[Series] Revenge Of My Girlfriend ( Chapter 7 : Have To Say Good Bye )

iigoufu

Author                         : Deby_Eliza

Title                       : Revenge Of My Girlfriend ( Chapter 7 : Have To Say Good Bye )

Genre                   : Family, School life, Romance, Angst

Main cast             :

  • Kyung Soo Ra (OC)
  • Byun Baekhyun
  • DO Kyungsoo

Other cast           :

  • Kim Minseok ( Xiumin )
  • Xi Luhan
  • Kim Jongdae ( Chen )
  • Kyung Tae Jin a.k.a soora appa
  • Choi Mi Rae a.k.a soora eomma
  • Paman dan Bibi soora
  • Soora halmeoni
  • Baekhyun appa
  • And other cast

Contact Author           : Facebook : https://www.facebook.com/deby.diaclalue?fref=ts

 – Link Revenge Of My Girlfriend ( Chapter 1  – Chapter 2Chapter 3 Chapter 4Chapter 5Chapter 6Chapter 7Chapter 8Chapter 9Chapter 10Ongoing )

Summery : ‘ Maaf ‘ maafkan aku yang terlanjur meneruskan semuanya, seharusnya dari awal aku memang harus pergi dan tidak pernah terjebak dalam cinta yang rumit ini. Rumit….. ya, semua nya memang sangat rumit.

Sekarang aku sudah menyelesaikan keinginan terbesar ku di dunia ini, ya, apa yang selama ini menjadi tujuan hidup ku sudah aku lakukan dengan tangan ku sendiri.

Tidak ada lagi yang harus aku lakukan di dunia ini “ appa…eomma..aku akan menyusulmu….. baekhyun-ah, maafkan aku mengecewakan mu, maafkan aku yang membiarkan mu masuk dalam permainanku…. aku mencintaimu…..SELAMANYA

Review part 6

Soora duduk di bangku taman sambil terus mengelap wajahnya pelan menggunakan handuk kecil nya.

“ tunggu sebentar disini, aku akan membeli minuman “ ucap d.o sambil berlari kecil meninggalkan soora, soora hanya diam dan memandang kosong kedepan.

Soora sedari tadi hanya diam dan terus memikir kan perkataan bibi nya semalam

Tak lama setelah itu soora terlihat mendesah dalam ‘ hhhh… bagaimana aku memberitahukan d.o nanti….karna besok aku sudah pergi ‘…………………..

Part 7

soora menunduk dalam sambil menggenggam handuk kecil nya erat.

D.o kembali sambil menggenggam dua botol minuman di kedua tangan nya, dia bergegas menghampiri soora yang tampak sedang menatap kedepan dengan pandangan kosong,

Dengan sengaja d.o mengayun kan minuman didepan wajah soora, soora tampak terkejut dan menatap minuman di depan wajah nya sekilas lalu beralih menatap d.o sambil tersenyum

“ gomawo “ d.o balas tersenyum kemudian duduk di samping soora

“ wah hari ini tampak sangat cerah… “ ucap d.o tiba-tiba namun perkataan nya sama sekali tidak di tanggapi oleh soora

Suasana menjadi hening seketika. Tak ada percakapan atau sekedar candaan yang biasa mereka lakukan.

Matahari tampak semakin memancarkan sinarnya yang menandakan hari sudah cukup siang, namun mereka tampak nya masih betah duduk berlama-lama tampa suara di bangku taman tersebut.

Cukup lama mereka diam hingga soora memulai percakapan

“ besok aku akan pindah ke korea “ ucap soora menoleh secara hati-hati ke arah d.o, sedangkan d.o sedikit terhenyak mendengar pernyataan soora

D.o menatap soora dengan ekspresi terkejut

“ mwo ? “ soora hanya menunduk

“ besok pagi aku akan berangkat… aku akan bersekolah dan menetap di sana…..” d.o tampak merenung

“ kenapa…kau tiba-tiba ingin kembali kesana… “ tanya d.o pelan

“ mianhae…aku harus menemani nenek ku di sana..karna hanya mereka keluarga besar ku yang masih tersisa..aku tidak mungkin terus menyusahkan paman dan bibi ku disini..sudah cukup lama mereka mengurus ku.. “ soora bersuara pelan tanpa berani menatap wajah d.o, sedangkan d.o hanya diam menggenggam botol minuman nya erat.

Mereka kembali terdiam tanpa ada yang mengeluarkan suara, mereka hanya sibuk dalam pemikiran mereka masing-masing hingga tak terasa hari sudah semakin siang.

Dengan perlahan D.o berdiri dari bangku,

soora menoleh untuk menatap d.o yang sudah tampak berdiri dari bangku

“ kajja..kita pulang “ d.o berjalan pelan tanpa menoleh ke arah soora sedikit pun hingga soora pun berdiri sambil menatap punggung d.o sendu

Beberapa saat kemudian dia ikut berjalan di belakang d.o.

Disepanjang perjalanan pulang pun hanya mereka habis kan dengan diam, tidak ada pembicaraan yang terjadi di antara mereka, keadaan hening, hanya terdengar langkah demi langkah kaki mereka yang tengah berjalan menuju tujuan mereka, yaitu rumah.

