[Series] Revenge Of My Girlfriend ( Chapter 8 : An Accidental )

luigoufiyf

Author                         : Deby_Eliza

Title                       : Revenge Of My Girlfriend ( Chapter 8 : An Accidental )

Genre                   : Family, School life, Romance, Angst

Main cast             :

  • Kyung Soo Ra (OC)
  • Byun Baekhyun
  • DO Kyungsoo

Other cast           :

  • Kim Minseok ( Xiumin )
  • Xi Luhan
  • Kim Jongdae ( Chen )
  • Kyung Tae Jin a.k.a soora appa
  • Choi Mi Rae a.k.a soora eomma
  • Paman dan Bibi soora
  • Soora halmeoni
  • Baekhyun appa
  • And other cast

Disclaimer           :

– Link Revenge Of My Girlfriend ( Chapter 1  – Chapter 2Chapter 3 Chapter 4Chapter 5Chapter 6Chapter 7Chapter 8Chapter 9Chapter 10Ongoing )

Summery : ‘ Maaf ‘ maafkan aku yang terlanjur meneruskan semuanya, seharusnya dari awal aku memang harus pergi dan tidak pernah terjebak dalam cinta yang rumit ini. Rumit….. ya, semua nya memang sangat rumit.

Sekarang aku sudah menyelesaikan keinginan terbesar ku di dunia ini, ya, apa yang selama ini menjadi tujuan hidup ku sudah aku lakukan dengan tangan ku sendiri.

Tidak ada lagi yang harus aku lakukan di dunia ini “ appa…eomma..aku akan menyusulmu….. baekhyun-ah, maafkan aku mengecewakan mu, maafkan aku yang membiarkan mu masuk dalam permainanku…. aku mencintaimu…..SELAMANYA

Review part 7

Yang di tatap hanya tersenyum sambil menatap cucu kesayangan mereka, sang nenek mulai memasuk kan nasi kedalam piring cucu nya.

“ makan yang banyak ya…semoga kau masih ingat rasa masakan korea “ soora tertawa canggung

“ ah.. tentu saja halmeoni “

“ kau harus banyak makan karna besok kau akan bersekolah di tempat yang sudah kami daftarkan “ kini giliran sang kakek yang menyahut

“ ah..ne harabeoji.. “ soora mulai menyantap makanan nya sambil sesekali melirik kearah pasangan yang duduk di hadapan nya……

Part 8

Di sebuah Lobby, terlihat seorang laki-laki yang sedang duduk dengan tidak nyaman sambil menempel kan ponsel pada telinga nya

“ aku bilang aku tidak mau !!! “ pemuda itu tampak terus berteriak kepada seseorang yang berada di seberang telpon

Setelah beberapa lama pemuda itu tampak menggerutu kesal dan menjambak rambutnya frustasi.

“ akkhhh… Dasar tua bangka tidak tau diri.. seenak nya saja dia mengatur hidup ku … aisssh “

Setelah puas menjambak rambut nya, dia beralih mengusap wajah nya kasar.

“ apa-apaan dia !! ancaman nya sangat menjengkel kan !! “

Tak lama kemudian, datang dua orang berjas hitam menghampiri nya, pemuda itu hanya menatap mereka dengan benci

“ kami sudah mengurus semua tuan, sekarang anda bisa membawa barang anda menuju apartemen anda “ Yang di ajak bicara hanya mendengus dan mendecih melihat kedua orang itu

Perlahan dia mulai berdiri dan berdiri dengan angkuh di hadapan kedua orang tersebut sambil memperlihat kan ekspresi datar nya

“ katakan pada tuan besar mu itu, aku sama sekali tidak tertarik untuk tinggal disini, aku mau pulang ke london!! Aku sudah tenang disana, KENAPA DIA TERUS MENGUSIK HIDUPKU HAHH !! “ kedua orang di hadapan nya hanya menunduk tak berani menatap nya

“ maaf tuan Baekhyun, tapi saya harus menjalankan perintah tuan besar, jika tuan menolak maka semua yang tuan miliki akan ditarik kembali oleh tuan besar “

salah satu dari kedua orang tersebut memberanikan diri untuk menjawab perkataan pemuda yang disebut Baekhyun tersebut tanpa berani menatap wajah nya.

dengan geram baekhyun mengepal kedua tangan nya lalu berteriak.

