[Series] Revenge Of My Girl Friend ( Chapter 4 : Feeling )

 FF ini ditulis oleh Deby_Eliza, bukan oleh saya (Rasyifa), saya hanya membantu untuk membagikannya di FFindo. Tolong berikan apresiasi kalian  melalui jejak komentar setelah membaca. Terimakasih~
*Untuk melihat index FF lainnya yang pernah dititipkan melalui saya, Klik disini

lklln

Author                  : Deby_Eliza

Title                       : Revenge Of My Girl Friend ( Chapter 4 : Feeling )

Genre                   : Family, School life, Romance, Angst

Main cast             :

  • Kyung Soo Ra (OC)
  • Byun Baekhyun
  • DO Kyungsoo

Other cast           :

  • Kim Minseok ( Xiumin )
  • Xi Luhan
  • Kim Jongdae ( Chen )
  • Kyung Tae Jin a.k.a soora appa
  • Choi Mi Rae a.k.a soora eomma
  • Paman dan Bibi soora
  • Soora halmeoni
  • Baekhyun appa
  • And other cast

Disclaimer           : Ini FF atas pemikiran otak kanan dan kiri Author😀

Contact Author           : Facebook : https://www.facebook.com/deby.diaclalue?fref=ts

Summary : ‘ Maaf ‘ maafkan aku yang terlanjur meneruskan semuanya, seharusnya dari awal aku memang harus pergi dan tidak pernah terjebak dalam cinta yang rumit ini. Rumit….. ya, semua nya memang sangat rumit.

Sekarang aku sudah menyelesaikan keinginan terbesar ku di dunia ini, ya, apa yang selama ini menjadi tujuan hidup ku sudah aku lakukan dengan tangan ku sendiri.

Tidak ada lagi yang harus aku lakukan di dunia ini “ appa…eomma..aku akan menyusulmu….. baekhyun-ah, maafkan aku mengecewakan mu, maafkan aku yang membiarkan mu masuk dalam permainanku…. aku mencintaimu…..SELAMANYA

  – Link Revenge Of My Girlfriend ( Chapter 1  – Chapter 2Chapter 3 Chapter 4Chapter 5Chapter 6Chapter 7Chapter 8Chapter 9Chapter 10Ongoing )

Review part 3

Tiba-tiba siswi tadi datang lagi dan kembali menarik lengan nya, hingga soora harus rela berdempetan dengan kerumunan siswi yang padat. Soora hampir saja kehilangan nafas di tengah kerumunan para siswi, namun ternyata siswi yang membawa nya itu menarik nya hingga berada di barisan yang paling depan.

“that’s him….” tunjuk siswi itu ke arah seorang anak laki-laki yang berpakaian rapi dan mengenakan seragam yang sama dengan nya. Kemudian soora membelalakkan matanya………………..

Part 4

“that’s him….” tunjuk siswa itu ke arah seorang anak laki-laki yang berpakaian rapi dan mengenakan seragam yang sama dengan nya,

Soora mengikuti arah telunjuk siswi tersebut.

Tiba-tiba soora membelalakkan matanya …….

“ he’s really cute right?” lanjut siswi itu,

soora tak menjawab dan bahkan sama sekali tidak mendengar apa yang di ocehkan oleh siswi tadi.

Dia hanya terdiam dan terus menatap siswa baru itu dengan ekspresi terkejut.

Tanpa sengaja siswa baru itu menoleh ke arah soora,

Siswa itu tersenyum dan melambaikan tangan nya ke arah soora, sontak semua siswi yang ada di sana berteriak karna mereka mengira siswa baru itu melambai ke arah mereka.

“ hai soora…. “ sapanya, soora masih terdiam tanpa suara dan menatap kearah D.o yang sedang melambaikan tangan ke arahnya,

kini semua mata tertuju pada soora, keadaan yang tadinya riuh lenyap seketika setelah d.o menyapa soora,

Soora tersadar dari lamunan nya dan melihat ke sekeliling, dia langsung menundukkan kepalanya karna malu

Sedangkan d.o malah berjalan ke arah soora dan dengan santainya merangkul pundak soora seakan-akan mereka adalah teman dekat

“ ternyata kau bersekolah disini ya….wahh kebetulan lagi “ ucap d.o sambil tersenyum manis, membuat semua siswi yang ada di sana menahan nafas untuk sementara,

sebenarnya d.o sudah tau jika soora bersekolah di sekolah itu karna melihat seragam soora saat pertama kali mereka bertemu di gang, hanya saja d.o berpura-pura tidak tau.