Setelah cukup lama berjalan akhirnya mereka sampai di depan rumah mereka masing-masing, d.o hanya berjalan pelan kedepan pagar rumah nya tanpa menoleh ke arah soora,

Soora menatap d.o dan berdiri di belakang pemuda itu

“ d.o…. “ d.o hanya terdiam namun kemudian membalik kan badan nya ke arah soora sambil menunduk

“ d.o..mianhae, aku tak tau harus bagaimana lagi..mianhae…aku sangat menyayangi mu..kau adalah sahabat terbaik ku..aku harap…kau mau menemuiku untuk yang terahir di bandara besok…aku mohon.. “ d.o hanya diam tanpa menatap wajah soora

Detik berikut nya dia hanya membalik kan badan lalu membuka pagar rumah nya kemudian masuk begitu saja tanpa sepatah kata pun,

Soora hanya menatap d.o yang hilang di balik pagar rumah nya, mata nya tampak berkaca-kaca, bibir nya tampak bergetar

“ maafkan aku d.o “ bersamaan dengan itu air mata jatuh begitu saja membasahi pipi nya kemudian soora membalikkan badan nya lalu berjalan pelan menuju rumah nya.

Tanpa soora sadari, d.o masih berdiri bersandar di balik pintu pagarnya

‘ aku kecewa padamu soora…..bahkan aku belum mengatakan perasaan ku yang sesungguh nya pada mu… kenapa kau harus pergi… ‘ d.o berucap dalam hati sambil menatap kosong kedepan, setelah itu dia beranjak masuk ke dalam rumah.

Soora berjalan memasuki rumah nya dengan langkah berat, dia tak tahu harus bagaimana.

Di satu sisi dia sangat berat untuk meninggalkan sahabat nya d.o, karna dia tahu bagaimana rasanya ditinggal kan oleh sahabat yang sangat berarti bagi nya

Namun di sisi lain dia sangat ingin tinggal bersama nenek nya, karna hanya nenek nya lah satu-satu nya keluarga yang sangat berharga untuk nya saat ini.

Soora memasuki kamar nya dan menjatuhkan badan mungil nya di atas ranjang kemudian menatap langit-langit kamar nya dengan pandangan kosong,

Soora menoleh ke arah meja nakas di sebelah nya lalu bangkit dari ranjang

dia mengambil bingkai foto orang tua nya , dia menatap foto itu kemudian mengusap nya pelan

“ bagaimana aku akan menemukan nya jika aku pindah dari sini…appa..eomma… “ soora tersenyum miris

“ tapi suatu saat aku akan mencari nya….aku tidak akan membiarkan nya terus-terusan tertawa senang…setelah semua kejadian ini…tidak akan… “ soora mengusap wajah kedua orang tuanya yang ada di dalam foto tersebut dan beranjak meletakkan foto itu kembali ke atas meja nakas,

Tidak sengaja soora melihat ke arah rangkaian foto yang tampak tertata rapi di depan kaca rias nya, Soora meraih foto itu dan menoleh ke arah balkon nya.

Soora mulai berjalan pelan dan membuka pintu balkon nya, dia berdiri sambil menatap balkon d.o yang tampak tertutup,

Soora mengangkat rangkaian foto nya dan d.o sewaktu mereka mengunjungi taman kemarin lalu menatap nya sendu

“ mianhae….d.o, ku harap kau bisa mengerti…mian..semoga kita bisa bertemu lagi suatu hari nanti “ soora menunduk lesu lalu beralih menatap foto nya bersama d.o yang tampak bahagia

Setelah itu dia duduk bersandar sambil menekukkan kaki nya di atas lantai balkon dan perlahan menyembunyi kan wajah nya yang tampak tak bersemangat di antara kedua kaki nya.

Soora menatap balkon d.o yang tampak tertutup rapat lalu menghela nafas pelan sambil menggenngam erat koper yang berada di tangan kanan nya,

Tiba-tiba soora merasakan seseorang memegang pundaknya pelan

“ soora..sudah waktu nya kita ke bandara..nanti kita terlambat “ soora menoleh dan mendapati bibi nya tengah memandang nya lembut, soora hanya tersenyum dan mengangguk,

Setelah itu soora kembali menatap balkon d.o hingga kemudian membalikkan badan keluar dari kamar nya menuju mobil yang sudah tampak terparkir di depan pagar rumah.

Soora memasuk kan koper nya ke dalam bagasi lalu berjalan ke sisi sebelah kanan mobil, namun untuk yang kesekian kali soora kembali memandang ke arah rumah d.o yang tampak kosong dengan tatapan sendu,

Soora menunduk dan menghela nafas pelan, sedetik kemudian dia mendongak dan menatap jendela kamar d.o yang tampak tertutup rapat

“ kau bahkan tidak mau melihat ku untuk yang terakhir kali…. “ soora membuka pintu mobil dan lagi-lagi kembali menoleh ke arah jendela d.o

“ selamat tinggal……d.o “ soora menunduk kemudian masuk ke dalam mobil.

Setelah soora masuk, mobil mulai bergerak perlahan meninggalkan tempat tinggal paman dan bibi nya menuju ke bandara.

Setelah mobil yang membawa soora sudah menghilang di persimpangan, d.o keluar dari dalam rumah nya dan berjalan pelan menuju pagar nya.

