[Twoshot] Guilty – [Chapter 1]

Hai, ini bukan FF saya melainkan FF titipan. Setelah membacanya, dimohon memberikan apresiasi dalam bentuk komentar ya. Terima kasih.

Guilty

POSTER_Guilty

Title: [TwoShoot] Guilty

Author: Bellz ( prev. hunye0ja / Bella Kim)

Cast: Byun Baekhyun [EXO], OC

Support Cast: Kim Taeyeon, Shin HaeKyung.

Genre: Romance, Sad, Angst

Length: Twoshoot

Rating: PG-16

Disclamer: This story is mine, and pure by my imagination. Please do not copying my story. [Warning TYPO]

Gomawo Dea unnie udah mau di repotin untuk ngepost ff aku

Pasti pada bosen apa kesel ya gara-gara aku ngasih ff exo lagi apa karena ada taeyeonnya? Hahaha tadinya aku mau ngasih Chanyeol atau Luhan.

Tapi karena ada Taeyeon yaudah aku pake Baekhyun disini =___= Biar feelnya agak kerasa, haha soalnya gak yakin ini feelnya dapet apa engga. Jangan jadi siders yaaaa^^

 

Guilty

 

August 11th

 

“Annyeonghaseo, Soyu Unnie.” Haneul menyapa petugas perpustakaan yang akrab dengannya.

 

“Annyeong Haneullie.”

 

Haneul melewati beberapa rak buku, gadis itu bahkan bingung untuk memilih buku untuk di baca. Haneul tersenyum lalu mengambil beberapa novel tebal yang ia pilih.

 

From: HaeKyung

 

Kau dimana? Jackson merengek memintaku menemaninya pergi. Aku tidak bisa menemuimu sekarang. Bagaimana kalau besok?

 

Haneul membalas pesan sahabatnya sambil berjalan ke arah rak pojok.

 

To: Haekyung

 

Aku di perpustakaan kampus. Kita bisa bertemu besok siang, bagaimana menurutmu?

 

Haneul tersenyum, ia jadi ingat Baekhyun, kekasihnya. Ia belum menghubungi kekasihnya itu hari ini, mungkin ia akan mengunjungi rumah Baekhyun setelah ini. Haneul memasukan ponselnya ke saku dan berjalan ke tempat baca di area rak pojok.

 

Gadis itu menatap pemandangan di hadapannya dengan tidak percaya. Gadis itu bahkan membekap mulutnya guna menahan teriakan yang mungkin akan keluar. Haneul menahan tangisnya lalu berpegangan pada rak buku di sampingnya.

 

 

 

Niatnya datang ke perpustakaan kampus untuk membaca buku favoritnya di area pojok karena tempat itu termasuk tempat yang lumayan sepi dari pada yang lain. Tapi dua orang yang ada di hadapannya ini menghancurkan segala niatnya tersebut. Tunggu, bahkan mungkin membuat pikirannya hilang seketika. Yang ada hanya dua nama orang di hadapannya itu menghantui pikirannya.

 

 

 

 

Byun Baekyun —kekasihnya—

 

 

 

 

Dan

 

 

 

 

Kakak kandungnya, Kim Taeyeon

 

 

 

 

 

Mereka bahkan melupakan keberadaan mereka di perputakaan dan malah asik berciuman seolah dunia milik mereka sendiri. Haneul sungguh tidak bisa berbicara, lidahnya kelu amarahnya memuncak sehingga dia tidak bisa lagi mengatakan apapun. Jika gadis pada umumnya akan menangis lalu pergi atau mungkin mendatangi kekasihnya lalu menampar kekasih mereka sekuat tenaga. Tapi tidak dengan Haneul, gadis itu mungkin saja menyiram Baekhyun dengan kopi di tangan kanannya, atau memukul Baekhyun dengan novel tebal di tangan kirinya. Bahkan Haneul juga sempat berpikir untuk melempar iphone keluaran terbaru yang baru saja ia beli ke arah kepala Baekhyun, tapi Haneul tidak setega itu pada pria yang ia cintai seumur hidupnya.

 

 

 

Haneul tidak peduli dengan kakaknya yang sibuk menikmati ciuman yang di berikan kekasihnya. Dia menggerakan kakinya dengan sisa tenaga yang ia punya bergerak ke arah pasangan yang sibuk berciuman tanpa jeda. Haneul sudah dekat sekali dengan tempat Baekhyun dan Kakak perempuannya berciuman. Bahkan mereka tidak menyadari keberadaan gadis yang terisak di dekat mereka dan masih asik berciuman tanpa henti.

