We Are Different [Part 3]

 

Annyeongg ~ Saya membawa salah satu titipan dari lanjutan epep yang kemaren. Maaf untuk author dan readers kalau saya lama publishnya, soalnya epep titipan ada skejulnya sendiri untuk dititipkan. Tak lupa juga saya selalu mengingatkan untuk meninggalkan jejak dan hargai karya author yang satu ini. Happy Reading ~ ^^

(note : untuk penitipan epep telah DITUTUP (soalnya sebentar lagi saya mau UAS). Saya hanya akan berfokus pada penitipan dari author yang epepnya masih butuh kelanjutan (chapter) dan dimohonkan jangan lupa mengirimkan epepnya jika tidak ada kabar saya akan menghapusnya. Thankseeuu :* :* )

 We Are Different~Very Complicated

Author : Pariscat

Cast : Oh Sehun, Oh Seung(ullzang baby)Byun Min Ha(OC),Shin Naehyun(OC), Kim Jong In, dan Anggota Exo lainnya

Genre : Romance,Fantasy,marriage life(?)

Rating : PG-16

Length : Chapter

Disclaimer: Ini memang sedikit terinspirasi dari Twilight maalah vampire vampire-an , yang penting kalian tidak membashing ff saya  ^^

#untuk tulisan miring/Italic itu berarti kata hatinya^^ 

Sebelumnya….

Aku menguping.. 2 menit , 3 menit dan ketika sudah 5 menit tiba tiba air mataku tumpah ku berlari kearah Sehun dan ingin mengatakan sesuatu dan ketika hendak memanggilnya seperti ada sesuatu menembus perutku dan menggigit leherku. Seketika aku jatuh dan tumbang kupanggil nama Sehun untuk terakhir kalinya dan dia menoleh langsung berlari kearahku , kuisyaratkan untuk mendekatkan telinganya dan aku membisikkan semua yang kudengar , matanya mulai berkaca kaca dan saat itu juga pandanganku kabur kuhembuskan nafas terakhirku bersama rahasia yang baru aku tahu dan itu sangat sangat terlambat…..

Very Complicated

Perang ini seketika berhenti karena matahari nampaknya sudah ingin menampilkan dirinya.  Aku masih memeluk erat tubuh Ah Rin yang kini tidak bernyawa. Air mataku jatuh. Harusnya aku saja kenapa Ah Rin? Kris hyung, eomma dan lainnya tampak datang menghampiriku dan jasad Ah Rin. Ini memang salahku.

‘’Ada apa dengan Ah Rin?’’ Tanya eomma yang sedari tadi nampak bingung 

‘’Dia terbunuh.’’ Jawabku  tak kuasa menahan aair mataku yang tengah tumpah ini

‘’Bagaimana bisa?’’ Tanya  Luhan kini

‘’Entahlah aku tidak tahu.’’ Jawabku lemas

Ku dengar Seung berlari mendekat dan menangis melihat tubuh         Ah Rin kaku tak bernyawa.

‘’Kita harus mengubur Ah Rin sekarang.’’ Suruh eomma padaku

‘’Baiklah eomma.’’ Jawabku

Penguburan Ah Rin  berjalan lancar dan disaksikan oleh seluruh VAMPIREY

Kini hanya tinggal aku dan Seung. Kenapa kau terlalu cepat pergi ?.

Semua terasa lebih hampa sekarang tak ada senyuman Ah Rin, tawanya dan sapaannya. Ku masih duduk di samping kuburannya  begitu sesak di dadaku. Aku yang salah Ah Rin. Aku langsung menyusul keluargaku serta menguatkan Seung untuk tidak menangisi Ibunya lagi. Aku jadi mengingat bagaimana senyumannya  dan juga awal kami bertemu. Itu sebuah kenangan yang sangat berarti.

Ku putuskan untuk pindah ke busan . Bersama Seung aku membeli sebuah rumah yang lumayan besar untuk kami tinggali.Hari baru di tempat baru. Kini aku menjadi ayah sekaligus ibu bagi Seung karena yeah Ah Rin sudah tiada.

