Butterflies

Didedikasikan untuk salah satu sahabat saya, Nyai Ishmah, dan untuk para Baekhyun stan yang lain, semoga bisa menjadi pelipur lara di tengah prahara yang saat ini menimpa kalian ❤ /apa

tumblr_static_484906_largebi

Cast : Byun Baekhyun (EXO-K) & Kim Yoora (OC)

Disclaimer : ide cerita bukan sepenuhnya milik ditjao, melainkan (lagi-lagi) diambil dari salah satu scene Kim dan Pie yang ada di film Yes or No, untuk cast anggap saja milik kita bersama.

Genre : Romance, Fluff

Length : Ficlet

Rating : Teen

Credit Picture : nyomot dari tumblr.

*

“Jangankan kupu-kupu, untuk Jongdae, kupikir ulat saja tak pernah muncul.”

***

“Kemarin teman-temanmu bilang kau pergi bersama Jongdae.” 

Yoora berhenti mengulum permen lollipop stroberinya sesaat sebelum membalas pernyataan tersebut dengan anggukan kepala, kemudian menoleh pada pemuda yang kini masih menemaninya terduduk di bangku di sekitar pelataran taman kampus itu.

“Memang iya. Ada apa?”

Baekhyun menghela. Padahal maksud hatinya barusan untuk membuat gadis dengan nama lengkap Kim Yoora itu terlihat menaruh rasa bersalah barang sedikit. Namun, yang terjadi selanjutnya malah jawaban lugas yang terlontar dari mulut gadis itu. Ditambah dengan sorot mata penuh ingin tahu yang saat ini tengah diarahkankan kepadanya, ah, Baekhyun ingin sekali menghujat mengapa kini situasi malah berbalik dan terkesan menyudutkannya?

Baekhyun tak langsung menjawab. Masih menimang-nimang serta berusaha mengoordinasikan syaraf otak dengan lidahnya agar dapat menghasilkan jawaban yang kiranya masuk akal dan seimbang—tanpa harus membuat dirinya terlihat memalukan.

“Aku cemburu.”

Baekhyun sudah berniat akan mengubur dirinya hidup-hidup di bawah pohon akasia yang berdiri kokoh di belakang kampus mereka jika ucapan itu benar terlaksana oleh mulutnya.

“Ke mana?”

Baekhyun memilih melontarkan pertanyaan lain untuk menyelamatkan harga dirinya saat ini.

“Toko buku.”

“Untuk?”

“Kau pikir apa? Membeli samgyetang?” hardik gadis itu sambil menyentak lengan pemuda itu dengan sebuah buku tebal yang sedari tadi berada dalam pangkuannya. Sementara pemuda yang baru saja dikenai tindak kekerasan itu hanya mampu meringis tertahan.

“Banyak yang bilang jika kalian serasi.”

“Huh? Apa iya?”

Well, sah-sah saja, sih. Jongdae itu anak emas dosen, tak ubahnya seperti kau. Jadi..,” Baekhyun menjeda kalimatnya, tak yakin. “..tak heran kalau para gadis menyukainya.”

Yoora terlihat berpikir sejenak sambil kembali mengulum lollipop-nya, “Yah, kau benar. Pintar, humoris, pandai bernyanyi, gadis mana yang tidak akan menyukai Jongdae?”

Baekhyun memandang gadis itu hati-hati, berusaha menyakinkan dirinya sendiri sebelum kembali melontarkan pertanyaan yang selama ini selalu mengusik sanubarinya walaupun pada akhirnya hanya sanggup ia utarakan dengan nada ragu, “Kau?”

Yoora kembali melepas lollipop-nya, “Aku juga menyukai Jongdae.”

Baekhyun tak tahu seberapa dalam hatinya telah mencelos saat ini.