Sekali lagi Soora melihat ke sekeliling nya, dia sangat merasa risih dengan pandangan aneh yang di berikan para siswi di sana, ada yang tampak cemberut, marah, cemburu dan… entahlah soora sendiri tidak tau.

Soora melepaskan rangkulan d.o dari pundaknya secara perlahan “ oo…oh iya a..ku sekolah di…sini “ jawab soora gugup,

soora mengusap tengkuknya sambil menunduk “ a….aku permisi ke toilet dulu “

soora berlalu meninggalkan d.o yang masih berdiri di depan para siswi-siswi itu dan berlari pelan menuju toilet.

Soora memperkencang larinya menuju toilet untuk menghindari kejadian yang terjadi di koridor tadi, setelah itu dia menutup pintu toilet dengan tergesa dan berdiri di depan kaca sambil menghela nafas berat.

Soora pov

Aku membasahi wajahku dengan air lalu mengusapnya pelan, apa-apaan dia tadi bertingkah seolah-olah dia adalah teman terdekatku padahal aku baru mengenalnya beberapa hari yang lalu .

Dan terlebih lagi…. ahh….apa-apaan sikap para siswi di sekolah ini, benar-benar memalukan.

Aku menatap kaca di hadapanku sambil menumpukan kedua tangan ku di atas wastafel.

Aku merutuki diriku sendiri karna tidak bisa bertindak lebih berani dan lebih santai lagi dihadapan para siswi-siswi tadi, aku sangat benci di perhatikan.

Pandangan mereka seolah-olah menguliti seluruh kulit tubuh ku dan itu terasa pedih dan sangat menusuk, mereka seolah akan menerkamku,meneriaki ku, menjambak rambutku,dan……

“ akhhh…pabo..pabo “erang soora sambil mengepalkan kedua tangan nya dan menghentak-hentakkan nya ke wastafel.

Aku berusaha melupakan kejadian yang menurutku sangat memalukan tadi dan menganggap semuanya tidak terjadi

Dan aku akan bersikap seolah-olah aku tidak mengenalnya,

yah mungkin dengan begitu dia akan berhenti bersikap seolah-olah dia mengenalku lebih jauh.

Setelah menenangkan pikiran, aku beranjak keluar toilet dengan langkah santai menuju ke kelas ku karna sebentar lagi bel akan berbunyi.

Author pov

Soora berjalan pelan menuju pintu toilet dan memutar knop pintu dengan pelan kemudian melangkah keluar dan menutup kembali pintu itu.

Setelah soora menutup pintu, dia membalikkan badan hendak meninggalkan toilet ,

Secara perlahan soora kembali melangkah kan kakinya.

Baru beberapa langkah, tiba-tiba langkah kakinya terhenti setelah mendengar sebuah suara yang menyerukan namanya,

soora menoleh dan mendapati seseorang tengah tersenyum ke arahnya,

cepat-cepat soora membalikkan badannya berniat untuk berjalan kembali, namun belum sempat soora melangkah, lengannya sudah di tahan oleh orang tersebut

‘kenapa dia lagi’ rutuk soora dalam hati, perlahan dia mulai menoleh.

D.o pov

Setelah soora pergi ke toilet aku tidak tau kemana aku harus pergi, aku berniat untuk ke kantor terlebih dahulu karna memang aku harus tau dimana kelas ku agar aku bisa segera menyesuaikan diri.

Tadinya aku mau menanyakan letak kantor guru kepada soora sekaligus memintanya untuk menemaniku mencari kantor itu karna memang hanya dia yang aku kenal di sekolah ini sekaligus dia adalah tetangga ku.