“ SIALLL !!!!… “

Pagi mulai menjelang, menandakan bahwa semua orang harus terbangun dari tidur lelap mereka .

Sinar mentari pun perlahan muncul seakan menghimbau agar semua orang segera menjalan kan aktifitas mereka yang sempat tertunda.

Burung-burung berkicauan seolah ikut menyambut pagi yang tampak cerah hari itu. Perlahan sinar mentari mulai menembus permukaan bumi yang tampak indah seiring semakin nyaring nya kicauan para burung.

Semua orang mulai terbangun dari tidur lelap nya, tidak terkecuali seorang gadis yang tampak menggeliat pelan di dalam selimut yang tengah di pakai nya.

Sinar yang hangat menerpa permukaan kulit gadis tersebut sehingga membuat gadis itu mengernyit kan dahi dan menggerak kan tangan kanan nya untuk menghalangi sinar yang mencoba masuk ke penglihatan nya.

Perlahan gadis itu membuka mata dan menduduk kan diri nya di atas kasur. Gadis itu menguap dan beranjak turun dari atas kasur nya.

Dan dengan kesadaran yang masih setengah gadis itu berjalan dengan sempoyongan menuju ke kamar mandi.

Soora berjalan menuruni tangga sambil menyandang tas nya.

“ kau sudah siap ? “ tampak seorang wanita yang telah berusia lanjut sedang mengoleskan selai ke atas sebuah roti, soora tampak tersenyum cerah dan duduk berhadapan dengan wanita tersebut

“ ne… “ jawab soora singkat

Tidak lama kemudian muncul lah seorang pria berjalan menuju meja makan. Soora tersenyum lebar menyambut kedatangan kakek nya tersebut

“ wah…kau kelihatan cocok sekali dengan seragam itu soora-ah, kau terlihat sangat cantik “ soora kembali tersenyum manis

“ ah… gomawo harabeoji “ sang nenek hanya tersenyum sambil meletakkan roti yang tadi nya telah di oleskan selai ke piring suami dan cucu nya secara bergantian.

“ Gomawo Halmeoni.. “ soora tampak masih betah memamerkan senyum cantik dari bibir nya.

Hening sesaat menyelimuti mereka. Mereka hanya terfokus pada kegiatan mereka menyantap sarapan pagi

“ halmeoni… “ yang di panggil mengalih kan pandangan nya ke arah soora

“ eumm…dimana aku bersekolah ?.. ah… aku ragu, bagaimana jika aku tidak bisa menyesuaikan diri disana “ ucap soora memelankan suara nya tidak yakin atas apa yang dia ucapkan

Kedua orang yang ada di sana hanya tersenyum lembut

“ tenang saja sayang…. Halmeoni yakin kau bisa bersekolah disana, kau tidak perlu mengkhawatirkan nya, percaya pada Halmeoni ne… “

Soora hanya memandangi Halmeoni nya yang tengah tersenyum ke arah nya, dan sesaat kemudian dia tersenyum manis

Sesaat kemudian soora menggeser kursi nya ke belakang lalu kembali menyandang tas ke punggung nya

“ ah..aku berangkat dulu ne Halmeoni…Harabeoji “ soora sedikit merapikan blazer nya

Soora membungkukkan badan bergantian ke arah Halmeoni dan Harabeoji nya.

“ anyyeonghaseyo… “ setelah itu dia beranjak pergi meninggalkan ruang makan

“ Hati-hati soora-ya… “ sang halmeoni tersenyum menatap punggung cucu kesayangan nya

“ ne…. “ sahut soora seraya membalik kan badan nya dan tersenyum lebar

Kemudian dia kembali berjalan meninggalkan ruang tersebut.