“Tapi hanya sebatas kagum karena ia selalu mendapatkan nilai sempurna pada mata kuliah filsafat. Terkadang aku tak habis pikir dengannya. Terbuat dari apa otaknya hingga mampu meraih nilai A untuk semua mata kuliah? Gila! Aku saja angkat tangan kalau sudah berurusan dengan mata kuliah sialan itu!” Yoora terkekeh. Menertawakan Jongdae beserta ketidakmampuan dirinya untuk dapat menyaingi pemuda itu dalam meraih nilai tertinggi di antara angkatan mereka. Baekhyun juga ikut terkekeh. Mensyukuri keadaannya karena nyatanya gadis yang dipujanya ini belum resmi jatuh ke tangan pemuda lain.

“Kupikir tadinya kau juga menyukai Jongdae.”

“Huh? Mana mungkin?”

Yoora mengulum lollipop-nya sebentar sebelum akhirnya melepaskannya kembali, “Ingin tahu cerita yang pernah dikisahkan oleh ibuku kepadaku semasa kecil, Baekhyun?”

Baekhyun memandang gadis itu antusias, “Apa?”

“Ibuku pernah bilang, jika kita benar-benar menyukai seseorang, maka kau akan merasakan ribuan kupu-kupu seakan terbang di dalam perutmu. Seperti ada sesuatu yang menggelitik tiap kali kau melihat atau berdekatan dengan orang itu. Orang-orang bisa saja melihatku dekat dengan Jongdae, mungkin menaruh anggapan jika aku memiliki perasaan khusus untuknya. Tapi, asal kau tahu saja, kupu-kupu itu tak pernah muncul tiap kali aku bersama Jongdae.”

Baekhyun diam. Otaknya sebisa mungkin mencoba mencerna perkataan Yoora baik-baik.

“Kau tahu, Baek? Jangankan kupu-kupu, untuk Jongdae, kupikir ulat saja tak pernah muncul.” Yoora terkekeh lagi, sambil kemudian menekuni pembahasan mengenai antropologi hukum yang tadi sempat diabaikannya.

Namun, sejurus kemudian, gadis itu kembali melepas lollipop-nya dan beralih menatap Baekhyun.

“Jadi, Baek, jangan pernah salah sangka jika aku mempunyai hubungan khusus dengan Jongdae. Kau itu sahabatku, jadi mana mungkin aku tak akan bercerita jika sewaktu-waktu nanti memang ada laki-laki yang kusukai. Mengerti, huh?” ujar Yoora sembari menodongkan lollipop-nya ke hadapan pemuda itu, lengkap dengan gaya bicaranya yang sok menasihati.

Baekhyun tak langsung merespon dan hanya mengulum senyum sebelum mengamini ucapan gadis itu. Bukannya menjawab, tanpa pikir panjang pemuda penyandang marga Byun itu langsung saja melahap permen lollipop yang disodorkan kepadanya. Membuat gadis yang ada di hadapannya sekarang—tentu saja—refleks membulatkan mata.

“Mengerti, Nona Kim!” Baekhyun berujar patuh dengan lollipop stroberi yang kini sudah berpindah tempat ke mulutnya.

Kali ini, gantian Yoora yang dibuat membisu. Seperti habis termakan oleh ucapannya sendiri, saat ini Yoora mati-matian mengingkari rasa geli yang tiba-tiba muncul dari dalam perutnya. Meski bukan yang pertama kali hal menggelitik ini muncul tiap kali ia bersama Baekhyun, tetap saja, semakin ia berusaha mengingkarinya semakin kuat pula Yoora merasa ada atmosfir aneh yang mencuat dan menyelubunginya beserta Baekhyun.

Dan Yoora, tak mau terperangkap dalam situasi canggung seperti ini lebih lama. Dengan segera gadis itu berganti menatap sekeliling, memindahkan fokusnya dari senyuman manis yang masih terpajang di wajah pemuda itu.

Um, hanya perasaanku saja atau memang hari ini banyak sekali kupu-kupu yang berkeliaran, ya?” Yoora berusaha mencairkan suasana.

“Kupu-kupu? Di mana?”

“Di..di sana!” Yoora dengan sigap menunjuk rerimbunan semak petunia yang ada tak jauh di hadapan mereka, di mana sekawanan kupu-kupu memang terlihat tengah menyambagi tanaman hias tersebut.

