Replace

Ini bukan ff ditjao, melainkan ff titipan dari salah seorang teman. Harap memberikan apresiasi berupa komentar setelah membaca ya, terima kasih sebelumnya.

angela-irena-reqposter-replace

Title : Replace
Author : @angelagelz
Main Cast : Im Soo Yeon (OC) , Oh Se Hun (EXO-K)
Support Cast : Kim Jong In ( EXO-K) , Yoo In Na (OC)
Length : Long OneShot !
Rating : PG-16
Genre : Friendship , Drama , Romance
A/N : Jangan jadi plagiat ! Jangan lupa commentnya . 1 comment sangat bermakna bagi Author

Kau datang di saat aku sedang berusaha melupakannya .
Aku tidak menjadikanmu pelampiasan .
Karena kehadiranmu yang membuatku jatuh cinta kepadamu .
Kau menggantikan sosoknya di hatiku .

 

~ Happy Reading~

Soo Yeon POV

Rasanya menyakitkan , jika mencintai seseorang yang bahkan tidak bisa membalas perasaan kita ini. Cinta-ku bukan sebagai fans , tapi sebagai yeoja ke namja. Awal perkenalan ku dengan dia , berawal dari aku yang menabraknya . Dan kami mulai saling mengenal diri , Aku bahkan tidak tahu jika dia itu seorang artis. Karena ketidakpekaan-ku terhadap dunia musik ini. Hari demi hari kami lalui, sampai aku memperkenalkan dirinya dengan teman-ku , Yoo In Na , yang sekarang menjadi yeojachingunya. Jujur , aku sempat menyesal memperkenalkannya dengan satu-satunya teman kuliah yang ku punya itu . Entahlah , aku juga baru menyadari perasaan-ku kepadanya 2 tahun setelah kami saling mengenal . Ini bukan salah-nya , juga mungkin bukan Salah-ku . Cinta itu datang secara tiba-tiba , dan kita tidak dapat menghindarinya . 

Sekarang , aku sedang berdiri mengamati mereka yang sedang berduaan . Mungkin ini untuk yang terakhir kalinya , aku mengamati mereka . Aku akan berusaha melupakan dia , meskipun sulit . Ketika aku hendak berbalik , terdengar teriakan dari ujung sana , disertai seorang namja yang sedang berlari sambil melihat ke belakang . Astaga , dia akan menabrak-ku . Gerak refleks-ku yang lambat ini , membuat namja itu berhasil menabrak-ku . Dengan posisi-nya yang berada di atas-ku , Aku juga dapat merasakan benda basah yang menyentuh bibir-ku . Seketika , diri-ku membeku . Astaga , apa yang barusan terjadi ? Dia mencuri First Kiss-ku !!!! Aku segera mendorong-nya , karena dia tak kunjung berdiri .

“YA! Mwoya Ige ? Nappeun Namja !” teriakku.
“Sssshhhh , Jangan bicara dulu”katanya yang langsung mengajak-ku lari.

Apa-apaan namja ini ! Sudah mencuri First Kiss-ku sekarang mengajak-ku lari tak jelas . Haizzz , sangat capek sekali . Aku melihat ke belakang , dan ternyata banyak yeoja yang sedang mengejar kami . Apa mereka fans-nya ? Apa namja ini seorang artis ? Setelah kami berlari dengan kecepatan tinggi setelah 5 menit , kami berhenti dengan bersembunyi di belakang semak-semak . Aku mengatur nafas-ku sambil menahan kesal . Setelah nafas-ku terkontrol dengan baik , Aku mulai meneriaki-nya lagi

“YA! Mw…..Hmmmpppphhh” Dia menutup mulut-ku dengan tangan-nya sedangkan tangan yang satu memberi isyarat menyuruh-ku diam .
“Mereka pasti masih di sekitar sini , Nona . Jika kau ingin memarahi-ku , simpan buat nanti saja ne”

Setelah itu dia melepas tangan-nya dan memantau kondisi dari balik semak . Setelah 10 menit , aku mulai kepanasan .

“YA! Mereka pasti sudah pergi . Ayo kita keluar , aku kepanasan” Dia melihatku yang mulai berkeringat
“Baiklah , kita ke mobil-ku saja Nona”katanya sambil menarik-ku.

