[One shot/Series] Hurt: Wedding Dress

wd

Wedding Dress

Story by DTH9707

Main Cast

Shin Ri Chan | Oh Sehun | Kim Jong In

Support Cast

Find yourself

Genre

Romance, Sad & Happy Ending

Length

Series

PG-15

Poster by

nukiy

This story is purely mine. Don’t copy paste and prohibited plagiarized.

Sudah pernah dirilis di blog pribadi

Blackangel1004.wordpress.com

.

.

.

  • [One shot] Hurts By: DTH9707 (FB: Desi Tri Handayani / IG: desihndyn1oo4)
    – Cast: Oh Sehun
    – Genre: Romance, sad, school
    – Rating: PG 15

.

.

.

“Ayo Kai! Kau ingin membuat pengantin wanitanya menunggu dirimu?” tanya Taemin, sahabatnya sejak dirinya duduk di bangku sekolah menengah sampai saat ini.

“Ya, Kai. Benar apa kata Taemin, tak mungkinkan jika pengantin wanitanya menunggumu!” seru Kyung Soo yang muncul di belakang Taemin. Kedua pria itu kesal menunggu lama sahabatnya yang berkulit tan itu yang tak usai berhenti merapikan dirinya agar terlihat tampan di katedral nantinya.

“Aku akan membuat pengantin wanitanya menungguku.” Pria itu, Kai memamerkan smirk di wajah tampannya.

Sementara itu ditempat yang lain tetap dengan waktu yang sama. Pria tampan dengan postur tubuhnya yang tinggi serta kulit albinonya sedang berdiri mematung di depan cermin. Wajahnya yang selalu terkesan dingin, sekarang diselimuti kesedihan. Hari ini, ia harus menyaksikan gadis yang dicintainya akan diikat dalam perjanjian suci oleh pria lain. Bukan diriku.

“Sehun-ah, sudah waktunya!” ucap lembut seorang wanita paruh baya yang muncul di balik pintu kamar Sehun. Wanita paruh baya itu menghampiri anak semata wayangnya tersebut. Wanita itu tahu apa yang dirasakan anaknya itu.

“Aku tak tahu eomma, apakah aku akan kuat berdiri disana untuk melihat Ri Chan menikah dengan pria lain?” ucap Sehun. Saat ibunya sedang ada berhadapan dengannya, merapikan dasi dan kemeja hitam polos yang dipakai pria itu.

“Kau harus kuat, sayang. Cinta tak harus memiliki. Eomma yakin, ia akan bahagia dengan pria itu. Kau harus rela membiarkannya pergi.”

Pria itu terdiam. Ia menyalahkan dirinya atas semua yang terjadi. Jikalau saja, waktu itu ia tak mencoba mengkhianati gadis itu, tak mungkin Ri Chan mengakhiri hubungannya dengan Sehun. Tapi tidak ada waktu untuk menyesali semuanya kembali. Apakah jika kita menyesali semuanya yang sudah terjadi, waktu akan bisa kembali lagi? Itu tak mungkin. Mau tak mau, Sehun harus menghadapi semua yang sudah ia perbuat.

“Bagaimana dengan Cheon Sa?”

“Tidak perlu kau khawatirkan, Sehun. Ia bisa bersama eomma. Kau pergi saja dan titipkan ucapan selamat pada Ri Chan dari eomma. Eomma harap, ia bisa bahagia.”

Pasti kalian bertanya, siapa Cheon Sa itu? Oh Cheon Sa. ‘Oh’ sebuah marga yang disematkan dalam sebuah nama yang di pakai oleh seorang anak kecil berumur hampir genap 5 tahun. Malaikat kecil bagi Oh Sehun, seseorang yang sudah menghiasi kehidupan pria itu, setidaknya memberi semangat untuk pria itu melanjutkan hidupnya.

