[Dead Series] Prolog

apocalypse

AUTHOR: avyhehe / @a_vy

LENGTH: Series

GENRE: Thriller, Horror, Suspense

Sub-GENRE: Survival, Gore

RATED: 15+

CHARACTERs: Park Chanyeol, Oh Sehun, and others

Disclaimer: Inspired by The Walking Dead, Dead Island & The Evil Within game, etc.

______________________________

“Apakah ini akhir dari dunia?”

_______________________________

“Apakah ini akhir dari dunia?”

Chanyeol bergumam pelan ketika menatap pemandangan di hadapannya, sedangkan Sehun berdiri tegak tidak jauh di sebelahnya. Sebelah tangan mereka masing-masing menggenggam sebatang benda berlumuran darah segar, yang hanya mereka dan Tuhan yang tahu darimana asal lumuran darah itu.

Keduanya hanya berdiri diam tanpa suara, pikiran mereka berkecamuk dan mulai membuat persepsi-persepsi aneh, berusaha mencerna sesuatu yang kini ditangkap oleh sepasang mata mereka.

Agak jauh di hadapan mereka, tampaklah deretan gedung perkotaan yang menjulang tinggi, jalan-jalan metropolitan yang bercabang disana-sini, dan komplek-komplek pertokoan yang berjejer dengan rapi di pinggir jalan. Anehnya, kebanyakan dari bangunan-bangunan itu sudah tidak utuh lagi, bahkan sebagian telah hancur lebur dan rusak parah.

Diantara kepungan bangunan itu, asap berwarna kelabu pekat membumbung tinggi di kejauhan, seolah-olah kebakaran yang hebat baru saja terjadi di sana. Gumpalan asap tidak hanya muncul di sebuah titik, namun juga di beberapa titik yang lain.

Chanyeol menelan ludahnya. Kota metropolitan di hadapan mereka itu kini telah hancur, kota yang dulunya merupakan saksi peradaban manusia yang begitu maju, namun kini hanyalah puing-puing berantakan yang seolah baru saja  dijungkirbalikkan oleh sebuah tangan tak kasat mata—hingga membuat isinya porak-poranda dan menyisakan sebuah kota yang telah mati.

“Apa yang akan kita lakukan?”

Perkataan yang terdengar begitu lemah itu keluar dari mulut Chanyeol, dia terlihat putus asa, sementara sudut matanya melirik Sehun yang berdiri di sebelahnya.

Sehun hanya memutar-mutar batangan di tangannya dalam diam, dan tidak ada perubahan ekspresi yang berarti di wajahnya. Sejurus kemudian pemuda itu memutuskan untuk melanjutkan perjalan dengan langkah yang lebar, mendahului Chanyeol yang kini masih menatapnya bengong di balik punggungnya.

“Sepertinya kita harus coba menelusuri kota ini, Yeol. Menurut siaran radio yang kudengar, di pusat kota ada sebuah tempat pengungsian,” ujarnya seraya mengusap wajahnya yang sedikit kotor, yang tertutup sebagian oleh juntaian poni hitam miliknya.

Mengangguk setuju, Chanyeol segera menyusul Sehun dan menjejeri langkah temannya. Beruntung tinggi badan mereka tidak berbeda terlalu jauh, sehingga keduanya tetap bisa berjalan dalam ritme yang sama.

“Rrrrhhhh…”

Tubuh Chanyeol seketika menegang saat ia mendengar sebuah suara geraman—atau mungkin erangan—yang berasal dari balik pepohonan di sisi kiri mereka. Reflek, ia mengeratkan genggamannya pada sebatang linggis di tangannya, namun sebelum dia sempat mengecek asal suara tersebut , Sehun sudah berjalan terlebih dahulu dengan kedua tangan menggenggam sebatang tongkat bisbol—yang dilumuri oleh cairan berwarna merah pekat .

“Perhatikan baik-baik, Yeol.”

Sehun memasang posisi bersiap saat suara erangan itu semakin mendekat. Beberapa saat kemudian, munculah sesosok makhluk mengerikan dari balik naungan pohon rindang di hadapan mereka. Mulut makhluk itu menganga lebar, mengeluarkan bunyi erangan yang terdengar begitu konstan, langkah kakinya terseok-seok, sambil berusaha menghampiri kedua pemuda di hadapannya.

Saat jarak Sehun dan makhluk itu semakin menipis, Sehun segera mengayunkan tongkat bisbolnya pada makhluk itu. Detik itu juga, Chanyeol benar-benar tidak bisa mendeskripsikan betapa muaknya dia dengan kejadian yang berkelebat begitu cepat di depan matanya.

Crashh—!!!

“Tempat ini benar-benar neraka…” gumam Chanyeol yang entah ditujukan kepada siapa, sementara kedua tangannya gemetaran karena ulah sesuatu yang bergejolak di hatinya.

DEAD SERIES © Avyhehe

No poster, hiks… masih dipesenin.

Yah, oke. Akhirnya prolog yang geje ini selesai juga. Untuk kelanjutannya, silahkan membaca di wordpress pribadi saya, di lazywonderland.wordpress.com karena memang saya beri password.

Kenapa? karena fanfic ini bukan untuk para pembaca yang memiliki jantung yang lemah, pendirian yang lemah, dan masih di bawah umur. Minimal harus berusia 15+, dan maksud dari ‘pendirian lemah’ disini adalah, tipe orang yang gampang terpengaruh oleh suatu fiksi, dikhawatirkan orang itu akan terganggu mentalnya setelah membaca sebuah fiksi berdarah. Sedikit berlebihan memang, tapi hal tersebut memang mungkin terjadi, dan saya selaku oknum yang menulis fanfic ini tidak ingin menanggung resiko tersebut.

untuk password kelanjutannya, silahkan kirim pesan ke line saya (id: salviawu) atau lewat Direct Message twitter (@a_vy), sebutkan judul fanfic yang ingin dibaca (lanjutan dari fanfic ini berjudul ‘Outbreak, beginning’), dan jangan lupa sebutkan juga username yang akan digunakan untuk memberi komen nantinya.

Setelah kalian mendapatkan password, langsung saja terbang ke wordpress pribadi saya, dan mulai membaca kelanjutannya.

Yosh, enjoy the next part!

Advertisements

12 responses to “[Dead Series] Prolog

  1. authornya suka twd yaa???
    aku jugaa bangeettt
    prolognya lumayan deh hehe ga kefikiran walking dead bisa dibikin ff aplgi castnya exo wkwk. ya lanjut deh thor hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s