[Ficlet] I Die

Hai, ini bukan FF saya melainkan FF titipan. Setelah membacanya, dimohon memberikan apresiasi dalam bentuk komentar ya. Terima kasih.

I Die

1123-chanyeol-v5cu

Sunday14monday

Cast : Chanyeol EXO and Lee Yeolra (as You) || Romance, Lovable || PG-15 || Ficlet (maybe)

Summary : Someone call the doctor for me.. I will die because of his love

(recom SHINee- Reply)

Kau membuatku sekarat. Tidakkah kau tahu itu?

Aku melihatmu lagi dipagi ini dengan cengiranmu  yang khas. Lengkap dengan gigi putihmu yang berkilau kemana-mana. Kau tahu jika senyuman itu mampu jantungku seribu kali berdetak lebih cepat dari biasanya? Rasanya aku sekarat. Aku takut jika besok pagi saat aku membuka mata,  jantungku benar-benartelah rusak karna kau membuatnya bekerja terlalu keras—Ya, karna dirimu.

Kau menyapaku Chanyeol! Serius—dan kali ini kau melingkarkan lenganmu yang panjang keatas bahuku.

“Punya tempat yang bagus untuk berkencan hari ini?”  Oh ya, Rumah sakit. Harusnya aku bisa menjawabnya dengan lantang. tapi aku memilih tidak mengatakan apapun sambil menatap matamu yang berkilat seperti bola lampu pijar di malam hari.

“Aku tidak ada ide Chanyeol. Kemana pun terserah padamu”

“benarkah kau membiarkan aku memilih tempatnya?” aku menggangguk sebagai jawabannya. Kau tersenyum lagi—persis seperti bocah umur lima tahun yang mendapatkan mainan baru dari ayahnya. “Kalau begitu aku akan membawamu ke surga milikku”

Jantungku berdetak lebih cepat lagi dari sebelumnya. Oh, Park Chanyeol.. mungkin saja aku akan mati karna gagal jantung jika seharian bersamamu.

Kau membuatku sekarat. Tidakkah kau tahu itu?

Kau tidak membawaku ke surga seperti yang kau katakan tadi. Tapi ini lebih baik dari itu—kau membawaku ke taman. Tempat favoritku karna kau tahu aku sangat menyukai bunga. Dan coba tebak musim apa bulan ini? Musim Semi!! Kau selalu tahu waktu yang tepat untuk mengunjungi tempat ini. cuaca April yang cerah dan hangat .

“Kau ingin mendengar lagu yang baru kubuat tadi malam?” Aku mengangkat sebelah alisku yang sudah ku gambari pensil berwarna coklat gelap. Sejak kapan Park Chanyeol mengarang lagu? yang terakhir ku ingat tentangnya jika ia hanya cukup mahir bermain gitar. Dan hal lain setelah itu, seperti suaranya yang bass—berat adalahbenar-benar payah. Teman kelas musiknya—Baekhyun, yang memberitahuku tentang ini.

“Ohh.. ayolah, Yeolra! Kau bahkan belum pernah mendengarku bernyanyi sebelumnya!” Kali ini aku membiarkannya merajuk manja. Dan entah karna pikiranku sudah gila atau apa, aku menganggap wajahnyasangat manis saat merajuk.

“Baiklah Yeol, ayo kita dengar lagumu” Dia tersenyum—dan aku juga membalas senyumannya.

Chanyeol tidak memainkan gitar untuk mengiringi nyanyiannya yang payah. Hanya sebuah tepukan-tepukan tangan ringan dan sesekali siulan yang ia tiup untuk membuatku memahami iramanya. Yah, aku merasa ini sangat manis. Andai saja kau berada di sebelah kami dan melihat bagaimana ia melakukannya. Cara dia menatapku, cara dia menyanyikan lirik di tiap baitnya.. itu sangat memukau.

Lagu ini sangat menyentuh karna aku tahu Chanyeol tidak mengusai bahasa inggris dengan baik. Tapi kali ini dia mengarang sebuah lagu bahasa inggris—untukku, aku tahu itu. Karna di akhir lagunya ada sebuah bait lirik yang membuat gula darahku naik.