Heol! Jarak mobil dan semak tadi sangat DEKAT! Lihat saja nanti ,aku akan memberi-nya kuliah gratis! Sampai di mobil , ketika aku ingin memulai kuliah , dia malah menawari-ku minum . Tentu saja , aku menerima-nya . Dia yang membuat-ku lari marathon seperti ini . Setelah menghabiskan hampir 1 botol air mineral itu

“YA! Kenapa kau menyeretk-ku untuk berlari bersama-mu!”
“Mianhae , karena tadi aku menabrak-mu , dan jika ku biarkan , mereka pasti akan membunuh-mu di tempat”
“Kenapa mereka membunuh-ku ? Yang menabrak-ku kan kau”
“Aku mencium-mu Nona”

Seketika itu , aku merasakan pipiku yang memanas . Sial , kenapa aku bisa lupa . Benar saja , jika tadi meninggalkan-ku . Maka aku akan habis di tangan fans-nya , karena telah mencium idolanya . Aku terdiam cukup lama

“Di mana rumah-mu Nona ? Aku akan mengantarkan-mu pulang sebagai permintaan maaf-ku”katanya setelah keheningan yang cukup lama .
“Tidak perlu ! Aku bisa pulang sendiri ! Dan , aku tidak akan pernah memaafkan-mu , karena telah mencuri First Kis…….ku” OMO! Apa yang ku bicarakan! Seketika aku menutup mulut-ku .
“Oh , jadi tadi itu First Kiss-mu ? Benarkah ? Karena aku juga sama ?”katanya sambil tersenyum .

Oh Tuhan , senyumannya sangat manis . Heh! Sadarlah Im Soo Yeon ! Aku mencoba membuka pintu , berusaha untuk segera menyingkir dari hadapan pria ini .Namun tidak bisa

“Maaf Nona , izinkan aku mengantarkan-mu pulang . Karena ini juga sudah larut , dan bus sudah tidak mungkin jalan lagi . Dan , kau boleh meminta ganti rugi dari first kiss itu”

Sial! Kenapa dia selalu membahas First kiss-ku itu !

“Diam , berarti setuju” Hmm Baiklah , lumayan aku bisa menghemat biaya .

Sepanjang perjalanan kami hanya diam , aku memandang ke luar mobil . Pemandangan Seoul di malam hari , sangat indah . Apalagi sekarang sedang musim dingin . Banyak Pohon-pohon dihiasi lampu yang berwarna-warni menambah keindahan di jalan . Jika jalan berdua , dengan pasangan pasti sangat romantis . Dan dari yang ku lihat , banyak pasangan yang sedang jalan berdua di bawah pohon-pohon tersebut . Benar-benar iri kepada mereka .

“Apa yang sedang kau lihat ?”tanyanya
“Bukan urusan-mu?”balasku ketus.
“Kau iri ya sama mereka ? Emang kemana pacarmu ?”
“Tidak! Aku juga tidak memiliki pacar?”
“Benarkah ? Oh ya , nona , kita belum berkenalan . Siapa namamu?”
“Im Soo Yeon”
“Nama yang bagus , eh memangnya kau tidak mengenal-ku ya ?”
“Perlukah ? Lagipula kau siapa ? Presiden ?”
“Aku Oh Se Hun , magnae dari EXO “
“Kau anggota EXO ?”
“Kenapa?”
“Tidak”

Kenapa aku bisa tidak tahu ya ? Padahal aku sudah mengenal Kai selama 2 tahun . Lagipula Kai tidak pernah mengenalkan-ku pada rekan-rekannya itu . Dan lagipula , aku siapanya Kai , sampai dia harus memperkenalkanmu dengan mereka . Soo Yeon ! Kenapa kau memikirkan Kai lagi !

“Rumah-mu di mana Soo Yeon-ie?” Ya Ampun , Cara dia memanggil-ku seperti cara Kai memanggilku .
“Satu Apartment dengan kalian , Dan jangan memanggil-ku seperti itu!”
“Kau ngefans siapa ? kenapa kau tahu apartment kami ? kenapa aku tidak boleh memanggilmu seperti itu?”
“Bisakah kau diam saja dan konsen mengemudi?!” Teriakku kesal.
“Mian”

