Lovesick

Ini bukan ff ditjao, melainkan ff titipan dari salah seorang teman. Harap memberikan apresiasi berupa komentar setelah membaca ya, terima kasih sebelumnya.

love-sick

Title : Lovesick

Author : DkJung (@diani3007)

Casts :

  • [A Pink] Son Naeun
  • [Infinite] Kim Myungsoo

Genre : Romance, Angst

Rated : Teen

Length : Drabble

Disclaimer : inspired from some quotes.

Poster : http://springfanfiction.wordpress.com/

*

Naeun mencintai Myungsoo lebih dari yang Myungsoo tahu.

*

Naeun POV.

Hari ini aku bertemu dengannya. Bertemu di tempat yang selalu kami kunjungi berdua. Tempat yang tidak akan pernah aku lupakan. Tempat yang seolah menjadi tempat yang bersejarah bagiku. Sebuah taman yang indah di sudut kota.

Aku menatap mata elangnya. Dan tatapannya membalasku. Kalau pertemuan kami ini direncanakan, aku akan merasa sangat senang. Tapi sayangnya, pertemuan kami hanya kebetulan. Aku yang tak sengaja melintas, menghalangi penglihatannya, akhirnya mendapat teguran sapa darinya. Mungkin, aku menghalanginya.

Sejak dulu, kebiasaannya tidak pernah berubah. Aku yakin ia tidak datang ke taman ini tanpa alasan, melainkan untuk mengambil beberapa gambar indah yang selalu berhasil ia dapat. Ia selalu terlihat tampan dan berkarisma dengan kameranya itu. Aku selalu ingin memandangi wajahnya.

Namun sayangnya, ia sudah ada yang punya.

Annyeong! Rasanya sudah lama sekali, ya, kita tidak bertemu,” ucapnya sambil bangkit dari duduknya, lalu berjalan mendekatiku.

Aku hanya tersenyum tipis ke arahnya. Ia pun membalas senyumanku. Senyuman seorang sahabat lelaki, pada sahabat perempuannya. Hanya sahabat. Aku cukup tahu diri. Ia pasti sangat mencintai kekasih barunya.

“Bagaimana kabarmu?”

“Aku baik.”

Ia tersenyum lalu mengalihkan pandangannya, melihat bunga-bunga yang bermekaran di taman itu. Wajahnya, selalu terlihat tampan. Sungguh, entah kapan aku bosan memperhatikannya. Walau aku tahu, ia tidak pernah memperhatikanku. Bahkan, ia tidak pernah menatap wajahku lama. Ia lebih memilih memperhatikan betapa indahnya bunga-bunga di taman hari ini.

“Kau pasti sangat bahagia, kan? Kau sudah punya pacar sekarang.”

Aku mengucapkan kata-kata itu dengan susah payah. Aku hanya ingin ikut bergembira. Setelah sekian lama, akhirnya ia memiliki kekasih. Namun, ia sama sekali tidak membalas ucapanku, melihat ke arahku saja tidak. Aku sadar sejak lama, bahwa perasaanku memang tidak akan dibalas olehnya.

“Aku merindukanmu.”

Perkataan itu membuatku terkejut. Tetapi hanya sesaat. Aku tidak heran lagi. Bukan hal yang aneh jika ia merindukan aku, sebagai sahabatnya. Walau rasanya sakit, tetapi aku mencoba untuk baik-baik saja.

“Aku harus pergi.”

Aku baru saja akan melangkah ketika ia menarikku ke dalam pelukannya. Tidak. Aku mencoba untuk tidak terlena karenanya. Aku tahu ini hanya sebuah pelukan sahabat. Aku pun mencoba membalas pelukannya, sebagai seorang sahabat yang baik. Setelah ia memelukku cukup lama, akhirnya aku memutuskan untuk melepasnya.

Lagi-lagi ia tidak menatapku. Aku pun akhirnya tersenyum.

“Aku pergi dulu, sampai jumpa.”

Ya, sampai jumpa lagi. Aku sangat berharap, kita bertemu lagi. Walau kau bahkan tidak membalas ucapanku bahkan tatapanku. Andai saja ia tahu, betapa aku sangat mencintainya.

*

Myungsoo POV.

