Beautiful

 

largeBEAUTIFUL

EXO Chanyeol | EXO Baekhyun

Author : @MinhoNoona (Choi Soo Joon)

Genre : Brothership,Life

Rate : PG-13

Length : Ficlet

Summary :

Chanyeol-ah,do you know your smile is so precious? –Baekhyun-

EXO BROTHERSHIP’S SERIES :

April Boys (Sehun’s Verse) | April Boys (Luhan’s Verse)

CHANYEOL
“Annyeonghaseyo,jeoneun Chanyeol imnida. EXO’s visual and happy virus,”
Itulah kalimat yang selalu kuucapkan kala aku memperkenalkan diri di variety show,acara musik,interview majalah dan radio,dan masih banyak lagi. Ya,aku memang Park Chanyeol,member EXO. Setelah training hampir 4 tahun lamanya,akhirnya aku bisa debut dan menjalani karir bersama sembilan member lainnya. Aku dikenal sebagai member yang selalu membawa kebahagiaan,dimanapun aku berada sudah dipastikan aku akan melempar canda dan tawa. Maka dari itulah aku dikenal sebagai si happy virus atau virus kebahagiaan. Aku—dibanding member lain lebih sering mengisi variety show,katanya pribadiku yang supel inilah faktor utamanya. Bukannya member yang lain tidak ramah dan supel,tapi aku dianggap paling mudah berbaur dengan orang baru. Namun,manusia tidak ada yang sempurna bukan? Sebahagia apapun aku,seceria bagaimanapun aku,aku tetaplah manusia biasa dimana aku bisa merasakan sedih,marah dan berbagai emosi lainnya. Namun,karena terlalu sering bercanda,kemarahanku yang sebenarnya sulit dipercayai oleh memberku sendiri. Mereka anggap aku hanya akting saja,padahal ada kalanya aku benar-benar sedang kesal dan marah. Aku dekat dengan semua member,tapi kuakui aku paling dekat dengan Baekhyun—namja yang berasal dari Gangwondo itu memang seusia denganku,kami hanya berbeda beberapa bulan saja sehingga aku bisa nyaman dekat-dekat dengannya. Saking dekatnya aku dan Baekhyun,kami berdua sampai dijuluki “Breakfast Couple” oleh penggemar.
Apa aku dan Baekhyun pernah bertengkar? Oh tentu saja,sekuat apapun chemistry diantara kita berdua,aku dan Baekhyun tetaplah sosok berbeda. Dan kini aku tengah bertengkar dengannya.
“Chanyeol hyung,ayo sarapan,” Kyungsoo menepuk pundakku halus.
Aku melirik jam yang tergantung di dinding. 07.30.
“Sebentar lagi kita ada jadwal interview,Channie. Jadi cepatlah,” Chen ikut menimpali.
Aku duduk tepat disamping Suho—leader EXO.
“Baekhyun kemana?” tanyaku sambil meraih setangkup roti yang sudah diisi selai cokelat.
“Dia tadi pergi pagi-pagi sekali,Hyung. Katanya ada urusan keluarga,” sahut Kai.
“Urusan keluarga apa berkencan?” cetusku.
“Hei,sejak kapan kau suka berprasangka buruk begitu? Dia benar-benar ada urusan keluarga,istri kakaknya,Baekbeom Hyung akan melahirkan. Jadi dia harus kesana menemani,” jelas Suho.
Mulutku membulat. Bukan tanpa alasan aku menuduhnya begitu,dulu kami berdua pernah merencanakan untuk nonton film bersama. Dan itu sudah direncanakan sejak dua minggu sebelumnya,namun apa yang terjadi? Dia lupa dan membuatku menunggu di bioskop. Kemana ia? Ternyata Baekhyun lebih mengingat acara kencannya daripada janji bersama sahabatnya sendiri. Itu mengesalkan bukan? Sejak saat itulah,aku enggan memiliki janji dengan Baekhyun. Dia tidak menyadarinya soal gelagatku yang satu itu,ia pikir aku sudah kembali percaya padanya.
15 menit kemudian,kami semua sudah selesai sarapan dan bersiap keluar apartemen.
“Kajja,kita berangkat,” ucap Lay Hyung.
Semuanya sama seperti hari-hari kemarin. Interview,pemotretan,show dan masih banyak segudang aktivitas lainnya. Aku lelah.
***
Malam Harinya,EXO’s Dormitory,23.30 KST…
“Sehun-ah,kau lihat dimana laptopku?” tanyaku pada Sehun yang tengah asyik menonton TV dengan Kai.
“Tidak,Hyung. Aku tidak melihatnya,” sahutnya.
“Aish,kemana dia? Padahal aku tengah membutuhkannya untuk composing lagu,”
“Bukankah kau bisa memakai komputer yang berada di kamarku dan Kyungsoo?” ucap Kai.
Aku menggeleng.
“Semua file yang kubutuhkan ada di laptopku,”
Tao,keluar dari kamar mandi sepertinya ia baru saja menyelesaikan ritual mandinya.
“Ada apa,Hyung? Kok ribut-ribut? Tadi kalau tidak salah kudengar,laptop?” cecarnya.
“Ya,laptopku. Apa kau melihatnya?”
“Ah,tadi sore saat kau syuting variety show,aku pulang terlebih dahulu karena ada barang yang tertinggal. Dan kulihat Baekhyun Hyung membawa laptopmu keluar dari kamar,”
“Ha? Baekhyun? Kenapa kau tidak menahannya,huh?”
“Kukira dia sudah izin padamu soal laptop itu. Maaf,aku sama sekali tidak tahu,Hyung,”
Aku menghembuskan nafas panjang.
“Ya sudah,tak apa. Ini bukan salahmu,Tao-ya,” aku berusaha menenangkannya.
Aku beringsut masuk ke kamarku dan BLAM !!! aku menutup pintu kamarku dengan kasar. Awas saja kalau kau nanti pulang,Byun Baekhyun. Batinku.

