We are Different [Part 6]

 

Annyeongg ~ Saya membawa salah satu titipan dari lanjutan epep yang kemaren. Tak lupa juga saya selalu mengingatkan untuk meninggalkan jejak dan hargai karya author yang satu ini. Happy Reading ~ ^^

We Are Different ~ The Mission

Author : Pariscat

Cast : Oh Sehun, Oh Seung(ullzang baby)Byun Min Ha(OC),Shin Naehyun(OC), Kim Jong In, dan Anggota Exo lainnya

Genre : Romance,Fantasy.

Rating : PG-16

Length : Chapter

Disclaimer: Ini memang sedikit terinspirasi dari Twilight maalah vampire vampire-an , yang penting kalian tidak membashing ff saya  ^^

#untuk tulisan miring/Italic itu berarti kata hatinya ataupun kejadian masa lampau (flashback) ^^ 

Sebelumnya…

Setelah itu aku mandi dan memasak lagi – lagi Min Ha keluar, apasih yang dicarinya ?

Karena penasaran ku ikuti saja dia

12 menit aku mengikutinya, ah aku lelah

Mengapa Min Ha pergi ketempat seperti ini, apakah dia stress?

*HAPPY READING *

THE MISSION

CLUB MALAM, itu kata yang terlintas ketika melihat bangunan dengan lampu yang nyala padam , menyala padam. Dia stress?

Sebelum aku ketehuan sebaiknya aku pulang, pertama kali atau jangan – jangan Min Ha setiap hari kesini lagi Aih apakah dia minum?

 

N—

Krosok krosok

Suara gemuruh dari arah belakangku meyakinkanku kalo ada yang mengikutiku.

Bodoh!

Segera ku ambil jalur menuju sebuah club malam, siapa tahu orang itu risih dan segera pulang , dan aku bisa melanjutkan perjalananku menuju     pencarian mangsa(?)

Sudah lah kini aku berjalan kian cepat menuju sebuah club malam itu, dinginnya udara membuatku mengeratkan jaketku , kulihat jam yang bertengger di tanganku dan terpampang pukul 9 malam disana. Pantas saja dingin.

Kuhembuskan nafasku , lalu kutarik lagi begitu terus sampai 8 kali. Dan taraa aku sudah sampai, orang itu masih berada dibelakangku, segera kumasuki tempat aneh ini . Untuk pertama kalinya aku masuk ke sebuah Club malam, dan itu karena ada yang membuntutiku.

Sekitar 1 jam didalam dan aku hanya terbengong – bengong saja didalam karena aku masih polos. Kkkk~ Dan memastikan semuanya aman , aku keluar dari tempat bising nan aneh ini. Mencari mangsa baru bukankah ini mudah?disini lumayan banyak orang dan bisa saja aku memangsa salah satu dari mereka. Dan bingo kutemukan orang yang tepat, untuk menjadi santapanku malam ini.

Setelah menghisap darah seorang yeoja itu kini aku harus kembali pulang –apartement-Naehyun-. Diperjalanan aku agak sedikit pusing , entah karena apa, pusing ini makin lama makin ganas ku gapai apapun yang bisa kugapai dan aku menggapai sebuah tangan dan brukk  aku terjatuh semuanya gelap.

—N—

Sebuah tangan memegang tanganku, astaga Ah Rin, uh bukan ini bukan Ah Rin, Baiklah kau aku bawa kerumahku dulu.

Ku gendong dia,kulihat wajahnya yang begitu tenang sesekali dia meringis, Cantik.

Mata yang tertutup indah dan sempurna membuatku tambah terkunci untu melihatnya, sampai aku tak sadar ada sebuah tembok didepanku dan Brukk aku terjatuh , kini jarakku dan dia menyempit, sekarang dia berada didekapanku, hangat.

Begitu ku tatap wajahnya dan ringisannya membuatku tersadar,’’ Ah Rin’’ Gumamku

Kini kami sudah sampai di rumahku, Seung yang melihat Eomma kw nya langsung histeris, menanyakan appa, eomma kenapa, appa, dimana bertemu eomma dan masih banyak lagi. Karena kecerewetannya kuputuskan untuk menyuruhnya tidur karena besok sekolah. Setelah 10 menit menyanyikan lagu dan dia tertidur lelap, aku menuju kamarku disana seorang yeoja terbaring lemas, Ah Rin(?).

