We Are Different [Part 5]

 

Annyeongg ~ Saya membawa salah satu titipan dari lanjutan epep yang kemaren. Tak lupa juga saya selalu mengingatkan untuk meninggalkan jejak dan hargai karya author yang satu ini. Happy Reading ~ ^^

We Are Different ~ The Mission

Author : Pariscat

Cast : Oh Sehun, Oh Seung(ullzang baby)Byun Min Ha(OC),Shin Naehyun(OC), Kim Jong In, dan Anggota Exo lainnya

Genre : Romance,Fantasy,marriage life(?)

Rating : PG-16

Length : Chapter

Disclaimer: Ini memang sedikit terinspirasi dari Twilight maalah vampire vampire-an , yang penting kalian tidak membashing ff saya  ^^

#untuk tulisan miring/Italic itu berarti kata hatinya^^ 

Sebelumnya..

Suara ponselku berbunyi lagi , apakah orang itu tidak kapok?

‘’HEY AKU BILANG AK-..’’ suaraku tiba – tiba mendadak hilang ketika suara eomma terdengar

‘’Hun, makam Ah Rin telah dibongkar.’’ Jawab eomma dengan nada gelisah

‘’APA?! Bagaimana bisa?’’

‘’Eomma juga tidak tahu , kenapa bisa begini.’’ Jawab eomma dan seketika itu juga sambungan telpon terputus

Ini Tidak beres!

Apa aku perlu memberitahu rahasia itu pada eomma?

 

THE MISSION

‘’Appa, jadi kan kita ke taman hari ini?’’ Suara manis Seung menginterupsi lamunanku tentang  rahasia-Ah Rin –itu. ‘’Bagaimama minggu depan saja?Appa sedang tidak enak badan Seung.’’ Jawabku dengan nada lemas-malas tepatnya.’’Aaa~ tapi Appa-hiks-appa-thu-hiks-dah-hiks-jan-hiks-ji-huaaaaa.’’ Aduh kenapa  menangis sih. ‘’Hey Seung manis jangan menangis, bagaimana kalau kita ke rumah nenek?’’ Tanyaku-yang lebih pada pengalihan topik-. ‘’Untuk apa kethana appa kan di thini  thudah ada eomma.’’ Jawabnya. ‘’Appa rindu nenek, Seung tidak rindu nenek?’’ Tanyaku. ‘’Baiklah kita ke kanada.’’ Jawabnya dan aku hanya mengacak acak rambutnya halus.

Kini kami sudah di bandara kuputuskan tadi menelpon Naehyun yeah kalian tahu seberapa bodoh dan cerewetnya dia. Aku juga bingung entah kenapa aku bisa berteman dengan orang seperti itu. Huh mengingat Kanada aku jadi teringat dengan Ah Rin. Wajahnya yang manis, tawanya yang renyah, suaranya yang halus. Aku begitu merindukannya.

2 Minggu

Tepatnya kematian Ah Rin yang masih mendalam di dalam hatiku. Cinta pertamaku yang sempat dulu kutinggal dan kini giliran Ah Rin yang meninggalkanku (selamanya). Impas, beginikah Ah Rin?.

Suara terakhir Ah Rin yang terakhir kudengar hanya mengeluarkan 12 kata yang menurutku tidak ada artinya tapi begitu penting ternyata.

Sulit, memang , bahkan sangat sulit, ketika kalian seperti aku apa yang akan kalian lakukan?

Menangiskah? Berteriak?Marah?

Tentu saja itu tidak bisa kulakukan karena aku ini seorang namja dan juga ada Seung yang membutuhkan kasih sayangku.

Suara interkom menginterupsi  lamunanku

Oh ternyata pesawat sebentar lagi akan berangkat.

Segera ku gendong Seung disebelahku yang masih memainkan permainan di Tab nya . Aku memang memberikan semacam hiburan untuk Seung dengan membelikan Seung sebuah Tab macam itu.

Di dalam dekapanku- Seung- dan juga  aku  Berjalan menuju  pesawat. Awal pembeberan rahasia uh kurasa ini berat.

—N—-

Pagi – pagi sekali Sehun menelponku dan mengatakan bahwa dia tidak akan kerja selam 1 minggu. What The Hell? Awalnya aku kira dia frustasi tapi ternyata dia ingin ke Kanada bertemu ibunya dan tentu saja ingin mengingat kenangannya dengan Ah Rin.

Beruntungnya Ah Rin , mendapatkan pria seperti Sehun namun dia terlalu cepat meninggalkan dunia ini bahkan- Sangat cepat-.

