[One Shot] Big Baby!

hanbinFF ini ditulis oleh Sylvialf/sylf00, bukan oleh saya (Rasyifa), saya hanya membantu untuk membagikannya di FFindo. Tolong berikan apresiasi kalian melalui jejak komentar setelah membaca. Terimakasih~
*Untuk melihat Daftar isi FF lainnya yang pernah dititipkan melalui saya, Klik disini

Title: Big baby!

Author: Sylvialf/sylf00

Cast(s): YG’s Kim Hanbin, YG’s Kim Jisoo

Genre: fluff

Length: 807 word(s)

Rating: PG-15

Disclaimer: god only mine my casts.

 

***

Kim hanbin, pengusaha muda yang berbakat itu sangat bahagia di usia ke-27 dua tahun lalu, bertemu dengan Kim Jisoo yang satu tahun lebih muda darinya. Oh tidak, jangan perhatikan marga mereka yang sama, karena mereka tidak ada hubungan darah apapun.

Hanbin yang menurut teman-temannya sangat tenang dan manis itu berkencan dengan Jisoo dengan sifat yang sangat berlawanan. Gadisnya itu sangat centil, cerewet, kelewat manja, perajuk ulung, namun tetap manis di mata Hanbin. Mereka bertemu dengan ketidaksengajaan, saat Hanbin yang dengan tenang membaca buku di taman dekat rumahnya, Jisoo tengah berlari mengejar balon yang terbang dengan anak kecil. Hanbin mengerutkan kening, bingung, saat melihat itu. Seolah bertanya dengan tatapannya ‘masih ada gadis dewasa yang mau mengejar balon?’

Namun, sejak kejadian itu, Hanbin sering mengunjungi taman –setiap sore- hanya untuk melihat gadis ini. Dan, dengan keberaniannya, setelah satu minggu hanya melihat, Hanbin mengajak Jisoo berkenalan. Tak lama setelah itu, Hanbin berkencan dengan Jisoo. Dan kini, Hanbin –yang menurut teman-temannya sangat tenang dan manis itu- tak lagi manis, karena ia senang menggoda Jisoo. Ckck!

***

“Hanbin-aa~!!”

Jisoo berlari kearah kekasihnya yang baru saja datang sehabis perjalanan bisnisnya. Jisoo memeluk badan kekasihnya yang sedari tadi sudah merentangkan tangannya, menyambut pelukan Jisoo.

“kenapa kau kesini?” tanya Hanbin jahil, hanya karena ingin melihat wajah cemberut gadisya, yang sangat ia rindukan itu.

Dan benar saja, wajah Jisoo sudah cemberut dalam pelukan Hanbin,dan mengendurkan pelukannya. Jisoo menatap Hanbin, seolah bertanya ‘apa kau bercanda?’.

“hahaha aku bercanda, aku merindukanmu sayang…” ucapnya sambil mengacak pelan rambut Jisoo. Dan mengajak Jisoo pergi dari bandara.

Hanbin memasuki apartemennya di susul Jisoo dibelakangnya, entahlah mungkin seharian ini Jisoo akan menempel pada kekasihnya itu. Mungin ini aneh, Hanbin hanya meninggalkannya 2 hari ke pulau Jeju. Tapi, Jisoo merasa di tinggalkan lebih dari satu tahun. Bahkan jisoo menelponnya satu kali per jam hanya karena ingin mendengar suara Hanbin!

“kenapa tersenyum seperti itu?” tanya Jisoo yang kini berada dalam dekapan kekasihnya, di kursi apartemen Hanbin, setelah laki-laki itu membersihkan diri.

“tidak ada. Kau sudah makan?” Jisoo terlihat berpikir, lalu menggeleng.

“aku kan menunggumu di bandara dari tadi pagi, aku bahkan melewati sarapanku untuk itu” ucap Jisoo di akhiri dengan bibirnya yang dimajukan. Membuat Hanbin yang sudah dua hari ini tidak mencium bibir pink kekasihnya itu, ingin melahap habis bibir itu.

“benarkah? Kasihan sekali” kekeh Hanbin, membuat muka kekasihnya bertambah cemberut.

“kau mnyebalk—mmpp!!” Hanbin mengecupi bibir kekasihnya itu, dan tersenyum miring. Namun, Jisoo dengan cepat dan tenaga yang ekstra mendorong dada bidang Hanbin.

