[CHAPTER] Wedding Memories (Part 3 – What Happened?)

inhan99-wedding-memories2

ff ini bukan lah milik saya (flamintskle), melainkan sebuah titipan dari seorang teman.
Tolong berikan apresiasi kalian berupa komen 😉

Author : InHan99 ||

Main Cast : Oh Sehun – Han Joe In ( Han Lyn ) ||
Genre : Friendship, Family, Hurt, Marriage life, Romance, lil’Thriller etc. ||
Rate : PG-13 ( can change every next chapter ) ||
Lenght : Series || Disclaime : Story of mine and Sehun is owned GOD
Support Cast : Byun Baekhyun, Kim Jongin, Choi Heejung ( OC ), Kwon Hanna ( OC ), Lee Hyena ( OC ) etc.

Note : This pure my idea… Don’t be plagiat and siders…

©InHan99

Poster by Harururu98 @ Cafe Poster

» What Happened? «

Sehun masih berpikir tentang si topi hitam yang memiliki bekas luka diwajahnya. Kemudian dalam hatinya ia berpikir bahwa ia ingin bertemu lagi dengan si topi hitam untuk sekali lagi. Ada sesuatu yang harus ia pastikan, tapi ada hal penting yang harus segera ia selesaikan sebelumnya.

Ingatannya memang sudah hampir pulih, tapi ia masih memikirkan seseorang yang tidak terlalu nampak dalam memorinya tapi ia kenal bentuk tubuhnya, karena ada serpihan memori yang belum kembali, karena pada faktanya memori itu ikut menghilang bersama visualnya dan hanya menyisakan gambaran dirinya melalui figura dan lembaran polaroid. Ya, siapa lagi jika bukan istrinya sendiri. Jika saja Sehun tidak melihat fotonya, mungkin Sehun bisa tidak terlalu mengenali wajah istrinya. Bagaimana, kelak jika mereka berpapasan di jalan dan Sehun tidak mengenalinya, Sehun pasti akan merasa sangat menyesal.

Karena kesempatan untuk menemukan keberadaannya pasti akan menjadi sangat sulit dan Sehun tidak mau itu terjadi. Beberapa hari belakangan, em… mungkin sudah dua minggu Sehun selalu mengunjungi super market tersebut agar ia dapat bertemu lagi dengan si topi hitam yang memiliki bekas luka diwajahnya. Tapi, hasilnya nihil karena gadis itu tidak pernah datang lagi kesana.

 

***

 

Hari ini entah apa yang membawa Lyn untuk kembali lagi ke super market tersebut. Hm… Mungkin karena bahan makanan di rumah semakin menipis, ya bisa jadikan?.. Tapi, bukan hal itu yang menarik perhatiannya untuk pergi ke sana. Ada sesuatu yang mencoba untuk terus mengatakan padanya jika tempat itu pernah ada dalam bagian hidupnya. Tempat itu pernah berhubungan dengannya dan ada kaitannya dengan sesuatu yang hilang.

Lyn memasuki super market tersebut dan mengambil sesuatu di rak- susu kotak 1 liter. Namun, tangannya malah memegang tangan seseorang dan ia segera melepasnya kemudian meminta maaf dan segera menjauh dari tempat itu dengan cepat setelah berhasil mengambil susu kotak rasa cokelat.

Jantungnya berdebar hebat padahal ia tidak menatap orang itu. Tapi, entah mengapa sentuhan itu tidaklah asing untuknya. Namun, ia mencoba meyakinkan dirinya bahwa hal itu bukanlah hal yang harus ia pikirkan.

 

»«

 

Sehun terkejut saat tangan seseorang menyentuh tangannya dan orang itu segera meminta maaf lalu mengambil sekotak susu rasa cokelat tanpa menatap dirinya. Sehun bahkan tidak dapat melihat wajahnya yang mengenakan topi hitam untuk menutupi kepala dan sebagian wajahnya. Tunggu…. topi hitam?

Apa kali ini Sehun tidak salah lihat, atau perkiraannya tentang gadis itu yang memang selalu mengenakan topi berwarna hitam memang benar. Sehun segera berjalan sambil mendorong trolinya. Ia berkeliling super market namun hasilnya nihil. Gadis itu tidak ada lagi disana.

