[Fanfiction] Azab Manusia Banyak Bacot

chanyeol_from_k_will_you_don_t_know_love_mv_by_kpopgurl-d6tz5pi

Author :

@dongjunited

Judul :

Azab manusia banyak bacot

Cast :

EXO-K PARK CHANYEOL | EXO-K BYUN BAEKHYUN | EXO-K SUHO | EXO-K OH SEHUN | EXO-K KAI | EXO-K D.O KYUNGSOO

Genre :

Friendship | Lifestyle | Hidayah

Length :

Oneshot

Ratet :

General

Disclaimer :

Cast merupakan milik agensinya masing-masing. Sementara story line murni karya author.

Summary :

Azab itu nyata. Dan seorang Park Chanyeol harus mengalaminya, akibat kesalahannya sendiri.

oOo Azab manusia banyak bacot oOo

 

Pada dasarnya Chanyeol adalah seseorang yang supel dan pandai bergaul. Dengan wajahnya yang tampan, banyak cewek-cewek yang ngantri buat jadi pacarnya. Namun itu dulu, semuanya berubah ketika negara api mulai menyerang.

“Hello, everybody,” sapa Chanyeol dengan penuh semangat.

Anak-anak di kelas gak ada yang membalas sapaan Chanyeol, bahkan melirikpun tidak. Meski begitu, senyum yang sedari tadi mengembang di wajahnya tidak luntur sama sekali.

“Annyeong, Baekhyun,” sapa Chanyeol pada Baekhyun, cowo yang duduk di meja sebelahnya.

Cowok yang sedang menyontek PR milik Kyungsoo itu hanya bergumam tanpa menoleh ke arah Chanyeol.

Chanyeol mengintip apa yang sedang di kerjakan Baekhyun. “Kau sedang apa? Ngerjain PR ya? Ouch, kau nyontek PR Kyungsoo? Hati-hati dapat nila 0 loh, Si Kyungsoo kan agak oon di pelajaran fisika,” ungkap Chanyeol nyerocos tanpa henti.

Tanpa Chanyeol sadari, Kyungsoo yang duduk di kursi depan terlihat kesal. Jelas sekali kalau cowok yang mirip Morgan itu mendengar apa yang Chanyeol ucapkan tentangnya.

“Annyeong, Suho. Handphone baru ya?” kali ini Chanyeol mengalihkan konsentrasinya pada Suho, cowok yang duduk di belakangnya.

“Maxtron Chibi seri terbaru,” kata Suho ramah, seraya memamerkan Handphone terbarunya pada Chanyeol.

“Daebak!” kagum Chanyeol. “Bisa Facebookkan gak?” tanyanya.

Suho mengangguk. “Tentu saja bisa, ini limited edition loh,” katanya.

“Kalau Twitteran?” Chanyeol bertanya.

“Bisa dong. Ini kan Handphone mahal, 10 juta won,” jawab Suho pamer.

Chanyeol tampak berpikir, dan terus bertanya.

“Buka Instagram bisa gak?”

Suho ragu, ia mengecek aplikasi di handphonenya. “Uhm, kayanya gak bisa deh,” katanya.

“Yah, sayang sekali, padahal aku mau nyuruh kamu follow instagramku yang baru, @real__pcy.” ungkap Chanyeol.

“Terus kalau buka path bisa gak?” Chanyeol kembali bertanya.

Suho semakin ragu apakah ponselnya itu bisa menggunakan path atau tidak, dia saja baru mendengar aplikasi itu sekarang.

“Kayanya gak bisa juga deh, Yeol,” jawab Suho menyerah.

“Kalau BBM, LINE, WECHAT, KAKAO TALK, atau YM bisa gak?” Chanyeol terus memborondongi Suho dengan pertanyaan-pertanyaan seputar aplikasi-aplikasi yang tak di kenalnya.

“Aduh, kamu ngomong apa sih, Yeol? Aku gak ngerti ah,” keluh Suho menyerah. Dia kemudian menyerahkan ponselnya pada Chanyeol agar di cek sendiri.

Chanyeol mengotak-atil handphone Suho. Sesaat itu Chanyeol terlihat menahan tawa sambil sesekali melirik Suho.

“Yeol, kamu kenapa? Kok senyum-senyum sendiri kaya orang sedeng sih?” tanya Suho heran.

“Hahaha Suho… Suho… Pantesan aja handphonemu ini gak bisa apa-apa, wong bukan Android, tapi JAVA.” ungkap Chanyeol seraya menertawakan Suho.

“Kampret, mesum banget kau, Yeol!” seru Suho.

“Hah? Mesum apaan deh,” kilah Chanyeol.

“Itu tadi, JAV, pideo porno kan?”