 

 

 

Haneul mungkin saja menarik rambut Baekhyun atau menjambaknya. Tapi gadis itu berusaha sekuat tenaga untuk tenang, walau tak bisa. Lagi pula mana ada seorang gadis yang berusaha tenang ketika kekasihnya sendiri berciuman dengan kakak kandungnya di depan mata mereka.

 

 

 

“Per-permisi…”

 

 

Haneul berusah untuk berbicara dengan sisa tenaganya.

 

 

 

Kedua manusia di depannya itu pun langsung berhenti berciuman dan menatap Haneul dengan pandangan terkejut setengah mati. Seolah mereka baru saja tertangkap basah sehabis memutilasi seseorang.

 

 

 

“Ha-haneul, a-aku bisa jelaskan.” Baekhyun berdiri mengusap sudut bibirnya, dan berjalan mendekat ke arah Haneul.

 

 

“Menjelaskan apa?” Haneul menahan isakan tangisnya walau air matanya tidak bisa ia bendung lagi.

 

 

“A-aku dan kakakmu—”

 

 

Ucapan Baekhyun terpotong karena Haneul segera berbalik badan dan berlari sekencang-kencangnya keluar perpustakaan.

 

 

“Haneul! Tunggu!”

 

 

Baekhyun menggerakan kakinya semakin cepat untuk mengejar Haneul.

 

 

Keduanya basah kuyup, tubuh mereka sama-sama di terpa hujan deras. Dengan hujan sederas itu Haneul masih saja berlari tanpa arah.

 

 

 

“Haneul!”

 

“KIM HANEUL! DENGARKAN AKU DULU!” Teriak Baekhyun

 

 

 

Orang-orang sekitar mereka menatap mereka seolah sedang menoton drama di televisi. Bahkan beberapa orang di toko dan cafè sekitar mereka pun menonton adegan kejar kejaran mereka.

 

 

 

 

CKITT

 

 

 

GUBRAKKK

 

 

 

Haneul tergelincir dan saat itu juga sebuah truk box pengangkut buah-buahan toko menabrak tubuh Haneul. Gadis itu terlempar 2 meter dengan darah mengalir dari kepala dan kakinya. Baekhyun yang terkejut segera menghampiri gadisnya dengan tangan gemetar.

 

 

 

“Haneul….. Haneul…. Sayang…”

 

 

 

“Kim haneul, kumohon bertahanlah. Hiks … Maafkan aku, maafkan aku, Hiks… maafkan aku sayang, maafkan aku. Hikss..”

 

 

 

“Haneul sayang, maafkan aku hiks.. kumohon bertahanlah..”

 

 

 

Baekhyun menangis memeluk tubuh Haneul yang berlumuran darah dan mencium kening gadisnya. Sungguh iya menyesal.

 

 

 

Para ahjussi dan orang-orang sekitar mereka ikut terkejut dengan kecelakaan tersebut. Beberapa orang mengambil payung dan berjalan ke arah Haneul yang sedang di peluk kekasihnya. Para ahjumma sibuk menelpon ambulans agar segera datang ke lokasi dan membawa Haneul secepatnya ke rumah sakit.

 

 

 

Baekhyun tak henti-hentinya menangis dan mengucapkan kata ‘maafkan aku sayang’, Baekhyun memeluk tubuh gadisnya itu yang sudah berlumuran darah sambil mencium keningnya.

 

 

 

****

 

 

Kim Taeyeon, berlari masuk ke dalam gedung rumah sakit. Dia begitu terkejut ketika Baekhyun bilang adik satu-satunya mengalami kecelakaan.

 

 

Sebutlah dia kakak kandung yang brengsek karena berciuman dengan kekasih adiknya sendiri. Taeyeon bingung memberi tahu kedua orangtua mereka yang ada di Jepang. Apa yang mau ia jelaskan kepada orangtuanya?

 

 

Jika Ayahnya tahu bahwa ia berciuman dengan kekasih Haneul bisa-bisa Ayahnya menamparnya dengan kecewa. Taeyeon melihat Baekhyun yang duduk tidak tenang di depan pintu operasi. Pria itu bahkan tidak peduli dengan keadaan dirinya. Baju berlumuran darah rambutnya berantakan,  bahkan bajunya yang tadi basah sudah mengering.

