[Series] Beautiful Night in Paris (Chapter 1: The Arrogant Boy)

yfydd

|| Author : @Deby_Eliza(ByunDeby)||

|| Tittle : Bautiful Night in Paris (Chapter 1: The Arrogant Boy)||

|| Main Cast : Park Nana & Oh Sehun ||

|| Genre : Romance, Sad, Life Story ||

|| Other Cast : Baekhyun, Chanyeol, Xiumin ||

|| Rated : PG 17+ ||

– Link Beautiful Night in Paris: ( TeaserChapter 1Chapter 2Ongoing )

|| Disclaimer : hay..hay… deby_eliza yang kece ini.. pesan aku pada chapter ini, jangan terkecoh sama cerita awalnya yah… haha *uhuk..uhuk. udah langsung aja ke cerita. Lets go…||

Hope you like it😀

Happy reading

Beautiful Night In Paris

Chapter 1 Start

.

.

Prolog

Di tengah hutan yang lebat, terdapat sebuah rumah mungil dengan desain yang terkesan simple namun tampak bersih.

Rumah yang terbuat dari kayu dan terlihat sangat sederhana itu di kelilingi oleh tanaman bunga yang berwarna-warni sehingga menambah kesan cantik pada rumah tersebut. Di kedua sisi kiri dan kanan rumah, terdapat dua buah pohon rindang yang terawat dengan baik oleh si penghuni rumah.

Matahari menyambut pagi dengan riang, menggantikan tugas bulan yang mulai bersembuyi di lubuknya. Tak lama kemuian pintu yang tadi nya tertutup tiba-tiba terbuka lebar, menampilkan sosok yeoja cantik dengan balutan gaun panjang berwarna merah muda bak seorang putri. Rambut nya yang panjang dan berwarna kecoklatan dihiasi oleh pita berwarna merah itu terurai begitu saja, sangat cantik.

Perlahan ia berjalan pelan sambil mengangkat kedua tangannya ke udara, terlihat matanya memicing ketika sinar mentari memaksa masuk melalui manik matanya. Sesekali yeoja itu menguap, tampaknya ia baru saja terbangun dari tidur panjangnya.

“Hhhh…selamat pagi dunia .“

Gadis itu berucap sambil mengangkat kedua sudut bibirnya indah, sangat indah.

Saat ia tengah asyik tersenyum menikmati pemandangan pagi, seekor unicorn berlari dengan kencang melewati rumah mungil nya, gadis itu mengerutkan kening samar. Ia terus menatap unicorn yang tengah berlari itu, hingga perlahan ia mengangkat ujung gaun nya dan ikut berlari mengejar unicorn tersebut.

Ia berlari kencang sampai langkah nya tiba-tiba terhenti di tepi sungai dengan air yang sangat jernih. Ia mencari-cari unicorn yang tadi ia kejar, namun ia sama sekali tidak menemukan nya.

“Hhh….eodiga

Lelah mencari, gadis itu mengalihkan pandangan nya pada air sungai yang tampak jernih, wajah cantik nya terpantul dengan jelas dari dalam air sungai. Ia tersenyum sangat manis. Namun senyumnya sediki luntur digantikan raut bingung ketika tiba-tiba tampak sebuah wajah di belakang bayangannya. Bayangan yang sangat tampan, memiliki rahang tegas, mata tajam, dan bibir yang tipis, ikut tersenyum bersama nya.

Gadis itu terkejut dan memutar kepalanya kebelakang tanpa aba-aba sehingga tubuh nya oleng dan hampir jatuh ke sungai jika saja pemuda tampan tadi tidak menahan pinggangnya.

Park Nana…..” Pemuda itu bergumam pelan sambil mulai mendekat kan wajah nya. Sadar dengan apa yang akan terjadi, gadis itu-Park Nana- mulai memejamkan mata dan………..

Park Nana !!!!!…… “

‘Eoh… Kenapa ia berteriak?‘ nana membatin, namun tiba-tiba ia merasakan tangan yang tadi berada di pinggang nya perlahan terlepas, nana membuka mata nya dan…..

Byuuurrr

– Byun Deby –

 

– PRESENT-

Author pov

“Park Nana !!! Heyy !!! Apa yang kau lakukan disini hah ?!! Kau tidak lihat kita sedang banyak pelanggan, bukan nya bekerja kau malah bermalas-malasan !! “

Seorang pria paruh baya terus berteriak memarahi seorang gadis cantik yang tampak menunduk dalam keadaan basah kuyup. Yeoja itu terus saja menunduk dan menggenggam erat ujung baju nya tatkala bos pemilik cafe tempat nya bekerja terus mencaci maki dan bahkan hendak memukul nya.

“Apa kau bosan bekerja hah ??!! Kalau kau bosan kau boleh cari tempat kerja lain !!!” Itu lah cacian terakhir dari bos nya, sambil melemparkan ember yang tadi nya digunakan untuk menyiram tubuh gadis itu lalu beranjak pergi.

Nana pov

Hhh… Lagi-lagi aku ketiduran di tempat kerja, aigoo…. Dan seperti biasa aku pasti akan mendapatkan siraman rohani(?) Dari si tua bangka itu.

Ahh…. Ingin sekali aku berteriak HEYYY…. AKU BUKAN HANYA BEKERJA DI KAFE JELEK MU INI SAJA !! TAPI AKU HARUS BEKERJA FULL DI TEMPAT LAIN.

Hh… Apa ia tidak tau apa aku ini sangat lelah, apa ia tidak menghiraukan keadaan jiwa dan fisik karyawan nya !!