KRIIIIINNGG….

“ aisssshh… jam sialan! “

Baekhyun memukul jam weker yang seenak nya berbunyi keras di saat dia tengah bermimpi indah di pagi ini.

Dia mengumpat jam yang berbunyi dengan keras itu karna jika di biarkan jam itu akan merusak sistem pendengaran nya.

Dia terus saja menggerutu hingga beberapa saat kemudian ponsel nya berdering keras, dia bergegas meraih ponsel nya dan melihat nama ayah nya yang tertera di screen ponsel tersebut

Dengan malas dia mulai menjawab

“ hmm.. “ dia hanya bergumam

“kau sudah bangun eoh? “

Baekhyun mendecih sebal “ kenapa heoh…tak usah sok peduli, apa sekarang kau mau mencoba jadi ayah yang baik untuk ku “

Yang di seberang hanya menghela nafas seperti menahan emosi, jangan sampai dia terbang ke seoul saat ini juga hanya untuk menghabisi anak nya yang tidak tau diri itu

“ Bocah ini…..huhh “ laki-laki paruh baya itu terdengar menggeram

“ sudah lah.. sekarang juga kau bersiap-siap, aku sudah menyuruh seseorang untuk mengantarmu ke sekolah baru, dan aku tidak mau mendengar penolakan dari mu. “

Wajah baekhyun mengeras seoalah tidak terima dengan apa yang di ucapkan oleh seorang di seberang telepon nya

“ sudah aku bilang aku tidak berniat untuk pindah kesini, aku tidak mau bersekolah disini, AKU BILANG TIDAK MAU!! “ suara baekhyun meninggi seiring dengan tangan nya yang mengepal erat

Yang di seberang hanya terdengar tertawa remeh menanggapi kemarahan putra nya itu

“ wah…ternyata kau masih mau mencoba melawan hemm.. berhentilah bersikap ke kanakan baekhyun, kau tau aku hanya ingin mendidikmu dengan baik, agar kau mampu melanjutkan perusahan ku nanti nya, apapun alasan nya kau harus mau “ laki-laki itu menjeda kalimat nya

“ kau pasti sudah tau akibat nya kan jika kau menolak nya….kau tidak akan bisa terlepas dari jangkauan ku baekhyun-ah…hahaha “ lanjut laki-laki tersebut

PIP

Tiba-tiba telpon tersebut terputus secara sepihak

Baekhyun menggenggam erat ponsel nya hingga buku-buku jari nya memutih dan….

“ AKKHHHH…. “

BRAAAKK…

Baekhyun melemparkan benda segiempat yang ada di genggaman nya dengan sekuat tenaga ke arah dinding apartemen nya, sehingga terdengar bunyi hantaman yang cukup keras dan dalam sekejap benda persegi tersebut tergeletak tak berdaya dengan bentuk yang hancur di atas lantai

Baekhyun tampak terengah-engah menahan emosi yang tengah membuncah di dalam dirinya

Sesaat kemudian tampak seseorang membuka kamar nya dan menampilkan sosok pria yang telah rapi dengan setelan jas hitam yang melekat pada tubuh nya

Baekhyun menoleh

“ maaf tuan… saya diperintah kan untuk mengantar tuan muda ke sekolah “

Laki-laki tersebut menatap baekhyun, namun baekhyun hanya memandang tajam laki-laki itu, tampak jelas kilat kemarahan bersarang di dalam mata nya.