Kring Kring

Suara alarm membangunkanku , kurentangkan tanganku dengan lebar dan menatap seorang yeoja yang masih tertidur. Badanku sakit semua. Karena aku tidur dengan posisi duduk dan itu tidak mengenakkan.’’Egh..’’ Sebuah suara erangan menginterupsi pikiranku yang dipenuhi kata sakit itu.

‘’Eh, kau sudah bangun?’’ Tanyaku, dan dia mengangguk ‘’A-k-u  ma-u pu-la-ng .’’ Jawabnya terbata – bata.  ‘’Kau jangan bangun dulu, badanmu masih terlalu lemah.’’ Jawabku meyakinkan. ‘’Oh Sehun.’’ Panggilnya lemah dan membuat jantungku berdegup kancang saking kencangnya membuatku terengah engah. ‘’kubalas dengan hmm saja. ‘’Terimakasih.’’ Tambahnya ‘’Ne Sama – sama.’’ Jawabku dengan senyuman.

—N—-

Hari ini aku bangun tanpa alarm bising itu, masalah kemarin malam setelah melakukan pengintaian layaknya penguntit pada Min Ha aku pulang dan langsung tertidur, kemarin malam juga aku tidak memakan masakanku jadinya aku tertidur dengan perut kosong,pantas saja perutku saat ini sakit.

Aku menuju kamar mandi dan seperti biasa aku melakukan ritual pagiku yaitu mandi,sarapan, dan yang pasti memakai baju. Tapi ada yang kurang, Kemana Min Ha? Dari tadi aku tidak melihatnya, apakah dia mabuk, apakah dia tertidur di jalan atau dia diculik? Aish aku seperti eommanya saja, ya biarkan seorang Min Ha berkembang dan beraktivitas.

Setelah selesai bergelut dengan pikiran sendiri serta sudah menghabiskan makananku aku menuju rumah Sehun karena aku harus menjemput Seung. Yeah Baby Sitter lagi. Walau sebenarnya aku senang tetap saja aku jengkel, awalnya kan aku direkrut menjadi sekretaris!

Sekitar 20 menit aku menuju ke rumah Sehun akhirnya sampai juga huh. Dan selanjutnya aku harus memekikkan nama Seung. 1 2 3 mulai

‘’OH SEUNGGGG! AYOOOO KITAAA BERANGKATTT.’’ Seruku dengan nada akhir diperpanjang

‘’BERISIK!’’ Kini suara Sehun terdengar, dengan sekuat tenaga ku berteriak lagi ‘’MANA SEUNG?’’ pekikku ‘’sebentar.’’ Kini Sehun muncul di depan pintu sambil menggerakkan tangannya, tanda untuk menunggu. Aku hanya menganggukan kepalaku saja tanda mengerti. Sekitar 5 menit aku menunggu dan seorang Seung keluar juga dengan seorang yeoja dan yeoja itu.. Min Ha? Untuk apa dia disini? Apa hubungannya dia dengan Seung? Apakah dia eommanya? Kapan Min Ha kesini? Dan kenapa Min Ha membut kapasitas otakku berkurang karena pertanyaan aneh ini? Pertanyaan di otakku makin menumpuk astaga kalian membingungkan.

Kini aku berada di dalam mobil dengan Min Ha dibelakang dan Seung yang lengket dengan Min Ha, aku tidak tahu ada apa dengan mereka kini aku bingung tapi setelah mendengarkan penjelasan Sehun tadi membuatku sedikit mengerti. Memang dunia ini begitu aneh.

‘’Sehun coba jelaskan ada apa antara kau dan Min Ha?’’ Tanyaku penuh selidik

‘’Aish, baiklah , jadi kemarin malam saat aku berjalan mencari udara segar ada seorang yeoja memegang tanganku dan yeoja itu langsung jatuh ambruk tersungkur atau apalah itu di depanku,’’ Jelas Sehun padaku yang sepertinya kini mulutnya berbusa.

‘’Benar.’’ Aku menyipitkan mataku padanya

‘’Bohong.’’

‘’Kan dugaanku benar.’’

‘’Sudah pasti aku jujur bodoh.’’                Serunya

‘’Lalu kenapa Seung bisa dekat dengan Min Ha?’’ Tanyaku

‘’Ah ya itu, karena wajah Min Ha mirip Ah Rin.’’ Jawab Sehun datar

Oh ya aku ingat foto yang ada pada figura itu,aish kenapa bisa lupa.