Apakah aku terlalu kasar kepadanya ? Tidak kan ? Kenapa dia jadi murung begitu ? Biarkan saja . Lagipula , ini pertemuan pertama dan terakhir ! Karena aku tidak mau dekat-dekat dengan yang namanya Namja! Bukan berarti aku pencinta sesama jenis . Dia benar-benar diam sampai kami tiba . Kami menaiki lift bersama-sama . Setelah pintu tertutup , aku menekan angka 10 yang di susul dia angka 11 . Kami hanya beda satu lantai ? Haha , aku bahkan tidak tahu selama berada di sini . Aku baru menyadarinya ketika aku pulang larut malam , dan melihat banyak fans yang berada di lobby utama sambil membawa banner yang bertuliskan “EXO Fighting” “EXO Saranghae” dan segalanya . Aku tidak bertanya kepada kai , karena kami mulai jarang berkomunikasi setelah dia mulai berpacaran dengan In Na , aku kembali menjadi anak penyendiri seperti masa-masa aku SMP dan SMA . Tiba di lantai 10 , pintu Lift mulai terbuka , sebelum keluar , aku berkata “gomawo” dengan suara yang mungkin dia tidak mendengarinya .

“Cheonma Yeon! Sampai jumpa besok”katanya .

Lalu pintu Lift tertutup , ketika aku ingin bertanya kepadanya . Apa maksud perkataannya itu ? “Sampai Jumpa besok” Kenapa sampai jumpa ? Apakah dai akan menemuiku lagi ? Aku kan tidak mau bertemu dengannya lagi ! Aku akan melupakan apa yang terjadi hari ini . First Kiss itu akan ku anggap sebagai angin lewat , atau aku mencium dinding secara tidak sengaja . Aku segera masuk ke apartment-ku . aku sangat lelah hari ini . Lebih baik segera tidur .  Setelah itu , aku akan meyusun rencana untuk menghidari Sehun! Jalja!

*****

Keesokan harinya

07.00 AM

Ting Tong ! Ting Tong !

Ada apa ini ? Siapa yang datang di pagi hari ? Tidak ada yang tahu tempat tinggalku kecuali kedua orang tuaku . Bahkan Kai dan In Na pun tidak tahu .

“Nuguya?”tanyaku sambil mencoba membuka mataku yang masih ngantuk ini .
“Annyoeng Yeon-ie ^_^”kata suara yang sepertinya aku mengenalnya . Seketika aku membuka mataku . MWO ? Oh Se Hun ? apa yang sedang orang ini lakukan .
“Ada apa ?” Tanyaku dengan sinis
“Kau pasti belum sarapan , aku membawakanmu sarapan “katanya sambil menerobos masuk ke dalam . Hey! Aku bahkan belum mengijinkanmu untuk masuk ! Namja ini benar-benar ! Suka melakukan hal sesuka hatinya .
“Kenapa kau datang sangat pagi ? Aku masih mau tidur !”
“Apanya yang pagi ? sekarang sudah jam 7 , Kau kuliah jam 9 kan ?”
“Aku saja tidak tahu jadwal kuliahku . Kenapa kau peduli?”
“Sebagai ganti rugi yang kemarin , aku akan membayar makan siang , pagi dan malam mu serta mengantar dan menjemputmu ke manapun kau pergi . Jadi bisa di simpulkan , aku bersedia menjadi pembantumu selama seminggu J eotte ?”tanyanya
“Terima kasih tuhan Oh , tapi aku tidak butuh . Sekarang , kau boleh pergi “
“Ayolah , kenapa kau tidak mau ? Bukannya itu menguntungkanmu dalam menghemat biaya ?” Benar juga , tapi apakah aku bisa bertahan ? bertemu dengannya selama 1 minggu ?
“Diam berarti setuju!” Baiklah , apa salahnya mencoba . Aku lalu berjalan ke meja makan tanpa membalas perkataannya lagi . Dia kemudian mengeluarkan semua yang dia bawa . Ugghhh , Rasanya aku ingin muntah mencium bau yang keluar . Oh Shit! Dia membawa makanan itu . Aku segera berlari ke toilet dan mengeluarkan isi perutku .
“Waeyo Yeon-ie ? Gwenchana?”katanya sambil menepuk-nepuk punggungku
“Jangan bawakan aku makanan itu lagi . Tolong!”kataku dengan susah payah.
“Akkhh , Baiklah , aku akan membuangnya ke luar . Tunggu sebentar “Dia langsung berlari keluar . Tak lama kemudian dia muncul dengan membawa sekotak tisu .
“Gomawo”kataku sambil membersihkan mulutku.
“Apakah aku boleh tahu alasannya?”tanyanya yang membuatku terdiam cukup lama .
“Jika tidak juga tidak apa-apa”
“Dulu …… makanan itu pernah di kasih kepadaku oleh orang-orang yang membenciku . Ku kira , tidak ada apa-apa . Jadi aku memakannya . Tak lama kemudian , aku masuk rumah sakit selama seminggu . Mereka sepertinya sangat membenciku sampai memberikanku jajangmyeon yang sudah basi itu. Dan aku ……………. Jadi trauma setiap melihat dan mencium bau makanan itu “
“Ternyata begitu , maafkan aku , karena aku tidak tahu . Ku kira semua orang mencintai Jajangmyeon”
“Tidak , aku yang harusnya meminta maaf karena menolak makanan yang kau berikan”
“Tidak apa-apa , makanan itu tadi di masak oleh D.O Hyeong . Jadi aku membawanya ke sini . Kalau boleh tahu , kenapa mereka membencimu ?”
“Salahkan otakku yang pintar ini . Karena terlalu pintar , membuat semua guru memberi perhatian lebih kepadaku . Sehingga mereka iri dan jadi membully-ku”
“Kau mengalami masa-masa yang sulit”katanya dengan nada prihatin
“Tapi itu semua hanya masa lalu , dan aku sudah melupakannya”
“Benar . Sekarang kau bersiap-siap , aku akan pergi membelikanmu makanan yang lain”
“Tidak perlu Sehun-ah , aku tidak pernah sarapan”
“Tidak boleh tidak sarapan ! Bagaimana dengan Omurice ?”tanyanya lagi .
“Terserah kau saja . Jangan beli banyak-banyak !” Tanpa mempedulikanku , dia berlari keluar