 

***

Heejung melangkahkan kakinya dengan cepat menuju kelasnya. Kemudian, ketika ia baru saja tiba di depan kelasnya. Alisnya naik sebelah, ia menatap heran. Ia pikir Hanna akan tiba lebih dulu darinya dan kemudian matanya beralih ke arah lain saat ia mendengar seseorang memanggilnya.

Heejung melihat Hanna tengah berjalan dengan beberapa buku tebal yang ia peluk. Hanna tersenyum manis kemudian menarik lengan Heejung setelah ia berdiri tepat di depan Heejung. Heejung pun hanya mengikuti langkah gadis itu dan kemudian duduk di tempatnya. ” Hey- kau terlihat senang hari ini? Wae? ” Heejung menatap Hanna yang semakin melebarkan senyum setelah di lempari pertanyaan seperti itu.

” Kau tahu? ” Hanna menggantungkan kalimatnya dan membuat Heejung menatapnya semakin penasaran.

Ya~ cepat jelaskan! ” Heejung meninggikan suaranya karena mendapat perlakuan seperti ini dari temannya. Hanna terkekeh menatap Heejung kemudian tersenyum lagi.

” Baekhyun sunbae mengajakku makan siang bersama setelah ini” dan kalimat Hanna sangat sukses membuat Heejung melongo. Rahang nya jatuh perlahan dan matanya melebar sedikit. Ia menahan nafas sebentar. Dan kemudian,

Ya~ sejak kapan kau menjadi dekat dengan Baekhyun sunbae,eoh? Kenapa kau tidak menceritakannya padaku? ” Heejung pura-pura marah dan membuang muka ke arah lain.

Mianhae, kau sih terlalu asik memperhatikan Sehun sunbae ” ujar Hanna kemudian terkekeh dan Heejung menatapnya kesal.

 

***

Hanna tidak pernah menyangka jika terjatuh pada pesona para sunbae  populer itu akan membawa dampak buruk untuknya, mungkin untuk Heejung juga. Ia tak pernah merasa setakut ini ketika di hadapkan oleh kondisi seperti- di bully. Namun, kali ini ia merasa gelisah dan merasakan firasat buruk akan menimpanya.

PLAKK

Hanna meringis beberapa kali saat ia merasakan pipinya semakin panas. 3 orang sunbaenya mengurung Hanna di dalam gudang bersama dengan mereka. Salah satunya, dengan rambut berwarna merah menyala terus menatapnya tajam, ” Awalnya Choi Heejung yang aku pikir akan mendapatkan perlakuan ini untuk pertama kali. Tapi, ternyata kau yang mendapatkannya untuk pertama kali sebagai orang yang pantas di tindas karena terlalu lancang untuk mendekati Baekhyun. Seharusnya kalian sadar, tidak sepantasnya mendekati seorang Byun Baekhyun yang setara dengan Oh Sehun dan murid terkenal lainnya!! ” gadis berambut merah menyala itu menggertak Hanna dan kemudian menendang kaki Hanna.

” Sudahlah, Yoorin-ah. Untuk apa kita memikirkan gadis desa seperti ini, membosankan ” ujar salah satunya yang bernama Hyena. Lee Hyena yang terkenal sombong dan tak segan untuk membully para hobae di bawah tingkatannya.

” Hyena-ah!! Kau tahu, ia  sudah berani mendekati Baekhyun oppa dan mereka sudah makan siang bersama. Bagaimana jika itu terjadi padamu, misalnya saja Heejung dan Sehun oppa makan malam bersama, apa yang akan kau lakukan? ” dan ucapan Yoorin membuat smirk mengerikan terlihat jelas di wajah Hyena.

” Apa perlu aku melenyapkannya sekarang, hah? ” dan Yoorin terdiam setelahnya. Ia baru sadar jika Hyena bukanlah orang yang segan dalam hal seperti itu. Mengingat Hyena pernah membuat sunbae wanita yang terkenal di universitas itu mengalami hal yang lebih parah dari pembully-an. Hyena menghukumnya tanpa ampun demi mendapatkan posisi sebagai orang terdekat Sehun.

