[Series] How Much is Happiness? [CHAPTER 2: Weird Namja]

FF ini ditulis oleh @Ojiii13 , bukan oleh saya (Rasyifa), saya hanya membantu untuk membagikannya di FFindo. Tolong berikan apresiasi kalian melalui jejak komentar setelah membaca. Terimakasih~
*Untuk melihat index FF lainnya yang pernah dititipkan melalui saya, Klik disini

hmh2

How Much Is Happiness? [CHAPTER 2: Weird Namja]

Author: Jang Kowle
Contact Author: Twitter: Ojiii13
Wordpress: jangkowlestories.wordpress.com
Length:Chaptered
Cast: – Son Naeun
– Park Chanyeol
Another Cast: – Yoon Bomi (Naeun’s Friend)
– Yoon Dujoonn (Bomi’s Father)
– Heo Gayoon (Bomi’s Mother) [cameo]
– Son Family
– Son Ahjussi (Naeun’s Uncle) [Cameo]
Genre: COMEDY, Family,Sad, Friendship, Romance
Ratings: PG-13

Link: CHAPTER 1CHAPTER 2 – CHAPTER 3 ….

disclaimer: cerita ini diambil dari komik dengan judul yang sama ciptaan Usami Maki. Cerita ini aku coba buat versi ff nya dengan menggunakan tokoh yang berbeda. Ada sedikit yang diubah dengan tujuan untuk mencocoki dan tidak dianggap aku author tanpa ide.

Author Note: hhaiii jang kowle is back with chapter 2 😀 gimana chapter 1 nya? Gaje yaa?? Hahah biarinn dah yang penting buat terus menghibur. Terus comedynya gimana? Masih kurang ya? Haha authir cuman cocokin aja sama yang di komik sama comedy versi author bukannya jadinya lucu malah jayus yak xD. Yo dah lah langsung baca aja okeyy 😀

*How Much Is Happiness?*

NEW CAST: -Lauren Lunde as Choi Kiti
-Byun Baekhyun

Membahagiakan ku? Seperti melamar saja

Son’s Family House

Naeun sedang menyicipi masakan untuk makan malam. Lalu dia mengangguk dan mengaduk masakan itu lagi.

TING TONG!

“SEBENTAR!” teriak Naeun. Naeun menghampiri pintu rumah dan membuka pintu itu.

“Mianhamnida nona, kami dari PT jasa pindah Wolf, apa benar ini rumah orang yang bernama Park Chanyeol?” Tanya si tukang penghantar barang. Naeun hanya melihat bingung semua barang itu.

“iya ini benar, kalian masuk saja dan taruh barang barang itu disana” suruh chanyeol dengan cengirannya dan menyuruh tukang antar barang itu memasuki barang barangnya di kamarnya. Para tukang itu menurut dan mengikuti apa kata chanyeol.

“APA YANG KAU LAKUKAN HUH? KENAPA SEMUA BARANG INI ADA DISINI?” Tanya naeun teriak sambil menunjuk semua barang chanyeol yang sedang dibawa.

“ohh~ aku di usir dari apartemenku karena aku tak bayar bayar uang sewa, makanya aku pindah kesini hehe”

“tapikan kau bisa membayarnya, kau juga pernah meliris album. Pasti uangmu banyak”

“setelah album itu, aku tak pernah merilis album lagi. Lagi pula, aungku sudah kupakai untuk sekolah di luar negeri dan jalan jalan keliling dunia. Meskipun aku kebanyakan keliling dunia haha” naeun yang mendengarnya hanya diam dan bingung.

“ini sungguh tak bisa dipercaya” batin naeun sambil menggeleng gelengkan kepalanya yang masih tak percaya dengan kenyataan kehidupannya tanpa seorang nenek.

“nah sekarang kita rukun rukun ne?” ucap chanyeol sambil tersenyum nyengir. Naeun menatap chanyeol sebal dan lalu mengepout.

“terserahlah”

~(._.)~

Next Morning

Sinar pagi sudah menyinari dunia. Dan sinar itu pula juga memasuki kamar naeun. Naeun terbangun dari tifurnya karena sinar matahari itu. naeun sudah membuka mata dengan perlahan sambil menggerakan tubuhnya kesamping kiri

“uhk.. kenapa berat?” Tanya naeun pelan

KHHROOKKKK!!

Seketika naeun melotot melihat disamping kirinya sudah ada chanyeol yang tertidur pulas disamping sambil ngorok.

“KKYYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!”

JEDAAAKK!!

Naeun menedang chanyeol dari tempat tidurnya saking kagetnye melihat chanyeol disampingnya. Bahkan naeun terus berteriak tak jelas karena saking kagetnya *bayangin naeun teriak kek baekhyun di exo showtime pas masuk rumah hantu. Nah teriaknya kayak gitu :D*. chanyeol pun terbangun dari tidurnya dan mengusap ngusap matanya.

“ohh~ selamat pagi naeun” ucap chanyeol yang berada di bawah tempat tidurnya sambil nyengir.