“Di sana juga!” Yoora menunjuk ke arah lain, yakni hamparan verbena yang memang tertata apik di beberapa sudut taman.

Baekhyun hanya tersenyum simpul melihat aksi salah tingkah gadis itu yang begitu kentara di matanya.

“Mungkin, kupu-kupu itu baru saja melarikan diri.” cetusnya kemudian.

“Huh? Melarikan diri? Dari mana?” tanya Yoora tak mengerti.

“Dari dalam perutku, ketika aku membuka mulut barusan.”

Yoora masih tak lepas memandang Baekhyun dengan tatapan bingung, menuntut penjelasan.

“Karena kupu-kupu itu sudah ada di dalam perutku sejak lama, Kim Yoora.”

Baekhyun segera bangkit dari duduknya, kemudian dengan jahil mendaratkan tangannya di atas kepala Yoora. Mengacak rambut gadis itu pelan.

“Aku ke kelas duluan.”

Ucapan pamit itu dilanjutkan dengan seulas senyuman di bibir Baekhyun. Tak lama, pemuda itu pun berbalik, melangkahkan kakinya meninggalkan area taman dengan wajah berseri. Menyisakan punggungnya yang kini makin menjauh dari jangkauan pandang Yoora.

Yoora sendiri masih belum lepas mematung, meski tanpa sadar kedua sudut bibirnya kini mulai tertarik ke atas sedikit demi sedikit. Kali ini, ia mengakui jika populasi kupu-kupu yang ada di dalam perutnya mungkin saja sedang meningkat pesat.

Atau mungkin, jumlahnya memang selalu kian bertambah seiring dengan waktu yang dihabiskannya bersama Byun Baekhyun.

Sejak lama.

***

Like a waltz, I sit lightly and can’t take my eyes off of you
My eyes naturally follow you every time you walk

EXO – Don’t Go

*

Hai gais.

Maaf mungkin ini tulisannya gagal banget, romance-nya juga. Tapi emang saya bener-bener gak bisa nahan diri buat gak nulis karena excited akan suatu hal. Dan mungkin, momennya agak bertepatan dengan kasus baekyeon kemarin. Tapi percayalah. Saya bukan termasuk bagian dari mereka yang menyambut bahagia kabar itu ehehehe. Rasa senang saya murni karena lain hal. Dan untuk Ishmah, akhirnya setelah setahun (apa dua tahun ya heuheu) bisa menuhin janji juga buat bikinin ff, meskipun aku tahu diri ini jadinya mungkin kacau, banget. Pendek banget juga. Maafin ya orz. Ngetik ini pas banget setelah perbincangan kita di grup line dan efek nonton film juga, jadi maaf banget kalau ide ceritanya gak murni dari aku. Tapi pas bikinnya aku tetep bayangin baekhyun sama kamu kok /ahay.

Dan buat baekhyun stan atau fans exo lain di luar sana, ayo udahan galaunya. Rugi banget kalau waktu kalian terbuang percuma karena galauin cabe-cabean /digampar. Dan lagi kalau harus bahas soal foto mereka di mobil itu aku cuma bisa senyam-senyum aja karena banyak banget kejanggalan di sana. Hihi maaf ya ujung-ujungnya jadi malah nyampein uneg-uneg. Soalnya aku termasuk fans taeyeon, banget. Mana dengan kabar ini banyak banget yang akhirnya bashing taeyeon. Sakit hati. Dan jujur, pertama kali denger kabar ini juga agak syok. Kayak ‘hah baekhyun? kok teteh gue mau sih sama baekhyun’ /digampar lagi/. Jadi kalau kalian nanya gimana reaksi saya mengenai kabar mereka dating, saya cuma bisa jawab

muri desune hehehe

p.s.: sampai jumpa di fanfic berikutnya dan saya akan sangat senang apabila kalian berkenan untuk meninggalkan komentar, terkecuali bashing tentunya :3

83 responses to “Butterflies

  1. Ini kenapa romancenya rada ngenes ya? Ok mngkin krn lgi galau aja pas bacanya. Tpi ya duh knp baek sweet bgt dah disitu.

