EXPECTATION vs REALITY [PROLOG]

Expectation VS Reality

 

Sebenarnya ragu mau post ini, kenapa? Judulnya bukan The Portal 2 sih, hehe.

Oke, sebelumnya saya selaku author memohon maaf dulu karena menghilang setelah posting preview The Portal part 4. Bukan hanya karena ujian semester dan hal-hal yang berhubungan dengan kuliah, tapi juga karena sejak memasuki dunia kuliah, saya sering sekali terjangkit writer’s block, hingga berujung pada kebuntuan sementara untuk menulis The Portal yang sedemikian rumitnya (oke, ini salah saya sendiri bikin alur yang rumit :v).

FF ini lahir dari keputus asaan sementara saya melanjutkan The Portal 2, saya berpikir daripada menghilang total dari dunia fanfic hanya karena The Portal, lebih baik muncul dulu dengan cerita lain, dengan harapan readers antusias karena hampir dua tahun ini kita selalu bertemu dengan The Portal. Pasti bosen kan bacanya The Portal terus, hehe *alibi ._.* Tapi tenang saja, bagaimanapun juga The Portal pasti tamat, adanya fanfic baru tidak akan menghentikan kelanjutan The Portal.

Kembali ke ff baru ini, panjang chapternya kemungkinan tak akan sepanjang The Portal, tetapi semoga saja bisa menghibur kalian dan memberi kalian suasana baru karena konsepnya jauh berbeda dari ff-ff yang pernah saya rilis sebelumnya.

Penasaran? Silahkan baca prolognya! ^^

***

 

Expectation vs Reality

 

“ Kenyataan di balik layar kaca kadang tak seindah tayangannya.”

 

Author : Citrapertiwtiw

 

Genre : Comedy, Romance

 

Type : Chaptered

 

Main Cast(s) :

– A Pink’s Son Naeun as a pretty visual of A Pink

– INFINITE’s L / Kim Myungsoo as a coolest visual of INFINITE

– INFINITE’s Nam Woohyun as an online-author

– INFINITE’s Kim Sunggyu as a writer and PD

– Girl’s Day Yura / Kim Ahyoung as a visual of Girl’s Day

*note : Sunggyu & Woohyun is not a part of INFINITE.*

 

Other Cast(s) :

– The rest of A Pink members (+Yookyung)

– The rest of INFINITE members

– BTS V / Kim Taehyung as Sunggyu’s Assistant

And introducing :

– Park Shin Hye as mentor 1

– Lee Jong Suk as mentor 2

 

PROLOG

 

[KPop Times, 9th of January 2015]

HEADLINE NEWS : ASFI, Harapan Baru Untuk Bakat Akting Para Idol

 

Seoul–Industri Drama dan Film di Korea Selatan pada saat ini tak hanya mengandalkan para aktor dan aktris untuk berlakon di layar kaca, besarnya gelombang hallyu membuat para artis idola juga menarik perhatian besar apabila diberi kesempatan menunjukkan kemampuan akting mereka. Oleh karena itu, saat ini pelatihan atau trainee dari agensi-agensi yang mempersiapkan calon artis idola tak hanya mengajari mereka bagaimana bernyanyi dan menari, tetapi juga berakting, terutama pada calon visual grup, karena mereka dianggap sebagai yang tertampan/tercantik dalam grup mereka.

Namun permasalahan yang terjadi pada saat ini adalah, masyarakat Korea mulai tidak menginginkan kemunculan member-member boy/girl group dalam drama atau film, mereka mengkritik bahwa kemampuan akting mereka begitu buruk karena hanya ingin sekedar muncul dan menaikkan rating, beberapa yang memang berbakat justru mengurangi karir akting mereka dan lebih memilih fokus pada comeback grup mereka di blantika musik, seperti Suzy ‘Miss A’, Lee Joon ‘MBLAQ’, dan Jiyeon ‘T-ara’. Tak hanya ingin fokus pada comeback grup masing-masing, ada juga diantara mereka yang harus mengikuti wajib militer, termasuk para aktor professional lainnya, sehingga mengurangi jumlah aktor dan aktris berbakat.