“HEHHH LO NGAPAIN DISINI?!?! KAMAR LO KAN DIBAWAH!!”

“ohh~ kau kan sendirian, ku kira kau tak bisa tidur, makanya ku temani hanya 6-7 jam saja”

“AKU TAK PERLU DI TEMANI! KELUAR SANAHH!” teriak naeun sambil menedang chanyeol keluar. Tendangan naeun sampai membuat kepala chanyeol benjol besar disana/?

.

“hah? Ke sekolahku? Untuk apa?” Tanya naeun sambil mengambil nasi untuk chanyeol dan memberikannya pada chanyeol.

“aku harus memberi tahu gurumu, kalau aku wali mu sekarang” chanyeol mengambil nasi itu dan langsung memakannya dengan lahap. “aku minta tambah lagi” pinta chanyeol.

“tidak usah”

“hah?”

“kau tidak usah ke sekolahku, aku akan menjelaskanya pada wali kelasku”

“tapii, aku ingin lihat naeuni kalau sekolah”

“sudah kubilang jangan!” bentak naeun.

“ne..ne.. tapi tambah nasi duluu” naeun pun mengambil mangkuk yang di pegangan chanyeol dan mengambil nasi dari rice cooker dan mengembalikannya pada chanyeol. Naeun pun melepaskan celemeknya dan mengambil tas ranselnya dari kursi meja makan.

“aku berangkat dulu ne, jaga rumah baik baik” ucap naeun.

“ne! tenang saja serahkan saja padaku” ucap chanyeol sambil menunjukkan jempolnya. Naeun hanya tersenyum kecil dan keluar dari rumahnya. Dan disana tampak chanyeol sedang berpikir dan akhirnya pun dia mendapatan ide dengan menunjukkan wajah sumringahnya.

.

“selamat pagi naeun” sapa bomi yang melewati rumahnya sambil menunggu naeun.

“selamat pagi juga bomi” ucap naeun sambil menutup pagar rumahnya.

“bagaimana?” Tanya bomi

“hah? Apanya yang bagaimana?” Tanya naeun bingung

“itu si chanyeoll”

“ohhh~ dia yaa seperti biasa laahhh walalupun agak aneh orangnya”

“NAAEEUUNNIIII~” seketika naeun dan bomi bersama sama langsung menoleh ke asal suara dan betapa terkejutnya mereka.

“SEMOGAA SAMPAI DI TUJUAANNNN~~” ternyata chanyeol sedang bergelayutan di pegangan balkon lantai dua rumah naeun sambil melambaikan tangannya-_-. *#astagfirullah-_-*

“YYYAAAAAKKKKKKKKK!!!!!! HEHHH LO NGAPAIN DISITU?!?!? BURUANN TURUN NTAR JATOHH” teriak naeun dan bomi bersamaan.

‘-‘)9

“hhooshhh..hooshh untung saja kita masih keburu” ucap bomi sambil menghela napasnya karena capek mengejar pagar sekolah yang ingin di tutup.

“hoosshh.. hehe mianhe kau jadi ikut ikutan mengurus dia” ucap naeun.

“ne, gwenchanna tapi tadi seru juga” ucap bomi yang mulai berjalan memasuki corridor begitu juga dengan naeun.

“ne, tapi kau jangan bilang pada siapa siapa ne kalau aku tinggal dengannya”

“aku tidak akan bilang pada siapa siapa, tapi kalau kau menutupi dirimu terus nanti kau tidak punya teman loh” seketika naeun terdiam dan berpikir.

“baiklah, aku masuk ke kelas dulu ne” naeun mengangguk dan bomi mulai pergi dari naeun. Tampak disana bomi sedang menyapa teman sekelasnya.

“begitu ya?” batin naeun

.

Naeun memasuki kelasnya dan menghampiri tempat duduknya yang berada di pojokan kelas paling kiri. Naeun duduk disana dan langsung menengok kearah jendela yang tepat di kirinya. Naeun tidak seperti teman teman sekelasnya yang sejak dari tadi mengobrol dan bercanda, naeun hanya diam menatap teman temannya dan menatap jendela lagi. Naeun sudah begitu telat mendapatkan teman karena dia cuti sekolah cukup lama karena sang nenek meninggal dunia pada saat hari pertama dia masuk sekolah.

“apa aku masuk ekskul saja supaya aku bisa mendapat teman?” batin naeun sambil menompang mukanya dan tetap menatap jendela.

“mungkin aku masuk ekskul seni rupa saja?” batin naeun. Naeun membuka tasnya dan mengambil note kecil beserta pensil dan penghapus lalu naeun mulai menggambar sesuatu. Dan disisi lain, ternyata sejak tadi para namja disana banyak yang memperhatikan naeun dengan wajah yang terlihat seperti terpesona oleh naeun.

“aiiigooo.. naeun-shi neomu yeppeo*” ucap salah satu namja disana yang bernama chen.