D.o menatap kosong ke arah jalanan yang di lewati mobil yang tadi nya membawa sahabat nya pergi lalu menunduk

“ selamat tinggal….soora “ d.o berjalan pelan kembali ke dalam rumah nya.

Bandara

Soora berjalan pelan didampingi paman dan bibi nya menuju tempat tunggu yang tersedia di bandara,

Soora meletakkan koper nya ke samping bangku dan duduk di samping bibi nya

“ masih ada 15 menit lagi sebelum keberangkatan pesawat mu.. “ ucap paman soora sambil melihat jam tangan nya namun soora tampak lesu dan menunduk

“ jangan sedih…paman dan bibi akan sering mengunjungi mu…seharus nya kau senang karna sebentar lagi akan bertemu dengan nenek mu “ ucap bibi dengan senyuman yang mengembang di bibir nya,

Namun soora hanya tersenyum menatap bibi nya setelah itu dia mengedarkan pandangan nya ke sekeliling lalu menghela nafas pelan.

D.O POV

Aku berdiri di depan balkon sambil menggenggam smarthpone ku.

Aku menatap ke arah jendela soora yang tampak tertutup oleh tirai, sejenak aku teringat saat pertama kali aku bertemu dengan nya, aku menggenggam tangan nya, saat dia menangis, saat dia tertawa, saat kami menjadi sahabat, saat kami tertawa bersama, saat dia menyebalkan, saat kami bermain bersama, ah… banyak hal-hal yang tidak bisa aku lupakan tentang dia.

Aku pernah berjanji bahwa aku tidak akan membiarkan nya sendiri tapi sekarang malah dia yang pergi meninggalkan aku sendirian.

Aku merasa sangat kecewa pada nya, entah kenapa aku sendiri tidak bisa mengerti dengan sikap ku saat ini.

Aku berjalan masuk menuju meja belajar dan mendudukkan tubuh ku di atas kursi.

Aku menumpukan kedua tangan ku di atas meja dan menyembunyikan wajah ku kedalam kedua tangan.

Aku masih berfikir, apakah tindakan ku benar kali ini….atau aku terlalu berlebihan hingga aku lebih mementingkan perasaan ku sendiri tanpa memikir kan persahabatan kami berdua.

Sesaat kemudian Aku beralih menatap smarthpone ku bermaksud untuk menghilangkan rasa bosan dengan melihat-lihat beberapa foto yang ada di dalamnya.

Aku terus melihat foto-foto ku sewaktu aku masih tinggal di china dan beberapa foto kecil ku ketika masih tinggal di korea, hingga pergerakan tangan ku terhenti ketika aku melihat foto ku dan soora yang tengah tersenyum manis sambil memegang lolipop dan kembang gula sewaktu di taman.

Aku kembali teringat di saat kami tertawa bersama, saat kami bercanda bersama, dan saat kami bermain bersama. semua nya kembali membuat ku ragu tentang tindakan ku yang egois ini

Aku menggeleng kuat menepis semua pikiran tentang nya, namun kali ini aku teringat saat aku melihat nya menangis, aku menghapus air matanya, dia yang tengah menangis di pundakku,dan aku berjanji untuk slalu menemani nya, ingatan itu terasa berputar-putar di otak ku.

Aku benar-benar tidak bisa menghilangkan semua ingatan itu, ya..aku tidak boleh bersikap egois karna aku sudah berjanji untuk selalu menemani nya.

Untuk saat ini aku mencoba melawan segala teori yang ada di otak ku dan mencoba mendengarkan perasaan ku.

Aku tersadar dari lamunan ku lalu mengangguk.

Aku menoleh menatap ke arah jam dinding yang menunjuk kan pukul 09.15

“ semoga dia belum pergi “ bergegas aku berlari mengambil jaket dan melangkah kan kaki ku kencang menuruni tangga lalu keluar dengan tergesa.

Aku berlari sekencang mungkin ke arah bandara yang cukup jauh dari rumahku. D

Dengan nafas yang terengah-engah aku melihat sekeliling dan menghentikan taksi lalu dengan gerakan cepat masuk ke dalam taksi itu “ airport sir…hurry up “.

SOORA pov

Aku terus mengedarkan pandangan ku ke seluruh sudut di bandara, berharap d.o datang dan bersedia menemui ku untuk yang terakhir kali,

Tapi seperti nya dia memang tidak akan datang menemuiku.

Setelah itu Aku beralih melihat jam tangan ku ‘ lima menit lagi ‘ batin ku.

Lagi-lagi Aku kembali mengedarkan pandangan ku sekeliling sesaat kemudian aku menunduk kan kepalaku dalam.