Kudekor rumah baru kami ini dengan warna cat kesukaan Ah Rin  yaitu kuning langsat katanya kuning melambangkan sebuah keceriaan. Dan semoga keceriaan itu segera hadir di tengah kedukaan ini.

Sudah pukul 9 malam ku ajak Seung tidur dan aku  menjadi termenung dan memikirkan rahasia yang dikatakan Ah Rin padaku. Apakah benar? Aku akan tetap menunggunya walau dikehidupan selanjutnya. Aku terlelap dalam dunia mimpiku

I still love you
whatever happens
I hope someday
we meet again
I’m still waiting

——cc——

Aku adalah seorang vampire yeah vampire cantik. Bagaimana tidak aku ini anak dari tetua VAMPIREX. Dan aku juga memiliki kekasih yang bernama Jong In lebih tepatnya Kim Jong In

——-cc——

‘’Seung ayo kita berangkat sekolah.’’

‘’Baik appa.’’

‘’Appa akan pulang terlambat jadi nanti kau dijemput oleh teman appa ne?’’

‘’Ne appa.’’

‘’Anak pintar.’’

‘’Appa, apakah eomma akan kembali?’’

‘’Entahlah, ayo kita berangkat sekolah.’’ Ajakku untuk mengalihkan pembicaraan

‘’Ayo..’’ Serunya yang baru pertama kali sekolah

Di dalam mobil sepi tidak ada yang berbicara, sibuk dengan pikiran dan kegiatan masing – masing.

Sampai tiba pada tempat tujuan Seung  nampak senang dan langsung pamit padaku

Saat perjalanan menuju kantor aku melihat sesosok yang mirip Ah Rin sedang duduk di halte bus. Mungkin aku rindu padanya. Aku tidak memperthatikan perempuan itu tadi dan sibuk dengan telponku

‘’Shin Naehyun, bisakah kau menjemput anakku ?’’Tutur ku to the point

‘’Tentu Sehun-ssi.’’ Jawabnya di seberang

‘’Baiklah jemput Seung jam 10 pagi.’’ Suruhku

‘’Baiklah.’’ Jawabnya dan aku langsung memutus sambungan telpon tersebut

Yeah Naehyun adalah sekretarisku, tapi dia lebih banyak kutugaskan untuk menjaga anakku ataupun menjemputnya. Toh dia tidak pernah mengeluh.

———cc———-

Kini aku hendak berangkat menuju kantor yeah bertemu dengan bosku yang dingin itu. Aku menjadi Sekretaris di kantornya walaupun sebenarnya tugasku bukan menjadi sekretaris melainkan menjadi ‘’babby sitter’’ yeah kuulangi aku menjadi BABBY SITTER. Uh sungguh jika aku boleh berteriak aku akan teriak sekencang kencangnya sekarang. Tapi untunglah aku kini masih normal yeah normal. Tiba tiba ponselku berdering.

‘’Yeob-..’’ Belum kutuntaskan omonganku ,orang ini sudah mencerocos saja aish!

 ‘’Shin Naehyun, bisakah kau menjemput anakku ?.’’ ya namaku adalah Shin Naehyun aku adalah teman Sehun ya teman seorang Oh Sehun dan aku tahu bahwa istrinya tak lama ini sudah meninggal kasihan sekali dia.coba saja dia menikah denganku aih apa yang kau pikirkan Naehyun baiklah kembali kepada topik. Sepertinya aku mengenal suara ini dan aku langsung melihat nama si penelepon dan ternyata benar saja disana tertulis OH SEHUN dan aku langsung menjawab

‘’Tentu Sehun-ssi.’’Jawabku, bukankah itu memang pekerjaanku aish.