Sampai kapan aku harus menanggung semua ini…. APA SALAH KU TUHAN !! Aku tidak sanggup lagi !!

Bahkan jiwa ku sangat kelelahan dengan hidup ini, mengapa hidup ku harus seberat ini, ini semua tidak adil.

Kuperhatikan sekeliling ku, semuanya menatap ku dengan pandangan yang sulit di artikan, namun beberapa saat kemudian terdengar suara cekikikan yang perlahan menjadi tawa yang sangat keras dari semua orang yang tadi nya menyaksikan kejadian yang memalukan itu.

Oohh hell tua bangka tadi memarahi ku di depan para rekan kerja ku, aku benar-benar tidak kuat lagi dengan semua ini !!

Heyyy what is she doing ? Its so funny hahahaha

Hhh… She is lazy girl right… Hahaha

Heyyy look at her face, she almost cry… Why she always sleep when do this job?

Ciihh, if she didn’t want to do this job, she must leave.

Stupid girl

Yah… Itu lah umpatan-umpatan yang dapat aku dengar sebelum air mata ku menetes, aku benci mereka semua, semua nya sama. Hanya memikir kan diri mereka. Kurasakan sesuatu yang lembut menyelimuti tubuh ku, aku menoleh.

“Keringkan dulu tubuh mu, setelah itu ganti pakaian mu, pakai dulu kaos ku yang ada di loker heum.” Ia menatap ku lembut sambil membawa ku menuju ruang ganti.

Setidak nya hanya ia yang selalu menjaga, melindungi, dan memperhatikan ku, aku tersenyum lembut, kepada nya. Dan hanya untuk nya.

Ia balas tersenyum sebelum mendorong pelan bahuku masuk kedalam sebuah ruangan. Aku mengikuti saran nya kemudian menemuinya yang masih menunggu ku di depan pintu.

Aku menyesap sedikit demi sedikit kopi panas yang berada di tanganku. Jam kerja baru saja berakhir, sehingga sekarang aku tengah duduk di sebuah taman di tepi kota, jam menunjuk kan pukul 19:00.

Baiklah apa aku sudah memperkenalkan diriku? Aaa… keurae, biarkan aku memperkenal kan diri terlebih dahulu.

Namaku Park Nana, aku berumur 20 tahun. aku sebenar nya berdarah asli korea, namun aku tinggal di paris. Bukan apa-apa, hanya saja dulu aku bersama orang tua ku memiliki sebuah perusahaan besar di kota ini.

Aku di besarkan di kota ini bersama oppa ku, Park Chanyeol, ia dulu nya adalah seorang mahasiswa di sebuah universitas terkenal di paris. Namun semenjak kedua orang tua ku meninggal, ia menghilang entah kemana tanpa memberikan kabar sedikit pun kepada ku.

Aku frustasi, aku depresi, aku sempat ingin mengakhiri hidupku. Tapi aku tidak mau menjadi lemah, aku tidak mau berakhir dengan bunuh diri, bunuh diri hanya di lakukan oleh orang-orang yang berpikiran pendek, dan aku bukan termasuk ke dalam golongan orang yang seperti itu.

Aku berusaha untuk bertahan hidup dengan bekerja untuk mencukupi kebutuhan ku sendiri, dengan begitu aku tidak perlu memikirkan hidupku yang menyedih kan ini. Walaupun kadang aku merasa lelah, bosan, dan ingin menyerah pada semua nya, namun aku sudah terlalu jauh melangkah, sulit untuk mundur kembali ke belakang.

Aku adalah seorang gadis part time yang bekerja full dari pagi hingga menjelang dini hari, melelahkan bukan ? dan Kejadian yang seperti tadi siang bukan hanya sekali aku alami namun sudah berkali-kali

Kalian pasti bertanya mengapa seorang gadis anak dari seorang pemilik perusahaan besar harus bekerja mati-matian untuk mencari uang ?

Yah.. Kedua orang tua ku sudah meninggal, awal nya appa ku yang meninggal karna kecelakaan ketika pulang dari kantor nya, sedangkan eomma , ia meninggal beberapa bulan setelah kepergian appa , ia mengalami stress berat hingga menderita penyakit jantung

Semua aset peninggalan appa ku habis di jual untuk biaya pengobatan eomma, semua hingga rumah yang kami tempati pun harus ikut di jual, bahkan hingga sekarang kami masih memiliki hutang yang cukup besar pada rekan bisnis appa ku, entah lah aku tidak tau siapa, tapi yang jelas aku sangat berterima kasih pada orang baik tersebut

Kalian tau siapa yang harus menanggung semua hutang tersebut ? Tentu saja aku… Aku harus menyisih kan sedikit gaji ku untuk menabung dan segera melunaskan hutang itu

Aku bekerja di empat tempat berbeda, dengan penghasilan yang yah… Bisa dikatakan pas-pasan untuk hidup ku

Dari jam 08.00-12.00 siang aku bekerja di sebuah kafe, jam 13.00-18.00 sore aku bekerja di sebuah toko chicken fried , dari jam 19:30-23.00 aku bekerja di sebuah restoran yang cukup terkenal di kota itu, dan yang terakhir dari jam 24.00-02.30 dini hari aku harus bekerja part time di sebuah bar, sebenar nya aku tidak mau bekerja di bar, tapi yah.. Hitung-hitung menambah penghasilan

Aku tinggal di sebuah rumah kontrakan yang tidak terlalu jauh dari semua tempat kerja ku, hhh… Rumah itu sangat sederhana tapi cukup nyaman untuk di tinggali

Sekarang aku tidak memiliki siapa-siapa di kota ini, aku sendirian…

“ hey… Kenapa melamun ? “ aku menoleh ke samping

Ah… Iya aku hampir melupakan sesuatu……

Perkenalkan, ia Baekhyun, Byun Baekhyun .