“Ya! Hanbin!” jisoo berpura-pura protes atas apa yang di lakukan Hanbin. Padahal dalam hatinya dia sungguh ingin meneruskan itu.

“kenapa? Kau suka bukan?” goda Hanbin membuat pipi Jisoo bersemu merah.

“Ya ampun kekasihku sedang malu” goda lagi Hanbin dengan kekehan khasnya.

“kau menyebalkan ish!”

“kau yakin sayang?”

“tidak pernah seyakin in—mmp” lagi Hanbin memotong ucapan kekasihnya itu dengan menempelkan bibir keduanya. Tangan Hanbin menggapai pinggang Jisoo membuatnya tersentak mendakati Hanbin. Hanbin melepas ciumannya, dan berbisik.

“aku mencintaimu” dan lagi Hanbin membuat pipinya bersemu merah. Namun, Jisoo dengan cepat menjauhkan dirinya dari Hanbin.

“kenapa?” Tanya Hanbin.

“benarkah kau mencintaiku?” tanya Jisoo dengan ekspresi seperti melihat alien dari planet Merkurius, yang hitam karena terbakar panasnya matahari!

Sementara Hanbin, menatapnya bingung –seperti ekspresi Jisoo satu jam yang lalu di bandara. Alisnya berkerut, dan mulutnya sedikit terbuka. Ugh! Jisoo benar-benar tidak tahan untuk tidak mentertawakan kekasihnya itu. Tapi, karena ia sedang berakting, ia menahan sekuat tenaga untuk tidak tertawa terbahak-bahak.

“kau tidak tahu?” tanya Jisoo.

“tahu apa, sih?”

“kalau sebenarnya…”

“iya?” tanya Hanbin sedikit antusias.

“aku itu…”

“heemm” Jisoo mendekatkan wajahnya ke wajah Hanbin.

“seorang putri angsa!” pekik Jisoo diakhiri senyuman lebar menghiasi wajahnya. Sementara itu, Hanbin melongo dengan kata-kata kekasihnya barusan.

Aku pikir dia anak kecil yang terikat di tubuh wanita dewasa…. pikir Hanbin tidak rasional!

Grep!

Langsung saja, Hanbin mengapit bibir bawah Jisoo yang terbuka karena tertawanya dengan bibirnya sendiri.

“mm..aku bercanda hahahaha.”Jisoo menjauhkan badan Hanbin dengan lembut, sehingga capitan dibibirnya terlepas.

“tidak lucu, sungguh” ucap Hanbin dengan intonasi yang sangat-sangat datar. Jisoo mendellik kesaal, dan wajahnya berubah cemberut.

“padahal aku juga mencintaimu!” teriak Jisoo dengan kesal, membuat Hanbin tersenyum geli.

“uh! Apa ini, kenapa jadi kau yang merajuk. Ckck” goda Hanbin, yang sedari tadi memandangi wajah cemberut gadisnya.

“iya aku tahu sayang, ugh big baby” Hanbin mendekap badan Jisoo yang terlihat pasrah.

“aku bukan big baby, Hanbin” Jisoo memukul pelan dada Hanbin di depannya, sembari meninggikan badannya untuk menyandarkan dagunya di bahu Hanbin, yang menurutnya sangat nyaman ia tempati 2 tahun ini.

“kalau begitu, little girl? Bagimana?” godanya pada Jisoo yang sedari tadi mengalungkan tangannya di leher Hanbin.

“aku itu wanita dewasa, Kim Hanbin!”

“ah bernarkah? Kenapa aku ragu untuk hal itu?” kekeh Hanbin.

“ya!” kesal Jisoo.

“wae, big baby? Oh, Little girl?” ucap Hanbin tanpa menghilangkan kekehannya. Sementara Jisoo hanya mendelik kesal di dalam pelukan hangat keksihnya itu.

Ah, terserah lah, yang penting aku sangat mencintaimu, Kim Hanbin.

 

find

 

8 responses to “[One Shot] Big Baby!

  1. jarang bnget ketemu ff yg cast hanbin..
    jg aku senang bnget pas nemu ff ini disini. ceritanya bagus lagi.. thank autor.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s