April Boys (Luhan’s Verse)

 

hunhan01_violetkecilAPRIL BOYS (LUHAN’S VERSE)

Lu Han | EXO Sehun

Author : @MinhoNoona (Choi Soo Joon)

Genre : Brothership,Life,Sad.

Rate : PG-15

Length : Ficlet

Summary :

I miss all of you so much,espescially you. Yeah,you—Oh Sehun. –Lu Han-

Note : This pic belong to his owner,Luhan and Sehun own by God,this storyline is mine.

EXO BROTHERSHIP’S SERIES :

(APRIL BOYS : SEHUN VERSE)

Beijing,2015…

Sudah berapa lama aku meninggalkan Seoul? Hampir setengah tahun lamanya,tapi rasa-rasanya waktu itu begitu panjang untukku. Setelah memutuskan untuk mengirimkan tuntutanku ke Pengadilan Negeri Seoul,aku belum pernah menginjakkan kakiku disana. Aku memang bertemu pihak manajemenku bersama Kris—yang memutuskan untuk keluar dari EXO terlebih dulu. Kami mencoba untuk berdamai tapi tidak bisa,pasti kalian bertanya apa aku tidak merindukan kesepuluh member yang lain? Ah,itu pertanyaan bodoh. Tentu saja aku sangat merindukan mereka. Tapi disisi lain,kehidupanku di masa depan juga tak kalah pentingnya jadi aku harus memilih,sungguh ini pilihan tersulit dalam hidupku. Aku lega,karena masih banyak fans yang mendukungku walau aku tak berada disana lagi. Mereka berbondong-bondong menonton filmku yang ditayangkan di negara mereka,aku senang dan tak menyangka apresiasinya akan sebagus itu. Padahal itu pertama kalinya aku debut akting dan mereka juga merespon positif iklan baruku,aku jadi tak sabar untuk mengeluarkan karya-karya lain yang bisa membuat fansku bahagia. Jiwaku memang lebih tenang sekarang,hidup bersama orangtua dan kawan-kawanku di tanah kelahiranku sendiri,tapi ada ruang kosong yang kutinggalkan. Memoriku bersama EXO. Aku tak pernah berani menghubungi salah satu dari mereka,karena kurasa jika aku melakukannya maka rinduku akan semakin membuncah. Tiba-tiba sebuah kabar mengguncangku.
EXO Sehun admitted going to hospital,his celebration birthday was postponed.
Seoul,10th April 2014 / kpopworldnews.com
Sebuah kabar tidak terduga datang,EXO Sehun dilarikan ke Seoul Internasional Hospital semalam. Ia ditemukan tidak sadarkan diri oleh Suho & D.O di kamarnya,padahal menurut keterangan mereka keadaan Sehun baik-baik saja dan masih menjalani kegiatan seperti biasa dengan member lainnya. Mungkinkah semua ini akibat jadwal comeback EXO yang padat luar biasa? Seperti yang kita tahu,EXO tengah menjalani masa comeback dengan album kedua mereka “EXODUS”,belum lagi syuting EXO NEXT DOOR yang baru saja dirilis sehari lalu ditambah segudang aktivitas lainnya. Padahal ulangtahun Sehun akan datang dua hari lagi,dengan turunnya berita ini banyak EXO-L yang menunda rencana mereka untuk proyek ulangtahun Sehun dan bahkan mengganti banner dan car support mereka menjadi “Get Well Soon Sehun”,berita ini juga menjadi trending topic di Twitter dan Naver. Tak lama setelah berita ini rilis EXO dan SM Entertainment mengeluarkan pernyataan resminya di website EXO :
“Halo,ini EXO dan SM Entertainment. Kami membenarkan bahwa salah satu member kami—Oh Sehun jatuh sakit dan kini tengah dirawat di rumah sakit. Kami berharap semua fans tidak khawatir berlebihan karena kami akan menanganinya dengan baik,EXO Sehun akan segera pulih seperti sedia kala. Terimakasih atas perhatiannya dan kami berjanji akan lebih berhati-hati lagi di masa depan”
Jadi untuk para EXO-L dan terutama Sehun’s fans mari kita doakan agar magnae itu cepat sembuh dan kembali beraktivitas dengan EXO di hari-hari berikutnya.
Aku terhenyak,sekali lagi aku membacanya. Dan ini tidaklah salah,aku tidak bermimpi. Jadi Sehun sedang sakit sekarang? Batinku. Apa yang harus kulakukan? Haruskah aku menjenguknya? Sungguh,ini pasti menjadi masa sulit bagi sembilan member lainnya,mereka harus bertahan disaat comeback dan disisi lain keadaan Sehun sedang tidak baik. Aku menekan kontak managerku yang tersimpan di posisi paling atas.
“Gege…,”
“Ya,ada apa,Luhannie?” sahutnya diseberang.
“Apa aku boleh mengosongkan jadwalku hingga dua hari kedepan?”
“Eh? Wei shenme? Kenapa mendadak begini?”
“Gege…Sehun dia jatuh sakit,”lirihku.
“APA??? Sakit? Kau tidak salah baca berita kan?”
“Tidak,ge. Manajemen dan grup sudah mengkonfirmasinya,berita itu tidak salah,”
“Jadi kau ingin pergi ke Seoul dan menjenguknya,begitu?”
“Ya,tolong izinkan aku,ge. Sekali saja,” aku memohon.
Terdengar hembusan nafasnya di seberang sana.
“Baiklah,tapi hati-hati,Luhannie. Kehadiranmu pasti menarik banyak perhatian orang,”
“Xiexie,ge. Aku akan mengatasinya sebisa mungkin,bye,”
Klik. Setelah itu telepon terputus,tak perlu menunggu waktu lama aku pun memesan tiket untuk terbang ke Seoul besok. Sehun-ah,gidaryeo.