Menurut seorang penggagas muda yang tak ingin disebutkan namanya, ia begitu menyayangkan situasi ini karena ia tahu betapa banyak idol yang tak hanya ingin beraksi di atas panggung namun juga di dunia akting. Tetapi dengan akting pas-pasan, ia memaklumi mengapa masyarakat menghujani banyak kritikan. Hal inilah yang membuat sang penggagas mendirikan ASFI.

ASFI (Acting School For Idols) adalah sekolah akting yang didirikan penggagas yang tak ingin disebutkan namanya ini. Bertempat di daerah Gangnam dengan gedung asrama besar, mewah, dan fasilitas lengkap, sekolah ini akan membentuk para idol untuk menjadi aktor dan aktris professional yang mampu bersaing dengan aktor dan aktris lainnya!

Meski pendiri sekolah akting ini tidak ingin menyebutkan namanya bahkan menyembunyikan wajahnya saat melakukan wawancara dengan redaksi KPop Times, ia mendapatkan banyak dukungan dari berbagai pihak dan sponsor untuk mengoperasionalkan sekolahnya dan merekrut beberapa penyanyi serta member boy dan girl group untuk “trainee kedua” di ASFI, namun tentu dengan masa belajar yang lebih singkat. Sang pendiri mengatakan, bahwa rekrutmen untuk ASFI lebih diutamakan kepada para visual dan idol-idol yang pernah mengalami ‘kejatuhan rating’ atau kegagalan pada drama yang pernah mereka bintangi.

Pendiri ASFI yang misterius ini juga mengungkapkan, bahwa ia sangat percaya sekolah yang didirikannya ini akan menjadi cikal bakal kebangkitan para idol di dunia akting tahun ini, karena ia juga mendapatkan dukungan besar dari aktor dan aktris profesional. Dukungan semacam apa yang ia peroleh?

“ Kami juga sudah mengajukan tawaran sebagai mentor kepada beberapa aktor dan aktris, dan saya begitu senang karena begitu banyak yang memenuhi tawaran kami. Seperti aktor Lee Jong Suk dan aktris Park Shin Hye yang baru saja menyelesaikan drama mereka. Meski memiliki jadwal yang begitu padat, mereka menjadi salah dua dari sekian banyak aktor dan aktris yang menerima tawaran kami untuk menjadi mentor para idol di ASFI.”

Demikian yang ia tuturkan pada Kpop Times, ia melanjutkan, “Satu mentor untuk satu idol.” Wow, sudah terbayang bukan, bagaimana gedung ASFI akan dipenuhi banyak bintang Korea?

Acting School For Idol akan resmi dioperasionalkan minggu depan. Pembukaan gedung akan dilaksanakan dan diresmikan oleh CEO agensi “Big Three”. Mengenai siapa saja mentor dan idol-idol yang akan menjadi peserta didik, pihak ASFI berjanji untuk merilisnya jika semua yang mereka beri tawaran sudah mengkonfirmasi. Hmm.. apakah idola kalian akan menjadi salah satunya?

(disunting oleh Ryu Sang Soon, Januari 2015).

***

 

“ Aku lebih penasaran dengan pendiri misteriusnya daripada artis-artis yang akan bergabung di sekolah itu.”

Unnie! Liat korannya!”

Chorong melempar koran yang ia pegang dan ditangkap dengan jitu oleh Hayoung, sang maknae membaca beritanya dengan antusias.

“ Sejak seminggu lalu ASFI terus yang diberitakan, membuatku semakin ingin masuk sekolah ini. Sayangnya sebentar lagi aku ujian.”keluh Hayoung sedih, “…unnie, apa ada kabar dari agensi? Apa salah satu dari A Pink akan masuk sekolah akting ini?”

“ Entahlah..”Chorong mengangkat bahunya, setelah itu melirik seorang gadis yang tengah yoga didalam ruangan kecil yang dilindungi oleh pintu kaca di sudut dorm mereka.

“…kurasa perlu ada yang masuk ke sekolah itu.”