Aku segera mandi dan menyiapkan keperluan untuk kuliah hari ini . Untung hanya 1 mata pelajaran , jadi aku bisa beristirahat di rumah . Aku kembali memikirkan tingkah laku Sehun kepadaku . Kenapa dia sangat perhatian kepadaku . Dia orang pertama yang sangat peduli kepadaku . Sambil menunggu Sehun datang , aku membaca novel .

Soo Yeon POV End

*****

Sehun POV

Sejak bertemu dengannya , aku tidak dapat mengatur detak jantungku yang terus berdetak ini . Entahlah , aku tidak pernah berharap , bisa mencintai yeoja  dalam waktu dekat ini . Aku hanya ingin berfokus pada karir dan pendidikanku . Semalam aku tidak bisa tidur setelah pulang ke dorm . Aku ingin curhat ke Kai , tapi dia sendiri sedang sibuk chatting dengan pacarnya . Yeoja itu tahu apartment kami dari mana ? Apakah dia sasaeng fans ? Tapi dia saja tidak mengenalku . Aku lalu bertanya ke hyeong ku satu persatu . Tidak ada yang mengenal Im Soo Yeon . Tinggal Kai yang belum ku tanya . Ketika dia selesai chatting dengan pacarnya . Aku bertanya kepadanya , dan , Kai mengenalnya . Kai bilang , Soo Yeon sahabatnya . Kenapa hatiku sakit saat tahu Kai mengenalnya ? Kenapa bukan aku yang pertama kali bertemu dengan dia ? AKu bertanya segala hal tentangnya kepada Kai . Namun, tidak ada yang bisa kudapatkan . Karena mereka tidak pernah bicara terlalu dalam , Hanya percakapan biasa . Saat aku tahu D.O Hyeong memasak Jajangmyeon . Aku segera menaruhnya di kotak bekal . Aku juga membawa punyaku untuk makan bersamanya . Namun , dia trauma dengan jajangmyeon , yeoja yang malang . Andai aku bertemu dengannya ketika SMP atau SMA dulu . Maka aku akan melindunginya dari pembully-an . Sekarang , aku pergi membeli Omurice kesukaanku . Tapi aku hanya membeli satu . Entahlah , firasatku menyuruhku membeli satu saja . Walaupun perutku sangat lapar . Setelah membeli , aku kembali ke apartment Soo Yoen .

Ting Tong ! Ting Tong !

          Dia membuka pintunya sambil memakai kacamata dan membawa novel . Dia terlihat lucu seperti itu . Gemas sekali ! Ingin aku mencubit pipinya , tapi aku pasti akan di hadiahi sebuah pukulan . Aku tidak pernah berharap bisa bertemu dengan yeoja yang galak . Hehehehe . Aku mengeluarkan Omurice yang porsinya lumayan banyak ini . Yeoja ini pasti tidak bisa menghabiskannya .

