First

tumblr_nhcy3uR1I31syfr1no1_1280-996x1024FIRST

EXO Kai | EXO D.O

Author : @MinhoNoona (Choi Soo Joon)

Genre : Brothership,Life

Rate : PG-13

Length : Ficlet

Summary :

He’s get along with another members,but why not with me? –Kyungsoo-
He’s eyes slightly so bad bad bad !!! I don’t wanna close with that hyung !!! –Kai-

EXO BROTHERSHIP’S SERIES :

(April Boys : Sehun’s Verse) | April Boys (Luhan’s Verse) | Beautiful (Chanyeol-Baekhyun)

KAI
SM Entertainment Building,Cheongdam-dong,2009…

“Kai-ya,kesini,” Chanyeol Hyung melambaikan tangannya kearahku.
Aku yang baru saja menyelesaikan latihan tariku,langsung mendekatinya. Aku sudah menjadi trainee SM sejak 2007 lalu,sementara Chanyeol Hyung baru masuk beberapa bulan belakangan ini namun ia sudah bisa dekat denganku.
“Ada apa,Hyung?” tanyaku.
Chanyeol hanya dua tahun diatasku,namun ia begitu membimbingku padahal setahuku di rumah Chanyeol Hyung adalah anak bungsu dan memiliki seorang kakak perempuan bernama Yoora. Sementara aku? Aku memiliki dua kakak perempuan,maka dari itu semenjak trainee disini aku merasa memiliki banyak kakak laki-laki.
“Kita makan siang bersama yuk,aku yang traktir,” Chanyeol Hyung mengembangkan senyumnya yang manis.
“Dengan siapa,Hyung?”
“Dengan Sehun,kita bertiga saja. Mau tidak? Aku tahu kau pasti lapar,”
Aku membalas senyumannya itu. Dia begitu pengertian,kalau dia benar kakak laki-lakiku,pasti itu akan menyenangkan.
“Ayo,Hyung. Mana Sehun?”
“Sebentar lagi dia akan menyusul,kita kesana duluan saja. Kajja,” Chanyeol Hyung merangkulku hangat. Saat aku dan Chanyeol hyung berjalan,sesosok laki-laki muncul dari arah berlawanan.
“Kyungsoo-ya!!!” sapa Chanyeol Hyung ceria.