Oh Cheon Sa. Hasil hubungan gelapnya dengan Hyera. Apakah kalian masih ingat dengan gadis bernama Hyera yang membuat hubungan Ri Chan dan pria itu berantakan? Ini di luar dugaan pria itu. Ia tak sengaja melakukan hubungan terlarang itu bersama Hyera karena ia ingin melampiaskan kekesalannya setelah tahu jika Ri Chan tak mau kembali padanya walaupun memang gadis itu sudah memaafkannya. Tak hanya sekali, tapi berulang kali.

Sampai – sampai, Hyera datang kepadanya untuk meminta pertanggung jawaban pada dirinya. Kedua orang tuanya tentu marah besar kepada Sehun, terutama eomma-nya yang kecewa pada pria itu. Dan, akhirnya mereka dinikahkan seminggu kemudian karena takut jika perut Hyera yang semakin membesar dan membuat buah bibir di kalangan kolega – kolega tuan Oh.

Dan di awal pernikahannya, Sehun bersikap tak peduli dan bersikap dingin kepada gadis itu. Hingga akhirnya saat kandungan Hyera menginjak 7 bulan. Pada saa itu, Hyera tergelincir di jalanan yang pada saat itu membeku akibat musim dingin. Hyera harus dibawah ke rumah sakit karena pendarahan hebat. Dan Sehun dihadapkan pada pilihan, Hyera atau bayi yang dikandung Hyera. Terekam sangat jelas dibenak Sehun.

_FLASHBACK_

“Kumohon, tolong selamatkan bayiku!” Hyera memohon kepada Sehun. Sehun berusaha menolak permintaan Hyera.

            “Aku tidak mau. Dan membiarkanmu meninggalkanku, begitu?!”

            “Kumohon, Sehun-ah! Aku sudah cukup merusak kebahagiaanmu dan aku sudah cukup bahagia bisa menikah denganmu walaupun kau terpaksa melakukannya. Biarkan bayi ini menikmati kesempatannya untuk hidup. Kumohon!” Hyera mencengkeram kemeja putih pria itu.

“Maafkan aku. Maafkan aku tak bisa menjadi suami yang baik untukmu. ” Pertahanan Sehun runtuh yang membuat Hyera tak kuasa menahan air matanya. Wanita itu meraih tubuh pria itu, memeluknya dan mengelus puncak kepala Sehun.

Aku mencintaimu, Oh Sehun.”

_FLASHBACK END_

“Whoooaa appa!” teriakan takjub dari suara anak perempuan yang sudah berada di pintu kamar Sehun. Sehun dan juga ibunya pun melihat ke arah sumber suara tersebut.

Cheon Sa pun berlari kecil kearah Sehun, Sehun pun meraih tubuh kecil anaknya itu dan menggendongnya. Sehun menatap wajah anaknya itu, mata, bibir dan hidungnya persis seperti ibunya.

“Kenapa sayang?” Sehun mengelus pipi chubby anaknya itu.

“Appa mau pergi kemana? Appa sangat.. sangat terlihat tampan!” ucap takjub Cheon Sa.

“Tentu saja appa begitu tampan karena kau begitu cantik, sayang!” Sehun mencubit hidung kecil Cheon Sa.

“Lalu Appa ingin pergi kemana? Aku ingin ikut.” Cheon Sa mengerucutkan bibir kecilnya, salah satu caranya untuk merajuk kepada ayahnya.

“Kau tidak usah ikut, Cheon-ya. Kau temani halmeoni disini saja. Halmeoni akan membelikan mainan yang kau inginkan.” Tawar nyonya Oh yang disambut dengan gelengan kepala Cheon Sa. Nyonya Oh memang sangat memanjakan cucu satu – satunya itu.

“Aku ingin bersama Appa!” Sehun pun menatap ibunya dengan tatapan seperti ‘biarkan sajalah, eomma!’. Sehun tahu jika Cheon Sa butuh perhatiannya karena selalu saja sibuk dengan pekerjaanya dan berakibat berkurangnya waktu bersama dirinya dengan putri kecilnya itu.