 

“ Aku?”

Naeun membuka matanya sebab suasana yoganya yang khidmat kabur seketika saat suara Chorong yang jelas mengandung unsur sindiran masuk ke telinganya dan turun ke hatinya yang sedang sensitif.

“ Mengapa kamu?”Chorong balik bertanya seakan tak tahu apa-apa.

“ Walaupun mataku tertutup, aku tahu kau menyindirku barusan.”

“ Kalau iya kenapa?”

Beginilah Park Chorong, leader blak-blakan. Naeun menghembuskan nafasnya dengan malas.

 

Aku pulang!”

“ Eunji!!” Bomi beranjak dari depan TV dan menyambut kedatangan Eunji, disusul oleh Hayoung dan Namjoo yang langsung mengambil beberapa kantung plastik yang dibawa Eunji.

“ Wah.. kau benar-benar membelikan sup rumput lautnya! Gomawo unnie.. bagaimana syuting terakhirmu??”tanya Namjoo.

“ Sangat lancar. Ayo kita rayakan!” Eunji mengajak semuanya untuk menggelar makanan yang ia bawa di lantai dorm, “…Chorong unnie, mana Naeun?”

“ Aku tidak lapar.”

Naeun keluar dari ruang yoganya dan melesat ke kamar.

BRAK!

Ia membanting pintunya.

 

“ Apa lagi sekarang?”

“ Sedang apa kau?”tak menghiraukan pertanyaan Yookyung, Naeun bertanya dengan nada sewot, Yookyung bolak-balik menatap layar TV dan temannya itu.

“ Ng..anu.. nonton dramanya Eunji, besok sudah episode terakhir. Drama seru bang….”

BET!

Naeun merampas remote TVnya dari tangan Yookyung dan segera mematikan kotak menyala itu dengan emosi.

“ Kau ini temanku atau bukan sih!?”teriaknya benci seraya melempar remote yang ia pegang hingga baterainya lepas.

“ YA! Bukan begitu.. aku mengerti perasaanmu, tapi.. bisakah kau dinginkan dulu kepalamu?” Yookyung mencoba sabar dan meraih satu koran yang ada di atas buffet, “…ng.. ini..ini.. kau sudah lihat berita di koran ini? Ada sekolah akting yang akan…”

“ Sudah! Sudah!!! Chorong menyindirku agar masuk sekolah itu! Proses pendinginan kepalaku gagal karena dia barusan!” Naeun menyalak lagi. Fakta yang tersebar di internet bahwa ia adalah sosok terlembut dan berhati malaikat di A Pink rupanya cuma omong kosong belaka.

“ Bukankah itu bagus? Kenapa kau malah marah?”

“ Kalau aku masuk kesana akan sangat memalukan. Eunji yang bukan seorang visual sudah berakting di drama dengan rating tinggi sementara aku harus ikut sekolah dulu padahal aku visualnya. Apa kau gila? Tentu saja aku tidak mau.”

“ Gengsimu tinggi sekali, Sonna. Kalau kau tidak belajar kau akan tetap seperti ini, dan Eunji akan semakin menanjak.”

“ Apa aktingku sejelek itu?”

Yookyung diam sebentar, mencari kata-kata yang tidak menghujam ulu hati sahabat terdekatnya itu. Ia tahu Naeun begitu depresi dua bulan terakhir ini, ditambah lagi visual cantik ini sedang PMS, salah satu kata saja bisa membuatnya berubah barbar.

“ Tidak..tidak jelek. Kau berbakat, Naeun-ah. Hanya saja..saat ini tidak seberuntung Eunji.”

“ YA! Itu masalahnya. Pertanyaannya adalah, kenapa aku bisa tidak seberuntung dia padahal aku adalah visual disini? Eunji mendapat peran utama di drama yang bagus dan dipasangkan dengan aktor muda yang tampan sedangkan aku bermain di drama biasa dan berpasangan dengan pria tua, tidakkah itu aneh? Kalau kau berada di posisiku, apa yang kau lakukan?”