Esok Harinya,11.00 AM KST,Incheon Airport…
“Hyung…,” suara hangat itu menyapaku.
Aku menoleh. Meski ia memakai masker,beanie dan kacamata hitam aku masih mengenalinya. Lay—dia menjemputku di bandara,hanya ia satu-satunya member yang tahu kedatanganku,aku menghubunginya karena kurasa dia paling aman dan bisa menjaga rahasia.
“Aku merindukanmu,” aku memeluknya hangat,ia membalas dekapanku.
“Aku juga,Hyung,”
“Bagaimana keadaan,Sehun?” tanyaku.
“Kita bicara di van saja,Hyung. Aku khawatir ada fans disini,” ia menarikku untuk keluar dari arrival gate.
Tak sampai lima menit,kami sudah berada di dalam van dan menuju perjalanan ke rumah sakit. Pandanganku menerawang keluar,aku rindu kota ini. Batinku.
“Sehun,entah bagaimana ceritanya dia ditemukan pingsan di kamarnya,Hyung. Padahal ia masih bekerja dengan kami sebelum-sebelumnya dan ia terlihat baik-baik saja,”
“Apa dia mengalami cedera?” tanyaku khawatir.
Lay menggeleng.
“Justru Tao yang sedang mengalami cedera,Hyung. Mungkin karena dia terlalu memaksakan dirinya,padahal manajemen sudah memberinya izin untuk beristirahat,”
Aku menghembuskan nafas panjang,mereka kembali menjalani masa sulit.
“Aku tidak menyangka kau akan kembali menginjakkan kaki disini,hyung,”
“Jujur saja aku sangat merindukan kalian,tapi aku tak berani menghubungi kalian apalagi datang kemari. Tapi dengan sakitnya Sehun ini,aku tak bisa menundanya lagi,”
“Adik kecilmu—Oh Sehun,kini lebih dewasa sekarang. Kau pasti bangga melihat perkembangannya,”
“Kuharap Sehun segera sembuh,Lay-ah,” kurasakan air mata di pelupuk mataku mulai menggenang.