“kau benar chen, dia manis, pendiam dan dewasa” ucap namja satu lagi yang bernama d.o

“kira kira dia sedang apa disana lay-ah?” ucap salah satu namja lagi yang melihat naeun sedang menggambar dan terlihat disana naeun sedang menunjukkan ekspresi bingung.

“dia sedang menggambar, sehun-ah” ucap namja yang bernama lay itu pada sehun.

“aku ingin mendekatinya tapi belum berani” ucap salah satu diantara mereka yang bernama xiumin. Para namja yang sedang asik melihat pesona naeun, ternyata para yeoja disana juga sedang menggosip tentang naeun karena para namja terpesona oleh naeun.

.

Naeun berjalan di koridor sekolah sambil memegang kertas yang berisikan tentang pendaftaran ekskul.

“ruang ekskul seni rupa dimana ne?” batin naeun sambil menengok ke kanan dan ke kiri *bayangin koridor sekolahnya yang samping kanan kirinya yang ad ataman sekolahnya*

“HEI KAU SEDANG APA?!?” naeun sontak langsung menoleh kearah asal suara.

“hah? Aku wali murid disini”

“kau pasti berbohong! PERGI DARI SINI!” Seketika naeun langsung menepok jidatnya. Ternyata chanyeol sedang memanjat dari pagar sekolahnya dan ketahuan oleh penjaga sekolah. Naeun langsung menghampiri mereka berdua dan langsung membawa kabur chanyeol dari sang penjaga sekolah itu.

“APA YANG KAU LAKUKAN DISINI?!?! SUDAH KUBILANG JANGAN KESINI!” teriak naeun pada chanyeol.

“oh~ katanya disini ada festival music makanya aku kesini hehe” ucap chanyeol dengan cengirannya.

“TIDAK ADA FESTIVAL MUSIC DISINI! KAU PERGI SAJA SANA”

BUKK!!

Naeun menedang chanyeol keluar dari sekolahnya/? *kok naeun kuat bat yak-_- #bodoahygpentingffkelar/?*

“hhufftt.. ada ada saja diaa” ucap naeun sedikit marah. Tiba tiba datanglah 3 manusia perempuan/? yang salah satu dari mereka sedang menangis dan dua lainnya menatap naeun sinis. Mereka pun menghampiri naeun.

“naeun-shi bisa bicara sebentar?” ucap salah satu diantara mereka yang terlihat jelas di name tag bajunya yang bernama ‘Park Jiyeon’. Naeun pun mengangguk dan mengikuti mereka ke suatu tempat.

.

Ternyata naeun sedang di introgasi di area belakang sekolah oleh 3 manusia perempuan tadi/?. Naeun melihat name tag name tag yang mereka pakai. Yang sedang menangis itu bernama ‘Jung Soojung’, yang berbicara tadi bernama ‘Park Jiyeon’ dan satu lagi yang sampai sekarang menatap sinis naeun itu ‘Bae Suzy’.

“apa pendapatmu tentang Kim Jongin?” Tanya jiyeon pada naeun.

“hah? Kim Jongin itu siapa?”

“KIM JONGIN! KETUA BASKET YANG PALING TAMPAN! DIA NAMJACHINGU SOOJUNG TAHU!. AKHIR AKHIR INI DIA SERING MEMBICARAKANMU” bentak jiyeon dan naeun hanya mengerutkan dahinya.

“aku tahu kau terkenal di kalangan para namja, tapi kau jangan merebut kekasih orang!” bentak jiyeon dan sekali lagi naeun hanya mengerutkan dahinya.

“aku tida merebut kekasih siapa pun. Mungkin hanya perasaan kalian saja, lagi pula aku juga tak mengenal siapa itu Kim Jongin” ucap naeun yang mulai untuk pergi dari mereka.

“tunggu dulu! Minta maaf pada soojung dulu!” pinta suzy yang mulai angkat bicara. Naeun menatap soojung yang masih menangis dengan tatapan tak diartikan dan menghela napas.

“mianhe, tapi aku tidak akan minta maaf lagi pula aku juga tak salah” soojung yang mendengar ucapan naeun menghentikan tangisannya dan menatap naeun bingung.

“lagi pula minta maaf juga tak ada jaminan bisa bikin tenang kan” ucap naeun lagi dan mulai pergi dari mereka bertiga.

“huuhh! Menyebalkan” ucap jiyeon. Naeun pun mulai berjalan melewati taman sekolah

SSRRAKK!!

“yeeaayyy!! Kau tadi keren sekali naeuni” ucap chanyeol yang tiba tiba udah muncul dari semak semak/?

“EHHH! DATENG DARI MANA LO? KOK UDAH ADA DISINI?!?” *naeun mulai sewot-_- #maapganggu*

“coba saja tadi kau bilang padanya “mianhe ne, aku sudah merebut kekasihmu”

“sudahku bilang, aku tak merebut kekasihnya”

“tapikan, lebih baik kau minta maaf padanyakan” ucap chanyeol yang mulai mengusap usap kepala naeun.