    Aku suka banget 🙂
    Btw aku jg ntn yes or no loh(?)

    • Wahahaha iya mungkin, pengaruh dari kasus kemarin aja jadi berasa ngenes padahal ini aslinya cuma fluff gak jelas ._.
      Yeay, penggemar YoN jugakah? ❤
      Terima kasih sudah mau menyempatkan diri untuk membaca ya :mrgreen:

          • tuh kan…aku kira aku doang yang rada2 gr2 nge pair tina sm aom. Soalnya klo tina sama aom itu rasanya (?) beda aja :”””)

            • Bukan kamu aja kok yang rada-rada karena aku juga nge-ship mereka :”> Banget :”> Kadang suka delu kalau sebenernya tina tuh cowok, cuma lagi nyamar aja HAHA :”>

              • iyakannnn duh… kenapa tina hrus cewe deh (?)
                aku jg kadang suka delu klo tina itu cowo dan dy sm aom jadian :”)

  2. ciaat author kesayangan! *cie* goodjob thor! fluffnya berhasil buat senyam senyum sendiri membayangkannya, tiba-tiba kupu-kupu pada terbang nih wkwkwk 😀 ditunggu karya selanjutnya!

    • Ahaydeuh kesayangan, apa atuh ;___; ❤
      Kupu-kupu pada terbang, ati-ati banyak ulet ih 😀
      Terima kasih sudah mau menyempatkan diri untuk membaca ya :mrgreen:

  3. Author, ini salah satu scane favorit aku di film yes or no. Feelnya dapet.. banget, Baek ngingetin sosok Kim yg ngeuuhh.. dia cewek ganteng bgt anjjayy sweet bgt.
    Good job ^^

    • IH NONTON YON JUGA YAAA EMANG TINA GANTENG BANGET DI SITU DAN DUET AKTING DIA BARENG AOM IS JUST TOO CUTE, CAN’T EVEN HANDLE MYSELF TO NOT SHIP THEM TOGETHER ASDFGHJKL padahal aslinya rada gimana gitu sama genre yuri orz.
      Yang ini juga scene favorit aku, tapi lebih seneng pas tina dateng ke rumahnya aom terus minta izin buat macarin aom dan ditolak, suka banget gatau kenapa ngerasanya nyes banget! Apalagi pas bts-nya, aslinya aom pas nangis-nangis gitu gak bisa berhenti kan sampe tina dateng lagi buat nenangin dia ❤ ADUH KOK MALAH SPAZZING. Maaf ya orz.
      Terima kasih sudah mau menyempatkan diri untuk membaca ya, Suci :mrgreen:

  4. Simple but.. ASDFGHJKL. Dalem yak.. iya dalem banget sampe aku nggk sadar tau-tau dah selesai aja ceritanya;——; aku cukup bersyukur bias utamaku bukan Baekhyun, jadi nggk perlu galo-galo xD HAHAHAHAHAHA /ketawamacho(?)

    • Aku juga pas nonton scene ini di filmnya kayaknya membekas banget karena terlalu unyu asdfghjkl ;____;
      Nanti deh tunggu bias utamanya nyusul baekhyun dan taeyeon HAHAHA /ketawajahat /ditendang.

  5. Yyyyyaaaaaayyyy
    Jadi inget adegan yang ditaman itu *yes or no 1*
    Hahahahaha

    Encok cuit bener yang di film dan di sini *nunjung cast*
    Hahahahahahahaha

    Baekhyun mah gitu sok malu2 mau bilang cemburu
    Padahal biasanya malu2in O.O *gamparbolakbalik*

    Suka suka suka

    Ini mah g cuma kupu2 aja yang keluar
    Semua2nya aja dah *apaan*

    Sweet banget
    Meskipun idenya g murni
    tapi cara menceritakannya itu loh yang bikin ikutan gemes
    hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s