12.00 KST,Seoul Internasional Hospital…
Jgrek !!! dengan perasaan campur aduk,aku menggerakkan engsel pintu tersebut. Detik berikutnya,aku melihat delapan member tengah menemani Sehun. Dadaku rasanya menggelegak,berbagai perasaan berkecamuk di dalam hatiku.
“Yeorobun..,” cicitku.
Seketika mereka berdelapan pun menoleh. Air muka mereka bermacam-macam. Baekhyun dan Chanyeol menahan diri agar mereka tidak menjerit,Xiumin menatapku penuh rasa tidak percaya,Suho langsung mendekatiku dan sisanya? Mereka meneteskan air mata.
“Jadi dia teman yang kau jemput,Lay?” ucap Xiumin.
Lay mengangguk.
“Aku merindukan kalian semua,” ucapku dengan bibir bergetar.
Dan tangisku seketika pecah ketika delapan orang itu memelukku hangat. Aku masih bisa merasakannya dan tidak ada yang berkurang.
“Kau kemana saja,Hyung? Aku merindukanmu,”
“Hyung,aku rindu nyanyianmu,”
“Hyung,bahkan aku merindukan omelanmu,”
“Hyung,jangan pergi,”
Masih banyak lagi yang mereka katakan,hingga aku tak bisa mendengarnya karena sibuk menangis. Lima menit berlalu,suasana mulai tenang. Kami semua duduk di sofa,kamar perawatan Sehun memang sengaja dipilih yang besar agar semua member dan keluarga Sehun bisa berkumpul dan menemaninya.
“Apa dia sudah membaik?” pandangan mataku beralih pada Sehun yang masih terbaring lemah di tempat tidur,matanya terpejam,tangannya dialiri infus,nafasnya tampak satu-satu. Aku tak pernah melihatnya dalam kondisi seperti ini.
“Menurut dokter,kondisinya jauh lebih baik daripada hari kemarin. Tapi entah kapan dia akan sadar,Hyung. Kami juga sangat mengkhawatirkannya,” jelas Chanyeol.
“Kalian pasti berat menjalani semuanya,di masa comeback seperti ini Sehun sakit. Kalian kesulitan bukan?”
“Yah,begitulah. Tapi yang terpenting sekarang adalah kesembuhan Sehun,itu saja,” seketika semua member menyetujui perkataan Kyungsoo.
“Aku tidak akan lama disini,” ucapku.
Mereka menatapku nanar,mungkin rasa kesal dan sedih kini bercampur menjadi satu.
“Setidaknya makan bersama dengan kami,Hyung. Kuharap kau bisa menemani Sehun hingga ia sadar,tapi aku tahu itu sulit,” tanggap Baekhyun.
“Nanti malam aku akan pulang kembali ke Beijing,”
“Hyung…apa harapan itu sudah hilang?” Kai menyeka air matanya.
Aku menepuk pundaknya halus.
“Kalian semua bisa sukses bahagia meski tanpaku,aku selalu mendoakan kalian semua. Percayalah aku tak akan pernah melupakan kalian semua,all of you is one of the best memories in my life,”
Suasana hening sesaat.
“Bisakah kalian semua meninggalkan aku dan Sehun berdua? Aku ingin bicara dengannya,”
Mereka semua mengangguk,kini tinggallah aku dan Sehun berdua di kamar rawat. Aku meraih tangannya dan mengenggamnya erat.
“Sehun-ah,hyung disini. Kau senang bukan? Sehun-ah,maaf kalau hyung tidak bisa selalu menemanimu dan menepati janji kita selama ini. Cepatlah sembuh dan jangan membuat kesembilan hyungmu khawatir,tetap bahagia dan jadilah laki-laki luar biasa. Oke?” air mataku mengalir lagi tanpa bisa dibendung,aku merengkuh kepalanya dan memeluknya hangat.
Aku melepaskan dekapanku beberapa saat kemudian dan meletakkan sebuah boneka teddy bear berwarna cokelat disampingnya. Setelah itu aku keluar dari ruangan. Aku berusaha tersenyum.