Perlahan dia membalikkan tubuh nya ke arah laki-laki tersebut, sedangkan laki-laki yang ada di hadapan nya berharap cemas akan sesuatu yang akan terjadi pada nya nanti

Baekhyun memandang tajam orang itu, sangat tajam seolah tatapan nya dapat membunuh laki-laki yang ada di hadapan nya dalam sekejap mata

Laki-laki itu meneguk ludah nya kasar ‘ Mati aku ‘ ujar nya dalam hati, dia hanya mampu menunduk kan kepala tidak berani melihat tatapan mematikan ‘tuan muda’ nya tersebut

Setelah beberapa saat baekhyun menghela nafas kasar dan memejamkan mata nya sejenak lalu kembali memandang laki-laki tersebut datar

‘ kali ini aku akan menuruti keinginan nya ‘ batin baekhyun

“ Baiklah..tunggu aku diluar “ setelah itu baekhyun berlalu meninggalkan laki-laki tadi dan segera masuk ke kamar mandi

Sedangkan pria berjas hitam itu manghela nafas pelan dan mengusap dada nya “ Selamat….huhh menyeraman sekali dia… “pria itu bermonolog pada diri nya sendiri.

Saat ini soora tengah berjalan di koridor sekolah yang tampak di penuhi oleh para siswa-siswi yang sedang berkumpul bersama teman-teman mereka

Soora menatap mereka yang tampak sedang bercanda, bermain dan tertawa bersama teman di sebelah mereka, sedangkan dia sendiri bingung harus bagaimana

‘ apa aku harus ikut membaur…. atau sendirian saja ‘ soora membatin, dia masih asik memandang keadaan di sekeliling nya sambil memegang kedua tali tas yang berada di pundak nya

‘ tapi bagaimana cara memulai nya..’ mata nya bergerak gelisah dan dahi nya tampak berkerut samar sambil terus berjalan tanpa melihat jalan yang ada di depan nya

‘ hhhhh….molla..molla ‘ wajah nya tampak kebingungan, dahi nya mengerut dan bibir nya sedikit mengerucut, dia masih terus berjalan sambil menggenggam kedua tali tas yang ada di pundak nya dengan kedua tangan

TAP

TAP

TAP

DUG

BRRUUK

“ Akhhh… “

Soora sukses memekik hebat karena barusan seseorang yang tengah berlari kencang menabrak nya hingga sekarang dia tergeletak di atas lantai,

Tiba-tiba keadaan yang tadi nya riuh menjadi hening seketika, dan semua mata hanya tertuju pada satu objek

“ mi-mianhae aghassi… gwenchanaseyo ? “ seorang pria dengan sebuah kertas di tangan nya mencoba untuk menahan bobot tubuh nya yang berhasil menindih seorang yeoja

Merasakan sebuah helaan nafas di depan wajah nya, perlahan soora membuka mata yang tadinya sempat terpejam

Kedua mata soora membulat sempurna,

Menyadari semua tatapan sedang tertuju pada mereka, soora mulai mendorong pelan bahu seseorang yang tengah menindih nya tersebut, dan mencoba untuk berdiri

“ ah.. Gwe-gwencanha “ soora membenahi seragam nya yang sedikit kusut kemudian menunduk kepada orang yang tengah berdiri menatap nya

“ aku benar-benar minta maaf aghassi… Tadi aku sangat terburu-buru. Aku tidak sengaja- “

Soora menatap namja tersebut “ ah…aniyo. Gwencanha-yo, tadi aku hanya kurang berhati-hati “ potong soora cepat

Soora memperhatikan keadaan di sekeliling yang tampak telah kembali seperti semula walaupun masih ada yang masih menatap nya aneh, melihat itu pun soora kembali menunduk

Namja yang ada di depan nya ikut memperhatikan sekeliling nya dan tersenyum maklum

“ ah.. kau pasti siswi baru.. gwencanha jangan merasa canggung di sekolah ini “ namja itu tersenyum manis memperlihatkan deretan gigi nya yang rapi

Soora hanya tersenyum sekilas kemudian mengangguk

“ ah..kalau begitu aku permisi dulu, ada sesuatu yang harus ku kerjakan. Semoga hari mu menyenangkan di sekolah ini.. “ ucap namja itu tersenyum dan berlalu meninggalkan soora sambil sesekali membaca sesuatu yang tertulis di dalam kertas yang ada di tangan nya.