AUTHOR pov

d.o tampak panik di dalam taksi dan selalu melirik ke arah jam tangan nya yang menunjukkan pukul 9.25

“ sir…tolong lebih cepat “ d.o menatap supir taksi dari kaca yang berada di atas kemudi, sang supir hanya mengangguk

“ iya…kita sebentar lagi sampai “ d.o tidak menggubris perkataan supir dan terus mendesak supir itu

‘ PESAWAT DENGAN TUJUAN SEOUL,KOREA SELATAN AKAN BERANGKAT 5 MENIT LAGI. UNTUK ITU DIHARAPKAN AGAR SELURUH PENUMPANG BERSIAP-SIAP MEMERIKSA SARAT-SARAT PENERBANGAN NYA. TERIMA KASIH ‘

Peringatan akan keberangkatan sudah di umumkan namun soora masih tampak enggan berdiri dari tempat duduk nya. Soora terus saja mengedarkan pandangan ke sekeliling nya

“ apa semua sarat penerbangan nya sudah lengkap “ ucap bibi menoleh ke arah suami nya, suami nya tampak mengangguk

“ kita hanya perlu menitipkan barang dan berangkat “ soora hanya terdiam menunduk sambil menggenggam ujung bajunya.

Setelah beberapa detik kemudian paman tampak melihat jam yang melingkar di tangan nya

“ ayo..sudah saat nya kau berangkat “ ucap paman sambil berdiri, namun soora masih tetap menunduk gelisah sambil sesekali menatap ke sekeliling nya,

Hingga akhir nya dengan kayakinan yang besar soora berdiri lalu menatap bibi nya

“ ayo.. “ ucap bibi memegang punggung soora pelan, soora tampak menunduk dan menghela nafas pelan

Dengan langkah yang berat dia melangkah kan kaki nya namun tiba-tiba saja langkahnya mendadak terhenti,

soora mendongak kan kepala nya sambil membulatkan mata……….

D.o keluar dari taksi lalu berlari kencang masuk ke bandara.

D.o semakin mempercepat langkah di antara orang-orang yang tampak ramai berjalan sambil menenteng koper

Sesekali d.o mengerang karna tak sengaja menabrak orang yang tengah berjalan di hadapan nya namun d.o hanya diam dan terus berlari tanpa menghiraukan teriakan-teriakan orang yang tidak sengaja dia tabrak

Hingga dia sampai di depan sebuah monitor jadwal keberangkatan, sekilas dia melihat monitor tersebut, kemudian kembali berlari menuju tempat tunggu.

D.o menghentikan langkah nya dan mengedarkan pandangan nya ke seluruh arah bandara hingga tidak sengaja dia menangkap sosok yang sangat dia kenal

“ SOORA… “ d.o berteriak keras dan berlari kencang menuju soora.

Soora membalikkan badan nya sambil membulatkan mata dengan ekspresi terkejut.

Segera d.o berlari kencang dan langsung memeluk soora erat,

soora sangat terkejut atas perilaku sahabat nya itu hingga refleks dia menjatuh kan koper yang berada di tangan nya, namun detik selanjut nya perlahan dia mulai membalas pelukan d.o

“ soora…mianhae..syukurlah aku belum terlambat.. “ d.o semakin mengerat kan pelukan nya terhadap soora.

Soora tampak mengangguk, matanya tampak berkaca-kaca, dia hanya menyembunyikan wajah nya di balik bahu d.o

“ mianhae… d.o “ soora terisak pelan dalam pelukan d.o

“ aniya..aku yang salah..aku terlalu mementingkan diriku..mianhae.. “ d.o perlahan melepaskan pelukan nya dan menatap soora lekat sambil memegang kedua bahu nya

“ jaga dirimu baik-baik disana ne…jangan lupa untuk mengirimi ku kabar…aku pasti akan merindukan mu soora “ d.o menghapus air mata yang ada di pipi soora dengan ibu jari nya, seketika mata d.o tampak berkaca-kaca, sedangkan soora hanya tampak mengangguk

“ kau juga…jaga dirimu..dan aku harap kita bisa bertemu lagi…d.o “ setetes cairan bening lolos dari pelupuk mata d.o namun dengan cepat d.o menghapus nya

“ ne…suatu saat kita akan bertemu… “ ucap d.o sambil mengusap lembut puncak kepala soora

“ soora…sudah saat nya kau berangkat.. “ ucap bibi yang sedari tadi tampak diam menyaksikan adegan sepasang sahabat itu.

Soora menatap paman dan bibi nya lalu kembali menatap d.o, d.o tampak tersenyum dan meraih koper soora yang terjatuh di lantai, segera dia menyerah kan nya ke tangan soora

“ berhati-hati lah….jaga diri mu… “ ucap d.o pelan sambil menggenggam tangan soora lembut, soora hanya mengangguk dan mulai melangkah pelan beranjak meninggalkan d.o sesaat kemudian soora kembali menoleh ke belakang

“ selamat tinggal….d.o..paman dan bibi “ soora melambaikan tangan nya, sedangkan d.o hanya berusaha tersenyum menatap soora dan melambaikan tangan nya secara perlahan

‘ aku mencintai mu.. ‘ batin d.o bersamaan dengan itu soora membalikkan badan nya menjauh dari d.o dan paman serta bibi nya.

D.o masih menatap sendu punggung soora yang tampak semakin menjauh dari pandangan nya, dia merasa enggan melangkahkan kaki nya walaupun selangkah dari tempat nya berdiri, badan nya terasa kaku, nafas nya terasa tersengal melihat soora yang telah pergi meninggalkan nya.

