Overdose

choi-soo-joon-overdose

OVERDOSE

EXO D.O | Park Hyera (OC/YOU)

Author : @MinhoNoona (Choi Soo Joon)

Genre : Romance,School-Life

Length : Drabble

Rate : PG-15

Summary :

Love is sickness,addicted overdose. -Hyera-

Poster : Haruru98 @ http://cafeposterart.wordpress.com/

Disclaimer : Judul FF boleh sama tapi storyline tetep beda. Haha. This fanfiction inspired by EXO’s song,Overdose. 

“Hyera-ya,coba lihat namja di pojok itu,” ujar Eunmi,sahabatku.

Aku mengikuti arah telunjuk jari Eunmi,mataku terbelalak dan kembali menatap Eunmi.

“Kenapa kau menunjuk Kyungsoo,Eunmi-ya?” tanyaku heran.

“Yang kudengar,gosipnya Kyungsoo anak konglomerat,”

Alisku bertaut.

“Dan lalu? Itu hanya gosip Eunmi-ya,bukan fakta,”

Eunmi terkekeh dan menepuk halus pundakku.

“Lalu apa jadinya kalau gosip itu benar? Kyungsoo pasti bisa memenuhi semua keinginanmu,”

“Sekaya apapun dia,dia tetap nerd. Aku tidak suka,” ketusku.

Yang kubicarakan barusan dengan Eunmi adalah Kyungsoo. Do Kyungsoo. Namja yang selalu berpenampilan rapi,seragamnya tidak pernah dikeluarkan seperti siswa namja lainnya,kacamata berbingkai hitam itu selalu bertengger di wajahnya. Temannya tak banyak,hanya dua sahabat yang dekat dengannya. Byun Baekhyun & Kim Jongin. Padahal dua namja itu termasuk jajaran most wanted boy di sekolah,aku heran kenapa Baekhyun & Jongin bisa dekat dengan Kyungsoo. Tapi sedekat apapun ketiganya,yang kudengar dari Baekhyun,mereka berdua tak pernah bermain ke rumah Kyungsoo. Namja itu selalu memiliki alasan untuk menolak keinginan Baekhyun & Jongin untuk bermain ke rumahnya. Kalau dia memang sekaya apa yang dikatakan Eunmi,kenapa Kyungsoo menghindar? Itu berarti,keluarganya biasa saja bukan? Dan Kyungsoo minder dengan dua sahabatnya itu. Ah,aku tak peduli. Kyungsoo tipe namja yang tidak banyak bicara malah cenderung dingin,disamping penampilannya,sifatnya yang sulit itu membuatnya tak mudah didekati. Lagipula aku memang tidak tertarik padanya,ia tak masuk dalam perhitunganku. Jadi kenapa aku harus khawatir???

“Kau sudah mempersiapkan diri untuk Promnite awal bulan depan?” ucapan Eunmi membuyarkan lamunanku.

“Belum banyak yang kupersiapkan,baru baju saja. Memangnya kenapa?”

“Lalu yang akan datang denganmu nanti siapa? Kau tidak mungkin datang sendirian kan?”

Aku menopang dagu. Semenjak putus dari Sehun dua minggu lalu,aku belum dekat dan berminat untuk mengenal seseorang yang baru.

“Jongin sepertinya bukan pilihan buruk,Hyera-ya,”

“Hei,kenapa kau menyebutnya?”

Eunmi menatapku jahil.

“Aku tahu kau sudah tertarik pada Jongin bahkan saat kau masih berpacaran dengan Sehun,”

“Ish,kau ini asal saja !!!”

“Aigooo..jangan berbohong padaku,Hyera-ya. Aku sangat mengenalmu,”

“Tapi kenyataannya sekarang Jongin bersama Haera,kau puas? Jadi aku tak mungkin mengajaknya datang ke promnite,” sungutku.

Eunmi tertawa puas melihat ekspresiku.

“Lalu jadi kau akan pergi dengan siapa?”

“Aku tak tahu,kita lihat saja nanti,” aku mengangkat bahu pasrah.