‘’Baiklah jemput Seung jam 10 pagi.’’ Perintahnya. Aish enak saja memang dia siapaku huh baiklah dia memang bosku sabarlah sedikit Naehyun. Ku tarik nafasku dan aku menjawab semanis mungkin

 ‘’Baiklah.’’ Dan dia seenaknya saja memutuskan sambungan telpon tak bisakah dia mengatakan terima kasih atau kata bye huh. Kalau kau bukan bosku akan kuremas kau. Dan aku melanjutkan perjalananku lagi menuju kantor ingat kantor bukan Taman kanak kanak. Setidaknya aku masih ditugaskan untuk mengurus keperluan kantor.

Saat hendak menaiki bus tiba – tiba seorang perempuan jatuh dihadapanku aku pun panik dan dengan sigap aku memapahnya untuk duduk di kursi terminal.

‘’Kau tak apa?’’ tanyaku. Tentunya dia kenapa kenapa bodoh.

‘’Ak-u Ter-se-sat.’’ Jawabnya tersendat sendat

‘’Baiklah kita ke apartement ku dulu.’’ Ajakku dan langsung menelpon taxi, serta kembali memapahnya yeah karena keadaan terminal yang sungguh sepi.

——cc——-

Aku bergegas menuju ruanganku, disana kulihat meja Naehyun masih kosong. Astaga kemana anak itu.

Aku menaruh tas kerjaku diatas mejaku baiklah setidaknya sampai 4 jam kedepan aku berada di meja ini dan berkutat dengan seluruh dokumen – dokumen luar biasa itu

Ku sebut luar biasa karena dokumen – dokumen itu tidak pernah habis.TIDAK PERNAH bagaimana bisa tidak pernah habis huh itu semua karena perusahaan ini terbilang baru dan sangat dipercaya oleh orang – orang penting. Maka dari itu dokumen – dokumen itu tidak pernah habis.

Tok..Tok..Tok,

‘’Masuk.’’ Perintahku

Cklek, dan menampakkan seorang perempuan yang notabene adalah Shin Naehyun

‘’Darimana saja kau? ‘’Tanyaku penuh selidik

‘’Mianhae.’’ Jawabnya

‘Ta-di aku eh saya membantu seorang perempuan yang sedang tersesat.’’ Jawabnya tersendat sendat

‘’Membantu ya? Selama itukah hah?’’ tanyaku

‘’Mian.’’

‘’Baiklah kembali bekerja!’’ perintahku dan dia hanya mengangguk saja

———–cc———-

Aku harus kembali bekerja menjadi seorang ’Babby Sitter’ karena sekarang sudah menunjukkan pukul 10 pagi. Dan kini aku menunggu di luar Taman Kanak – kanak Seung kenapa lama sekali huh.Dan saat itu aku melihat seorang anak kecil yang sendirian dan aku tebak dia adalah Seung.

‘’Hey Sehun.’’ Teriakku.

‘’Kenapa kau meneriaki nama appaku?’’ Tanya anak kecil itu

Segera kusadari bahwa tadi aku meneriaki nama Sehun, pabbo aku kan tadi ingin meneriaiki nama Seung kenapa jadi Sehun.

‘’Eh mian apakah kau Seung?’’ tanyaku

‘’Ne, kau belum menjawab pertanyaanku ahjumma.’’ Skak mat apa yang harus aku jawab

‘’Eh tadi itu aku hanya me-mikiri-kan eh bukan itu Sehun nama Boneka eh bukan maksudku nama sepatu kesayanganku, aku hanya rindu pada sepatuku.’’ Jawabku berbohong

‘’Dathar ahjumma aneh.’’ Tambahnya

Ais aku dikatai aneh apa dia tidak tahu bahwa Appanya yang aneh

Sambil menahan emosiku yang hendak membludak ku antarkan Seung pulang dan setelah itu aku kembali ke Apartement nyamanku.

Saat hendak ingin membuka pintu apartement aku teringat bahwa tadi aku membawa seorang perempuan bodoh kenapa bisa lupa Kubuka pintu apartementku dan menampilkan siluet seorang yeoja sedang tertidur.