“Kalau begitu, lekaslah ganti pakaianmu dan berdandanlah cantik. Appa akan mengajakmu untuk melihat Malaikat.”

“Maksud Appa, Ri Chan eonni?” tanya Cheon Sa. Wajahnya berubah menjadi bersemangat saat ayahnya itu menyebut Ri Chan dengan sebutan lain –Ibu Bidadari.

Gadis kecil itu bertemu dengan Ri Chan ketika Cheon Sa menunggu kedatangan Sehun untuk menjemputnya saat itu. Tetapi, dikarenakan ada meeting yang tidak bisa ia hindari dan pada akhirnya, ia terlambat setengah jam dari jadwal pulang sekolah Cheon Sa. Sehun yang ketika itu baru sampai di sekolah Cheon Sa, melihat sekolah itu sudah sepi. Sehun mencari gadis kecilnya itu dan dari sanalah takdir menemukan Sehun dan Ri Chan kembali. Sehun melihat Ri Chan sedang asyik bersama putri kecilnya di taman tak jauh dari sekolah Cheon Sa.

“Aku akan segera kembali appa!” gadis kecil itupun segera turun dari gendongan ayahnya itu dan menarik halmeoninya itu untuk mendadani dirinya, agar dirinya terlihat cantik. Sehun tersenyum kecil melihat gadis kecilnya itu.

“Hyera, tolong kuatkan aku. Aku mencintaimu.”

@@@@@

Para tamu undangan yang menghadiri pemberkatan di salah satu Gereja di seoul, nampaknya sudah mulai berdatangan dan sudah menduduki bangku yang tersedia. Dentingan piano pun mengiringi acara tersebut sebagai tanda dimulainya di acara itu. seorang Pastur sudah berdiri di altar, tak lupa dengan calon pengantin pria yang juga sudah berdiri disana.

Satu persatu para hadirin mulai berdiri saat pintu utama Gereja yang sejak tadi tertutup pun, terbuka dengan menampilkan pengantin wanita dengan balutan gaun pengantin yang cantik dan terlihat simpel terdapat batu berlian berwarna biru laut menghiasi ditengah belahan dada gaun tersebut. Dan juga, sebuah tiara kecil di puncak kepala pengantin wanita tersebut. Semua orang yang hadir dalam acara tersebut menatap takjub pada pengantin wanita karena terlihat sangat cantik.

Perlahan namun pasti, Ri Chan pun mulai berjalan di tengah – tengah karpet merah tergeletak memanjang sampai altar. Ia memegang erat tangan appanya yang menemani dirinya disaat – saat terakhir dimana ia akan melepaskan masa lajangnya dan semua penderitaanya selama ini. Ia akan menempuh hidup baru yang lebih bahagia, tentu saja.

Dapat ia lihat, sosok pria yang sempat berada di hatinya, Oh Sehun. Sehun menatap dirinya dan ia pun menatap pria itu juga. Ia bingung saat melihat Sehun yang mulai tersenyum padanya. Ia seakan merasa jika senyum itu campuran atas rasa yang tidak menentu dari pria itu. Sedih. Bahagia. Namun, Ri Chan tetap membalas senyuman dari mantan kekasihnya itu.

Pandangannya teralihkan saat dirinya melihat sosok pria yang menurutnya, salah satu pria yang berharga dalam hidupnya, Kim Jong In. Entahlah, jika tak ada pria itu, mungkin Ri Chan tidak bisa melewati masa – masa sulitnya dulu. Pria tan itu menampilkan senyum yang selalu membuat Ri Chan merasa nyaman dan tenang.

Pada akhirnya, setelah mendapatkan kekuatan dari senyuman yang di berikan Jong In padanya, Ri Chan pun menatap ke arah calon suaminya yang sedang berdiri di altar. Pasti kalian mengira jika Ri Chan akan menikah dengan Jong In. Itu salah! Ri Chan akan menikahi pria asal Cina bernama Zhang Yi Xing. Sesampainya di altar, tuan Shin melepaskan tautan tangan anak gadisnya itu dan memberikannya kepada pria asal cina itu.