NORMAL POV
BLAM !!! Chanyeol membanting pintu kamarnya dengan kasar. Kai,Tao dan Sehun menatap saling heran satu sama lain. Chanyeol tidak pernah membanting pintu kamarnya,kecuali ia sedang benar-benar marah. Seperti hari ini.
“Sepertinya dinihari nanti atau besok pagi akan ada perang dunia,” ucap Kai. Sehun dan Tao ikut mengangguk.
“Kulihat Chanyeol Hyung seperti menjauhi Baekhyun Hyung,” tanggap Sehun.
“Apa ini masih tentang janji mereka yang kacau dua minggu lalu itu?” Tao mengerenyitkan alis.
“Sepertinya begitu,” ujar Kai.
“Hanya karena masalah itu?” pekik Tao.
“Huuusst….kecilkan suaramu itu,Hyung. Chanyeol Hyung bisa dengar nanti,bayangkan saja bagaimana jika kau sudah janji dengan sahabatmu dan lalu tanpa ada kabar janji itu batal. Dan sahabatmu lebih memilih seorang yeoja,padahal sudah jelas mereka sudah merencanakannya sejak lama,itu pasti menyebalkan,” ucap Sehun.
“Seperti yang kita tahu Baekhyun & Chanyeol hyung sangat dekat,jadi tidak heran kalau Chanyeol Hyung sekesal ini. Apalagi sekarang,Baekhyun Hyung meminjam laptopnya tanpa izin,sedekat apapun itu tentu saja harus bilang pada pemiliknya dulu. Kemarin-kemarin,Baekhyun Hyung sering meminjam baju dan barang Chanyeol hyung yang lain ,saat itu dia bisa memakluminya tapi sekarang sepertinya tidak lagi,” jelas Kai.
Jadilah tiga magnae itu membahas bagaimana jadinya nanti kalau Baekhyun dan Chanyeol bertatap muka.
Esok Paginya,09.00 KST…
Tok !!! Tok !!! Tok !!! Baekhyun mengetuk pintu kamar Chanyeol. Tak ada sahutan.
“Chanyeol-ah…,” tok! Tok! Tok! Ia kembali mengetuk pintu berwarna kayu tersebut.
Jgrek !!! tepat saat membuka pintu,sosok tinggi Chanyeol menyembul. Rambutnya masih acak-acakan,sepertinya namja itu baru saja bangun tidur.
“Ini laptopnya,maaf kalau…,” belum selesai Baekhyun dengan kalimatnya,Chanyeol sudah menyelanya.
“Tak perlu minta maaf,terimakasih banyak,” sahutnya ketus,sambil meraih laptop hitamnya dari tangan Baekhyun ia menutup pintu kamarnya kembali.
“Chanyeol-ah..,”
“Sudah kubilang kan,jangan meminjam barang orang sembarangan. Jadinya begini kan?” Xiumin yang baru saja kembali dari pantry menanggapi.
“Tapi Hyung,kemarin aku dalam keadaan mendesak jadi aku belum sempat bilang,”
“Kau kan bisa memberitahunya lewat pesan singkat,Baekkie. Kenapa kau mempersulit dirimu sendiri sih? Sekarang teknologi sudah canggih,”
“Lalu aku harus bagaimana,Hyung?”
“Bicaralah pada Chanyeol secara baik-baik,kurasa dia tidak hanya marah karena kesalahanmu yang ini,”
Dengan langkah lunglai,Baekhyun berjalan menuju ruang TV. Ia menatap pintu kamar berwarna kayu itu dengan perasaan campur aduk.