—–cc——

‘’Kita berhasil masuk dalam kehidupan manusia dengan bantuan Byun Min Ha.’’ Seru vampire vampire yang berkumpul

‘’Yeah putriku itu sangat membanggakan.’’ Jawab sang tetua

‘’Tentu Tetua.’’ Jawab baekhyun

‘’APA BENAR ITU TETUA KENAPA TAK ADA YANG MEMBERITAHUKU?’’ Seru Jong In

‘’Mian Jong In Min ha ingin ini dirahasiakan darimu karena dia ingin kau tak khawatir.’’ Jawab tetua

AGH Min Ha kau membutku khawatir pabbo

‘’Apa dia membawa ponselnya?’’ Jong In

‘’Sepertinya.’’ Jawab Baekhyun juga

—-cc——-

Kenapa yeoja itu terlihat aneh huh

Tadi perempuan itu meminta ijin untuk keluar rumah, katanya dia ingin  membeli keperluannya

Tadi aku sudah menawarkan bantuan namun dia tidak mau

Ku putuskan untuk memasak saja dari tadi dia belum pulang juga dan sudah pukul 9 malam kuputuskan untuk tidur berharap yeoja itu tidak tersesat ‘lagi’

—–cc——–

Tadi Seung  meminta susu karena persediaan susunya sudah habis kuputuskan untuk ke mini market terdekat saja dan ternyata mini market itu tutup. Ah Sial.Dan kini aku harus mencari mini market yang buka dan itu cukup jauh . kebetulan juga aku tidak membawa mobil kuuputuskan di rumah untuk menaiki bus saja dan sialnya lagi bus itu datangnya cukup lama Pukul 8.45 ini sudah malam

Saat melewati gang kecil aku melihat siluet bayangan. Karena penasaran kuputuskan melihat apa itu dan disana kulihat seorang yeoja tengah menggigit leher seorang namja dan meminum darahnya.  ‘’Siapa kau?’’ membuat yeoja itu berbalik dan menatapku ‘’Urus dirimu sendiri!’’gumamnya begitu dingin dan datar setelah itu dia pergi dengan cepat. ‘’Vampirex’’ lirihku dan aku segera menuju mini market yang buka, membeli susu Seung  dan setelah itu aku memanggil Taxi dan segera pulang secepatnya.

Sesampainya di rumah aku langsung menggunci pintu dan tidur di kamar Seung sambil mengecup keningnya.

Wajahnya begitu sama

Tapi..

Tatapannya berbeda begitu dingin dan tajam.

Siapa dia?

——cc——–

Hampir saja ketahuan

Huh aku kembali ke apartement yeoja yang membantuku, kami sesama yeoja tapi kami berbeda, dia manusia sedangkan aku seorang Vampire. Namun aku vampire yang berbeda karena aku bisa terkena cahaya matahari, entahlah kata ayahku aku diberikan keistimewaan.

Aku mengemban tugas dari ayahku ralat tetua untuk masuk ke kehidupan manusia katanya aku ini bisa membantu dia untuk melihat seluk beluk manusia. Setidaknya ini menguntungkan bagiku karena bisa jalan – jalan karena aku bosan di hutan saja huh.

Tapi aku merindukan Jong In baiklah ini terdengar sedikit berlebihan namun aku sangat menyayanginya kuputuskan untuk mengirimi dia pesan kurogoh tasku  Agh aku melupakan ponselku. Aku harus cepat kembali ke apartement itu.

Sesampainya di Apartement itu aku bingung, bagaimana tidak? pintu itu memakai password lalu bagaimana caranya aku masuk ‘’ah sial.’’ Gumamku . Dan dengan berat hati aku tidur di depan pintu apartement itu bayangkan saja betapa menderitanya aku Appa tolong ini membuatku frustasi, runtukku dalam hati dan tentu tak ada yang dengar . Aku menguap dan saat itu juga aku terlelap menuju alam mimpiku.

——cc———

Kring..kring.kring, Suara alarm menggema di telingaku. Sungguh ini sangat memberatkanku

 ‘’huamm, selamat pagi dunia.’’ Seruku

Kenapa dia belum kembali juga ?apa dia sudah menemukan tempat tinggalnya? Kurasa begitu.