“ne..ne.. baiklah.. kau leih baik pergi saja, sebentar lagi bel bunyi” ucap naeun sambil menepis usapan dari chanyeol.

“baiklahh, kalau ada apa apa hubungi aku ne?”

“aku tidak akan menghubungimu.. sanahh pergii” ucap naeun sambil mendorong chanyeol keluar pagar

“baiklahh, byee naeunii” ucap chanyeol sambil melambaikan tangannya dan pergi meninggalkan sekolah.

“dasar orang aneh” batin naeun.

^-^)/

Next morning

Naeun terbangun dari tidurnya dan mulai menoleh ke kanan dann..

“KKYYAAAAAAA!!!”

BAK! BUK! BAK! BUK!

“huufftt.. seenaknya tidur disampingku” ucap naeun sambil mengklepek kelepek/? Tangannya. Ternyata naeun habis mengikat chanyeol dan membiarkan chanyeol tidur di depan kamarnya. Naeun pun mulai ersiap siap berangkat ke sekolah dan membawa tasnya.

“selamat pagi naeunii~” ucap bomi yang membuka pintu rumah naeun

“selamat pagi juga bomi” ucap naeun sambil turun dari kamar tidurnya yang berada di lantai dua. Bomi melihat sangat jelas chanyeol sedang tertidur di depan kamar naeun dengan posisi tengkurap dan terikat.

“kenapa dia?” Tanya bomi

“biasa, orang aneh” ucap naeun menghampiri bomi. “kajja, kita berangkat. Nanti telat lagi” bomi mengangguk dan mereka berangkat bersama.

Sejak tadi mereka berangkat, bomi hanya melihati naeun dengan ekspresi bingung. Sebenarnya naeun menyadarinya, hanya saja naeun diam saja. Dan kali ini naeun baru bertanya pada bomi.

“kau mengapa melihatiku seperti itu?” Tanya naeun

“ahh~ anii, hanya memastikan kau punya pacar ne?”

“mwoo?!? Aniyaa wae?”

“katanya kau merebut pacar orang ne?”

“mwoo?!? Siapa bilang?”

.

“naeun-ssi tukang rebut pacar orang..”

“ne, dia sering sendirian di kelasnya..”

“jangan jangan dia penyihir lagii”

Naeun yang mendengar bisikan orang orang di koridor sekolah hanya berjalan cepat ke kelasnya.

“apa maksud dari gossip itu, itu semua tidak benar-_-“ batin naeun.

Kantin Sekolah

“biasanya, gossip seperti ini tahan sampai 75 hari naeuni” ucap bomi sambil membawa bekalnya ke meja makan, begitu juga dengan naeun.

“berkat gossip itu, bukannya tambah teman malah musuh dimana mana” ucap naeun kesal sambil memakan bekalnya.

“ikut ekskul saja, mungkin kau bisa jelaskan pada mereka kalau berita itu bohong dan setelah itu kau dapat teman” ucap bomi panjang lebar sambil memakan bekalnya.

“ne, aku juga berpikiran seperti itu, kita ikut ekskul seni rupa bersama sama ne?”

“yyahhh.. aku sudah ikut ekskul dancing naeuni, tidak apa apa kan?” naeun pun hanya mengangguk mengerti meskipun nanti dia akan kesepian.

“baiklah~ aku tahu kau senang menari” ucap naeun sambil tersenyum.

“mungkin aku ke ruang ekskul seni rupa terlebih dahulu untuk memastikan” batin naeun sambil memakan bekalnya.

.

Tok..Tok…

“permisih..” ucap naeun sambil membuka pintu ruangan ekskul seni rupa

“rencana kita sudah berhasil..”

“ne, kecantikan naeuni benar benar magis..”

“untung saja pacar soojung sudah kembali, iyakan soojung?..” naeun mendengar percakapan tiga manusia perempuan/? Yang ternyata adalah Jiyeon,Suzy, dan Krystal. Niat naeun untung melihat lihat ruangan seni rupa menjadi terurung karena mereka.

“jadi mereka yang membuat gossip ini?” batin naeun. *sumpah si naeun ngomong di dalem hati teruss-_-*

\(.-.)/

Son’s Family House

“aku pulang” ucap naeun sambil membuka pintu rumah dan dia masuk juga ke dalem rumahnya *yaiyalah-_-*

“YYAAAKK!! KENAPA INI BERANTAKAN SEKALI?!?” teriak naeun yang melihat keadaan ruang tamu menjadi berantakan karena si aneh chanyeol *maap ya om chanyeol dibilang aneh.-.*

“aku sedang lihat lihat saja dan kebetulan aku menemukan inii” ucap chanyeol sumringah sambil menunjukkan sebuah sketch book.

“YAKK! ITU SKETCH BOOK KU! BERIKAN PADAKU!” ucap naeun sambil menghampiri chanyeol untuk mengambil sketch booknya dan ternyata chanyeol malah menjauhkan sketch booknya dan melihat lihat isinya.

“wahh gambar gambarmu sangat bagus dan penuh imajinasi” ucap chanyeol berbinar binary sambil mengondar dari tarikan tangan naeun yang sibuk untuk mengambil sketch booknya.