Tapi dia pergi dan sepertinya tidak nyaman dengan tatapan para siswi-siswi yang kegenitan ini. Aku merasa sangat kesal dengan para siswi ini, mereka mengerubungi ku sejak aku baru menginjakkan kaki di koridor tadi,

aku bingung sebenarnya apa yang salah dengan ku sampai-sampai mereka mengerubungiku dan berteriak tak jelas seperti itu,

aku mencoba tetap tersenyum ramah kepada rombongan siswi itu dan menoleh kan kepala ke sekeliling ku dengan tujuan aku mendapatkan petunjuk letak lokasi yang sedang aku tuju

“ permisi, sepertinya aku perlu ke kantor guru dulu “ ucapku membungkuk sopan

“ biar aku antarkan “ ucap seorang siswi dengan senyuman genitnya

“ tidak biar aku yang antarkan “ sanggah yang lain, tiba-tiba keadaan menjadi lebih riuh

“ a…ah tidak usah, biar aku sendiri saja “ ucapku sambil mengibaskan tangan ku, lalu aku berjalan meninggalkan mereka semua dengan sedikit berlari.

Setelah kurasa cukup jauh meninggalkan gerombolan siswi itu, aku pun memelankan langkah ku.

aku berjalan lurus kedepan tanpa tahu kemana aku akan pergi, sekolah ini sangat luas sehingga aku kebingungan mencari tempat.

Aku menghentikan langkahku setelah sampai di sebuah persimpangan, aku bingung arah mana yang harus aku ambil

“ ah..sekarang kemana lagi “ ucapku sambil menggaruk kepala ku, aku menoleh ke kiri dan kanan mengamati jalan yang ada pada sekelilingku.

Tak sengaja aku melihat seseorang yang tengah menutup pintu toilet, sepertinya aku mengenal orang itu.

Dia berjalan hendak pergi membelakangiku, aku berjalan cepat mendekatinya

“ SOORA…… “ aku yakin dia adalah soora,

dia mengentikan langkahnya dan menoleh sebentar,

aku tersenyum ke arahnya tapi tiba-tiba dia kembali membalikkan badannya dan hendak melangkah namun dengan cepat aku menangkap lengannya, dan dia menolehkan kepalanya kembali ke arahku.

Author pov

Soora kembali menolehkan kepalanya kearah d.o

“ hey, kenapa buru-buru “ tanya d.o membalikkan badan soora

“ a….ah aku…aku harus cepat ke kelas sebentar lagi bel akan berbunyi “ soora tersenyum canggung sambil melepaskan tangannya dari genggaman d.o

“ o…oh ya, tapi kau bisa membantuku tidak…… “ d.o terlihat ragu dan mengusap tengkuknya,

soora menatap d.o dengan tatapan heran “ aku…aku kebingungan menemukan letak kantor gurunya…hmm…bisakah kau mengantarkan ku kesana “ soora tidak bergeming dan hanya terus menatap d.o heran

“ a….ah…sepertinya aku akan merepotkanmu….a..aku minta maaf soora haha…kalau begitu sampai jumpa soora-sshi “ ucap d.o tersenyum hambar dan membalikkan badannya,

D.o segara memasang ancang untuk berjalan, namun baru selangkah dia melangkahkan kakinya….

“ apa kau tau dimana arah kantor gurunya “ ucap soora tiba-tiba, d.o menoleh

“te…tentu saja. Aku hanya perlu berjalan ke sana kan o_o” ucap d.o dengan ekspresi yang imut sambil menunjuk ke arah depannya,

soora berjalan pelan mendekati d.o dengan santai dia berdiri dihadapan d.o

“ apa kau yakin itu arah yang benar “ soora menoleh ke arah yang di tunjuk oleh d.o,

d.o menganggukan kepalanya dengan ragu sambil menatap soora dengan ekspresi o_o .

Soora menghela nafas dan menatap d.o datar “ jangan sok tau “ soora berjalan mendahului d.o menuju tangga

“ ikut aku, kantor guru ada di atas “ dengan ragu d.o mengikuti soora dari belakang.

Soora masih berjalan menaiki tangga diikuti d.o di belakangnya, soora melirik d.o menggunakan ekor matanya

‘kenapa aku harus peduli padanya’ ucap soora dalam hati sambil menghela nafas pelan

‘ tapi tak ada salahnya juga, lagipula dia kan murid baru memang sudah kewajiban seorang siswi di sekolah ini untuk menolongnya ‘ batin soora.