BAEKHYUN
Beberapa Jam Kemudian…
Aku tengah menonton TV bersama Lay Hyung dan Chen,tiba-tiba Chanyeol menyeruak keluar dari kamar tidurnya. Tanpa banyak kata aku beranjak dari dudukku dan menghalangi langkahnya.
“Kenapa kau berdiri disini? Aku ada jadwal,” ucapnya dingin.
“Tadi kudengar dari manager hyung masih 90 menit lagi,jadi bisa bukan kita berbicara selama 10 menit saja?” tanggapku tak kalah tegasnya.
Chanyeol menghembuskan nafas panjang,Chen dan Lay Hyung menatap kami berdua penuh waspada. Takut-takut ada pertengkaran disini. Aku mengajak Chanyeol untuk keluar,kini kami berada di balkon apartemen.
“Aku tahu,aku salah. Maaf atas semuanya,Chanyeol-ah,”
“Tidak ada yang perlu untuk dimaafkan,” Chanyeol sama sekali tidak menatapku,ini bukan kebiasaannya.
“Maaf,kalau aku membatalkan janji kita saat menonton bersama itu. Aku tahu kita sudah merencanakannya sejak lama,tapi disisi lain juga aku jarang bertemu dengannya. Lebih jarang dibanding dengan kebersamaan kita berdua. Aku tidak menyangka kemarahanmu akan bertahan selama ini,maaf kalau aku juga meminjam laptopmu juga barang-barang yang lain tanpa izin. Kurasa kau sudah tahu tabiatku,tapi aku akan berusaha memperbaikinya. Sungguh,meski aku terlihat tidak peduli tapi sebenarnya aku merasakan kalau kau sedikit berubah padaku,dan aku merasa sedih akan hal itu. Aku ingin melihatmu tersenyum lagi,Chanyeol-ah. Kita berdua bercanda dan berbagi cerita seperti sedia kala,” jelasku.
Suasana hening sesaat. Sepertinya Chanyeol sedang berusaha mencerna kata-kataku.
“Kau tahu,aku juga kesal pada diriku sendiri yang terus menerus marah padamu karena hal ini. Aku juga minta maaf karena aku sudah berburuk sangka padamu,jadi kapan kita ada rencana nonton bersama lagi?” perlahan senyum Chanyeol berbayang di wajahnya,aku balas tersenyum rasanya lega melihat sahabatku ini kembali bersikap hangat.
“Sepertinya jangan menonton,bagaimana kalau kita culinary night saja di Hongdae? Malam ini kau pulang cepat,kan? Aku tunggu di tempat biasa jam 11 malam,oke?”
Chanyeol merangkulku hangat dan kurasakan beban pikiranku seperti terangkat.

23.30 KST,Hongdae…
“Heh,jadi kalian tidak mengajakku,huh?” Chen menyeruak diantara aku dan Chanyeol.
“Aigooo…kau merusak suasana saja,Chen-ah,” aku memberengut.
“Merusak suasana? Memangnya kalian sedang apa?” dengan cueknya ia mengambil sepotong tteobokki dari piring.
“Ah,sudahlah,jangan pedulikan Baekhyun,dia sudah mabuk,” sahut Chanyeol.
“Mabuk? Kau yang sudah mabuk,Park Chanyeol,lihat matamu sudah merah begitu,” elakku.
“Aisssh…kalian berisik sekali. Ya,sudah mari kita minum bersama,geonbae!!!”
Akhirnya malam itu kuhabiskan bersama Chen dan Chanyeol,kami mengobrol kesana-kemari hingga jam menunjukkan pukul 01.00. Dan detik itu juga aku berkata sesuatu pada Chanyeol.
“Chanyeol-ah,you know what? You looks so great when you smile,” ucapku.