Yix Xing atau lebih dikenal Lay, menerima tangan calon istrinya itu yang sebentar lagi akan ia resmikan di hadapan semua orang dan Tuhan. Ri Chan memberikan senyum terbaiknya kepada Lay dan dibalas juga oleh pria itu.

@Another Side@

“Waaaah~ Ri Chan eonni terlihat sangat cantik sekali. Aku iri terhadapnya!” ucap takjub seorang gadis cantik. Jong In tertawa kecil saat mendengar ucapan takjub dari gadis yang berada di sebelah pria itu.

“Dia memang cantik dari dulu.” Ucapan Jong In membuat gadis yang berada di sebelahnya itu menjadi kesal.

“Ri Chan eonni adalah wanita yang paling beruntung. Ia bisa mendapatkan pria tampan seperti Lay oppa!” ucap takjub, gadis itu lagi.

“Asalkan kau tahu Sena, aku lebih tampan daripada Lay hyung. Seharusnya kau beruntung bisa mendapatkan pria sepertiku, kaya, pintar dan juga tampan.” Ucap Jong In dengan percaya dirinya, membuat gadis yang bernama Sena itu bergidik jijik.

“Dan jangan lupakan juga, Mesum!”

“Yaaak! Kalian berhentilah bertengkar disini. Kalian mengganggu saja!” ucap Kyung Soo kesal mendengar pertengkaran sepasang kekasih itu.

Sena pun mengalihkan pandangannya kembali menuju altar, dimana saat seorang Romo memulai acara tersebut. Gadis itu pun juga menyempatkan diri untuk mengintip ekspresi dari wajah pria yang ada disebelahnya itu. Ia melihat senyum yang terukir di wajah pria berkulit tan itu saat Ri Chan dan Lay sedang mengucapkan janji suci di di depan semua orang dan juga Tuhan.

Cemburu? Tidak. Gadis itu sudah mengetahui apa yang terjadi sebelum Jong In berkencan dengannya pada akhirnya. Ia adalah adik kelas dari Jong In dan Ri Chan semasa mereka berada di sekolah menengah. Ia menyukai Jong In malah, ia merupakan salah satu fans Jong In semasa ia sekolah dulu. Dan ia mengetahui perasaan Jong In pada Ri Chan tetapi pada akhirnya Ri Chan memilih pria lain. Karena bagi Ri Chan, ia hanya menganggap Jong In sebagai temannya dan gadis itu tak mau merusak hubungan pertemanannya itu dengan Jong In. Sena mengetahui itu semua.

Merasa sebagai perlarian? Tidak. Jong In adalah pria baik hati tetapi sulit ia dekati. Tetapi, Sena adalah tipe gadis yang tidak mudah pantang menyerah. Ia melakukan dengan cara uniknya sendiri sehingga Jong In bisa takluk padanya. Tidak mudah, tapi bisa mendapatkan hasil.

“Aku tahu, jika diriku tampan. Kau tak usah mencuri – curi pandang seperti itu.” ucap Jong In dengan mata yang masih fokus pada sepasang pengantin itu.

“S.. si.. siapa yang melihatmu? Percaya diri sekali kau!” elak Sena. Jong in terkekeh kecil saat melihat gadisnya itu.

Sena mencoba kembali fokus pada acara pernikahan itu karena sebentar lagi, akan sampai pada acara puncaknya yaitu, memasang cincin dan pengantin pria mencium pengantin wanitanya. Momen yang dimana, gadis itu tunggu – tunggu. Wajah Cheon Sa menjadi sumringah saat melihat Lay meletakkan bibirnya di bibir Ri Chan. Bagaikan seorang penggemar drama korea, dimana sang aktor mencium aktrisnya. Para hadirin yang hadir pada acara itu, segera berdiri dan memberikan tepuk tangan. Dan tepuk tangan Sena yang paling keras.

