We Are Different [Part 4]

 

Annyeongg ~ Saya membawa salah satu titipan dari lanjutan epep yang kemaren. Tak lupa juga saya selalu mengingatkan untuk meninggalkan jejak dan hargai karya author yang satu ini. Happy Reading ~ ^^

We Are Different~Remember

Author : Pariscat

Cast : Oh Sehun, Oh Seung(ullzang baby)Byun Min Ha(OC),Shin Naehyun(OC), Kim Jong In, dan Anggota Exo lainnya

Genre : Romance,Fantasy,marriage life(?)

Rating : PG-16

Length : Chapter

Disclaimer: Ini memang sedikit terinspirasi dari Twilight maalah vampire vampire-an , yang penting kalian tidak membashing ff saya  ^^

#untuk tulisan miring/Italic itu berarti kata hatinya^^ 

Sebelumnya….

‘’Ayo Seung nanti kau bisa terlambat.’’ Teriakku dari luar rumahnya

‘’Ahjumma yang thalah , kenapa lama thekali huh’’ Jawabnya

‘’Baik baik aku yang salah.’’ Jawabku sambil mencubit pipinya yang sangat menggemaskan

‘’Berangkat!.’’ Perintahnya

Lupakan apa yang kubilang tadi anak ini menyebalkan sama seperti Appanya , bagaimana bisa Ah Rin betah uh. Ku tancapkan gas untuk segera menuju sekolah Seung.

Saat turun dari mobil, Seung tiba – tiba berteriak

‘’Eomma….’’ Kencang sekali dan kulihat ada seorang yeoja  disana. Bukankah dia…?  Apa yang terjadi kenapa begitu membingungkan?

Remember

Kurogoh tasku untuk mengambil ponsel namun aktivitasku terhenti ketika seorang anak laki – laki berteriak yang membuat aku penasaran.

Teriakannya memanggil eomma uh apakah dia kehilangan ibunya? Dan kulihat anak laki – laki itu menatapku lama dan disampingnya terlihat Naehyun? Hei ada apa ini? Apakah dia sudah menikah? Kenapa tidak memberitahuku? Aih otakku dipenuhi oleh banyak pertanyaan

Saat aku sedang memikirkan hal itu tiba – tiba anak kecil tadi memelukku kakiku, karena tinggi tubuhnya hanya sampai pinggangku. Aneh, kenapa dia memelukku? Bukankah eommanya itu Naehyun?

Kulihat Naehyun masih terbengong bengong, kenapa dia seperti orang bodoh dan tidak mengetahui apa – apa bukankah ini anaknya?

Kuputuskan untuk menyapa atau sekedar berbasa basi dengan anak ini

‘’Hey kau kenapa berteriak?’’ Tanyaku lembut

‘’Aku rindu eomma.’’ Jawabnya

‘’Kemana eommamu?’’ tanyaku lagi

‘’Dia ada dithini di depanku.’’ Jawanya

‘’Hey aku belum memiliki anak, tapi jika kau ingin memanggilku eomma aku tidak keberatan yang penting kau senang.’’ Jawabku dan tak percaya aku melontarkan kalimat itu hei ada pa dengan perasaanku kenapa anak ini begitu membuatku nyaman dan begitu sangat mengenalnya

‘’Eomma, kau eommaku.’’ Jawabnya yang membuatku makin tak mengerti.

‘’Seung ayo masuk ke kelas, bel sekolahmu sudah berbunyi.’’ Kata seorang yeoja yaitu Naehyun

‘’Hai Naehyun apakah ini anakmu?’’Tanyaku

‘’Eh bukan dia anak bosku Min Ha.’’ Jawab Naehyun dengan kekehan hambarnya

‘’O begitu baiklah jagoan ayo masuk ke kelasmu.’’ Kualihkan pandangan ku ke Seung

‘’Ne eomma.’’ Jawab Seung polos dia pun berlari menuju ke kelasnya dengan senyuman mengembang yang membuatku ikut tersenyum  kenapa aku ikut tersenyum

‘’Anak itu aneh.’’ Kudengar gumaman Naehyun aku hanya terkekeh saja

‘’Apakah dia anakmu?’’Tanyanya 

‘’Entahlah dan mungkin  kurasa aku perlu mengingat lagi apakah aku memiliki anak atau tidak.’’ Jawabku dengan kekehan

‘’Semoga tidak.’’ Gumamnya yang masih bisa kudengar

—cc—-

Anak itu kenapa memeluk yeoja itu, hei bukankah itu Min Ha apa yang dilakukannya disini? Kenapa Seung memanggilnya eomma? Banyak sekali pertanyaan dalam otakku.