‘’Umm aku ingin bertanya.’’ Tanya Sehun yang membuat lamunanku tentang figura itu lenyap

‘’Ini gelangmu kan? Tuduh Sehun padaku dan aku hanya mangut mangut sendiri.malu.

Ocehan Sehun tadi ralat maksudku penjelasan Sehun tadi masih membuatku ragu tapi aku yakin tapi terkadang juga ragu. Astaga aku mulai gila, gila, gila, gila.

Hanya karena Sehun sekeluarga.

Ckitttttt

Suara dencitan rem mobilku membuatku tersadar sendiri.

‘’Seung, ayo turun.’’ Seruku pada Seung tapi ternyata kursi belakang sudah kosong . ASTAGA.

Hm baiklah biarkan kali ini Min Ha yang mengantar Seung

Dan setelah itu Min Ha muncul dan duduk di samping kursi kemudi. ‘’Ayo.’’ Serunya dan membuatku terkejut(efek melamun). Dan setelah terkaget kaget-ria aku menjalankan mobilku menuju apartement untuk mengantar Min Ha pulang dulu. Kini aku seakan jadi mirip supir sungguh.

Setelah mengantar Min Ha tadi kini aku menuju kantor untuk mengumumumkan ideku dulu.

Cklek

Pintu berbunyi ah pasti bisa  SEMANGAT NAEHYUN seruku dalam hati

—N—

Cklek

Terdengar suara pintu dibuka

‘’Siapa?’’ seruku

‘’Shin Naehyun, ini aku Naehyun Oh Sehun.’’

‘’Oh.. ayo bekerja.’’

‘’Eh iya tapi aku ingin membicarakan suatu hal.’’

‘’Apa?’’

‘’Ku harap kau setuju, tapi kumohon kau setuju.’’

‘’Bagaimana aku bisa setuju kalau kau belum memberi tahu apa yang ingin kau bicarakan bodoh!’’

‘’Aih aku pintar. Baik hmm ini aku … mau.. ijinselama1mingguuntukpergikeseoul.’’Serunya cepatcepat kata demi kata menyambung

‘’Apa?kau bilang apa?.’’

‘’Aku  minta ijin 1 atau 2 minggu untuk ke Seoul.’’

‘’Memangnya ada apa kau ke Seoul?’’

‘’Ayahku sakit, dan oppaku menyuruh pulang.’’

‘’Oh begitu, baiklah, tapi siapa yang akan mengurusi Seung dan jadwal meetingku ?’’

‘’Aku punya pengganti!.’’Serunya yang membuatku mengernyitkan dahi

‘’Siapa?’’ Tanyaku penasaran dan dia hanya tersenyum-aneh-

—N—

Setelah diantar Naehyun tadi kini aku kembali bosan, sungguh bosan tidak ada kerjaan itulah aku.

Ku cek handphoneku yang sempat mati itu

Hanya ada satu pesan dan setelah kubuka pesan itu dari Jong In

From : My Beloved

Aku merindukanmu, temui aku nanti tengah malam di dekat Pasar Jagalchi,

Aku terkejut membacanya dan segera membalas pesannya

To : My Beloved

Hah kau ingin kesini? Kau sudah memberi tahu appa dan oppa?

Ku kirim pesan itu dan menunggu balasan pesan dari Jong In

From : My Beloved

Hehehehe sebenarnya tidak sih, aku rindu padamu pabbo

To : My Beloved

Ah baiklah tunggu nanti ya kk~

From : My Beloved

Ne chagi chu ~ :*

Aku hanya terkekeh membaca pesan terakhirnya yang menurutku menggelikan

 

—N—

 

‘’Min Ha akan menggantikanku.’’ Seru Naehyun padaku dan aku hanya bisa memasang wajah terkejutku padanya

‘’Hei , wajahmu , ada apa dengan mu Oh Sehun?’’ Tanya Naehyun padaku yang sukses membuyarkan lamunan anehku.

‘’Jadi Min Ha yang akan menggantikanmu, Siapa Min Ha?’’

‘’Astaga astaga Sehun kau ini gila, kurang waras, atau setengah sadar sih?’’

‘’Kurasa Tiga – tiganya.’’ Jawabku polos

‘’Hh, kemarin kau mengajak yeoja kerumahmu dan kau tidak tahu namanya?’’ Seru Naehyun lagi yang membuat telingaku ingin mengungsi dari kepalaku ralat suara cempreng Naehyun.

‘’Lupa.’’ Gumamku sambil memegangi telingaku yang ingin lepas.

