Surprise?

IMG-20150402-WA0000

 

Sureprise?

author : lightmover0488

Cast : park chanyeol, Kang hejin, Byun baekhyun, Kim jongdae

Genre : Comedy, romance, fluff

Rated : PG 15

Lenght : Oneshoot

 

Happy Reading!

 

“Kalian harus membantuku.” Ucap chanyeol sambil

mengobrak-abrik isi tas nya. Sedari tadi dia mencari

keberadaan ponselnya yang entah ia taruh dimana.

Dasar pelupa! 

Baekhyun dan jongdae memandangi kegiatan chanyeol

dengan malas. Bosan dengan kebiasaan buruk seorang

park chanyeol.

“Kalian mendengarkan aku kan?” Tanya chanyeol

setelah lelah mencari ponselnya. Putus asa mungkin.

“Iya yeol, kami mendengarmu. Apa yang harus kami

bantu?” Tanya jongdae sambil memasukkan potongan

apel kemulutnya.

Mereka kini sedang berada dihalaman rumah baekhyun,

setelah selesai kuliah mereka selalu berkumpul disini

karena orang tua baekhyun sering bepergian keluar

kota untuk urusan pekerjaan.

“Aku ingin memberikan kejutan ulang tahun untuk

hejin.” Jawab chanyeol langsung berbinar. Untuk

urusan pacar tercinta chanyeol selalu semangat.

“Memang kapan ulang tahunnya?” Ahirnya baekhyun

angkat bicara.

“Besok, dan aku ingin memberikan kejutan pada hejin

tepat pukul 12 malam.” Jawab chanyeol masih dengan

mata yang berbinar.

“WHAT..???” teriak baekhyun dan jongdae. Pasalnya

sekarang sudah pukul 8 malam. Apa yang bisa

dipersiapkan dalam waktu sesingkat ini?

“Kenapa kalian berteriak? Aku kan tidak tuli.” Tanya

chanyeol protes

“Kau tidak tuli tapi kau pelupa. Demi tuhan park

chanyeol.” Geram baekhyun

“Kenapa kau baru bilang sekarang?” Tambah jongdae

yang berusaha menahan emosi. Sifat pelupa chanyeol

selalu membuatnya naik pitam.

“Aku baru ingat tadi sore.” Jawab chanyeol

cengengesan.

“ Aiisshh jinja .. kau ini selalu saja melupakan hal-hal

penting. Bagaimana jika suatu hari kau lupa bahwa

pacarmu nana bukan hejin.” Cerocos baekhyun seperti

ahjumma-ahjumma .

“Tentu saja aku tidak akan melupakan yang satu itu

baek, hejin akan selalu aku ingat.”

Gezzz chanyeol gombal sekali.

Baekhyun dan jongdae memutar bola matanya malas.

“Baiklah. Lalu bagaimana?” Tanya jongdae mencoba

berdamai dengan keadaan.

“Bagaimana apanya?” Tanya chanyeol bingung

“Rencana kejutan untuk hejin bodoh.” Baekhyun sudah

terlampau kesal. Berbicara dengan chanyeol seperti

berbicara dengan anak taman kanak-kanak tapi

sepertinya mereka lebih pintar dibanding chanyeol.

Heol~

“Nah.. maka dari itu aku meminta bantuan pada

kalian.”

“Apa yang hejin sukai.” Ini baekhyun yang bertanya

“Tentu saja hejin menyukai ku baek.” Jawab chanyeol

terlanjur polos.

“DEMI TUHAN PARK CHANYEOL AKU SERIUS.” Emosi

baekhyun sepertinya meluap luap bagaikan gunung

berapi.

Jongdae hanya memandangi mereka berdua dengan

malas. Ah jongdae ingin sekali pulang dan berendam air

hangat di bathup. Lama-lama dia bisa gila jika terus –

terusan berurusan dengan chanyeol.

“Kawan.. apa yang hejin sukai selain dirimu? Lagu?

Makanan? Atau apa yang sedang hejin inginkan?”

Jongdae meredam emosi nya sampai dasar jurang. Jika

dia emosi seperti baekhyun mungkin obrolan ini tidak

akan berakhir hingga besok pagi.

“Aku tidak tahu.” Jawab chanyeol sambil menundukkan

kepalanya.

“DEM..” jongdae buru-buru menutup mulut baekhyun

agar ia tidak berteriak lagi. Lama-lama kupingnya bisa

tuli.

“Begini saja, wanita pasti menyukai bunga dan semua

hal berbau romantis.” Jongdae sangat amat mencoba

berkepala dingin.

“Lalu?” Tanya chanyeol lagi

“Kau hanya butuh gitarmu.” Ucap jongdae sambil

menepuk bahu chanyeol

“Kau gila? Ayah membelikan gitar itu khusus dari

jerman. Dan apa? Kau mengusulkan aku memberikan

gitar kesayanganku pada hejin? BIG NO KIM JONGDAE.”

chanyeol mercau tak karuan.

Sebenarnya siapa yang gila disini?

Jongdae lelah berusaha baik pada makhluk satu ini.

“Yeol.. bukan itu maksud jongdae.” Emosi Baekhyun

mulai mereda, dia kasihan melihat jongdae hampir gila.

“Jadi bagaimana? Jelaskan baek.” kata Chanyeol sambil

mengacak-acak rambutnya.

“Kau datang kerumah hejin lalu nyanyikan satu lagu

sambil memainkan gitar mu itu, setelah selesai aku dan

jongdae muncul sambil membawa buket bunga mawar

dan kue. Bagaimana?” Usul baekhyun.

“Aaahh jadi begitu, baiklah.. ayo kita pergi sekarang.”