Kalian ingat kejadian di kafe siang tadi ? Yah… Ia lah yang tadi menolong ku, ah… Seperti nya aku tidak benar-benar sendirian, ada Baekhyun yang selalu memperhatikan ku, membantu ku, dan ehem… Menyayangi ku hahaha…..

Ia-Baekhyun- juga berdarah asli korea, karna itu aku hanya akrab pada nya.ia seorang mahasiswa di sebuah universitas yang cukup terkenal walaupun tidak se-terkenal universitas oppa ku dulu, ia mahasiswa fakultas kedokteran gigi, hebat bukan ? Ia bukan seorang penggila kerja seperti ku, ia hanya mencoba untuk menambah pemasukan untuk biaya hidup nya, dan yang terpenting ia selalu bersedia menjadi tempat curahan hatiku, tempat aku mencerita kan semua kesulitan ku.

Dan kalian tau ? Ia cukup tampan, yah… Walaupun wajah nya lebih cocok di katakan imut daripada tampan, tapi menurutku ia memiliki dua kepribadian yang berbeda, terkadang ia terlihat imut, namun terkadang juga tampan dan imut diwaktu yang bersamaan. Ia sudah ku anggap sebagai keluarga ku sendiri.

“ heyyy Nana… Kenapa kau melamun lagi ? “ kurasakan ia menyentuh pundak ku lembut

“ eoh ? Ah… Aniya..hehe aku hanya memikirkan sesuatu “ ia tampak mendengus

“ jangan bilang kau memikirkan mimpi mu itu ? Aku heran kenapa kau selalu saja menghayal berlebihan, mana ada pangeran dongeng seperti di mimpi mu itu di zaman sekarang, apa kau tidak tau di zaman apa kita sekarang ? Dasar aneh… “ ia-Baekhyun- mengoceh panjang lebar membodohi ku dan juga mimpi ku,

Hahaha ini lah salah satu yang aku suka dari nya, kadang ia bersikap dewasa yang menurut ku jika ia bersikap lembut ia terlihat tampan, namun setelah itu terlihat cerewet dan banyak bicara, yang menurut ku sangat imut. Itulah mengapa aku mengatakan ia memiliki dua kepribadian yang berbeda.

Tadi nya ia sangat lembut padaku dan sekarang.. See ? Ia mulai berubah cerewet seperti bocah.

“ ya!! Park Nana,,, aku bicara padamu, mulai sekarang kau harus membuang jauh-jauh semua khayalan mu arasseo ? “ hhh…mulai lagi

“ ya !! Baek.. Berhentilah mengoceh.. Bagaimana aku harus menghentikan mimpi itu ? Ia selalu datang tanpa aku suruh. Keurom eottokhae ? “ aku mencoba meladeni ocehan nya dengan nada kesal yang sengaja kubuat-buat, ia terlihat bertambah kesal

“ berhentilah berkhayal, dan… “ tiba-tiba ia menatap ku lembut

“ jangan terlalu memaksakan dirimu bekerja… Aku tau kau sangat kelelahan dan kekurangan tidur, tidak bisakah kau hanya bekerja secukup nya saja ? Sebenar nya berapa banyak uang yang harus kau cari ? Ahh… Aku bisa membantu mu melunasi hutang itu jika kau mau, kau bahkan hanya tidur beberapa jam setiap hari nya, tidak bisakah kau mengatur ulang waktu kerja mu ? “

Aku mencoba tersenyum kepada nya, bagaimana pun aku tidak mau merepotkan hidup nya dengan hanya mementingkan hidup ku, kuraih tangan nya dan kugenggam erat

gwencanha Baek…. Aku bisa mengatasi nya. Hhh… Sepertinya aku harus pergi bekerja, sampai bertemu besok “ aku melihat jam kecil yang melingkar di tangan ku dan berdiri, bersiap melangkah. Namun genggaman tangan Baekhyun malah mengencang seolah tidak mengizin kan ku pergi

“ cobalah berpikir ulang Nana.. Ini untuk kesehatan mu juga “ ia memasang wajah khawatir, aigoo… Ia bahkan terlihat imut jika seperti itu

gwencanha Baek…. Aku akan selalu menjaga kesehatan ku, geokjong hajima, gomawo.. “

Aku tersenyum lembut mencoba meyakin kan, dan setelah itu ia melepaskan genggaman nya

Aku melambai kan tangan dan beranjak menuju tempat pekerjaan selanjut nya

Dan hhh…penderitaan selanjut nya pun akan segera dimulai. Lets we begin.

#other side

Seoul,korea

Di sebuah kamar sepasang suami istri tengah bercengkrama di atas tempat tidur yang berukuran king size, mereka seperti sedang membicarakan sesuatu yang serius, terlihat dari ekspresi yang berada pada wajah mereka yang tampak telah dimakan usia

yeobo… Aku rasa sudah saat nya kita melakukan kesepakatan yang kita sepakati bersama keluarga park dulu, anak kita sudah cukup dewasa untuk mengetahui hal ini, dan aku rasa setidak nya mereka harus di dekatkan agar tidak terlalu mendadak nanti nya “ sang istri menatap sang suami

“ kau benar yeobo… Aku juga berpikiran seperti itu, tapi bagaimana kita bisa mengetahui keberadaan putri nya sekarang ? “ sang suami balas menatap dengan bingung, namun sesaat kemudian ia tampak tersenyum dan memasang wajah berbinar

“ ah… Seperti nya kita harus menanyakan hal ini kepada chanyeol

Sang istri tersenyum senang “ ahh,,, benar, kita tanyakan padanya besok dan segera membawa calon menantu kita “

Mereka pun tersenyum lebar sambil berpandangan.

