[Oneshoot] Blind

poster for inhan99

Fanfiction ini bukan fanfiction milikku (flamintskle).
Fanfiction ini merupakan titipan dari seorang teman.
Enjoy!

Author : Inhan99
Main Cast : Oh Sehun , Baek Su Min ( oc )
Genre : Angst , Hurt , School life.
Lenght : Oneshoot
Rated : G
Author’s Note : Please don’t plagiat this fanfict . Hargailah karya authornya XD. Mianhae jika ada typo bertebaran karena author juga manusia biasa dan maaf jika ceritanya kurang menarik. U.u, tapi tetap tinggalkan comment kalian ya 😉
Poster by ARin Yessy @ https://lovelydeerfanfiction.wordpress.com

Story begin

BRUKKK……..

Seorang gadis tak sengaja menabrak salah satu sunbaenya , lelaki itupun menunduk sembari menatap gadis yang tengah terduduk sembari merapikan buku-buku yang ia bawa. Tak ada niatan bagi lelaki itu untuk membantu gadis di hadapannya , baginya semua gadis itu sama. Hanya melihat seseorang dari ketampanan dan ketenarannya serta bakatnya. Lelaki itu menatapnya dingin dalam diam , gadis itupun segera bangkit dan bertanya padanya ” Sehun sunbae neon gwaenchana? ” tanyanya lembut. Namun lelaki bernama Sehun itu hanya menatapnya datar dan berlalu tanpa menoleh sedikitpun ke arahnya.

Gadis itu menghembuskan nafasnya pelan dan bergumam sendiri ” pabo , Sumin-ah !! ” gumamnya sembari memukul pelan kepalanya dan meringis karena ulahnya sendiri. Ia kembali berjalan dengan membawa buku-buku tebal yang cukup berat. Tiba-tiba ia teringat akan tatapan dingin sunbaenya barusan , gadis bernama Sumin itu tersenyum kecut. Ia bingung dengan sifat sunbaenya itu . Bahkan ia bertanya-tanya pada dirinya , mengapa Sehun sunbae tak pernah menganggap bahwa dirinya itu ada?. Bahkan mereka sering bertemu di kantin dan tempat parkir sekolah , namun Sehun tetap bersikap sama . Tapi , ia akan tersenyum paksa jika berhadapan dengan publik dan para fansnya , mungkin.

Bagi seorang fans dan stalker yang begitu mengidolakan Sehun , mungkin hal itu akan terasa biasa. Namun bagaimana jika stalker itu benar-benar jatuh cinta pada idolanya sendiri. Sumin kembali melamun setelah meletakkan buku-buku tebal itu di rak perpustakaan. Gadis itu terdiam sejenak saat melihat temannya tengah tertidur di balik rak buku yang menjulang tinggi. ” Yak!! Baekhyun-ah!!! ” teriaknya kencang yang mungkin bisa saja membuat seseorang bernama Baekhyun itu langsung tuli sesaat setelahnya.

Baekhyun tersentak kaget dan membenarkan kaca matanya yang sedikit melorot lalu menatap Sumin dengan tatapan polosnya. ” Ya! Pabo , mengapa kau tidur disini? ” tanya Sumin lagi dan Baekhyun hanya tersenyum kikuk sembari menggaruk tengkuknya lalu menjawab ” Aku sangat mengantuk ” ditambah cengiran ala anak sd miliknya. Sumin tersenyum , ia merasa sedikit terhibur dengan kehadiran temannya tersebut.

Hari ini tak ada hal apapun yang ingin ia lakukan . Sumin termenung dan teringat kembali akan kejadian yang sudah 3 kali menimpanya semenjak menjadi fans Sehun. 2 hari yang lalu ia terpaksa tak masuk sekolah akibat sakit setelah dibully oleh fans-fans Sehun dari kalangan sunbae . Dan beberapa hari yang lalu ia juga menemui Sehun dan berusaha mengatakan seluruh perasaannya pada lelaki itu , namun apa? Ia hanya menerima bentakan dari Sehun dan kata-kata menyakitkan darinya. Benar-benar menyakitkan. Sadarkah Sehun bahwa dibalik puluhan , ratusan , ribuan bahkan jutaan bunga yang cantik ada sebuah bunga yang terlihat biasa namun aromanya begitu lembut saat menghampiri indra penciuman.

Sumin menunduk sedih bahkan air matanya telah mengalir deras.

Flashback On…..

Sumin berlari tergesa-gesa , ia tau betul bahwa Sehun sunbaenya berada diruang latihan dance sendirian. Dan ia berniat untuk menyatakan perasaannya sekarang , karena ia tak ingin terlambat dan menyesal di kemudian hari.

” Se-Sehun sunbae ” ucapnya sedikit gugup saat memasuki ruangan tersebut. Sehun menatapnya sejenak lalu kembali pada hal yang ia lakukan tanpa menanggapi ucapan gadis di belakangnya.