” Kau akan melakukan hal yang sama seperti kau melakukannya pada Han Joe In sunbae? ” tanya Yoorin sedikit bergidik ngeri. Hyena hanya tersenyum miring menanggapinya.

” Mungkin- dan jika gadis desa itu benar-benar berani. Maka, aku tak segan-segan melakukan hal yang sama padanya seperti yang terjadi pada Han Joe In ” Hyena kemudian tersenyum licik dan meninggalkan kedua temannya. Yoorinpun segera menyusul bersama temannya yang satunya, sebelum pergi Yoorin menatap Hanna tajam.

” Awas kau, huh! ”

***

 

Heejung menemukan Hanna dengan kondisi yang memprihatinkan. Dan ia membawanya ke rumahnya yang sedang sepi karena Ibunya dan Lyn sedang pergi. Heejung kemudian membersihkan dan mengobati luka memar yang ada di wajah dan kaki Hanna. ” Heejung-ah

Heejung menatap Hanna yang menatapnya lirih, kemudian berdehem sebagai jawaban dan kembali melakukan kegiatannya. Hanna mengatakan pada Heejung untuk tak usah lagi berharap dan menjauhi Sehun sunbae sesegera mungkin. Hanna tidak ingin Heejung mendapatkan perlakuan yang Hanna dapatkan dari sunbae  bernama Lee Hyena.

” Lee Hyena sunbae sangat berbahaya, aku takut terjadi apa-apa denganmu seperti apa yang mereka katakan ” jelas Hanna dengan nada yang terdengar lirih kemudian Heejung menatap Hanna. Dan Hanna menceritakan tentang dirinya yang penasaran akan sosok Han Joe In, yang menurutnya menjadi salah satu sunbae yang mengalami sial karena mendapat prilaku pembully-an dari hobaenya. Kemudian Heejung juga mengatakan untuk tak takut dengan Hyena, Heejung meyakinkan Hanna bahwa mereka harus kuat dan mengejar cinta keduanya jika mereka yakin akan hati mereka sendiri. Hanna tersenyum setelah mendengarnya.

” Kau tenang saja, aku tidak takut dengan ancamannya dan soal sunbae itu, kau bilang ia populerkan? Mungkin saja Baekhyun, Sehun dan Jongin sunbae mengenalnya, kita bisa tanyakan pada mereka ”

***

” Mau apa kau kemari? ” Baekhyun menatap tajam seorang gadis yang kini berdiri di depan pintu apartemennya. Gadis yang mengenakan mini dress berwarna hitam itu kemudian menatapnya takut.

” Jawab aku Yoorin! ” bentak Baekhyun kemudian. Baekhyun sudah tahu tentang Hanna karena ia melihat dengan mata kepalanya sendiri Hanna menangis di pelukan Heejung ketika Baekhyun berniat menolong Hanna, ia melihat Heejung sudah berada di sana. Seseorang memberitahunya akan hal itu. Hanna di bully dan pelakunya adalah Yoorin.

” Apa yang kau lakukan pada gadis itu?!! ” teriak Baekhyun lagi, kemudian Sehun dan Jongin menghampiri keduanya. Dan berusaha menenangkan amarah Baekhyun.

” Pergi dari sini, Yoorin! ” Yoorin menggigit bibir bawahnya saat ia mendengar kalimat dingin dengan nada sarkastik dari mulut Baekhyun.

Oppa– a- ”

” -pulanglah! ” nada ucapan Baekhyun terdengar begitu menusuk dan membuat Yoorin merasa sangat tertohok.

***

 

Hanna dan Heejung mendudukan tubuhnya dengan malas di salah satu meja cafetaria. Hari ini Baekhyun mentraktir mereka bersama kedua teman Baekhyun dan salah satu di antara keduanya adalah Oh Sehun. Heejung bukannya malas, hanya saja ia terlalu gugup untuk menatap wajah Oh Sehun. Sedangkan Hanna, ia hanya sedikit sebal dengan perkataan Baekhyun barusan yang mengatainya pendek. Makan siang kali ini adalah permintaan maaf Baekhyun karena tidak bisa membantu Hanna saat itu- oh astaga Baekhyun.