“nahh! Aku suka gambar kodok ini! penuh imajinasi dan texture yang sangat pas” ucap chanyeol sambil menunjukkan jempolnya.

“ITU BUKAN KODOK! ITU DINOSAURUS YANG DI FILM PORORO! BERIKAN PADAKU!” ucap naeun sambil merebut sketch booknya.

“aku tahu gambarku sangat jelek makanya jangan dilihat!” ucap naeun sambil memeluk sketch booknya.

“tidak apa apa jelek, asalkan suka” ucap chanyeol. Seketika naeun terdiam dan memalingkan mukanya.

“aku tidak mau, dinasihati oleh orang yang dibilang ‘jenius’” naeun pun langsung pergi ke kamarnya membiarkan chanyeol berdiri disana.

.

TOK..TOK..

“naeunii.. kajja, kita makan malam” ucap chanyeol sambil mengetuk kamar pintu naeun.

“aku tidak mauu!” teriak naeun sambil tertidur. Chanyeol pun membuka kamar naeun.

“kajja, kita makan. Nanti kau sakit naeuni” ucap chanyeol sambil menyeret naeun ke meja makan. *buset dah di seret-_-*. Naeun pun duduk di meja makan sedangkan chanyeol mengambil makanan yang di masaknya dan membawakannya pada naeun.

“TADDAAA!! INI ADALAH SAYURAN BUNCI PLUSH BAKSO PLUSH TERI MENTAH!” *makanan macam apa ini-_-* naeun hanya melihati makanannya dengan muka super poker face to the max/? *#apaini-_-* setelah itu naeun melihat keadaan dapur. Ternyata lebih parah yang dia bayangkan. Ancur melebihi kapal pecah/?. Seketika naeun pun mengendus endus/?

“bau apa ini?” Tanya naeun. Seketika mereka saling bertatapan kaget dan mereka langsung menuju ke kamar mandi.

“OHIYAAA! GUA LUPA KALO LAGI NGEREBUS AER DI BAK!” ucap chanyeol sambil menepuk jidatnya yang panjang/?. Naeun pun terdiam dan geram.

“kau.. Park Chanyeol.. tidak pekerja, punya banyak hutan. Kau benar benar tak mengurusku! PERGI KAU DARI SINII!” teriak naeun. Seketika chanyeol menunjukkan wajah penyesalan sedangkan naeun terdiam dan langsung pergi ke kamarnya.

“aku benar benar tak bisa menjaga mulutku” batin naeun.

(^-^)

Next morning

Naeun terbangun dari tidurnya. Pada saat dia mengubah posisi tubuhnya kearah ke kanan, tumben saja chanyeol tidak tidur di sampingnya. Naeun bangun dari tempat tidurnya dengan tampang bingung. Akhirnya naeun memutuskan untuk menghampiri kamar chanyeol allias kamar neneknya dulu. Naeun membuka kamar chanyeol dan yang benar saja, chanyeol tidak ada di sana, sungguh misterius.

“mungkin dia akan kembali nanti” batin naeun yang bersiap mandi untuk berangkat sekolah.

.

“aku pulangg~” teriak naeun sambil masuk ke rumahnya. Dan tidak ada yang bergeming di rumahnya, biasanya chanyeol langsung menyambutnya dengan ceria/?. Akhirnya naeun memutuskan untuk pergi menghampiri kamar chanyeol. Dan tetap saja, tak ada jejak kehidupan/? chanyeol disana.

“mungkin dia sebentar lagi pulang” ucap naeun pelan dan pergi ke kamarnya untuk beristirahat.

.

Naeun terbangun dari tidurnya, lalu naeun membuka tirai sedikit. Dan terlihat disana langit sudah malam dengan dipenuhi oleh bintang. Naeun menutup tirainya kembali dan memutuskan untuk ke ruang makan. Naeun melihat kondisi di ruang makan. Dan di meja makan sana, masih ada makanan yang dibuat oleh naeun yang bertujuan untuk chanyeol kalau dia kelaparan. Tapi makanan itu tidak menunjukkan kalau makanan itu abis di makanan oleh seseorang.

“apa dia masih belum pulang?” batin naeun khawatir, naeun pun memutuskan untuk pergi ke kamar chanyeol. Dia membuka pintu kamar chanyeol dan yang benar saja, keadaan kamar chanyeol seperti yang tadi dia lihat pada saat pagi dan siang tadi. Naeun menutup pintu kamar chanyeol dan memutuskan untuk pergi ke kamarnya dengan lunglai.

JREENGG!

Naeun pun langsung mendongak dan memutuskan untuk pergi ke balkon di lantai 2. Dan dugaan dia benar, chanyeol sedang disana sambil memainkan gitarnya.

“sedang apa kau disana?” Tanya naeun langsung. Chanyeol langsung berhenti memainkan gitarnya dan terkaget di balkon sudah ada sesosok naeun/?.

“bermain gitar ini waeyo?”