“Jangan katakan kalau aku datang menjenguknya,biarkan ia tidak tahu akan kedatanganku,”
“Kenapa? Kenapa begitu hyung?” Tanya Tao.
“Itu akan membuatnya semakin sedih dan mungkin marah pada kalian. Aku tidak mau itu terjadi,kalau dia menanyakan dari siapa boneka teddy bear itu katakan saja kalau itu kado dari salah satu dari kalian,” jelasku.
“Baiklah,hyung. Kau pasti belum makan,kan? Ayo kita makan bersama,” Suho merangkulku hangat,kami berjalan beriringan keluar dari rumah sakit.
Satu Minggu Kemudian,Beijing…
Aku baru saja menyelesaikan syuting iklan terbaruku,aku langsung menghempaskan diri di sofa dan lalu menyalakan TV. Aku memang berlangganan TV kabel sehingga masih bisa menyaksikan TV korea dari sini,tiba-tiba perjalananku mengganti channel berhenti di MBC.
“Sepertinya kini keadaanmu sudah sangat membaik,Sehun-ssi. Apa ini karena support dari member,keluarga dan fansmu?” Tanya presenter tersebut.
“Ya,begitulah. Tapi ada satu hal yang kualami saat aku tidak sadarkan diri,”
“Apa itu? Apa kau bersedia membaginya disini?”
Sehun tersenyum.
“Tentu saja,tapi tolong jangan mengeditnya sembarangan karena itu akan menimbulkan salah paham. Dan ini hanya firasatku,entah nyata atau tidak,” tuturnya.
“Baiklah,Sehun-ssi. Silahkan mulai ceritamu,”
“Saat masa tidak sadar itu,aku tidak ingat apapun. Tapi satu yang kurasakan,bahwa ada Luhan Hyung datang,padahal aku tahu benar bahwa sekarang dia tidak disini lagi. Dia membisikan sesuatu,dia bilang aku harus segera sembuh dan tidak membuat hyung yang lain khawatir,ia juga berpesan agar aku menjadi laki-laki luar biasa. Aku ingin bangun saat itu juga,tapi tidak bisa. Tubuhku terlalu lemah untuk menuruti keinginanku,saat aku terbangun aku mendapati ada boneka teddy bear cokelat,member lain berkata kalau itu hadiah dari Chen Hyung untukku,tapi perasaanku berkata lain. Kurasa hadiah itu dari Luhan Hyung,”
Sang presenter terdiam. Ia seolah tak percaya dengan apa yang baru didengarnya dari mulut Sehun.
“Kau pasti sangat merindukannya,Sehun-ssi,”
Sehun bergeming,ia terdiam.
“Ceritamu sungguh luar biasa,Sehun-ssi. Fans pasti terharu mendengarnya,sekali lagi selamat ulang tahun,Oh Sehun,”
“Jeongmal kamsahamnida,yeorobun,” ia mengulas senyum lebarnya.
Aku terdiam. Sehun mendengar semua perkataanku. Aku tidak menyesal,ia masih bisa meraskan kehadiranku. Sehun-ah,semoga kau bahagia,kau selalu mendoakanku juga bukan??? Aku tersenyum namun air mataku juga tak berhenti mengalir.

_________________________________________________________________

Naaaah…segitu aja ceritanyaaaa !!! gara-gara APRIL BOYS ini saya mau bikin EXO’s brothership series ini dia cerita-ceritanya,vote kalian cukup menentukan cerita selanjutnya yang bakal diposting :

  • Beautiful (Baekhyun-Chanyeol)
  • First (Kai-Kyungsoo)
  • Angel (Suho-Xiumin)
  • Like A Star (Chen-Lay)
  • Call Me,Hyung !!! (Sehun-Kai)
  • Just Once (Tao-Kris)

Ini semuanya brothership yaa..no YAOI. Hehe🙂 Comment kalian sangat berharga,gomawo ^^

21 responses to “April Boys (Luhan’s Verse)

  1. Pingback: First | FFindo·

  2. Baper thor🙂
    Tapi so sweet
    Ya pokoknya daebak lah ceritanya
    Keep writing thor, aku tunggu yang KaiSoo sama SeKai ver.nya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s