Pertanyaan itu seketika buyar ketika suara bel sekolah Seung berbunyi nyaring aih merepotkan saja kuputuskan untuk berlari menyusul Seung.

‘’Seung ayo masuk ke kelas, bel sekolahmu sudah berbunyi.’’ Kataku pada Seung

‘’Hai Naehyun apakah ini anakmu?’’Tanya Min Ha padaku

‘’Eh bukan dia anak bosku Min Ha.’’ Jawabku dengan kekehan terpaksa yeah karena aku masih bingung dan semoga Min Ha bukan ibunya Seung

‘’O begitu baiklah jagoan ayo masuk ke kelasmu.’’ Kulihat Min Ha berbicara pada Seung

‘’Ne eomma.’’ Jawab Seung dengan mudahnya dia menuruti perkataan Min Ha

‘’Anak itu aneh.’’ Gumamku karena otakku terus berfikir

‘’Apakah dia anakmu?’’ Tiba – tiba pertanyaan itu kulontarkan

‘’Entahlah dan mungkin  kurasa aku perlu mengingat lagi apakah aku memiliki anak atau tidak.’’ Jawabnya dengan enteng. Hah apakah dia dan Sehun pernah – aah tidak tidak

‘’Semoga tidak.’’ Tiba – tiba gumaman itu keluar dengan sendirinya

Ku lirik jam tanganku Hingga tak sadar  sudah jam segini hah aku terlambat

‘’Min Ha sepertinya kita bisa mengobrol di apartementku saja, aku buru – buru.’’  Seruku

‘’Baiklah, sampai jumpa.’’ Jawabnya dengan lambaiaan tangan

Aku membalas lambaian tangannya dan langsung masuk ke dalam mobilku serta kutancapkan gas segera   

—-cc—–

‘’Appa, tadi aku melihat eomma.’’ Kudengar Seung mulai bergurau

‘’Jinjja?ah pasti kau merindukan ibu kan?’’ Jawabku dengan kekehan

‘’Tidak Appa, tadi aku pun mengobrol dengan eomma, teman appa pun tahu.’’

‘’Maksudmu bibi Naehyun itu mengenal orang yang kau bilang ‘eomma’ itu? Tanyaku  

‘’Ne appa.’’ Jawabnya dengan mantap.

‘’Baiklah besok kita bicarakan tentang hal ini lagi, sebaiknya sekarang kita makan malam dulu.’’ Seruku

‘’Baik appa.’’ Jawabnya sambil mengacungkan jempolnya yang mungil

—-cc——

‘’Naehyun apakah yang tadi itu anakmu? Jangan berbohong Naehyun-ssi.’’ Tanyaku pada Naehyun

‘’Bukan Min Ha, bukankah tadi aku sudah bilang bahwa dia itu anak bosku.’’ Tegasnya

‘’Oke aku mengerti, hey tapi kenapa dia memanggil aku dengan sebutan eomma, kemana eommannya?’’ Tanyaku dengan sedikitcerewet

‘’Eommanya tak lama ini baru meninggal entahlah karena apa, sungguh kasihan Seung dan Sehun.’’ Jawabnya

‘’Sehun dia siapa?’’ Tanyaku, sepertinya aku pernah mendengar nama itu. Seung? Jadi nama anak itu Seung. Lamunanku tiba – tiba buyar karena Naehyun sudah menjawab pertanyaan ku tadi.

‘’Dia bosku dan dia juga ayah Seung.’’ Jawabnya dan aku hanya ber oh ria saja

Tiba – tiba dia menghidupkan televisi  disana terlihat wajah pembawa berita dan berita yang ia bawakan membuatku merasa gugup atau mungkin takut entahlah

—–cc——-

‘’Min Ha, lihat uh sepertinya di busan ini ada vampire.’’ Bahasku sambil memcahkan keheningan

‘’I-ya, ah benarkah?’’ Jawabnya tergagap gagap

‘’Iya, Lihat berita itu dit           emukan mayat seorang namja di gang sempit dengan bekas gigitan di lehernya, bukankah itu seperti ulah vampire huh?’’ tanyaku lagi

‘’Sepertinya.’’ Jawabnya singkat

‘’Aku akan keluar  untuk membeli makanan kesukaan ku.’’ Tambahnya lagi

‘’Eh tapi aku baru saja ingin memasak.’’ Jawabku lagi

‘’Lain kali saja ne.’’ jawabnya

‘’Baiklah.’’ Dan dia nampak melenggang pergi namun dia kembali lagi

‘’oh ya aku ingin bertanya.’’