Yookyung menggaruk pelipisnya, merasa iba. Ia paham betul, Naeun sedepresi ini karena karirnya dalam dunia akting tidak semulus Eunji yang notabene hanyalah main vocal dalam A Pink, grup mereka. Bahkan ketika pertama kali diberi kesempatan bermain drama, ia justru dipasangkan dengan pria tua, dan ciuman pertamanya terpaksa direnggut oleh pria tua itu. Yah.. mending kalau dramanya terkenal, kenyataannya tidak karena ceritanya cenderung monoton dan ide memasangkan Naeun dengan aktor tua sama sekali tidak diterima oleh pemirsa.

Dan kebetulan juga saat itu drama Eunji ikut tayang.

“ Kalau aku diposisimu…”

Naeun melebarkan matanya dengan penuh harapan. Selama ini ia begitu percaya dengan Yookyung, mungkin karena hanya Yookyung satu-satunya yang seumur dengannya disini.

“…kalau aku diposisimu..”

“ Apa? Bagaimana? Bagaimana?”

“ Aku akan masuk sekolah akting itu.”

***

 

[K-Star Magazine, 10th of January 2015]

 

UPDATE INTERVIEW : Aktor Lee Jongsuk Usai Selesaikan Drama ‘Pinocchio’ : Sibuk CF sampai menjadi Mentor!

 

Q : Kamu telah selesai dengan drama Pinocchio. Bagaimana perasaanmu?

A : Satu sisi aku merasa lega, namun selebihnya aku merasa sedih. Kru dan pemain lainnya sudah seperti keluarga bagiku, rasanya sulit berpisah dari mereka. Kami sudah banyak bekerja keras bersama-sama.

 

Q : Apakah masih sering berkomunikasi dengan lawan mainmu?

A : Ya. Aku dan Shinhye bahkan masih intens bertemu, kami mendapat kontrak lagi untuk iklan bersama di Korea dan Thailand. Rasanya melegakan karena Pinocchio masih belum bisa pergi dari ingatanku, hehe.

 

Q : Kalian berdua bahkan sama-sama mengkonfirmasi untuk menjadi mentor di sekolah akting untuk para idol. Apa itu benar?

A : Sebenarnya aku tidak menyangka Shinhye akan ikut mengkonfirmasi, tapi ia mengatakan benar. Aku begitu senang, kuharap kami bisa bekerja sama lagi untuk melatih disana. Ini akan menjadi pengalaman yang menarik.

 

Q : Bicara soal mentor. Ini tentu pengalaman pertamamu. Jika bisa memilih, kau ingin menjadi mentor idol yang mana?

A : Saat mendapat tawaran untuk menjadi mentor disana, aku langsung berpikir untuk menjadi mentor visual dari boygroup INFINITE, L. jadi aku berharap ia akan masuk ke sekolah akting itu.

 

Q : Wow, L INFINITE? Apa kau penggemar INFINITE?

A : Aku senang mendengar lagu-lagu mereka.

 

Q : Apa alasanmu memilih L INFINITE?

A : Jujur saja, Pinocchio adalah drama pengganti dari drama yang dibintangi oleh L. kami bekerja keras untuk menaikkan rating stasiun tv karena drama yang dibintangi L mendapatkan rating yang mengecewakan. Setelah melihat sendiri dramanya, aku berpikir memang L perlu banyak belajar sebelum benar-benar tampil sebagai aktor.

 

“ Apa ini!!? Pencemaran nama baik ini mah namanya! Gak bisa!”

“ Astaga! Myungsoo, kau mendapatkan majalahnya?”

Sungyeol buru-buru berdiri dan mengambil majalahnya dari tangan Myungsoo yang wajah tampannya sudah memerah menahan marah, atau menahan malu, mungkin.

“ Ambil aja! Aku udah baca!”sahutnya sengit, “…aku bisa laporkan dia ke polisi!”

“ Gayamu mau ke polisi.. atas tuduhan apa? Pencemaran nama baik? Pencemaran di bagian mana? Jawaban interviewnya emang bener kok..”sela Hoya seraya mengambil majalah tersebut dari tangan Sungyeol lalu membolak-baliknya.