“ SEHUN!! “

Seseorang terlihat sedang berlari terbirit-birit mengejar seorang pria yang tengah berjalan dengan santai

mwoya ? Wae? Kenapa kau berlari-lari Kai ? “ yang dikejar membalikkan badan dan bertanya dengan ekspresi datar

“ hh..hh. Aiissshh.. Ya!! Kenapa kau mematikan ponsel mu bodoh !!!H..hh.. Eomma mu, ia ada di depan gerbang sekarang, ia meminta mu untuk bertemu dengan nya, “ namja itu-Kai- berujar dengan nafas yang masih setengah-setengah

“ aissshh shireo…!! Tto mwoya ije, pasti mereka akan memaksaku yang tidak-tidak lagi, na shireo “ pemuda itu –Sehun- kembali hendak melangkahkan kaki nya

“ ya!! Sepertinya eomma mu terlihat terburu-buru, ia bahkan membawa koper… Kau pikir aku mau lari-lari begini jika bukan untuk masalah yang penting ? Setidaknya coba temui dia Sehun-ah “

Sehun menghentikan langkah dan memutar tubuh nya menghadap Kai

mwo ? Jinjja ? Tidak biasanya ia membawa koper “ Sehun terlihat berpikir

keurom… Kemana ia akan pergi ? “ Sehun menatap Kai dengan wajah tanpa ekspresi membuat Kai menjadi bingung sendiri

‘ sebenar nya anak ini peduli tidak hah!! ‘ batin Kai kesal

“ ya!! Kalau itu… Naega eottokhae ara ?!! Kalau mau tau sana tanya sendiri “ Kai membentak Sehun lalu pergi dengan perasaan kesal

Sedangkan Sehun hanya menatap Kai dengan pandangan tanpa dosa nya “ mwoya? “

Namun sedetik kemudian Sehun segera berlari menuju ke depan gerbang , tepatnya dia berlari ke arah sebuah mobil yang sedang terparkir di tepi gerbang

Seseorang wanita paruh baya keluar dengan terburu-buru dari dalam mobil tersebut menghambur menuju Sehun

Sehun sudah tersenyum melihat tingkah eomma nya itu, ‘ memang mereka tidak bisa lama-lama memarahiku hahaha ‘ Sehun tertawa di dalam hati tatkala eomma nya mulai menjulurkan tangan nya untuk…….

“ awww… Ya!! Appo eomma… “ Sehun memegang kepala nya yang baru saja mendapat jitakan panas dari eomma nya

“ anak nakal!! Kenapa kau mematikan ponsel mu eoh ?!! Kau mau memberontak sekarang ? Apa kau mau tidak mendapat semua warisan appa mu hah ?!!! “ eomma sehun terus mengomeli sehun dengan berkacak pinggang

Sehun hanya terus mengelus kepala nya yang terasa perih dan berdenyut

“ aiisshh membayangkan nya saja aku tidak bisa, bahkan kau tidak bisa memasak semangkuk ramyeon “ sang eomma terus mengomel sambil melipat tangan nya di depan dada

“ aiissshh arasseo..arasseo eomma ! Aku akan menuruti semua keinginan kalian, dwetji ? “ Sehun berujar dengan kesal lalu menatap eomma nya malas

“ aiisshh.. Sikapmu memang aneh, kapan mukamu yang datar itu bisa menunjuk kan ekspresi huh ? Aigoo… Sudahlah eomma harus pergi sekarang, sudah tidak ada banyak waktu “

Sehun menatap eomma nya bingung “ eomma mau pergi ? Kemana ? “

eomma lupa memberitahumu..hh.. Begini eomma akan pergi ke paris untuk beberapa hari, ada sesuatu yang harus eomma pastikan disana “

Sang eomma menatap sehun lembut, seakan enggan untuk berpisah dengan anak tercinta nya, sedangkan yang ditatap hanya mengerutkan dahi

“ paris..? Memang nya eomma akan memastikan apa ? “ sehun bertanya dengan gaya muka datar nya walaupun sebenar nya ia sangat ingin tau tentang apa yang akan di pastikan eomma nya sampai-sampai harus pergi ke luar negeri

Sang eomma tampak tersenyum penuh arti menatap sang putra

aigoo…… Nanti kau akan tau sehun-ah, ini juga untuk kepentingan mu… “

Sehun semakin bertambah bingung “ seolma….. “ sehun menatap kesal eomma nya

eomma… Aku sudah katakan aku tidak mau… “ sehun memelas di depan eomma nya dan memohon dengan nada manja

“ kau harus mau sehun-ah… Eomma janji pilihan kami tidak salah dan sangat tepat untuk mu. Keurigu neo…. Pulang lah kerumah, kami melakukan ini semua untuk kebahagiaan mu , eomma yakin kau tak akan menyesal nanti…. Eoh ? Butakhae…?”