Kini aku sedang memasak dan mengajak Min Ha untuk makan bersama, awalnya Min Ha menolak tapi karena aku memasak dan mengeluarkan jurus jituku dalam merayu akhirnya dia mau juga. Hidangan sudah siap Kini tinggal dimakan kuteriaki nama Min Ha 3 kali. Dan dia datang-semacam hantu ya-

‘’Sungguh kau kira aku hantu huh?’’ Tanyanya dan sukses membuatku tertawa.’’Hahahahaha, kurasa begitu kau semacam hantu Min Ha-ssi.’’ Jawabku dan langsung sukses mendapat tatapan tajam dari Min Ha. Seketika dia ingin menjawab ponselnya berbunyi. ‘’Naehyun aku tinggal sebentar, aku ingin mengangkat ponselku dulu.’’hmm.’’ jawabku dengan gumaman.

3  menit.. Baiklah kurasa 3 menit tidak masalah karena aku juga sering mendapat panggilan telpon lama. Kuberbicara pada diriku sendiri ‘’Sabar’’.

5 menit..Tidak ada tanda tandanya Min Ha

10 menit..Masakanku kini pasti dingin

15 menit..Baiklah sebaiknya aku makan dulu saja, besok aku akan merayunya lagi

30 menit..Kini aku sedang mencuci piring Benar dia lama bahkan sangat lama

60 menit.. Kulirik  pintu apartement dan tepat pada saat itu juga seorang Min Ha akhirnya datang juga huh baiklah ini sungguh membuatku jengkel.

‘’Hehehe mianhae Naehyun-ssi, tadi itu telpon dari ayahku makanya lama sekali.’’ Akunya sambil membentuk tangannya menjadi tanda peace. ‘’Aku maafkan, makanan juga sudah dingin sebaiknya kau beli makanan sendiri.’’Jawabku seadanya-lebih- tepatnya-MA-LAS. ‘’Oke, aku keluar sebentar ne?’’  pamitnya yang langsung membuatku menjawab dingin ‘’Lama juga tidak apa.’’ Jawabku sambil menjulurkan lidah. ‘’Aish oke oya  aku titip ponselku,kalo nanti ada telpon kau jawab saja oke?’’Jawabnya.’’Hm, sip.’’ Jawabku dan dia langsung pergi meninggalkan apartement ini.

Sepeninggal Min Ha , aku hanya menggonta ganti channel televisi yang membuatku bosan. Aku iseng mencari berita .

Dikabarkan seorang pria muda ditemukan tewas dan ada bekas gigitan dilehernya . Mayat ini dikabarkan meninggal sekitar pukul 9  kemarin malam. Saksi – saksi pun hanya melihat pria ini sekilas. Kasus ini…

Klik

Ku putuskan untuk mematikan televisi karena kini aku sungguh sungguh mengantuk huammm sebaiknya aku tidur saja. Kututup mataku tapi..

Ponsel Min Ha bergetar dan mengeluarkan bunyi nada dering yang lumayan ribut. Kuputuskan untuk turun dari ranjang dan mengambil ponsel Min Ha.

Private Number

Kuputuskan mengangkat telponnya

‘’Halo?’’

‘’…’’

‘’Maksud anda apa?’’

‘’…’’

‘’Nona Min Ha tidak ada!’’ bentakku dan langsung memutus sambungan telpon. Dasar namja aneh

N—

Kini aku sedang mencari makanan bukan manusia hmm  aku makan daging saja. Kuputuskan untuk membeli makanan cepat saji setidaknya vampire boleh makan ini kan?

Ku lahap makananku dengan sedikit ganas-mungkin karena aku menjadi pusat perhatian disini yasudah yang penting aku kenyang dan sudah membayar. AHH kenyangnya .

Kini aku dalam perjalanan pulang maksudku ke apartement Naehyun. Aku jadi teringat dengan telpon appa tadi.

‘’Nak, misi kita mencari anak yang bernama Seung, OH SEUNG.’’

‘’Dia kunci kesuksesan Vampirex.’’

‘’Ibunya adalah manusia dan ayahya seorang vampire keturunan Vampirey.’’

‘’Bawa Seung kemari dan pastikan dia masih hidup.’’

Pesan dan perintah itu masih terngiang – ngiang dibenakku

Oh Seung? Bukankah itu anak Sehun? Bos Naehyun?Tapi kenapa dia?Bukankah masih banyak anak lain ?Dia begitu lucu. Aku juga sudah dianggap eommanya huh. Dan aku juga sudah menganggapnya sebagai anak. Walau baru bertemu sekali tapi aku merasa sangat dekat dengannya, sangat.