#Other side

Dalam sebuah kamar yang besar dan mewah, tampak seorang wanita paruh baya yang sedang memasuk kan baju ke dalam sebuah koper berukuran besar,

Namun tiba-tiba pintu kamar itu terbuka dengan keras menampilkan seorang anak laki-laki yang berjalan dengan angkuh nya,

Badan nya yang tampak tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, wajah nya yang putih dan bisa di katakan sempurna, tatapan nya yang menggambarkan keangkuhan nya, serta rambutnya yang diwarnai coklat keputihan tampak kontras dengan penampilan nya yang santai dengan balutan kaos berwarna biru tua yang dilapisi jaket berwarna senada dengan kaos nya dan jeans panjang berwarna hitam serta sepatu flat berwarna putih bercampur biru tua.

Dia berjalan menghampiri wanita paruh baya yang tampak memberi hormat kepada nya

“apa-apaan ini, kenapa barang-barang ku di masuk kan ke koper ?” ucap nya sambil menatap koper di depan nya dengan wajah datar,

Wanita paruh baya yang ternyata adalah maid nya itu menunduk

“ maaf tuan, tapi ini perintah tuan besar “ jawab wanita paruh baya itu

“ sial..apa lagi sekarang “ anak laki-laki itu berjalan cepat menuruni tangga dan memasuki sebuah ruangan yang sangat mewah dan elegan yang di jaga oleh dua orang berjas hitam di depan pintu nya

“ di mana ayah ku “ tanya anak laki-laki itu masih dengan nada angkuh sedangkan kedua orang berjas itu menunduk

“ maaf tuan..tuan besar sedang tak ingin di ganggu “ namun anak itu malah mendorong asal pintu yang di jaga kedua orang berjas itu dan berjalan santai masuk ke dalam, kedua orang berjas itu hanya diam tidak bergerak dengan perlakuan tuan muda mereka.

Anak laki-laki itu berjalan santai dan berhenti di depan sebuah meja yang di duduki oleh seorang laki-laki paruh baya dengan laki-laki berjas yang berdiri di samping kanan nya.

Laki-laki paruh baya yang tadinya sedang fokus ke laptop nya beralih menatap anak laki-laki yang sekarang memasang wajah geram di depan nya

“ wah….ada apa anak ku menemui ku seperti ini…tidak biasa nya “ ucap nya tersenyum namun anak laki-laki dihadapan nya hanya mendecih dan tersenyum mengejek

“ apa lagi yang akan kau lakukan pada ku eoh…kenapa semua barang ku dimasuk kan ke koper..kau berniat membuangku kali ini… “ laki-laki paruh baya itu berdiri dari kursinya dan berjalan ke hadapan anak tersebut, lalu menyentuh pundak anak itu.

“ eoh…appa lupa menyampaikan nya padamu..besok kau akan ke seoul dan bersekolah di sana…jadi kau harus bersiap-siap hari ini…karna besok pagi-pagi kau akan berangkat.. “ laki-laki paruh baya itu memasang wajah menyesal yang tampak di buat-buat, sedangkan anak laki-laki itu hanya tersenyum sinis dan dengan kasar dia menepis tangan laki-laki paruh baya itu dari pundak nya

“ apa belum cukup kau hanya membuang ibu ku saja…sekarang kau berniat membuang ku… “ anak itu tertawa mengejek

“ kenapa tidak sekalian kau bunuh saja aku secara perlahan, bukan kah itu yang kau ingin kan…. “ pria paruh baya itu tampak geram

“ berhenti bersikap kekanakan BAEKHYUN ! “ bersamaan dengan teriakan itu, satu tamparan mendarat mulus di pipi kiri anak yang bernama baekhyun itu.

Kepala baekhyun terhuyung ke kanan akibat tamparan yang terlampau kuat dari appa nya, perlahan dia mengangkat tangan nya untuk menyentuh pipi sebelah kiri nya yang terasa panas, dia kembali menatap appa nya tajam

“ bagus…terus lah perlaku kan aku seperti boneka mainan mu…tuan besar “ baekhyun membalikkan badan nya meninggalkan appa nya yang masih tampak geram tanpa mempedulikan teriakan appa nya yang menyuruh nya berhenti.

Setelah melewati perjalanan yang cukup jauh, akhirnya soora sampai dengan selamat di negara tempat kelahiran nya seoul,korea selatan.

Soora menyeret koper nya menuju ke luar airport.

Dia berjalan sambil mengedarkan pandangan nya mencari sosok nenek nya, dia sedikit lupa jalan di kawasan seoul karena memang ini pertama kali untuk nya menginjak kan kaki nya kembali ke seoul semenjak orang tua nya membawa nya ke london.

Soora berjalan pelan setelah sampai di tempat tunggu, namun tiba-tiba…

BRUUKK

“awww…” ringis soora pelan karena tubuh nya terjungkal kebelakang dan bokong nya sukses mencium lantai akibat seseorang yang dengan kencang menabrak tubuh nya dari samping.

Soora mendongak menatap orang yang sedang memungut koper nya

“ yakk……apa kau tidak punya mata hah!!! “ bukan nya meminta maaf orang tersebut malah meneriaki soora dengan keras, soora hanya terdiam dan mencoba untuk berdiri

“so..sorry..aku..tidak sengaja “ namun pria itu malah menatap nya dengan tatapan benci

“ awas saja jika mereka berhasil menangkap ku. kuhabisi kau sekarang juga !! “

Sedetik kemudian pria itu tampak berlari kencang sambil menyeret koper nya. Soora hanya menatap kepergian pria itu sambil sedikit meringis memegang lengan nya.