Sedangkan soora hanya menatap kepergian namja itu dengan tatapan heran lalu dia kembali menggerak kan kaki nya, entah kemana yang jelas dia hanya ingin melangkah kan kaki nya menyusuri semua yang ingin dia tau tentang sekolah baru nya itu seorang diri. Yah hanya seorang diri…

Hingga sepasang kaki nya berhenti pada sebuah bangku yang berada di belakang gedung sekolah baru nya itu

Soora menduduk kan badan nya pada bangku tersebut dan menatap pemandangan di sekitar nya

Sebuah taman yang cukup luas, tampak sejuk, menyegarkan, menjernihkan pikiran,dan….

“ ah…. disini sangat nyaman “ soora menghirup udara di sekitar nya, mengisi pnuh udara di paru-paru lalu membuang nya perlahan

Oh lihat lah bonsai-bonsai hijau tersebut tumbuh tinggi dan tertata rapi memenuhi taman, tidak lupa pula beberapa batang pohon Oak yang tumbuh tinggi di beberapa tempat, bunga-bunga tampak mekar dengan bermacam warna, yah…walaupun tidak terlalu banyak, tapi mampu menambah kesan cantik pada taman kecil tersebut

Soora tersenyum dan memejam kedua mata indah nya untuk menikmati suasana menyejuk kan yang di tawarkan oleh taman tersebut,

Senyum masih tercetak indah di bibir manis soora, hingga beberapa saat kemudian dia memiringkan kepala nya ke kanan masih sambil memejamkan mata nya seolah sangat menikmati suasana taman pada saat ini.

“ SEHUN-AH…. “ seorang namja dengan senyum lebar nya melambai ke arah seseorang yang sedang berjalan santai,

Yang di panggil hanya mendongak malas dan menatap datar namja dengan senyum lima jari itu

“ Ya!! Bisakah kau merespon panggilan ku eoh..? muka mu itu memang tidak pernah berubah dari dulu, masih saja seperti Tembok. Lihat lah muka ku, yang semakin hari semakin tampan ini, kau tau kenapa aku menjadi semakin tampan eoh ? “ ucap namja itu terlihat antusias

Namun yang di ajak bicara hanya menatap nya datar, masih mempertahan kan wajah yang dianggap muka tembok oleh orang di depan nya

“ aiiisshh.. baik lah aku akan menyaran kan padamu agar muka mu itu semakin tampan, kau harus sering-sering tersenyum seperti ku, agar urat-urat di wajah mu itu tidak terlalu tegang karna kau tidak pernah menggerak kan mereka, lihat ini… “ namja itu tersenyum lebar yang malah dianggap senyuman bodoh oleh sehun

“ Chanyeol-ah…. bisakah kau tidak terlalu membangga kan senyuman bodoh mu itu, itu menjijik kan… “ ucap sehun masih dengan muka Tembok(?) nya sambil berlalu meninggal kan chanyeol yang masih tersenyum dengan lebar

“ Ya..ya…ya… Tunggu aku muka tembok…Ya!! “chanyeol segera menyusul sehun dan merangkul pundak sahabat nya itu.

Ya, mereka adalah sepasang sahabat yang sudah bersahabat sejak mereka kecil. Dari sekolah dasar, menengah pertama, hingga menengah atas pun mereka masih berada di sekolah yang sama. Benar-benar persahabatan yang kuat…*Lebayy-,-

Seorang namja tengah duduk di sebuah sofa dengan gaya angkuh nya sambil mengangkat sebelah kaki nya ke atas, dan mengamati setiap peralatan yang ada di dalam ruangan tersebut

Sesekali mata nya melirik dua orang namja berjas yang tengah serius memperbincang kan suatu masalah

“ maaf tuan tapi sekolah ini memiliki aturan yang harus di jalan kan….kami tidak bisa sembarangan meletak kan seorang siswa.. “ seorang pria tambun yang di yakini adalah seorang kepala sekolah itu menunduk sopan lalu mendongak kan kembali wajah nya