Tin-Tin-Tin

Suara clakson memecah lamunanku, lamunanku buyar seketika.  Pekikan pengendara tadi tak kuhiraukan yang mengoceh kau ingin mati ya dan bla bla bla, tapi aku sungguh bingung kenapa harus Seung huh?

‘’Bawa Seung kemari.’’

‘’Bawa Seung kemari.’’

‘’Bawa Seung kemari.’’

‘’Bawa Seung kemari.’’

Kata – kata itu masih terkunci di otakku

‘’Arghh.’’ Erangku penuh frustasi sungguh sangat frustasi!

—N—

Kami sudah sampai di Kanada, bandara ini lagi, dulu disampingku ada Ah Rin tapi sekarang tidak , tidak  ada.

Disampingku hanya lalu lalang orang di airport ini, kesedihan itu masih terasa, betapa gugupnya Ah Rin waktu itu masih terasa.

‘’Hei !.’’ sapa sesorang disana ternyata itu Lu Han , ‘’Hai hyung.’’  ‘’Apakah ini keponakanku yang imut itu.’’ Tanya Lu Han hyung pada Seung. Dan Seung hanya mengangguk.

‘’Ayo hyung aku mau cepat pulang ada yang ingin kubicarakan pada ibu.’’ Rengekku

‘’Oke ayo Seung.’’ajaknya

Kini aku sudah ada dirumah di dalam kamar ibu berdua dengan ibu untuk menceritakan semua rahasia Ah Rin.

‘’Bu, ada yang ingin aku bicarakan.’’ Tegasku pada ibu setelah 6 kali mengatur nafas. ‘’Apa?katakan saja.’’ Jawab ibu. ‘’Hm ini kata kata terakhir yang diucapkan Ah Rin padaku sebelum dia meninggal.’’ Pasrahku.’’Apa?!coba kau jelaskan hun.’’

‘’Jadi waktu itu ketika Ah Rin jatuh dia sempat membisikkan kata – kata aneh padaku.’’

‘’Apa saja?’’

‘’Mati,damai,anak,suci,4 tahun,kembar,badan,roh,upacara,Min HA.’’ Jawabku

‘’Baiklah kau harus bisa memecah teka teki itu,jika kau membutuhkan bantuan kau bisa minta bantuan pada ibu dan juga pada hyung -hyungmu, dan siapa Min Ha?’’

‘’Entahlah bu, tapi beberapa waktu ini Seung sempat mengatakan padaku bahwa dia bertemu dengan eommanya .’’ Jawabku, ‘’Bukankah eommanya sudah meninggal?lalu siapa yang dilihat Seung?’’ Tanya eomma.

‘’Waktu ini aku juga sempat melihat seseorang yang mirip Ah Rin, tapi dia bukan Ah Rin kurasa dia utusan Vampirex bu, karena waktu ini aku melihat dia memangsa seorang namja.’’ Tuturku ‘’Vampirex?Sungguh jaga Seung kurasa dia benar – benar dalam bahasa sangat bahaya.’’ Eomma juga memandangku lalu berkata ‘’ Kunjungilah makam Ah Rin yang dibongkar itu,siapa tau kau menemukan sesuatu.’’ Tambah eomma dan aku hanya membalas dengan anggukan.

Kini aku berada di depan makam Ah Rin, perasaan bersalah itu hadir lagi. Aku mencintaimu Ah Rin.

Aku akan memcahkan misteri yang kau bisikkan padaku aku akan melakukan itu demi kau Ah Rin dan juga anak kita Seung. Aku masih menatap makam kosong itu. Masih sangat betah, sulit mataku untuk berpaling dari makam itu.

Lelah itu yang aku rasakan sekarang, kuhempaskan tubuhku di ranjang ini sambil terus mengingat kenanganku dan Ah Rin di ranjang ini malam itu penyerangan terjadi, membuat dadaku sesak sangat sesak. Aku rasa paru – paru didalam tubuhku menyempit dan juga udara didalamnya sudah habis. Disini sesak. Air mata ku jatuh “Eghh Ah Rinn!!’’ teriakku yang sontak mendapat perhatian. Ibu , Kris hyung,Lu Han hyung,dan Seung mendatangiku. Sebelum mereka berbicara kuputuskan menyuruh mereka keluar aku kini ingin sendiri.