 

 

“Maafkan aku, Ya Tuhan. Kumohon selamatkan gadisku. Hiks… Maafkan aku.”

 

 

Baekhyun menutup mukanya dengan kedua telapak tangannya. Dia merasa bodoh dan brengsek.

 

 

“Apa anda keluarga Nona Haneul?” Seorang dokter keluar dari pintu ruangan. Baekhyun segera berdiri dan menghampiri dokter tersebut. Berbeda dengan Taeyeon, gadis itu masih diam mematung.

 

 

****

 

 

August 12th

 

 

“Kurasa tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi. Kejadian itu, semuanya lupakan saja!” Baekhyun enggan menatap Taeyeon.

 

 

“T-Tapi Baekhyun..” Taeyeon berusaha berbicara sambil sesekali menelan ludahnya.

 

“Apa? Lupakan kejadian itu! Kau tidak kasian kepada adik kandungmu sendiri?!”

Baekhyun berusaha menetralkan emosinya.

 

“Bagaimana bisa ku lupakan begitu saja?! Kau juga menikmatinya bukan? Lalu apakah kau tidak merasa brengsek?!” Taeyeon membentak Baekhyun.

 

“Ya, aku memang brengsek. Sudah ku bilang lupakan saja, tidak kah kau mengerti dengan keadaan adikmu sekarang?!” Baekhyun mengusap mukanya kasar.

 

Mereka sama-sama terdiam. Hingga Baekhyun meninggalkan Taeyeon yang masih mematung di kursi café. Baekhyun termenung di dalam lift, dan berjalan ke kamar gadisnya. Gadis yang sudah ia sia-siakan, gadisnya yang mencintainya tapi ia kecewakan begitu saja. Gadisnya …. Gadisnya yang terbaring lemah di kasur Rumah Sakit karena dirinya. Karena dirinya…

 

Baekhyun mendekap tangan Haneul. Menciumnya dan mengusapnya pelan-pelan seaan gadisnya itu berlian yang mudah retak dan pecah.

 

“Sayang, kau tahu? Mungkin aku pria terbrengsek yang pernah kau temui. Aku bodoh, tidak.. aku pria terbodoh di dunia…”

 

“Bangunlah, kumohon.. hiks .. kau tau? Aku sangat merindukanmu. Maafkan aku.. hikss… maafkan aku sayang.. sungguh maafkan aku..”

 

“Terima kasih sudah mencintaiku selama ini hikss.. Terima kasih sudah mengkhawatirkan ku setiap hari.. hiks.. aku mengecewakanmu ya? Aku tidak perlu apapun lagi asalkan kau bangun..”

 

Baekhyun menatap sendu gadisnya yang tertidur damai di hadapannya. Pria itu mencium kening gadisnya, dia hanya ingin gadisnya bangun. Hanya itu..

 

 

Terimakasih telah mencintaiku…

Terimakasih telah mengkhawatirkanku…

Terimakasih telah memperhatikanku…

Terimakasih telah membuatku merasakan perasaan seperti ini…

 

 

 

TBC

 

 

Saya author melted, ada yang tau gak? (*enggak thor*  apaan tuh? )

 

Yasudah lupakan…..  hikss T-T  *ikut nangis sama baek*

 

Kenapa saja ujung-ujung bikin beginian ya? Saya juga gatau.. tiba tiba kepikira ginian. Pasti kependekan ya? Iya saya sengaja jadiin twoshoot dari pada oneshoot. Kerasa gak feelnya? Saya gak tau kenapa tiba-tiba jadi buat ff sad gini

 

Pasti banyak yang nungguin melted iye gak? (*enggaakkkkk*)

 

My wordpress: Click Here!

 

Jangan lupa komen ya!^^

Entar gak di kasih password buat ff melted loh! *evil laugh*

 

Advertisements

17 responses to “[Twoshot] Guilty – [Chapter 1]

  1. Itu lagu Moonlight kan 😮
    Kenapa Taeyeon ma Baekhyun nggak dijadiin pasangan ajaa /plakk
    Oke deh neeext donk..agak panjangin/? ya thor hehe

  2. sebagai reader aku mewakili haneul yang koma *plakkkk* satu tamparan buat kamu baekhyun
    sadis banget
    huhhhh aku sakit banget bacanya jangan sad ending dong mending amnesia aja haneulnya biar nglupain baekhyun
    keren chingu lanjut dech

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s