Aku melihatnya melintas di hadapanku. Ia terlihat lebih cantik dari biasanya. Aku pun memutuskan untuk menyapanya.

Annyeong! Rasanya sudah lama sekali, ya, kita tidak bertemu,” ucapku sambil bangkit dari dudukku, meletakkan kameraku, yang sudah penuh akan gambar dirinya. Tanpa ia tahu, aku sudah mengambil gambarnya dari kejauhan.

Sayang, hanya senyum tipis yang ia perlihatkan padaku. Walau begitu, aku tetap membalas senyumannya. Senyum yang selalu menjadi senyuman terindah bagiku, dan akan selalu menjadi yang terindah.

“Bagaimana kabarmu?”

Jujur, yang ingin kudengar darinya saat ini adalah, bahwa ia baik-baik saja.

“Aku baik.”

Aku menghela nafas lega. Syukurlah kalau ia baik-baik saja. Aku pun tersenyum lalu mengalihkan pandanganku pada bunga-bunga yang indah, karena tidak kuat melihat senyumannya lama-lama. Ya, biasanya senyuman itu selalu membuatku kuat, tapi tidak untuk saat ini. Senyuman itu justru membuatku semakin tak ingin kehilangannya. Aku bahkan tak bisa menatapnya tanpa mengeluarkan setetespun air mata yang kini menggenangi pelupuk mataku. Aku lelaki yang cengeng. Namun, sebisa mungkin aku menyembunyikannya dengan senyuman.

“Kau pasti sangat bahagia, kan? Kau sudah punya pacar sekarang.”

Oh, tidak. Kenapa ia harus membahas soal kekasihku? Sungguh, ini semua bukan keinginanku, andai ia tahu. Satu-satunya gadis yang ingin kumiliki hanya ia, Son Naeun. Dan kini gadis itu mengira aku bahagia. Bahagia? Bagaimana bisa aku bahagia bersama gadis lain selain dirinya?

“Aku merindukanmu.”

Kata-kata itu keluar dari mulutku secara spontan. Karena memang itulah yang ingin kukatakan. Setelah lama aku dilarang bertemu dengannya oleh orang tuaku, aku tentu sangat merindukannya, sangat. Tapi aku saat ini terlalu pengecut. Aku bahkan tidak sanggup menatap matanya.

“Aku harus pergi.”

Sungguh, aku tidak ingin ia mengucapkan kata-kata itu. Aku tidak ingin ia pergi. Tolong jangan tinggalkan aku. Tolong.

Akhirnya, dengan penuh keberanian, aku menariknya ke pelukanku. Mencoba memeluknya erat, menunjukkan betapa aku sangat merindukannya. Aku ingin sekali memeluknya sangat lama, namun ia tiba-tiba melepaskan pelukanku. Ia terdiam, tapi ketika pandangannya mulai mengarah padaku, aku kembali membuang wajahku, aku tidak sanggup memandangnya. Rasanya sakit.

“Aku pergi dulu, sampai jumpa.”

Tidak, jangan pergi. Aku bahkan tidak yakin kita bisa bertemu lagi. Aku bahkan belum bisa membalas tatapanmu itu. Aku masih sangat merindukanmu. Aku ingin bisa menatap matamu, tanpa mengeluarkan air mata. Aku masih ingin berada di dekatmu, sebelum aku kehilanganmu.

*

Myungsoo lebih mencintai Naeun, lebih dari apa yang selama ini ia perlihatkan.

END

 

Ini ff pertama aku yg aku titip ke ditjao eonni~

Maaf kalo aneh dan banya typo^^

Tetap hargai fanfic aku & beri komentar ya^^

Komentar kalian sungguh berarti^^

Thanks for reading

17 responses to “Lovesick

  1. Kasihan MyungEun TwT

    Keren banget FFnya! Suka! Tapi bagusan happy end 😀 *author pasti tau apa yang saya maksud*

  2. myungsoo yang tersakiti , aku mengerti /peluk myungsoo(?)/
    Tapi sayang Drabble ah, dibuat oneshoot atau chapter gimana? ada kepikiran gk thor?
    Yaudah ditunggu epep author lainnya ~~~~ pai pai thor 😀

  3. Waaaah sequel dong wahahaha baca ini sambil denger lovesick ngena banget XD nice storyyyy:’3333

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s