Laki-laki yang Chanyeol Hyung panggil sebagai Kyungsoo itu hanya tersenyum kecil sambil mengangkat alisnya. Aku mendengus pelan,setahun hampir mengenalnya aku belum pernah melihatnya membalas sapaan orang dengan hangat,jangan heran kalau aku tak kenal begitu dekat dengannya hanya Joonmyun Hyung yang bisa cukup dekat dengannya.
“Kalian mau kemana?” tanyanya. Masih dengan tatapan matanya yang ah..bolehkah kusebut tak enak?
“Mau makan siang bersama,dengan sehun juga. Apa kau mau ikut?”
Tak bisa kutahan lagi,mulutku berdecak kesal. Chanyeol Hyung tidak menyadarinya tapi Kyungsoo sepertinya sadar akan hal itu,ia menatapku sesaat. Aish,kenapa Chanyeol Hyung mesti mengajaknya sih? Sudah kubayangkan betapa serunya mengobrol bertiga,melempar canda dan tawa apalagi Chanyeol Hyung sering mengeluarkan candaannya hingga semua member tertawa sampai sakit perut,terbayang kan kalau Kyungsoo ikut? Semuanya akan jadi aneh.
“Apa boleh?” sialnya Kyungsoo malah bereaksi seperti itu.
“Tentu saja,lebih banyak orang lebih ramai,” tanggap Chanyeol.
Senyum Kyungsoo sedikit lebih lebar daripada tadi,Chanyeol Hyung merangkulnya hangat bahkan sampai melepaskan rangkulannya ke pundakku. Aku semakin kesal saja.
“Hyung!!!” suara khas Sehun terdengar—memecah suasana kaku itu.
“Eh,Sehunnie? Katanya kau mau menyusul,” aku buru-buru melirik Sehun.
“Latihan tambahan berlangsung lebih cepat,Kai-ya,” jawab Sehun.
“Ya,panggil aku hyung,Sehunnie,” protesku.
“Kau hanya 3 bulan lebih tua dariku,” Sehun cemberut.
“Tapi kan…,”
“Ya..ya…sudahlah kalian ini berisik sekali,sebaiknya kita segera pergi saja nanti tempatnya penuh ini kan jam makan siang,” Chanyeol hyung menengahi.
Akhirnya kami berempat berangkat ke sebuah restoran china yang letaknya tak jauh dari gedung SM. Benar saja,tempat itu hampir penuh untungnya kami berempat masih mendapatkan tempat yang nyaman. Aku buru-buru duduk di sebelah Chanyeol Hyung,rasanya aneh bila aku harus duduk bersampingan dengan Kyungsoo,apalagi jam makan siangku dengan member bukanlah waktu singkat bisa hampir sejam lamanya. Kalian bisa membayangkan itu kan???
“Kalian mau apa?” Tanya Chanyeol Hyung sambil membuka buku menu.
“Terserah Hyung,kan Hyung yang traktir,” ucapku.
“Woaaah….Jinjja? Woah,gomawo Hyung,” Sehun tertawa senang.
Ternyata Chanyeol hyung memesankan kami hotpot,salah satu makanan khas China yang sudah terkenal akan kelezatannya.
“Biar aku yang masukkan,” Kyungsoo berinisiatif memasukkan daging dan sayur ke panci yang berada di meja kami.
“Dalam rangka apa,Hyung mentraktir kami?” Tanya Sehun.
“Kenapa? Apa tidak boleh? Untuk mentraktir kalian saja,aku tahu kalian pasti lelah setelah latihan terus menerus,” jelasnya.
“Youre such a nice brother,hyung,” ucapku tulus.
“Haha,sejak kapan kau jadi pandai memuji,hm?” Chanyeol Hyung terkikik pelan.
Sehun bahkan mencubit pipiku gemas,sementara Kyungsoo hanya tersenyum kecil.
“Nah,dagingnya sudah matang. Ayo!!!” sepuluh menit kemudian,sumpit kami mulai bergerak mengambil daging yang sudah matang itu. Dan benar saja,rasanya lezat dan memuaskan perutku yang sedang lapar ini.
“Kyungsoo-ya,lain kali kalau kita sedang berkumpul sering-seringlah ikut. Jangan mengikuti Joonmyun terus,kau tahu dia kan sering pulang ke rumah jadi lebih baik main dengan kita saja. Iya kan?” Chanyeol Hyung melirik kearahku dan Sehun.
“Ya,benar. Pasti lebih seru main dengan kita,besok kita ada rencana kemana hyung?” sahut Sehun semangat.
“Bermain sepeda bersama,ya bermain sepeda bersama. Kebetulan Lay hyung dan Luhan hyung juga katanya ingin bermain basket,”
“Apa aku boleh ikut?” Tanya Kyungsoo lagi.
Sehun dan Chanyeol hyung tertawa kencang.
“Kau tidak punya pertanyaan lain?” mulutku kini tak tahan untuk menanggapinya.
“Kau kira kami ini siapa? Kami ini temanmu,kakakmu,adikmu atau apalah terserah kau menganggapnya,kau bagian dari kami,” jelas Chanyeol Hyung.
“Jadi setelah besok jadwal selesai,kita berkumpul di Hangang Park jam 11 malam. Oke?”
“Oke,cheers!!!” kami berempat mengangkat gelas tinggi-tinggi. Namun Kyungsoo masih terlihat canggung.
KYUNGSOO
Malam Harinya,Dormitory…
“Hyung,neo eodisseoyo?” tanyaku via telepon.
“Aku berada di rumah orangtuaku,Kyungsoo-ya. Waeyo?”
“Kapan Hyung pulang?” tanyaku lagi.
“Mungkin setelah acara keluargaku selesai,apa kau kesepian?”
Aku terdiam.
“Bermainlah dengan trainee lain,dengan member M1 & M2. Apa kau tidak mencobanya,Kyungsoo-ya? Jangan ketergantungan terus denganku,kalau kita akan benar-benar didebutkan masa kau akan seperti ini terus? Ini akan pasti jadi aneh dan tak nyaman. So,get along with each other,okay?” nasihatnya.