‘’Apa?’’ jawabku

‘’Apa password pintu apartementmu?’’ Jawabnya yang langsung membuatku terkekeh dan akhirnya aku member tahu password apartementku tentunya dengan berbisik

‘’Baiklah sampai jumpa.’’ Jawabnya

‘’Oke jangan pulang larut malam ne?’’ dan aku hanya mendengar suara gumaman dari luar

—–cc——-

Kini aku hendak mencari mangsa baru lagi, walau tadi pertanyaan Naehyun membuatku sedikit gugup yeah dia membicarakan mengenai vampire bagaimana bisa aku tidak takut ataupun gugup jika aku ketahuan itu membuatku gagal menjalankan misi.

Kulihat seorang namja dan segerombolan preman jalanan

Mata namja itu benar – benar indah.

Namja itu tampan

Tapi sepertinya ekspresi dia terlihat datar

Wajahnya flat

Apakah dia memiliki pacar?

Stop!Min Ha apa yang kau pikirkan?ingat Jong In Min Ha.

Kuambil nafas lalu ku hembuskan begitu terus sebanyak 5 kali.

Tapi gara – gara pikiranku itu namja itu kini telah hilang entah kemana huh

‘’Apa yang kau lakukan disini?’’ Sebuah suara membuatku terkejut dan ketika aku menoleh kebelakang ..

—cc—-

‘’Appa, belikan Theung Eth Krim.’’ Rayu Seung

‘’Appa, Baik dan tampan lagi.’’ Rayunya kembali

‘’Baiklah Seung tapi kau jangan terlalu sering makan es krim ne?’’ Jawabku

‘’Ne appa.’’

‘’Kau , ingin es krim rasa apa?’’

‘’Coklat dan thetobery ya appa?’’ Jawabnya sambil mengeluarkan jurus andalan nya yaitu puppy eyes

‘’Bagaiman ya?’’ Jawabku menggoda

‘’Ayolah appa ya ya ya.’’

‘’Bilang appa tampan dulu.’’

‘’Huh baiklah appa,Appa tampan thekali.’’

‘’Hah hanya sekali?’’

‘’Berkali kali APPA.’’ Jawabnya dengan setengah berteriak

‘’Oke anakku pintar, appa akan membelikanmu es krim, tunggu dirumah ya?’’ Tanyaku

‘’Baiklah appa.’’ Jawabnya dengan senyum mengembang

Aku pun beranjak menuju mini market di dekat rumahku namun ditengah jalan aku dihadang segerombolan manusia atau yang bisa kita bilang preman. Baiklah aku hanya perlu menunjukkan taring ku dan mereka akan pergi namun ada seorang gadis disan dipojok jalan sedang mengamati gerak gerik kami (aku dan para preman) akhirnya aku memutuskan untuk menghajar mereka dan selesai woo mereka tidak bertenaga sama sekali dan kulihat dipojok jalan yeoja itu masih disana melihat kesini.Apakah dia ingat aku? Aku pun pergi dan membeli es krim pesanan Seung saat pulang yeoja itu masih ada disana. Aku melangkah mendekat entah kenapa jantungku berdegup kencang tak karuan

. ‘’Apa yang kau lakukan disini?’’ Hanya kalimat itu yang mampu ku lontarkan kulihat dia tersentak dan buru – buru menoleh kebelakang.

‘’Eh, aku hanya mencari udara segar.’’ Jawabnya berbohong, cih dikira aku tidak tahu bahwa dia itu Vampirex tentu saja untuk mencari mangsa.

Akhirnya kuambil nafas dan kuhembuskan ‘’Benarkah? kenapa sendirian? Kau tidak bersama namjachingu mu?’’ Tanyaku

‘’Namjachingu ya? Hehehe dia mungkin sibuk.’’ Jawabnya sambil mengangkat bahu

‘’Oh ya hampir saja aku lupa perkenalkan namaku Oh Sehun.’’

Dan dia hanya membulatkan mulutnya dan tiba – tiba ekspresinya berubah.

—-cc—–

Kutolehkan kepalaku ke belakang disana terlihat namja itu

Yeah kami hanya melakukan obrolan ringan dan aku hanya menjawab sekedarnya sampai pada saat dia memperkenalkan diri

‘’Oh ya hampir saja aku lupa perkenalkan namaku Oh Sehun.’’  Awalnya aku hanya membulatkan mulutku membentuk huruf O. Namun ketika itu juga teringat

APA ?! jadi dia Oh Sehun?

Oh Sehun?

Sehun?

Se-Hun?

HunSe? baik yang terakhir lupakan

Apakah Sehun ini orang yang sama dengan yang diceritakan oleh Naehyun?