Ku putuskan untuk ke kamar mandi dan tentu saja aku mandi huh saat hendak mengambil handuk kulihat sebuah tas di atas kasurku . Tas siapa ini?, jangan – jangan tas yeoja itu aih kenapa ditinggalkan?. Dan tiba – tiba tas itu bergetar ralat ponselnya yang bergetar dan mengeluarkkan bunyi. Kutimbang timbang apakah ku angkat atau kubiarkan

Angkat atau tidak, angkat atau tidak , angkat atau tidak baiklah kuangkat saja baik kuangkat

‘’Yeob-‘’ Dan lagi selalu omongan ku dipotong

‘’Min Ha apakah kau bbaik – baik saja? Huh aku merindukanmu pabbo.’’ Sahutnya cerocosnya di seberang.

‘’Hei hei ini bukan Min Ha, dia meninggalkan tasnya di apartementku jadi adakah yang ingin kau titipkan?’’ jawabku yang menurutku agak berani ini

‘’Apa?maksudmu?’’ jawabnya siapa huh orang ini kulihat nama penelpon dan disana tertulis my beloved cih, berlebihan sekali tuturku

‘’Halo adakah orang.’’ Tanyanya

‘’Tentu, Apakah kau ingin menitip salam untuk kekasihmu tuan …siapa kau?’’

‘’Jong In , namaku Kim Jong In.’’ serunya

‘’Oh baiklah Tuan Jong In disini kau berbicara dengan Naehyun dan  nona Min Ha sedang keluar,’’ jawabku berbohong Aku saja tidak tahu dia kemana

‘’Mungkin nanti saja aku menelpon dia lagi.’’ Dan dia memutus sambungan telponnya

Baiklah ini akuu, kenapa begitu rumit sih

Yang pertama tiba tiba seorang yeoja datang padaku dan mengatakan bahwa dia tersesat, yang kedua dia pergi entah kemana, ketiga dia meninggalkan tasnya dan yang keempat aku baru saja mencampuri urusan percintaannya. Babo

Kuputuskan untuk melanjutkan aktivitasku yang tertunda. Setelah selesai berpakaian aku akan menuju kantorku yang letaknya tidak terlalu jauh. Kulangkahkan kakiku keluar pintu dan

Krek. Sebuah suara disusul dengan suara ‘’Aw……………’’ sangat lama, nyaring, dan panjang

Kulihat kebawah dan terlihat sebuah tangan di bawah sepatu high heels ku pasti begitu sakit dan kulihat seorang yeoja kemarin yang aku tahu namanya adalah Min Ha.

‘’Gwenchana?’’ tanyaku

‘’ne gwenchana.’’ Jawabnya yang aku tahu pasti berbohong dan bodohnya aku  menanyakannya lagi aish pabbo pabbo pabbo.

Ku ajak dia masuk ke apartementku dan saat aku ingin menanyakan kemana saja dia ponselku berdering

‘’ada ap-‘’ Dan lagi dan ingat setiap menelpon pasti omonganku dipotong

‘’Kau antar Seung sekolah ne? aku buru – buru menuju meeting.’’ Dan dengan menyebutkan nama Seung bahwa aku tahu bahwa dia adalah Oh Sehun bosku yang terhomat dan termenyebalkan

‘’Aih tak berpriperkataan’’ jawabku

‘’Sejak kapan kosa kata itu ada hah?’’ jawabnya

‘’Sejak tadi !’’ hardikku

‘’Kau berani dengan bosmu?’’ Jawabnya dengan nada tak kalah tinggi

‘’Ten- eh mian aku salah.’’ Jawabku

‘’Bagus dan kerjakan perkejaanmu.’’ Suruhnya dan aku hanya membalas dengan gumaman tak bersemangat dan memutuskan sambungan telpon. Apa yang barusan kulakukan apa? yeah kali ini aku yang memutus sambungan telpon bukankah itu hal langka ? baik kembali ke topik

‘’Apakah kau ingin pergi bekerja?’’ Tanyanya

‘’Yeah tentu kenapa?’’