“mengapa kau pergi diam diam tanpa bilang padaku?”

“kau tadi menyuruhku untuk pergi ne? aku mengabulkan keinginanmu, tapi aku tidak mau pergi jauh jauh darimu. Karena aku memang di tugaskan untuk menjagamu. Lagi pula..”

“kau bilang padaku kau ingin membahagiakanku, Tapi kau kenapa pergi tanpa bilang padaku? Apa kau serius dengan ucapanmu waktu itu?”

“naeunii..”

“makanya, kau cepat kesini! Jangan tinggalkan aku sendiri!” chanyeol pun terdiam.

“n-nee!” ucap chanyeol sambil menaruh gitar disampingnya.

“hei!” panggil chanyeol yang mulai berdiri.

“wae?” Tanya naeun.

“coba kau ikut aku kesini” ucap chanyeol sambil mengulurkan tangannya pada naeun.

“hah? Aniya ntar jatohh/?”

“tidakk tenang saja, makanya kau pegangan saja dengan tanganku” naeun pun menuruti dan dia menggenggam tangan chanyeol.

“kau injak pegangan balkon itu, dan mulai langkah pada tembok” naeun pun menuruti dan step terakhir untuk sampai di genteng rumah tiba tiba saja naeun terpeleset karena licin.

“kyyaa!!!”

“huupp! Tenang kau tidak terjatuh”

“hufftt! Hampir saja, tapi tunggu..”

“hhmmm??”

“kau mengapa memeluk chanyeol-ssi?” chanyeol tetap memeluk naeun sambil memejamkan matanya.

“sekali saja hehe”

“YAAKK!! BUKAN MUHRIM KAGAK BOLEH!” teriak naeun sambil mukul kepala chanyeol. Akhirnya chanyeol melepaskan naeun sambil tertawa. Naeun hanya bisa mengembungkan pipinya dan dia duduk tepat disamping chanyeol.

“naeunii..” sontak naeun langsung menoleh kearah chanyeol.

“aku tahu banyak tentangmu dari matsu halmonie, aku juga ingin tahu lebih banyak tentangmu” ucap chanyeol sambil menunjukkan nyengirnya/?.

“ohiya, kau juga lebih cantik dan manis dari yang ku bayangkan” naeun hanya bisa diam dan menahan malunya.

“meskipun kau bengis dan suka ngigo pas tidur” sontak naeun langsung kaget dan menunjukkan ekspresi poker facenya.

“tapi, kau hebat juga naeuni. Kau dewasa dan juga tegas. Aku jadi semakin suka padamu” ucap chanyeol sambil melihat kelangit yang sudah di penuhi bintang.

“mau dia apa dah?-_-“ batin naeun.

“makanya kau di sekolah, harus menunjukkan dirimu yang sebenarnya” naeun hanya mengangguk dan menatap langit juga.

“okey, mulai sekarang kau harus memanggilku ‘oppa’”

“mwoo??”

“ne harus itu, aku kan lebih tua darimu, gimana setuju tidak?” naeun pun mengangguk kembali dan chanyeol mengeluarkan cengirannya lagi dan menatap bintang. Chanyeol menagambil gitarnya dan mulai berdiri di tengah tengah atap rumah.

“YYAKK OPPAA! NANTI JATOH!” teriak naeun.

“hehe, ada pepatah mengatakan ‘bermain biola diatas atap rumah’ tapi kali ini, aku coba dengan versi gotar. Sudah lama aku ingin mencobanya”

“yyakk! Tapi nanti menganggu tetangga..” chanyeol mulai memainkan sebuah lagu dari gitarnya.

All I knew this morning when I woke

Is I know something now, know something now I didn’t before.

And all I’ve seen since eighteen hours ago

Is green eyes and freckles and your smile

In the back of my mind making me feel like

 

I just wanna know you better, know you better, know you better now

I just wanna know you better, know you better, know you better now

 

I just wanna know you better, know you better, know you better now

I just wanna know you, know you, know you

 

‘Cause all I know is we said, “Hello.”

And your eyes look like coming home

All I know is a simple name

Everything has changed

All I know is you held the door

You’ll be mine and I’ll be yours

All I know since yesterday is everything has changed

(Taylor Swift feat Ed Sheeran – Everything Has Changed)

Naeun pun menikmati petikan gitar yang chanyeol nyanyikan sekaligus nyanyian suara chanyeol yang berat tapi merdu. Di tambah dengan hembusan angin malam, lagu yang chanyeol nyanyi menjadi tambah sejuk dan merdu.

“mungkin nanti aku harus minta maaf pada semua tentangga, tapi untuk dia aku maafin” batin naeun sambil memejamkan matanya karena nyanyian dan petikan suara gitar dari chanyeol.

.

Naeun melihat kertas pendaftaran ekskul dan sudah terteran disana nama naeun dan ekskul yang dipilihnya yaitu ‘Seni Rupa’.

“mereka pasti akan mengerti” batin naeun.