“Baiklah,Hyung,” aku mencoba mencerna perkataannya,sebenarnya yang lain bisa kukenali dengan baik namun hanya satu yang tak bisa dekat denganku. Jongin.
Esok Malamnya,23.00 KST…
Aku menginjakkan kaki di taman,tapi member lain belum juga datang. Entah kemana mereka pergi,aku duduk di pinggir lapangan basket,10 menit kemudian sosok Jongin terlihat muncul dari kejauhan. Ia mengerenyitkan alis.
“Yang lain kemana?” ia malah membawa anjingnya yang berwarna putih kecil itu—Jjangah.
“Mereka belum datang,” sahutku. Jongin duduk disampingku,suasana kaku langsung terasa.
Jongin sibuk bermain dengan anjingnya,sementara aku sibuk memandangi langit Seoul yang begitu pekat. Aku memandangi namja muda disampingku ini,ia hanya setahun dibawahku. Seharusnya aku bisa dekat dengannya,kenapa sekarang tidak bisa? Apa yang salah denganku?
“Member yang lain kemana sebenarnya? Apa mereka sudah lupa dengan janjinya?”
“Hubungi saja mereka,” saranku.
“Aku lupa bawa ponsel,” sahutnya cuek.
Akhirnya aku berinisiatif menelepon,namun tak ada satupun yang mengangkat. Apa mereka sudah memiliki janji untuk tak mengangkat teleponku? Batinku.
“Taka da yang mengangkat,sebaiknya kita jalan-jalan saja,”
“Berdua?” pekik Jongin kaget.
“Tak mau? Ya,sudah. Aku mau jalan sendirian,”
Belum lima menit aku berjalan,Jongin sudah memekik.
“YA ! Gidaryeo,”
Aku tersenyum kecil,sepertinya ia takut dan Jjangah ingin sekali berjalan-jalan. 10 menit,suasana masih hening namun mulutku gatal hingga akhirnya mengatakan sesuatu.
“Apa kita tidak bisa saling mengenal lebih baik lagi? Aku sebal suasana ini. Aku melihatmu begitu akrab dengan member lain,tapi tidak denganku. Apa yang salah denganku? Sebaiknya kau katakan dengan jujur,mungkin sebentar lagi kita akan debut bersama rasanya aku tidak akan tahan lebih lama dengan suasana ini,” aku mengutarakan semuanya. Semua yang mengelegak di dalam diriku.
Langkah Jongin terhenti,ia menatapku sesaat. Sepertinya ia tak menyangka aku akan berbicara seperti itu.
“Jawab dengan jujur,Jongin-ah. Tak banyak waktu yang kita miliki seperti ini,”
Jongin menghembuskan nafas panjang.
“Aku tak suka tatapan matamu,itu mengintimidasiku,”
“APA???” pekikku. Jadi hanya itu alasannya.
“Ya,aku tak suka caramu melihat. Itu membuatku sebal dan tak nyaman disampingmu,”
“Hhmmmpp..,” aku tertawa kecil.
“Kenapa kau tertawa?” dengusnya.
“Lucu saja,maaf kalau tatapanmu mengintimidasiku. Tatapan mataku memang seperti ini,aku juga tak bisa dekat dengan orang lain secara cepat seperti chanyeol,sehun atau member lainnya. Namun jujur saja,aku ingin dekat denganmu,kulihat kau begitu menyenangkan. Jadi bisakah kita lebih dekat lagi,Jongin-ah?”
Jongin menelan ludah.
“Aku juga sebal sebenarnya seperti ini terus,jadi kita akan mencoba saling mengenal. Oke,” jawabannya terdengar begitu cuek namun aku lega mendengarnya.
Aku tak tahan lagi menahan tawaku.
“Sudahlah,hentikan suasana ini. Kau tahu kita seperti sepasang kekasih,”
“Enak saja,aku masih normal Hyung !!!” pekiknya sambil mendorongku.
“Apa katamu? Ulangi lagi?” aku menggodanya.
“Hyung. Kyungsoo hyung,kau puas?”
Akhirnya malam itu aku habiskan dengan Jongin,plus Jjangah. Hehehe.
***
Dua Hari Kemudian,Ruang Latihan…
“Aku lega,akhirnya kalian bisa bersama,” kudengar suara Lay Hyung dari balik pintu.
Aku dan Jongin tengah berlatih bersama,kemampuan dancenya yang diatas rata-rata membuatku belajar banyak darinya.
“Kalian tahu,kejadian di Hangang Park itu rencana kita semua,benar kan,memberdeul?” Chanyeol hyung mengerling nakal.
“YAAAA !!! KALIAN ITUUUU !!!!” Jongin memekik kesal.
“Haha,sudahlah. Jangan sesali itu,toh akhirnya kalian jadi dekat kan?” Xiumin Hyung terkikik.
Aku dan Jongin saling menatap satu sama lain,kami tertawa dan lalu saling berangkulan hangat. This is just impression. Only impression. Nothing else.
-TAMAT-

______________________________________________________________________

Haha,cerita Kaisoo ini sedikit berbeda. Ini ceritain mereka pas predebut,pas masih M1 & M2. Abis ini? Antara Kaihun atau Taoris yaa hehe. Gomawo🙂

  • Beautiful
  • April Boys (Sehun/Luhan Verse)
  • First
  • Just Once
  • Call Me Hyung
  • El Dorado
  • Like A Star
  • Angel

6 responses to “First

  1. Lucuu..hahaha..
    Mereka beneran kayak sepasang kekasih yg saling ngungkapin prasaan buat saling mengenal..😀
    Kereeen.. ^^
    Mmm..tatapan Kyungsoo mah gak nakutin,malah ngegemesiin.. O.O
    Next KaiHun yaaa..😀

  2. Yaaah…tmat,lgi asik” bca jg lngsung tmat ja.ga kbayang kalo dlu mreka kyak gtu g sling knal hehe…ok dh d tnggu Se-kai or Tao-Krisna..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s