____________________________________________________________________

Ahahhaa…segitu aja ceritanya. Maaf kalau geje,garing dll dsb dst. Sebenernya vote buat cerita Kris-Tao & Chanyeol-Baekhyun itu sama,tapi berhubung saya lebih dulu nulis yang ChanBaek jadi saya post duluan. Dan next story kemungkinan Kris-Tao. Saya kasih listnya lagi deh ya buat vote next story :

  • April Boys (Luhan/Sehun Verse)
  • Beautiful (Chanyeol-Baekhyun)
  • Just Once (Tao-Kris)
  • Angel (Xiumin-Suho)
  • Call Me,Hyung !!! (Kai-Sehun)
  • Like A Star (Chen-Lay)
  • First (Kai-Kyungsoo)

Oh ya,selain cerita diatas,karena kemarin anniversarynya EXO saya kepikiran buat bikin special story buat mereka. Ini sinopsisnya :

3rd Anniversary EXO’s Stories : El Dorado

Dikenal sebagai scary rookies,apa kalian pikir mudah menyatukan 12 kepala? Itu adalah pekerjaan sulit!!! Tapi lama-kelamaan aku melakukannya dengan tulus. Merekalah yang membuat hariku berwarna. -Suho-

Sebagai member tertua,aku memang bukan leader tapi aku bertanggung jawab atas mereka. Agar mereka tak jatuh di jalan yang salah,mereka adalah sebagian dari diriku yang berharga. -Xiumin-

Jika yang lain bertengkar,aku lebih sering jadi penengah untuk mereka. Namun,mengertikah mereka bahwa aku juga ingin dipahami? -Lay-

Aku ingin kembali,tapi tak bisa. Kehidupan masa depanku lebih penting. Jeongmal mianhaeyo. -Luhan-

Ini bukan salah kalian,maaf kalau aku terkesan mengkhianati. Aku hanya tak sanggup untuk mengucapkan selamat tinggal. Suatu saat aku akan menjelaskannya. -Kris-

Aku memang berisik dan tak bisa diam,tapi sungguh aku menyayangi semua Hyung dan Dongsaengku. Yeorobun,saranghae🙂 -Baekhyun-

Aku ingin mereka semua tersenyum dalam keadaan apapun,kuat dalam menghadapi situasi sesulit apapun. Karena kita adalah saudara. Kalian ingat janji kita kan? -Chanyeol-

Aku tidak merasa paling dekat dengan siapa,karena buatku mereka semua berharga. -Chen-

Aku memang terkesan pecicilan dan sering meminta ini itu,tapi percayalah aku merasa beruntung bertemu mereka. -Tao-

Bertemu sepuluh Hyung dan satu Dongsaeng,kurasa itu hadiah terbesar dalam hidupku. I learn many things from them. -Kai-

Meskipun aku manja,tapi mereka begitu menyayangiku. Hyungdeul,jeongmal gomawoyo. -Sehun-

Akankah mereka bertahan hingga akhir? Mampukah mereka melewati semua terpaan masalah yang ada? Benarkah persaudaraan diantara mereka benar-benar terjalin? Ini tentang kisah 12 anak manusia yang berusaha menggapai mimpi,cinta dan cita di masa depan.

Note : Ini tetep oneshoot,nggak akan chaptered. Hehe. Kenapa El Dorado? Selain saya paling suka lagu itu di album “EXODUS”,storyline lagu ini juga menceritakan gimana EXO tetep kuat supaya sampai di tempat yang bernama “El Dorado” itu yang saya interpretasikan sebagai mimpi mereka supaya jadi Boygroup legend di dunia Kpop. Gimana? Kalian tertarik? Comment kalian sangat berharga,gomawo.🙂

16 responses to “Beautiful

  1. Wow..Chanbaek.. Couple yang lagi hits banget nebar moment akhir2 ini,he..
    duh, abis nyesek2an baca HunHan malah d bikin senyum baca ini..🙂
    aq vote Kai-Sehun y thor.. dua maknae exo K yang ngegemesin banget.. ^^
    tapi Eldorado nya juga bagus tuh kayaknya..aq vote eldorado juga dh walopun gak masuk dalam list yang harus d vote,he.. ^^

    • El doradonya ntar yah,hehe aku harus semadi dulu kkk. Iya chanbaek lg romantis-romantisnya,makannya aku sengaja bikin lebih ringan daripada hunhan. Sekai? Sip,aku siapkan yaa. makasih udah baca n comment ^^

  2. Saayyyyyyyyyyyyyyyyyy.. Gak tau deh mau comment apa.. Aku tunggu FF-FF dirimu selanjutnya yaa ^^

  3. Pingback: First | FFindo·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s