Soora terus berjalan di ikuti d.o dibelakangnya hingga soora berhenti di depan sebuah ruangan yang tampak rapi dan tenang

“ ini dia kantornya “ soora membalikkan badan menghadap ke arah d.o , d.o mengangguk dan mengintip di balik pintu ruang tersebut

“ hm….terima kasih soora-sshi….eeh..maaf sudah merepotkanmu “ ucap d.o hati-hati soora hanya mengangguk dan membalikkan badan hendak pergi kembali menuju kelasnya.

D.o menatap kepergian soora dengan senyum yang mengembang di bibir nya kemudian masuk ke dalam ruang guru.

__

Soora memasuki kelasnya dengan tergesa, karna baru saja bel berbunyi tepat setelah dia berada beberapa langkah dari pintu kelasnya.

Soora berjalan pelan menuju tempat duduknya, tampak beberapa orang siswa tengah mengeluarkan buku pelajaran dan alat-alat tulis.

Soora segera menduduk kan tubuh nya di tempat duduk, lalu mengeluarkan beberapa buku dari tas nya kemudian dia mengeluarkan sebuah kotak pensil.

Tiba-tiba pintu kelas terbuka, tampak seorang guru perempuan yang datang diikuti oleh seorang siswa di belakangnya, semua terdiam dan menoleh ke arah guru tersebut termasuk soora.

Soora membelalakkan matanya-lagi- melihat siapa yang datang bersama gurunya tersebut “ good morning everyone, hari ini sepertinya kita kedatangan murid baru yang datang dari china, ya…silahkan kau memperkenalkan diri dulu “ ucap guru perempuan tersebut,

siswa itu langsung menunduk sopan dan maju selangkah “ hai, selamat pagi semuanya…namaku Do Kyung Soo..kalian bisa memanggil ku D.o. hmmm…aku baru pindah dari china beberapa hari yang lalu….senang bertemu kalian semua….ku harap kita bisa bekerja sama….terima kasih “ ucap d.o menunduk sopan kemudian kembali mundur selangkah.

Semua siswa bertepuk tangan menyambut d.o ke kelas mereka kecuali soora yang hanya menatap d.o datar.

Soora beralih menatap ke sekelilingnya, tampak para siswi sedang tersenyum-senyum sambil berbisik-bisik pada teman sebangkunya, soora mengernyit dan kembali menatap ke depan

“ apa masih ada yang kalian ingin tanyakan pada d.o ? “ ucap sang guru memperhatikan seisi kelas, semua siswa tampak diam namun mata guru menangkap ada siswa yang mengangkat tangannya dengan ragu

“ ya…kamu jessica…silahkan “ jessica tampak tersenyum malu-malu lalu menatap d.o dengan senyuman genitnya

“ hmm….kalau boleh tau kamu sudah punya pacar belum “ jessica menutup muka dengan kedua tangannya

“ bolehkah aku meminta nomor handphone mu “ sahut siswi lainnya,

d.o hanya memperlihatkan ekspresi o_o dan mengaruk kepalanya bingung sambil tertawa canggung “ a…ah kalau itu….bagaimana ya…hmm..se…sepertinya aku….dari dulu aku sama sekali tidak punya pacar “ ucap d.o bingung.

Seisi kelas tampak riuh karna jawaban d,o tersebut terutama para siswi yang berteriak histeris soora tampak acuh dan membuka sebuah buku

“ sudah…sudah…jessica..krystal..apa-apaan pertanyaan kalian itu. D.o kau boleh duduk di tempat kosong di sebelah sana “ sang guru memukul-mukul meja untuk menenangkan seisi kelas dan menegur kedua siswi yang tampak berseri-seri dengan jawaban d.o tadi, lalu dengan sopan mempersilahkan d.o duduk ke tempat duduk.

D.o berjalan pelan ketempat duduknya dan mendudukkan dirinya di sebelah seorang siswi yang tampak menunduk membaca sebuah buku,

d.o meletakkan tas nya di atas meja dan mengeluarkan beberapa buku lalu meletakkan tas nya di bawah laci mejanya.