“ maaf pak, apa anda tau siapa tuan besar kami… dia rela membayar berapa pun agar tuan muda bisa masuk kelas terbaik di sekolah ini.. “ pria ini masih bersikeras untuk menuruti printah ‘tuan besar’ nya agar memasuk kan baekhyun-anak tuan besar mereka- ke kelas terbaik di sekolah itu

“ anda bisa berbicara langsung kepada tuan besar dan bisa bernego dengan beliau…. “ lanjut pria tersebut

Sedangkan kepala sekolah tampak diam memikirkan apa yang harus dia lakukan, bodoh jika dia tidak tau siapa itu tuan besar pria di hadapan nya dan ayah dari siswa yang tengah duduk di sofa itu. Dia adalah pemilik dari “ BASSIC CORP “ yang sangat terkenal dan sangat berhasil bahkan hampir ke seluruh dunia,

Dia sangat khawatir akan jabatan nya sebagai kepala sekolah bahkan nyawa nya pun ikut dia khawatir kan, karna dia yakin pasti orang yang di sebut tuan besar itu pasti akan memburu nya hidup-hidup karna berani menolak ke inginan nya

Memikirkan nya saja dia sudah bergidik ngeri, bagaimana jika itu adalah kenyataan…. itu tidak akan pernah terbayang kan oleh nya

Setelah berfikir cukup lama, akhir nya kepala sekolah tersebut membuka suara

“ hmmm baik lah katakan pada tuan besar kalian, aku akan memikir kan nya nanti “

Kedua laki-laki tersebut bangkit dan saling menjabat tangan satu sama lain

“ baik lah kalau begitu saya permisi dulu, saya akan menyampaikan nya kepada tuan besar, tapi—“ orang tersebut menggantung kan kalimat nya lalu tersenyum miring menatap ke arah kepala sekolah

Yang ditatap hanya mengernyit heran, terlebih saat orang di hadapan nya sedikit mencondong kan tubuh hingga wajah orang tersebut berada tepat di depan telinga nya

“saya saran kan agar anda jangan terlalu lama memikir kan nya.. karna tuan besar saya sangat tidak suka menunggu…. “ orang tersebut sedikit terkekeh lalu menjauh kan tubuh nya dari sang kepala sekolah yang tampak menegang hebat

“ selamat pagi… “ orang tersebut berlalu pergi dari hadapan sang kepala sekolah yang masih belum bergeming dari tempat nya

“ mari tuan muda.. “ orang itu berhenti di samping seorang namja yang tengah menumpu kan kepala nya di atas tangan kanan

“ kenapa kau lama sekali hah !! kau tau aku tidak suka yang nama nya MENUNGGU !! “ baekhyun berdiri dari sofa dan berjalan dengan angkuh mendahului orang tersebut

Pria berjas itu menyeringai setelah mendengar perkataan tuan muda nya, lalu melirik ke arah kepala sekolah yang tampak nya terkejut atau lebih tepat nya ketakutan mendengar ucapan baekhyun

“ anda dengar sendiri kan tuan….. “ seringai itu pun tampak semakin lebar, setelah itu dia beranjak meninggal kan ruangan kepala sekolah menyusul baekhyun yang sudah keluar terlebih dahulu

Seorang gadis terlihat sedang berjalan santai di koridor sekolah, keadaan sekeliling nya tampak di penuhi oleh para siswa-siswi yang tambah ramai seiring berjalan nya waktu

‘ XI LUHAN ‘

Itu lah yang tertulis di name tag yeoja tersebut.