“JAVA WOI BUKAN JAV!” Chanyeol berteriak, sehingga beberapa orang menoleh dengan kesal ke arahnya.

“Oh, udah ganti toh,”

“Dari dulu juga gak pernah berubah keles,” ujar Chanyeol. “Nih, ah, handphone cina kaya gini mah banyak di glodok juga,” dia mengembalikan ponsel itu pada Suho.

Suho meraih ponselnya, kemudian memperhatikannya. Bener kata Chanyeol, handphone kaya gitu mah cocoknya buat ngeganjel pintu. Yah, wajarlah kalau Suho kemakan iklan tu hape, meskipun statusnya adalah holang kaya, tapi kegaptekannya akan teknologi emang luar binasa gableknya.

“Heh, tiang listrik, udah jangan ganggu Suho mulu. Orang gaptek kok di ajak ngobrolin aplikasi android sih,”

Chanyeol terkekeh, ternyata dari tadi dia memang sengaja menggoda Suho, meskipun dari awal ia sudah tahu kalau hape Suho itu bukan android.

“Biarin aja Baekhyun, seru tahu,” kata Chanyeol pada Baekhyun yang baru saja menegurnya.

Baekhyun menatap Chanyeol dengan pandangan, ‘Seterah lo aja deh’, kemudian kembali pada aktifitas awalnya, copy paste PR milik Kyungsoo.

Pandangan Chanyeol kini tertuju pada Kai, cowok yang duduk di sebelah Baekhyun.

“Eh, item, ngapain lo minum susu? Pengen putih yah? Hahaha” ledeknya pada Kai yang kebetulan sedang minum susu kotak.

Kai tidak menjawab ledekkan Chanyeol, melainkan meliriknya dengan sinis, terus komat kamit baca mantra, maklum Kai kan anak dukung beranak, tapi bukan itu poinnya.

Sehun, cowok cadel yang pipisnya belum lurus pun tak lepas dari pandangan Chanyeol.

“Eh, Thehun, aku denger kemarin kamu pipis di celana ya pas lewat kuburan?” tanya Chanyeol, sontak semua orang menatap Sehun penasaran dengan jawabannya.

(Episode Sehun ngompol ada di fanfic dua dunia parody version)

“Enggak kok, kata thiapah? Boong ituh!” jawab Sehun berkilah.

Melihat gelagat Sehun yang resah dan gelisah, Chanyeol semakin gencar menggoda anak itu.

“Udah deh, jangan boong deh, tadi malem kan aku liat testimoni kamu di acara dua dunia haha”

“Itu bukan aku, beneran deh!” kilah Sehun dengan nada gugup.

“Matha tih, orang cadel yang mukanya ngeselin kan cuman kamu doang,”

Semua orang saling berbisik sambil sesekali melirik Sehun, nampak semua orang percaya dengan ucapan Chanyeol.

Sehun melirik Chanyeol dengan pandangan penuh kebencian. Matanya sudah mulai berair, sementara bibirnya menyon-menyon kaya lagi nahan mewek.

“Kamu jaat, Yeol, kamu jaat!” pekik Sehun. Tak kuat menanggung malu, anak cadel itu berlari ke luar sambil mewek gogoakan.

“Dasar, cengeng hahaha” tawa Chanyeol terlihat puas.

“Astaga, Yeol, kamu jahat banget bikin anak orang mewek!” Seru Baekhyun, sambil tetap mengerjakan pr.

Chanyeol melongok ke arah Baekhyun, ia memperhatikan pr yang di kerjakan anak itu.

“No.4 salah tuh, (fx) kan nama girlband,” kata Chanyeol.

Baekhyun tak bergeming, ia tetap berkonsentrasi pada prnya.

“Wah, no.8 juga salah tuh. Ahh, si Kyungsoo parah banget, masa gini aja gak bisa,”

Baekhyun tetap diam, sabar sekali anak itu.

“No.15 salah rumus, ah pasti dapet nilai buruk nih, siap-siap di remedial deh,” Chanyeol terus mengomentari pr milik Kyungsoo.

Kyungsoo mendengar komentar-komentar Chanyeol dengan kesal. Rasanya saat ini dia pengen nimpuk Chanyeol pake sendal bakiak.

Tidak seperti Kyungsoo, Baekhyun masih terlihat sabar, meskipun ia menekankan pulpennya dengan keras ketika menulis.

“Eoh, Baekhyun, aku baru sadar kamu ganti model rambut ya? Kok kaya dora sih modelnya? Terus itu kok warnanya ungu? Kaya terong, atau jangan-jangan kamu mau jadi terong-terongan yang di cabein ya? Kenapa gak di balado atau di semur aja? Hahaha”

Chanyeol nyerocos tanpa henti. Baekhyun yang sedari tadi mencoba bersabar, akhirnya mulai terganggu. Gimana pun, se jinak-jinaknya kucing, kalau buntutnya di injek pasti ngamuk juga.