“naeuniii~” panggil chanyeol. Naeun pun menoleh

“ada kim ahjumma,lee ahjumma beserta tetangga yang lain di depan” ucap chanyeol lalu dia balik lagi ke ruang tamu

“ohiya~ aku belum minta maaf sama mereka” naeun pun menaruh kertas yang tadi dia pegang dan berlari e ruang tamuu.

“haduhh~ mianhamnida mengangganggu.. hah?” naeun berhenti berbicara ketika dia sampai di ruang tamu. Para tetangga bukannya marah marah pada chanyeol dan naeun ternyata para tetangga justru sangat terpukau oleh chanyeol.

“ohh~ ini yang namanya park chanyeol”

“wahh~ dia sangat manis yyaa~”

“suara petikannya juga merdu” chanyeol yang mendengar komentar dari para ibu ibu cuman bisa ngehe doang/? *ngehe apaan?-_-*

“YOIII!! BAGUS SEKALI PARK CHANYEOL!” ucap dujoon ahjussi tiba tiba udah nepok nepok punggu chanyeol.

“kau akan menjadi selebritas di komplek ini haha :D” dan sekali lagi chanyeol cuman bisa ngehe doang/?

“ohiya~ dulu disini pernah ada les gitar kan?”

“dulu aku pernah les disini tahu”

“kapan ada les gitar lagi?” Tanya para ibu ibu dan tetangga yang lain.

“udah lah yeol, kau buat saja tempat les gitar sekalian untuk pekerjaan untukmu” ucap dujoon ahjussi. Chanyeol tampak terdiam.

“aamm.. aku tak bisa, ini kan rumah naeun, aku harus izin sama dia..”

“boleh saja” para tetangga beserta chanyeol melihat kebelakang yang disana sudah ada naeun yang melihati mereka dari tadi.

“eh? Bener tidak apa apa?” naeun pun tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

“YEAYYYY!! YUHUUU~” teriak semua tetangga termasuk chanyeol.

“chanyeol oppa” panggil naeun dan mulai mendekat pada chanyeol.

“ne?” ucap chanyeol sambil nyengir.

“hhmm.. aku juga ingin dekat dengan chanyeol oppa dan aku ingin mengenal lebih dekat dengan oppa” chanyeol dan para tetangga yang lain mulai terdiam.

“mungkin kau suka padaku ne?” Tanya chanyeol sambil menunjuk dirinya sendiri.

“CIEEEE NAEUNIII~”

“CIATT CIAATT~”

“PRIKITIWW/?”

“YYAAAAKKK!! BUKANN ITUU MAKSUDDKUUU!!!”

(._.)

Naeun pun membuka pagar rumahnya dan mulai melepas sepatunya.

“wahh~ sepertinya laku”ucap naeun sambil melihat sandal sandal para bocah/? Yang niat mau les gitar dengan chanyeol. Naeun masuk rumahnya dan mengintip ke ruang tamu.

“music itu tidak hanya otak dan telinga saja yang mendengar, tetapi badan juga bergerak. Ayo, songsaengnim tunjukka caranya agar kalian dengan mudah untuk menangkap pelajaran” jelas chanyeol. Naeun melihatnya hanya tersenyum kecil dan tetap mengintip.

“AYO PERHATIKAN!”

“GU!” teriak chanyeol sambil merentangkan tangannya ke depan sambil menunjukkan metalicanya.

“I!” sambil menyilangkan tanganya dan tetap dengan metalicanya.

“TAR!” sambil mengangkat kedua tangannya tetap dengan metalicanya dan mengangkat satu kakinya. *kalo nggak kebayang bisa liat contohnya di link ini http://a.mtcdn.com/manga/p/3028/43644/4.jpg *

“OKEY! RERPEAT AFTER ME!”

“GU..I..TAR!.. GU..I..TAR!..GU..I..TAR!..” teriak bocah bocah yang kegirangan gara gara senam guitar ala chanyeol/?. Para orang tua dan juga naeun termasuk menunjukkan ekpressi yang super poker face to the max/? merekaa.

.

“kamsahamnida, sudah datang kesini. Maaf kalau kami melakukan kesalahan” ucap naeun sambil memberi hormat pada para orang tua yang ingin membawa anaknya pulang.

“haduhh~ maaf ya ternyata tidak sesuai dengan perkiraan, kami pulang dulu” ucap salah satu ibu ibu disana.

“eomma! Aku masih ingin belajar disini!” oceh salah satu bocah/?

“jangan ah! Di tempat lain aja” bisik ibu itu dan keluar dari rumah naeun.

“OPPAAAAAAAAA!!!!” naeun pun pergi ke ruang tv dengan amarahnya yang memuncak. Dan terlihat disana chanyeol sedang berduduk duduk ria/?.

“ohh~ naeuniii.. wahh ternyata keringat kerja itu sungguh indah” ucap chanyeol sambil mengelap kringetnya padahal kagak ada kringetnya sama sekali.

PLETTAAAKK!