Dia terus berjalan menunduk sambil memain kan handphone nya, headset yang setia tergantung di telinga nya turut menemani setiap langkah yang di tapaki oleh sang kaki,

Sesekali dia bersenandung kecil mengikuti alunan yang di hasil kan oleh headset yang bertengger manis di telinga nya itu

Dan sering kali dia mengeluar kan ponsel dari dalam kantong lalu mengetik nya random, setelah itu dia kembali memasuk kan nya ke dalam kantong seragam

Wajah nya yang cantik tampak santai menyusuri koridor yang sangat memekak kan itu

Rambut yang di ikat satu di belakang memperlihat kan leher jenjang nan putih nya pun ikut melambai-lambai seiring hentakan kaki nya, menambah kan kesan anggun pada yeoja tersebut

Tangan yang tampak dimasuk kan ke dalam kantong nya turut menambah kan kesan arrogan, cantik, dan anggun secara bersamaan

Sesekali dia melirik ke arah para siswa-siswi yang tampak berkerumun dengan siswa-siswi lain lalu menghela nafas pelan

Entah apa yang ada di pikiran gadis itu tiba-tiba dia tersenyum kecil namun tidak tampak seperti senyum kebahagiaan, tatapan nya tertuju pada lantai yang tengah dia tapaki, seperti nya lantai tersebut lebih menarik untuk di lihat dari pada memandang jalan di depan nya

Setelah beberapa saat dia kembali mendongak kan kepala nya sambil tetap tersenyum kecil, kemudian dia tampak menghela nafas

“ hhhh…Soora.. “ seketika pandangan nya tampak kosong, tersirat akan kerinduan yang dalam disana

Tanpa sadar langkah kaki nya membawa gadis itu ke taman belakang sekolah, dia berhenti tepat di bangku yang terletak di sebelah pohon besar,

Tanpa memandang ke sekeliling, gadis itu menduduk kan tubuh nya pada bangku tersebut

Tiba-tiba dia meraih tas punggung nya dan mengeluar kan sebuah buku, dia memandang buku tersebut dan melihat setiap tulisan pada setiap lembar nya

Namun setelah beberapa saat membuka, tangan nya berhenti membalik kan halaman buku itu tepat pada sebuah halaman yang menampil kan sebuah foto beserta tulisan keterangan di bawah foto itu

Pandangan nya berubah sendu, luhan mengambil foto itu lalu tersenyum kecut

“ aku sudah tau semua chen-ah….. “ luhan menjeda kalimat nya

“ terima kasih sudah mau berusaha menerima perasaan ku “ luhan tersenyum tulus setelah mengatakan hal tersebut

Tepat beberapa meter dari bangku yang tengah di duduki luhan tampak seorang yeoja yang tengah duduk sambil memejam kan mata nya

Mata yang tadi nya tertutup perlahan mulai terbuka. Yah…gadis itu adalah soora,

Sekilas dia melihat seorang yeoja yang duduk jauh dari nya… Yeoja itu memunggungi nya, seperti tengah meletak kan sesuatu ke dalam tas

Soora hanya mengedik kan bahu lalu mulai beranjak dari duduk nya,

Dia berjalan pelan melewati bangku yang di duduki siswa tadi, setelah tepat di belakang bangku yeoja tersebut soora sempat melirik dan tampak mengerut kan dahi nya namun terus berjalan hingga perlahan dia kembali mengalih kan pandangan nya ke depan

Yeoja itu-Luhan- duduk membelakangi soora yang berjalan di belakang bangku nya, mata nya terus menatap pemandangan yang menyejuk kan di depan mata nya

Hingga dia mulai menyadari seseorang yang tengah berjalan melewati bangkuyang sedang dia duduki.

Perlahan dia menoleh kesamping kiri nya dan mendapati seorang yeoja yang tengah berjalan santai

Luhan terus memperhatikan tubuh yeoja tersebut hingga dia berbelok dan hilang di balik dinding

Entah mengapa melihat yeoja tersebut luhan merasakan sebuah perasaan aneh,

Dan entah mengapa dia hanya memikirkan satu nama……….