***

Satu Bulan Kemudian…

Dengan percaya diri aku melangkahkan kaki masuk ke aula sekolah,gaun pink baby yang kusiapkan sejak lama kupakai hari ini. Semua mata tertuju padaku,terutama para siswa namja. Seperti biasa,aku melempar senyum. Tapi berbeda reaksinya dengan siswa namja yang kagum,siswi yeoja malah berbisik-bisik tak jelas. Mungkin mereka aneh melihatku yang datang sendirian tanpa seseorang disisiku. Park Hyera–seorang gadis populer di sekolah tak memiliki pasangan promnite !!!

“Kau cantik,Hyera-ya. Sangat cantik,” puji seseorang sambil menghampiriku–Baekhyun.

Tak disangka Eunmi ternyata berhasil mengajak Baekhyun untuk datang ke pesta bersamanya,namja berwajah imut itu tentu saja menjadi rebutan saat acara penting begini dan Eunmi yang mendapatkannya. Eunmi mencubit pinggang Baekhyun.

“Aku tahu sahabatku cantik,tapi kau tidak perlu melihatnya sampai seperti itu,” Eunmi setengah cemberut.

“Haha,kau juga cantik. Sama cantiknya dengan Hyera,” Baekhyun tertawa kecil.

“Kau sendirian saja?” Jongin datang dengan Haera.

Aku tersenyum kecil,melihat Jongin berdampingan dengan Haera seperti ini membuatku mulas.

“Ya,begitulah,” ucapku.

Kami berempat larut dalam obrolan. Tiba-tiba suasana aula sekolah menjadi gaduh.

“Hey,siapa dia? Waaah…dia tampan sekali !!!”

“Apakah dia anak baru? Aku baru melihatnya hari ini !!!”

“Ternyata pangeran negeri dongeng menjadi kenyataan,”

Masih banyak komentar yang terdengar,semua mata tertuju padanya. Begitu pula denganku. Sosok itu memakai setelan kemeja jas hitam-putih,kulitnya yang putih bersih itu berpadu sempurna dengan rambut hitamnya. Matanya yang bulat dan tajam membalas tatapan semua orang tanpa keraguan,ia mengulas senyum tipis tapi cukup menarik perhatian. Langkahnya berhenti dihadapan kami berlima.

“Kyungsoo-ya,kau berhasil berubah !!!” jerit Baekhyun.

“KYUNGSOO???” semua orang terpekik. Termasuk aku.

Oh,Tuhan jadi namja dihadapanku ini adalah Kyungsoo? Kenapa dia begitu berubah? Sungguh,aku tak mengenalinya. Ia begitu berbeda dengan Kyungsoo yang kulihat sehari-hari,kesan nerdnya lenyap tak bersisa.

“Ini semua berkat kalian juga,” ucap Kyungsoo sambil meninju pelan bahu Jongin dan Baekhyun.

“Girls,kalian baik-baik saja?” Jongin menatapku,Haera dan Eunmi secara bergantian.

“Aigooo..sepertinya mereka shock dengan perubahan Kyungsoo. Terutama Hyera,iya kan?” Baekhyun menyodokku.

Aku gelagapan.

“Hari ini kau cantik,Hyera-ya,” puji Kyungsoo.

Blush !!! seketika pipiku memerah,lidahku rasanya kelu dan tak bisa menjawab.

“Sepertinya hari ini Hyera tidak sendirian lagi,” goda Eunmi.

Aku mendelik kearah Eunmi.

“Jaga Hyera baik-baik,Kyungsoo-ya. Kami berempat mau cari makanan,” ucap Jongin.

Sepeninggal mereka berempat,tinggallah aku dan Kyungsoo. Aku melirik Kyungsoo. Laki-laki ini benar-benar tampan.

“Kalau kau mulai tertarik padaku karena penampilan,lupakan saja,” ucap Kyungsoo.

“He?” aku memekik.

“Aku hanya akan begini di hari ini saja,besok dan bahkan sampai hari kelulusan nanti atau di masa depan aku akan kembali sebagai Kyungsoo yang dulu,”

“Kenapa?” alisku mengerenyit.

Belum sempat pertanyaanku terjawab,alunan musik dansa sudah terdengar. Semua orang bersiap dengan posisinya masing-masing. Kyungsoo mengulurkan tangannya kearahku.

“Kau bisa berdansa denganku,” ucapnya.