“Kau pasti mau, kan?” bisik Jong In di telinga Sena.

“M-mwoya?”

“Kau ingin ciuman panas dariku, kan?” goda Jong In yang tentu saja membuat wajah Sena memerah seketika.

“YAAAAAK KAAAAIII!!”

@@@@@

Setelah acara pernikahan selesai, acara resepsi dilanjutkan langsung di taman yang juga berada di kawasan gereja tersebut. Para tamu yang hadir sangat menikmati kelangsungan acara tersebut. Ada yang sedang menikmati hidangan yang tersedia, ada yang bercengkrama dengan tamu yang lain dan ada juga yang sedang memberi ucapan selamat terhadap pengantin baru.

Senyum bahagia selalu terpancar dari wajah cantik pengantin wanita walaupun ia merasa lelah.

“Hei pengantin baru!” panggilan tersebut menarik perhatian Ri Chan dan juga Lay. Jong In berjalan menghampiri mereka berdua. Tak hanya Jong In tetapi Cheon Sa berada beberapa langkah di depan Jong In

“Eonni, Selamat atas pernikahanmu!” Sena segera berlari dan memeluk Ri Chan.”Gomawo Sena-ya.”

“Kau sangat cantik. Aku saja sampai iri denganmu.” Sena melepaskan pelukannya itu.

“Kalau begitu, cepatlah kau menyusul!” ucap Ri Chan yang disambut dengan Cheon Sa yang mengerucutkan bibirnya itu.

“Aiish~ Kau itu. Apa masih belum cukup di dalam gereja tadi berteriak di pertengahan upacara pernikahan orang lain? Sekarang, disinipun, kau juga tetap berteriak?” omel Kyung Soo yang mengundang tawa Ri Chan, Sena, Kai dan Taemin, sedangkan Cheonsa hanya merengut wajahnya kesal.

“Aku tidak akan berteriak, jika saja kkamjong tidak mengucapkan kata – kata mesum seperti tadi.” Bukannya semakin mereda tawa mereka, malah sebaliknya semakin keras karena melihat wajah

“Ri Chan eonni!” teriak anak perempuan yang mengalihkan keenam orang tersebut.

Dengan langkah kaki kecilnya, Cheon Sa berlari kearah Ri Chan. Ri Chan meraih dan mulai mendekap Cheon Sa dalam pelukkannya. Persis seperti seorang ibu yang sedang memeluk anaknya. “Eonni terlihat sangat cantik sekali. Seperti malaikat!” kata Cheon Sa sesaat melepaskan pelukkannya.

“Ketika aku sudah besar nanti. Aku akan seperti Ri Chan eonni.” Ri Chan tersenyum atas perkataan gadis kecil itu.

“Kau akan lebih cantik dari pada Ri Chan ahjumma, sayang.” Ucap Lay. Pria cina itu menggendong Cheon Sa dan mencubit hidung kecilnya itu. “Dan bisa menemukan pangeran tampan. Seperti, oppa.” Kata Jong In sambil menunjuk dirinya sendiri.

“Cheon Sa-ya, jangan mencari pria seperti oppa ini, arraseo! Carilah, pria yang seperti Adam Levine, misalkan.” Ucap Sena yang langsung mendapatkan sorakan dari Taemin dan juga Kyung Soo. Lay dan Ri Chan hanya bisa tertawa sedangkan Jong In harus menahan malu atas sikap kekasihnya itu.

Kebahagiaan mereka, membuat mereka tak sadarkan diri jika ada seseorang yang telah hadir di antara mereka. Sampai pada akhirnya panggilan dari Cheon Sa yang menyadarkan merkea. “Appa!”

Sehun yang sudah berdiri tak jauh dari mereka perlahan mulai mendekati ketujuh orang terebut.