“ Jangan macem-macem lah hyung, skandalmu sama cewek yang jualan online itu aja belom kelar.”sindir Sungjong dengan polosnya, bikin Myungsoo makin naik darah.

“ Kalo gini caranya image­ aku makin rusak!”Myungoo mengacak-acak rambut blondenya yang jabrik, kemudian masuk sebentar ke kamarnya lalu keluar sambil memakai jaket hitamnya yang paling necis.

“…aku ke kantor Woollim sekarang juga! Ada yang mau nganter? Nggak? Yaudah gausah!”

Visual tampan itu langsung keluar sendiri dari dorm dan berjalan kaki menuju kantor agensinya, entah apa tujuannya.

“ Ah, semoga ia sampai kantor dengan selamat. Kalau dia bertemu gadis tetangga itu lagi bisa kacau urusannya.”Sungyeol geleng-geleng kepala.

“ Namanya Son Naeun, dia personil A Pink. Terlalu biasa kalau kau menyebutnya gadis tetangga.”sela Sungjong.

“ Memangnya mereka belum bermaafan? Myungsoo dan gadis tetangga itu?”

“ Ya belum lah, hyung! Setelah insiden sebesar itu, mana mungkin mereka mudah untuk saling minta maaf?”

“ Benar juga. Ah.. untung insiden kemarin tidak ketahuan media.”

“ Tapi kalau saat ini Myungsoo hyung bertemu lagi dengan si Naeun itu dan kita tidak ada disana, bisa-bisa…”

“ Ya! Kenapa tidak kau kejar Myungsoo?”Hoya langsung menendang-nendang paha Dongwoo yang daritadi asyik saja berbaring menonton TV di atas lantai, ia khawatir dengan perkataan Sungjong barusan.

“ Kenapa aku?”sahutnya malas.

“ Kau kan yang paling tua!”

“ Apa hubungannya?”

“ Aih sudahlah.. biarkan saja Myungsoo, apartemen ini luas, belum tentu ketemu gadis tetangga itu.”sela Sungyeol.

“ Tapi.. Myungsoo hyung mau ngapain ke kantor? Mau ketemu papi Jungyeop?” tanya Sungjong penasaran.

“ Kurasa dia ingin minta agensi untuk menggugat Lee Jongsuk.”

“ Ya! Gila saja, mana mungkin!? Itu akan menjadi masalah besar. Lagipula aku penggemar Lee Jongsuk, akan kutahan dia kalau sampai melakukannya.”jawab Hoya cepat.

“ Lalu menurutmu dia mau apa ke kantor agensi?”Dongwoo ikut masuk ke dalam pembicaraan.

“ Menurutku dia ingin agensi mendaftarkannya ke sekolah akting itu.”jawab Hoya polos.

Mwo? Bagaimana bisa kau berpikir sampai kesana? Jelas-jelas dia marah barusan!” Sungyeol tak habis pikir.

“ Entahlah.. tapi aku setuju dengan Howon hyung.”jawab Sungjong tak kalah polosnya dengan Hoya barusan.

“ Ei.. tapi.. tadi kan dia..”

“ Ssst! Diam, mending kita taruhan aja. Yang ngerasa Myungsoo kesana karena ingin ngegugat mana suaranya??” tanya Dongwoo sambil angkat tangan sendiri.

Sungyeol buru-buru angkat tangan sambil mehe-mehe kearah Dongwoo, “ Firasat kita pasti bener, hyung. Mana mungkin Myungsoo mau sekolah disana, sekolah formal biasa aja dia males.”

“ Aku tetap konsisten. Myungsoo pasti ingin didaftarkan ke sekolah akting itu.” Hoya tetap ngotot, Sungjong ngangguk-ngangguk setuju.

“ Yang kalah taruhan harus masak dan ngirim makanan ke tetangga!” ucap Sungjong seenaknya, sekaligus keputusan taruhan.

“ Astaga. Ini menyeramkan. Semoga kita menang.”