Tak lama kemudian, pesanan yang mereka pesan sudah terhidang di atas meja. Mereka semua menyantap santapan siang dengan keadaan hening. Sebelum akhirnya Hanna menemukan topik untuk di bahas. ” Eum… Baekhyun sunbae? ” Baekhyun menatap Hanna saat suara gadis itu terdengar tengah menyebutkan namanya.

Ne– ”

” Kau tahu siapa Han Joe In sunbae? ”

” uhuk… uhuk….. ” dan kemudian Sehun terbatuk, padahal ia tengah memikirkan sesuatu tentang seseorang dan tiba-tiba pertanyaan seperti itu memenuhi pemikirannya. Mengalihkan seluruh perhatian dan kini semua menatapnya heran. Sehun pun berdehem dan mengatakan bahwa ia tidak apa-apa. Dan mereka boleh melanjutkan obrolan mereka.

” Han Joe In sunbae sudah merayakan kelulusannya beberapa bulan yang lalu ” ujar Baekhyun menjelaskan kemudian melirik ke arah Sehun yang masih asik berkutat dengan makanannya. Sehun merasa ada yang memperhatikannya dan dia tahu orangnya. Hanya saja ia malas menatap kembali seseorang itu karena pikirannya sedang tertuju pada suatu hal yang sering menganggunya akhir-akhir ini dan ia sadar jika itu adalah ulah si gadis bertopi hitam yang entah mengapa postur tubuhnya Sehun kenali dan ia baru sadar hal itu sekarang.

Hanna dan Heejung mengangguk-anggukan kepala mereka. Dua hari yang lalu, ketika Hanna mendengar nama Han Joe In, membuat ia begitu penasaran akan salah satu sosok sunbaenya itu. ” Eum.. Apa kau memiliki fotonya? hmm… Aku penasaran dengan sosoknya ” tanya Hanna tiba-tiba dan Sehun hampir saja tersedak untuk yang kedua kalinya. Sehun tidak salah dengarkan? Mengapa gadis itu ingin melihat foto istrinya dan untuk apa?

” Aku tidak banyak mengoleksi fotonya, ka- ”

” -boleh aku melihatnya? ” tanya Hanna dengan mata berbinar, entah mengapa ia terlalu penasaran dengan sosok sunbae yang tak pernah ia temui itu, mungkin karena ucapan Lee Hyena atau Yoorin sunbae yang mengatakan jika sunbae  bermarga Han itu juga populer. Ia bahkan memotong ucapan Baekhyun. Kemudian Hanna dan Heejung melihat Baekhyun mengeluarkan ponsel dari saku celananya dan ia terlihat mengutak-atik ponselnya. Sebelum ia memberikan ponselnya ia berkata sesuatu. ” Seharusnya kalian bertanya pada Sehun ” begitulah yang Baekhyun ucapkan.

Heejung kemudian menatap Sehun yang tengah menatap Baekhyun datar dan tidak ada yang tahu apa yang ada dalam pikiran Sehun. Menurut Sehun mengapa Baekhyun tidak mengatakan jika Han Joe In adalah istri Sehun yang beberapa bulan belakangan menghilang tiada kabar dan kenapa malah mengatakan seharusnya menanyakan pada dirinya? Bukankah mereka bertanya padanya, dasar Byun menyebalkan. Kemudian Sehun membalas tatapan Heejung dengan senyum tipis karena ia baru menyadari jika Heejung menatapnya. Heejung merasa ada sesuatu yang tidak ia ketahui dari Sehun. Entahlah apa, tapi ia merasakan hal itu. Dan kemudian Hanna memekik setelah menerima ponsel Baekhyun.

OMONA!!!!

Wae? ” Heejung, Baekhyun dan Jongin bertanya sambil menatap Hanna dengan bingung. Sehun juga melayangkan tatapan bertanya pada Hanna yang kini menatap mereka dengan mata membulat.

” He-Heejung-ah, ku-kurasa kau harus melihat ini. Han Joe In sunbae– eum mi-mirip sekali deng- ” Heejung langsung mengambil alih ponsel Baekhyun dan Hanna terdiam setelahnya, ia tak lagi melanjutkan perkataannya.