“Igeo” Dia memberiku sendok .
“Untuk apa ?”
“Tentu saja untuk makan . Babo!” Mwo ? apakah maksud dia kami makan bersama ? seperti pasangan kekasih ? Kenapa kau banyak pikir Se Hun-ah! Kami makan dalam diam . Sampai porsi terakhir , dan kami mengambilnya secara bersama .
“Untukmu saja , aku sudah kenyang”katanya yang ingin beranjak pergi . Aku mengambil nasi dengan sendokku lalu menarik tangannya .
“Untukmu”kataku yang ingin menyuapinya . Ku kira dia tidak mau di suapi . Tapi ternyata dia langsung memakannya . apakah ini yang sering disebut Ciuman tidak langsung ? Tapi bagaimanapun kami sudah pernah berciuman . Hehehe . Astaga , Se Hun kenapa kau jadi yadong !
“Igeo”Dia memberiku segelas air putih
“Gomawo”kataku dengan nada gugup . Setelah menghabiskannya , aku melihat-lihat ruang tamu . Tidak terdapat satupun foto dirinya . Hanya ada foto neneknya dan orang tuanya . Apakah orang ini tidak pernah berfoto ?
“Sehun-ah , Kajja”
“Oh , Kajja”

Di perjalanan kami hanya diam , karena tidak terbiasa dengan keheningan . Aku mencoba membuka pembicaraan .
“Kau nanti pulang jam berapa ?”
“Mungkin jam 11an”
“Baiklah aku akan menjemputmu”
“Memangnya kau tidak ada kerjaan lain ?
“tidak ada . Kau tidak kemana-mana lagi kan sepulang kuliah?”
“Aku hanya ingin berada di rumah”
“Baiklah , tunggu aku nanti disini”

Dia segera turun dari mobil , dan aku masih belum menjalankan mobilku . Aku sedang memikirkan rencana apa yang bisa membuatku terus bersamanya sepanjang hari ini ? Aku mengajaknya ke mall ? pergi ke taman wisata ? tapi dia tidak mungkin mengiayakan ajakanku begitu saja . Ah , aku sudah tahu apa yang harus ku lakukan ! Tunggu saja nanti Soo Yeon .

11.00 KST

Aku sudah menunggunya di tempat tadi , setelah pulang ke dorm , membawa dompet dan mengganti pakaianku . Kenapa aku jadi seperti orang yang mau pergi kencan ? kekekeke , rasanya aku menjadi tidak normal setelah berkenalan dengan Soo Yeon .

          Setengah jam aku menunggu , Soo Yeon masih belum keluar . Apakah terjadi sesuatu ? Tidak mungkin , Positive thinking saja . 15 menit kemudian , dia keluar dengan membawa berbagai file . Aku segera turun dan membantunya membawakan file itu ke mobilku .

“Gomawo , Mian lama , tadi aku di suruh ke kantor memngambil File-file ini”
“Gwenchana , PRmu ?”
“Ne”
“Apakah kau lapar ?”
“hmmm… Lumayan”
“Ayo kita pergi makan”
“Kau suka makan apa ?”
“Apa saja boleh”
“Sushi eotte?”
“keurae”

Aku membawanya ke mall tempat kami makan siang sekaligus tempat kami akan berjalan-jalan nantinya . Tangan kami saling bersentuhan karena jalannya yang terlalu sempit . Aku lalu menarik tangannya sekaligus ku genggam erat . Dia segera melototiku

“Aku hanya tidak ingin tangan kita saling pukul . Itu sakit . Lagipula , kita bisa tersesat di mall yang sangat besar ini “
“Baiklah” Yesss!!! Dia tidak keberatan . Padahal aku sudah takut dia akan memukuliku . Tangan dia sangat hangat . Aku berharap bisa selalu mengengam tangannya setiap saat .
“Kau mau pesen apa ?” tanyaku ketika kami sudah berada di dalam restoran jepang .
“Kau yang pesan saja , aku tidak tahu mau pesan apa”
“Baiklah , kau harus menghabiskan semua yang kupesan”
“Jangan pesan banyak-banyak Se Hun-ah” katanya dengan nada memohon . Kiyowo
“arra”

Kami mengobrol kecil sambil menunggu makanan datang . Aku ingin menanyakan masalah cintanya . Tapi apakah itu terlalu cepat untuk mengenal dirinya lebih dalam ? Kami hanya baru mengenal 1 hari . Tidak apa-apa Oh Se Hun . Perlahan-lahan , jangan terburu-buru . Masih ada sisa 6 hari . Aku tidak yakin apakah bisa meninggalkannya sesudah 6 hari . Aku sudah terlanjur jatuh cinta dengan yeoja yang sedang memainkan ponselnya itu .