Sehun teriam setelah mendengar kalimat permohonan dari eomma nya, entah lah, ada sesuatu yang menggerak kan hatinya untuk mencoba memenuhi keinginan eomma tercinta nya itu

Melihat sehun yang hanya teriam tanpa menjawab ataupun membantah, sang eomma bersorak dalam hati karna telah berhasil meyakinkan sang putra, setelah berkali-kali meyakin kan, seperti nya kali ini sehun telah terkena rayuan maut (?) Eomma nya sendiri. ‘ hahaha kena kau sehun ‘

“ sehun-ah, kalau begitu eomma pergi dulu ne… Sudah tidak banyak waktu yang tersisa, eomma harap kau bisa bersikap dewasa kali ini.. Pulang kerumah ne.. ?

Dengan lembut sang eomma menyentuh lengan sehun, sehun tampak menghela napas pasrah dan menatap eomma nya lembut,

“ hhh.. Arasseo eomma… “

jinjja ? Hh.. Gomawo nae adeul “ dengan tersenyum lebar sang eomma menghambur kepelukan sehun, bagaikan anak kecil, eomma nya melompat-lompat kegirangan

keurom.. Eomma pergi dulu ne… Jaga dirimu sang eomma melepaskan pelukan nya dan masuk ke dalam mobil

ne… Hati-hati eomma

Setelah itu mobil mulai berjalan perlahan meninggalkan sehun yang menatap datar kepergian eomma nya yang diiringi oleh helaan-helaan napas kepasrahan

“ apa benar aku tak akan menyesal nanti …hhh, molla..

#back to paris

Author pov

Backsound ( my turn to cry- Exo k )

Paris, siapa yang tidak tau kota ini ? Kota besar dan terkenal dengan menara eiffel nya, bukan hanya itu saja, pemandangan malam yang memikat mata seakan menghipnotis siapa pun yang sedang melihat nya, membuat siapapun yang melihat keindahan nya enggan untuk mengalih kan pandangan dari gemerlap nya pemandangan kota tersebut.

-I had a nightmare~

Before I could hold you who was crying~

Seperti yang tengah kita lihat saat ini, seorang gadis manis tengah duduk di tepi jendela sebuah rumah minimalis yang terletak di dekat dataran tinggi, sehingga dari sana, ia dapat melihat indah nya gemerlap cahaya malam kota paris.

-With a sad heart, I open the curtains ~

I send a letter through my moonlight-stained tears~

Gadis itu-nana- duduk sambil bersandar pada sandaran kursi dan menekuk kedua kaki nya, memandangi kerlap-kerlip kota paris di malam hari, entah mengapa ini merupakan suatu kebiasaan tersendiri bagi nya,

-Remember whenever you had hard times~

You switch your tears with smiles~

Setelah pulang dari semua kerja nya yang melelah kan, ia selalu menyempatkan diri untuk memandangi indah nya pemandangan malam kota paris, suara kendaraan yang terdengar seperti mngalun indah di telinga nya, bagai kan sebuah lagu yang siap untuk menghantar kan nya menuju mimpi indah ,

-Dont cry without me Dont cry~

Since you have a lot of tears~

Cahaya-cahaya yang berkerlap-kerlip seakan-akan adalah cahaya-cahaya yang siap untuk menerangi dan mengubah seluruh hidup nya menjadi lebih baik, terlalu berlebihan memang.. Tapi entah kenapa ia selalu merasakan semua itu.

-No, its my turn to cry. I’ll do it~

Collect your tears~

Stetelah bekerja penuh seharian membanting tulang untuk memenuhi hidup nya, demi mendapat kan uang agar hidup nya dapat berubah menjadi lebih baik, setelah menderita selama bertahun-tahun menjalani kehidupan, hidup sendiri, menerima kenyataan pahit ditelantarkan oleh oppa mu sendiri.

Sungguh bukan kehidupan yang seperti ini yang selalu dia impikan selama ini, tapi entah kesalahan besar apa yang telah dia perbuat hingga tuhan tega membuat hidup nya semenderita sekarang.

-Its my turn to cry, Leave it to me~

To those tears this time~

This time~

Awal nya semua terlihat bahagia, keluarga yang utuh, saling menyayangi satu sama lain, hidup bahagia bersama. Tapi semua hancur begitu saja, menyisakan kepingan-kepingan kepedihan yang menyakitkan untuk nya.

Semua kebahagiaan yang dia rasakan selama ini bagaikan lenyap, tak meninggalkan bekas, bahkan semua hanya sebuah kenangan yang sangat sakit untuk di ingat kembali

Sungguh dia belum siap menerima kenyataan pahit ini. Dia sendirian.

-The faded pictures that I almost threw away~

It hurts too much so I cant look at them now~

Perlahan air mata nya jatuh , membayangkan betapa bahagia nya dia dahulu, memiliki eomma dan appa yang sangat menyayangi nya, selalu menuruti keinginan nya, dan selalu memanjakan nya. Sosok oppa yang selalu ada di saat dia membutuh kan nya, sosok oppa yang sangat menyayangi nya, sosok oppa yang sangat dia sayangi.

Tapi disaatseperti ini, dimana mereka sekarang ? ini terlalu menyakitkan untuk nya. sulit untuk nya menerima semua ini begitu saja

-A night when sleep isn’t coming once again~

I close my eyes and sit in the dark room~

I draw your face~

Mungkin jika tidak memiliki hati yang kuat ia tidak akan bisa hidup sampai sejauh ini. Tapi begitu lah, hidup harus tetap berjalan bukan ?