“BRAKKK!!!”

Ke dua tangan Baekhyun menggebrak meja dengan keras. Ia menoleh ke arah Chanyeol dengan mata yang berkilat marah.

“PARK CHANYEOL, MAU LO APA SIH, HAH? SUMPAH, LO TUH BANYAK BACOT KAYA BANCI! GANGGU BANGET TAHU! POKOKNYA GW SUMPAHIN LO BAKAL MENDERITA SEUMUR HIDUP! INGET, DOA ORANG YANG TERANIAYA ITU PASTI DI DENGAR. TUNGGU AJA AZAB YANG BAKAL LO TERIMA NANTI!”

Jeleger, suara petir menyambar-nyambar di luar sana, sesaat setelah Baekhyun bersumpah serapah pada Chanyeol.

***

40 tahun kemudian, azab benar-benar turun pada cowok bernama lengkap Park Chanyeol itu.

Chanyeol yang sedari muda gak bisa jaga mulunya, alias banyak bacot, harus menelan pil pahit di usianya yang sudah tua itu.

Sejak Baekhyun nyumpahin Chanyeol, tak ada yang mau jadi temennya lagi, semua orang menghindarinya. Bahkan, saat dirinya sudah tua, anak istrinya pun males ngurusin Chanyeol.

Karena tak tahan dengan kecerewetan Chanyeol, anak dan istrinya membuang Chanyeol ke panti jompo.

Tapi di panti jompopun, Chanyeol masih gak bisa ngilangin kebiasaan ngebacotnya. Hasilnya, karena gak tahan dan mengganggu penghuni panti jompo lain, petugas panti pun membuang sosok Chanyeol yang tua renta ke kolong jembatan.

Pada akhirnya, Chanyeol kena struk, dia gak bisa jalan atau ngebacot lagi. Mirisnya, gak ada tuh yang kasihan pada Chanyeol. Akhirnya, Chanyeol hanya bisa menitikan air mata penyesalan, hingga akhirnya mati di gerogoti tikus yang ada di kolong jembatan.

Subhanallah, semoga kisah ini memberi hikmah pada kita semua. Sebagai manusia, hendaknya kita menjaga mulut kita dan menjaga perasaan orang lain. Jadi, bagi yang suka fanwar, stop ngebacotin hal-hal yang gak penting kalau tidak mau mempunyai nasib seperti Chanyeol.

Ingat, kejahatan terjadi bukan karena niat, tapi karena ada kesempatan. Was was lah, was was lah!

Wassalam, Tertanda, author yang ketampanannya gak pernah luntur meski di terpa hujan dan badai.

~ TAMAT ~

***

Contact(s) :

Twitter – Facebook

Baca Fanfiction Lainnya : Dongjun’s Library

45 responses to “[Fanfiction] Azab Manusia Banyak Bacot

  1. ampun deh
    Miris amat di gerogotin tikus .__.
    Tp bener tuh… Moral ceritanya dapet… Intinya ngomong ngebacot itu ga baik,, hehe bagus nih ^^

  2. hahaha agak gimana gitu ya ~.~ cast nya yeollie pula 😦 ultimate bias heuheu. tapi sedikit ngakak._. pfffft :v buat yang suka fanwar sm bashing nih

  3. pesan ceritanya dapet bgt thor, tapi yg gak nahan ya itu endingnya itu loh, gak kebayang chanyeol beneran digituin hadoooh xD

  4. ciyus kalo aku punya temen kayak chanyeol udah aku tabokin terus mulutnya aku jepit ke pintu biar gepeng(?) nyebelin banget–” biar tuh dia dapet azab dari sang ilahi mampos mpos mpos–
    keep writing thor 🙂

  5. Gilak chanyeol dinistakan–” matinya pun ga elit, masa digerogoti tikus;-; yah semoga temen gue yang banyak bacot baca ni ff biar dia tobat-_- males gue ngeladenin orang banyak bacot macem canyol/?
    oya, di ff azab yang lain ga sempet komen. Disini aja deh sekalian panjang. Yang paling gue suka yang punyanya si item. Ngakak banget vroh~ dan semoga anak kecil tukang ngelem yang suka gangguin gue baca tu ff biar tobat. Yang nyolong sendal juga ngakak beud, masa sehun jadi gembel akhirnya wakakakak :v keren deh author bisa bikin orang tobat dengan ff ngakaknya itu. Keep writing deh thor! dan gue saranin si cabe kasih azab juga, azab seorang ustad misalnya.-. udah ah kepanjangan, capek ngetiknya. Bye

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s