“Soo Yeon”
“Apa?”
“Apakah kita masih boleh bertemu ketika aku sudah tidak menjadi pembantumu lagi ?”
“Tentu saja , kau boleh datang kapan saja . Wae?”
“Ani”

Wah !!! Sikap dia berubah 180 derajat dari awal kami bertemu . Dia yang sekarang sangat ramah dan berbeda . Wah , jika aku baru mengenalnya pasti aku akan mengira dia yeoja yang galak . Tapi jika kau sudah mengenalnya sangat lama , akan mengetahui jati dirinya yang sebenarnya . Dia adalah orang yang baik , ramah dan suka menolong . “Don’t Judge a Book by It’s Cover” Kalimat itu sangat cocok untuknya .

Selesai makan , dia sepertinya ingin pulang.

“Apakah kau punya urusan setelah ini?”
“Hmmm, Aniyo”
“Bisakah kau menemaniku berbelanja?”
“kau ? berbelanja ? Hahahahahaha” Untuk pertama kalinya , aku melihat tawanya .
“Waeyo ? apa ada yang salah ?”
“Kau itu namja ! Tidak cocok berbelanja”
“Hari ini kebetulan jadwalku berbelanja”
“Oh , lucu ya , kalian ada pembagian seperti itu” Mianhae Soo Yeon-ah , ini hanya agar kita dapat berjalan lebih lama .

Kami mulai membeli bahan-bahan masak . Yeoja ini yang memilih bahan-bahannya . aku hanya bisa mengikuti di belakang dengan mendorong troli . Aku ingin memberi Hanwoo titipan Luhan Hyeong .

“Soo Yeon-ah , kita ke sana sebentar”
“eodi?”
“tempat hanwoo”
“kau suka hanwoo?”
“Ani , hyeong-ku suka”
“Baiklah” Kami lalu berjalan ke sana .

“Annyoenghaseyo Ahjumma”
“Annyoeng anak muda , kau mau membeli hanwoo?”
“ne , ahjumma . Tolong 2 porsi”
“Baiklah, Aigoo , kalian cocok banget . Kalian pasti suami istri yang baru menikah “perkataan Ahjumma membuat aku dan Soo Yeon seketika membulatkan mata kami .
“Hehe Ahjumma .. An….” Sebelum Soo Yeon menyangkalnya , aku menutup mulutnya .
“Istriku sangat pemalu Ahjumma” Aku bisa merasakan Soo Yeon yang sedang terkejut . Aku lalu memberinya tatapan maaf .
“Keurae , anak jaman muda sekarang memang begitu . Ini , aku kasih bonus 1 porsi untuk kalian berdua . Semoga kalian hidup bahagia selamanya”
“Ye , gomapseubnida Ahjumma . Annyoenghaseyo” Lumayan , dapat gratis .
“YA! Kenapa kau membohongi Ahjumma?”
“Mianhae , tapi kan kita jadi dapat porsi gratis”
“Tapi tidak baik berbohong kepada orang tua “
“Arraseo , mianhae . Kajja . Kita pulang”
“Ne”

@ Apartment

          “Kau mau makan bersama kami ?”
“Aniyo , gwenchana “
“Oh , baiklah , ah , ini buatmu .
“ne , gomawo”aku memberinya satu porsi gratis yang diberikan ahjumma tadi.

Kami berpisah , aku ke atas dan dia ke apartmentnya . Tapi aku khawatir sama dia . Apakah dia tidak berencana makan malam ? Jangan bilang iya , astaga -_- Ah! Setelah D.O Hyeong selesai masak . Aku akan membawanya lagi ke Apartmentnya .

Sehun POV End

Soo Yeon POV

Hufh , hari yang melelahkan . Sikap dia benar-benar di luar perkiraan ku . Bahkan Kai saja tidak pernah mengajakku ke Dormnya . Haiss , Kenapa aku mikirin Kai lagi ? Kau harus melupakannya Soo Yeon-ah !!! Setelah mandi , aku langsung tidur saja. Ah matta! Aku libur kuliah selama seminggu . Apa yang harus kulakukan untuk mengisi liburan itu ? Aku menghabiskan liburan sebelumnya dengan Kai . Sepertinya aku akan menghabiskan liburan di apartment saja . Setelah selesai mandi , aku mendengar bunyi bel . Siapa yang datang ? bahkan sekarang sudah jam 10 . Ketika aku membuka pintu , terlihat seorang namja sambi menenteng kotak makan . Dia lagi , Oh Sehun ! Namja yang sudah dua hari ini mengubah duniaku .

