[Series] Jar of Heart – ( Chap 2: Ghost (?) )

jar-of-heart

Fanfiction: Jar of Heart – ( Chap 2: Ghost (?) )

 

Title : Jar of Heart – Ghost (2)

Author : Rika Tresia / @rikatresia |

Main Cast : Lee Jinki a.k.a SHINee’s Onew, Park Minjung (OC) | Other cast : Kim Jonghyun a.k.a SHINee’s Jonghyun, Shin Sekyung, Dr. Cho a.k.a Super Junior’s Kyuhyun | Genre : Romance, Sad, Absurd | Length : Chapter | Rate: General

Chapter yang sebelumnya kependekan ya? Hehehe… semoga chapter yang ini bisa memuaskan kepenasaran dan kebingungan teman – teman dari chap sebelumnya ya ^^ selamat membaca😀 jangan lupa beri kritik dan sarannya ya, terimakasih *bow*

– Ghost (?) –

– Link Jar of Heart: ( Part 1 – Part 2Part 3Part 4Part 5Ongoing )

4 years later…
-Normal POV-
“Minjung-ssi, tolong hasil pemeriksaan pasien rawat inap selama 3 bulan terakhir ini dibuat laporan dan bawa laporannya padaku lusa!” Perintah Dr. Cho sambil memeriksa dokumen – dokumen hasil pemeriksaan pasien – pasiennya.
“Oh ne, tapi bukannya laporan pasien rawat inap baru saja saya laporkan 4 hari yang lalu dok? Apa ada kesalahan?” Tanya Park Minjung-gadis yang sekarang ini berada tepat dihadapan Dr. Cho-dengan raut wajah kebingungan.
Anio! Laporanmu bagus, tapi laporan yang kau buat kemarin sudah diambil oleh kepala Rumah Sakit untuk keperluan laporan tahunan. Biasalah…ini kan sudah masuk akhir tahun. Aku membutuhkannya untuk melihat perkembangan pasien – pasienku, bisakan Ms. Park?” Jelas Dr. Cho
Arraso seongsanim!” Balas Minjung sambil berpose seolah – olah sedang memberi hormat seperti seorang tentara.
“Hahahaha…..dasar anak ini, cepat kerjakan ne!” Dr. Choi kemudian menghampiri Minjung dan mengacak – acak rambutnya.
“Yak oppa! Jangan merusak tatanan rambutku!!! Ini bisa merusak image kepala Laboratorium Seoul International Hospital tauuu!!” Omel Minjung pada dr. Cho yang sudah dianggap seperti oppa kandungnya sendiri, sembari merapikan tatanan rambutnya seperti semula.

Hubungan antara dokter dan kepala Lab. itu memang terhitung sangat akrab, perbedaan usia yang hanya setahun diantara mereka membuat Dr. Cho menganggap Minjung sudah seperti adiknya sendiri.

“Uwaaaw kepala Lab. sangat mengerikan kalau sedang marah!! Haha kalau begitu cepat kerjakan laporannya, ne. Hasil pemeriksaan lab. harus sesuai dengan keadaan perkembangan pasien, kalau meleset berarti kesalahan terjadi pada analisis di lab.” Goda dr. Cho
“Ini sudah hampir waktunya makan siang oppa, akan aku kerjakan laporan itu nanti di rumah. Hasil pemeriksaan di lab tidak akan mungkin salah, kami selalu memeriksa alat – alat yang kami pakai begitu pun dengan orang yang mengoprasikannya, adalah orang – orang pilihan. Kau bisa percayai ku oppa! Baiklah kalau begitu, aku makan siang dulu ya oppa..dadah~ anneyong Dr. Cho! Mehrong~”

“Yak mengerjakannya jangan ditunda – tunda! Yak Ms. Park! Yak yak! PARK MINJUNG!!”
Teriakan dr. Cho menggelegar memenuhi ruang kerjanya sedangkan Minjung, orang yang sedang diteriaki justru pergi berlari menghampiri pintu dan membanting pintu ruangan dengan papan nama ‘Dr. Cho’.

~I know I can’t take one more step towards you cause all that’s waiting is regret.
Don’t you know I’m not your ghost anymore, you lost the love I loved the most~

-Minjung POV-
“Akhirnya jam kerja selesai juga…haaaaah bau Rumah Sakit benar – benar membuat hidungku tertanggu… tapi bagaimanapun juga sumber uangku berasal darisana hahahaha Sudahlah dikeluhkan juga tak ada gunanya, toh aku menikmatinya” racau ku panjang lebar sambil meregangkan otot – otot ku yang kelelahan.
“O… Bisnya datang” langkahku yang tadinya ingin buru – buru masuk ke dalam bis umum agar bisa cepat sampai di rumah, tiba – tiba terhenti.

Lee Jinki.

Pria yang mati – matian aku hilangkan dari dalam ingatanku juga hatiku ada di dalam bis itu.

Tidak boleh. Aku tidak boleh naik ke dalam bus itu, atau aku akan bertemu dengannya, orang yang sudah mengganggapku sebagai penggangu yang memuakan. Huh benar – benar menyedihkan.

Kubalikan arah tubuhku agar sopir bis itu tidak menunggu ku terlalu lama dan segera pergi dari halte bis.