Soora masih tampak membaca bukunya namun tiba-tiba dia mengernyit heran karna merasakan ada pergerakan di sebelah bangkunya,

Perlahan soora mengangkat wajahnya dan menoleh ke samping bangkunya “ a…kkamjjagiya… “ soora terkejut sambil memegang dadanya dan sedikit menjauhkan diri dari d.o.

d.o tampak sama terkejutnya seperti soora, dia yang tadinya sedang membuka-buka bukunya hampir saja terjengkang mendengar soora yang berteriak di sebelahnya,

dia menatap soora dengan tatapan o_o andalan nya. Soora kembali duduk seperti biasa

“ kenapa kau duduk di sini “ tanya soora sedikit berbisik karna takut gurunya yang sedang menulis terganggu

“ guru yang menyuruhku duduk disini “ ucap d.o masih menatap soora heran soora tampak berdehem pelan

“ o…oh “ soora hanya menggumam pelan sedangkan d.o kembali fokus kepada bukunya

Hening…..

“ ternyata kau dikelas ini juga “ ucap soora tiba-tiba, d.o menoleh dan mengangguk

“ selamat bergabung di kelas kami “ ucap soora pelan sambil tersenyum manis menghadap d.o.

d.o hanya mengangguk dan balas tersenyum kepada soora.

Soora menoleh kedepan kembali untuk memperhatikan gurunya yang sedang menjelaskan materi.

‘ kau ini orang yang susah di tebak, tadi pagi kau bersikap dingin, sekarang kau tersenyum manis seperti itu, sikapmu selalu berubah-ubah tapi sebenarnya kau itu…….. Lucu ‘ batin d.o menatap kedepan sambil sedikit tersenyum.

__

Setelah bel istirahat berbunyi semua siswa tampak berlarian menuju kantin sekolah, kecuali soora yang memang setiap hari selalu membawa bekal,

Soora mengeluarkan bekal yang di bawa nya dari dalam tas, lalu melirik d.o yang tampak masih menulis di sebelah nya

D.o yang masih menulis menghentikan kegiatannya lalu menyimpan buku tulis nya, sesaat kemudian dia beralih menatap soora yang sedang meletak kan bekalnya di atas meja

“ kau tidak pergi ke kantin ? “ tanya d.o sambil menyimpan bukunya ke dalam laci meja ,

soora menggeleng “ oh…aku membawa bekal “ ucap soora sambil mengangkat bekalnya,

d.o tampak mengangguk. Setelah itu D.o hendak berdiri dari bangkunya, namun belum sempat dia berdiri tiba-tiba dua orang siswi menghampirinya dan berdiri di hadapannya,

d.o kembali menduduk kan tubuhnya di atas bangku, kedua siswi itu tersenyum genit sambil memainkan rambutnya

“ hm…hai d.o nama ku krystal, salam kenal ya..” ucap siswi yang bernama kristal itu, d.o hanya memasang ekspresi o_o menatap mereka

“ oh perkenalkan aku jessica d.o, salam kenal juga ya “ sambung siswi yang bernama jessica dengan tersenyum lebar,

d.o makin kebingungan meladeni kedua siswi yang sedang dihapannya kini sementara soora tampak sedang membuka bekalnya

“ o..oh iya salam kenal juga, senang bertemu kalian “ jawab d.o tersenyum canggung

“ apa kau tidak ke kantin, ayo…biar kami temani “ ucap jessica,

d.o menggeleng kan kepalanya dan tempak berfikir untuk mencari alasan agar bisa menolak nya secara halus.

Soora yang sedang bersiap untuk memakan bekalnya tiba-tiba berhenti dan beralih menatap d.o yang tampak kebingungan lalu menatap dua orang yang sedang ada di hadapan d.o, namun tiba-tiba d.o beralih menatapnya

“ ee…soora kau bilang tadi kau akan meminjam kan buku catatan mu kepada ku kan, sebentar lagi kan kita ujian…pasti banyak catatan yang harus aku catat..” ucap d.o tiba-tiba, soora hanya menatap d.o sambil mengerutkan keningnya

“ apa..? “ ucap soora pelan, d.o beralih menatap dua orang yang ada di hadapan nya

“ ah..maaf kristal, jessica, aku harus menyalin semua pelajaran, sebentar lagi kan kita ujian kelulusan, aku tidak mau hanya karna aku baru pindah…aku ketinggalan benyak pelajaran dan tidak lulus…aku harus mengejar semua pelajaran kan….” ucap d.o tersenyum.