“No matter what, No matter when.. I will love you always Yeolra” Itu Cheesy tentu saja. Tapi aku tidak menganggapnya begitu karna aku tahu Chanyeol bukan penggombal seperti Luhan dan juga Kris.

Kau polos—atau lebih tepatnya bodoh. Jadi aku akan beranggapan jika lagu ini sangat manis. Melebihi gula manapun didunia ini.

dan aku merasa lebih sekarat lagi sekarang..  karna kau telah membuatku terkena penyakit diabetes yang mematikan.

Kau membuatku sekarat. Tidakkah kau tahu itu?

Langit Seoul bukan lagi berwarna biru cerah seperti beberapa jam lalu. semuanya gelap—hitam tapi aku tidak pernah yakin dengan warnanya. Hanya beberapa bintang yang terlihat malam ini (aku yakin ini efek global warming), udaranya dingin dan malam ini kau tidak membawaku makan malam di restoran mewah seperti pasangan lainnya.

Hanya kau dan aku yang saling menggenggam tangan masing-masing di tepi sungai Han yang sepi. Benar-benar sepi—sampai aku bisa mendengar deru nafasmu yang begitu halus.

“Untuk apa kau membawaku kemari?” Aku mulai bertanya dengan tidak sabar. Dan kau tahu seperti apa diriku jika sudah kesal.

“Tunggulah sebentar lagi Yeolra. Ada kejutan untukmu”

1 menit

2 menit

10 menit

Hingga aku mulai bosan menghitung menitnya untuk menunggu kejutan darimu.

“Chanyeol, aku mau pulang dan—“

“Oh itu dia! Lihat!!” Sebuah kembang api. Bodoh! Untuk apa dia membuatku menunggu begitu lama hanya untuk melihat kembang api? Hey, hey sadarlah Park Chanyeol! Aku sudah bosan melihat ini sepanjang hidupku setiap malam tahun baru. Tapi setelah aku melihat percikan pertama kembang apinya, ada sesuatu menyentak tubuhku. Membuatku berhenti bernafas dan  membuat tulangku terasa meleleh seperti es krim di musim panas.

Oh tidak.. Mungkin aku akan mati detik ini juga.

Aku baru menyadarinya, kembang api yang meledak di atas langit sana membuat sebuah bingkisan huruf hangul yang indah menjadi sebuah kalimat ‘Saranghae yo, Kim Yeolra’ Yah, aku melihatnya Park Chanyeol!! Kejutan yang benar-benar mengejutkan.

“aku tahu ini cheesy.  Tapi..” Chanyeol menggantung kalimatnya. Ia menggaruk tengkuknya dan bergerak gelagapan seperti orang linglung “aku hanya ingin kau tahu—ahh tidak, aku ingin semua orang tahu jika ..”

Tanpa ia berhasil melengkapi kalimatnya,  Park Chanyeol telah cukup mampu untuk membuat seluruh organ dalamku tidak berfungsi beberapa detik ini!

Paru-paruku lupa menghirup oksigen, tulang-tulangku tidak lagi bisa berdiri kokoh seperti sebelumnya, dan jantungku berhenti berdetak. Aku mati—sungguh! Dan semua ini karna dirimu yang terlalu bodoh untuk menyadarinya.

“Boleh aku menciummu?” kau sudah berdiri sangat dekat dengan tubuhku dan sekarang aku membiarkanmu melakukannya lebih dulu kali ini. “Yeolra, Aku mencintaimu”

Satu kalimat dan itu benar-benar membunuhku.

 

The End

Oke fix.. apa ini? saya gak tahu. Lagi-lagi bikin ff yang gak jelas alurnya macem ini (tendang author). Inspirasi muncul saat denger lagu EXO – Overdose versi China. Sumpah abang Yixing kece bingit *salah fokus.

Salam kenal^^ aku baru pertama kali ngirim ff di sini!! (Visit my blog : www.Sunday14mondayblog.wordpress.com) I will see you there..

9 responses to “[Ficlet] I Die

  1. lucu wkwk, kesian luhan kris yang cuma numpang lewat terus dibilang tukang gombal #salahfokus
    nice ff ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s