“Haaaah terpaksa menunggu bis selanjutnya deh”
Minjung pabo!
Park Minjung pabo!
Jadi usahamu selama 3 tahun ini menghilang berakhir dengan sia – sia begitu saja? Dasar pecundang!
.
.
Kau telah kehilangan cinta yang paling kau cintai Minjung-ah!

-Jinki POV-
Aku menolehkan kepalaku untuk sekedar melihat – lihat pemandangan di luar bis yang sedang kunaiki ini, kutolehkan kepala ku kearah halte bus, tempat para penumpang baru akan naik.
Tidak beberapa lama kemudian bis ini melanjutkan perjalanannya.
Eh? Apa aku tidak salah lihat?
Park Minjung? Jungie? Benarkah itu dia? Kenapa tidak naik ke dalam bis? Apa sedang menunggu seseorang?

Segala macam pertanyaan mengenai Minjung berkecamuk di dalam pikiranku.

Minjung-ah kemana saja kau selama ini?

Yang kutahu dari Sekyung, sahabat baiknya. Sebulan setelah aku memutuskan hubungan kami secara sepihak, Minjung langsung minta agar dia dimasukan ke dalam program pertukaran pelajar ke luar negeri. Apa penyebabnya karna kami putus?… Hah tidak mungkin! Diakan yeoja kuat, mana mungkin sedih hanya karna putus dengan ku! Penggemarnya saja ada banyak.

Tapi sejujurnya aku menyesal telah memutuskan hubungan kami. Aku sadar, Minjung sudah seperti sesosok malaikat yang dikirimkan untuk diriku yang pemalas dan mudah kehilangan semangat ini. Dan aku telah melepaskannya begitu saja. Jinki pabo!

-Flashback-
“Yak Lee Jinki! Ayo cepat bangun, jangan membolos terus. Kita harus lulus tepat waktu tahu, ayo bangun Kim seongsaenim sebentar lagi masuk kelas!” Suara berisik yeoja cerewet itu benar – benar mengganggu tidur siangku. Suara siapa lagi kalau bukan suara yeojachingu ku yang cerewet macam ahjjuma – ahjjuma.

Huh, Lee Jinki sudah takdirmu memiliki yeoja berisik macam dia!

“Ayo bangun! Bangun! Bangun! Banguuuuun! 10 menit lagi kelasmu akan dimulai. Aku juga mau mengerjakan tugasku dari Im seongsaenim di perpustakaan” ucap Minjung sambil melihat kearah jam tangannya. Mata ku diam – diam mengintip hal apa saja yang sedang gadisku ini lakukan.

“Hhmmm tidak usah mengerjakan tugas, tidak usah masuk kelas, kita kencan saja yuk” rajukku pada Minjung, sambil mengerlingkan sebelah mataku untuk menggodanya, hahaha tepat seperti dugaanku, dalam hitungan detik wajah Minjung sudah memerah seperti tomat.
Lee Jinki memang pintar!

“Yak jangan coba – coba merayuku ya Mr. Lee! Cepat sana masuk kelas, percuma saja otakmu pintar kalau tidak sering diasah dengan tugas – tugas dari Kim seongsaenim” racau Minjung sambil memegangi pipi merahnya.
Percuma juga ditutupi, aku sudah hafal betul kebiasaanmu Ms. Park!

“Iya iya aku akan masuk kelas. Huh dasar ahjjuma ini” godaku lagi

“Ne ne… Mianhe pak tua sudah menggangu waktu tidur siangmu yang berharga” balas Minjung.

Benar – benar menyebalkan! Aku kan masih muda belia, enak saja mengejekku pria tua

“Yak kenapa hobimu selalu mengejek namja-mu yang tampan ini sih? Huh menyebalkan”

“Biarkan saja, mehrong”

Yak anak ini benar – benar!!

“Aissh sudahlah! aku masuk kelas dulu ya” Ucapkan ku sembari mengacak – acak rambut Minjung dan berlari sebelum dia marah – marah dan meneriaki ku

Aishh JINJJA! Ne, sana belajar! Belajar yang benar ya chagiya~ hahaha”

Chagi? Tumben sekali…. Kata – kata Minjung barusan sukses membuatku memutar kembali tubuhku untuk melihat gadis bawel itu.
Yah yeoja usil itu sudah pergi berlari kearah perpustakaan, tsk.

-End of flasback-

Aku benar – benar merindukan hari – hari kebersamaan kami…

TBC~

– Link Jar of Heart: ( Part 1 – Part 2Part 3Part 4Part 5Ongoing )

Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca, semoga para pembaca puas dengan chapter 2 nya yaa😉

 

5 responses to “[Series] Jar of Heart – ( Chap 2: Ghost (?) )

  1. masih pendek -_- ditunggu kelanjutannya yg lebh panjang ne. Btw, itu yg diatas pake kata seongsangnim artinya guru kan?? Kalo maksudnya atasan knp ga pake kata sajangnim??? Maaf klo aku salah

    • iya maksudnya atasan hehehe, makasih ya atas koreksinya =D chapter selanjutnya diusahan lebih panjang ya, makasih udh memberi waktu untuk baca ff aku, gomawo joengmal =D

  2. Astaga~ pendek bener eoonn.. Mwehehhee.. Baru mau nglangkah udh tbc lagi.. Hahahha.. Tapi ttp setia nunggu next chap koo.. Keep writing! Fighting author eonni!!

  3. Jinki nya centil banget -_-” hahahahahhahaa…. lucu sih…
    Emang kenapa kok dulu ngajakin putus???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s