—N—

Kini aku sedang menuju kantor Ah iya sekarang bukannya ada meeting, berkas – berkas itukan ada dirumah Sehun. Lebih baik aku menghubungi dia. Segera kuputar balik mobilku dan menuju rumah Sehun. Sesampainya di depan rumah Sehun. Aku mengiriminya sebuah pesan

To : Oh Sehun

Maaf mengganggu , aku hanya ingin mengambil berkas dirumahmu, dimana kunci rumahmu?

Lalu aku menekan tulisan SEND,  3 menit kemudian ada pesan masuk

From : Oh Sehun

Cari di dekat pintu utama disana ada sebuah pot bunga, dibawah pot bunga ada sebuah kunci, dan juga berkasnya ada di ruang kerjaku didekat kamar mandi.

Aku membaca pesan itu dengan hati- hati, mencari kunci sesuai dengan intruksinya dan akhirnya ketemu. Setelah itu kubuka pintu dengan kunci tersebut ceklek terdengar bunyi itu dan selanjutnya mencari berkas, oke aku serasa menjadi pencuri disini yeah karena ini kali pertamanya aku masuk ke rumah Sehun walau aku temannya tapi ini untuk pertama kalinya aku masuk ke dalam rumahnya ingat pertama kali.

Ku baca lagi pesan itu ruang kerja?kamar mandi? Baiklah sekarang aku mencari kamar mandi kubuka pintu satu satu, yang ini bukan, pintu kedua bukan, pintu ketiga bukan, ternyata pintu ketiga itu kamar tidur Sehun, Karena penasaran kuputuskan masuk Rapi  Itu gambaran untuk kamar ini, walau istrinya sudah tiada tapi seorang Sehun tetap rapi. Di meja dekat raanjangya ada sebuah figura fotonya , Seung , dan juga …..Ah Rin? Apakah ini Ah Rin? Tapi kenapa seperti Min Ha?

Kucari ponselku dan segera memotretnya siapa tahu nanti aku bisa menanyakannya padaa Min Ha ataupun Sehun.

Dan kembali pada misiku untuk mencari ruang kerja Sehun, dan ketemu.. yey Tapi dimana berkasnya?Kuambil ponsel dan mengiriminya pesan lagi

To : Oh Sehun

Berkasnya yang mana? Disini banyak sekali ada berkas!

Dan terkirim, pesan masuk pun tiba

From: Oh Sehun

                Cari map berwarna biru muda dan setelah itu kau kunci kembali pintunya ingat itu!

Ku baca pesan itu map biru ?biru muda?baiklah segera ku cari

Dan.. tada ketemu yey aku kembali keluar dari ruang kerja itu dan menuju pintu utama. Setelah itu menguncinya kembali  dan menuju mobilku.

Tapi pertanyaan itu masih berada di otakku  sangat membuatku penasaran huh.

—N—

Berdiri , duduk, berdiri , duduk, berdiri, duduk. Hal itu saja yang bisa kulakukan membuatku bosan. Bahkan sangat bosan . Kuputuskan menghidupkan televisi  lagi lagi hanya mengutak atik channel televisi saja dan klik kumatikan televisi. Huahh kurentangkan tanganku kuat kuat dan teringat ponselku , aku lupa ponselku 2 hari mati. Siapa tau Jong In mengirimiku pesan.

Dan benar saja ada 4 pesan masuk kubaca satu persatu pesan itu

From : My Beloved

Chagi~ Apa kabarmu?

                           Aku tersenyum membacanya

From : My Beloved

Aku merindukanmu Min Ha pabbo

Aku ingin menyusulmu tapi oppamu melarangku, aku tersisksa Min Ha.

Aku membaca pesan ini sambil terkekeh, Baekhyun oppa baekhyun oppa.

From : My Beloved

Saranghae, kabari aku , kenapa pesanku tidak kau balas huh?

 

From : Appa

Ingat dengan misimu Byun Min Ha!

Tiba – tiba senyumku buyar membaca pesan ini , pesan dari sang tetua yang notabene ayahku, sungguh aku tidak tega memperalat Seung dan menyakiti Sehun. Aku tidak ada niat untuk membalas semua pesan,  yang kini aku ingin hanya mengistirahatkan pikiranku sejenak dan kuputuskan untuk tidur siang semoga pikiran ini menjadi tenang.

–N—

Sudah 6 hari kami di kanada dan kuputuskan untuk kembali ke korea apalagi Seung sudah libur sekolah dan aku tidak masuk kerja.