Dengan perlahan aku meraih tangannya,ia mengenggam tanganku hangat. Tangan kirinya memeluk pinggangku,hingga jarak diantara kami berdua tak lebih dari lima sentimeter. Aku bisa merasakan deru nafasnya yang berhembus di wajahku.

“Kau belum menjawab pertanyaanku,Kyungsoo-ya,”

“Pertanyaan yang mana?”

“Pertanyaan tadi,kenapa kau memilih untuk kembali seperti dulu? Bukankah sekarang kau sudah lebih baik?”

Kyungsoo tersenyum kecil. Ia mempersempit jarak diantara aku dan dirinya. Mataku terbelalak. Belum selesai dengan kepanikanku,Kyungsoo sudah mencium bibirku lembut. Sontak semua mata tertuju pada kami berdua.

“Kyung..soo..ya..,” kalimatku terputus-putus.

Kyungsoo melumat bibirku,aku terlena dan hingga akhirnya membiarkannya begitu saja. Entahlah,Kyungsoo sepertinya punya kekuatan sendiri untuk mengendalikanku malam ini. Kyungsoo melepas ciumannya.

“Aku tahu kenapa kau tidak keberatan,”

“Kenapa?”

“Karena malam ini aku sosok yang berbeda,kalau aku menciummu sebagai Kyungsoo yang nerd itu,kau akan menamparku dan mengatakan aku tak tahu diri,”

Glek !!! Rasanya aku tertohok. Oh,mungkinkah rasa tertarikku hanya karena penampilan saja???

“Kenapa? Perkataanku benar kan? Aku tidak mau hidup dalam kepalsuan,Hyera-ya. Aku ingin seseorang yang benar-benar mencintaiku apa adanya,tanpa peduli penampilanku seperti apa. Tapi ternyata kau memang mencintaiku hanya karena penampilanku saja,aku kecewa tapi disatu sisi aku juga lega. Kau memang bukan yang terbaik untukku,” Kyungsoo melepaskan genggaman tangannya.

Aku menelan ludah. Semua kata-kata Kyungsoo begitu menusukku.

“Kyungsoo-ya..,”

“Aku bukan seseorang yang cocok untukmu,kau dan aku berada di dunia yang berbeda. Jadi sepertinya kita memang tidak ditakdirkan untuk bersama,” Kyungsoo merogoh saku jasnya dan ternyata ia memakai kacamata yang selalu dipakainya ke sekolah.

“Semoga kau bahagia dengan pilihanmu,Park Hyera,” setelah itu ia bergegas meninggalkan aula sekolah.

Terang saja semua terkejut dengan sikap Kyungsoo padaku. Mungkin ini pertama kalinya mereka melihat aku diperlakukan seperti ini oleh seorang namja. Biasanya namja-namja akan memperlakukanku dengan istimewa tapi tidak dengan Kyungsoo. Ia memperlakukanku apa adanya,sama seperti yeoja lainnya. Dan yang menyakitkan adalah disaat aku mulai menyukai Kyungsoo disaat itu jugalah ia memutuskan untuk pergi dari kehidupanku. Love is sickness. 

____________________________________________________________________________________

Haaaa…maaf !!! Kalau ceritanya kurang feel,ngaco dan nggak sesuai ekspetasi. Tapi beneran deh saya sukaaaa banget sama image D.O di teaser dan juga cinta sama lagu Overdosenya EXO. Comment kalian sangat berharga,gomawo ^^

Advertisements

103 responses to “Overdose

  1. nice ff
    mungkin karena drabble ya ? kesannya ceritanya jadi cepet
    but two thumbs for the story, lumayan bikin senyum senyum sendiri
    fighting for the next ff ^^

  2. wahaha, aku shock pas kyungsoo nyium hyera._.
    rt lah thor! aku juga suka dyo di overdose (sebenernya semua member aku suka, apalagi sehun :3) kesannya mereka kaya lagi depresi -abis mukanya pada flat semua di teaser- tapi keren >.<
    suka ffnya ❤

  3. Jdi2, kyungsoo emng beneran anak konglomerat ya? Kok dia nolak klo baek-in mau main ke rmhnya =_= . Hahah, tpi emng cocok sih si kyung jdi nerd #plak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s