Dia tampan

—-cc—–

‘’Jong In berhentilah termenung saja.’’ Tegur Baekhyun

‘’Hmm aku hanya merindukan Min Ha.’’ Jawabku

‘’Astaga hanya karena itu saja? Adikku pasti akan baik – baik saja kau tak perlu cemas.’’ Kata Baekhyun yang sepertinya mencoba menenangkan

‘’Aku ingin menyusulnya.’’ Jawab ku

‘’Kalaupun kau menyusulnya itupun malah membuatnya menjadi dalam bahaya, Kau kan tidak bisa terkena cahaya matahari dan wajahmu juga menjadi daftar tersangka karena kau dulu sempat memangsa manusia disana.’’ Tutur baekhyun panjang lebar

‘’Iya, iya baikalah aih kau cerewet.’’ Jawabku dengan mendengus dan aku  hanya mendengar suara kekehan saja.

—–cc—–

Kini kami berdua mengobrol berbasa basi sampai pada akhirnya aku sedikit bingung dan bertanay

‘’Untuk apa kau membeli es krim jika hanya untuk dibawa saja?’’ Tanyaku

‘’Oh ini, in-.. ASTAGA AKU LUPA , BAIKLAH SAMPAI JUMPA AKU TERBURU BURU.’’dan dia dengan cepat pergi

‘’Aneh.’’ Cicitku

Baiklah kembali pada tujuan awal untuk mencari mangsa baru. Sepertinya pria berkacamata itu cocok ummm yummy

Dan seperti apa yang kalian ketahui aku melakukan apa pada pria ini….

—-cc—-

Sudah pukul 9 malam ‘’Huammm’’ kurasa Min Ha akan pulang terlambat lagi baiklah sebaiknya aku tinggal tidur saja toh dia sudah tahu password apartementku

Aku pun tertidur

Setelah sekian menit aku tertidur samar samar kudengar suara pintu terbuka sepertinya dia sudah pulang. Dan aku melanjutkan tidurku

Keesokan paginya aku terbangun terkaget kaget karena sekarang sudah PUKUL 8 APA?!!! Hey kenapa aku tidak mendengar alarmku huh. Dan Min Ha sudah tidak ada di apartement dan satu lagi tumben sekali Sehun tidak menelponku…

Ku putuskan untuk menelponnya

‘’Halo Sehun?’’

‘’hm.’’

‘’Apakah Seung sudah ada yang mengantar?’’

‘’Apa kau sakit?’’ tanyanya

‘’Hmm sepertinya tidak , memang kenapa?’’

‘’INI HARI MINGGU BODOH DAN AKU INGIN KEMBALI TIDUR!’’ jawabnya sambil berteriak dan setelah itu tut tut tut sambungan telpon sudah terputus

Aku kan lupa..

—cc—–

Suara ponselku berbunyi lagi , apakah orang itu tidak kapok?

‘’HEY AKU BILANG AK-..’’ suaraku tiba – tiba mendadak hilang ketika suara eomma terdengar

‘’Hun, makam Ah Rin telah dibongkar.’’ Jawab eomma dengan nada gelisah

‘’APA?! Bagaimana bisa?’’

‘’Eomma juga tidak tahu , kenapa bisa begini.’’ Jawab eomma dan seketika itu juga sambungan telpon terputus

Ini Tidak beres!

Apa aku perlu memberitahu rahasia itu pada eomma?

 

TBC

LALALALALALALA

Bersenandung dulu huh oke baiklah mungkin ini suatu kebetulan untuk melanjutkan epep yang tertunda ini(?)

Baik sayadisini tidak banyak ba bi bu atau be bo be .  *eh

Yang pertama ngucapin terima kasih lagi sama  Kak Evilley Kim yang baik hati udah mau ngepubblish lanjutan epep ini huh senangnya*senyum bahagia *kedip mata

Dan terimakasih sama semua reader yang silent maupun yang good reader saya ucapin terima kasih karena sudah mau baca epep ini dan nunggu epep ini J

Saya tahu epep ini rada ngawur , ngelantur gitu dan membuat kalian para reader menjadi bingung namun saya mencoba supaya epep ini terkesan menarik lah ya atau mungkin mendorong*APA

Mungkin di next chap nya saya akan mencoba memeperdikit dialognya hehehe ^^

Anggap aja ini special dialog (?) kkk~

Jadi Ditunggu commentnya dan juga like nya ^^ 

Pai pai *lambai lambai dan ~ menghilang

Advertisements

17 responses to “We Are Different [Part 4]

  1. wuaa, nae bacanya ga berurut thor, langsung ke part ini. mian ya author :).

    makin penasaran thor dgn kelanjutannya. next part nya jan lama2 ya thor, hihihi

  2. Kerenn
    Alurnya bikin degdegan kkk~
    Suka ama gayanga seung hwhw ‘3’
    Lnjut ya thor..
    Hwaiting thor ^^)9

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s