Meski setiap langkah nya masih di bayangi oleh setiap kenangan masa lalu, dia tetap mencoba untuk tetap mempertahankan hidup nya. masih sangat jelas terbayang di pikiran nya, senyuman itu, tatapan itu, sekarang dia sudah kehilangan semua nya. Dia berusaha memendam nya sendiri

-Your shy smile and kind eyes~

I want to hold you but what to do~

Setelah melewati hari yang sangat melelah kan, hanya dengan memandang keindahan malam kota ini semua nya akan terasa lebih baik. Kebiasaan yang menarik ? Unik ? Aneh ? Entah lah apa yang lebih tepat.

-Dont cry without me Good bye~

Now I cant loan you my shoulder now oh~

Sekarang semua nya sudah sedikit lebih baik untuk nya, perlahan gadis itu -nana- beranjak menuju tempat tidur mungil nya, bersiap untuk memulai petualangan di alam mimpi nya.

-I love you (I still love you a lot and I miss you a lot)~

Dont cry (Please be happy)~

I’m missing you~

Nana Mengulas senyum sebelum mulai memejamkan mata, berharap besok akan ada keajaiban yang akan merubah kehidupan nya menjadi lebih berwarna

Berharap besok ada seorang pangeran yang akan membawa nya pergi, dan bersedia hidup berbahagia bersama nya.

Membayang kan besok ketika dia terbangun dari tidur nya, dia bisa melihat wajah pangeran tampan yang selalu hadir dalam mimpi nya.

Begitu lah yang selalu dia harap kan sebelum berlayar ke alam mimpi. Tapi bagi nya yang terpenting tetap saja menjalani hari yang lebih baik dari hari ini. perlahan dia mulai terlelap.

semoga hari esok lebih baik dari hari ini ‘🙂

Pagi pun menjelang, sang surya tampak sudah mulai menyinari muka bumi, burung-burung mulai bernyanyi, menyanyikan alunan indah di musim semi, orang-orang yang tadi nya terlelap mulai terbangun ikut menikmati segarnya udara pagi dan bersiap untuk menjalani hari yang cerah ini. Pagi yang perfect. Tapi tidak bagi yeoja berwajah manis itu.

Krriinng

Bunyi alarm turut menghiasi pagi yang cerah.

Di kamar itu, kamar yang mungil, dalam sebuah rumah yang mungil pula. Seorang yeoja tengah terlelap di atas ranjang yang hanya cukup untuk diri nya saja,

Wajah nya yang putih tampak berkilau tertimpa cahaya matahari yang menerobos masuk melalui celah jendela, rambut nya yang berwarna kecoklatan tergerai begitu saja di atas bantal, bibir nya yang tipis dan sedikit pucat terlihat sedikit melengkung ke bawah, entah apa yang tengah dipikirkan nya.

1 detik

2 detik

3 detik

Beberapa menit berlalu, namun sama sekali tidak ada tanda-tanda jika yeoja itu –nana- akan terbangun dari tidur lelap nya. Hingga…….

Krrrriiiiiiiiiinnnggg

Nana terlonjak hingga terduduk di kasur nya setelah alarm yang dengan kejam nya meraung-raung meminta yeoja cantik itu untuk segera mengakhiri tidur lelap nya

“ aakkhh… Kenapa pagi cepat sekali muncul ?!! Setidak nya beri aku waktu lebih lama!! Sepuluh menit!! Aku cuma minta sepuluh menit !! Akkhh…. “

Brrakk

Dengan gusar nana memukul jam weker nya sambil terus menggerutu dan mengumpat entah kepada siapa, ia mengacak-acak rambutnya kesal hingga rambut coklat nya berantakan

Setelah puas melepaskan semua kekesalan, nana menangkup wajah manis nya. Tidak, lebih tepat nya nana melepaskan semua perasaan yang selama ini ia coba untuk tahan. Kesal, sedih, lelah, beban, penderitaan, marah, semua nya menjadi satu, inilah yang selalu ia rasakan tatkala pagi mulai menjelang, baginya, saat matahari sudah mulai terbit, maka terbit pula lah penderitaan nya setiap hari. Dan itu menambah kesedihan di hati terdalam nana. Seandai nya ia bersama oppa nya…….. Eomma dan appa nya………

hk..hk “ terdengar isakan kecil dari nya

“ kenapa dunia se kejam ini,, aku hanya butuh kebahagiaan “

Entah apa yang ia pikir kan, semua nya terucap begitu saja. Isakan-isakan itu lolos tanpa terduga,

Lama ia menangis, hingga sebuah suara menyita perhatian nya

Ddrrt ddrrt…. Ddrrt

‘ Baekhyun ‘

Nana cepat-cepat menghapus air mata, dan menghentikan isakan nya lalu mengangkat telpon tersebut

ne baek ?… “

selamat pagi tuan putri ….. Kau sudah bangun ? Pangeran sedang menunggu mu di luar ‘

“ mwo ??! “

Nana membelalak kan mata dan segera bergegas menuju jendela, bermaksud untuk melihat siapa pangeran yang tengah menunggu nya di luar. Tapi setelah dilihat hingga beberapa saat, tak ada siapa pun di depan rumah nya, hingga terdengar cekikikan menyebalkan dari dalam telepon…

‘ k k k k…. Apa tuan putri sudah melihat pangeran yang sangat tampan berdiri di luar sekarang ? Hahahaha… ‘ terdengar tawa baekhyun yang meledak dari seberang telepon