“ddo wae?”tanyaku sinis
“Kau sudah makan malam ?”
“belum”
“Ayo kita makan bersama ! D.o Hyeong memasak bibimbap . Kau mau ?”
“Tidak usah Sehun-ah , kau bawa kembali saja”
“Eii , tidak baik jika tidak makan malam . Ayo makan” katanya sambil menerobos masuk ke dalam .
“Bibimbap D.O Hyeong jeongmal mashita ! Kau mesti mencobanya “ Entah kenapa aku tidak bisa menolak nya . Aku lalu duduk di depannya yang sedang mengeluarkan makanan yang dia bawa . Ternyata Bibimbap , makanan kesukaanku .

          Kami makan dengan sangat lahap . Mungkin karena kami kelaparan . Sudah hampir tengah malam . Aku segera menyuruh Sehun pulang . Dia setiap hari selalu datang ke sini dan mengajakku pergi .  Kami bahkan ke Jeju selama 2 hari 1 malam . Kami mempunyai banyak kenangan selama kami bersama . Tidak seperti ketika dengan Kai dulu . Tidak terasa satu minggu sudah berlalu dan tugas Sehun sudah berakhir . Aku merasa aku tidak ingin ini segera berakhir . Aku masih ingin bersama Sehun lagi . Bersama Sehun membuatku tahu apa itu rasa nyaman dan terlindungi .

          “Yeon-ie , kita masih bisa bertemu kan ?”
“tentu saja”
“Arraseo , aku akan sering menelponmu” Itulah percakapan terakhir kami .

          Sudah hampir 1 minggu kami tidak pernah berkomunikasi . Mungkin mereka sibuk , aku juga tidak melihat Kai akhir-akhir ini . Karena terlalu merindukannya , aku iseng-iseng membuka Fansite EXO , ternyata mereka sedang mempersiapkan untuk Comeback .

          Baiklah , lupakan dia untuk sementara ini . Fokus pada kuliahmu saja !

          Hampir 6 bulan kami tidak bertemu karena jadwalnya yang padat . Kami juga tidak memiliki nomor Handphone masing-masing . Kami selalu berpapasan di lobby Apartment ketika dia mau pergi atau mau pulang . Aku sangat merindukannya !

          “Soo Yeon , kau sedang memikirkan apa ?”
“Aniya”
“Kau terlihat seperti orang tidak bernyawa akhir-akhir ini”
“Na Gwenchana”
“Arraseo”
“In Na-ah , bagaimana keadaan Jong In?”
“Baik , dia sering menelponku meskipun tidak bertemu . Ah ! Minggu depan mereka libur 2 hari . Jadi kami bisa kencan”
“Benarkah ? Baguslah ! Manfaatkan 2 hari itu dengan baik”
“Ne , bagaimana dengan kau ? Kau lagi jatuh cinta sama siapa ?”
“opsoyo!”Sangkalku cepat
“Baiklah ,aku pulang dulu . Annyoeng SooYeon-ah”
“Annyoeng”

          Minggu depan , mereka berlibur . Haruskah aku mengajaknya keluar ? Bagaimana dengan harga diriku sebagai yeoja ? Ah Molla Molla

@ Apartment

Ketika aku hendak keluar dari Apartment untuk membeli beberapa makanan instant , aku bertemu dengannya di lift

“Annyoeng , Soo Yeon” dia makin tampan dengan rambut barunya
“Annyoeng”
“Kau mau ke mana ?”
“Supermarket”
“Eo! Aku juga . Kita pergi bersama”
“Ne” Bagaimana ini ? Aku gugup !

Aku mengambil keranjang dan dia mengambil troli . Kadang dia memainkannya seperti anak kecil . Tiba di tempat daging , aku melihat Ahjumma yang waktu itu . Kenapa Ahjumma ini bisa di sini ? Jangan sampai dia melihat kami lagi . Aku ingin pergi dari sana .

