukai siapa sebenarnya? Aku atau Jongin”

“Oppa kenapa bertanya begitu? Sudahlah jangan bahas hal-hal yang seperti itu aku tidak suka, apalagi bawa-bawa nama Jongin. Ia sudah punya Kyungsoo” Krystal mau berbalik namun Chanyeol menarik lengannya membuat yeoja itu terdiam saat ditatap oleh Chanyeol

“Aku butuh kepastian, kalau kau mau kita selesai katakan saja. Aku tidak masalah kau suka pada siapa, asalkan kau jujur. Karena aku tidak melihatmu memandangku seperti kau memandang Jongin”

Krystal diam, ia bingung harus menjawab apa. Kenapa ia bertanya disaat seperti ini sih? Batin Krystal. Chanyeol membuang napasnya berat “Pandanganmu pada Jongin, mirip pandangan Sehun untuk Luhan, Yifan untuk Kyungsoo, dan Baekhyun untuk Jongin”

Chanyeol tahu semuanya, namun ia berpura-pura tidak tahu dan membiarkan semuanya mengalir seperti air. Membiarkan tuhan merancang scenario terbaiknya.

“Iya. Aku menyukai Jongin. Kau puas oppa? Sekarang rebut Baekhyun dari Yifan Sunbae sebelum terlambat. Karena sekarang kita putus!” setelah mendorong dada Chanyeol, ia pun berbalik dan melihat Kyungsoo mematung disana. Kyungsoo memandang mereka berdua dengan pandangan terkejut. Sama seperti ekspresi Krystal dan Chanyeol sekarang

“Kyung, aku bisa jelaskan” kata Krystal dan Chanyeol panik

– TBC –

Huaaahh chapter ini lebih pendek dari sebelumnya, karena menulis ini dengan keadaan yang tidak baik. Menonton exo showtime benar-benar tidak baik untuk kesehatan(?) aku ga tahu kenapa jalan ceritanya jadi begini, aku bingung aku lelah aku wanita lemah(?)

Maaf juga kalau komedinya aku kurangi karena aku mau seriusin walau gay akin ini serius sih -_- hehe FF ini akan segera aku tamatkan, karena banyak ff baru yang harus aku ketik sebelum idenya meluap dan hilang hanyut terbawa banjir(?) Aku juga mau ngucapin TERIMAKASIH untuk yang sudah review, comment, baca, beri kritik dan saran. Maaf ga bisa aku balas satu-satu. Aku baca kok aku baca :* buat yang baca semoga amal ibadahnya diterima, yang jomblo dapet pacar, yang taken dapet yang baru /dorr

Kalian mau comment review atau tidak itu terserah, kalian mau baca aja udah syukur -_- mau judge atau bash juga terserah lah biar aku pemes(LOL) aku bukan author yang maksa kalian buat komen -_- hak kalian itu bebaslah, ga masalahin itu aku mah.

Eumm…Oh ya apa perlu ada adegan NC? O_O kalau mau Aku ‘Butuh’ sangat ‘Butuh’ seseorang yang rela mau membuat adegan NC untuk Kaisoo, karena ff ini sok-sokan nyerempet Mature dan yang buat ‘GAK BISA’ buat NC jadinya bingung sendiri ;~~; tapi kalau tidak ada, aku bakal skip dan tamatin ini FF. oke sekian dariku byebye ^^

Advertisements

26 responses to “Johayo Do Kyungsoo Chapter 4

  1. Thor, biarpun komedinya dikurangin tp tetap kocak kok, aku tetep ketawa2 sendiri tiap baca adegan konyolnya. Dan masalah ceritanya mulai lbh serius, aku setuju2 aja karena bakal makin rame jdnya lingkaran setan pertemanan dan percintaan ini hahahaha. Usul aku, baekhyun-yifan dipertegas konfliknya bisa tuh soalnya mereka kan hubungannya hasil pelarian hati yg terluka hahahaha. Tp biarpun makin serius, plis selipin sekali2 komedinya biar ttp fresh karena menurut aku ini yg jd ciri khas ff ini. Komedinya ga maksa, lucunya kerasa pas.
    Buat nc ada ato engga bebas sih ikut author aja. Karena aku ga kebayang sih dgn tokoh2nya yg kaya bgtu kalo nc-an kaya gmana hahahaha.

  2. aku suka aku suka aku sukaaaaaa :v

    maaf yah author kece saya baru komen
    padahal saya udah ngikutin ff ini dari chap.awal
    dan aku.suka.semuanya huaaaaaaaaa 😀

    ayo dong author kece jangan lama lama apdetnya.:-( aku sudah tak.sabar ini :v

    fighting author.kece !

  3. Oalaaaaahhhh ,, gmna tuh lanjutan hub mreka ber-8 klo kyak gitu , ?? Tetep kocak kok ceritanya thor ,, walaupun cuma disisipin dikit ,, next part-nya bnyakin humornya yaaa , biar bacanya gaaa trlalu serius , soalnya agakk gmna gitu klo misalkan trlalu bnyak nyeritain ke-gay-an mreka ,, hehehehe

  4. Apa sih neng Author masa martabak. Jadi ngakak ulang2 dh tiap ada martabaknya. Makin serius nih crtanya.. Keep writing..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s