***

 

“ Acting School For Idols. Ada yang bisa saya bantu?”

“ Wah, sekolahnya sudah operasional?”

“ Belum, Pak. Tapi line telepon kami sudah aktif. Ada yang bisa saya bantu?”

“ Ya. Ya.. pertama, tolong jangan panggil saya Pak.”

Joesonghamnida, Tuan.”

“ Ah, itu juga jangan. Panggil aku Sunggyu saja.”

“ Baiklah. Sunggyu-ssi, ada yang bisa saya bantu?”

“ Boleh aku bicara dengan pimpinan sekolah?”

“ Hmm.. apa Anda sudah mengenalnya?”

“ Bagaimana aku mengenalnya? Dia tidak pernah menampakkan diri sama sekali, bukan?”

“ Kalau begitu maaf, Anda tidak bisa bicara dengannya.”

“ Nona, maaf.. ini sangat penting. Katakan padanya aku sutradara dan penulis Kim Sunggyu, dia pasti tahu. Aku sangat terkenal, kau pasti kenal juga denganku, kan?”

Omo! Ini.. Kim Sunggyu? Sutradara dan penulis itu..?”

“ Haha tentu saja, yang terkenal itu. jadi biarkan aku bicara dengan pendiri sekolah.”

“ Maaf. Tetap tidak bisa.”

“ Hah.. sial!”

Pria muda itu memutuskan teleponnya dan melemparnya ke sofa dengan jengkel.

“ Kenapa kau sangat ingin bicara dengan orang misterius itu sih?”tanya Taehyung, asistennya yang sering jadi sasaran bully.

“ Bagaimana dengan naskah terbaruku?”Sunggyu tak menanggapi pertanyaannya dan justru menanyakan hal lain.

Daebak hyung! Daebak! Ini akan jadi drama yang hits! Tapi kita perlu aktor dan aktris yang harus bisa membawa perannya dengan sangat baik..”

“ Justru itu aku perlu bicara dengan yang punya sekolah akting itu.”

Mwo? Untuk apa?”

“ Ah.. Kim Taehyung, kau terlalu bodoh..” Sunggyu duduk dan bersandar di sofa kemudian membaca naskahnya sendiri dengan senyum mengembang.

Taehyung menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“ Apa dia ingin meminta aktor dan aktris dari sana?”

 

“ Nah! Akhirnya kau pintar juga.”Sunggyu rupanya mendengar gumaman Taehyung.

“ Tapi.. sekolahnya aja belum jalan, gimana mau mengambil pemain dari sana?”

“ Aku tidak terburu-buru ingin merealisasikan naskah ini, bocah. Aku akan menunggu satu semester sampai sekolah itu mendapatkan idol yang pantas memerankan karakter di naskah ini.

“ Rupanya kau ingin menggunakan personel boyband dan girlband untuk drama kali ini..”Taehyung manggut-manggut, “…bagaimana cara mendapatkan yang tepat?”

 

“ Idol yang mendapatkan nilai A untuk semua mata ujian di sekolah akting itu nanti yang akan aku rekrut menjadi pemeran utama.”

 

-To Be Continued-

 

Nah, namanya juga prolog, jadi sependek ini, dan semisterius ini(?).

Sekali lagi saya mohon maaf dulu yang sebesar-besarnya karena belum update The Portal 2. Jadi sekarang tergantung readers, kedepannya saya posting part 4 dulu atau chapter 1 ff baru ini? Dua-duanya akan berjalan dan tamat kok walaupun gak ada lagi jadwal-jadwalan posting karena kesibukan kuliah gak bisa diprediksi :’)

Terimakasih banyak bagi yang sudah membaca prolognya. Bagaimana komentar kalian? Silahkan tinggalkan jejak, jangan jadi silent readers, komentar kalian sangat berguna untuk penulisan chapter selanjutnya.

Sampai bertemu di postingan berikutnya! ^^

Advertisements

64 responses to “EXPECTATION vs REALITY [PROLOG]

  1. Pingback: READ and VOTE! [5 Synopsis of new fanfictions by Citrapertiwtiw] – FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s