” A-apa ini? Han Joe In? ” Heejung memperlihatkan foto seorang gadis dengan rambut di kuncir kuda yang tengah menoleh ke samping. Sedangkan Baekhyun, Sehun dan Jongin menatap Heejung dan Hanna secara bergantian. Sehun penasaran dengan ekspresi Hanna barusan dan apa yang Hanna ucapkan- Han Joe In mirip? Mirip dengan siapa?

Ne? Memangnya kenapa? ” ujar Baekhyun menatap Heejung heran.

” Heejung-ah, kurasa ia sangat mirip dengan Lyn eonnie ” Hanna kemudian menatap Heejung yang sekarang matanya tengah terfokus untuk menatap layar ponsel Baekhyun. Sehun mengernyitkan alisnya karena mendengar nama yang asing di telinganya. Siapa itu Lyn? Mengapa mereka mengatakan jika Lyn itu mirip dengan istrinya.

” Mirip? Dengan? ” Jongin membuka suara dan bertanya pada kedua gadis itu yang kini tengah memperhatikan layar ponsel Baekhyun. Keduanya tak menanggapi pertanyaan JongIn. Tapi, keduanya tengah asik dengan acara debat mereka yang tengah membicarakan tentang Lyn.

” Lyn eonnie. Aku benarkan? Ia sangat mirip. Apa mungkin- ” Hanna menggantungkan kalimatnya dan semua menatap ke arahnya.

” Mungkin-? Tidak, dia pasti bukan Lyn eonnie. Lyn eonnie mempunyai tinggi badan yang sangat menjulang, mungkin dia bukan Lyn eonnie ” Heejung kemudian menolak apa yang sedang temannya itu pikirkan tentang Joe In dan Lyn. Dan Sehun semakin penasaran sekaligus ragu dan bingung karena Heejung mengatakan jika Lyn itu tubuhnya tinggi. Hey, istrinya juga memiliki postur tubuh yang tinggi bak model profesional.

” Hmm… Oh- Joe In juga punya tinggi badan yang hampir sama dengan Sehun. Kira-kira sekitar 177-178 cm ” tandas Baekhyun kemudian sambil menatap kedua gadis itu yang kini kembali menatap layar ponsel Baekhyun setelah menatap si pemilik ponsel.

” Inikah Han Joe In yang mereka bicarakan. Eh- ” kemudian Hanna terdiam sejenak. Seperti ada sesuatu yang tengah berputar di otaknya.

Heejung mengalihkan perhatiannya dan menatap sahabatnya itu dengan tatapan heran. Baekhyun, Sehun dan Jongin tengah menunggu apa yang akan gadis itu ucapkan kemudian.

” Heejung-ah! Kau bilang Lyn eonnie lupa ingatan,kan?! Dan kau bilang ia mengalami kecelakaan, kau bilang Lyn eonnie hanya ingat jika dia menyandang marga Han. Kau bilang Lyn eonnie di temukan beberapa bulan yang lalu. Kau pernah mengatakan itu, dan kau bilang jika Lyn eonnie mengingat beberapa hal tentang seoul, bukan? Mungkin Han Joe In- mungkin saja dia Han Joe In dan Lyn eonnie adalah dia. Mungkin ada yang sedikit berbeda di wajah mereka karena Lyn eonnie memiliki bekas luka di bagian kiri wajahnya ” Hanna terengah-engah dan bahkan kalimat yang ia lontarkan tidak tersusun dengan rapi.

Sehun terdiam, bekas luka itu mengingatkannya pada seseorang dengan topi hitamnya yang ia temui di super market tempo hari. Apakah itu memang dia? Apakah akhirnya ia di pertemukan kembali dengan istrinya?

” Mu- ”

” -dimana? ” Sehun memotong ucapan  yang akan keluar dari mulut Heejung, ia rasa tak salah jika ia mencoba untuk mempercayai perkataan Hanna atau bisa di bilang sedikit percaya sedikit ragu.

Heejung kemudian menatap Sehun dan bepikir tentang Lyn. Tapi, bukankah jika Han Joe In memang Lyn itu berarti Heejung sudah berhasil membantu Lyn. Tapi, apa hubungannya dengan pertanyaan Sehun barusan ‘dimana?’