TBC…

– Link Revenge Of My Girlfriend ( Chapter 1  – Chapter 2Chapter 3 Chapter 4Chapter 5Chapter 6Chapter 7Chapter 8Chapter 9Chapter 10Ongoing )

Author note       : anyyeonghaseyoo…. J ff aku yng jelek ini udah lanjut nihh *krriikkk… #gaadayangnunggu-,-a gapapa,,, yang jelas aku tetap bakal lanjutin walau ga ada yang nunggu hhehe, aku mau promosi ff baru aku dibaca ya judulnya ‘ Beautiful Night In Paris ‘ aku baru post teaser nya aja dulu,,, J rate nya naik ngga sama kayak ff yang ini hehe *smirk, jadi tolong di respon yah. Kalo respon nya banyak aku bakal lanjutin buat ff itu, tapi kalo ngga ada ya aku delete aja…

Ya udah tapi ff aku yang ini jangan dilupain yah *puppyeyes

Udah, jangan lupa comment nya Gamsahamnida *Bow

17 responses to “[Series] Revenge Of My Girlfriend ( Chapter 8 : An Accidental )

  1. wah ternyata soora ketemu Luhan lagi ya
    tapi masih belum sadar

    semangat nulisnya ya
    makn pensran aja nih sama ceritanya

    haduh ayolah hehe😄

    • Oiya.. Eon blum kasih comment yah d ff aku yng stunya , wahh sepi nih kalo ngga ada eon *eon:emanglusiapagua#-,-
      Hhha tapi gomawooo yah eon udh stia ksih comment dsini😀

  2. Sumpah ngakak thor liat ekspresi si kepala sekolah waktu baekhyun teriak itu=))

    Kok gk krsa ya thor..rasanya chap ini pndek..tpi ttp daebak kok thorrr…next chap yakkk^^ Fighting thorr

    • Iya .. Coba deh kalian pkirin gmna muka seorang baekhyun yng sombong *apaini?
      Hhhehe pengawalnya ? Mgkin bapaknya baekhyun salah cari bodyguard kali yah hhhi
      Yng jelas keep waiting
      Gomawoo *Bow

  3. Ahh…baekhyun sumpah kamu sombong bnget deh plus galak nya minta ampun.
    Semoga soora bisa cpetan ktemu luhan,biar dia punya temen lgi.
    Next,chingu….!!!!

    • Bsa bayangin ngga betapa galak dan sombongnya baekhyun *mkir
      Ah.. Ngbayanginnya aja pngen aku poppo tuh si baekhyun *eh?
      Soora ketemu luhan ? Liat aja yah nanti, sabar
      Keep waiting gomawo *Bow

    • Siap lanjutkan.. Sabar yah ..
      Omo !! Kenapa bisa kyungsoo-soora yang kamuu ship ? Kyungsoo-deby dong *mimpiLuthor-,-
      Hhhaha entar kyungsoo-soora bakal ada lagi koq, jadi keep waiting yah , gomawoo *Bow

  4. Hi Sist! SundayShopp lagi ngadain promo ‘giveaway’ nih.
    Buat kamu yang punya sosmedia, Blackberry, Instagram, blog atau Facebook. Buruan yuk gabung sama kita, buat ikut promo giveaway ini.
    Caranya gampang banget kok. Kamu Cuma perlu promote pin bb kita -7CCF169E ke (minimal 30) temen kamu, atau Share foto/link facebook Sunday shopp dan tag (minimal 30) temen kamu, atau follow instagram kita dan mention (minimal 30) temen kamu ke akun @shoppSunday, atau kamu juga bisa promosiin blog http://www.sundayshopp.wordpress.com di akun jejaring sosial manapun (minimal 30). (twitter, path, dll)
    Bagi 5 orang yang beruntung, dapet marchendise lucu lho dari Sunday shopp (jika membeli minimal 2 pcs). Jadi tunggu apa lagi? Ayo buruan promote sekarang!

  5. Bagus thor, tapi aku agak gak ngerti yg pas bagian akhir. hmm terus aku jdi ngerasa aneh soalnya peran luhan jdi cewek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s