‘ sebenar nya siapa yang salah disini ‘ batin soora

Selang beberapa lama tampak dua orang laki-laki berjas hitam yang berlari pelan melewati soora.

“ kemana tuan muda pergi….bisa gawat, tuan besar pasti akan marah besar “ Sekilas soora dapat mendengar salah satu dari mereka bergumam

“ oh…jadi dia tuan muda, pantas saja dia bertindak sesuka nya saja “ soora bermonolog pada diri nya sendiri. Soora kembali melanjutkan langkah nya

Hingga tiba-tiba ada yang memanggil nya

“ Kyung Soo Ra…. “ soora menoleh dan mendapati seorang wanita yang tampak sudah berumur cukup tua yang ditemani seorang supir sedang tersenyum lebar ke arah nya,

Soora sedikit mengernyit lalu wanita itu tampak berjalan mendekati nya

“ kau….sampai dengan selamat..syukur lah “ ucap wanita itu memeluk soora namun soora hanya terdiam

“ kau tidak mengenal nenek mu eoh….ah…tentu saja, karna kau sudah lama tidak mengunjungi nenek mu ini “ wanita itu melepaskan pelukan nya lalu menatap soora, soora tampak tersenyum dan menunduk memberi salam pada nenek nya

“ a..aniyo halmeoni..aku hanya terkejut karna banyak yang tampak berubah dari mu “ soora tersenyum sambil mengelus tengkuk nya

“ ah… keure ? begitulah..nenek mu ini sudah semakin tua…karna itu aku menyuruh mu kembali kesini…kajja kita pulang “ ucap sang nenek menggandeng soora menuju mobil nya, soora tersenyum dan mengengguk pelan kemudian berjalan bersama nenek nya.

Soora tampak tersenyum memandang rumah mewah yang berada di hadapan nya

“ wah…sudah lama aku tidak kesini…. “ soora menatap nenek nya sambil tersenyum dan di balas senyuman pula oleh nenek nya

“ kajja kita masuk.. “ ucap sang nenek menggandeng tangan soora masuk ke dalam rumah setelah itu tampak beberapa maid menunduk hormat kepada mereka berdua dan berlari menuju mobil untuk membawa barang-barang soora.

Mereka berjalan pelan menaiki tangga menuju suatu kamar yang berada di lantai atas. Mereka berhenti di depan pintu kamar yang berwarna pink susu,

Soora memperhatikan pintu kamar yang ada di hadapan nya, hingga dengan perlahan pintu kamar terbuka dan menampil kan sebuah kamar yang di dominasi oleh warna putih dan pink.

Di tengah kamar tampak sebuah ranjang berukuran queen size lengkap dengan nakas yang terletak di kedua belah sisi nya dan di tutupi oleh tirai yang terjalin indah berwarna pink muda,

Sebuah televisi berukuran besar terpajang di depan sebuah sofa kecil dan jendela besar yang tampak di tutupi oleh tirai berwarna merah muda,

Lemari besar yang tampak berdiri tegak di sudut ruangan, semua yang ada di dalam kamar tersebut tampak sesuai dengan warna dinding yang di cat putih.

Soora tampak terkejut dan melangkahkan kaki nya masuk ke dalam kamar tersebut setelah menatap nenek nya yang tampak tersenyum

“ apa… ini tidak terlalu berlebihan….. “ ucap nya pelan, sang nenek hanya menggeleng

“ aniya…sudah lama aku mau melihat mu menempati kamar ini. semua ini memang sudah aku rencanakan untuk mu” lalu sang nenek beralih kepada para maid yang sedang membawa barang-barang soora

“ susun lah semua barang-barang itu ke dalam lemari lalu—–“ soora segera memotong ucapan nenek nya

“ aniya…biar aku saja yang melakukan nya “ ucap nya sambil mengambil alih barang nya yang ada di tangan para maid

“ kalau begitu…kau istirahat dulu saja…nanti baru kau susun…kami pergi dulu ne… “ ucap sang nenek mengusap bahu soora dan pergi bersama para maid.

Soora menutup pintu kamar nya dan mengangkat barang-barang nya menuju ke depan lemari besar.

Soora membuka koper nya dan mulai memindah kan semua baju nya kedalam lemari, satu persatu pakaian soora letakkan ke dalam lemari hingga semua pakaian nya tampak tersusun rapi.

Setelah selesai memindahkan pakaian nya soora meraih tas punggung yang terletak di atas ranjang.

Soora membuka tas itu dan mengeluarkan sebuah kotak segi empat, soora tampak menatap kotak itu dan sedikit berjongkok lalu meletakkan kotak itu di bawah tempat tidur nya,

Setelah itu dia mengeluarkan sebuah bingkai foto yang didalam nya ada dua pasangan paruh baya yang sedang tersenyum, soora tersenyum dan menatap foto itu

“ eomma…appa…sekarang aku sudah bersama halmeoni…. “ soora meletakkan bingkai foto itu dia atas nakas nya, senyum kembali terlukis di wajah cantik soora.