” Sehun sunbaenim , saranghae! ” Sumin terdiam saat berhasil mengucapkan kata terpendam itu. Sehun masih tak menghiraukannya dan melanjutkan aktivitasnya. Tak ada niatan untuk menatap wajah gadis itu. Namun entah kenapa jantungnya terasa begitu cepat memompa saat kata-kata tersebut keluar dari mulut gadis itu.

” Nan jeongmal saranghaeyo , Sehun sunbaenim ” ucap Sumin lagi dengan nada sedikit meninggi. Sehun menghentikan aktivitasnya dan berbalik menatap gadis itu. Ia melangkah dengan cepat kearahnya. Lalu tiba-tiba ia membentak gadis itu dengan kata-kata yang cukup untuk menohok perasaan Sumin saat itu.

” Dengarkan aku gadis idiot , tak pernahkah kau berpikir tentang siapa diriku dan siapa dirimu. Banyak gadis yang mengucapkan hal itu berkali-kali padaku ! Kau ! Apakah kau ini bodoh dan tak mempunyai otak huh! ” Sehunpun berlalu pergi tanpa menoleh pada gadis itu bahkan ia tak tahu seperti apa ekspresi Sumin saat ia tinggalkan . Gadis itu terdiam dan dalam perasaannya ia benar-benar merasa sesuatu telah menghancurkan perasaannya dan hal itu begitu menyakitkan. Namun tanpa pernah Sumin dan orang lain saat itu sadari , ketika Sehun keluar dari ruangan tersebut. Entah mengapa ia merasa begitu sangat bersalah karena telah membentak gadis itu. Gadis yang selama ini tak pernah ia anggap dan ia lihat. Gadis yang menurutnya tak pernah ada , sosok gadis yang berdiri di belakangnya memberinya dukungan.

Flashback off…..

Sehun benar-benar merasakan suatu yang janggal dalam perasaannya , rasa bersalah itu terus menghantui pikirannya dan ia sendiri bingung kenapa hal ini terjadi. Dia bahkan tak pernah mengetahui tentang gadis yang ia bentak waktu itu. Yang ia tau hanya nama gadis itu , Baek Sumin.

Lain halnya dengan Sumin sekarang , gadis itu menunduk sembari berusaha mengakhiri tangisannya . Ia kembali terdiam , teringat akan perkataan orangtuanya yang membuatnya merasa sedih dan perkataan Sehun waktu itu. Ia benar-benar bingung sekarang , hari ini ia akan pindah ke London. Dan hal itu benar-benar membuatnya merasa sedih karena harus kehilangan teman baiknya Byun Baekhyun dan juga seseorang yang pernah mengisi ruang hatinya walaupun hal itu juga menyakitinya.

Sumin sadar , jika ia terus bertahan maka ia akan membiarkan perasaannya hancur dan dirinya terluka lebih dalam lagi. Namun , bila ia memilih untuk melepaskannya maka ia akan bersiap untuk meninggalkan kenangan masa lalunya dan mengubur semua perasaannya jauh dilubuk hatinya. Sumin kembali menangis , haruskah ia melakukan hal itu. Haruskah ia pergi? Haruskah ia bertahan? Apa yang akan ia pilih?

Namun Sumin yakin jika cintanya terhadap Sehun tak akan pernah pudar walaupun Sehun berjuta kali menyakiti perasaannya bahkan membuat hatinya hancur berkeping-kepingpun tak akan pernah membuat cinta Sumin untuk Sehun lenyap begitu saja. Dan kini ia yakin , bahwa jika ia melepaskannya ia akan merasakan kebahagiaan yang di alami Sehun nantinya walaupun itu berjuta kali lebih menyakitkan di banding hal ini.

” Sumin-ah! ” teriak seseorang dari belakang , Sumin mengenali suara itu dan ia segera berbalik lalu memberikan senyum terbaiknya pada teman kesayangannya Byun Baekhyun. ” Jaga dirimu Baekhyun-ah ” ucapnya pelan dan lembut , Baekhyunpun berlari ke arahnya dan memeluknya hangat , ” kau juga Sumin-ah ” Baekhyunpun melepaskan pelukannya dan melambai ke arah Sumin.

Sumin pun menuruni tangga dari atap sekolah menuju koridor , langkahnya terasa berat untuk terus berjalan hingga kakinya terhenti di depan sebuah ruangan. Ruangan dimana tempat Sehun latihan dan ruangan itu juga yang menjadi saksi bisu akan hancurnya perasaan Sumin . Gadis itu membuka perlahan pintunya dan menengok sebentar ke dalam , ia sedikit terkejut saat melihat sunbae pujaan hatinya tengah memeluk seorang gadis. Iapun hanya tersenyum lirih , ia tau dan sadar jika perasaannya tak akan pernah di balas dan hal yang ia lihat kini lebih menambah luka di hatinya dari pada yang sebelumnya.

Begitu menyakitkan sampai-sampai ia hanya bisa mematung dan tak sadar jika Sehun menatapnya dari kejauhan. Entah kenapa ia merasa sesuatu telah mengganggu perasaannya saat gadis itu menangis dalam diam. Sehun benar-benar tak mengerti dengan perasaannya sendiri.