Naeun membogem kepala chanyeol sehingga meninggalkan benjol besar di pucuk kepala chanyeol *naeun setrong yehet! /?*

“HEHH OPPA CAPLANGG/?!! LU SEBENERNYE SERIUS APA KAGAK SIHH?!?! MURID LU PADA KABUR TAUU! KITA JUGA HARI INI CUMAN DAPET 0 WON!”

PUK..PUK

Naeun pun menoleh ke belakangnya karena tadi ada yang menepuk kakinya. Dan betapa terkejutnya naeun, ternyata masih ada bocah kecil di rumahnya. Naeun pun berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan bocah itu.

“loh kok kamu masih disini? Eomma mu mana?” Tanya naeun dengan senyumannya dan bocah itu tak menjawab dan malah menatap naeun terus. Naeun terpukau oleh keunyuan/? Bocah itu. pipinya tembem dan berambut panjang. Ada bando yang menghiasi di kepalanya dan dia memakai baju pink beserta rok panjang tapi bahan yang biasa kalau orang balet memakainya. *sumpah kagak tau nama bahannya apaan-_-*. Dan dia juga memakai tas pink yang bergambar hello kitty.

“jadi ini yang namanya naeun unni? Katanya unni sangat manis, ternyata hanya begini saja” ucap bocah itu yang mulai menatap sinis naeun. Naeun hanya bisa menganga kecil dan mulai menggaruk garuk kepalanya karena bingung.

“aduhh~” chanyeol terbangun dari tiduran sebentarnya sambil mengusap ngusap bejolan yang dibuat oleh naeun di kepalnya. Dan pada saat dia bangun betapa terkejutnya seorang park chanyeol.

“HAH?!?! CHOI KITI??”

“choi kiti?” *’kiti’ dalam bahasa korea artinya anak kucing*

“WWAHHHH OPPAAAA!!” bocah yang bernama kii tadi langsung berlari kea rah chanyeol dan langsung memeluknya.

“WWAAAHHH OPPAAAA! KU KIRAA AKU TIDAK AKAN BISA BERTEMU DENGANMUU HIHI” ucap bocah tadi masih memeluk chanyeol dengan erat.

“ehhh.. ntar duluu, kamu kan sama baekhyun di rumahnya, kok bisa kesini?”

“baekhyun oppa membawaku kesini, ini ada suratnya” ucap bocah tadi sambil mengambil surat dari tasnya. Chanyeol mengambil surat itu dan langsung membacanya.

aku kembalikan bocah ini padamu lagi ne?
-Byun Baekhyun-“

“yaelahh baekhyunnn-_-“

“hehe.. kita akann bersamaaa lagiii” ucap kiti kesenengan sambil memeluk chanyeol.

“bentarr duluu, nanti naeun unni bisa salah paham” chanyeol melihat naeun dan benar dengan perkataan chanyeol. Dia terlihat bingung,takut dan tidak tahu lagi ekpresi yang bisa menjelaskan dengan ekspresi yang ditunjukkan oleh naeun.

“tuhh kann, dia salah pahamm”

“kau punya anak, oppa?”

~TBC~

READ MORE FANFICTION ‘How Much is Happiness’

CHAPTER 1CHAPTER 2 …. (link akan terus diupdate ^^)

Yyeaaayyyyy!!! Selesaii jugaaaa :D. maaf ya kelamaan soalnya author udah mulai masuk sekolah-_- dan awal pelajaran di jenjang yang baru yoiii 😀 gimana chapter 2 nya? Gaje yaa?? Hehe maap aku buat buru buru suweerr takut ngebuat kecewa kalian._. . sekali lagi maaf banget kalo kelamaan, ohiya mumpung mau lebaran, minal aidzin wal faidzin yaa.. maaf banget kalau selama ini kalo buat ff typo mulu terus suka gaje terus ya segala macem yang ngebuat kalian nggak nyaman sama ff aku. Mau kasih info juga nih, buat ff ini aku bakal telat post, soalnya aku sibuk sekolah L. Insya Allah aku kebut pas lagi weekend, kalia nggak marah kan? Okey sekian dari author Jang Kowle. Sampai jumpa di chapter 3 😀

Chapter 3: YOU HAVE A CHILD?!?

11 responses to “[Series] How Much is Happiness? [CHAPTER 2: Weird Namja]

  1. Hahahah,, sumpah inii chapter gokil bgett keuleess,,, diihh chanyeol kocak abiss,, ahahah,, mna part pnjang lgiin,, doohh thorr sumpah inii bkiin ngkak,, ~ㅋㅋㅋㅋ syudh ahh ngakaknya,, ayoo thoorr lnjutkann fighting (ง’̀⌣’́)ง

  2. hahhaa.. walaupun rada2 aneh tapy tetap bagus kog,, Lanjut next chapnya ya thor! semangat 🙂

  3. kayaknya itu bukan anaknya chanyeol deh.. songong amet tuh anak ngatain naeun.. emangnya tuh anak bisa apa seimut naeun tapi tuh anak emang imut sih
    ditunggu nextnya jgn lama lama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s