“Kau mau kemana ?”
“Eoh , aniya”

Sehun berjalan ke tempat Ahjumma itu

“Aigoo , anak muda kita bertemu lagi”
“Ne , Annyoenghaseyo Ahjumma “
“Annyoenghaseyo”sapaku juga
“Kalian ingin beli berapa ?”
“4 Ahjumma”
“Arraseo . Aku akan membeli kalian 5 . Semoga cepat hamil ne Agasshi “

Mwo ? Apa-apaan Ahjumma itu ? Kami saja tidak ada hubungan apa-apa . Ini semua gara-gara Oh Se Hun yang membohongi Ahjumma ! Aku memberikan Death Glareku kepada SeHun . Dia hanya nyengir

“Gamshabnida Ahjumma”

Setelah itu kami kembali ke Apartment .

“Soo Yeon , minggu depan kau ada waktu ?”
“Waeyo?”
“Bagaimana kalau kita pergi ?”
“Baiklah”
“Ah , minta nomor Handphonemu”
“08xxxxxxxxxx”
“Arraseo , gomawo”

Kami pun berpisah . Aku senang sekali ketika dia mengajakku pergi . Apalagi ketika dia meminta nomor Handphoneku . Mungkin malam ini aku tidak bisa tidur . Hehehe

Minggu Depan

Aku tidak tahu mau mengenakan pakaian apa . Semua pakaianku terletak tidak beraturan di kamar gara-gara ulahku . Eotteohke ? Tingkahku seperti anak SMA yang mau pergi kencan !

Aku lalu mengambil sebuah dress pink yang simple namun terlihat anggun jika memakainya .

*TingTong *TingTong

Sehun datang ! Bagaimana ini ? Rambutku masih belum rapi .

“Chankkaman Sehun-ah”

Aku merapikan rambutku asal , lalu memakai bando warna putih . Ketika aku membuka pintu terlihat Sehun sedang memainkan ponselnya .

“Sudah selesai ?”
“Eo”
“Yeppeo”gumamnya . Apakah aku tidak salah dengar ?
“Mwo?”
“Aniyo”

Kami pergi ke sebuah mall . Sehun bilang ingin membeli pakaian . Aku hanya bisa mengikutinya .

“Ada yang kau suka ? pilihlah . Aku akan memberikannya untukmu”
“Aniyo , gwenchana”

Setelah itu dia pergi entah kemana . Dan tiba-tiba balik dengan membawa beberapa Dress yang ku yakin harganya tidak murah itu .

“Kau lebih suka yang mana?”
“Emm , ini” Tunjukku ke Dress yang berwarna putih dengan hiasan di lehernya .
“Baiklah , ambil yang ini” Dia membelikanku ?

Tempat kami seterusnya yaitu restoran . Sudah waktunya makan siang . Kami makan di restoran Italia . Aku dan dia sama-sama memesan Spaghetti . Selesai makan , kami menonton film .

Film yang kami nonton itu film romantis . Aku sempat membayangkan jadi pemeran utama wanita dengan Sehun sebagai pemeran utama pria . Berharap kisah kami Happy Ending seperti film tadi .

Sehun mengajakku ke taman dekat Apartment selesai menonton . Kenapa ke taman ? Ada apa di sana ? Tiba di lokasi , Sehun segera turun , dia membukakan pintu untukku . Kemudian , aku dapat merasakan mataku ditutup oleh tangannya .

“Waeyo?”
“Gwenchana , kau ikuti arahku”
“Arraseo” Meskipun bingung , aku tetap membiarkan Sehun menuntunku . Dia tiba-tiba berhenti . Sudah sampai ?

“Aku hitung sampai 3 kau boleh membuka matamu” Aku semakin penasaran dengan apa yang akan dilakukan olehnya .
“Hana..Dul..Set”

Aku membuka mataku perlahan , Aku terharu melihat pemandangan yang ada di depanku . Sebuah Taman yang berhiaskan lampu-lampu kecil yang sangat indah , dengan tulisan di lantai ‘Will You Be My Girlfriend’ Aku menoleh ke belakang , dan mendapatinya sedang memegang bunga mawar .

“Saranghae Im Soo Yeon , Nae Yeojachingu Dwaejullae (Apakah kau mau menjadi pacarku )?”tanyanya sambil berlutut
“Ne , nado Saranghae Sehun”kataku sambil menerima bunga pemberiannya.

-THE END-

Ini pertama kalinya bikin FF Cast Sehun dengan panjang segini . Jeongmal gamsahabnida Dita eonni telat mau post ff ini . Jangan lupa kunjungi blog Author untuk ff yang lain , http://www.jevianff.wordpress.com & http://www.angelagelz.wordpress.com

22 responses to “Replace

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s