” Dimana? Maksudmu? ” Heejung menoleh, menatap Sehun yang kini menatapnya penuh harap.

” Lyn yang kau bicarakan barusan, dimana dia? ” Sehun kembali bertanya. Ia benar-benar ingin bertemu dengan gadis itu, bisa saja itu benar-benar dia- istrinya atau dia yang ada di super market.

Hanna menatap bingung ke arah Sehun yang kini seolah sangat menunggu jawaban Heejung. Hanna pun menoleh untuk menatap Baekhyun dan JongIn yang ternyata juga terlihat ikut menunggu Heejung menjawab pertanyaan Sehun.

” Dia di rumahku, memangnya apa urusanmu dengan eonnie? ” tanya Heejung mengangkat sebelah alisnya menatap Sehun. Kemudian Hanna juga menatap ketiganya dengan pandangan menyelidik.

” Han Jo- ”

” Dia istriku yang hilang beberapa bulan yang lalu karena kecelakaan ” jawab Sehun cepat dan memotong kalimat Baekhyun yang berniat ingin menjelaskan siapa itu Han Joe In. Salahkah Sehun jika ia menaruh harapan pada penjelasan Hanna tadi. Mungkinkah Lyn itu Joe In yang mengalami kecelakaan. Semoga saja.

Heejung dan Hanna terkejut serta menatap Sehun tak percaya. ” Hey! Ja-ja-ngan ber-ca-ca-nda ” Hanna sedikit terbata.

Anniyo– mereka berbicara yang sesungguhnya ” ucap JongIn kemudian yang membuat Heejung membeku di tempatnya. Ada suatu perasaan yang membuat dadanya sesak. Ada suatu kesedihan yang tiba-tiba muncul begitu saja.

 

***

Lyn baru saja berniat ingin kembali ke dalam setelah ia menyelesaikan pekerjaannya menyusun keranjang buah. Namun, rasa pening menyerang kepalanya secara tiba-tiba membuat tubuhnya tehuyung ke depan dan hampir jatuh jika ia tak segera memegang sesuatu yang bisa menyelamatkannya. Kemudian ia mencoba bersandar di dekat pintu rumah yang ia tempati bersama Choi ahjumma dan Heejung.

Kemudian kepalanya semakin terasa pusing, ada sekilas memori yang melintas begitu saja di benaknya membuat suatu ingatan tiba-tiba terngiang jelas di dalam pikirannya.

” Suamimu masih dalam keadaan koma, mulai hari ini eommonim akan pergi ke Busan hingga beberapa hari  kedepan. jadi, tidak apakan? kau menjaganya hanya seorang diri, gwaenchana? “

 

” Anniyo ssi-eommonim. Itu memang  sudah  tugasku  sebagai  seorang  istri “

 

 

”  Seharusnya bukan kau yang berada di sisinya Joe In-ya, bukan kau hiks…. “

 

” Apa maksudmu, Hyena-ah? “

 

 

” Selamat tinggal nyonya Oh- “

Dan seketika semua pandangannya menjadi gelap. Lyn bahkan tak mendengar suara apapun dan tak bisa melihat apapun. Hanya ada kesunyian dalam ketenangan yang hanya ia rasakan sendiri.

 

»«

Perlahan kelopak mata Lyn terbuka dan ia melirik kesamping. Ada Choi ahjumma, Heejung dan Hanna. Tapi, ia tak mengenal ketiga lelaki yang juga tengah menatapnya. Namun, mereka seperti benar-benar tak asing dalam ingatannya. Dan pening itu kembali menyerang. Rasanya seolah ada yang berusaha menembus memorinya dan menggambarkannya dalam benak Lyn. Kemudian bayangan seseorang muncul.