Aku pamit kepada eomma dan semua hyung – hyungku  untuk kembali ke Korea.

Lu Han hyung juga mengantarku ke bandara dan dia kembali ke rumah eomma kini aku menuju pesawat karena sebentar lagi pesawat akan berangkat.Dan aku masih menggendong Seung yang tertidur dengan pulas.

Sekiar 4 jam aku menunggu di pesawat akhirnya kami sampai di Korea dengan selamat dan segera aku menuju mobil yang kuparkir 6 hari lalu disini.

Sesampainya di rumah aku menuju kamarku dan menaruh Seung disampingku , kulihat figura fotoku bersama Seung dan Ah Rin, senyuman kami masih mengembang. Kutatap foto itu lama setelah itu kutatap Seung. Wajahnya nampak tenang dan bahagia.

Saat aku hendak mengambil ponselku di meja ada sebuah gelang di lantai, siapa yang punya gelang ini?

—N—

Huh besok Sehun sudah kembali bekerja lagi dan aku kembali menjadi seorang baby sitter WTH? Baiklah aku sudah pernah membahas hal ini, sungguh ini begitu ME-MU-AK-KAN.

Tring Tring

Ponselku berbunyi, kulihat ada sebuah pesan masuk

From : Oppa

Adikku yang bodoh, pulanglah appa sakit kau tidak merindukan appa dan oppa mu ini huh?kembali sebentar saja ke Seoul ne? O­_0

Betapa terkejutnya aku *oke ini berlebihan,  ketika aku mengetahui appa sakit. Aku ingin ke Seoul tapi bagaimana pekerjaanku disini aku tinggal?lalu aku apakan? Dan saat aku rumit berfikir seorang Min Ha melintas didepanku dan langsung membuatku memiliki sebuah ide yang cemerlang sangat cemerlang segera ku kirimi oppaku sebuah pesan.

To : Oppa

Aish, aku ini tidak bodoh aku pintar tahu! Baiklah aku akan ke Seoul bagaimana?kau senang huh? Awas saja kau menyiksaku :p dan ada apa dengan emotmu itu.

Kutekan tanda SEND dan pesan itu terkirim. Setelah itu pesan masuk pun tiba

From : Oppa

Kau tetap bodoh! Aku senang hahahahaha, kau akan aku siksa dan aku ganggu selama di Seoul. Memangnya ada apa dengan emot ini O_0? Aku senang memakainya ini kelihatan lebih CUTE.

To : Oppa

Aish kau menyebalkan dan apa apaan dengan kata Cute mu itu pantas saja kau sampai sekarang tidak memiliki yeojachingu jadi kau…..

From : Oppa

Eh enak saja kau mengatai ku seperti itu aku ini tidak memiliki yeojachingu karena tidak ada yang cocok tahu.

To : Oppa

Aku malas berdebat sekitar 2 hari lagi aku akan ke Seoul, Oya siapkan pesta penyambutan ne? kkkk~

From: Oppa

Aku akan memakanmu

To : Oppa

Is tak sudi!

From : Oppa

Terserah O_0

Setelah melakukan perdebatan yang cukup panjang membuatku lelah melihat pesan ini dan membalasnya pasti tidak akan berujung.

Setelah itu aku mandi dan memasak lagi – lagi Min Ha keluar, apasih yang dicarinya ?

Karena penasaran ku ikuti saja dia

12 menit aku mengikutinya, ah aku lelah

Mengapa Min Ha pergi ketempat seperti ini, apakah dia stress?

TBC

Terimakasih kak Evilliey Kim udh mau ngepubblish ini ff abal – abal ^^

Ditunggu comment serta likenya

Jangan jadi silent reader waalau saya tahu ini ff ngawur J Dan juga makasi atas comment di part sebelumnya , saya udh baca semua commentnya hehe sekali lagi gomawo ^^

PAI PAI * menghilang

Advertisements

19 responses to “We Are Different [Part 5]

  1. yahhhh tbc.
    minha itu kembaran ahrin ya??
    apa jgn” minha itu sebenarnya memang ahrin??

  2. dugaan 1. ahrin=minha (kembar ato apalah)
    2. ada kata damai= si ahrin mati dengan damai ato si seung= bocah umur 4th itu si pembawa kedamaian
    3. tadi disebutin ritual ehm mgkin nih mungkin..dengan ritual itu si vampirex itu ngelakuin ritual yg mindah jiwanya si ahrin k tbuh minha or something else
    kok jadi sotoy si gw..okelah dilanjut ya thor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s