Ajak chanyeol kelewat bersemangat.

“Oh iya, bagaimana jika ditambah balon-balon dan topi

ulang tahun.” Lanjut chanyeol.

“Yeol, hejin sudah besar bukan anak umur lima tahun

lagi.” Itu jongdae yang sangat berusaha meredam

emosinya.

“Baiklah.. kajja.”

“Kami tunggu disini, setelah kau selesai menyanyikan

lagu baru kami akan muncul. Good luck kawan.”

Jongdae memberi arahan, semoga chanyeol tidak

berbuat kesalahan.

Baekhyun hanya mengepalkan tangannya keudara

mencoba memberi semangat pada sahabatnya.

“Doakan aku.” Ucap chanyeol sambil berjalan menuju

kesamping rumah hejin, karena kamarnya berada

disamping kiri rumahnya. Semoga orang tua hejin tidak

marah mendengar seorang anak muda menyanyi malam-

malam begini untuk anak gadisnya.

“Ehm.. a..a.. test..” chanyeol sedang mengetes

suaranya.

Do you hear me,

I’m talking to you

Across the water across the deep blue ocean

Under the open sky, oh my, baby I’m trying

Boy I hear you in my dreams

I feel your whisper across the sea

I keep you with me in my heart

You make it easier when life gets hard

Hejin yang mendengar ada suara-suara dari luar

kamarnya lantas buru-buru membuka jendela kamar.

Dia sontak terkaget. Untuk apa pacar tercintanya

datang kerumahnya malam-malam begini, sambil

bernyanyi pula. Bagaimana jika tetangga menyangka

ada pengamen disekitar sini, bisa-bisa chanyeol diamuk

masa karena pengamen dilarang masuk ke komplek

perumahan elit ini.

I’m lucky I’m in love with my best friend

Lucky to have been where I have been

Lucky to be coming home again

Ooohh ooooh oooh oooh ooh ooh ooh ooh

Tapi kekhawatirannya menguap begitu saja saat

melihat wajah tampan bak pangeran yang sedang

memetik gitar sambil bernyanyi lagu favorit nya.

Chanyeol romantis sekali. Hejin tiba-tiba ingin memeluk

pacarnya tersebut.

Chanyeol tersenyum manis sekali, dia bahagia, tentu

saja.

Hejin menutup jendela kamarnya dan segera menuju

pintu depan untuk menemui chanyeol.

Saat hejin muncul dari rumahnya, baekhyun dan

jongdae pun muncul dari persembunyiannya sambil

membawa kue dan buket bunga mawar, ngomong-

ngomong saat membeli bunga chanyeol bilang hejin

menyukai bunga krisan. Heol~ bunga itu kan untuk

pemakaman. Ahirnya mereka membeli mawar merah atas

usul baekhyun.

Dan sekarang mereka -chanyeol, baekhyun dan

jongdae- kompak menyanyikan lagu ulang tahun.

Hejin sempat kebingungan. Tapi dia terharu dengan

usaha kekasihnya ini.

“ Honey selamat ulang tahun.” Chanyeol memberikan

gitarnya pada jongdae yang sedang memegang buket

bunga lalu sontak memeluk hejin.

Mereka berpelukan lama sekali, membuat jongdae dan

baekhyun iri dibuatnya. Poor them .

“Terima kasih chanyeol oppa.” Kata hejin sambil

melepas pelukan chanyeol

“Tapi aku tidak sedang berulang tahun” Lanjut hejin.

Baekhyun dan jongdae melongo mendengar kenyataan

dari mulut hejin. Tadi apa? Hejin tidak berulang tahun?

Hari ini?

Tolong lempar chanyeol ke kutub sekarang juga. Emosi

baekhyun dan jongdae sudah melewati ubun-ubun. Udara

terasa panas sekali padahal ini pertengahan musim

semi.

“Tap.. tapi bukannya hari ini hejin ulang tahun?

Tanggal 17 kan?” Tanya chanyeol memastikan.

“Iya aku berulang tahun tanggal 17 tapi bulan depan.”

Jawab hejin sambil menggaruk kepalanya yang tak

gatal. Sebenarnya dia tak enak karena melihat usaha

chanyeol yang telah memberikannya kejutan, tapi apa

daya beginilah kenyataannya.

“Tapi terima kasih oppa, terima kasih banyak, aku

senang sekali. Oppa sangat romantis, dan terima kasih

juga baekhyun oppa dan jongdae oppa.” Hejin mencoba

mencairkan suasana yang memanas.

“Kkkkkk~ gwaencana hejin~ah, maaf yah oppa

menggangu jam tidurmu, kalau begitu oppa pulang dulu.

Selamat malam dan selamat tidur honey .” Tutur

chanyeol sambil mundur beberapa langkah lalu berbalik

dan lari.

Baekhyun dan jongdae yang baru tersadar menyadari

bahwa chanyeol sudah kabur dari sana.

“YA.. PARK CHANYEOL.. YA..!! TUNGGU..!!” itu

baekhyun yang berteriak.

“PARK CHANYEOL.. YA..!! AWAS KAU..”

lalu baekhyun dan jongdae mencoba mengejar chanyeol

dengan kaki pendeknya. Karena chanyeol sudah

menghilang dari halaman rumah hejin.

Dan mari kita salahkan park chanyeol yang keliru

mengingat ulang tahun kekasihnya sendiri. Heol~

 

-End-

8 responses to “Surprise?

  1. Lucu banget bikin ngakak abis. Chanyeol lemot amat yah, masak ulang tahun pacar pakai acara lupa lagi. kan ulang tahunnya bulan depan, Baekhyun dan Jongdae salahin Chanyeol ya. keren la pokoknya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s