‘’Dia itu Min Ha bodoh.’’  Aku hanya ber O ria saja tapi tunggu.

‘’Tadi kau bilang siapa namanya ?’’

‘’MINHA BODOH!’’Dan tanpa menghiraukan suara Naehyun yang cempreng itu aku terpaku dalam suatu nama Min Ha

Kejadian dimana Ah Rin menggumamkan kata – kata aneh itu kini terlintas lagi di kepalaku.

Bruk

‘’Sehun..’’ Lirih Ah Rin , yang masih bisa didengar oleh Sehun

‘’Ah Rin?AH RIN!.’’ Seru Sehun yang berlari mendatangi Ah Rin

‘’Hiks..Hiks kumohon jaga Seung untukku dan kau, kau harus bahagia, mengerti?’’ Suara parau Ah Rin tedengar oleh indra pendengaran Sehun. Suara yang menyayat hati.

‘’Aku , aku .. tolong Ah Rin aku hanya bahagia bila bersamamu hanya bersamamu.’’

‘’Tidak akh akan Sehun, aaku akan pergi.’’

‘’Kumohon jangan, kau akan tetap disini.’’

‘’Tidak bisa Sehun.’’

‘’Apakah ini akhir dari kita.’’

‘’Tidak , bukan , ini.. bu-kan Akhir da-ri ki-ta S-s-se-hun i-ni a-wal dari segalanya.

Tangan Ah Rin mengusap cairan bening yang jatuh dari mata Sehun dan tersenyum, Sehun memeluk Ah Rin dengan seerat eratnya.mengisyaratkan bahwa Ah Rin hanya miliknya dan akan selalu bersamanya.

‘’Kemarikan telingamu’’Dan dengan cepat Sehun mendekatkan telinganya pada bibir Ah Rin.

‘’Dengarkan ini baik- baik.’’Dan Sehun hanya mengangguk mengerti tapi seraya berhenti anggukan itu kini wajah Ah Rin seperti menahan sakit yang amat sangat sakit.

‘’Mati,damai,anak,suci,4 tahun,kembar,badan,roh,upacara,……………………Min HA.’’Bisik Ah Rin , tapi ketika Sehun hendak bertanya Ah Rin sudah tak bernyawa lagi, dan Sehun kembali memeluk mayat Ah Rin dalam diam.

Flasback itu membuat hatiku jadi tidak tenang , sakit sekali.

—N—

Ekspresi wajah Sehun kini nampak berbeda, aura kesedihan terasa menyelubungi atmosfer dalam ruangan ini.

‘’Ehm.’’ Aku mencoba berdeham guna mencairkan suasana yang sekarang terasa begitu –menyedihkan-

Wajahnya nampak menampilkan ekspresi sama , dan dia tidak bergeming dari tempatnya.

‘’Ehm!’’ Kini dehamanku lebih keras dan lebih panjang sebenarnya sedikit cempreng

Dan membuat seorang Oh Sehun berhenti dari lamunan indah nya . semoga indah.

‘’Jadi bagaimana? Setuju?Deal?’’ Tanyaku pada Sehun

‘’Hmm.’’ Sehun hanya membalas dengan sebuah gumaman.

‘’Kalo begitu aku akan kembali ke mejaku, Ah ya aku ijin mulai besok!’’Seruku yang penuh semangat

Krik krik . Baik suara jangkrik tadi hanya khayalanku saja lupakan.

Hening

Tak ada suara , kacang . Dan aku kembali pada meja indahku

Tak henti hentinya aku menyenandungkan lagu – lagu yang menunjukkan kebahagian, aku kini sedang dalam perjalanan pulang untuk mengemas barang bawaan ku yang akan aku bawa menuju Seoul.

‘’Seoul I’m coming !’’ Teriakku yang sepertinya menyerupai orang gila.

—N—

Setelah mendengar ‘’ide’’ Naehyun itu yang menurutku juga bisa lebih dekat pada Min Ha, karena Ah Rin sempat membicarakan nama itu.

Aneh. Kenapa dunia ini sempit sekali ya? Hahaha aku tak habis pikir. Kebetulan atau…….. sudah direncanakan?

Aku gila, tidak aku masih waras kok.  Aish otakku

Pulang dan  bertemu Seung sepertinya akan membuat perasaan dan otakku menjadi tenang.

‘’Appa!’’ Seru Seung padaku

‘’Seung.’’ Seruku juga sambil memeluk Seung

‘’Eomma mana appa?’’ Tanyanya

‘’Hah eomma kan sudah ada disurga, Seung.’’