Sumin pun menutup pintunya pelan dan kembali melangkahkan kakinya menuju pintu keluar gedung sekolah. Langkahnya semakin berat namun pikirannya terus memaksa untuk tetap melangkah. Hingga ia kini tiba di halaman luas sekolahnya dan berhenti sejenak untuk menoleh dan memandang baik-baik bentuk gedung sekolahnya. Ia ingin gedung sekolahnya ini selalu ia ingat .

Sumin kembali melangkah dan tiba tepat di depan gerbang sekolah saat mobil milik keluarganya menjemputnya. Gadis itu menitikkan air matanya dan berbalik untuk memandangi sekolahnya lalu bergumam lirih ” Goodbye Oh Sehun , bye Baekhyun ” iapun memasuki mobilnya dan terisak sembari menutup wajahnya.

1 weeks later…….

Sehun baru saja selesai latihan dan entah kenapa ia merasa janggal dalam seminggu ini. Ia tak pernah merasakan lagi kehadiran seseorang yang menurutnya tak pernah ada , kehadiran orang yang selalu berada di belakangnya. Sehun kembali merasa menyesal , ia pikir kata-katanya waktu itu begitu kasar , iapun tak habis pikir kenapa dirinya begitu dingin terhadap orang lain.

Iapun meninggalkan ruangan tersebut lalu menyusuri koridor hingga tak sengaja menabrak seseorang , iapun menatap orang yang ia tabrak. Seseorang yang ia tabrak adalah Byun Baekhyun , teman baik Sumin yang selalu mendengar keluhan Sumin. Baekhyun menatap Sehun tak suka , ia ingat sekali saat terakhir kali Sumin bercerita padanya bahwa Sehun tak pernah menganggap bahwa dirinya ada.

Baekhyun tersenyum kecut lalu berucap lirih , ” Taukah kau pangeran es , jika perkataan mu waktu itu pada Sumin telah membuat gadis itu menderita dan ia bahkan kehilangan keceriaannya ” Baekhyun menunduk , ia hampir saja menangis. Sedangkan Sehun , ia hanya terdiam mencoba memahami maksud dari perkataan lelaki dihadapannya tersebut.

Perkataanku?

Apa yang waktu itu?

Sehun hanya diam , ia ingin tau apa yang selanjutnya akan dikatakan orang dihadapannya ini. ” perkataanmu itu sudah keterlaluan , dan kau tau gara-gara kau Sumin pergi “. Baru saja Sehun ingin menanyakan dimana keberadaan gadis itu dan ingin meminta maaf padanya . Mendengar perkataan lelaki dihadapannya membuat rasa bersalah Sehun semakin membuat hatinya tersakiti. ” Dimana dia? ” tanya Sehun datar tanpa ekspresi.

Baekhyun tersenyum kecut dan mendesah kesal , ” Setelah ia pergi jauh dan tak kembali, baru kau mencarinya dan meminta maaf padanya? Begitu? “

Apa yang Baekhyun katakan benar-benar membuat rasa bersalah Sehun semakin besar dan hal itu benar-benar mengganggunya. ” Cepat katakan dimana dia! ” ucap Sehun meninggi.

” percuma , ia tak akan pernah kembali. Percuma kau menanyakan tentang keberadaannya ” ucap Baekhyun ketus.

Sehun mengerang kesal , ” Ya! Bisakah kau memberitahuku dimana dia , aku ingin meminta maaf padanya , kumohon ” lirihnya dan akhirnya Sehun tertunduk lemas . Baekhyun hanya bisa tersenyum pahit menanggapinya lalu menjawab , ” Dia pindah ke London dan tak akan pernah kembali ke sini ” Baekhyunpun berlalu meninggalkan Sehun.

Sehun benar-benar merasa bahwa dirinya sangat jahat dan keterlaluan , ia sadar jika ternyata perkataannya telah menyakiti hati seseorang dan membuat perasaannya terbebani. ” Mianhae ” gumamnya pelan sembari tertunduk. Ia tau ia benar-benar terlambat dan bukankah penyesalan itu memang selalu datang di akhir.

London

Sumin berdiri di balik pintu kaca jendelanya nan besar , ia terdiam untuk beberapa saat lalu bergumam pelan sembari menahan air matanya ” Sunbae , tahukah kau jika aku sudah memaafkanmu ” lirihnya. Barusaja tadi ia diberitahu oleh Baekhyun lewat telepon bahwa Sehun mencarinya dan ingin meminta maaf padanya. Sumin tau memaafkan itu bukanlah hal mudah tapi , bagaimanapun kelakuan Sehun padanya ia akan tetap memaafkannya.

 

*

 

*

 

*

 

End……

 

Untuk yang penasaran dengan sekulel nya. Pelase visit http://lovelydeerfanfiction.wordpress.com  untuk membaca sekuel dan FF2 lainnya. 😉

Jangan lupa tinggalkan comment juga,,

Thanks for author flamintskle (Gea Arifin) karena udah bersedia memposting FF abal saya 😀

38 responses to “[Oneshoot] Blind

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s