Soora kembali mengeluarkan beberapa barang kecil milik nya, hingga dia mengeluarkan beberapa foto yang tampak terangkai dari dalam tas nya, soora menatap foto itu lalu menghela nafas pelan

“ semoga kau baik-baik saja disana d.o….. “ soora kembali menghela nafas dan sedikit tersenyum lalu meletak kan foto itu di samping bingkai foto orang tua nya, soora menatap kedua bingkai foto itu kemudian kembali mengeluarkan barang-barang nya dari dalam tas.

Setelah selesai menata seluruh barang-barang yang menurut nya sangat berharga untuk nya, soora duduk di tepi ranjang nya dan mengangkat kedua tangan nya ke udara.

Dia melirik ke arah jam yang terletak di atas nakas nya, soora meraih jam tersebut

“ ah….tidak terasa sudah hampir malam “ soora meletak kan kembali jam tersebut lalu menolehkan kepalanya ke sekeliling ruangan

“ lebih baik aku mandi dulu… “ ucap soora sambil bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan pelan menuju sebuah pintu yang ada di dalam kamar nya.

Soora berjalan menuju meja makan, setelah itu tampak seorang maid menarik kan kursi untuk soora. Soora tersenyum ke arah maid tersebut

“ Gamsahamnida…. “ lalu soora menatap pasangan yang ada di hadapan nya,

Yang di tatap hanya tersenyum sambil menatap cucu kesayangan mereka, sang nenek mulai memasuk kan nasi kedalam piring cucu nya.

“ makan yang banyak ya…semoga kau masih ingat rasa masakan korea “ soora tertawa canggung

“ ah.. tentu saja halmeoni “

“ kau harus banyak makan karna besok kau akan bersekolah di tempat yang sudah kami daftarkan “ kini giliran sang kakek yang menyahut

“ ah..ne harabeoji.. “ soora mulai menyantap makanan nya sambil sesekali melirik kearah pasangan yang duduk di hadapan nya……

TBC…..

Author note                       : gimana ? kecewakah, maafkan authorrrr

Hahaha bagi yang nunggu baek kluar, tuhhh baekhyun udah nongol kan ? *LapDahi

Udah lgsung aja kasih saran dan komentar …. sok atuh komen jusseyooooo

 L– Link Revenge Of My Girlfriend ( Chapter 1  – Chapter 2Chapter 3 Chapter 4Chapter 5Chapter 6Chapter 7Chapter 8Chapter 9Chapter 10Ongoing )

___________________________________________________________________________________________________

FF ini ditulis oleh Deby_Eliza, bukan oleh saya (Rasyifa), saya hanya membantu untuk membagikannya di FFindo. Tolong berikan apresiasi kalian  melalui jejak komentar setelah membaca. Terimakasih~
*Untuk melihat index FF lainnya yang pernah dititipkan melalui saya, Klik disini

___________________________________________________________________________________________________

32 responses to “[Series] Revenge Of My Girlfriend ( Chapter 7 : Have To Say Good Bye )

  1. wah bekhyun parah bangt kelakuannya
    itu anak pngen minta palanya di jedotin ke tembok apa?

    awas aja itu!!!

    kasian soora, di omelin tuh badeboybaekhyunbebekbacon *ga jelas -,-

    sekarang waiting for chap 8 horray!!!!! ^^

    keep writing saeng!!!
    fighting!!!!! kkaebsong*ugh! kkaebsong huahahaha😮

    • Hhhhaha *baekhyun:(geleng-gelengkepala)-,-
      안녕 eonni….. *tereakheboh
      Wah..wah eonni emang daebak.. Eonni slalu jdi yng prtama ksih komen buat ff aku yng jlek ini, jujur aku terharu banget eon hkhkhk *Lapingusdibajubaekhyun
      Jjur Aku slalu ngakak dan semangat klo liat komen eonni..
      Gomawo yah eonni , aku pikir readers udh bosan sama ff ini😦
      Keep waiting yah eon
      Jeongmal gomawoo😦😀

      • Eih aku berlangganan disini saeng haha jadi kalo ada post2 baru pasti udah nongol di e-mailku dlam waktu skejap mata *woshh Kai muncul di sebelah nengok

        Haha aku ga tau knpa bisa koment prrtama
        Kdang eonn bsa koment di awal,tengah sampe yg terakhir hualah *dijitakBaekhyun

        Wah-wah koment aku bikin kamu ngakak yak? Jangan sampe sakit perut yak😀 *ditendangSehun

        Okeh okeh okeh

        U.U kesian ama D.O, *kenapa kau selalu dapat peran sperti itu, nak?