‘’Yang kemarin itu kan eomma appa, kemana eomma thekarang?’’ Tanyanya sambil melihat kebelakangku.

‘’Ah itu, dia bukan eomma sayang.’’

‘’Dia eomma theung pokoknya titik.’’ Serunya dan langsung berlari menuju kamar

‘’Astaga.’’ Cicitku dan langsung menghempaskan diri di sofa.

—N—

‘’Naehyun kau mau kemana?’’ Tanyaku pada Naehyun

‘’Aku akan pergi ke Seoul besok ‘’ Jawabnya yang membuatku tersedak oleh air liurku sendiri.

‘’Hah ke Seoul ? berapa lama?’’ Tanyaku

‘’Hanya 2 minggu tidak lama.’’ Jawabnya enteng.

‘’Lalu pekerjaanmu?’’ Kini pertanyaan itu terlontar.

‘’Justru itu aku ingin membicarakan hal ini padamu Min Ha.’’ Cerocosnya

‘’Hah ? membicarakan?maksudnya?’’

‘’Iya aku ingin kau menggantikanku selama dua minggu ini untuk menjadi sekretaris, baby sitter, dan yang lain – lain apa kau mau?’’  Jawaban  ditambah pertanyaanya yang membuatku menganga dengan lebar. Astaga .

‘’Eh baiklah aku mau, daripada aku berdiam diri di apartement tidak ada kerjaan kan?’’ Balasku dengan pertanyaan juga .

‘’Baiklah jadinya aku bisa ke Seoul dengan tenang dan damai hahhaa.’’ Tawanya

Mungkin ini bisa jadi awal pendekatanku pada keluarga Oh. Entahlah.

TBC

Ada yang nungguin kah?

Makasi untuk kak Evilliey Kim udh dipubblish ni epep di ffindo.*tawamembahana

Untuk yang baca ehem ehem /apaini

Masih pendek ya? :3

Hehehehe aku memang ga berbakat nulis panjang , cerita yang paling panjang itu sekitar 12 halaman yah jadinya maaf buat yang ga puas sepuas puaasnya *nyengir

Jadi maklumi iya?#kedipmata

Comment serta like ya

15 responses to “We are Different [Part 6]

  1. Emnk sih thor masih pendek..
    Ga puas aku /?
    Tli ceritanya seru kok hehe
    di tunggu kelanjutannya ya thorr ‘-‘)r

  2. Untuk semua reader maap ya hehe aku memang gk berbakat nulis panjang,kalo ntar panjang jadinya maksa ehem tapi aku usahain part terakhirnya panjang sepanjang panjangnya dri anyer sampe penarukan *apaini* Biar kalian mtar puas bacanya. Aku nulisnya secuil cuil dulu ntar kalo udh prefinal sm finalnya. Aku panjangin oke?deal?sah?
    Sekali lagi maklumi ya oya untuk chapter ke 7 nya masih pendek dan mungkin juga chapter 8nya pendek *ditimpuk reader* *nimpuk diri sendiri* hehe aduh pokoknya mian jeongmal Mianhae deh

    sekian penjelasan dri saya astaga kayak berpidato lewat tulisan deh. Yaudah dripada makin berkoar gajelas mendingan capcus oke pai pai. Makasi yang udh baca. Love you reader hehe(yang silent reader juga kok).

  3. Untuk semua reader tercintah *mueheeheh
    Jadi maaf kalo gaada yg puas memang sih pendek malah pake banget tapi ini masih mendinglah daripada cerita – ceritaku di Lp yang cm sampe 5 halaman.*curhat yang kedua, kalian butuh clue kan kan kan??? Coba baca .ulang du ceriranya itu kn ada flashback nya Sehun kan nah cluenya ada disana. Dan untuk next chapnya aku udh kirim kok ceriranya sm kak evilley kim,tpi masih penndek ceritanya daan mungkin chapter 8 nya juga pendek :’v *ditimpuk reader* *nimpuk diri sendiri* yaudah makasi yang udh RCL. Love you guys hehe. Dan makassi buat yaang cuma R alias Read aja,aku menghargai kok tapi alangkah baiknya jika comment dung . Yaudh dripada banyak berkoar dan makin ganyambung sampai disini dulu ya kebetulan tadi dipanggil Suho /apaini/ *plak. Jadi pai pai tunggu next chapnya ya muahahhaha *tringgg~ngilang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s