Jessica dan kristal tampak berfikir “ ah….benar juga ya… kalau begitu lain kali saja kita ke kantin sama-sama ya “ ucap kristal lalu tersenyum dan pergi bersama jessica.

D.o tampak menghela nafas lega lalu berbalik ke arah soora.

Saat d.o mengalihkan wajahnya, secara tiba-tiba soora menyodorkan sebuah buku catatan ke muka d.o, hingga membuat hidung mancung kesayangan d.o membentur buku tersebut.

d.o terkejut dan refleks memundurkan wajahnya tapi soora malah semakin menyodorkan buku itu ke muka d.o

“ cha….kau bilang mau meminjamnya…” ucap soora menggunakan bahasa koreanya, d.o tampak menahan tawanya

“ tidak jadi…tadi aku hanya mau menghindari jessica dan kristal “ ucap d.o terkekeh pelan, soora hanya mendengus kesal dan hendak menyimpan bukunya

“ eh..tunggu dulu “ d.o menahan tangan soora

“ tapi karna kau sudah meminjamkan…aku akan mengambilnya, yah…sebentar lagi kan memang akan ada ujian kelulusan…ngomong-ngomong gomawo “ ucap d.o merebut buku di tangan soora, soora mencibir.

Tiba-tiba “ KRUUUKKK “….

soora mengernyit heran mendengar suara aneh yang sepertinya bukan berasal dari nya.

d.o hanya menggigit bibir bawahnya dan memegang tengkuknya “ ah…ma..maaf, aku lupa sarapan tadi pagi….” d.o memegang perutnya

“ sepertinya aku perlu ke kantin, tapi…kalau aku sendirian nanti aku bertemu jessica dan kristal, ah….pasti mereka akan merepotkan ku di kantin“ d.o bermonolog pelan sambil mengernyit memegang perutnya.

Soora menyadari bahwa d.o sedang merasa lapar, dia melirik bekalnya yang berisi 2 buah sandwich buatan bibinya tadi pagi,

perlahan dia meraih kotak bekalnya dan meletakkan nya di atas meja d.o.

D.o menatap kotak bekal yang disodorkan oleh soora kemudian menatap soora

“ cha…makanlah, kebetulan aku punya 2 potong “ ucap soora tersenyum ke arah d.o,

d.o kembali menatap 2 buah sandwich yang ada dalam kotak bekal soora.

Perlahan d.o mengambil sebuah sandwich yang ada di kotak bekal itu, lalu memakan nya. Soora pun ikut mengambil sepotong sandwich dan memakannya bersama D.o.

“ gomawo “ ucap d.o sambil mengunyah sandwich nya, soora hanya tersenyum simpul dan kembali mengambil tas nya dan mengeluarkan sebotol susu coklat dan meletakkan nya di depan d.o

“ sama-sama “ soora tersenyum manis dan di balas senyuman manis pula oleh d.o.

__

Bel tanda pulang telah berbunyi beberapa saat yang lalu, kelas tampak sedikit sepi, hanya ada beberapa siswa yang hampir selesai membereskan alat-alat tulis mereka yang masih ada di atas meja.

drtttt

“ yeoboseyo appa.. waeyo ? “ jawab d.o

“ …….. “

“ ah…gwencahana aku bisa berjalan kaki, lagipula jalannya tidak terlalu jauh “

“………..”

“ eoohh..arasso “

d.o menutup teleponnya dan menyimpannya di saku celana, sekilas dia melirik soora yang sedang menyandang tas nya

“ apa kau mau pulang bersama ? appaku sepertinya tidak bisa menjemput lagipula kan kita tetangga” ucap d.o,

soora menatap d.o “ ah… maaf, aku ada pelajaran tambahan untuk lebih memahami soal ujian akhir, kau pulang sendiri saja…tak apa-apa kan ? “soora tampak memasang wajah menyesal,

d.o pun hanya menganggukan kepalanya “ ah…. yasudah kalau begitu aku pulang sendiri saja…aku pulang dulu soora-sshi “ soora kembali menganggukan kepala nya

setelah itu d.o beranjak pergi dari kelas tersebut, soora pun ikut melangkah kan kaki keluar setelah dirasa cukup membereskan alat tulisnya.