‘’Bolehkah aku ikut?’’

—cc—-

Tiba tiba ponselku berdering dan itu ternyata dari asisten ku

Kuisyaratkan Seung untuk menunggu

‘’Yeah ada apa?’’

‘’Maaf tuan kau sekarang memiliki jadwal untuk meeting bersama klien.’’ Lapornya

‘’Benarkah? Oke tunggu aku 15 menit lagi.’’ Kuputuskan sambungan telpon dan menatap Seung

‘’Ada apa appa?’’ Tanya Seung

‘’Mian Seung hari ini appa tidak bisa mengantarmu, begini saja bagaiman kalau bibi yang kemarin yang mengantarmu ? maukan?’’ tanyaku

‘’Baiklah appa tapi hanya tatu kali ini taja!’’ suruhnya

‘’Oke, appa akan menelpon bibi yang kemarin.’’

‘’Baik appa.’’ Tambahnya

Ku cari nama kontaknya dan segera ku sambungkan jaringan telponku ke telponnya.

‘’ada ap-‘’ Ku dengar suaranya dan aku langsung memotong perkataannya

‘’Kau antar Seung sekolah ne? aku buru – buru menuju meeting.’’ Jawabku

‘’Aih tak berpriperkataan’’ Ku dengar jawabannya

‘’Sejak kapan kosa kata itu ada hah?’’ Ku balas dengan nada menyindir

‘’Sejak tadi !’’ hardiknya yang membuat telingaku sakit

‘’Kau berani dengan bosmu?’’ Dasar, ku balas dengan nada tak kalah tinggi

‘’Ten- eh mian aku salah.’’ Jawabnya tergagap gagap dan itu membuatku senang

‘’Bagus dan kerjakan perkejaanmu.’’ Perintahku dan aku hanya mendengar sebuah gumaman dan dia memutus sambungan telponnya yeah untuk kali ini saja.

Akhirnya aku pamit dan menyuruh Seung untuk menunggu semoga dia tidak lama

—-cc—–

‘’Tetua aku mohon untuk ijinkan aku untuk menyusul Min Ha ke busan.’’ Tanyaku

‘’Kenapa kau begitu khawatir terhadap adikku huh Jong In, dia bisa menjaga diri.’’ Jawab Baekhyun

‘’Perasaanku tak enak hyung.’’ Jawabku

‘’Percayalah dia akan baik – baik saja tapi jika kau ingin menyusulnya boleh – boleh saja yang penting kau tidak akan ketahuan bahwa kau itu seorang VAMPIREX.’’ Jawab tetua

‘’Baiklah.’’ Dan aku berharap Min Ha baik baik saja

Setelah itu aku sedikit mengasingkan diri untuk menelpon Min Ha

‘’Yeob-‘’ kudengar suara seorang wanita yang kuyakin itu adalah Min Ha

‘’Min Ha apakah kau baik – baik saja? Huh aku merindukanmu pabbo.’’ Cerocosku karena saking khawatirnya

‘’Hei hei ini bukan Min Ha, dia meninggalkan tasnya di apartementku jadi adakah yang ingin kau titipkan?’’ Jawab seorang yeoja yang ternyata bukan Min Ha. Apakah dia tinggal dengan manusia?hebat sekali Min Ha

‘’Apa?maksudmu?’’Tanyaku kembali memangnya apa yang aku titipkan.. satu menit dua menit tak ada jawaban.

‘’Halo adakah orang.’’ Tambahku karena lama tak ada jawaban

‘’Tentu, Apakah kau ingin menitip salam untuk kekasihmu tuan …siapa kau?’’

‘’Jong In , namaku Kim Jong In.’’ seruku

‘’Oh baiklah Tuan Jong In disini kau berbicara dengan Naehyun dan masalah nona Min Ha, dia sedang keluar,’’ Jawabnya dengan nada rumit yang sulit kucerna

‘’Mungkin nanti saja aku menelpon dia lagi.’’sahutku karena aku merasa semakin bodoh berbicara dengan gadis bermama Na… Ne siapa namanya tadi huh aku lupa.