 

” Joe In-ya, bagaimana? Apa yang dokter katakan? “

 

” Aku mengandung dan sepertinya kita harus cuti untuk main basket “

 

” Jinjja? Gomawo, jagiya “

 

” Ya~ bisakah jangan memanggilku dengan embel-embel jagiya. Cukup- “

 

” Ne- Joe In-ya “

 

»«

 

” Sehun mengalami kecelakaan, maaf baru meberitahumu Joe In-a. Kau harus segera kembali ke korea “

 

” Ne- “

 

»«

 

” Kau hamil? “

 

” Ada apa denganmu? “

 

” Tidak usah berpura-pura Joe In-a “

 

” Apa yang kau katakan Hyena-ah “

” Arghh ” Lyn memegangi kepalanya yang masih terasa pening. Semua yang tiba-tiba muncul dalam ingatannya membuat kepalanya kembali di dera pening.

Sehun, Baekhyun dan JongIn hanya diam di samping Hanna. Kemudian perhatian Sehun tertuju pada bekas luka memanjang di wajah bagian kiri Lyn. Benar yang Heejung dan Hanna katakan soal bekas luka. Dan Sehun meyakini jika itu adalah gadis di super market sekaligus istrinya yang telah lama menghilang. Sehun merasa tidak sia-sia karena telah menjelaskan segala hal tentang Joe In pada Heejung agar gadis itu percaya, bahkan Sehun menunjukkan semua foto-foto Joe In yang ada di apartemennya agar Heejung percaya ucapannya dan tidak menganggapnya main-main.

Lyn menoleh sekitar, dan kemudian mulutnya mengeluarkan suara yang membuat semuanya terkejut ” Se-Sehun, Byun- ,Kkam Jong-? Benarkah? Ka-kalian disini, ba-bagaimana bisa? “. Kemudian Lyn kembali memegangi kepalanya yang mulai sakit lagi setelah beberapa saat lalu sakitnya telah hilang, namun perlahan kembali.

Sehun tersenyum penuh arti menatap Lyn.

” Byun- Kkam Jong? ” Hanna kemudian bertanya sambil menatap JongIn. Seketika JongIn tersenyum, ” Joe In-a, Lyn memang dia ” dan kemudian Hanna menoleh pada Heejung yang menatap Lyn tidak percaya.

” Kau mengenal mereka? ” tanya Choi ahjumma kemudian sambil mencoba untuk membantu Lyn duduk.

” Mereka tidak asing untukku, namun entahlah. Entah mengapa jika melihat mereka, sekarang ini seperti ada sesuatu yang mencoba menginterupsi dalam pikiranku dan Sehun- aku sering melihatnya dalam mimpiku dan seiring dengan ingatanku yang mulai kembali secara perlahan ” kemudian tangan Lyn bergerak untuk memegangi kepalanya lagi. Dan Sehun segera menangkap tubuh Lyn yang hampir limbung. Lalu, apa yang Lyn katakan memang benar. Wajah Sehun benar-benar tidak asing dalam benaknya karena ia adalah suaminya. Sehun suaminya dan ia sempat melupakannya. Tapi, mengapa ada hal yang aneh disini? Mengapa ia merasa aneh? Mengapa ia merasa ada seseorang yang terluka? Apakah ini salah ketika ingatannya telah kembali? Dan Heejung……

 

 

 

 

 

To Be Continue…..

 

 

Note : 감사합니다 널 위해 Gea (flaminstkle) telah membantu untuk mempublish lanjutan  ff  yang semakin abal ini di FFINDO. Dan terima kasih banyak untuk para readers yang sudah mau berkunjung maupun membaca ff ini. Maaf jika semisal ada typo, maklum authorkan juga manusia. Gomawo

 

 

See you on the next chapter

Advertisements

61 responses to “[CHAPTER] Wedding Memories (Part 3 – What Happened?)

  1. akhirnya sehun menemukan lyn atau joe in.
    lyn mulai2 ingat.
    duh penasaran.
    gmna ya ama hee jung?
    pasti patah hati.
    bguss deh ff nya thor.

  2. Pingback: [CHAPTER] Wedding Memories (Chapter 7 – Flashback) | FFindo·

  3. Pingback: [Chapter] Wedding Memories (Part 8 – Moment) | FFindo·

  4. lee hyena kayaknya emang seorang psikopat sejati ya
    jadi dia yang membuat joe in kecelakaan
    dan sekarang bagaimana perasaan heejung pada sehun yang udah membara itu kalo ingatan lyn kembali lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s