__

D.o berjalan santai menuju rumahnya sambil bersenandung pelan menyanyikan sebuah lagu dengan suara lembut nya, hingga dia sampai pada gang panjang yang tampak sempit,

Dia menghentikan langkahnya secara tiba-tiba, dia teringat kejadian dimana dia pertama kali bertemu dengan soora.

Namun sedetik kemudian D.o kembali meneruskan langkahnya, hingga kembali berhenti di tengah gang sempit itu.

D.o memperhatikan beberapa orang yang tengah duduk bersandar pada dinding gang sambil memegang beberapa botol yang d.o yakin itu adalah botol bir.

D.o kembali berjalan pelan, namun baru selangkah dia berjalan, tiba-tiba dia kembali menghentikan langkah kakinya.

Dia kembali teringat kejadian dimana soora dikejar oleh beberapa orang yang tengah mabuk seperti yang dia lihat sekarang,

namun d.o sempat menepis semua pikiran itu, dia pikir mungkin soora akan pulang malam dan dia yakin orang-orang ini pasti sudah pergi.

Dengan ragu D.o kembali melangkah, namun, langkahnya kembali terhenti

D.o tampak menggeleng dan memejamkan matanya lalu menghela nafas,

d.o membuka matanya dan tiba-tiba berbalik kebelakang, entah apa yang sedang dia pikirkan.

Dia berlari sekencang mungkin berlawanan arah dengan jalan menuju rumahnya.

Dia terus berlari hingga sampai pada pangkal gang yang telah dilewatinya tadi, kemudian dia berhenti sejenak sambil melihat kebelakang dengan nafas yang sedikit terengah

‘ ya… itu tak boleh terjadi…lagi ‘ d.o mengangguk dan kembali melanjutkan langkahnya dengan berlari pelan.

TBC…….

– Link Revenge Of My Girlfriend ( Chapter 1  – Chapter 2Chapter 3 Chapter 4Chapter 5Chapter 6Chapter 7Chapter 8Chapter 9Chapter 10Ongoing )

Author Note                      : AnyyeongHaseyooong~ aku kembali lagi bawa ff Debut aku…….hihihi*GAJE

Masih ada yang nunggu gak yah ? semoga masih ada*pray

Telat gak yah post nya ? gak tau kenapa tugas akhir-akhir ini numpuk banget, jadi ngga sempat buat lanjutin nya. Tapi aku tetap usahain buat nglanjut *gaknanya heheh

Ini udah ktahuan kan siapa cute student nya haha. Dan akhir nya ini dia D.O…. mulai sekarang D.o gak bakal ngumpet lagi hahaha… baekhyun kapan ? sabar yahhh…hihihih. dan klo gak salah ada yang nanya karakter nya baek di ff ini seperti apa, nah…di chap depan bakal ada clue,, jadi sabar yah…. J

yang kmren nanyain kpan main cast nya kluar smua,, author mnta maaf karna blum bsa ngluarin smua, karna author pengen ngluarin mereka di latar yang berbeda gitu*senyumgaje, tapi ntar ada saat nya dimana para maincast nya keluar, kapan ?? nah sabar yahhhh J…

satu lagi… Ff ini latar nya ngga Cuma di london.. ntar bakal tau kok hhhaha, jadi baca terus yah *senyumbarengchanyeol

Dan buat hunhan *smirk,.. ya entar bakal diketemuin tapi ada saat nya juga oke… J

Dan jangan lupa kasih saran dan komentar nya buat ff author ini yah…. komentar kalian sangat author butuhkan..

Akhir kata….AUWWW…. AH SARANGHAEYOOOO *abaikan

Gamsahamnida *Bow

26 responses to “[Series] Revenge Of My Girl Friend ( Chapter 4 : Feeling )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s