Dan setelah itu aku menerawang melihat langit mengenang masa kecilku bersama Min Ha..

—–cc——-

‘’Aigoo aku lupa aku sedang buru – buru jaga dirimu Min Ha pertanyaanmu akan ku jawab nanti oya namaku Naehyun , Shin Naehyun tadi kekasihmu menelpon’’teraiak yeoja yang kini aku tau namanya adalah Naehyun. Nama yang indah. Lirihku dalam hati. Berteman atau ku peralat ya? Timangku dalam hati huh sebaiknya aku berjalan – jalan saja mungkin ini bisa mmenghilangkan rasa sepiku.

—–cc——-

‘’Ayo Seung nanti kau bisa terlambat.’’ Teriakku dari luar rumahnya

‘’Ahjumma yang thalah , kenapa lama thekali huh’’ Jawabnya

‘’Baik baik aku yang salah.’’ Jawabku sambil mencubit pipinya yang sangat menggemaskan

‘’Berangkat!.’’ Perintahnya

Lupakan apa yang kubilang tadi anak ini menyebalkan sama seperti Appanya , bagaimana bisa Ah Rin betah uh. Ku tancapkan gas untuk segera menuju sekolah Seung.

Saat turun dari mobil, Seung tiba – tiba berteriak

‘’Eomma….’’ Kencang sekali dan kulihat ada seorang yeoja  disana. Bukankah dia…?  Apa yang terjadi kenapa begitu membingungkan?

TBC

TADA~ aku datang jeng jeng jeng dengan chapter 3 nya huaa maap kalo pendek *nyengir dulu . Di chapter sebelumnya aku lihat comment kalian yang  bilang kalo kalian ga ngerti sama ceritanya iya kan?

Nah karena itu aku kasi tips buat kalian. Baca ff  saya hati – hati * kedip mataa* Biar kalian ngerti

Saya tahu cerita nya makin ngawur   * nangis darah huaa

Tapi adakah yang masih mau  baca ? dan ceritaini memang terinspirasi dari twilight karena vampire vampirenya. Cuma disini itu gak ada manusia serigalanya yeah hanya ada VAMPIREX dan VAMPIREY

Ditunggu comment  serta likenya ^^ gomawo

Dan terimakasih untuk Kak Evilley Kim karena sudah mau direpotin untuk mempubblish ff abal abal ini

Untuk chapter 4nya dlm masa pengetikan mudah – mudahan selesai 🙂

Soalnya mau ujian huft mohon sabar ya *kedipkedipmata

Apakah kalian bertanya Tanya

Siapa Min Ha? Apakah itu Ah Rin? Atau orang lain?

Dan akhirnya Sehun bersama Naehyun  atau Min Ha? Bagaimana dengan Kai? Vampirex dan Vampirey akan berdamai?  ditunggu di next chapnya ya.*lambai cantik ~ dan *kaburrrr

16 responses to “We Are Different [Part 3]

  1. boleh kasih saran? sebaiknya untuk Point of View yg selalu berganti-ganti itu di tulis POV nya siapa. misalnya “Sehun POV” atau “Naehyun POV”? agar pembaca lebih mudah mengerti.
    tapi keseluruhannya, ini bagus banget. Minha itu kembarannya ahrin kah?
    lanjut ya 🙂

  2. ceritanya putus putus dan temponya maju mundur maju mundur
    masih membingungkan siiih…
    tapi gak ppa deh, namanya juga belajar kan ya..
    semoga kedepannya bisa lebih baik lagi 😉
    next chap di tunggu yaaa
    FIGHTHING!!!!

  3. whoaa, penasaran thor min ha itu siapa gerangan?

    trus, rahasia apa thor yg dibisikin ah rin ke sehun? huft, penasaran to the maks thor, keke.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s