        Terharu ntar terhura lagi *ngakak+terharu+terhura u.u

        • Eonni lucu yak,, jdi ngakak trus baca komen nya😀
          Peran d.o ? Kenapa eon ? Menyedihkan yah ? Kasiian kamuu d.o *dilempard.opakesendal
          *Huwaaaa:'(
          Bias nya eon siapa yah ? O.o

          • Ahaha jinjja? Oh…

            Iya d.o sad bnget *ditendangd.o *dilemparsendalsamaSuho

            Bias eonnie? Di exo? Ahahahah udah bisa nebak dong dari gravatar u.u yehet tersayang *ditendangSehunbeneranhuaaaaaaT.T

            • Iya sih udh keliatan dari gravatar nya, tapi eon kebanyakan ni yah yng tgl lhirnya sama kyak baekhyun, pasti bias nya baekhyun, tapi koq eon ngga yah ? -,-!
              Aku aja bias prtamanya sehun tapi pas tau tgl lhirnya sama kayak bacon eehh sehun nya aku buang dan skrang aku beralih ke baekhyun😀
              *dideathglaresehun
              *author:hhehepeacesehun.. ^_^v

              • Haha Thehun kan

                Ah aku bias pertamanya Luhan lho terus Luhan di buang Baekhyun di ambil, pas itu pas tau si yehet itu adalah sang maknae albino yang cadelnya masyaallah ya jadilah Baekhyunnya di lempar sebagai kakak aja deh haha *dideathglareBaekhyun

                Aku thayang si thadel lah
                Polos tapi manly man
                *bukan Jeonmen lho ya huahahaha

                FF aku Heartbeat yang di post di FFindo pake castnya Thehun *promosi atau apa ini?

                Aku malah rasa punya saingan sama baekhyun, lihat jari lentiknya yang panjang noh… Jari aku juga lentik dan panjang huaaaa!!! Matanya yang sipit itu mata aku juga kek gitu untungnya lebih besar dari bebek *selamat #di jitak Baekhyun

                Temen2 cewek aku+cowok di kelas aku semuanya kalah sama aku saeng, aku punya jari paling puanjang, padahal jarinya adekku biasa aja ga pnjang amat lho, *seharusnya jari baekhyun itu sesuai sama cowok tangan besar terus jari yang panjangnya pass gitu itu itu itu, napa jarinya *pangling #Baekhyun : itu artinya kita sehati
                Saya : pala lu, *kabur ke pelukan Sehun

              • Hkkhkhjj lupain jari2 tdi ckckckhaha

                Eh mian ini coment kputus maklum hri hujan ga connect *ngomongin jari gegra teman tdi ngeri liat jari aku yg pnjang ktanya *baekhyungigit jari u.u

                • Jari eon lentik jugayah ? Koqsama ? Ak heran apa emang smuayng lhir tgl6 mei itu jarinya lentik-lentik yah -,-a
                  Jari aku jga sringdbilang lentik sama kawan2 ak, trusktnya jari aku cantik bnget klo pke kukupanjang -,-a
                  Yahh nggabedajauh lh sama jarinya my husband *tunjukbaekhyun
                  Kwanaku yng lhirnya6mei jugapunya jari yanglentik
                  O.o

    • Hyyyaa author jga sneng kalo kamuu seneng ,,
      Itukan clue nya udah ada , psti tau dongg perannya😀
      Buat d.o yaaa kta sruh dia sabar aja,*dicekikd.o
      Hhhaha yng jlas keep reading yah
      Gamsahamnida *Bow

  2. hya baekhyun !!! udah nabrak bukannya minta maaf malah kayak gitu… dasar byun baekhyun…
    sebentar lagi soora ketemu sama baekhyun… dan itu yang kunanti – nanti… semakin membuat penasaran…
    D.O kenapa nggak nyatain perasaannya ??? tapi syukurlah dia mau nemuin Soora…
    ditunggu chapter selanjutnya thor… ^^
    fighting… ^^

    • Hhyyya baekhyun nyebelin yah ? Hhhaha
      Nne sbentar lgi smua cast yng msih trsimpan akan dkluarin stu persatuu..
      Pnasaran ? Itu judul lagu kan ? *authorngelawak hhaha
      D.o ngga nyatain prasaan nya karna apa coba ? Hyya ntar bkal ada pnjlasan nya koq ^-^
      Keep waiting yaa, scepatnya akan d post
      Gamsahamnida *Bow

  3. Thor, kok lama banget sii main cast cowonya keluar??
    Udh chapter 7 tapi baru sdikit cerita tentang bbaek oppa,,

    Aku malah sempet mikir klo ni ff main cast cowonya tuh d.o. bukan bbaek,

    Ceritanya bakal ampe chapter 20-an yaa??

    Aku penasaran aja sii, takutnya ntar panjang ga jelas tanpa main cast cowonya..

    • Hhhehe maaf yah klo critanya smakin ngga jelas😀 , mlai chapter dpan smua main cast cowo bakalan muncul smua koq, jadi jngan khawatir, ff ini ngga smpe chapter 20-an koq, paling 13-an lh,
      Author pusing, dan mau cpet2 nylesein ff ini,
      Gomawoo udah mlimpahkan rasa pnasaran nya sekarang author udh tau, dan akn brusaha lbih kras lagi yaa
      Gamsahamnida *Bow

  4. aduh kasian my baby D.O ditinggal soora cupcup….
    tenang aku ada selalu bersama mu wkwkwk.
    berharap D.O sm soora bsa ketemu lg hihihi

    • Hhhehe..
      Ngga bisa d.o cuma bolehnya sama aku O.o *dilemparifaheonkelaut
      Oke..oke harapan nya akan saya pertimbangkan nanti *gayaLuthor-,-!
      Tapi Gomawo yah udh smpetin singgah k ff ini,
      Keep reading, keep comment
      Gamsahamnida *Bow

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s