“ ya!! Baek jangan bercanda, aku sedang tidak dalam mood yang baik saat ini “ suara nana terdengar pelan namun tajam seolah ia merasa kesal tapi sama sekali tidak berniat untuk meladeni candaan dari baekhyun, terdengar helaan nafas dari nana

Baekhyun yang tadi nya tertawa keras tiba-tiba menghentikan tawanya, ia merasa sangat bingung sekaligus merasa tidak enak atas kelakuan nya tadi

“ na..nana, mian… Aku tidak bermaksud merusak pagi mu, aku hanya… — “

“ sudahlah… Aku akan bersiap-siap dulu baek , hehehe aniyo,,, aku hanya terlalu senang saat mendengar ada pangeran yang menunggu ku “

Dengan berat nana memaksakan agar suara nya terdengar biasa saja, dengan sedikit cengiran khas nya, ia berusaha mengalihkan keadaan, ia hanya tidak ingin membuat baekhyun merasa bersalah pada nya, bagaimana pun semua nya bukan karna baekhyun, ia hanya mencoba untuk menghibur.

“ keure ? Nana.. Apa kau baik-baik saja ..? Jika kau merasa lelah aku bisa membuat kan alasan untuk mu… Kau tidak perlu datang ke cafe.. “

Begitu lah baekhyun, ia selalu rela melakukan apapun untuk nana termasuk membohongi bos nya, walaupun ia harus mempertaruhkan pekerjaan nya sekalipun, ia tidak peduli

mwo ? Ahh..aniya baek, aku akan tetap bekerja, aku sudah cukup terbiasa dengan kehidupan ku sekarang hehehe “ lagi-lagi nana mencoba untuk mengeluarkan cengiran khas nya. Ia berbohong, ia sama sekali belum terbiasa.

“ hmmm…kalau begitu…. Omo!! Nana cepatlah bersiap nanti kau terlambat “

Suara baekhyun berubah panik, nana yang mendengar nya segera melirik ke arah jam

06:40 kst

Nana membulatkan mata nya

“ baek… Aku akan bersiap dulu.. Kututup sekarang “

Nana melompat dari tempat tidur nya lalu menyambar handuk dengan tergesa-gesa, dan segera secepat kilat ia masuk ke kamar mandi kemudian mandi secepat mungkin agar tidak terlambat menuju tempat kerjanya.

Tap

Tap

Brraakk

Baekhyun yang sedari tadi berdiri di depan ruang ganti terlonjak kaget saat mendengar pintu di buka dengan keras nya, ia melihat nana sedang menunduk dengan menumpukan kedua tangan di lutut, terlihat sedang mengatur nafas. Dengan gerakan refleks baekhyun menghampiri yeoja itu.

“ nana… Tenang, kau hanya terlambat lima menit, dan beruntung nya bos kita belum datang “ baekhyun berujar seraya mencoba mengangkat pundak nana agar yeoja itu bisa berdiri tegak

“ hah..hh keurae ? Syukurlah….. “ nana mendongak dan menatap baekhyun, namun baekhyun malah terkejut dan kelihatan cemas, sedangkan nana bertanya-tanya dalam hati apa yang sedang terjadi pada sahabat nya itu.

“ ya!! Park nana, ada apa dengan wajah mu ? Dan….. Kenapa penampilan mu acak-acakan seperti ini ? “ baekhyun menarik kedua bahu nana dan menegak paksa tubuh gadis itu, nana hanya menurut namun masih dengan muka kebingungan ia terus menatap baekhyun

“ lihat lah…. Baju berantakan, rambut tidak di atur, muka pucat, astaga…. Apa yang telah terjadi pada mu “ baekhyun terus mengoceh bagai seorang ahjumma-ahjumma yang sedang mengomeli anak gadis nya

“ hh…hh.. Sudah lah, nan gwencanha aku hanya sedikit tergesa-gesa tadi hehe…. “ nana berujar seraya menunjuk kan cengiran lebarnya membuat baekhyun sedikit lega karna ternyata sahabat nya tidak di terjang angin puting beliung seperti dugaan nya tadi

Pandangan baekhyun melembut seketika, ia tau… Ia sangat tau apa alasan yang membuat sahabat nya itu tergesa-gesa seperti ini, ia selalu merasa simpati terhadap nana, simpati melihat bagaimana gigih nya yeoja itu, bagaimana kuat nya yeoja itu, dan bagaimana yeoja itu selalu membuat nya ingin ikut serta melindungi nya. Ia, menyukai nya…………

“ hh… Jam berapa kau tidur tadi malam eoh ? Sudah kubilang kau harus mengatur ulang waktu kerja mu nana…. Lihat lah betapa menyeramkan nya penampilan mu “

Nana hanya teriam tanpa kata-kata, ia tidak tau harus membantah bagaimana lagi. Sudah berkali-kali ia menjelaskan bahwa ia tidak apa-apa tapi seperti nya baekhyun bukan pendengar yang baik. Tapi ia selalu merasa senang ketika baekhyun memperhatikan nya seperti itu, dengan begitu, ia jadi tau bahwa ia tidak sendirian di dunia ini,

Nana hanya mampu tersenyum menanggapi semua perkataan baekhyun, membuat baekhyun menghela nafas pelan

“ hhhh…. Sudah lah, sekarang cepat ganti baju mu,,, dan perbaiki penampilanmu. berdandan lah yang cantik, siapa tau nanti ada seorang pria kaya yang tertarik pada mu, dengan begitu kau tidak perlu bekerja seperti ini lagi k k k …. Arasseo ? “ baekhyun meraih kedua pundak nana dan mendorong nya di depan sebuah kamar ganti, setelah di depan pintu nana membalik kan tubuh nya menghadap baekhyun

keurae… Ayo kita lakukan,,,, aku akan berdandan se…..cantik mungkin “ nana tersenyum lebar membuat baekhyun semakin lega karna nana-nya memang baik-baik saja, baekhyun balas tersenyum