“Hyung, selamat atas pernikahanmu!” ucap Sehun dengan tulus.

Kalian pasti bingung, kenapa Sehun bisa memanggilnya dengan sebutan ‘Hyung’? Apa mereka saling kenal? Pasti itu yang kalian pikirkan. Ya, mereka saling mengenal. Benar apa yang dikatakan semua orang, jika dunia itu sempit. Sehun mengenal Yi Xing sebagai senior-nya waktu ia berada di satu jurusan yang sama dengan Yi Xing, ditambah lagi dengan Yi Xing merupakan salah satu pemimpin perusahaan yang juga berkerjasama dengan perusahaan yang dimiliki pria berkulit albino tersebut.

Apa Yi Xing mengetahui hubungan Sehun dengan Ri Chan? Ya, lelaki itu mengetahuinya. Dan menurutnya, itu semua hanyalah masa lalu yang seharusnya tidak di ungkit kembali. Karena, Ri Chan sudah bahagia bersama dirinya.

“Terima kasih Sehun.”

“Ri Chan..” Ri Chan menatap mantan kekasihnya itu.

“Selamat atas pernikahanmu. Aku harap kau bahagia.”

“Terima kasih Sehun.” Ri Chan membalas senyuman dari orang yang sempat mewarnai hidupnya tersebut.

@@@@@

Di setiap pernikahan semua orang pasti ada acara yang ditunggu – tunggu bagi yang belum memiliki pasangan. Ya benar, acara melempar buket bunga. Siapa yang mendapatkannya, dia akan segera bertemu jodohnya dan segera menikah. Sena, walaupun gadis itu sudah memiliki pria tampan seperti, Kai. Tetap saja gadis itu mengikuti acara lempar bunga itu.

“Kai!” panggil Taemin. “Wae?”

“Lihat, kekasihmu!” Taemin menunjuk ke arah Sena yang berdiri bersama beberapa tamu yang tidak lain adalah teman seangkatan Jong In yang sampai saat ini belum menikah ataupun memiliki pasangan.

Di tempat yang lain, tepatnya tempat Sena berdiri. Sena sedang mempersiapkan dirinya walaupun sebenarnya ia di ajak oleh salah satu gadis yang menyuruhnya mengikuti acara lempar bunga ini. Sena berdesak – desakkan dengan beberapa gadis yang ingin juga mendapatkan bunga yang akan dilempari Ri Chan. Gadis itu akhirnya mengalah, dan membiarkan dirinya berada di daerah paling belakang.

Ri Chan dan Lay yang sedang menaikki panggung semakin membuat beberapa gadis semakin tak sabaran saat melihat sekumpulan bunga mawar berwarna biru dan merah muda yang sudah disatukan telah di genggam oleh Ri Chan di tangannya. Ri Chan pun membelakangi gadis – gadis yang akan segera memperebutkan buket bunga yang ada di tangannya.

Satu. Dua . Tiga.

HAAAAPP

Suara riuh terdengar saat seseorang berhasil menangkap buket bunga tersebut. Ri Chan membalikkan badannya itu agar tahu siapa yang mendapatkanya terkejut saat mengetahuinya. Sena, mendapatkannya.

Sena memandang Kai yang berdiri bersama teman – temannya itu, sedang menatapnya juga. Sena merasakan bulunya mulai meremang dan wajahnya berubah menjadi horor saat melihat Kai tersenyum menyeringainya.

“Matilah, aku!”

_THE END_

Akhirnya selesai juga.. maaf kalo ending nya banyak gak suka.. karena bakalan gak nyangka ketiga orang itu gak ada yang bisa bersama.. sengaja sih bikin nya kyk gitu biar anti mainstream.

mohon di aspresiasikan.. banyak yg baca tp gk ada yg komen sakit hati sih.,. tp mau gmn lg

 

20 responses to “[One shot/Series] Hurt: Wedding Dress

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s