“ kalau begitu, aku akan menunggu mu disini dan memastikan apa kau memang terlihat cantik setelah berdandan nanti “

Nana terkekeh pelan, “ keurae… K k k k “

Setelah itu nana membalik kan tubuh dan masuk kedalam kamar ganti dengan diiringi senyum merekah yang menempel di bibir tipis nya, baekhyun pun menatap tubuh nana hingga gadis itu hilang di balik tirai, hhh…. Betapa hebat nya baekhyun yang selalu berhasil membuat seorang Park Nana selalu tersenyum.

excuse me… “ seorang wanita paruh baya terlihat memanggil seorang waitress yang sedang berjalan dengan sebuah nampan yang berisi beberapa piring kosong di tangan nya

yes mam,, may i help you ? “ waitress itu berhenti setelah mendapat panggilan dan menghampiri wanita tersebut, wanita itu berdehem pelan.

“ hmm i just wanna ask you something,,, i just wonder, is here any employee named Park Nana ? “

who ? Park nana ?…. “ waitress itu terlihat kebingungan seraya menatap wanita yang tadi nya seperti menanyakan sesuatu tapi ia merasa sedikit tidak mengerti dengan siapa yang sedang di cari oleh wanita tersebut

Mengerti dengan kebingungan sang waitress, wanita itu kembali berpikir dengan apa yang dikatakan nya barusan, seperti nya ada sedikit bagian yang harus di perbaiki nya.

sorry… I mean nana park, ya i’m looking for nana park “ ahh… Ia baru ingat sesuatu, di negara yang memakai bahasa inggris seperti paris, biasa nya orang-orang meletak kan nama marga di belakang nama asli nya .

Setelah mendengar nama tersebut barulah waitress itu tampak menganggukan kepala nya. Akhir nya ia mengerti…

ahh.. Nana park. Yes, she was an employee in here. Hmmm… Do you see that girl ? The girl with brown hair… There, the girl who’s walking to table number five. She is nana park “ waitress itu tampak menunjuk seorang gadis yang sedang membawa nampan berisi minuman ke sebuah meja yang di duduki oleh sepasang remaja.

‘ ahh… Jadi ia Park Nana, cantik sekali.. Ia terlihat sangat cocok jika disandingkan dengan sehun. Sehun-ah eomma janji kali ini kau pasti akan menyukai pilihan kami, lihat saja ‘ wanita itu mengembangkan senyum yang terkesan keibuan menatap setiap gerak yang dilakukan oleh nana tanpa menyadari keberadaan waitress yang masih berdiri di depan nya

excuse me mam ? Do you need help again? “

Lamunan nya terhenti sehingga wanita itu mengalihkan pandangan nya ke arah waitress yang tadi sudah berbaik hati mau menolong nya

ohh no, just it. Thank you very much “ wanita itu-eomma sehun- tersenyum ramah hingga waitress tadi membungkuk hormat dan beranjak menuju dapur

Eomma sehun kembali menatap tempat dimana nana tadi berdiri, namun kening nya mengkerut karna ia tidak lagi menemukan sosok nana di sana, ia mengedar kan pandangan nya ke segala penjuru cafe untuk mencari calon menantu kesayangan nya-Park Nana-

Hingga sebuah pemandangan berhasil menyita penglihatannya, disana….. Tepat nya di sebuah minibar, calon menantu nya, nana… Tengah di peluk oleh seorang namja, namja itu memegang erat pinggang nana, tapi ahh….. Posisi nya sangat tidak mengenak kan dimata wanita itu. Ia merasa tidak senang saat melihat calon menantu nya di sentuh oleh namja lain selain sehun, anaknya

Namun manik mata nya menangkap seorang pria berjas yang tengah berjalan, seketika bibir nya melengkung lebar membentuk sebuah senyuman yang terkesan sulit di artikan oleh siapa pun yang melihat nya. entah apa yang sedang dia rencana kan oleh nya, dengan percaya diri dia mengangkat tangan kanan nya keatas

Excuse me……… “

 

 

TBC

– Link Beautiful Night in Paris: ( TeaserChapter 1Chapter 2Ongoing )

Author note          : udah segitu dulu yahhh…..please komen juseyo…. Maaf jika ada kesalahan penulisan. Author ngga sempat edit, soalnya author lgi ada ujiann. Harap dimaklumi yah…

Bagi yang udah kasih saran kemarin, makasih yah.. dan keputusan finalnya, author akan bikin ff ini jadi chapter length. Gapapa kan ? soalnya menurut author ff ini ngga bisa deh Cuma dibikin twoshoot, author pusing. Tapi ff ini ngga bakal panjang joq, paling Cuma 5-6 chapter aja.. terus pantengin ff ini yah. Jangan lupa comment nya Gamsahamnida *Bow

65 responses to “[Series] Beautiful Night in Paris (Chapter 1: The Arrogant Boy)

  1. Halo author ,tbh aku uda baca epep ini uda lama bgt huhuhu tp aku belum coment .dan juga lupa jalan ceritanya alhasil baca lg dan coment .daebak thor epep nya

  2. ffnya menarik!! eommanya sehun gak mau menantunya di sentuh sama laki2 lain..😀
    oke fighting!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s